BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
Bangunan pantai digunakan untuk melindungi pantai
terhadap kerusakan karena serangan gelombang dan arus.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melindungi
pantai yaitu :
a. Memperkuat/melindungi pantai agar mampu menahan
serangan gelombang,
b. Mengubah laju transport sedimen sepanjang pantai,
c. Reklamasi dengan menambah suplai sedimen ke pantai
atau dengan cara lain.
Sesuai dengan fungsinya tersebut, bangunan pantai
dapat diklasifikasikan dalam tiga kelompok yaitu:
a. Konstruksi yang dibangun dipantai dan sejajar dengan
garis pantai, contohnya dinding pantai atau revetment.
b. Konstruksi yang dibangun kira-kira tegak lurus pantai
dan sambung ke pantai, contohnya groin dan jetty.
c. Konstruksi yang dibangun di lepas pantai dan kira-kira
sejajar dengan garis pantai, contohnya pemecah
gelombang (breakwater).
Penggunaan tipe bangunan pantai ditentukan oleh
beberapa faktor yaitu ketersediaan material di atau di dekat
lokasi pekerjaan, kondisi dasar laut, kedalaman air dan
ketersediaan peralatan untuk pelaksanaan pekerjaan. Di
samping itu, karakteristik dasar laut juga menjadi salah satu
faktor penting lainnya. Tanah dasar (fondasi bangunan)
harus dapat mempunyai daya dukung yang cukup sehingga
stabilitas bangunan dapat terjamin.

1 | Page

1.2 RUMUSAN MASALAH
a. Apa pengertian dari revetment ?
b. Jelaskan jenis-jenis dinding pantai !
c. Jelaskan klasifikasi revetment !
d. Jelaskan bahan revetment !
e. Jelaskan kerusakan dinding pantai dan
penanggulangannya !

1.3 TUJUAN PENULISAN
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk
memahami salah satu tipe bangunan pantai dan bagaimana
menangani kerusakan yang terjadi pada konstruksi
bangunan pantai.

2 | Page

Batimetri juga didefinisikan sebagai gambaran relief dasar laut. ARUS. dan μετρον. BAB II PEMBAHASAN 2.1 DEFINISI BATHYMETRI.3 Definisi Arus Arus air laut adalah pergerakan massa air secara vertikal dan horisontal sehingga menuju keseimbangannya. perbedaan kenampakan atau ciri-ciri dasar laut dan mempunyai arti penting dalam penelitian karena dengan mengetahui roman muka bumi akan memudahkan mengetahui kondisi morfologi suatu daerah (Nontji. PASANG SURUT.1. sedangkan kontur pada batimetri menghubungkan tempat-tempat dengan kedalaman sama di bawah permukaan air.1 Definisi Bathymetri Batimetri (dari bahasa Yunani: βαθυς.wikipedia.1. berarti "kedalaman". jam. Di daratan. tanggal. arah. atau gerakan air yang sangat luas 3 | Page . 2.1. dan kecepatan angin. DATA ANGIN. bulan.org).1987). GELOMBANG DAN DATA TANAH 2. dan dapat memiliki informasi tambahan berupa informasi navigasi permukaan. garis kontur menghubungkan tempat-tempat berketinggian sama. Sebuah peta batimetri umumnya menampilkan relief lantai atau dataran dengan garis-garis kontor (contour lines) yang disebut kontor kedalaman (depth contours atau isobath).2 Definisi Data Angin Data angin adalah pengelompokkan data sesuai dengan tahun. 2. berarti "ukuran") adalah ilmu yang mempelajari kedalaman di bawah air dan studi tentang tiga dimensi lantai samudra atau danau (id.

