Asuhan Kebidanan

Pada Bayi “K” Usia 11 Hari dengan Imunisasi BCG dan Polio 1

di Ruang KIA Puskesmas Kupang Kecamatan Jetis

Mojokerto

Oleh :

1.Ajeng Tri Pangestuti (03201212174)
2.Berlian Suci A. (03201212009)
3.Lailatul Fitriyah (03201212006)
4.Lailatul Fadilla (03201212046)
5.Prastiani Setiawati (03201212106)
6.Yollanda Fitria D. (03201212109)

PRODI D3 KEBIDANAN

STIKES BINA SEHAT PPNI MOJOKERTO

2014

Asuhan Kebidanan

Keluhan Utama - .15 WIB Tempat : PKM Kupang Oleh : Prastiani A. Pengkajian Data Tanggal : 24 juni 2014 Jam : 09. Pada Bayi “K” Usia 11 Hari dengan Imunisasi BCG dan Polio I di Ruang KIA Puskesmas Kupang Kecamatan Jetis Mojokerto I. Data Subyektif 1. Biodata  Identitas Bayi Nama : By “ K “ Umur : 11 hari Jenis kelamin : laki –laki Anak ke :1  Identitas orang tua Nama ibu : Ny “ S “ Nama Suami : Tn “ M“ Umur : 24 tahun Umur : 31 tahun Agama : Islam Agama : Islam Pendidikan : SMA Pendidikan : SMP Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta Alamat : Pasinan Wetan Alamat : Pasinan Wetan 2.

menahun (Jantung). Riwayat Kesehatan Keluarga Ibu mengatakan dalam keluarganya tidak ada yang menderita penyakit Menurun (DM). Riwayat Kesehatan Sekarang Ibu mengatakan saat ini bayi “ K “ dalam keadaan sehat dan baik c. langsung menangis. Pola kebiasaan sehari-hari  Pola nutrisi Ibu mengatakan hanya memberikan ASI tanpa makanan tambahan karena baru berumur 11 hari  Pola istirahat Ibu mengatakan bayinya tidur pagi. sore dan malam dengan waktu yang tidak di pastikan. Riwayat natal Tanggal lahir : 13 Juni 2014 Jam : 07. Riwayat Kesehatan Bayi a. dan menular (HIV) dan tidak ada keturunan bayi kembar. Riwayat imunisasi Ibu mengatakan anaknya sudah mendapatkan imunisasi Hb0 pada tanggal 13 Juni 2014 6. berat badan dan panjang badan normal b. siang. cukup bulan.3.45 WIB Persalinan : Bidan Jenis persalinan : normal Berat badan : 3100 gram Panjang badan : 44 Cm 4. . Riwayat Kesehatan Lalu Ibu mengatakan bayi lahir dengan normal. 5.

bersih.  Pola aktivitas Ibu mengatakan bayinya sering tidur. tidak .  Pola kebersihan Ibu mengatakan bayinya dimandikan sehari 2 x dengan air hangat dan ganti baju setiap kali basah atau kotor. Mata : simetris. B. bau khas dan tidak ada gangguan. sclera putih porselen. jernih. tidak ada chepal hematoma. Pemeriksaan Umum Keadaan umum : baik Kesadaran : composmetis TTV : Nadi : 116 x / menit RR : 34 x / menit Suhu : 36. bau khas dan BAK sehari ± 12 kali warnanya kuning. Pemeriksaan Khusus  Inspeksi Kepala : bulat. tidak pucat. dan ganti popok bila BAB dan BAK. terbangun ketika BAB atau BAK.  Pola eliminasi Ibu mengatakan bayinya BAB sehari 8 x dengan konsistensi lembek. konjungtiva merah muda. rambut tipis.5 oC PB / BB saat ini : 48 cm / 3500 gram LIKA : 34 cm 2. warmanya kuning. dan tidak ada caput succedenium Muka : Simetris. Data Obyektif 1.

