DIKLAT REFRIGERASI & TATA UDARA KOMERSIAL

N Mata Diklat/ Kompetensi Inti MODEL/METODE
o. PEMBELAJARAN

1 Prinsip & Operasi Sistem Refrigerasi & Tata
Udara Komersial
Problem Based Learning
1.1Mengaplikasikan sistem refrigerasi kompresi (PBL)
uap untuk keperluan pengawetan makanan &
kenyamanan hunian (kerja).
1.2Mengoperasikan sistem refrigerasi dan tata Direct Learning (DL)
udara komersial secara optimal sesuai kondisi
lingkungan setempat (Design Climate).
2. Sistem Kontrol Refrigerasi & Tata Udara
Komersial
Direct learning
2.1 Mendiskripsikan komponen dan rangkaian
kontrol refrigerasi dan tata udara

2.2 Melakukan pemeliharaan sistem kontrol Problem Based Learning
refrigerasi dan tata udara (PBL)

3. Pemeliharaan Refrigerasi & Tata Udara
Komersial
Problem Based Learning
3.1 Memelihara kompresor dan alat penukar (PBL)
kalor peralatan refrijerasi dan tata udara
komersial

mengorganisasikan tugas belajar. Alat agar terlibat pada aktivitas penilaian kemampuan akademik dan Tangan pemecahan masalah yang sikap dipilihnya. • Menanyakan skenario pembelajaran  Mengelompokan peserta diklat yang belum dipahami secara hiterogen  Membentuk kelompok sesuai pembagian yang telah ditentukan Tahap 2 : Menetapkan masalah: Peserta mendengarkan penjelasan dan memahami organisasi tugas yang Mendifinisikan dan akan mereka selesaikan.Sintax Model Problem Based Learning: Kompetensi Kegiatan Widyaiswara Kegiatan Peserta Diklat Alat Bantu Dasar (Problem Based Learning) Mengaplikasi Tahap 1: Mengidentifikasi kan sistem masalah: • Menyimak tentang topik (KD). serta memotivasi peserta diklat digunakan dalam pembelajaran baik Alat uji. Display case. Chiller makanan & makanan dan kenyamanan refrigerasi kompresi uap untuk  Freezer. termasuk logistik dan penilaian akan dilakukan. • Masing-masing kelompok berdiskusi Menyajikan kasus-kasus yang mengidentifikasi dan menetapkan berkaitan dengan aplikasi refrigerasi masalah yang akan dicari solusinya untuk pengawetan makanan dan berkaitan dengan masalah . AC Split kenyamanan hunian/kerja. tujuan  LCD refrigerasi  Menyampaikan KD yang akan yang harus dicapai dan manfaat dari  Bahan Tayang kompresi uap dipelajari oleh peserta dan tujuan penguasan kompetensi di lapangan untuk pembelajaran mengaplikasikan pekerjaan  Ill-structured keperluan sistem refrigerasi kompresi uap • Memperhatikan skenario problem pengawetan untuk keperluan pengawetan pembelajaran aplikasi sistem  Cooler. keperluan pengawetan makanan dan hunian  Menjelaskan skenario pembelajaran kenyamanan hunian (kerja) yang  AC Window. kemampuan akademik dan sikap . logistik dan teknik penilaian yang Cold storage. (kerja). meliputi skenario.

pemeriksaan bagaimana dapat menentukan letak gangguan. Tahap 3: Mengembangkan  Menyampaikan kemungkinan Solusi : penyebab terjadinya kegagalan  Mendorong peserta diklat dalam kasus pengawetan makanan mengumpulkan informasi yang dan pengkondisian ruang di dalam relevan.komponen berfungsi dengan layak. mendorong mereka mengajukan • Merumuskan kemungkinan penyebab masalah berdasarkan pendapat . kenyamanan hunian tidak • menentukan komponen. dan pemecahan masalahnya.komponen dan dengan teknik pemeriksaan mana yang harus pertama bagaimana dapat menentukan letak diperiksa dan dengan teknik gangguan. pengkondisian ruangan untuk pengawetan makanan dan kenyamanan hunian Berdasarkan pengkondisian ruang. melaksanakan eksperiman kelompok berdasarkan argumen dari untuk mendapatkan penjelasanan hasil penggalian informasi. • Melakukan tutor sebaya dengan  Memantau terjadinya diskusi menanggapi pendapat teman berkaitan curah pendapat di tentang kemungkinan penyebab antara peserta diklat dengan cara timbulnya masalah. kasus di atas. Peserta diwajibkan: • Merumuskan pertanyaan berkaitan • membuat rumusan pertanyaan dengan lingkup permasalahan tentang permasalahan apa yang berkaitan dengan kasus yang telah terjadi pada sistem penyimpanan disampaikan. makanan  mengIdentifikasi komponen-komponen • mengIdentifikasi komponen. mana yang harus pertama diperiksa • menentukan komponen. yang dapat menjadi sumber komponen yang dapat menjadi penyebab timbulnya masalah sumber penyebab timbulnya sehingga sistem pengawetan masalah sehingga sistem makanan dan pengkondisian ruang pengawetan makanan dan untuk kenyamanan hunian tidak pengkondisian ruang untuk berfungsi dengan layak..