1.4 Definisi Pasang Surut Pasang laut merupakan hasil dari gaya gravitasi dan efek sentrifugal. arus permukaan. arus dipengaruhi oleh paling tidak tiga faktor. 2. Gaya Coriollis dan arus ekman : Gaya Corriolis memengaruhi aliran massa air. di mana gaya ini akan membelokkan arah mereka dari arah yang lurus. gaya Coriolis dan arus ekman. Batas – batas ini menghasilkan sistem aliran yang hampir tertutup dan cenderung membuat aliran mengarah dalam suatu bentuk bulatan.Selain angin. topografi dasar laut. 3. yaitu: 1. Arus juga merupakan gerakan mengalir suatu massa air yang dikarenakan tiupan angin atau perbedaan densitas atau pergerakan gelombang panjang. 2. downwelling. perbedaan tekanan air. Perbedaan Densitas serta upwelling dan sinking : Perbedaan densitas menyebabkan timbulnya aliran massa air dari laut yang dalam di daerah kutub selatan dan kutub utara ke arah daerah tropik. Efek sentrifugal adalah dorongan ke 4 | Page . Gaya corriolis juga yangmenyebabkan timbulnya perubahan – perubahan arah arus yang kompleks susunannya yang terjadi sesuai dengan semakin dalamnya kedalaman suatu perairan. upwellng . Bentuk Topografi dasar lautan dan pulau – pulau yang ada di sekitarnya: Beberapa sistem lautan utama di dunia dibatasi oleh massa daratan dari tiga sisi dan pula oleh arus equatorial counter di sisi yang keempat. yang terjadi di seluruh lautan dunia. Pergerakan arus dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain arah angin. perbedaan densitas air.

Pasang laut purnama ini terjadi pada saat bulan baru dan bulan purnama. Pasang laut perbani ini terjadi pada saat bulan seperempat dan tigaperempat. arah luar pusat rotasi (bumi). sudut antara sumbu rotasi bumi dan bidang orbital bulan dan matahari. 1. 5 | Page . 2. Gaya gravitasi menarik air laut ke arah bulan dan matahari dan menghasilkan dua tonjolan pasang surut gravitasional di laut. 2. Lintang dari tonjolan pasang surut ditentukan oleh deklinasi. bulan dan matahari berada dalam suatu garis lurus. namun gaya gravitasi bulan dua kali lebih besar daripada gaya tarik matahari dalam membangkitkan pasang surut laut karena jarak bulan lebih dekat daripada jarak matahari ke bumi. Meskipun ukuran bulan lebih kecil dari matahari. bulan dan matahari membentuk sudut tegak lurus. Pasang laut purnama (spring tide) terjadi ketika bumi. dimana air laut sendiri bergerak dalam gerakan "membundar" (circular motion) di bawah permukaan laut.1. Pada saat itu akan dihasilkan pasang naik yang rendah dan pasang surut yang tinggi. Pada saat itu akan dihasilkan pasang naik yang sangat tinggi dan pasang surut yang sangat rendah. Gravitasi bervariasi secara langsung dengan massa tetapi berbanding terbalik terhadap jarak. Pasang laut perbani (neap tide) terjadi ketika bumi.5 Definisi Gelombang Gelombang laut tercipta karena adanya transfer energi dari angin ke permukaan laut. Energi yang tertransferkan ini akan bergerak melintasi permukaan laut.

Pembangkit gelombang laut dapat disebabkan oleh: angin (gelombang angin). gaya tarik menarik bumi-bulan-matahari (gelombang pasang-surut). gempa (vulkanik atau tektonik) di dasar laut (gelombang tsunami). Gelombang/ombak yang terjadi di lautan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa macam tergantung kepada gaya pembangkitnya. 6 | Page . ataupun gelombang yang disebabkan oleh gerakan kapal.

