BAB II

PEMBAHASAN

A. Klasifikasi dan Morfologi Laba-laba

Kingdom: animalia
Filum: arthropoda
Kelas: arachnida
Ordo: araneae
Subordo: mesotelae,
mygalomorphae,
araneomorphae
Spesies: : Araneus
diadematus

Laba-laba merupakan hewan
pemangsa (karnivora) bahkan
kadang-kadang kanibal. Mangsa utamanya adalah serangga. Hampir
semua jenis laba-laba, dengan perkecualian sekitar 150 spesies dari
suku Uloboridae dan Holarchaeidae, dan subordo Mesothelae, mampu
menginjeksikan bisa melalui sepasang taringnya kepada musuh atau
mangsanya. Meski demikian dari puluhan ribu spesies yang ada hanya
sekitar 200 spesies yang gigitannya dapat membahayakan manusia
(Rahmat, 2012).
Tidak semua laba-laba membuat jaring untuk menangkap mangsa
akan tetapi semuanya mampu menghasilkan benang sutera yakni
helaian serat protein yang tipis namun kuat dari kelenjar (disebut
spinneret) yang terletak di bagian belakang tubuhnya. Serat sutera ini
amat berguna untuk membantu pergerakan laba-laba berayun dari satu
tempat ke tempat lain, menjerat mangsa, membuat kantung telur,
melindungi lubang sarang, dan lain-lain.

Laba-laba tidak memiliki mulut atau gigi untuk mengunyah. terdapat pula sepasang atau beberapa alat bantu mulut serupa tangan yang disebut pedipalpus. laba-laba hanya memiliki dua. “Mulut” Berbentuk Seperti Alat Penghisap . 2. yang sebetulnya merupakan gabungan dari kepala dan dada (thorax). Selain sepasang rahang bertaring besar (disebut chelicera). Ciri-ciri dari Laba-laba 1. Segmen bagian depan disebut cephalothoraxatau prosoma. Tak seperti serangga yang memiliki tiga bagian tubuh. dan satu sampai empat pasang mata. 2015) Gambar. laba-laba dapat dengan mudah menangkap mangsanya. Sehingga dapat menjebak mangsanya yang berupa serangga kecil yang berjalan melewati jaringnya. Sedangkan segmen bagian belakang disebutabdomen (perut) atau opisthosoma. Membuat Jaring Laba-laba dapat membuat jaring yang berasal dari air liurnya yang sangat lengket. Pada cephalothorax melekat empat pasang kaki. Sebagai gantinya. Antara cephalothorax dan abdomen terdapat penghubung tipis yang dinamai pedicle atau pedicellus. pedipalpus pada hewan jantan dewasa membesar dan berubah fungsi sebagai alat bantu dalam perkawinan. morfologi laba-laba B. cephalothorax dan opisthosoma. Dengan demikian. Morfologi Laba-laba adalah memiliki empat pasang kaki. Pada beberapa jenis laba-laba. mulut laba-laba berupa alat pengisap untuk menyedot cairan tubuh mangsanya (Anonim.

Mulut laba-laba terletak tepat . Sehingga untuk mengetahui apakah ada mangsa yang sudah terperangkap di jaringnya. Bisa terdapat di taring laba-laba. Indera Peraba pada Kakinya yang Sensitif Kebanyakan laba-laba memiliki penglihatan yang buruk. Fang ini terletak di dalam celah dan akan bergerak saat berfungsi. 3. Pada beberapa kelompok laba-laba alat ini digunakan sebagai alat menggali (pada kelompok laba-laba penjerat). Khelisera merupakan sepasang organ yang digunakan untuk menaklukkan mangsa atau menggigit sebagi bentuk pertahanan kalau terancam. 5. Laba- laba memiliki “mulut” yang berfungsi seperti alat penghisap. ia menggunakan indra peraba pada kakinya untuk mendeteksi getaran pada jaringnya. untuk mengangkut mangsa dan membawa kantung telur pada beberapa laba-laba lainnya (Jumar. Memiliki Bisa Dari puluhan ribu spesies. Meskipun demikian. Di daerah sefalotorak terdapat khelisera. hanya 150 spesies laba-laba yang tidak memiliki bisa. Laba-laba tidak memiliki mulut ataupun gigi. C. hanya 200 spesies laba-laba yang memiliki bisa yang berbahaya bagi manusia. yang berasal dari kelenjar venom di bagian dasar kelisera. Anatomi Tubuh Laba-laba dan Sistem-sistem pada Laba-laba Laba-laba terdiri dari beberapa organ penting. Setiap khelisera terdiri atas bagian dasar yang kuat (paturon) dan bagian gigi taring yang dapat bergerak (fang). mata dan tungkai. 4. Ia memangsa mangsanya dengan cara menghisap cairan tubuh mangsanya. Kaki berada di prosoma. 2000). pedipalpi. Bisa digunakan untuk membunuh mangsanya. Di dekat bagian ujung setiap fang terdapat lubang halus tempat keluarnya venom. Dua segmen itu adalah prosoma (kepala dan dada) dan abdomen (perut). Hanya Memiliki Dua Segmen Tubuh Laba-laba hanya memiliki dua segmen tubuh tidak seperti serangga lain yang memiliki tiga segmen tubuh.