pertanyaan di dalam kelompok anggota kelompok berkaitan dengan masalah dan • Mendiskusikan dan menentukan mencari informasi tambahan urutan pemeriksaan sistem melalui situs yang diberikan oleh pengawetan makanan dan widyaiswara. dan tentang prosedur penanganan sistem meluruskan cara berfikir dan refrigerasi dan tata udara komersial. berdasarkan fakta hasil pengukuran Mengecek penggunaan safety dan • Mempresentasikan hasil temuannya peralatan ukur dan peralatan uji • Menjelaskan prosedur re-setting pada yang digunakan peserta. penanganan yang digunakan untuk • Menyampaikan hasil pemeriksaan mengatasi masalah yang ada. diklat untuk mengemukakan hal. kondisi ruang untuk menentukan  Menanyakan langkah-langkah penyebab gangguan.•Merubah pola fikir dan pola sikap hal yang belum dipahami. Memantau udara ruang penyimpanan makanan perkembangan nilai-nilai karakter • menganalisis hasil pengukuran peserta diklat.. pengkondisian ruang.  Mengatur setting superheat TXV sesuai SOP. berkembangya kemampuan logika • mengukur suhu dan kelembaban peserta diklat.  Mengatur setting thermostat Tahap 5: Review dan Evaluasi Proses: •Mengajukan pertanyaan tentang hal-  Memberi kesempatan pada peserta hal yang masih diragukan. komponen thermostat dan katub ekspansi. bersikap tentang penanganan Bahwasanya tidak cukup hanya asal . Tahap 4: Melakukan Tindakan • Mendiskusikan dan menentukan Strategis: urutan pemeriksaan kondisi sistem  Membimbing jalannya presentasi pengawetan makanan serta cara peserta secara kondusif dan melakukan pemeriksaan yang dapat argumentatif guna mendorong menentukan letak permasalahan.

Alokasi Waktu : 10 jam Pelajaran . Bahwasanya kondisi ruang tidak  Peserta menerima hasil refleksi dan cukup hanya asal dingin. Mata Diklat : Prinsip & Operasi Sistem Refrigerasi & Tata Udara Komersial 3. sistem refrigerasi kompresi uap dingin. Nama Diklat : Refrigerasi dan Tata Udara Komersial 2. evaluasi yang berguna bagi dirinya  Membantu peserta diklat melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan dan penemuan mereka dan proses- proses yang mereka gunakan.  Menyimpulkan pembelajaran dengan merangkum butir-butir penting pembelajaran mengaplikasikan sistem kompresi uap untuk keperluan pengawetan makanan dan kenyamanan. RENCANA PEMBELAJARAN (PROBLEM BASED LEARNING) 1. tetapi memerlukan untuk keperluan pengawetan penanganan yang yang sistemik dan makanan dan kenyamanan hunian. sistimatik sesuai keperluannya.

Menjelaskan siklus refrigerasi 4. Menjelaskan komponen sistem refrigerasi kompresi uap 3. Indikator Keberhasilan : Peserta dapat: 1. Mengidentifikasi refrigeran dan isu lingkungan 2. Memilih sistem refrigerasi kompresi uap untuk keperluan pengawetan makanan dan kenyamanan hunian 6.  Mengidentifikasi komponen sistem refrigerasi kompresi uap  Memetakan siklus refrigerasi sistem refrigerasi kompresi uap sesuai fungsinya pada PH-chart. 5.  Memilih sistem refrigerasi uap untuk keperluan pengawetan makanan dan untuk keperluan kenyamanan hunian . Deskripsi Singkat : Mata diklat ini memperlajari tentang prinsip dan operasi sistem refrigerasi dan tata udara untuk keperluan komersial. aplikasi dan operasi sistem komersial. Materi Pokok dan Nilai Karakter a. 4. siklus refrigerasi. komponen sistem refrigerasi kompresi uap. meliputi pemakaian refrigeran dan isu lingkungan. Setelah berdiskusi peserta didik dapat :  Mengidentifikasi refrigeran yang digunakan pada sistem komersial dan isu lingkungan. Materi 1) Refrigeran dan isu lingkungan . Tujuan pembelajaran (Kompetensi Dasar: Mengaplikasikan sistem refrigerasi kompresi uap untuk keperluan pengawetan makanan dan kenyamanan hunian).

