Jurnal Veteriner Maret 2012 Vol. 12 No.

1: 45-56

Rancang Bangun Alat Ukur Kadar Hemoglobin
dan Oksigen Dalam Darah dengan Sensor
Oximeter Secara Non-Invasive
Pricilia Yelana Mallo(1), Sherwin R.U. A. Sompie(2), Benefit S. Narasiang(3), Bahrun(4),
1.Mahasiswa S1 T. Elektro Fakultas Teknik UNSRAT, 2,3,4, Dosen Jurusan Teknik Elektro UNSRAT
Jurusan Teknik Elektro –FT, UNSRAT, Manado-95115, E mail : mallopriciliayelana@gmail.com

kardiovaskuler sangat membutuhkan pemantauan
Abstrak-Perkembangan teknologi komponen yang sudah
terhadap oksigen saturasi.
modern memungkinkan untuk membuat suatu
peralatan/instrumentasi yang praktis, kompak, handal, Oximeter pulsa menggunakan LED merah
efektif dan efisien. Bidang kesehatan sebagai salah satu dan inframerah serta fotodioda. LED merah dan
komponen penting kehidupan juga tidak luput dari inframerah memiliki serapan panjang gelombang
dukungan teknologi.Pulse oximeter adalah suatu metode
non-invasive untuk mengukur persentase hemoglobin (Hb) yang berbeda. Panjang gelomang untuk LED merah
yang saturasi dengan oksigen di dalam darah. Metode ini adalah 660nm dan LED inframerah 940nm. Kedua
menggunakan perbedaan panjang gelombang dari cahaya LED berfungsi sebagai pemancar dan fotodioda
merah (660 nm) dan cahaya inframerah (940 nm) yang sebagai penerima. LED ini mentransmisikan cahaya
ditangkap oleh photodioda.Perancangan alat ukur ini
menggunakan Sensor Oximeter, Mikrokontoler dan LCD. melalui pembuluh darah dan fotodioda menerima
Data dari oxysensor dikirim ke mikrokontroler kemudian output dari kedua LED. Output dari fotodioda
ditampilkan di LCD. Pengujian dilakukan dengan kemudian dapat digunakan untuk menghitung
membandingkan nilai SpO2 tugas akhir dengan Index 2XL
SpO2 simulator. Rata – rata % error yang diperoleh dari
persentase konsentrasi oksigen.
pengujian adalah 3,84%. Dengan latar belakang di atas, maka dengan
Kata kunci : Sensor Oximeter, Mikrokontroler, LCD. menggunakan sensor oximeter, dibuat tugas akhir
dengan judul: “Rancang Bangun Alat Ukur
Hemoglobin dan Oksigen dalam Darah dengan Sensor
I. PENDAHULUAN Oximeter Secara Non-Invasive.”

Perkembangan teknologi komponen yang sudah
modern memungkinkan untuk membuat suatu II. DASAR TEORI
peralatan/instrumentasi yang praktis, kompak,
handal, efektif dan efisien. Bidang kesehatan A. Darah
sebagai salah satu komponen penting kehidupan Darah manusia adalah cairan jaringan
juga tidak luput dari dukungan teknologi. Hal ini tubuh. Fungsi utamanya adalah mengangkut
dapat dilihat dari pekerjaan yang dahulu dikerjakan oksigen yang diperlukan oleh sel – sel di seluruh
secara manual kini telah diganti dengan peralatan tubuh. Darah juga menyuplai tubuh dengan nutrisi,
elektronik. mengangkut zat – zat sisa metabolisme, dan
Hemoglobin merupakan molekul protein di mengandung berbagai bahan penyusun sistem
dalam darah yang dapat mengikat oksigen. Salah imun yang bertujuan mempertahankan tubuh dari
satu indikator yang sangat penting dalam suplai berbagai penyakit.
oksigen di dalam tubuh adalah oksigen saturasi. Komposisi darah dibagi menjadi dua bagian
Karena oksigen saturasi bisa menunjukkan apakah besar, yaitu:
hemoglobin dapat mengikat oksigen atau tidak.  Korpuskula : 45%
Sehingga kekurangan oksigen yang  Plasma darah : 55%
beresiko pada kerusakan organ – organ penting A. Korpuskula
dalam tubuh dapat ditanggulangi. Apalagi pada Di dalam korpuskula terdapat :
pasien yang baru selesai menjalani operasi, ataupun - Eritrosit (Sel darah merah).
yang mengalami gangguan pernapasan dan Kandungannya sebesar 90%

Fungsi : Eritrosit mengandung hemoglobin yang berfungsi mengedarkan oksigen. .

