You are on page 1of 12

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dimulai semenjak berdirinya suatu perusahaan, pendirinya akan meletakkan suatu
dasar bagi budaya yang akan dijalankan oleh perusahaan yang didirikan. Nilai budaya
tersebut dapat diartikan sebagai slogan atau motto perusahaan, tujuan perusahaan, filosofi,
asumsi dasar maupun prinsip-prinsip. Budaya perusahaan yang dijalankan dengan kuat akan
menjadi pembangkit semangat kerja yang akan menuntun setiap sumber daya manusia yang
ada dalam perusahaan untuk dapat melakukan pekerjaannya dengan baik. Semakin banyak
individu yang ada dalam perusahaan yang menerima nilai-nilai budaya tersebut dan semakin
besar komitmen mereka terhadap nilai-nilai tersebut, maka akan semakin kuat suatu budaya
perusahaan itu.
Setiap perusahaan akan menginginkan kuatnya keterlibatan masing-masing individu
dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan padanya untuk membantu pencapaian yang
diinginkan oleh perusahaan. Visi, misi, dan tujuan merupakan acuan penting bagi setiap
anggota perusahaan. Suatu perusahaan akan dikatakan berhasil apabila dapat mencapai visi,
misi, dan tujuan perusahaannya. Di tengah persaingan bisnis yang sangat ketat, perusahaan
mesti mengadopsi visi, misi serta strategi yang tepat yang didukung dengan sumber daya
manusia yang handal dan nilai budaya yang tepat pula. Besarnya pengaruh visi, misi dan
tujuan suatu perusahaan dalam keberlangsungan usahanya menjadikannya sebagai nilai dasar
yang penting bagi setiap anggota didalamnya untuk memiliki arah dalam bekerja yaitu
pencapaian visi, misi dan tujuan tersebut. Hal ini akan menumbuhkan sikap komitmen yang
tinggi bagi setiap individu yang terlibat dalam perusahaan sehingga setiap pekerjaan yang
dilakukan tidak akan menyimpang dari visi, misi, dan tujuan perusahaan.
Budaya yang kuat akan memperlihatkan kesepakatan yang tinggi mengenai tujuan
organisasi atau perusahaan di antara anggota-anggotanya. Kebulatan suara terhadap tujuan
akan membentuk keterikatan, kesetiaan dan komitmen organisasi atau perusahaan.
Oleh karena itu, penulis dalam hal ini akan membahas mengenai visi, misi, dan tujuan
perusahaan.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka permasalahan yang akan dibahas dalam
makalah ini adalah:
1.2.1 Apa pengertian visi, misi dan tujuan perusahaan?
1.2.2 Bagaimana identifikasi visi dan misi dalam suatu perusahaan atau organisasi?

1

dan tujuan perusahaan.3 Tujuan 1. misi.3.4 Manfaat 1.1. 1. dan tujuan dalam keberlangsungan usaha suatu perusahaan maupun organisasi serta menambah wawasan dan ilmu pengetahuan mengenai visi.4.2 Bagi Masyarakat Memberikan informasi dan sumbangan pemikiran mengenai betapa pentingnya visi. misi.4. misi. dan tujuan perusahaan. 1.1 Untuk mengetahui pengertian visi. 2 .3 Bagi Penulis Dapat memberikan pengalaman bagi penulis dan memperluas wawasan serta dapat mengaplikasikan teori yang telah diperoleh.3.2 Untuk mengetahui identifikasi dari visi dan misi dalam suatu perusahaan atau organisasi. 1.4. dan tujuan perusahaan. 1.1 Bagi Perusahaan Makalah ini diharapkan dapat menjadi informasi tambahan dan masukan bagi perusahaan sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menetapkan kebijakan baru yang lebih tepat dalam upaya mencapai visi. misi.

