You are on page 1of 13

SOAL BIMBINGAN CIA e.

Uji hipotesis
METODOLOGI PENELITIAN
3. Seorang dokter ingin mengetahui
1. Dalam 1 kecamatan ada 2 SMP yang pengaruh pemberian Zn, Fe, dan Fe +
dibandingkan bagaimana pengaruh Zn terhadap kadar Hb. Utk mengetahui
makanan cepat saji kelompok SMP A efek tersebut, digunakan indikator
dan SMP B diukur tingkat kadar peningkatan kadar Hb pada darah. Uji
kolesterol . uji penelitian yang sesuai hipotesis yang tepat menggunakan?
dengan penelitian ini?
a. Chi square a.Anova
b. T test
c. ANOVA b. Chi square
d. uji korelasi
e. uji regresi c. T-test tdk berpasangan

d. Pair T-test
2. Di tahun 2016, dr. Frank martin
mencoba melihat apakah ada e.. Korelasi pearson
hubungan antara jumlah kalori yang
dikonsumsi selama pasien dirawat di 4.Seorang dokter yang bertugas di PKM
rumah sakit dengan waktu pulang A, melihat banyak pasien datang dengan
pasien (hospital discharge). Untuk keluhan nyeri kepala. Hal ini
mewujudkan penelitian tersebut, kemungkinan karena banyak
dokter melakukan analisis terhadap mengkonsumsi makanan yang
rekam medis di rumah sakit tersebut mengandung formalin. Dokter tersebut
dan mengikuti 100 pasien selama ingin melakukan penelitian tentang
tahun 2012 selama 30 hari di Rumah hubungan sebab akibat nyeri kepala
sakit. Metode penelitian yang terhadap banyak mengkonsumsi
dilakukan dalam kasus diatas adalah makanan yang mengandung formalin
dalam waktu yang tidak lama. Desain
a.Kohort
penelitian yang digunakan adalah...
b. Kohort retroprektif a. Cohort
c. Cross sectional b. Case control
d. Uji analitik

Deskriptif melihat hubungan rata-rata kejadian 5. Convenience sampling 7. Seorang peneliti bermaksud diare dengan penggunaan masing- mengadakan penelitian tentang korelasi masing sumber air. Pada sebuah kelompok mahasiswa penggunaan sumber air di wilayah kesehatan masyarakat yang terdiri dari kerjanya. Pearson c. 1 kali pengambilan sampel yang sesuai adalah? b. pada tanggal 28 juni terdapat 5 Penelitian akan dilakukan di seluruh kasus influenza. Dokter ingin e. Uji logistic d. Seorang dokter ingin mengetahui prevalensi disfungsi ereksi pada laki-laki 6. Cluster random sampling e.dokter N di puskesmas ingin meneliti hubungan penyakit diare dengan 9. c. Maka berapa populasi dan keterbatasan waktu dan prevalensi kasus influenza pada tanggal tenaga maka akan digunakan teknik- 30 juni teknik pengambilan sampel. Cross sectional menggunakan sumur. 4 kali b. Sebuah puskesmas membawahi 1000 menikah dalam rentang usia produktif. Kejadian diare akan antara berat badan lahir (gram) dengan dilaporkan dalam jumlah kejadian diare konsumsi es krim pada trimester ke-3. Korelasi spearman b. Uji T e. Clinical trial menggunakan PDAM. Korelasipearson d. 2 kali c. 5 kali c. karena banyaknya menjadi 10 kasus influenza. Teknik a. Didapatkan ada warga 60% mahasiswa pria dan 40% mahasiswa . Consecutive sampling e. dan ada pula d. orang. Apa jenis pengujian Apakah metoda statistik yang paling yang tepat untuk penelitian tersebut? sesuai? a. Anova 8. 3 kali a. Regresi e. Systematic random sampling d. Sperman b. dua hari kemudian kabupaten Jawa Timur. Uji T a. per satuan waktu. Simple random sampling d. Ujiregresi c.