Nilai karakter yang dibentuk. Kegiatan Belajar Mengajar KEGIATAN ALOKAS TAHAPAN MEDIA/ ALAT NO METODE I KEGIATAN FASILITATOR PESERTA BANTU WAKTU . 1) Rasa ingin tahu 2) Kerja sama 3) Taat Azas 4) Tanggung Jawab 5) Disiplin 7. Model Pembelajaran: Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Base Learning) Metode :  Ceramah  Tanya jawab  Kerja kelompok  Inquiry/discovery  Pemecahan masalah  Presentasi 8. 2) Fungsi komponen sistem refrigerasi kompresi uap 3) Siklus refrigerasi kompresi uap 4) Aplikasi sistem refrigerasi komersial 5) Aplikasi Sistem tata udara komersial b.

 Mengkaji bahan ajar yang telah diberikan oleh widyiswara 1. kelompok g trainer 1. Ceramah Refrigeration 45 menit n untuk memimpin doa bersama untuk 2. meliputi psikrometer dan penilaian akademik metoda serta teknik software dan sikap. Pendahulua 1. Presentasi```` Bahan ajar pengawetan makanan pembelajaran aplikasi `````` Show case dan kenyamanan sistem refrigerasi Cold storage hunian/kerja yang harus kompresi uap untuk Room AC dicapai.1. Kerja conditionin religius. Pemecahan mengaplikasikan sistem penguasan kompetensi di kompresi refrigerasi kompresi uap lapangan pekerjaan masalah uap untuk keperluan  Memperhatikan skenario 6. tujuan yang harus ery Sistem tujuan pembelajaran dicapai dan manfaat dari refrigerasi 5. dengan pembelajaran yang belum bertanya ruang lingkup dipahami isi bahan ajar  Menjawab pertanyaan widyaiswara.4Menanyakan apakah akademik dan karakter bahan ajar yang telah (sikap) diberikan telah  Menanyakan skenario dipelajari.5Membagikan Soal pre  Mengerjakan soal pre test test dan memeriksa dan menyerahkan .2Menyampaikan KD yang  Menyimak tentang topik 4. keperluan pengawetan 1. penilaian yang digunakan simulator dalam pembelajaran baik penilaian kemampuan 1. Tanya jawab & air P menumbuhkan sikap 3.3Menjelaskan skenario Hand tools makanan dan pembelajaran yang akan  thermometer kenyamanan hunian dilakukan. Inquiry/discov Komponen akan dipelajari dan (KD).1Menunjuk ketua kelas  Peserta diklat berdoa 1. termasuk (kerja) yang akan sling logistik yang diperlukan dilakukan.

4 Menyajikan suatu kasus telah ditentukan yang berkaitan dengan  Masing-masing kelompok kerusakan mutu bahan berdiskusi makanan yang disimpan mengidentifikasi dan di ruang pendingin dan menentukan masalah masalah penurunan atau kasus yang akan kinerja seseorang yang dipelajarinya. Elaborasi 2.3Mengelompokan peserta  Membentuk kelompok diklat secara heterogen sesuai pembagian yang 2. komponen sistem refrigerasi kompresi uap.1Menyampaikan secara Menyimak dan mencatat garis besar hasil pre test. siklus refrigerasi.2Menanyakan tentang Menjawab pertanyaan guru prinsip dan operasi tentang aplikasi sistem sistem refrigerasi dan refrigerasi kompresi uap tata udara komersial dan  Menggali informasi pada menguatkan jawaban bahan ajar tentang siswa tentang aplikasi refrigeran dan isu sistem komersial. hasi pre-test 4. berkaitan berada di dalam ruang dengan masalah yang dikondisi kan pengawetan makanan dengan room AC. lingkungan. hasil pre test jawaban pretes 4. dan kenyamanan hunian Berdasarkan kasus di  Merumuskan pertanyaan atas peserta wajib: berkaitan dengan lingkup  Membuat rumusan permasalahan berkaitan pertanyaan tentang dengan kasus yang telah . Penyajian Eksplorasi 8 jam 4. dan aplikasi sistem komersial.

