Menghitung elevasi mercu bendung dan tingginya

Elevasi muka air pada Bangunan Bagi I = 55 m
Jarak Bangunan Bagi I x Kemiringan dasar sal primer = 0,0396 m
Kehilangan energi pada alat ukur debit = 0,3 m
Kehilangan energi akibat bangunan bilas = 0,3 m
Kehilangan energi pada bangunan pengambil = 0,1 m
Faktor keamanan = 0,1 m +
= 55,84 m
Maka elevasi mercu bendung adalah: 55,84 m.

P = Elevasi mercu bendung – Elevasi dasar sungai di udik bendung
= 55,84 – 51 = 4,84 m
Lebar netto
Bn = B (karena saluran persegi)
Bn = 26 m
Lebar brutto
Syarat: Bn< Bb<1,2 Bn
26 < Bb < 31,2
Asusmsi diambil Bb = 28 m

Rencana pintu pembilas
Lebar rencana pembilas

2,8 < b < 4,67 diambil b = 3,4 m
Dipakai 2 pintu pembilas dengan lebar 1,2 m

Lebar pembilas
Syarat: 0,8 sampai dengan 1,2
Diambil 1 buah pilar dengan lebar (b) = 1 m

Lebar efektif mercu bendung
Tabel 2. Koefisien Ka dan Kp
1 Kondisi Pilar Kp
Untuk pilar berujung segi empat dengan sudut-sudut yang
a dibulatkan pada jari-jari yang hampir sama dengan 0,1 dari 0,02
tabel pilar
b Untuk pilar berujung bulat 0,01
c Untuk pilar berujung runcing 0
2 kondisi tembok pangkal bendung Ka
Untuk tembok pangkal segi empat dengan tembok udik 900
a ke arah aliran 0,20
Untuk tembok pangkal bulat dengan bagian udik pada 900 ke
b 0,10
arah aliran dengan 0,5 H > r > 0,15 H
untuk tembok pangkal bulat dimana r 0,5 H dan tembok udik
c 0
tidak lebih dari 450 ke arah aliran

87) = 40.2 n = Jumlah pintu =2 B = Lebar mercu sebenarnya (Bb – n.162 = Elevasi garis energy = levasi muka air udik bendung + v2/2g = .84 + 1.46 Hi = 42 – 0.B efektif = Kp = Koefisien konstruksi pilar berujung bulat = 0.01 Ka = Koefisien konstruksi tembok pangkal = 0.1 = 25 m B eff = = 42 – 0.46 ( 2.68 m Elevasi muka air udik bendung = Elevasi mercu ( P ) + hd = 4.b) = 28 – 2.