Didalam spineret terdapat banyak spigot yang merupakan lubang pengeluaran kelenjar benang halus atau kelenjar benang abdomen. 1. Sistem Ekskresi Gambar system ekskresi pada laba-laba Ekskresi araneae dilakukan dengan tubula Malpighi. Protein elastik tersebut akan mengeras di udara membentuk benang halus yang digunakan untuk menjebak mangsa. Laba-laba bernapas dengan paru-paru buku atau trakea. ekskresi lainnya dilakukan dengan kelenjar koksal. Kelenjar benang halus mensekresikan cairan yang mengandung protein elastik. Selain Tubula Malpighi. Tubula Malpighi merupakan tabung kecil panjang dan buntu dan organ ini terletak di dalam hemosol yang bermuara ke dalam usus (Ubaidillah. Tubula Malpighi merupakan tabung kecil panjang dan buntu dan organ ini terletak di dalam rongga yang bermuara ke dalam usus. Sebagian besar laba-laba mempunyai 8 mata terletak di bagian depan sefalotoraks. Selain . Pada bagian posterior abdomen terdapat spineret yang merupakan organ berbentuk kerucut dan dapat berputar bebas. Paru-paru buku adalah organ respirasi berlapis banyak seperti buku dan terletak pada bagian abdomen. 2012). Ekskresi laba-laba dilakukan dengan tubula (tunggal = tubulus) Malpighi. Kelenjar koksal merupakan kelenjar ekskretori buntu yang bermuara pada daerah koksa (segmen pada kaki insecta). Pada bagian abdomen (opistosoma) laba-laba terdiri dari mesosoma dan metasoma.di belakang kelisera.

Kelenjar koksal merupakan kelenjar ekskretori buntu yang bermuara pada daerah koksa atau segmen. Tubula Malpighi. Sistem Pencernaan . Masing-masing paru-paru buku ini memiliki lembaran-lembaran tipis (lamela) yangtersusun berjajar.paru buku memiliki gulungan yang berasal dari invaginasi perut. Paru-paru buku ini juga memiliki spirakel tempat masuknya oksigen dari luar. Sistem Pernapasan Gambar system pernapasan pada laba-laba Ordo araneae memiliki alat pernapasan berupa paru-paru. Paru . ekskresi lainnya dilakukan dengan kelenjar koksal. sedangkan jika hidup di air bernapas dengan insang buku. 2013). 3. paru- paru berupa kantong yang berisi lembaran-lembaran yang disebut paru-paru buku. Keluar masuknya udara disebabkan oleh gerakan otot yang terjadi secara teratur (Wikipedia. 2.

lambung. Gambar system pencernaan pada laba-laba Sistem pencernaan makanan araneae lengkap. asam lemak atau bahan lainnya. Tampaknya logis bagi banyak orang bahwa laba-laba racun harus berisi tidak hanya racun untuk melumpuhkan mangsanya tetapi. Mulut dilengkapi alat-alat mulut. esophagus. yaitu hati. Racun banyak laba-laba dipelajari tidak mengandung enzim jaringan ikat. Sistem Peredaran Darah . terdiri dari mulut. nyaman. Bisa laba-laba memainkan peran penting dalam pencernaan (Campbell. yang tidak masuk akal. juga semua enzim pencernaan yang diperlukan untuk memecah jaringan. racun laba-laba memiliki tidak ada enzim yang diperlukan yang diperlukan untuk memecah protein. rectum dan anus. karena melonggarkan organ terhubung sepertinya adaptasi berharga. 2003). karbohidrat. 4. Semua laba-laba. Sistem pencernaannya dilengkapi kelenjar pencernaan. memiliki racun. Namun. Ini tidak terjadi. Anus terdapat pada segmen posterior. kecuali orbweavers Hackled (Uloboridae) dan spesies tertentu dari primitif laba-laba pintu jebakan tersegmentasi (Liphistiidae). usus.