tidak kuning. tidak pucat. Hidung : simetris. fungsi pendengaran baik. skrotum sudah turun. Dada : Simetris. Abdomen : Tidak ada benjolan abnormal . Ekstremitas : Atas : Simetris. tidak atresia ani. bersih. dan tidak ada labiopalatoskisis. tidak teraba pembesaran kelenjar limfe. Bawah : Simetris. tidak ada stomatisis. tidak ada sekret. tali pusat sudah lepas. tidak ada peninggian vena jugularis. tidak ada polip. Genetalia : Bersih. Telinga: simetris. Leher : simetris. Perut : Bersih. tidak ada peninggian vena jugularis. tidak ada pernafasan cuping hidung Mulut : simetris. Dada : tidak ada penarikan otot intercostae berlebih. Anus : Bersih. tidak ada pembesaran kelenjar limfe. tidak kuning. ada strabismus. bersih. pergerakan normal. bersih. tidak ada serumen. tidak ada polidaktil dan sindaktil. bersih. tidak ada polidaktil dan sindaktil. tidak ada labioskisis. tidak kering. pergerakan normal.  Palpasi Leher : tidak teraba pembesaran kelenjar tyroid.

PENATALAKSANAAN Tanggal : 24 Juni 2014 Jam : 09. Memberitahukan kepada ibu bahwa bayinya akan diberikan suntikan imunisasi BCG & Polio 1. ASSASMENT Bayi “S” Usia 11 Hari dengan Imunisasi BCG dan Polio 1 D. Pemeriksaan Tumbuh Kembang  Gerakan kasar : tangan dan kaki bergerak aktif  Gerakan halus : kepala menoleh ke samping kanan-kiri  Komunikasi/Berbicara: bereaksi terhadap bunyi lonceng  Sosial/Kemandirian: menatap wajah ibu/pengasuh C.05 cc dan memasang alat penetes (dropper) pada ampul vaksin polio. Menyiapkan alat yaitu :  Vaksin BCG  Cairan pelarut  Vaksin Polio  1 buah penetes (dropper)  Alat suntik steril  Kapas alkohol 4. Menginformasikan hasil pemeriksaan dan asuhan yang diberikan. Ibu mengijinkan bayinya diimunisasi. 3. ibu mengetahui bahwa bayinya sehat 2. vaksin BCG dan Polio 1 siap diberikan .  Auskultasi Dada : tidak ada bunyi ronkhi dan wheezing Abdomen : bissing usus normal  Perkusi Abdomen : Tidak ada meteorismus. 3. Melarutkan vaksin BCG dan memasukkan vaksin ke dalam spuit sebanyak 0. 25 1.

imunisasi BCG 0. Menganjurkan ibu untuk memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan. vaksin BCG dan Polio 1 diberikan sesuai prosedur 7. HB2) DAN POLIO III DI POLI BKIA PUSKESMAS DUPAK SURABAYA . imunisasi polio sebanyak 2 tetes (0. Memberikan suntikan imunisasi BCG dan Polio 1.5. ibu bersedia datang kembali ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI “AS” DENGAN IMUNISASI COMBO II (DPT2. ibu bersedia memberikan ASI eksklusif 9. Meminta ibu untuk memposisikan anaknya dipangkuan ibu dengan posisi miring dengan seluruh lengan telanjang. ibu bersedia memangku banyinya dengan posisi miring 6.01 cc) melalui oral. Menyepakati kunjungan ulang 1 bulan lagi untuk imunisasi berikutnya yaitu combo 1 dan polio 2 (22 Juli 2014). Memberikan KIE tentang manfaat dari imunsasi BCG dan polio 1.05 cc melalui IC (intrakutan) pada lengan kanan. ibu mengerti 8.

“M” Umur : 25 tahun Agama : Islam Alamat : Tambak Asri Pendidikan : SMA Pekerjaan : IRT Nama ayah : Tn. W NIM.1 Identitas Nama anak : “AS” Jenis kelamin : perempuan Tanggal lahir : 2 Februari 2015 jam : 22.00 Wib 3.57 Wib Umur : 3 bulan Status : Anak Kandung Anak Ke. “H” . : 2 Identitas orang tua Nama ibu : Ny. SUCI APRILIYANA . 250012238 PRODI DIII KEBIDANAN FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA 2015 BAB 3 TINJAUAN KASUS Tanggal 13 Mei 2015 Pukul : 10.