4. Jika kepada beberapa anak kecil kita bertanya dia akan mempunyai cita-cita ingin menjadi apa yang biasa dilihatnya. dimana cita-cita tersebut sebisa mungkin akan diraihnya. Menimbulkan komitmen tinggi dari seluruh jajaran dan lingkungan perusahaan. seiring perjalanan hidupnya. Menjamin kesinambungan kepemimpinan organisasi perusahaan. Tujuan penerapan visi perusahaan. 2. Dan seorang pakar lainnya yaitu Dermawan Wibisono dalam bukunya “Manajemen Kinerja. dan tentunya ada harapan pemilik perusahaan untuk apa perusahaan didirikan. tujuan dan sasaran. tentunya cita-cita perusahaan juga akan berubah. 5. Uraian tentang cita-cita perusahaan itulah yang sering kita sebut sebagai VISI. mengapa suatu organisasi berdiri dan apa yang diyakininya atau gambaran masa depan organisasi. 3 . Visi ini akan menjawab untuk apa perusahaan itu ada? dan ingin menjadi apakah perusahaan? Beberapa pakar menjelaskan tentang konsep VISI seperti Mudrajat Kuncoro dalam bukunya “Strategi Bagaimana Meraih Keunggulan Competitive”. Menentukan arah dan fokus strategi perusahan yang jelas. dari yang awalnya hanya sekedar mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari sampai pada ingin menjadikan perusahaan melebihi perusahaan-perusahaan lain. Goals terdiri dari visi. BAB II PEMBAHASAN 2. dan terbaik dibandingkan perusahaan-perusahaan lain. dan Teknik Perusahaan” mendefinisikan visi sebagai rangkaian kalimat yang menyatakan cita-cita atau impian sebuah organisasi atau perusahaan yang ingin dicapai di masa depan. merupakan perwujudan secara luas dan menyeluruh terhadap keinginan dari bisnis.yaitu: 1. Memiliki orientasi pada masa depan perusahaan. Mencerminkan sesuatu yang akan dicapai perusahaan. dan cita-cita anak kecil biasanya masih akan berubah. bahkan sampai menjadi perusahaan terbesar. terlaris. walaupun terkadang hanya untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari dari pemilik perusahaan. Semakin perusahaan berkembang. menjelaskan visi adalah suatu pernyataan komprehensif tentang apa yang diinginkan oleh pimpinan organisasi.1 Visi Perusahaan Goals adalah tujuan akhir dari sebuah perusahaan. Desain. misi. Perusahaanpun demikian hampir semua perusahaan mempunyai cita-cita ketika perusahaan itu didirikan. 3. Setiap manusia yang hidup pasti mempunyai cita-cita.

walau kadang datangnya dari mimpi yang sering disebut inspirasi. tetapi juga untuk masyarakat. Karena organisasi bukanlah kumpulan dari malaikat. tetapi setidaknya arahnya masih sesuai dengan tujuan atau harapan dari perusahaan. 3) harus konsisten. Karyawan tidak akan bekerja dengan penuh antusias jika dia tidak tahu untuk apa dia bekerja. Menumbuhkan rasa kebermaknaan. 4. tetapi juga sesuatu yang tidak mustahil untuk dicapai. 4) harus jelas dan 4 . jadi visi itu harus bisa diterima akal sehat. yaitu: 1. mencerminkan konsep dari perusahaan dan mengidentifikasikan bidang produk utama perusahaan serta kebutuhan utama pelanggan yang dipenuhi perusahaan. oleh karena itu visi juga bukan hanya pernyataan yang mengada-ada. Menjembatani keadaan perusahaan masa sekarang dan masa depan. artinya visi dapat diwujudkan secara nalar atau dapat dicapai. komunikatif. Ada beberapa kriteria dalam menetapkan Visi yaitu: 1) harus menantang. Mungkin arahnya terkadang tidak mengenai sasaran. Salah satu tempat karyawan mencari makna kehidupan adalah lingkungan pekerjaannya. 2. terfokus. Namun. dan mengenai sasaran. karena visi akan dikomunikasikan kepada seluruh stakeholder perusahaan. Menumbuhkan komitmen dan semangat kerja karyawan. karena kondisi organisasi. Visi juga mengandung filosofi bisnis dari pengambil keputusan strategi perusahaan. Visi bukan sekedar mimpi. Menumbuhkan standar kerja yang prima. 2) harus rasional. artinya sekali kita lansir maka kita harus konsisten untuk mengikutinya. dia akan bekerja penuh semangat dan meletakkan standar prima untuk setiap pekerjaannya. dan dapat memicu semangat untuk mewujudkannya. Jika seorang karyawan memahami dia bekerja untuk suatu tujuan yang sangat mulia. Manfaat penerapan visi perusahaan. menyiratkan citra yang dipancarkan perusahaan. dan oleh karena itu mereka termotivasi. jika dia tahu apa kontribusi perusahaan pada masyarakat dia akan termotivasi bahwa dia bekerja bukan hanya untuk perusahaan. maka visi tidak hanya ucapan tetapi juga perbuatan untuk mencapai visi tersebut. Visi perlu dirumuskan. Visi karena bukan sekedar mimpi . visi itu perlu dirumuskan menjadi suatu pernyataan yang menarik. dimana inspirasi tersebut mampu memotivasi seluruh stakeholder untuk mewujudkan visi tersebut. artinya bahwa dengan visi tersebut segenap karyawan dan manajemen yang ada di dalam organisasi beserta elemen-elemennya merasa tertantang. 3.

