You are on page 1of 4

PEMBERSIH KACA GEDUNG DI BANDUNG

gradeshomecleaning.com/pembersih-kaca-gedung-pembersih-kaca-gedung-di-bandung-pembersih-kaca-gedung-bertingkat-pembersi

admin 1/12/2016

0856 240 298 36, pembersih kaca gedung, pembersih kaca gedung di bandung, pembersih kaca gedung
bertingkat, pembersih kaca gedung tinggi

Diperkirakan 2,3 juta pekerja yang berkaitan dengan ketinggian / konstruksi atau 65% dari industri jasa pekerja
di ketinggian akan menggunakan Gondola maupun Scaffolding secara terus menerus.

Dalam penelitian baru-baru ini oleh badan Study Internasional dalam hal keamanan kerja, 72% dari pekerja
yang mengalami kecelakaan pada gondola dan scaffolding disebabkan oleh terpeleset, menabrak ataupun
terjatuh oleh benda lain.

PENGETAHUAN DASAR GONDOLA

Gondola adalah:
Jenis Pesawat angkat yang digerakan dengan Motor (hoist) yang bertumpu kepada Arm / Beam serta memiliki
kapasitas beban beragam sesuai kondisi area dan kebutuhannya.
1/4
SPESIFIKASI

KAPASITAS BEBAN : 200 Kg

JANGKAUAN BEAM / ARM : 6 M

TINGGI ANGKAT : 125 M

PERGERAKAN VERTIKAL : Kecepatan 8 m / menit

WIREROPE : Diameter 10mm

Dasar Keselamatan Kerja pada Gondola:

1. Gondola jangan digunakan dalam kondisi cuaca yang buruk atau angin kencang yang dapat mengganggu
gerakan gondola

2. Semua Alat Pelindung Diri (APD) dan Safety Rope wajib dipakai pada saat operasional

3. Pada saat operasional jangan memasuki atau meninggalkan platform dengan cara yang tidak dianjurkan
seperti melalui jendela atau menggunakan tali baja kecuali dalam keadaan darurat

4. Setelah selesai digunakan, gondola diletakan di tempat yang terlindung yang biasanya sudah ditentukan dan
matikan aliran listrik

Dilarang Mengoperasikan Gondola bila:

1.Tidak mengerti fungsi masing-masing tombol / alat

2. Cuaca mendung , hujan dan malam hari

3. Tidak menggunakan sabuk pengaman

4. Melebihi dari kapasitas

5. Dengan menghentak-hentakan mesin

6. Ada sesuatu kelainan dari suara / gerakan / bentuk agar beritahu pada bagian teknisi

PENGETAHUAN DASAR SCAFFOLDING

Rancang bangun scaffolding harus mengacu pada :

Kekuatan, stabilitas dan kekokohan rangka penguat
Penanganan pekerjaan yang biasanya menggunakan scaffolding
Keselamatan kerja pekerja sewaktu

1. Pemasangan, perubahan dan pembongkaran scaffolding

2. Menggunakan scaffolding

3. Berada disekitar berdirinya scaffolding
2/4
Scaffolding adalah:

Alat bantu kerja di ketinggian berupa rangkaian - rangkaian yang dipasangkan sementara dengan terkunci dan
aman sesuai bentuk serta jenisnya.

> Kokoh

> Stabil

> Aman

Tube and Coupler

Tube and coupler adalah jenis scaffolding yang dirangkai menggunakan pipa galvanis dan dikunci dengan
menggunakan klem, bahan baku mudah didapat dan banyak digunakan pada pekerjaan pembangunan atau
perbaikan, yang membutuhkan waktu pemakaian cukup lama

Alat-alatnya adalah:

Tube (pipa)
Coupler (klem)
Rachet (kunci pass)
Water pass (alat ukur keseimbangan)

Frame or Fabricated

Scaffolding Frame or Fabricate banyak digunakan sebagai alat bantu kerja dikarenakan dapat digunakan dalam
berbagai hal, hemat dan mudah digunakan. Digunakan sebagai alat bantu pekerjaan perbaikan dengan waktu
yang tidak terlalu lama.

Alat – alatnya adalah:

Main frame
Adjustable base
Base plate
Castor
Cross brace
Join
Platform
Outrigger / stabiliser

Mobile

Scaffolding jenis ini yaitu frame scaffold diberi roda, disain ini sangat memudahkan untuk digerakan dan sangat
cocok dengan pekerjaan pengecatan serta pembersihan karena frekkuensi perpindahan sangat tinggi.

Pump Jack

Pump jacks di disain dengan bentuk yang permanen dan dapat digerakan naik turun nya dengan menggunakan
pompa seperti dongrak. Scaffolding jenis ini berada pada area yang secara rutin di treatment.

3/4
Ladder Jack

Ladder jack scaffolding adalah jenis alat bantu kerja sederhana (simple) yang bersandar pada kekuatan tangga
dengan kapasitas pekerjaan ringan karena bentuk yang mudah dibuat serta biaya yang sangat murah.
Pekerjaan yang dapat dilakukan sebatas penggantian material yang sifatnya buka pasang dengan cepat.

Pole or Wood Pole

Pole Scaffold adalah tipe scaffolding yang seluruh rangka serta landasan kerjanya terbuat dari kayu.

Pole scafold merupakan konstruksi gaya lama dan tidak mudah digunakan kembali karena pengikat antar pole
menggunakan paku.

Specialty and Other Scaffolds

Specialty Scaffold dibangun sesuai dengan kondisi area / material yang akan dikerjakan. Kondisi ini sering
terjadi di area factory bagian dalam.

Teknik Pemasangan Scaffolding:

1. Pasang Alat Pelindung Diri (APD); helm, full body harnezt & safety shoes.
2. Dirikan scaffolding secara sempurna

pasang seluruh frame
gunakan alas (base plate) pada landasan lunak
pasang stabilizer (outrigger) dengan jarak antara dasar stabilizer dengan dasar scaffolding adalah 1/3
tinggi scaffolding
jika diperlukan pasang juga tie back (penguat ikatan)
pastikan seluruh rangkaian terkunci

3. Pasang tali pengaman untuk dikaitkan pada tubuh operator

Yang Harus Diperhatikan pada Scaffolding:

1. Saat Penggunaan

Hati-hati dengan kondisi angin kencang
Dilarang menggunakan alat tambahan, seperti; kawat, kayu, dan lain lain
Dilarang menaiki scaffolding dari sisi luar
Pemasangan dan pembongkaran harus dilakukan 2 orang

1. Saat Dipindahkan atau Digerakan

Tinggi maksimal 3 unit
Hanya menggunakan tenaga manusia / manual
Ketika berpindah, pastikan tidak tersangkut aliran listrik
Tidak boleh ada orang maupun alat kerja di atas tower
Pastikan landasan / dasar lantai rata

4/4