Ilmu, Penelitian, dan Kebenaran

Ilmu adalah suatu pengertian yang sistematis dan terorganisasi. Lalu, penelitian memiliki
pengertian suatu penyelidikan yang hati-hati, serta teratur, dan terus-menerus untuk memecahkan
suatu masalah. Dan berpikir reflektif diartikan sebagai suatu proses memecahkan sesuatu dalam
menghadapi kesulitan. Menurut Whitney (1960), berpendapat bahwa ilmu dan penelitian
merupakan satu kesatuan proses, sehingga ilmu dan penelitian adalah proses yang sama. Dan
dari proses tersebut dihasilkan suatu kebenaran (truth).
Berpikir merupakan proses mencari kebenaran. Proses berpikir adalah refleksi yang hati-
hati dan teratur. Kebenaran dapat diterima melalui penelitian terhadap fenomena fana yang telah
ditemukan melalui proses ilmiah maupun tidak melalui proses ilmiah. Umumnya, suatu
kebenaran dapat diterima dikarenakan tiga hal. Pertama koheren yang berarti suatu pernyataan
dianggap benar jika pernyataan tersebut konsisten dengan pernyataan sebelumnya yang dianggap
benar. Selanjutnya koresponden yang berarti suatu pernyataan dianggap benar jika materi yang
terkandung dalam pernyataan berhubungan dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut.
Dan yang terakhir adalah pragmatis, yaitu pernyataan dipercayai benar karena pernyataan
tersebut mempunyai sifat fungsional dalam kehidupan sehari hari.
-Arbhyando Tri Putrananda-
FG2