tentang alasan pendirian perusahaan dan ke arah mana perusahaan akan menuju. 6) harus disosialisasikan. di dalam maupin di luar organisasi. dan 4) layanan perusahaan. visi bukan hanya milik manajemen puncak . artinya visi itu merupakan destinasi organisasi yang semestinya berbeda dari organisasi lain. manajemen bahkan karyawan. Misi masih merupakan sesuatu yang memiliki arti global dan cenderung generik. Tujuan dari misi adalah mengkomunikasikan kepada stakeholders. Apabila disimak dari berbagai macam visi yang dikemukakan oleh perusahaan akan dapat diketahui bahwa visi biasanya akan menggambarkan cita-cita perusahaan dari beberapa sisi yaitu: 1) posisi perusahaan. ditentukan beberapa obyektif yang ingin dicapai dalam beberapa hal sehubungan 5 . guna mencapai suatu tujuan. Sedangkan definisi misi adalah pernyataan-pernyataan yang mendefinsikan apa yang sedang/ akan dilakukan atau ingin dicapai dalam waktu (sangat) dekat atau saat ini. namun akan lebih baik jika sebuah visi ditentukan oleh semua stakeholder perusahaan. 2) konsumen perusahaan. Batasan dalam hal ini termasuk waktu. bisa dicetuskan/ditentukan oleh pendiri organisasi/pemilik organisasi.sederhana. Visi hanya relevan dengan organisasi. Dalam penentuan visi organisasi. karena disesuaikan dengan kondisi dan aspirasi organisasinya. baik berupa produk ataupun jasa. dan 7) menggambarkan keunikan perusahaan. dimana dengan visi itu dimungkinkan sumber daya organisasi untuk mencapainya. tetapi sekaligus cukup waktu untuk pengembangan organisasi ke depan dalam mewujudkan visi tersebut. Oleh karena itu. 5) harus ada batasnya. maka harus disosialisasikan agar seluruh karyawan mengetahui dan dapat bekerja sesuai tujuan perusahaan. Visi bukan hanya milik orang tertentu saja. 2. sehingga akan menjadi lebih mudah dalam proses mengkomunikasikannya kelak. Oleh karena itu maka visi itu harus jelas serta tidak terlalu sulit untuk mengingatnya. dan biasanya tidak terlalu panjang. Misi pada dasarnya bukan hanya usaha formal untuk memperjelas apa yang dikehendaki. artinya visi itu menjadi jiwa seluruh karyawan dalam berkerja. namun misi merupakan tahapan aksi yang akan dilaksanakan dari visi yang telah ada. artinya visi harus bisa dimengerti oleh seluruh karyawan di dalam organisasi. tergantung kepada organisasnya. 3) kinerja perusahaan. yang memuat apa yang disediakan oleh perusahaan kepada masyarakat.2 Misi Perusahaan Pengertian misi adalah tujuan dan alasan yang memberikan arah sekaligus batasan proses pencapaian tujuan. Misi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan tujuan atau alasan eksistensi organisasi. bisa dari pimpinan organisasi.