Gambar system peredaran darah laba-laba Sistem peredaran darah Araneae terdiri atas jantung. Jantung disebut jantung pembuluh. O2 dan CO2 diedarkan melalui sistem trakea. Fungsi hemolimfa adalah mengedarkan zat makanan ke sel- sel. Hemolimfe tidak mengandung haemoglobin sehingga tidak mengikat oksigen dan darah tidak berwarna merah. Hal ini akan berakibat pada aktifitas metabolisme yang ikut terbatas. Tekanan darah yang dihasilkan dari kontraksi jantung cukup rendah sehingga sari makanan yang terdorong akan mengalir lebih lambat dengan demikian yang tiba ke sel juga akan tebatas jumlahnya. Darah dan cairan tubuh disebut hemolimfa. Arah aliran darah : Bila jantung pembuluh berdenyut maka hemolimfe mengalir melalui arteri ke rongga tubuh -jaringan tubuh tanpa melalui kapiler -jantung pembuluh melalui ostium. 5. Sistem Syaraf . arteri dan vena. Sistem peredaran darahnya adalah sistem peredaran darah terbuka.

Lubang ini terbuka pada bagian anterior abdomen dimana terdapat 3 pasang lubang yang disebut spinneret. 6. Cairan ini adalah bahan untuk membuat kantung yang disebut Kokon. Seluruh permukaan tubuh Araneae tertutup oleh lapisan kutikula dan memiliki banyak (seta) rambut yang penting sebagai organ sensor. Sperma dimasukkan ke dalam tubuh laba-laba betina melalui lubang kelamin betina. Sistem Indra Alat indera Araneae adalah mata sebagai organ penglihatan dan pedipalpus sebagai alat peraba. . yaitu tempat untuk menyimpan telur yang telah dibuahi. 7. Lubang spinneret adalah muara dari kelenjar sutra. Gambar system syaraf pada laba-laba Araneae memiliki sistem saraf yang mengumpul pada ganglion otak dan tali saraf sentral dengan pasangan-pasangan ganglion. Sistem Reproduksi Gambar system reproduksi pada laba-laba Bagian ujung pedipalpus pada araneae terdapat kantong untuk menyimpan sperma.

yang . Gambar Anatomi Tubuh Laba-laba D. Siklus Hidup Laba-laba Gambar siklus hidup pada laba-laba Laba-laba terdiri dari beberapa siklus. Kokon diletakkan pada tanaman atau pada jaring laba-laba atau dibawa pada hewan betina hingga menetas. labah-labah betina menghasilkan kantung telur. Setelah fertilisasi (pembuahan).

