Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan,Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan

Penyakit Endemik

MODUL BAHAN AJAR
Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil,
Bersalin, Nifas dengan Penyakit
Endemik

Disusun Oleh :
HJ.ROSMAWATY HRP.SSiT.M.Si

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES
MEDAN PRODI KEBIDANAN
PADANGSIDIMPUAN
T.A 2016/2017

1

...... ........ ... ............ . Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan........... ............ ........tujuanKD dan petunjuk belajar) Pembelajaran 1 Pengantar ...... 00 Tes F o m a t i f .................... . .......... .... .... .... .......... 00 Modul JUDUL POKOK BAHASAN Pendahuluan .. ....... (deskrips materi.... ... 00 MODUL 4 : 2 DEMAM BERDARAH DENGUE .. . .. ............. .. relevansi...... ....... . . .. 00 Uraian materi.. ....... ....... .... ..... .... . ..... . .....Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan Penyakit Endemik DAFTAR ISI MODUL 1 Kata Pengantar ...... ... . .... ...... ..... . .. 00 Daftar Pustaka ..... ........ ................. ...... .... ..... .......... 00 Daftar Isi . .. 00 Rangkuman .... .... .. ...... . ................ ........ .. .. ..………………………………………............ ..... . 00 Latihan ........ ....... ... ..... .................... ......................... ...... .. . K u n c i J a w a b a n Tes F o r m a t i f ... ..... ... . ..... . ...... ........... ........... ....... ....... ............ .. ........... ....... ... 00 Senarai/Glosarium .. ....... ... ...... 00 Indikator ... ...... ......... ..... ... .... ... ....... ... ..

dan Petujuk Belajar D E S K R I P S I S I N G K AT M a t a ku l i a h i n i m e m b e r i ke m a m p u a n p a d a m a h a s i s w i u n t u k m e m a h a m i t e n t a n g a s u h a n ke b i d a n a n p a d a ke h a m i l a n . RELEVANSI Materi dalam modul ini berkaitan dengan materi mata kuliah Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan. Tujuan.Yaitu : 1 .Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan. Demam Berdarah Dengue TUJUAN PEMBELAJARAN 3 .Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Endemik. p e r s a l i n a n d a n n i f a s d e n g a n p e n y a k i t e n d e m i k .Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan Penyakit Endemik PENDAHULUAN Deskripsi Singkat. Relevansi.

rangkuman. m a h a s i s w a a k a n m e m p e l a j a r i Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan. Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan. nifas dengan penyakit endemik . tes for matif. pelajarilah setiap sub pokok bahasan d e n g a n s e k s a m a . Untuk bisa me ngerjakan latihan dan menjawab tes formatif. Demam Berdarah Dengue URAIAN MATERI 4 . y a i t u : 1. De ma m Berdarah Dengue PETUNJUK BELAJAR  Pada modul ini terdiri dari 4 kegiatan belajar yang berisi materi berserta latihan.Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Endemik.Yaitu : 1 .Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan Penyakit Endemik TUjuan Setelah mempelajari modul ini mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi Materi asuhan kebidanan pada ibu hamil. dan glosarium.bersalin.

Keadaan ini umumnya terjadi bila infeksi dengue terjadi menjelang kelahiran dan mengakibatkan bayi baru lahir mengalami kondisi klinis seperti DBD pada umumnya. Namun bila dijumpai pada wanita hamil yang menunjukan gejala – gejala klinis seperti diatas. B. PENGERTIAN Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan virus dengue. infeksi DBD dengan trombositopenia menambah risiko perdarahan.Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan. Dan pengobatannya sama seperti demam Dengue tanpa kehamilan. Penyakit ini hampir tidak pernah mengakibatkan kelainan kongenital. Kehamilan tidak mempengaruhi perjalanan klinis DBD. dengan jalur transmisi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Pada pasien hamil dengan risiko tinggi perdarahan (misal plasenta previa). dan anemia postpartum. dan memindahkan virus ini pada host yang baru ( tidak terjadi 5 . hendaknya dicurigai menderita Dengue Fever. Tansmisi vertikal virus dengue. meskipun jarang. kecenderungan perdarahan. ETIOLOGI Demam dengue ini bisa terjadi apabila nyamuk Aedes betina yang mengandung virus tersebut menggigit seseorang. Sampai saat ini tidak ada kepustakaan yang menjelaskan secara spesifik hubungan antara kehamilan dengan demam Dengue. Penyakit DBD mengakibatkan demam.Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan Penyakit Endemik DEMAM DENGUE PADA KEHAMILAN A. telah dilaporkan. tetapi kematian janin mungkin terjadi. trombositopenia. dan kebocoran plasma.