6 . 4 Mengedit kata-kata sampai terdengar benar. 3 Mengkombinasikan kata-kata yang telah dipilih menjadi kalimat atau paragraf yang menggambarkan misi perusahaan. Tahap-tahap penyusunan misi yang umumnya dilakukan oleh perusahaan atau organisasi adalah: 1 Melakukan proses brainstorming dengan mensejajarkan beberapa kata yang menggambarkan organisasi. Tujuan dari misi adalah mengkomunikasikan kepada stakeholders. tentang alasan pendirian perusahaan dan ke arah mana perusahaan akan menuju Dalam menyusun misi perusahaan terdapat beberapa tahapan-tahapan antara lain melakukan brainstorming untuk mensejajarkan kata yang berkaitan dengan organisasi. 2 Penyusunan prioritas dan pemfokusan pada kata-kata yang paling penting. Untuk menjamin bahwa misi yang telah dicanangkan merupakan sebuah misi yang bagus. di dalam maupin di luar organisasi. 2 Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia perusahaan sehingga memiliki tingkat profesionalisme yang tinggi. dan mengedit kata sampai terdengar benar. Biasanya obyektif yang ditetapkan bersifat customer oriented seperti: 1 Memberi kepuasan pelanggan individu dengan cara melakukan pengiriman barang- barang ke seluruh dunia secara cepat dan aman. 2 Memberikan fasilitas-fasilitas khusus kepada pelanggan korporat yang secara periodik mengirimkan barang-barangnya ke seluruh penjuru dunia. mengkombinasikan kata-kata untuk menjadi sebuah kalimat. misi tersebut harus : 1 Cukup luas untuk dapat diterapkan selama beberapa tahun sejak saat ditetapkan 2 Cukup spesifik untuk mengkomunikasikan arah 3 Fokus pada kompetensi atau kemampuan yang dimiliki perusahaan 4 Bebas dari jargon dan kata-kata yang tidak bermakna. guna mencapai suatu tujuan. Jadi misi merupakan tahapan aksi yang akan dilaksanakan dari visi yang telah ada. memiliki beberapa obyektif yang harus dicapai. Sedangkan contoh obyektif yang lebih bersifat internal (back office) adalah: 1 Menjadikan seluruh kantor-kantor cabang di dunia sebagai perusahaan dengan fasilitas pelayan pelanggan terbaik. menyusun prioritas. Sebuah perusahaan yang memiliki misi untuk menjadi perusahaan kurir tercepat di dunia.dengan misi yang dicanangkan tersebut.

visi dan nilai-nilai organisasi. contohnya meliputi profatibilas. kebijaksanaan. Perumusan tujuan akan strategi atau perlakuan. oleh karena itu tujuan harus selaras dengan visi dan misi. 3 Tujuan organisasi menyatakan kegiatan khusus apa yang akan diselesaikan dan kapan diselesaikannya? 4 Sasaran (goal) yaitu nilai tertentu pada skala yang ingin dicari untuk dicapai oleh perusahaan. Tujuan tidak harus dinyatakan dalam bentuk kuantitatif. 3 Tujuan cenderung untuk esensial tidak berubah. program dan kegiatan dalam rangka merealisasikan misi. arahan yang jelas dari organisasi.2. akan tetapi harus dapat menunjukkan kondisi yang ingin dicapai dimasa mendatang. 7 . 5 Tujuan menggambarkan hasil program. Penetapan tujuan pada umumnya didasarkan pada faktor-faktor kunci keberhasilan yang dilakukan setelah penetapan visi dan misi. 2 Tujuan organisasi merupakan penjabaran dari misi. arah kebijakan dan program suatu organisasi. Pencapaian tujuan dapat dijadikan indikator untuk menilai kinerja sebuah organisasi. namun realistik dan dapat dicapai. kecuali terjadi pergeseran lingkungan. Biasanya suatu perusahaan tidak hanya mempunyai tujuan tunggal tetapi mereka mempunyai banyak tujuan yang ingin dicapai. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merumuskan tujuan: 1 Tujuan organisasi harus memberikan ukuran yang spesifik dan akuntabel (dapat diukur). Tujuan adalah untuk menggambarkan arahan yang jelas bagi organisasi. 4 Tujuan biasanya secara relatif berjangka panjang.3 Tujuan Perusahaan Tujuan merupakan penjabaran dari pernyataan misi. Berikut merupakan kriteria tujuan yaitu: 1 Tujuan harus serasi dan mengklarifikasikan misi. program dan sub program organisasi. tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Oleh karena itu perumusan tujuan harus memberikan ukuran lebih spesifik dan akuntabel. Terdapat variasi perbedaan tujuan yang ingin dicapai atau diburu oleh organisasi bisnis. efesiensi. Tujuan akan mengarahkan perumusan sasaran. 2 Pencapaian tujuan akan dapat memenuhi atau berkontribusi memenuhi misi. oleh karena itu tujuan harus dapat menyediakan dasar yang kuat untuk menetapkan indikator. atau dalam hal isu strategik hasil yang diinginkan. 6 Tujuan harus menantang.