Bcomplek 1x1/hari  Penyuluhan : . Alasan utama Ibu mengatakan bayinya berusia 3 bulan saat ini waktunya untuk mendapatkan imunisasi Combo II dan Polio III. Ibu mengatakan bayinya sehat. Ibu mengatakan mendapatkan imunisasi TT sebanyak 2x saat TT CPW. sudah diberikan iminisasi BCG. saat ini bayi diberikan minum ASI dan PASI. Riwayat penyakit keluarga Ibu mengatakan dari dia dan keluarganya tidak ada yang menderita penyakit menular penyakit menurun seperti kencing manis. 1. Pre Ante natal . 3.2 Data Subyektif. B6 1x1/hari.Tab. post natal a. rutin memeriksakan kehamilannya di RB Al- Azar sebanyak 8x. .  Ibu mengatakan terkadang mual dan muntah dipagi hari sehingga nafsu makan agak menurun  Terapi : Tab. selang 3 bulan ibu hamil 1) Trimester I  Kunjungan sebanyak 1x di RB Al-Azar. hipertensi dan jantung. persalinan. Riwayat kehamilan. 4. 2. tidak ada keluhan seperti batuk. Tab. dan Polio I serta telah mendapat imunisasi DPT 1 dan Polio 2. Ibu mengatakan selama hamil. Riwayat Kesehatan Sekarang Ibu mengatakan anaknya berusia 3 bulan. Kalk 1x1/hari. Umur : 27 tahun Alamat : Tambak Asri Agama : Islam Pendidikan : SMA Pekerjaan : Swasta 3. pilek dan panas.

aktivitas. Fe 1x1/hari. Aktivitas Bayi menangis saat lapar atau haus. menjaga kebersihan diri. Tab. BB lahir 2600 gr. . bayi langsung menangis kuat. dan anjurkan untuk senam hamil 3) Trimester III  Kunjungan 3x di RB Al-Azar. Kalk 1x1/hari.  Ibu mengeluh nyeri pinggang yang menjalar keperut bagian bawah. banyak minum air putih dan hindari jamu-jamuan. Post Natal Ibu mengatakan dalam waktu 1x24 jam bayi dapat BAB dab BAK. tanda-tanda persalinan. gerak aktif. Makan dengan porsi kecil tapi sering. C 1x1/hari  Penyuluhan : He pola istirahat. Pola kebiasaan sehari-hari a.57 Wib di RB Al-Azar Surabaya di tolong oleh Bidan secara normal. jenis kelamin perempuan. bayi menghisap putting dengan kuat.  Penyuluhan : Persiapan melahirkan. PB lahir 50 cm. Riwayat Imunisasi  Tanggal 2 Februari 2015 bayi mendapatkan imunisasi Hb0. makan dengan menu seimbang. b. dan kurangi kegiatan yang berdampak melelahkan tubuh 2) Trimester II  Kunjungan 4x di RB Al-Azar. warna kulit kemerahan. 1. jika dalam 2 jam tidak bangun. Nutrisi Ibu mengatakan anak hanya minum ASI sewaktu-waktu. ASI sudah keluar sehingga bayi bisa langsung mendapatkan ASI. a. perawatan payudara b. spontan belakang kepala. bayi mulai menyangga leher. jelaskan tanda-tanda bahaya kehamilan. Natal Bayi lahir pada tanggal 2 Februari 2015 pukul 22. dengan usia kehamilan 38 Minggu. Vit. gerakan ekstermitas bebas. tidak ada cacat.  Tanggal 9 Februari 2015 bayi mendapatkan imunisasi BCG dan Polio 1.  Ibu sering kencing dan nyeri perut bagian bawah  Terapi : Tab. kronologi terjadinya sering kencing.  Tanggal 13 April 2015bayi mendapatkan imunisasi DPT1 dan Polio 2. b.Tab. maka ibu dengan sigap membangunkan untuk memberikan ASI. BAK/BAB.