menurunnya volume plasma. virus akan menyebar ke berbagai kelenjar. Selama masa ini (5-8 hari) virus mengadakan penggandaan diri. Terjadilah proses yang disebut Disseminated Intravaskuler Coagulation (DIC). C. dan akan beresiko terhadap terjadinya perdarahan yang berat. renjatan terjadi secara akut. terutama perdarahan saluran gastrointestinal pada DHF. Yang menentukan beratnya penyakit adalah meningginya permeabilitas dinding pembuluh darah. kemudian bahan-bahan kimia yang bertanggung jawab terhadap pembekuan darah digunakan berlebih. Selain virus menghinggapi seorang host. Dalam sirkulasi akan mengaktivasi system komplemen. Pembuluh darah akan menjadi bengkak dan bocor. Virus-virus tersebut kemudian masuk ke sirkulasi darah. Nilai hematokrit meningkat bersamaan dengan hilangnya plasma melalui endotel dinding 6 . trombositopenia dan diathesis hemorrhagic. terutama yang dekat dimana mereka mengadakan pembelahan. Begitu virus masuk kedalam tubuh. Terjadinya trobositopenia. Limpa membesar dan jaringan hepar mengalami kematian.dua peptida yang berdaya untuk melepaskan histamine dan merupakan mediator kuat sebagai factor meningkatnya permeabilitas dinding pembuluh darah dan menghilangkan plasma melalui endotel dinding itu. terjadinya hipotensi. Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan. akan menyebabkan perubahan pada pembuluh darah tersebut. PATHWAY & PATOFISIOLOGI Virus akan masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk aedes aegypty dan kemudian akan bereaksi dengan antibody dan terbentuklah kompleks virus-antibody. Akibat aktivasi C3 dan C5 akan dilepas C3a dan C5a. menurunnya fungsi trombosit dan menurunnya faktor koagulasi (protombin dan fibrinogen) merupakan factor penyebab terjadinya perdarahan hebat. Terdapatnya virus didalam pembuluh darah terutama yang memvaskularisasi kulit. akan terjadi periode inkubasi.Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan Penyakit Endemik penularan dari satu orang ke orang lainnya secara langsung).

f. melena. Dan dengan hilangnya plasma klien mengalami hipovolemik. suhu tubuh pasien aka meningkat lagi walaupun tidak setinggi sebelumnya. capillary refill lebih dari dua detik. Kombinasi yang spesifik antara demam. limpa. Nyeri belakang mata g. Apabila tidak diatasi bisa terjadi anoxia jaringan. Hal ini jarang mengenai daerah muka. i. d. Pembesaran hati. Patechiae ini adalah tempat dimana pembuluh darah mengalami kebocoran. hematoma. dan berkeringat banyak. Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan. Nyeri otot. hematuri. Tanda ini merupakan petunjuk adanya perdarahan pada lambung. demam tinggi selama 5 – 7 hari b. tapi keluhan awal lainnya tidak ada. Telapak tangan dan telapak kaki berubah menjadi merah terang. konstipasi. acidosis metabolic dan kematian. Epistaksis. Setelah sehari membaik. TANDA DAN GEJALA a. Mual. dan kelenjar getah bening.rash. Selanjutnya pasien akan mengalami muntah-muntah dengan komponen berwarna kehitaman. dan meluas ke dada. menyebabkan menurunnya aliran darah ke jaringan ini diseebut Syok. Mulai timbul bintik-bintik merah di lengan dan kaki. tulang sendi. dan nyeri kepala disebut Trias Dengue. Tanda-tanda renjatan (sianosis. Keluhan pertama adalah demam dan nyeri kepala. tekanan darah menurun. perut dan punggung. D. Perdarahan terutama perdarahan bawah kulit. sehingga darah bisa merembes keluar. nadi cepat dan lemah) Periode awal penyakit ini berlangsung kira-kira 2-3 hari. diare. muntah. echymosis. abdoment. c. gelisah. Dengan rusaknya pembuluh darah dan semakin besarnya kebocoran. kulit lembab dan dingin. e. tidak ada nafsu makan.Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan Penyakit Endemik pembuluh darah. h. ptechie. Pasien mengalami batuk-batuk dan diikuti bintik-bintik merah (patechiae) pada kulit. Setelah itu demamnya turun dengan cepat. hematemisis. Sakit kepala. dan ulu hati. Selanjutnya Syok bisa menimbulkan 7 .