Standart Penetration Test (SPT) • Soil Properties. turap. Bangunan ini ditempatkan sejajar atau hampir sejajar dengan garis pantai. void ratio (e) • Engineering properties. kayu atau tumpukan batu (Triatmodjo. maupun Consolidation Test 2. Permukaan bangunan yang menghadap arah datangnya gelombang dapat berupa vertikal atau miring.Teknik Pantai.6 Definisi Data Tanah Diperoleh dari pengambilan sampel di lokasi kemudian dilakukan pengujian di Laboraturium Mekanika Tanah untuk mendapatkan sifat fisik tanah. Dinding Pantai atau Revetment (Teknik Pantai. tumpukan buis beton. water  content (w). berat lsi (γ) tanah. meliputi : hasil dari Triaxial Test.1.2 PENGERTIAN DINDING PANTAI ATAU REVETMENT Dinding pantai atau revetment adalah bangunan pantai yang memisahkan daratan dan perairan pantai. sedang revetment mempunyai sisi miring. dan bisa terbuat dari pasangan batu. beton.1. Unconfined Test.1999) 7 | Page . Data tanah yang diperlukan pada penyelidikan tanah untuk analisa longsor meliputi : • Data Bor Mesin. meliputi : muka air tanah (MAT). Daerah yang dilindungi adalah daratan tepat di belakang bangunan. Dinding pantai biasanya berbentuk vertikal. meliputi : kohesi (c). 1999). sudut geser (ø). yang terutama berfungsi sebagai pelindung pantai terhadap erosi dan limpasan gelombang (overtopping) ke darat. Gambar 2. 2.

dinding pantai dibuat dalam berbagai jenis tergantung fungsi yang diinginkan dari dinding pantai tersebut. Bangunan dengan sisi lengkung atau konkaf adalah yang paling efektif untuk mengurangi limpasan gelombang. sesuai namanya. Bangunan ini digunakan untuk menahan gelombang besar dan tanah dasar relatif kuat. Berikut ini diberikan beberapa jenis dinding pantai. panjang. Dinding pantai beton. Dinding pantai turap. c. baik itu di depan maupun di belakang. elevasi muka air. miring. dinding pantai ini didukung oleh pondasi tiang dan dilengkapi dengan turap baja yang berfungsi untuk mencegah erosi tanah fondsi oleh serangan gelombang dan piping oleh aliran air tanah. bronjong adalah anyaman kawat berbentuk kotak yang di dalamnya diisi batu. Kelemahan bronjong adalah korosi pada 8 | Page . Fungsi bangunan akan menentukan pemilihan bentuk. dinding pantai ini terbuat dari beton atau pasangan batu. Pemakaian sisi tegak. stabilitas bangunan dan tanah pondasi. Dalam perencanaan dinding pantai. b. dapat mengakibatkan erosi yang cukup besar apabila dasar bangunan berada di air dangkal. Dinding pantai dari tumpukan bronjong. Bangunan ini bisa menyerap energy gelombang. Bangunan ini juga berfungsi untuk melindungi bangunan (jalan raya) yang berada sangat dekat dengan garis pantai. sehingga elevasi puncak bangunan bisa rendah. Selainitu kaki bangunan juga dilindungi dengan batu pelindung. 2. perlu ditinjau fungsi dan bentuk bangunan. lengkung atau bertangga. a. Permukaan bangunan dapat berbentuk sisi tegak. tinggi.3 JENIS-JENIS DINDING PANTAI Pada dasarnya. lokasi.

1 Klasifikasi berdasarkan lokasi  Perkuatan lereng tanggul (levee revetment) Dibangun untuk melindungi tanggul terhadap gerusan gelombang pantai. Dinding pantai (revetment).4 KLASIFIKASI REVETMENT 2. dan salah satunya juga terdapat di Kota Ternate. kawat anyaman yang merupakan faktor pembatas dari umur bangunan.4.0 m. tidak memerlukan peralatan yang berat. tinggi 0. Bangunan pelindung pantai dari susunan pipa beton telah banyak digunakan di Indonesia. Pekalongan.5 m dan tebal 0.4.1 m. seperti di beberapa pantai di Menado. d. batu curah (dumpstone).Struktur kaku dari beton bertulang atau pasangan batu kali. Bali.2 Berdasarkan perlindungan alur arah horizontal a.  Perkuatan lereng menerus (high water revetment) Dibangun pada lereng tanggul dan tebing secara menerus atau pada bagian pantai yang tidak ada bantarannya. 9 | Page . pasangan blok beton terkunci. 2. Biasanya digunakan pipa berdiameter 1. Pangandaran. Struktur lentur dari bronjong batu. Tuban. Dan bangunan ini akan terendam air seluruhnya pada saat banjir. dan dapat dikerjakan sendiri oleh masyarakat. 2. Kelebihan dari bangunan ini adalah mudah dan cepat pelaksanaannya. . Perkuatan tebing secara langsung dan tidak langsung: . bangunan ini terbuat dari tumpukan pipa (buis) beton.  Perkuatan tebing sungai (low water revetment) Berfungsi untuk melindungi tebing dari gerusan gelombang dan mencegah proses meander pada tebing pantai. relatif murah.