Labah-labah ini bisa memencar dengan mengembangkan benang-benang suteranya dan terbawa angin. Laba-laba biasanya berganti kulit dari 4 sampai 12 kali selama pertumbuhan mereka sampai dewasa. Nimfa ini adalah bentuk miniatur labah-labah dewasa. Kantung telur umumnya terdiri atas kumpulan benang sutera yang membungkus telur. Labah-labah muda ini disebut spiderling atau nimfa. Setelah itu dia mengambil cairan tersebut dipindahkan ke dalam labu-labu kecil pada pedipalpinya. Organ reproduksi pada yang jantan terletak di pedipalpi. tergantung jenis laba-labah. sebelum mencapai dewasa kelamin. Kebanyakan laba-laba berumur 1-2 tahun. mereka biasanya dapat beregenerasi. Perkawinan labah-labah sangat menarik. Habitat dan penyebran laba-laba . E. tetapi pada labah-labah penggali tanah berekembang lebih lama dan tampaknya mempunyai daur hidup yang lebih lama (beberapa tahun). mereka kelihatan seperti dewasa-dewasa yang kecil. serta menyalurkannya kepada spermateka betina. Setelah betina dibuahi. dan labah labah muda berganti kulit sekali sebulum muncul. ukuran dan bentuknya berbeda-beda tergantung spesies. Daur hidup pada kebanyakan labah-labah pemintal benang adalah kurang dari 12 bulan. jantan seringkali ditangkap dan dimakan oleh yang betina. yang mempunyai spineret dan kelenjar racun yang sudah berfungsi. Nimfa mengalami molting 2- 12 kali sebagai juvenil. Laba-laba mengalami sangat sedikit metamorfosis selama perkembangan mereka. Telur menetas di dalam kantung. Setelah itu dia mengambil cairan tersebut dengan pedipalpi dan mencari betina. Bila tungkai-tungkai hilang selama perkembangan. Bila siap berkopulasi laba-laba jantan memintal jaring kecil dan menaruh setitik spermanya di situ atau di tanah atau beberapa tumpukan serasah. Beberapa spesies meninggalkan kantung ini di dekat habitatnya atau di dalam galian. dan sudah mencari makanan sendiri. Apabila menetas.

Habitat hidup laba-laba atau Ekologi Laba-laba mempunyai ciri tertentu. asalkan terdapat vegetasi rendah. Penurunan jumlah laba-laba akan berdampak terhadap peningkatan populasi serangga pengganggu tanaman. pemangkasan tumbuhan serta penggunaan pestisida sintesis. Hal ini dikarenakan laba-laba menyukai habitat yang terlindung dari suhu ekstrim. Adapun gangguan lingkungan yang berdampak negatif terhadap kelimpahan laba-laba. tetapi memiliki peran utama untuk membatasi populasi hama serangga serta dalam aneka proses biologis untuk meningkatkan kesuburan tanah. Beberapa riset menyimpulkan laba-laba rentan terhadap sejumlah pestisida. Kunci kelangsungan keberhasilan araknid terletak pada kemampuannya untuk mendiami habitat dimana serangga tidak mampu mencapai suatu keunggulan. Tanpa laba-laba. 2008). Seringkali hewan araknid berukuran sangat kecil. tumpukan dedaunan dan tanah dan dalam banyak hal lebih berhasil daripada serangga pada situasi yang sedemikian. Hutan hujan tropis memiliki keanekaragaman spesies laba-laba yang tinggi. populasi serangga akan menyebar tak terkendali sehingga menggagalkan panen dan menyebarkan penyakit. dapat menempelkan jaringnya. aman terhadap kerusakan sarang dan jaringnya serta dapat memaksimalkan waktu mencari mangsanya. Laba-laba juga menjadi makanan bermutu bagi makhluk lainnya. antara lain: pengolahan tanah. Dimana laba-laba sangat berperan penting dalam jaring makanan karena kebiasaan makan laba-laba. araknid telah berkembang dengan subur di banyak kawasan hunian. Laba-laba banyak ditemukan pada iklim . Laba-laba mampu beradaptasi di berbagai habitat namun laba- laba sangat sensitif terhadap gangguan yang terjadi di lingkungannya. Berubahnya komposisi spesies laba-laba di ekosistem pertanian sangat dipengaruhi oleh berubahnya komposisi tanaman di lahan budidaya tanaman (Dinata. Dimana selagi serangga beterbangan di udara.

