You are on page 1of 2

Abstrak

Hepatitis B merupakan masalah kesehatan global yang mempunyai tingkat


morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Di seluruh dunia diperkirakan 2 miliar
penduduk terinfeksi dengan virus hepatitis B (VHB) dan kira-kira 350 juta orang
penduduk mengidap infeksi kronis. Infeksi VHB sangat berbahaya karena dapat
menimbulkan beberapa komplikasi yaitu hepatitis B kronis, sirosis hati, dan
kanker hati. Oleh itu, langkah pencegahan penyakit ini amat penting. Salah satu
langkah pencegahan adalah dengan melakukan tindakan imunisasi hepatitis B
terutama bagi mereka yang beresiko tinggi seperti perawat.

Tujuan Penelitian adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan


tentang penyakit hepatitis B dengan tindakan melakukan imunisasi pada perawat
di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUPHAM), Medan Tahun
2011. Desain penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif analitik. Populasi pada
penelitian ini adalah seluruh perawat yang berkerja di ruang rawat inap
RSUPHAM dengan besar sampel sebanyak 80 orang yang diambil dengan tehnik
random sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Jun sampai dengan Juli 2011.
Teknik pengumpulan data yang telah digunakan adalah dengan cara penyebaran
angket, yaitu pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada perawat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan perawat tentang


hepatitis B adalah cukup sebanyak 50 orang (62.5%). Tindakan perawat yang
melakukan imunisasi adalah sebanyak 61 orang (76.3%). Dari hasil uji statistik
diketahui ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tindakan perawat
dalam melakukan imunisasi hepatitis B (p=0.008).

Disarankan kepada pihak RSUPHAM untuk lebih meningkatkan


pengetahuan para perawat dan juga seluruh pegawainya tentang masalah
kesehatan yang lain, agar mereka mempunyai tindakan yang lebih baik terutama
dalam pencegahan penyakit, karena orang-orang yang bekerja di rumah sakit
mempunyai resiko untuk tertular infeksi nosokomial.

Kata kunci: Imunisasi hepatitis B (booster), perawat, pengetahuan, tindakan.

Universitas Sumatera Utara


Abstract

Hepatitis B is a worldwide health problem that shows high level of


morbidity and mortality. Throughout the world, it is approximately calculated that
almost 2 billions people infected with hepatitis B Virus (HBV) and an estimated
350 millions people suffer from chronic infections. Hepatitis B is very dangerous
because it is a silent infection that can infect people without them knowing it.
HBV infection may lead to chronic Hepatitis B, Liver Cirrhosis and liver cancer.
One of the preventive measure it to execute the Hepatitis B immunization,
especially for those who were often exposed to infection such as nurses and
doctors.

The goal of the experiment is to evaluate the interconnection between the


knowledge about hepatitis B immunization and the action of those nurses at
Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUPHAM), in Medan, year 2011.
The form of debate conducted is descriptive analytic. 80 randomly chosen nurses
who work there were asked to participate in this study. The experiment was held
fron June to July 2011 and all those data were collected through questionnaire.

The obtained results showed that the level of knowledge among 50


(62.5%) of the 80 participated nurses on Hepatitis B were quite impressive. For as
much as 61 (76.3%) nurses received their immunization. From the completion of
the stastitical tests, it is know that the relationship between the level of knowledge
with the number of nurses that took the Hepatitis B shot do exists. (p=0.008)

It is recommended to the RSUPHAM to further enhance the knowledge of


nurses and also the entire staff of other healthproblems, so they have a
better action, especially in disease prevention, because the people who work in
hospitals are at riskfor contracting nosocomial infections.

Key Words : Hepatitis B immunization (booster), nurses, knowledges, action.