tinggi. Permeable Revetment . Perkuatan tebing secara langsung: Penggunaan perkuatan tebing secara langsung jika palung sungai belum terlanjur berpindah ke kondisi yang tidak menguntungkan. c. lokasi. tumpukan pipa (buis) beton. besi. Penggunaan perkuatan tebing secara tidak langsung jika palung sungai sudah terlanjur pada kondisi yang kurang menguntungkan sehingga perlu diubah/dikendalikan ke kondisi yang lebih baik. . Dalam perencanaan dinding pantai atau revetment perlu ditinjau fungsi dan bentuk bangunan. Struktur krib bronjong batu atau blok beton terkunci. b. Perkuatan tebing secara tidak langsung: . dan lahan di sisi luar palung diharapkan sama sekali tidak boleh tergerus oleh aliran sungai.Open filter material (rip rap) :Yaitu revetment yang terbuat dari batu alam atau batu buatan yang dilapisi filter pada bagian dasar bangunan. 2. a. kayu atau tumpukan batu. krib bambu dikombinasi dengan tanaman bambu/tanaman yang lain. stabilitas bangunan dan tanah pondasi. beton. turap.Struktur tiang pancang beton. 10 | P a g e . kayu atau bambu.5 BAHAN REVETMENT Bangunan revetment ditempatkan sejajar atau hampir sejajar dengan garis pantai dan bisa terbuat dari pasangan batu. panjang. Ada dua kelompok revetment. yaitu permeable dan impermeable. elevasi muka air baik di depan maupun di belakang bangunan. ketersediaan bahan bangunan dan sebagainya.

Beberapa contoh bahan penyusun revetment secara umum antara lain: 1. Impermeable Revetment .Aspalt revetment : Yaitu revetment yang bahannya dari aspal pada tebing yang dilindungi. Bitumen grouted stone : Yaitu revetment yang terbuat dari blok beton yang diisi oleh aspal (spaesi aspal). Untuk menahan tekanan tanah 11 | P a g e . Concrete block revetment : Yaitu revetment yang terbuat dari blok beton dengan ukuran tertentu dan lapisan filter pada bagian dasar bangunan. Revetment dengan turap baja Bangunan ini didukung oleh fondasi tiang dan dilengkapi dengan turap baja yang berfungsi untuk mencegah erosi tanah fondasi oleh serangan gelombang dan piping oleh aliran air tanah. Selain itu kaki bangunan juga dilindungi dengan batu pelindung. . Fondasi bangunan harus direncanakan dengan baik untuk menghindari terjadinya penurunan tidak merata yang dapat menyebabkan pecahnya konstruksi. . 2. Selain itu bangunan ini juga digunakan untuk melindungi bangunan (jalan raya) yang berada sangat dekat dengan garis pantai. . 3. Revetment dengan sisi tegak Bangunan ini dapat juga dimanfaatkan sebagai dermaga untuk merapat/bertambatnya perahu-perahu/kapal kecil pada saat laut tenang. Revetment dari susunan blok beton Bangunan masif ini digunakan untuk menahan gelombang besar dan tanah dasar relatif kuat (misalnya terdapat batu karang). Stone pitching : Yaitu revetment yang terbuat dari batu alam saja dengan lapisan filter pada bagian dasar bangunan. b.

turap tersebut diperkuat dengan angker. Kaki bangunan harus dilindungi dengan batu pelindung. 12 | P a g e . dibelakangnya.