sehingga di Indonesia sebagai negara subtropis laba-laba banyak ditemukan dimana-mana. Bagi laba-laba yang hidup di serasah. . Persebaran laba-laba Di dunia Ada lebih dari 40. di rumput. dan lebih dari ribuan spesies yang belum diidentifikasi. Penelitian di Indonesia menyebutkan bahwa sekitar 50 spesies baru dari laba-laba ditemukan di pulau Irian Jaya. dan beberapa spesies juga baru ditemukan dimancanegara. sehingga dapat dimanfaatkan dalam medis sebagai benang jahit pada pembedahan. habitat laba-laba dapat dutemukan dalam tanah. Spesies Araneus diadematus ditemukan di kebun-kebun berbagai Negara di Eropa. parasut dan jaring. subtropis. Peranan Laba-laba bagi manusia Secara garis besar pemanfaatan jaring laba-laba dibagi menjadi tiga kelompok. c) Sebagai bahan biomedis Karena memiliki sifat anti bakteri dan biocompatible. pakaian yang resistant terhadap robekan. b) Sebagai bahan polimer yang ramah lingkungan Jaring laba-laba memiliki sifat bioaktif yang baik terhadap lingkungan sehingga sangat baik untuk bahan polimer pembuatan plastic atau fiberglass contohnya botol biodegradable. F.yaitu. a) Sebagai bahan tekstil Jaring laba-laba mempunyai keistimewaan yaitu kuat dalam menahan tekanan dan memiliki elastisitas yang baik. di bawah batu. dan Argentina. di cabang-cabang pohon. sedangkan Nephila clavipes banyak ditemukan di wilayah Amerika. Jumlahnya meningkat lebih banyak ketika lapisan serasah semakin tebal karena lebih banyak tempat tersedia untuk bersembunyi dan terhindar dari suhu yang ekstrim. sabuk pengaman. sehingga sangat baik untuk digunakan sebagai bahan tekstil seperti rompi anti peluru. di gua-gua dan di atas air.000 spesies laba-laba di dunia yang sudah diketahui. daun-daun yang gugur di hutan merupakan habitat yang sesuai baginya.

membangun kantung telur. kuat untai protein). Laba-laba juga menggunakan sutera sebagai perasut dan untuk melindungi diri mereka sendiri dan anak-anak mereka. serta bahan untuk pembuat ligament buatan. e) laba-laba menghasilkan tujuh jenis sutra (tipis. membungkus mangsa dan tahan sperma sementara. Sutera dapat digunakan untuk membantu pendakian. d) Jaring laba-laba dapat dipakai untuk menyambung otot (tendon) atau memulihkan ligamen yang rusak. bahan perekat pada tendon. f) Ilmuwan memanfaatkan orotein jarring laba-laba sebagai obat kanker seperti payudara G. Tidak ada satu laba-laba menghasilkan berbagai macam sutera. kisah nyamuk (al-Muddatsir) dan Laba-laba (al-‘Ankabuut). Semut (an-Naml). Selain sangat kuat serat alami ini tidak menyebabkan infeksi. Berbagai jenis sutera di produksi oleh kelenjar sutera khusus yang berbeda nozel yang disebut pemintal. Lebah (an- Nahl). Dan . meskipun banyak juga spesies yang berburu secara bebas. Banyak spesies menggunakannya untuk perangkap serangga dalam jarring. mulai dari lengket untuk menjebak dan membungkus mangsanya untuk benang super kuat untuk dukungan. Paling sering ditemukan di ujung perut. antara aplikasi lain.yaitu: ‫خذ نت بيت ا وإ ن‬ ‫ن‬ ‫ن‬ ‫ل ال ونعكنك نببتوإت ات ن ن و ن و ت ن إ ن‬ ‫ن أووهن ن‬ ‫ن الل نهإ أوول إني انء ك ن ن‬ ‫مث ن إ‬ ‫دو إ‬‫من ب‬ ‫خ ب‬ ‫ذوا إ‬ ‫ن ات ن ن‬ ‫ل ال ن إ‬ ‫ذني ن‬ ‫مث ن ب‬ ‫ن‬ ‫ن‬ ‫متو ن‬ ‫ن‬ ‫ن‬ ‫ن‬ ‫ت لتوو ك ابنتوا ني نعول ب‬ ‫ن‬ ‫ت النعكنكببتو إ‬ ‫و‬ ‫ن‬ ‫ت لب ني و ب‬ ‫و‬ ‫الب ببيتو إ‬ “Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. membentuk dinding halus untuk liang. Ada rahasia apa dibalik judul surat Laba-Laba itu yang diambil dari kata al-‘Ankabuut [29] di ayat 41. Peranan laba-laba ditinjau dari presektif islam Al Qur’an memang unik sejumlah surat menggunakan nama binatang seperti sapi betina (al-Baqarah).