E. 8 . Begitulah seorang bisa mendapat demam dengue. Perdarahan luas. b. Effuse pleura d. Shock atau renjatan. kemudian sembuh dan mendapat inveksi ulang oleh virus. Orang-orang tersebut mungkin pernah mengalami demam dengue sebelumnya. KOMPLIKASI Adapun komplikasi dari penyakit demam berdarah diantaranya : a.Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan. Apabila sell imun ini bertemu dengan arbovirus pada infeksi berikutnya. trombositopeni dan hemokonsentrasi. KLASIFIKASI a. Pada kasus seperti ini infeksi pertama mengajarkan pada sistem imun untuk mengenali kehadiran arbovirus. Derajat I : Demam disertai gejala klinis lain atau perdarahan spontan. uji turniket positi. b. Penurunan kesadaran. akan terjadi reaksi berlebihan. F. c. dan penyakit ini disebut demam berdarah atau Dengue Hemoragic Fever (DHF) dan Dengue Syok Syndrome (DSS) dengan gejala dan keluhan yang lebih berat. hematoma dan perdarahan dari lain tempat. Derajat II : Manifestasi klinik pada derajat I dengan manifestasi perdarahan spontan di bawah kulit seperti peteki.Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan Penyakit Endemik keuisakan pada organ-organ terutama hati dan ginjal. Penyakit yang lebih parah bisa terjadi pada beberapa orang.

Derajat III : Manifestasi klinik pada derajat II ditambah dengan ditemukan manifestasi kegagalan system sirkulasi berupa nadi yang cepat dan lemah.Arthralgia . d.Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan Penyakit Endemik c. dingin dan penderita gelisah.Rash yang khas .Mialgia berat .Manifestasi perdarahan . G. Gambaran klinik Dengue Fever adalah demam yang terjadi 2-7 hari yang diikuti 2 atau lebih sebagai berikut : .Nyeri kepala hebat . Untuk itu ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk diagnosis DHF/DSS yaitu : 1.Nyeri belakang mata . MENEGAKKAN DIAGNOSIS Menegakan diagnosis dengue terutama yang tidak khas dan sulit dibedakan dengan penyakit demam yang disebabkan oleh virus lainnya atau bakteri tidaklah mudah. Kriteria laboratoriumnya meliputi satu atau lebih sebagai berikut : 9 . Derajat IV : Manifestasi klinik pada penderita derajat III ditambah dengan ditemukan manifestasi renjatan yang berat dengan ditandai tensi tak terukur dan nadi tak teraba. hipotensi dengan kulit yang lembab.Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan.Lekopenia 2.

PENGOBATAN DAN VAKSINASI Tidak ada pengobatan yang spesifik untuk DF dan DSS karena infeksi virus ini adalah Self limited. Pengobatan Dengue Fever yang tanpa komplikasi adlah terapi suportif dan meliputi penghilangan rasa nyeri.Hipotensi . Yang terpenting adalah bagaimana mempertahankan volume cairan Intravaskuler.Sempitnya tekanan nadi (<20 mmHg) . 2) HB meningkat lebih 20 % 3) HT meningkat lebih 20 % 4) Leukosit menurun pada hari ke 2 dan ke 3 5) Protein darah.Dingin dan pucat . 2) Uji test tourniket (+) 3.Denyut nadi cepat dan lemah .Status mental berubah H.Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan Penyakit Endemik Pemeriksaan penunjang a. Pada kasus dengan perdarahan yang hebat. Darah 1) Trombosit menurun. Diagnosis DSS ditegakkan apabila dijumpai hal-hal seperti diatas ditambah bukti-bukti kegagalan sirkulasi sebagai berikut : . pemberian tranfusi sangat diperlukan. tirah baring dan pemberian cairan. 1) Rontgen thorax : Efusi pleura.Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan. NA dan CL rendah 6) Ureum PH bisa meningkat b. penurunan temperatur tubuh. 10 . Serology : HI (hemaglutination inhibition test).