Berbagai jenis garam instruksi yang kompleks. protein D. Ini terjadi karena .Albumin AVR berteknologi RISC (Reduce Instruction Set . adanya perubahan warna darah ini bisa Pin data dapat dihubungkan dengan dimanfaatkan untuk mengukur kejenuhan oksigen bus data dari rangkaian lain seperti pada darah arterial.25% jenis mikrokontroler RISC yang banyak beredar di Fungsi : Menjaga sistem kekebalan tubuh. Mikrokontroler ATMega 8535 Kandungannya : 0. menggunakan metode non-invasive untuk Logika low menunjukan yang masuk memonitoring oksigen saturasi (SpO) dalam arteri dari adalah perintah. Sekarang ini pulse oximeter banyak instruksi pada modul jika low tulis data.0% Mikrokontroler dengan arsitektur RISC kini Fungsi : Membantu proses pembekuan darah. Leukosit (Sel darah putih) minati dalam aplikasi sistem kendali. Dan ketika karakternya dibentuk oleh 8 baris pixel dan 5 kolom oksigen dilepas maka warna eritrosit akan berwarna pixel (1 baris pixel terakhir adalah krusor). Trombosit (Keping – keping darah) C.Bahan pembeku darah Computing) atau memilki set instruksi yang lebih . sedangkan logika high hemoglobin dan denyut jantung. Pin RS (Register Select) berfungsi sebagai B. Salah satu Kandungannya kira – kira 0. sedangkan high baca data. dan akan menimbulkan warna kebiru – ini telah tersedia dalam modul M1632 yang biruan pada pembuluh darah dan kulit.Berbagai jenis protein CISC (Complex Instruction Set Computing) atau set . Pin Vo berfungsi mengatur kecerahan tampilan (kontras) dimana pin ini dihubungkan dengan trimpot 5 KΩ. dimana B. ATMega8535 Membunuh bakteri atau virus yang adalah mikrokontroler AVR (alf and Vegard’s Risc mencoba masuk ke dalam tubuh. processor) memiliki arsitektur RISC 8-bit. . Modul LCD (Liquid Crystal Display) M1632 pernapasan (respiratory protein) yang mengandung M1632 merupakan modul LCD matrix dengan besi dalam bentuk heme. Pulse Oximeter indikator atau yang menentukan jenis data Pulse Oximeter adalah suatu alat ukur dengan yang masuk.1. HD44780 lebih gelap. Warna merah pada darah disebabkan oleh hemoglobin. seperti halnya Pin E (Enable) digunakan untuk memegang melakukan monitoring tentang hal penting dalam data baik masuk atau keluar. digunakan di tempat pelayanan rehabilitasi. Pin R/W (Read Write) berfungsi sebagai pulmonary. Plasma darah semua instruksi dikemas dalam kode 16-bit (16-bit Pada dasarnya plasma darah adalah larutan air words) dan sebagian besar instruksi MCS-51 yang yang mengandung: membutuhkan 12 siklus clock. bagian besar rumah sakit umum. sedangkan seri MCS_51 berteknologi . jika Gambar 1 Ide dasar pulse oximeter Gambar 3 LCD Gambar 2 Mikrokontroler ATMega8535 . Dengan dikeluarkan oleh Hitachi. mikrokontroler dengan lebar data 8 bit. bersifat menandakan dari banyaknya kekacauan cardio. yang merupakan tempat konfigurasi 16 karakter dan 2 baris dengan setiap terikatnya molekul – molekul oksigen. dua faktor yang menunjukan data. semakin berkembang pesat dan semakin banyak di .6% . ketika terikat pada oksigen. monitoring pasien anesthesia. pasaran adalah mikrokontroler AVR.Hormon sederhana .Bentuk fisik dari Mikrokontroler ATMega 8535 dapat dilihat pada Darah manusia berwarna merah terang gambar 2 di atas. apakah data atau perintah.