Revetment dari tumpukan batu pecah Bangunan ini biasanya dibuat dalam beberapa lapis. Revetment dari tumpukan bronjong Bronjong adalah anyaman kawat berbentuk kotak yang didalamnya diiisi batu. Bangunan ini bisa menyerap energi gelombang. sehingga elevasi puncak bangunan bisa rendah (runup kecil). Supaya bisa lebih awet. Bangunan ini merupakan konstruksi fleksibel yang dapat mengikuti penurunan atau konsolidasi tanah dasar. sumur gali. kawat anyaman dilapisi dengan plastic (PVC). 6. Revetment dari tumpukan pipa (buis) beton Bangunan pelindung pantai dari susunan pipa beton telah banyak digunakan di Indonesia. 5. Oleh karena itu diperlukan persediaan batu pelindung di dekat lokasi bangunan. mudah diperbaiki dengan menambah batu tersebut. 4. Lapis di bawahnya terdiri dari tumpukan batu dengan ukuran lebih kecil. yang banyak dijumpai di pasaran dan biasanya digunakan untuk membuat gorong-gorong. Pipa tersebut disusun secara berjajar atau bertumpuk dan didalamnya dapat diisi dengan batu atau beton siklop. Bangunan ini terbuat dari pipa beton berbentuk bulat. 13 | P a g e . Lapis terluar merupakan lapis pelindung yang terbuat dari batu dengan ukuran besar yang direncanakan mampu menahan serangan gelombang. seperti longsornya batu pelindung. yang merupakan faktor pembatas dari umur bangunan. Kelemahan bronjong adalah korosi dari kawat anyaman. Kerusakan yang terjadi. dan sebagainya.

1 Concrette Mattresses Suatu matras beton secara sederhana adalah suatu elemen konstruksi yang dibentuk dengan cara menyuntikkan suatu bahan grout koloid ke dalam suatu cetakan yang terbuat dari bahan fabric sintetik. . atau struktur- struktur sejenis. tebing pantai. Sistem ini mengijinkan konstruksi dari elemen-elemen yang berbeda. air 360 kg/m3 (rasio w/c = 0. Matras panel. Matras beton dapat disesuaikan untuk pelbagai keperluan yang berbeda dalam badan air atau konstruksi maritim. saluran. memiliki kapasitas drainasi yang tinggi karena lubang-lubang drain (weep hole) yang besar pada selang 0. Menurut tipenya dikenal 2 kelompok: . Matras standar. Tersedia untuk sebarang 14 | P a g e . Ketebalan matras ditentukan oleh penyekat woven di dalam fabric tersebut. Campuran beton yang biasa digunakan sebagai bahan pengisi adalah semen (tipe V untuk aplikasi pada lingkungan maritim) sebesar 600 kg/m3.6 dan 2. sungai. dan kemudian dimensinya ditentukan menurut kebutuhan. Berbagai jenis matras telah dipatenkan. pasir 1200 kg/m3. antara lain: proteksi dan konsolidasi lereng atau dasar kanal. 2. Matras beton digunakan untuk berbagai keperluan.0 pada kedua arah menurut kebutuhan.5. untuk memenuhi fungsi perlindungan tebing dan dasar sungai atau untuk menyekat struktur-struktur hidrolis. yang biasanya digunakan jika tanah dasar keras. memperbaiki aliran air.6). yang dapat digunakan untuk pencegahan erosi. atau sebagai bahan kedap air (waterproofing).