dingin. dimana Allah mengumpamakan para penyembah berhala-berhala itu dengan laba-laba yang percaya kepada kekuatan rumahnya sebagai tempat ia berlindung dan tempat ia menjerat mangsanya. kaum Saleh. angin. padahal kalau dihembus angin atau ditimpa oleh suatu barang yang kecil saja. sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba bila mereka mengetahui” ‫م‬ ‫كي ب‬ ‫زنيبز ال و ن‬ ‫ح إ‬ ‫يءٍء ونهبتون ال وعن إ‬ ‫من ن‬ ‫ش و‬ ‫دون إهإ إ‬ ‫من ب‬ ‫ن إ‬ ‫عتو ن‬ ‫م ا ني ند و ب‬ ‫ه ني نعول ن ب‬ ‫م ن‬ ‫ن الل ن ن‬ ‫إإ ن‬ “Sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang mereka seru selain Allah. dan berbagai kebiasaan seseorang sama rapuhnya dengan pikiran syang melahirkannya. rumah itu akan hancur. Jaring laba-laba selalu terkena panas. sembahan-sembahan mereka itu lebih tidak mampu menghindarkan dan melindungi mereka (Arrahmah.” Jadi dapat disimpulkan dalam surah Al. dan hujan. kaum Syu'aib. Tempat perlindungan . Keterikatan. yang tidak sesuai dengan firman Tuhan. seperti yang terjadi pada kaum Nuh. dan lain-lain. berarti berpegang pada premis yang sama lemahnya dengan jaring laba-laba. jaring itu tidak melindungi sang laba-laba dari apa pun. padahal sembahan-sembahan mereka itu tidak mampu sedikit juga menolong mereka dari azab Allah waktu di dunia. kaum Luth. Sebenarnya. 2012). 'Ankabut yang berarti Laba-Laba ini. Fungsi utamanya adalah menangkap serangga lain untuk dimakan oleh laba-laba dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya. Inilah mekanisme yang paling tidak stabil dan tidak aman. Apalagi menghadapi azab Allah di akhirat nanti. ketakutan. Begitu pula halnya dengan kaum musyrikin yang percaya kepada kekuatan sembahan- sembahan mereka sebagai tempat berlindung dan tempat meminta sesuatu yang mereka ingini. Setiap orang yang meyakini bahwa ia sudah merasa tenang dengan berbagai kebiasaan budayanya. kaum Ibrahim. Dan Dia Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.

Tak seperti serangga yang memiliki tiga bagian tubuh. laba-laba hanya memiliki dua. Segmen bagian depan disebut cephalothoraxatau prosoma. jaring itu akan menjadi berat dan terkoyak. yang sebetulnya merupakan . maka dapat disimpulkan bahwa: 1. BAB III KESIMPULAN Berdasarkan pemaparan diatas. seperti rumah laba-laba. Morfologi Laba-laba adalah memiliki empat pasang kaki. terakhir adalah bersama Allah. Manusia berlindung kepada Allah jika ia mencari pengetahuan tentang Tuhan Yang Mahabenar dengan menyadari bahwa segala sesuatu selain Allah bersifat relatif dan tidak memuaskan. cephalothorax dan opisthosoma. ketika hujan turun.

labah-labah betina menghasilkan kantung telur. Siklus hidup laba-laba terdiri dari beberapa siklus. Sebagai gantinya mulut laba-laba berupa alat pengisap untuk menyedot cairan tubuh mangsanya. Mulut dilengkapi alat-alat mulut. 2. gabungan dari kepala dan dada (thorax). usus. mata dan tungkai. Sistem pencernaannya dilengkapi kelenjar pencernaan. esophagus. Sistem Ekskresi araneae dilakukan dengan tubula Malpighi. lambung. paru-paru berupa kantong yang berisi lembaran- lembaran yang disebut paru-paru buku. dan satu sampai empat pasang mata. yaitu hati. Pada cephalothorax melekat empat pasang kaki. Sistem Pernapasan Ordo araneae memiliki alat pernapasan berupa paru-paru. sedangkan jika hidup di air bernapas dengan insang buku. terdapat pula sepasang atau beberapa alat bantu mulut serupa tangan yang disebut pedipalpus. ekskresi lainnya dilakukan dengan kelenjar koksal. Sedangkan segmen bagian belakang disebutabdomen (perut) atau opisthosoma. pedipalpi. Tubula Malpighi merupakan tabung kecil panjang dan buntu dan organ ini terletak di dalam rongga yang bermuara ke dalam usus. yang . Anus terdapat pada segmen posterior. Selain sepasang rahang bertaring besar (disebutchelicera). Selain Tubula Malpighi. Pada beberapa jenis laba-laba. terdiri dari mulut. Secara anatomi Laba-laba terdiri dari beberapa organ penting yaitu di daerah sefalotorak terdapat khelisera. rectum dan anus. Setelah fertilisasi (pembuahan). pedipalpus pada hewan jantan dewasa membesar dan berubah fungsi sebagai alat bantu dalam perkawinan. Sistem pencernaan makanan araneae lengkap. Antara cephalothorax dan abdomen terdapat penghubung tipis yang dinamai pedicle atau pedicellus. 3. Kelenjar koksal merupakan kelenjar ekskretori buntu yang bermuara pada daerah koksa atau segmen. Laba-laba tidak memiliki mulut atau gigi untuk mengunyah.