Manfaat dari tujuan perusahaan adalah dapat membantu menetapkan organisassi yang sesuai dengan lingkungannya. tanggung jawab sosial dan hubungan atau nama baik dengan masyarakat. Berikut tahap-tahap penentuan tujuan adalah : 1 Tidak ada tujuan formal. kepemimpinan pasar. kualitas produk atau jasa untuk langganan klien. 4 Terdapat perbedaan antara tujuan resmi dengan tujuan operatif. jangka menengah dan jangka panjang 3 Dengan adanya banyak tujuan dalam jangka pendek dan pada waktu tertentu umumnya di prioritas pencapaian pada beberapa tujuan yang dipertimbangkan lebih tinggi bobotnya dibandingkan dengn tujuan lain. Tujuan resmi adalah tujuan yang secara resmi dinyatakan oleh perusahaan kepada publik tentang apa yag ingin dicari atau dicapai oleh perusahaan. Pada saat sekarang perumusan tujuan perusahaan adalah masalah yang sifatnya kompleks dan harus mempertimbangkan kepentingan semua pihak yang beradaptasi pada perusahaan sehingga untuk menyusun tujuan perusahaan harus mempertimbangkan tiga faktor: 1 Realitas lingkungan dan saling berhubungan kekuatan eksternal.dan umumnya satu perusahaan atau organisasi mempunyai beberapa tujuan. secara tradisional dan historis suatu perusahaan dipandang sebagai lembaga ekonomi sehingga tujuan perusahaan sifatnya sederhana yaitu dinyatakan dalam ukuran efesiensi dan laba dan perusahaan memiliki tujuan tunggal yaitu mencari laba atau memaksimalkan laba. 3 Sistem nilai para eksekutif puncak.kepuasan dan pengembangan karyawan. dan memudahkan proses perumusan dan implementasi strategi perusahaan. Tujuan operatif berarti hasil-hasil akhir yang sesungguhnya dicari perusahaan dengan menganalisa perilaku para eksekutif didalam mengalokasi sumber-sumber. kelangsungan hidup. menyediakan standar untuk menilai prestasi organisasi. kemampuan beradaptasi. 2 Tujuan organisasi dapat digolongkan kedalam tujuan jangka pendek. dapat membantu koordinasi keputsan-keputusan dan para pemuat keputusan. 2 Realitas sumber-sumber dan saling berhubungan kekuatan internal perusahaan. 8 . maksimumisasi dividen atau menaikan harga perusahaan. Hal yang perlu diketahui dalam penentuan beberapa tujuan yang akan dicapai perusahaan adalah sebagai berikut: 1 Setiap perusahaan mempunyai jumlah tujuan yang berbeda dibandingkan perusahaan lain. Dalam perumusan tujuan.

pembelajaran aktif. Tbk. Sebagaian besar perusahaan kecil tidak mempunyai tujuan-tujuan formal atau tidak menyatakan tujuan secara formal 2 Perumusan tujuan umum biasaanya tidak dalam bentuk tertulis Suatu saat administrator didasarkan pada keinginan umtuk memiliki tujuan sehingga mereka mulai merumuskan tujuan organisasi. serta servis yang baik dan unggul untuk kawasan regional Misi 1 Menyediakan layanan TIMES yang berkualitas tinggi dengan harga yang kompetitif. Misalnya dari tujuan semua menaikan return on investment menjadi menaikan return on investment sebesar 6% 5 Perumusan dan ranking tujuan-tujuan khusus Manajemen harus memperhitungkan trade-offs tujuan khusus . kreatif. 4 Perumusan tujuan-tujuan khusus Para eksekutif menyusun tujuan-tujuan yang sifatnya lebih khusus atau spesifik. dan menyenangkan. Tetapi jika kita menanyakan kepada manajemen puncak tentang apa tujuan organisasi kita memperoleh jawaban tujuan yang sifatnya umum dan kita tidak dapat memperoleh tujuan secara tertulis 3 Perumusan umum tujuan tertulis Tahap berikutnya merumuskan tujuan tertulis. 2. mungkin menampilkan dalam laporan tahunan. yang dimana visi dan misi perusahaan tersebut adalah: Visi Menjadi Perusahaan yang unggul dalam penyelenggaraan Telecommunication. media. Identifikasi dari Visi tersebut: Dimana Telkom berusaha dan berupaya untuk menempatkan dirinya sebagai perusahaan yang menyelenggarakan berbagai sarana telekomunikasi. informasi.Pada tahap ini manajemen harus mempertimbangkan trade–offs diantara banyak tujuan . Media. Edutainment dan Services (“TIMES”) di kawasan regional. Information. efektif. 2 Menjadi model pengelolaan korporasi terbaik di Indonesia.4 Identifikasi tentang Visi dan Misi Organisasi atau Perusahaan Disini kami menggunakan sebuah contoh visi dan misi dari sebuah PT Telekomunikasi Indonesia. 9 .