Apakah teknik pengambilan sampel c.Ordinal yang paling sesuai? . Dari terjadi atau tidak terjadi. Sampel diambil mempelajari angka kejadian kanker paru dengan tidak secara acak namun dengan dengan faktor risiko merokok pada tahun menggenapkan hinggal jumlah sampel 2016 dalam suatu populasi. Snowball sampling a. Dari tiap-tiap kabupaten ini diambil a. Metode sampling yang hasil berikut : digunakan dokter ini disebut? Kanker paru a. Alim ingin melihat hubungan 12. (32x23) : (65x176) c. (32x176) : (65x23) 10. Survey kesehatan rumah tangga yang antara tingkat keparahan proteinuria pada dilakukan oleh DEPKES RI terhadapa kondisi preeklamsia dengan munculnya penyakit infeksi saluran kemih dilakukan eklamsia pada trimester ketiga kehamilan. Tn. Purposive sampling Merokok 32 Tidak Merokok 23 Berapakah odds ratio yang diperoleh b. (32x176) : (176x65) d.Kategorik sampel 50% dari jumlah kecamatan yang b. Didapatkan cukup. (+). (176x23) : (65x32) d. seorang dokter ingin meniliti d. Nominal ada. Quota sampling berdasarkan tabel diatas ? c.perempuan. (+ 20 provinsi yang dianggap mewakili ++) sedangkan eklamsi dinyatakan dalam: seluruh penduduk indonesia. dengan mengambil sampel penelitian dari Protein dinyatakan dalam (-). Dalam suatu penelitian untuk dan 2 orang laki-laki.Dikotom mahasiswa tersebut sebanyak 10 orang dengan pembagian 8 orang perempuan 11. Jenis variabel masing-masing provinsi diambil sampel protein uria diatas di golongkan jenis 30% dari jumlah kabupaten dan kota yang variabel apakah? ada. Stratified random sampling b.Numerik dengan mengambil sampel dari e. Systematic random sampling e. (32x23) : (65x176) e. (++).

Simple random sampling Dosis obat x lebih menyembuhkan b. Convenience sampling pada penelitian tersebut? a. K ingin menghubungakan antara konsumsi komi dan juga tingak stress mahasiswa. Ada hubungan antara dosis x dan y case control untuk melihat hubungan dengan angka kesembuhan asfiksia dengan gangguan belajar. dari iklan tersebut diambil dengan terdapat 160 anak dengan riwayat ibu sample. data . K membuat iklan di media 15. Stratified random sampling e. Berapakah odd’s ratio d. kontrolnya adalah 200 anak normal dan ternyata 80 di antara anak a. Teknik sampling apa yang terkena rubella saat mengandung anak digunakan? tersebut. 40 x 200 / 120 x 200 14. a. Untuk mengumpulkan sample. Tn. Peneliti ingin meneliti suatu obat dengan dosis x dan y. Semua yang menghubungi Tn. Cluster random sampling tersebut mempunyai riwayat ibu terkena c.peneliti b. 160 x 200 / 80 x 200 dosis obat y. Tn. Systemamtic random sampling Diteliti obat dengan dosis x dan y dengan angka kesembuhan 13.Hipotesisnya bagaimana? e. 160 x 80 / 40 x 120 mengharapkan obat dengan dosis x c. Penelitian case control dilakukan pada sosial. Stratified random sampling c. Systematic random sampling b. Hubungan obat dengan dosis x kesembuhannya lebih tinggi dari pada dosis y 16. Simple random sampling rubella saat hamil. Multi-stage random sampling Dosis obat y kesembuhannya lebih rendah d. 160 x 120 / 80 x 40 kesembuhannya lebih tinggi dari pada d. K 200 anak penderita katarak kongenital. 160 x 40 / 80 x 120 a. Seorang dokter melakukan penelitian b. Cluster random sampling e.