sebagai polimer yang ramah lingkungan. Peranan laba-laba adalah sebagai bahan tekstil. seperti yang terjadi pada kaum Nuh. 4. . kaum Ibrahim. kaum Saleh. kaum Syu'aib. tetapi pada labah-labah penggali tanah berekembang lebih lama dan tampaknya mempunyai daur hidup yang lebih lama (beberapa tahun). Tinjauan dari Al-Qur’an tentang laba-laba terdapat di dalam surat Al’ankabut bahwa Laba-Laba ini. Apalagi menghadapi azab Allah di akhirat nanti. ukuran dan bentuknya berbeda-beda tergantung spesies. sembahan-sembahan mereka itu lebih tidak mampu menghindarkan dan melindungi mereka. 5. Begitu pula halnya dengan kaum musyrikin yang percaya kepada kekuatan sembahan-sembahan mereka sebagai tempat berlindung dan tempat meminta sesuatu yang mereka ingini. padahal kalau dihembus angin atau ditimpa oleh suatu barang yang kecil saja. kaum Luth. dimana Allah mengumpamakan para penyembah berhala-berhala itu dengan laba-laba yang percaya kepada kekuatan rumahnya sebagai tempat ia berlindung dan tempat ia menjerat mangsanya. sebagai bahan biomedis dan protein jarring laba- laba sebagai obat kanker payudara. dan lain-lain. padahal sembahan-sembahan mereka itu tidak mampu sedikit juga menolong mereka dari azab Allah waktu di dunia. rumah itu akan hancur. Siklus hidup pada kebanyakan labah-labah pemintal benang adalah kurang dari 12 bulan.

Campbell. 2008. Morfologi laba-laba. jakarta: Erlangga.Biologi dasar jilid II. 2000.com/2012/02/25/tafsir-surat-al-ankabut- ayat-41/. http://pancarahmat. . diakses 24 September 2015 Pukul 11:20 Anonim. Entomologi.blogspot. Morfologi.wordpress.2015. Panca. https://ciptoabiyahya.2003. . Ankabut. Jakarta Rahmat. Hadits dan sains tentang keajaiban laba-laba. Diakses tanggal 18September 2015 pukul 14: 15 WIB. 2012. 2012. http://ardap2b2- lalat. 2012. Jumar. Dinata.id/2008/06/habitat-laba-laba. Diakses tanggal 18 September 2015 pukul 14: 22 WIB. Diakses tanggal 15 September 2015 pukul 07: 23 WIB.com/. Habitat Laba-laba. System pada laba-laba.html?m=1. Dian Ratnasari. Tafsir surat Al.com/morfologi-anatomi-serta-peranan-laba-laba- dalam-kehidupan-manusia.blogspot. Diakses tanggal 16 September 2015 pukul 09: 37 WIB. Arda. diakses 24 September 2015 Pukul 10:50 Arrahmah. https://dianratnasariubaidillah.html?m=1.com/read/2012/01/11/17374-hadits-dan-sains- penelitian-menunjukkan-keajaiban-ayat al-qur’an-tentang-laba- laba.2012.html. DAFTAR PUSTAKA Anonim. Pertanian Rineka Cipta.html.wordpress. http://m.arrahmah.id/2012/05/gambar-morfologi-laba-laba- rumah-musca.http://geraiberas. Neil A.co. Anatomi serta peranan Laba-laba dalam kehidupan. Ubaidillah.co.

Laba-laba.Wikipedia. 2013.m.wikipedia.org/wiki/Laba-laba. Diakses tanggal 15 September 2015 pukul 08: 05 WIB . https://id.