10 . BAB III PENUTUP 3. dan tujuan itu sendiri. produk yang dipasarkannya dan jaringan yang berkualitas tinggi serta servisnya. dengan harga kompetitif. manajemen produksi serta pendistribusian yang baik dan memasarkannya produknya dengan kreatif dan berinovasi yang berkualitas dengan harga yang kompetitif di kawasan regional. Tujuan akhir itu sendiri terbagi menjadi tiga yaitu visi. Visi adalah sebuah cita-cita atau mimpi yang ingin diraih oleh sang entitas atau perusahaan tersebut. penggunaan teknologi yang kompetitif. misi. namun visi juga mengandung filosofi bisnis dari sang pengambil keputusan strategi dari suatu entitas atau perusahaan.Identifikasi dari Misi Tersebut: Telkom akan menyediakan sebuah layanan TIMES dan menempatkan layanan terbaiknya yang berupa kemudahan dalam pelayanan informasi.1 Kesimpulan Kesimpulan yang dapat kami simpulkan adalah bahwa setiap entitas atau perusahaan memiliki Goals yang berarti tujuan akhir. Telkom akan menjadi model pengelolaan korporasi yang terbaik dengan mengelola dan mengoptimalisasikan sumber daya manusia yang unggul.

DAFTAR PUSTAKA David Fred R. Konsep.. maka visi dari perusahaan pun akan tercapai. misi dan tujuan perusahaan tersebut harus mengetahui kemampuan yang ia miliki dalam mengoptimalisasikan kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh perusahaan agar menadapatkan visi. Strategic Management: Creating Competitive Advantages (2005) 11 . namun para ahlipun masih memiliki sedikit intepretasi yang berbeda akan arti misi itu sendiri. Bukan hanya itu tujuan juga memiliki manfaat yaitu tujuan perusahaan adalah dapat membantu menetapkan organisassi yang sesuai dengan lingkungannya. Lumpkin. 12thed. misi dan tujuan yang tepat dan sesuai dengan segala kemampuan dan sumberdaya yang dimiliki oleh perusahaan. guna mencapai suatu tujuan. Jakarta: Erlangga. dan memudahkan proses perumusan dan implementasi strategi perusahaan. menyediakan standar untuk menilai prestasi organisasi. tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Tercapainya semua tujuan atau sasaran. dapat membantu koordinasi keputsan-keputusan dan para pemuat keputusan. maka misi suatu perusahaan telah berhasil dijalankan. 3. Yang terakhir adalah tujuan itu sendiri. Desain dan Teknik Perusahaan. Dess. 2009. Marilyn L. Kuncoro..2 Saran Sebaiknya apabila sebuah perusahaan menentukan visi. G. Gregory G. (2006). Mudrajad (2006). T. Strategi: Bagaimana Meraih Keunggulan Kompetitif. Strategic Management. Dermawan. tujuan merupakan penjabaran dari pernyataan misi. dan akhirnya. Pearson Prentice Hall. Jadi misi merupakan tahapan aksi yang akan dilaksanakan dari visi yang telah ada. misi masih merupakan sesuatu yang memiliki arti global dan cenderung generik. jika misi dapat dijalankan dengan baik.Wibisono. Jakarta : Erlangga. Taylor. Sedangkan untuk misi adalah berarti tujuan dan alasan yang memberikan arah sekaligus batasan proses pencapaian tujuan kita itu sendiri. Manajemen Kinerja.

12 .