2 Revetment Pabrikasi a. yaitu berat dasar sesuai dengan keperluan 2. Dapat dibuat dalam bentuk kaku atau lentur 3. Tidak memerlukan ‘sheet piling’ 11. Telah terbukti memuaskan dalam pelbagai aplikasi 16. panjang dan lebar dengan berat luas antara 200 sampai 1000 kp/m2 sehingga dapat dirakit sesuai dengan keperluan khusus. Proses pembentukan multi-arah khusus yang diterapkan memungkinkan 15 | P a g e . Penyederhanaan prosedur pelaksanaan karena hanya menggunakan satu proses dan satu bahan (buatan) saja 13.5. Dengan atau tanpa sambungan 4. Pelaksanaan relatif cepat 9. Instalasi di bawah air juga dimungkinkan 7. Secara ekologis menguntungkan 15. Berbagai tipe matras dapat dikombinasikan sesuai dengan keperluan 14. Cocok diterapkan pada hampir semua kondisi lereng/kontur 2. Ekonomis 12. Filter Hidrostatis Lapisan Permukaan Beton Filter Hidrostatis dari Revetment Systems International ini merupakan penanganan erosi monolitik kuat yang terdiri dari pembungkusan tanah berlapis ganda diisi dengan beton yang seluruhnya padat. Ketahanan (durability) hampir tidak terbatas 10. Beberapa keuntungan penggunaan matras beton adalah sebagai berikut: 1. Relatif tidak terpengaruh oleh kondisi cuaca buruk selama pelaksanaan 6. Kekuatan. Tidak diperlukan ‘predraining’ 8. Tembus atau kedap air 5.

penutupan atau pelapisan dengan batu. permanen dan merupakan alternatif utama dalam metode tradisional pengendalian erosi seperti beton cast-in- situ atau beton shot-in-situ. Proses pembentukan yang dipatenkan ini yang dikembangkan oleh Revetment Systems International ini menciptakan sebuah lapisan yang terbagi menjadi panel-panel yang saling berhubungan dengan tabung grout. Oleh karena keunikan konstruksi yang dibungkus bahan ini. mengeluarkan tekanan hidrostatis di belakang struktur terpasang. pemasangan batu. Sifat ini benar-benar mengembangkan konsep perlindungan erosi dengan beton lapisan tersusun. sistem lapisan Flexblock dirancang untuk mengakomodasi pergerakan di tanah yang mendasari. Flexbox Sementara mempertahankan semua sifat sistem Lapisan permukaan Beton Filter Hidrostatis. Keberagaman fungsi rancangan dan pemasangan Lapisan Permukaan Beton Filter Hidrostatis membuatnya sesuai untuk berbagai proyek yang tak terbatas. 16 | P a g e . lapisan-lapisan bahan yang berbeda dibentuk bersama-sama pada pusat tertentu untuk membentuk filter hidrostatis yang memungkinkan perlindungan lapisan untuk ‘bernafas’. b. Lapisan Permukaan Beton Filter Hidrostatis berbiaya rendah. Lapisan Permukaan Beton Filter Hidrostatis dapat dipasang baik di atas maupun di bawah permukaan air.

Sifat unik sistem Flexblock ini menawarkan solusi efektif terhadap masalah pengendalian erosi yang memerlukan sistem perlindungan yang fleksibel dengan biaya kompetitif. ulir-ulir susunan dapat membantu mengikat tanahan ke struktur jaringan. Ulir susunan antara jaringan tabung bertujuan untuk mempertahankan tanah sebelum penanaman tumbuhan. Seperti yang dijelaskan di 17 | P a g e . Setiap tabung grout dirancang untuk berfungsi sebagai titik potong yang memungkinkan setiap panel bergerak secara bebas sewaktu lapisan tersusun mempertahankan kelengkapan perlindungan. dengan stabilitas dan perlindungan tanggung yang dijaga melalui gabungan jaringan yang berkelanjutan dari susunan yang dimasuki tabung grout. Growth Matt diletakkan di atas permukaan yang ada atau yang bagian atasnya tanah dengan grout berkekuatan tinggi. Tabung-tabung tersebut memungkinkan adanya keseragaman inflasi lapisan. dan kemudian membentuk perisai pelindung yang terpadu terhadap erosi. c. Seperti halnya dengan berbagai macam sistem perlindungan yang ditawarkan oleh Revetment Systems International. sistem Flexblock dapat dipasang baik di atas maupun di bawah permukaan air. Jika area yang diberi benih telah terbentuk dengan sendirinya. Growth Matt Produk ini telah dirancang dengan memanfaatkan efek-efek pengikatan dan kamuflase tumbuh-tumbuhan.