Ordinal dan ratio dinyatakan menjadi: terjadi atau tidak c. Jenis variabel proteinuri diatas bias yang bisa muncul adalah . Potong lintang c. (+). (+ a. Jenis terjadi. uji.. chi square d. uji t dependen c. Cohort d. indicator peningkatan kadar hemoglobin kelompok orang yang merokok dan pada darah. digunakan dalam penelitian ini adalah Proteinuria dinyatakan dalam (-). a. Kategorikal b. Dikotom 19. tergolong jenis variabel apakah? a. dan Fe-Zn melakukan penelitian untuk mencari terhadap kadar hemoglobin. Seorang mahasiswa kedokteran pengaruh pemberian Zn. Case control e. Peneliti ingin membandingkan hubungan antara penderita PPOK 18. Surveilance bias b. uji korelasi pearson b. Deskriptif e.untuk mengetahui normalitas kelompok orang yang tidak merokok.. subyek mengetahui efek tersebut. Ordinal dan nominal +). Ordinal d..hanya dari ingatan ibu. Seorang dokter ingin mengetahui 17. Prosedural bias c. Tn D ingin melihat hubungan antara (menderita dan tidak menderita) tingkat keparahan proteinuria pada dihubungkan dengan asap merokok kondisi preeklampsia dengan munculnya (merokok dan tidak merokok). Untuk hubungan merokok dengan DM. Nominal c. Compliance bias e. Numerik e. Fe. RCT 20. Keduanya skala ordinal e. (+++) sedangkan eklampsia b.t berpasangan a. Recall bias a. Nominal dan interval . Keduanya skala nominal d. Detection bias d. kadar hemoglobin digunakan uji ? Kedua kelompok diikuti dalam 30 tahun.tidak ada. annova Desain penelitian apa yang sesuai? b. digunakan penelitian di bagi kedalam 2 kelompok. Skala yang eklampsia pada trimester 3 kehamilan.

(40/62140) x100% e. ternyata ada 40 dan 30 orang sehat dengan usia dan jenis diantara anak tersebut mempunyai kelamin yang sama rata akan mengikuti riwayat ibu terkena toxoplasma saat hamil studi ini. Berapakah odds ratio pada tentang penggunaan telepon selulernya. BBLR dan normal. 4/3 b.Seorang dokter ingin melakukan penelitian hubungan BBLR dan BMI ibu Klinis (+) Klinis (-) sebelum hamil. Chi kuadrat b. One way annova a.140) x100% . (112/152) x100% d. T-test c. Suatu penelitian kasus kontrol dilakukan terhadap 100 anak yang 23. 4/9 kejadian tumor otak. Koefisien Kontangensi e.100/82. Pada 100 anak orang dengan glioblastoma multiformis kelompok kontrol. b.100/82. Population Attributed Risk 22. 2/3 a. Positif 112 886 kategori. 3/2 d.. (82. BBLR dibagimenjadi 2 Lab. 9/4 digubakan untuk menilai rationya? c. Uji Jumlah 152 82.986 apa yang digunakan? Nilai spesifisitas skrining Ca serviks a. Dilakukan suatu penelitian uji diasnostik/ skrining kanker serviks dengan hasil sebagai berikut 24.100 dibagimenjadi normal dan abnormal. (82. Tiga puluh saat kehamilan trimester 1. penelitian ini? kemudian dibandingkan dengan risiko a.. BMI Lab. Wilcoxon adalah . Regresi Linier c. Metode apa yang b. Ratio Prevalensi d. (112/998) x100% e. Ratio Odds e. Terdapat 60 anak risiko kejadian tumor otak dengan dengan riwayat ibu terkena toxoplasmosis penggunaaan telepon seluler. Negatif 40 82. Mereka akan diwawancarai trimester 1. Relative Risk c. Sebuah studi observasional tentang menderita hidrosefalus. d.986) x100% 21.