B. Skema Perancangan Sistem Suplai tegangan sehingga op-amp dapat bekerja dengan baik adalah +5 volt dan -5 volt. Diagram blok dari sistem yang telah dirancang adalah sebagai seperti pada gambar 3. Gambar 5 Rangkaian Driver Oxisensor 3. mikrokontroler berfungsi sebagai tempat mengolah data dari pengkondisian sinyal. Catu Daya dapat diuraikan menjadi rangkaian-rangkaian Sebagian besar piranti elektronika dan konfigurasi penunjang sistem sesuai membutuhkan tegangan DC untuk bekerja. LCD (Liquid Crystal Display) berfungsi sebagai penampil data yang diperoleh dari sensor agar kita langsung dapat melihat hasilnya secara visual. dioda bekerja. akan selanjutnya. yaitu transformator .1 sebagai berikut : Fungsi – fungsi tiap blok adalah sebagai berikut: 1. sedangkan tegangan catu daya ke LCD sebesar 5 volt. Pengkondisian sinyal merupakan rangkaian penguatan yang akan memisahkan sinyal AC dan DC yang akan menjadi input mikrokontroler. yaitu Oxisensor dan LCD. tetapi waktu operasinya terbatas. Rangkaian driver oxisensor merupakan Sebuah power supply dapat dibuat dengan tiga buah rangkaian yang akan membuat oxisensor komponen utama.1 Rangkaian Driver Oxisensor dapat mengubah tegangan AC menjadi tegangan. 4. Oxisensor berfungsi untuk mendeteksi perubahan cahaya pada ujung jari. Sumber daya yang mudah dapat dibuat dari sebuah rangkaian yang B. seperti pada gambar 6 . PERANCANGAN SISTEM mikrokontroler pada port A0 untuk data DC dan port A1 untuk data AC. A. 2. Mikrokontroler berfungsi untuk mengendalikan macam – macam peripheral yang terhubung pada sistem. seperti pada gambar 5 di bawah. Akan dijelaskan satu per Meskipun baterai berguna dalam piranti yang bisa satu rangkaian penunjang sistem pada sub bab di bawa-bawa atau piranti berdaya rendah. Selain itu. tidak digunakan dihubungkan ke ground. Perancangan Perangkat Keras (Hardware) Dari diagram blok yang telah dijelaskan di atas E. penyearah dan kapasitor filter. dengan blok diagram.. OXISEN PENGKON MIKROKONT SOR DISIAN ROLLER SINYAL ATMEGA LIQUID CRYSTAL DISPLAY Gambar 4 Diagram Blok Rangkaian Gambar 6 Rangkaian Filter AC dan DC LED . B.2 RPS (Rangkaian Pengkondisian Sinyal) Data AC dan DC menjadi input ke III.

V = LED OK . jadi tidak memerlukan eksternal pull-up.0 – 2. Di bawah ini adalah flowchart dari program Nilai dapat berkisar 0. Gambar 9 Flowchart Program karena semua port dapat memilki internal pull- up sebagai input digital yang dapat berupa masukan tanpa pull-up atau flating. Contohnya IV. Pengujian sistem dilakukan dengan SpO2 simulator.0 V = LED shorted  1. HASIL DAN PEMBAHASAN Port A sebagai input ADC.4 +/. Index 2XL.0 : yang direncanakan dalam pemprosesan data. >> Pada Index 2XL berlaku 1. Gambar 7 Rangkaian Mikrokontroler ATMega8535 Gambar 8 Rangkaian skematik LCD B. Semua port dapat di set sebagai input atau output. seperti pada gambar 10.4 Rangkaian LCD (Liquid Crystal Display) dengan cara: Rangkaian skematik konektro dari LCD (Liquid 1. Pengujian dilakukan untuk mengetahui keakuratan probe oxisensor dan sistem keseluruhan B. mikrokontroler dapat dilihat pada gambar di 8 di atas. Diagram Alir Program tegangan setiap elemen diukur dan ditampilkan. Jatuh C. sedangkan Port D0-D5 digunakan untuk tampilan ke LCD (Liquid Crystal Display).0 mA untuk sinyal sumber arus AC untuk LED merah dan inframerah. 3 Perancangan Sistem Minimum Mikrokontroler ATMega8535 Seperti di gambar 7 di atas Port A digunakan sebagai input dari sensor MQ-3. Indeks 2XL melakukan pengujian kelistrikan pada setiap dioda untuk mengkonfirmasi fungsinya dengan benar. dapat juga diset sebagai output dengan keluaran active-low atau active-high. Semua port yang ada pada ATMega8535 memilki internal pull-up.  0. Pengujian probe oxisensor terhadap LED dan Crystal Display) yang dihubungkan ke photodioda.