Stabilitas unit armor ditentukan oleh koefisien stabilitas yang disingkat KD. susunan tersebut dapat diwarnai di lokasi atau di mill untuk mengkamuflasekan produk lebih lanjut. Blok beton sebagai armor yang sudah dikenal antara lain kubus. telah mendorong penelitian dan inovasi yang menghasilkan batu pengganti. yang dikenal dengan blok beton bergigi. Penggunaan grout yang efisien di seluruh sistem merupakan alternatif yang efektif dengan harga yang menguntungkan.5. tetrapod. Ukuran minimum = 20 cm. dan dolos. aknon.3 Revetment Tipe Blok Beton Bergigi Struktur revetment terdiri dari unit-unit pelindung yang disusun membentuk kemiringan dikenal dengan struktur tipe rubel (periksa Gambar 4) . Untuk 18 | P a g e . atas. Terbatasnya batu alam dengan ukuran dan berat tertentu. 2. Pada Gambar 5 disajikan sketsa blok beton bergigi. Blok Beton Bergigi ini merupakan balok beton dengan perbandingan ukuran panjang (p): lebar (l) : tinggi (t) = 6 : 4 : 5. perlindungan tanggul dan pekerjaan lapangan (batu kerikil dapat disebarkan di atas area untuk menggantikan tumbuhan). Unit pelindung bagian luar yang dikenal dengan istilah armor ini dapat dibuat dari batu belah/bulat atau dari blok-blok beton. aliran air banjir dengan kekentalan rendah. Di bagian belakang diberi lubang dan dilengkapi dengan sekat. Aplikasi produknya beragam dari pengaliran dengan garis keliling hingga saluran pengalihan. Pada bagian depan dipasang gigi dengan tebal 8 cm dan tinggi 10 cm. Sekat dimaksudkan agar tidak terjadi pergeseran posisi blok beton arah horizontal.

maka dalam pemasangan blok-blok beton diberi celah. Armor tidak dapat berdiri sendiri-sendiri. salah satu besaran lain adalah tinggi rayapan. Salah satu fungsi dari penelitian di Puslitbang Sumber Daya Air adalah mencari jenis armor yang mempunyai harga KD yang besar. elevasi struktur akan makin rendah dan biaya yang diperlukan akan lebih murah. 2.6 KERUSAKAN DINDING PANTAI DAN PENANGGULANGANNYA Kegagalan pada sebuah dinding pantai dapat berupa gerusan (erosi) pada dasar dinding pantai akibat tidak terlindungi. pergeseran elemen bangunan pantai akibat 19 | P a g e . Ikatan antara blok yang satu dengan yang lain (interlocking) diperkuat dengan adanya gigi. sehingga sulit lepas. maka berat armor yang diperlukan makin ringan. salah satunya adalah blok beton bergigi. tinggi gelombang yang sama. Dari beberapa blok beton yang telah diuji coba. tinggi rayapan akan lebih tinggi dibandingkan dengan lapisan permeabel yang kasar. tetapi bekerja bersama-sama. Bidang celah diusahakan agar terjadi suatu proses aliran air yang masuk ke celah yang dapat mengurangi tinggi rayapan. makin besar harga KD. yang berarti lebih ekonomis. sehingga diperoleh unit armor yang ringan dan apabila memungkinkan dalam pelaksanaannya tidak menggunakan alat-alat berat. Selain berat armor.0. Makin rendah tinggi rayapan. Ikatan antar unit yang satu dengan yang lain tergantung dari jenis armor. Untuk mengurangi tinggi rayapan. Dari hasil penelitian diperoleh harga KD untuk blok beton bergigi ini adalah 4. Pada tembok yang kedap dan halus.