Hipertermi berhubungan dengan proses infeksi virus dengue dalam darah b. a.Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan. penurunan kesadaran). Mengkaji data dasar. Diagnosa kebidanan .tanda-tanda perdarahan. tidak nafsu makan. Mengidentifikasi sumber-sumber yang potensial dan tersedia untuk memenuhi kebutuhan pasien. muntah. sianosis.Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan Penyakit Endemik ASUHAN KEBIDANAN 1. Resiko terjadinya perdarahan berhubungan dengan peningkatan permeabilitas jaringan. pengkajian pada pasien dengan “DHF” dapat dilakukan dengan teknik wawancara. kebutuhan biopsikososialspiritual pasien dari berbagai sumber (pasien. dan pemeriksaan fisik. keluarga. muntah d. hipotensi. nyeri ulu hati. Kaji adanya peningkatan suhu tubuh . muntah c. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan anorexia. Adapun tahapan-tahapannya meliputi : a. nyeri otot dan sendi. Pengkajian Pengkajian merupakan tahap awal yang dilakukan perawat untuk mendapatkan data yang dibutuhkan sebelum melakukan asuhan keperawatan . Perubahan perfusi jaringan berhubungan dengan peningkatan permeabilitas jaringan e. d. b. Kaji riwayat keperawatan. 11 . resiko tinggi kurang volume cairan berhubungan dengan anorexia. tanda-tanda syok (denyut nadi cepat dan lemah. gelisah. rekam medik dan anggota tim kesehatan lainnya). c. pengukuran. 2. kulit dingin dan lembab terutama pada ekstrimitas. mual.

obat penurun panas 2.Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan Penyakit Endemik f. Resiko Shock hipovolemik berhubungan dengan hipovolemia 3. Untuk itu penulis akan memaparkan prinsip rencana tindakan keperawatan yang sesuai dengan diagnosa keperawatan : no Diagnosa Tujuan dan Kriteria Hasil Intervensi 1.Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan. Intervensi Perumusan rencana perawatan pada kasus DHF hendaknya mengacu pada masalah diagnosa keperawatan yang dibuat. muntah Tujuan : Gangguan volume cairan tubuh dapat teratasi Kriteria hasil : 12 . 2) Berikan kompres dingin (air biasa) pada daerah dahi dan ketiak 3) Ganti pakaian yang telah basah oleh keringat 4) Anjurkan keluarga untuk memakaikan pakaian yang dapat menyerap keringat seperti terbuat dari katun. 5) Anjurkan keluarga untuk memberikan minum banyak kurang lebih 1500 – 2000 cc per hari 6) kolaborasi dengan dokter dalam pemberian Therapi. Hipertermi berhubungan dengan proses infeksi virus dengue dalam darah Tujuan Hipertermi dapat teratasi Kriteria hasil: Suhu tubuh kembali mendekati normal 1) Observasi tanda-tanda vital terutama suhu tubuh sampai keadaan cukup stabil. Resiko tinggi kurang volume cairan berhubungan dengan anorexia. Perlu diketahui bahwa tindakan yang bisa diberikan menurut tindakan yang bersifat mandiri dan kolaborasi.

6) Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian Therapi anti emetik.Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan Penyakit Endemik Volume cairan tubuh kembali normal 1) Kaji KU dan kondisi pasien 2) Observasi tanda-tanda vital (S. muntah Tujuan: Gangguan pemenuhan nutrisi teratasi Kriteria hasil: Intake nutrisi klien meningkat 1) Kaji intake nutrisi klien dan perubahan yang terjadi 2) Timbang berat badan klien tiap hari 3) Berikan klien makan dalam keadaan hangat dan dengan porsi sedikit tapi sering 4) Beri minum air hangat bila klien mengeluh mual 5) Lakukan pemeriksaan fisik Abdomen (auskultasi. LATIHAN Untuk mengetahui pemahaman Anda terhadap isi modul maka kerjakanlah soal berikut ini.N. 1. Sebutkan pengertian deman berdarah dengue 13 . Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan anorexia. perkusi.Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan. dan palpasi).RR ) 3) Observasi tanda-tanda dehidrasi 4) Observasi tetesan infus dan lokasi penusukan jarum infuse 5) Balance cairan (input dan out put cairan) 6) Beri pasien dan anjurkan keluarga pasien untuk memberi minum banyak 3.