pemeriksaan bagaimana  Merumuskan dapat menentukan letak kemungkinan penyebab gangguan. permasalahan apa yang ditetapkan. masalah dalam 2. terjadi pada sistem  Menyampaikan penyimpanan makanan kemungkinan penyebab  Identifikasi pada terjadinya masalah pada komponen-komponen kasus pengawetan mana kemungkinan makanan dan penyebab sehingga kenyamanan hunian di sistem pengawetan dalam kelompok makanan tidak berfungsi berdasarkan argumen dengan selayaknya.6 Mendorong peserta  Melakukan pemeriksaan diklat dalam dan pengujian terhadap . informasi.5 Memantau terjadinya pengawetan makanan diskusi berkaitan curah dan kenyamanan hunian pendapat di antara berdasarkan pendapat peserta diklat dengan anggota kelompok cara mendorong mereka  Mendiskusikan dan mengajukan pertanyaan menentukan urutan di dalam kelompok pemeriksaan kondisi berkaitan dengan sistem pengawetan masalah dan mencari makanan serta cara informasi tambahan melakukan pemeriksaan melalui situs yang yang dapat menentukan diberikan oleh letak permasalahan. widyaiswara 2. dari hasil penggalian  Dari kemungkinan. kemungkinan penyebab  Melakukan tutor sebaya tersebut dari komponen dengan menanggapi mana yang harus pendapat teman tentang pertama diperiksa dan kemungkinan penyebab dengan teknik masalah.

2. untuk keperluan bukti kejadian dan kenyamanan hunian. mengembangkan kondisi ruang kemungkinan penyebab penyimpanan makanan atau sumber masalah dan ruang yang dikondisi berdasarkan observasi.5Membimbing jalannya  Menyampaikan hasil presentasi siswa secara simpulan yang berkaitan kondusif dan dengan pengawetan . 2. kenapa kinerja seseorang yang berada di dalam ruang yang dikindisikan dengan romm AC menjadi turun karena kelelahan.7 Memantau ketepatan penggunaan prosedur yang tepat dalam menggunakan alat ukur dan alat uji dalam mencari data yang relevan. teknologi dengan : Memeriksa suhu ruang  Menanyakan langkah dan tingkat kelembaban awal menemukan udara ruang permasalahan pada  Menyampaikan hasil sistem pengawetan pemeriksaan makanan berdasarkan fakta hasil  Menanyakan kenapa pengukuran mutu produk makanan  Menganalisis hasil-hasil yang disimpan di dalam pemeriksaan kondisi peralatan refrigerasi ruang berdasarkan hasil komersial dapat rusak observasi dan  Menanyakan masalah pengukuran.

9Tutorial thermostat individu/kelompok Konfirmasi 2.  Mengatur setting 2.10 Memberi kesempatan  Mengajukan pertanyaan pada peserta diklat tentang hal-hal yang untuk mengemukakan masih diragukan. argumentatif guna makanan dan kenyamanan mendorong hunian. Menjelaskan prosedur re- langkah penanganan setting pada komponen yang digunakan untuk thermostat dan katub mengatasi masalah ekspansi yang ada  Mengatur setting 2. hunian 2.11 Meluruskan cara berfikir dan bersikap tentang penanganan . berkembangya  Menanggapi pertanyaan kemampuan logika siswa dari peserta diklat diluar 2. hal-hal yang belum  Merubah pola fikir dan pola dipahami berkaitan sikap tentang penanganan dengan mengatasi sistem refrigerasi dan tata masalah pada sistem udara komersial. konsep dan prinsip kerja nilai karakter siswa serta hasil pemeriksaan 2.6Memantau kelompoknya berdasarkan perkembangan nilai.7Menanyakan langkah.8Mengecek peng gunaan superheat TXV sesuai safety dan peralatan SOP ukur dan peralatan uji. pengawetan makanan Bahwasanya tidak cukup dan kenyamanan hanya asal dingin.

D. 3. A Harris. menghargai prestasi. toleran. Paul F. 1986 Refrigeration servicing. 3 Penutup 3. Mc.2Memberikan soal post test. Referensi : J. kerja sama. Bombay. 1990 Goliber.1Menyimpulkan  Mengerjakan soal post test 75 menit . Air Conditioning Practices. . sistem refrigerasi dan tata udara komersial. 1986. Australia 10. 1986. Modern Refrigeration. Prentice Hall.3Informasi tindak lanjut 9.. mengaplikasikan sistem kompresi uap untuk keperluan pengawetan makanan dan kenyamanan hunia 3. Dossat. pembelajaran dengan dan menyerahkan merangkum butir-butir jawaban postes sesuai penting pembelajaran jadwal. Box Hill College. Evaluasi Pembelajaran a.B. Kecakapan akademis Tes tertulis bentuk esay dan pilihan ganda beralasan (soal terlampir) b. Taraporevala Son & Co. Bahwasanya tidak cukup hanya asal dingin. disiplin ( menggunakan lembaran pengamatan bentuk anekdotal). Graw Hill Trane reciprocating Refrigeration Manual Basic Servicing. Private Ltd. Melbourne. Kecakapan non akademik (nilai-nilai karakter) meliputi: rasa ingi tahu.

. Mei 2013 _____________________ NIP.Cimahi.