2011) Pada gambar 2.2 di atas dapat dilihat. terjangan gelombang. Gambar 2. akibat perencanaan yang kurang baik.2. Gambar 2. dan terjadi perbedaan elevasi pada muka air pada bagian muka dan belakang dinding pantai (Failure Mechanisms For Flood Defence Structures. Pulau Bali (Laporan Survei: Kerusakan Pantai dan Penanggulangannya. kegagalan gelinding akibat ikatan angker yang lemah (dinding pantai jenis turap). dinding pantai buis beton mengalami kegagalan gelinding yang menyebabkan dinding pantai tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Keadaan ini juga dapat membahayakan pemukiman setempat. Kegagalan gelinding pada Pantai Lebih.2 juga menunjukkan kemungkinan 20 | P a g e . Keadaan ini dapat mengakibatkan rusak atau runtuhnya bangunan. 2007). Perbedaan elevasi muka air laut di belakang dan di depan bangunan tersebut dapat menimbulkan kecepatan aliran cukup besar yang dapat menarik butiran tanah di belakang dan pada pondasi bangunan (piping).

atau  Membuat konstruksi yang dapat menahan terangkutnya butiran tanah/pasir. 21 | P a g e . Adapun penanggulangan yang dapat dilakukan apabila terjadi perbedaan elevasi muka air laut yaitu  Membuat elevasi puncak bangunan cukup tinggi sehingga tidak terjadi limpasan  Pada belakang bangunan dilindungi dengan lantai beton atau aspal dan dilengkapi dengan saluran drainase. kegagalan gelinding terjadi akibat lapisan pasir di belakang dinding pantai tersebut tidak mampu mengimbangi tekanan di muka bangunan akibat limpasan gelombang yang sangat besar. misalnya dengan menggunakan geotekstil yang berfungsi sebagai saringan. Penanggulangannya yaitu dengan membuat sebuah dinding pantai yang sesuai dengan fungsinya yaitu dapat menahan limpasan gelombang yang sangat besar sehingga dapat mencegah terjadinya gelinding.

yang terutama berfungsi sebagai pelindung pantai terhadap erosi dan limpasan gelombang (overtopping) ke darat. BAB III PENUTUP 3. Dalam perencanaannya tidak boleh asal-asalan agar tidak terjadi salah fungsi yang menyebabkan bangunan pantai yang dibangun tidak berfungsi sebagaimana mestinya. revetment dengan sisi tegak. Untuk 22 | P a g e . revetment dari tumpukan batu pecah. revetment dari tumpukan pipa (buis) beton. Adapun jenis-jenis dinding pantai yaitu dinding pantai beton. revetment dengan tumpukan bronjong. dinding pantai dari tumpukan beronjong dan dinding pantai (revetment). Berbagai kerusakan yang terjadi pada bangunan pantai terjadi karena adanya perbedaan elevasi muka air laut.1 KESIMPULAN Dinding pantai atau revetment adalah bangunan pantai yang memisahkan daratan dan perairan pantai. Revetment itu sendiri diklasifikasikan berdasarkan lokasi dan berdasarkan perlindungan alur arah horizontal. dinding pantai turap. revetment dengan turap baja. Ada berbagai bahan penyusun revetment antara lain revetment dari susunan blok beton. Perbedaan elevasi muka air laut di belakang dan di depan bangunan tersebut dapat menimbulkan kecepatan aliran cukup besar yang dapat menarik butiran tanah di belakang dan pada pondasi bangunan (piping). Keadaan ini yang menyebabkan munculnya berbagai penyebab kerusakan pada bangunan pantai seperti kegagalan guling dan erosi yang terjadi pada dasar dinding pantai. Bangunan pantai digunakan untuk melindungi pantai terhadap kerusakan karena serangan gelombang dan arus.

penanggulangannya. 23 | P a g e .2 SARAN Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui lebih jauh tentang penyebab terjadinya kerusakan (kegagalan) pada bangunan pantai sehingga penanggulangannya juga dapat dimaksimalkan. 3. misalnya dengan menggunakan geotekstil yang berfungsi sebagai saringan. dapat dilakukan dengan membuat konstruksi yang dapat menahan terangkutnya butiran tanah/pasir.