sklera mata tidak kuning. tidak ada labio palato skizis. tidak ada polip. bentuk normal. tidak ada cerumen.konsistensi lembek. pembesaran kelenjar lymfe tidak ada. Hubungan dan Peran Hubungan antara ibu dan anaknya baik-baik saja dan keluarganya menyayangi anaknya f. tidak ada kelainan Mulut : Bersih. bersih. pusar bersih tidak ada infeksi Pelipatan paha : Bersih. tidak ada secret berlebih. warna kekuningan e. pembesaran kelenjar lymfe tidak ada Dada : Simetris. Istirahat/tidur Anak tidur hampir ¾ hari (±18 jam/hari) d. lidah bersih. Kepercayaan dan tata nilai Ibu dan ayahnya menganut agama Islam dan tata budayu adalah adat Jawa 3. Anak BAB : 1-3x/hari. teratur.7ºC Nadi : 115x/mnt Rr : 34x/mnt BB : 5100 gram. jari-jari lengkap. 2. Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid. tidak pilek. tidak kering. fontanel mayor belum menutup satu jari Muka : Tidak pucat Mata : Simetris. Eliminasi. bibir tidak pucat. tidak mengeluarkan cairan. Hidung : Bersih. pembendungan vena jugularis tidak ada Tangan : Simetris. bayi lincah tidak sakit Suhu : 36. tidak kembung. Pemeriksaan fisik umum Keadaan umum : Baik. tidak ada polidaktili dan syndaktili Ketiak : Kebersihan cukup. c. gusi berwarna merah muda. conjungtiva tidak pucat. Inspeksi Kepala : Fontanel minor sudah menutup. bening. pada palatum tidak ada labio skizis. kebersihan cukup Telinga : Simetris. . tidak dada burung Perut : Perut tidak membuncit. pertumbuhan gigi belum ada. warna kuning BAK : ±8x/hari. tidak ada pernafasan cuping hidung. stomatitis tidak ada. Pemeriksan Fisik a.3 Data Objektif 1.

5.4 Analisa Bayi sehat usia 3 bulan dengan imunisasi Combo II dan Polio III 3. hubungan terjalin dengan baik. 3. tetanus. tidak ada skoliosis Kaki : Simetris. testis sudah turun ke dalam scrotum Anus : Baik. Pemeriksaan Refleks  Rooting reflek : Baik  Sucking reflek : Baik  Grasping reflek : Baik  Moro reflek : Baik  Tonick neck reflek : Baik  Babynski reflek : Baik / baik  Stapping reflek : Baik 3. tidak ada polidaktili dan syndaktili Genetalia : Kebersihan cukup. Menjelaskan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan yaitu bahwa bayinya dalam keadaan sehat.5 Penatalaksanaan Tanggal 13 Mei 2015 jam 10.05 wib. ibu menandatangani informed concent. Memberikan imunisasi combo II dan Polio III. hepatitis sedangkan imunissasi polio untuk mencegah penyakit polio. pertusis. tidak ada spina bifida. vaksin polio telah diteteskan 2 tetes. Punggung : Simetris. Dari kedua vaksin tsb hanya vaksin combo yang emberikan efek samping yang tidak begitu mengkhawatirkan yaitu kenaikan suhu tubuh ±38ºC. Melakukan pendekatan pada ibu dan bayinya. . tidak ada benjolan. jari-jari lengkap. ibu memahami dan bersedia melakukan anjuran petugas. ibu mengerti. tidak ada kelainan. normal. 2. 1. ibu memahami. Memberikan terapi puyer paracetamol 3x1/6 tablet/hari serta menganjurkan ibu untuk mencegah kenaikan suhu tubuh akibat reaksi imunisasi dengan cara memberikan ASI sesering mungkin dan mengompres dengan air hangat jika mulai demam.5 cc. Menjelaskan manfaat imunisasi combo adalah untuk mendapatkan kekebalan aktif terhadap penyakit difteri. 6. Melakukan inform concent yaitu suatu tindakan persetujuan dari orangtua/wali dari klien atas tindakan yang hendak dilakukan yang memberikan tanda-tangan yang dilakukan oleh ibu klien. normal. tidak ada atresia ani 3. vaksin DPT telah di injeksikan secara IM dip aha kiri bayi dengan dosis 0. 4. kebersihan cukup.

.