0 V mengindikasikan short circuit dan 2 V adalah open circuit. Pengujian terhadap sistem keseluruhan dilakukan dengan membandingkan nilai SpO2 simulator dengan SpO2 TA. diperoleh nilai: R (Led merah) = 1. karena 0. Simulator telah diset terlebih dahulu kemudian dihubungkan ke SpO2 TA.6 V.1 V P(Photodioda) = 0. Gambar 10 Printscreen Simulator Gambar 12 Pengujian alat menggunakan Index 2XL SpO2 Gambar 11 Printscreen Simulator Simulator TABEL 1 HASIL DARI PENGUJIAN PADA SISTEM  Setiap nilai 4. . Seperti pada gambar 12 di bawah.6 V.0 atau lebih besar akan ditampilkan sebagai “>4. seperti pada gambar 11. 2.56 V Jadi probe oxisensor dalam keadaan baik untuk digunakan.6 V IR(Inframerah) = 1. Sebagai contoh.Setelah melakukan pengujian terhadap probe oxisensor. Jika hasilnya 0 atau 2 adalah nilai yang buruk.0”  >>PHTO dalam keadaan baik jika nilainya sekitar 0. nilai yang baik untuk LED tipe Nellcor adalah 1.

2007.Biomedical. USA: Fluke Corporation.html memilih jari yang paling akurat untuk dilakukan Tersedia di:Http://pinouts.84%. Penulis menyimpulkan bahwa jari yang paling akurat untuk dilakukan . Nilai antara tangan kiri dan tangan kanan Tersedia di : Http://datasheetATMega8535. 2. Prasetyono. 2011. Pemograman Mikrokontroler AVR ATMega 8535 Menggunakan Code Vision AVR. hasil sesungguhnya ± 3. Untuk mengubah nilai level pada Index 2XL hanya bisa dilakukan dengan kelipatan 2. Rata – rata nilai tertinggi SpO2 pada tabel 2 dihasilkan pada jari telunjuk dan jari kelingking. Penulis darah.Smith. [3] F. Baik untuk menaikkan nilai level ataupun menurunkannya.Md. Kombinasi atau Susunan Darah. User Manual Index 2XL SpO_2 Simulator.T. [5] A.blogspot.com/2012/03/komposisi-atau-susunan- pada jari telunjuk dan jari kelingking. [6] D. Hal ini dikarenakan jari telunjuk memiliki ukuran jari yang sesuai dengan sensor oximeter. 2007.Pengujian kalibrasi pada SpO2 TA (Tugas Akhir) pengukuran SpO2 adalah jari telunjuk. bisa disimpulkan bahwa: 1. 3. Mikrokontroler AVR ATMega 8/16/32/8535.com menghasilkan nilai yang tidak jauh berbeda.Wiyono. dengan menggunakan SpO2 Index 2XL memiliki Penulis memilih jari telunjuk karena jari rata – rata persen ketelitian sebesar 3. Bandung. Roberts. Tersedia di: rata nilai tertinggi SpO2 pada tabel 2 dihasilkan http://iwanprasetyono. Rata – I. KESIMPULAN Berdasarkan pengujian yang dilakukan pada alat. Sehingga telunjuk memiliki ukuran jari yang sesuai alat SpO2 TA ini dapat dikatakan akurat. Nilai antara tangan kiri dan tangan kanan menghasilkan nilai yang tidak jauh berbeda. 2008. Wiley-Blackwell. V. Rata – rata %error antara Index 2XL dan SpO2 TA adalah 3. Vital Signs for Nurses An Introduction to Clinical Observations.Winoto.ru/PortableDevices/Nellcore_. [4] J.S. dengan sensor oximeter. 4.84%. 2008 KIRI DAN TANGAN KANAN [2] A . 2010. DAFTAR PUSTAKA TABEL 2 PERBANDINGAN NILAI SpO2 ANTARA TANGAN [1] H. Panduan Praktis Mikrokontroler Menggunakan Combo AVR-51 Starter Kit dan DT-Combo AVR Exercise KIT. A.A. Surabaya: Politeknik Negri Surabaya. Bandung. Keluarga AVR Surabaya. Putra. Untuk membandingkan nilai SpO2 yang dihasilkan dari setiap jari yang ada di tangan kiri dan kanan. R. Sehingga jika menggunakan alat ini.100%..Andrianto. Level nilai pengujian %SpO2 yang disetting pada Index 2XL SpO2 Simulator terbatas pada 35% .shtml pengukuran SpO2 adalah jari telunjuk. Pengujian berikutnya dilakukan kepada beberapa responden. Rancang Bangun Oximetry Digital Berbasis Mikrokontroler.84% dari hasil pengukuran alat ini..