Penyakit ini hampir tidak pernah mengakibatkan kelainan kongenital. sakit 14 . Jelaskan tanda dan gejala demam berdarah dengue 3. infeksi DBD dengan trombositopenia menambah risiko perdarahan. dan anemia postpartum. 1. tetapi kematian janin mungkin terjadi. Gejala pada penderita ditandai dengan adanya demam ringan. dan kebocoran plasma. dengan jalur transmisi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Selanjutnya kerjakan soal berikut ini. Penyakit DBD mengakibatkan demam. Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan. kecenderungan perdarahan. Kehamilan tidak mempengaruhi perjalanan klinis DBD. trombositopenia. Pada pasien hamil dengan risiko tinggi perdarahan (misal plasenta previa). Pandemi infeksi malaria menyerang tanpa memandang usia dan jenis kelamin yang ditularkan melalui gigitan nyamuk anopheles. Sebutkan pengobatan dan vaksinasi terhadap demam berdarah dengue RANGKUMAN Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan virus dengue. TES FORMATIF Setelah anda membaca seluruh materi kegiatan I.Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan Penyakit Endemik 2.

Gigitan dari nyamuk ini akan terjadi komplikasi ketika. a. b. Fase pengobatan. Perdarahan luas.. jumlah limfosit dan monosit meningkat. kadar gula darah biasanya rendah. Fase kritis-fase demam berkelanjutan-fase pemulihan c.fase pemulihan sementara 4. rasa pahit pada lidah. c. e. dan tulang 15 . Penurunan kesadaran. sakit otot. b.Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan. Sebutkan fase demam berdarah… a. Menyebabkan penurunan nafsu makan.Plasmodium pada sel darah putih menyebar di dalam organ hati yang kemudian merusak organ paru yang kemudian akan terdapat cairan pada paru.fase kritis. Fase demam. sekitar 40 derajat C. Yang merupakan gejala demam berdarah diantaranya… a. Effuse pleura d. Fase demam. sendi. Nyeri pada otot. Jika tidak segera diobati biasanya akan timbul jaundice ringan (sakit kuning) serta terdapat pembesaran hati dan limpa. Demam tinggi.fase kritis. d. 2.fase kritis-fase pengobatan d. Kondisi ini berlangsung selama 2-3 hari.Plasmodium masuk ke dalam darah dan berkembang biak pada organ hati dengan cara membelah diri sehingga dapat merusak sel-sel darah merah. lemah disertai demam. Shock atau renjatan.fase pemulihan b. Semua Benar 3.Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan Penyakit Endemik kepala.Falciparum mulai masuk pada sel tubuh yang membelah diri pada saat merusak sel darah putih.. dan menggigil. Fase demam berkelanjutan. e.Falciparum dalam jumlah sedikit dalam sel tubuh setelah adanya gigitan dari nyamuk yang kemudian memicu pendarahan. c. Falciparum menyebar di sel darah putih.fase kritis-fase demam e. Pusing b. Adapun komplikasi dari penyakit demam berdarah diantaranya : a.

A a. DBD : Demam Berdarah Dengue 16 . D A 2. Ibu yang kurang menjaga kebersihan N e. Mual dan muntah. Nyeri di belakang mata .. A I 4. B. Yang lebih tepat Demam berdarah disebkan oleh. Bakteri B A lingkungan rumahnya d. Virus Aedes aegypti A c. Virus Dengue melalui gigitan nyamuk Betina Aedes Aegypti T E S F O R M 1. GLOSARIUM/SENARAI C. Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan. E A. Nyamuk Betina Amenopheles W b. E F 5.Ruam atau bintik merah menyebar di kulit d.Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan Penyakit Endemik c. Semua Benar J 5. E T 3. Perdarahan minor pada gusi atau hidung e.

Hadinagoro SR.int/csr/resources/publications/dengue/012-23. Departemen Kesehatan Republik Indonesia Rektorat Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular Dan Penyehatan Lingkungan Pemukiman. Dengue Haemorrhagic Fever.pdf 2.Persalinan dan Nifas dengan Penyakit Sistemik dan Penyakit Endemik DAFTAR PUSTAKA 1. Tatalaksana Demam Dengue/Demam Berdarah dengue.who. Diakses dari: http://www. Mata Kuliah: Asuhan kebidanan Pada Kehamilan. 1999 17 .