Ibu klien mengerti tentang makna imunisasi dan mengerti tujuan dari asuhan yang diberikan 4. maka jhakl inilah yang emnjadi perhatian khusus serta menuntut adanya penilaian dari tenaga kesehatan. Bila diketahui kualitas vaksin yang kurang bagus. bakteti. Setelah diberikan penanganan dan tindakan dengan benar dan tepat maka diharapkan tidak terjadi komplikasi pada klien tersebut. berubah antibody/anti toksin yang berfungsi untuk mencegah penyakit tertentu.1 Simpulan . yaitu : 1. ilmu pengetahuan serta ketrampilan. nyeri befkas tempat pemberian vaksinasi. Adanya kerja sama yang baik antara bidan dengan ibu klien 2. pertumbuhan dan perkembangan baik sehingga bayi “AS” dapat mendapatkan iminisasi Combo I dan Polio III. sehingga berdasarkan data-data yang ada tidak diketemukan kesenjangan antara teori dan praktek. Efek samping yang timbul bukan hanya panas. Dalam asuhan kebidanan ini dapat berjalan dengan baik karena tidak adanya factor hambatan. vbirus. sehingga tubuh membuat zat anti. Dari hasil pemeriksaan didapatkan bayi dalam keadaaan sehat dengan BB : 5100 gr. parasit. akan tetapi selalu didukung oleh beberapa faktor. peradangan bias juga hingga kejangdan komplikasim yang lain. teknik pemberian vaksin yang kurang steril sangata besar pengaruhnya terhadap tujuam akan dicapai. Aduhan kebidanan yang diberikan tidak akan mencapai hasil jika prosedur dalm pemberian iminisasi dilanggar Dosis yang tepat. Ibu kooperatif dalam prosedur tindakan yang dijalankan petugas 3. Untuk mencaapi hal-hal rtersevbut diperlukan keahlian. Pada kasus didapatkanb bayi “AS” datang bersama dengan ibunya dengan alasan kunjungan ingin mengimunisasikan bayinya. tempat. racun kuman kedalam tubuh. cara dan yang terpenting teknik membergikan vaksin dan vaksin itu sendir. BAB 4 PEMBAHASAN Imunisasi adalah suatu usaha untuk memberikan kekebalan pada bayi dan anak terhadap penyakit tertentu atau memasukkan antigen/kuman. Adanya sarana adan prasarana yang memadai BAB 5 PENUTUP 5.

Pedoman Diagnosa dan Terapi. . “Practical Immunization. Dick. Effendi. Media Aesculapius FKUI. “Perawatan Kesehatan Masyarakat”. 1997. Jakarta.1 Petugas Kesehatan diharapkan : 1. Imunisasi.” Jakarta : Media Aesculapius. Dalam pemberian imunisasi perlu banyak hal yang diperhatikan antara lai jenis imunisasi. Memperhatikan keadaan klien dalam setiap pemberian pelayanan kesehatan 2. Nasrul. Jakarta. 2002. Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan bayi sesuai dengan usia merupakan hal yang perlu diperhatikan juga karena hal tersebut sangat berkaitan dengan keberhasilan dalam pemberian asuahn kebidanan pada anak sehat. 2000. Menggunakan komunikasi terapeutik dalam memberikan informasi yang tepat tentang imunisasi 3. Hipocrates.2 Ibu dan Keluarga diharapkan : 1.”Surabaya. George. dosis dan cara. Jonathan Oswar.” Imunisasi dalam Praktek. 1998.2. 1995. Melaksanakn sran dan petunjuk petugas dengan baik DAFTAR PUSTAKA Anonim. 5.”Jakarta. Jakarta : EGC. Alih Bahasa Petrus Adriyanto.”Kapita Selekta Kedokteran. AH. Sutomo. jadwal. 2002. Selalu kooperatif denganpetugas dalam proses pelayanan kesehatan 2. Mematuhi segala ketentuan yang ada dan memberikan jadwal kunjungan berikutnya 3. Kapita Selekta Kedokteran.2. 1993. Edisi III Jilid 2. Jakarta.2 Saran Sasaran yang diperlukan bagi petugas maupun keluarga demi kelancaran dan keberhasilan imunisasi antara lain : 5. 1994. FKUI. usia bayi. Mansjoer. sasaran imunisasi adalah bayiu usia 0-11 bulan dengan jangka waktu pemberian yang berbeda-beda. “Ilmu Kesehatan Anak RSUD Dr.Jakarta.” Depkes RI. “Asuhan Kesehatan Anak Dalm Keluarga. Imunisasi merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan mencegah atau memberantas beberapa penyakit. A. Prihadi Riza. Memberikan kesempatan bertanya pada klien dan memberikan jawaban yang tepat 5. efek samping. Markum. Prosedur pemberian imunisasi harus sesuia dengan jadwal pemberian sesuai dengan penjelasan diatas.. “Imunisasi polio Bagian SMF Ilmu Kedokteran Anak RSHS.

2005.” Tumbuh Kembang Anak.”Buku Panduan Imunisasidi Indonesi Edisi II. Jakarta. 2003.Ranuh.” EGC.” EGC. 2005. Suyitno. Soetjiningsih. Jakarta. Jakarta Suryanah.” Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia.” Jakarta . Hariyono. 1998.” Keperawatan Anak Untuk Siswa SPK. “Pedoman Imunisasi di Indonesia Adisi II. IGN dkk.