3% normal dan BBLR. Referral bias A dengan jumlah 5000 jiwa. Peneliti memilih sampel untuk karsinoma mammae mengumpulkan data kasus di rumah sakit dan kontrolnya di 150 wanita usia subur (WUS) yang masyarakat. a. Uji statistik yang c. Chi kuadrat 26. Prevalence-incidence bias 25. Wilcoxo case-control untuk mengetahui hubungan antara gangguan belajar (learning disorder) pada anak-anak usia sekolah 28. Seorang peneliti melakukan studi d. T-test tidak berpasangan b. 2% badan bayi dibagi menjadi kelompok b. terdapat 50 orang yang mengalami 27. terdiri atas d. Seorang dokter yang bertugas di PKM c. 6% a. Apakah bias yang paling sebanyak 15 orang. Berapakah angka prevalensi kasus kelompok normal dan abnormal. 4% d. Dua hari kemudian terdapat 50 hubungan antara BMI ibu dengan berat orang lagi yang mengalami penyakit yang badan bayi. Pada tanggal 28 Juli 2015. Suatu penelitian untuk menetahui dasar dengan riwayat asfiksia pada waktu pengaruh pil KB terhadap terjadinya lahir. Differential loss to follow-up bias 2000 orang perempuan dan 3000 orang laki-laki. Dilakukan penelitian untuk melihat influenza. Berapakan insiden mungkin terjadi? . BMI ibu dibagi menjadi sama. Non-response bias e. Pada WUS yang minum pil KB usia SD) sehingga proporsi riwayat menderita karsinoma mamae sebanyak 30 asfiksia di masyarakat berbeda dengan di orang. WUS yang tidak minum pil KB rumah sakit. Ternyata di masyarakat minum pil KB dan 300 WUS yang tidak banyak kasus asfiksia berat yang tidak minum pil KB yang diikuti selama 10 berumur panjang (meninggal sebelum tahun. 5% digunakan dalam penelitian ini adalah? e. T-test berpasangan c. berat tersebut? a. ANOVA e. Self-selection bias b.

relative riks d. Insiden a. prevalens c. Seorang dokter kedatangan pasien yang bekerja di pabrik rokok dengan 30. Dokter ingin siswa yang menderita gastritis dan siswa melakukan penelitian untuk mengetahui yang tidak gastritis akan di cari faktor hubungan gangguan faal paru dengan . Untuk menegakkan makan. Hasil laboratorium menunjukan diagnosis dokter memeriksakan IgM adanya E. 25 orang tidak rumah sakit. 1. muntah. Beberapa jam setelah berlangsunya 29. 6. 15 % d.000 orang.coli. Cross sectional wilayah itu adalah 520. 3.karsinoma mamae pada WUS yang resiko kejadian gastritis. dari anamnesis didapatkan demam sejak 3 hari sebelum masuk 100 orang makan pecal. nilai akhir uji statistik e.25% e.125% e. Case control d. sedang bekerja di puskesmas kapuk.175% b. 61. Sedangkan populasi kapuk ada 320. odds ratio b. 30 % 31. Pada suatu penelitian dengan sample gangguan faal paru.66 % c. 0.625% c.3175% 32. Cohort Berapa pretest probability dari kasus c. Case report a. b. Ia 125 orang berobat ke puskemas karena sedang memeriksa pasien dengan keluhan diare. 20 % e. Dokter marko adalah dokter yang perpisahan SMP yang dihadiri 150 orang. 5% b. 6. Dari data RISKESDAS tersebut untuk menilai hubungan antara pajanan dikeahui bahwa di puskesmas kapuk dan penyakit tersebut adalah? tersebut prevalensi dari demam dengue di a. Deskriptif tersebut ? d. penelitian yang cocok dengue. para meter yang minum pil KB? di nilai pada penelitian ini adalah ? a.

Dalam suatu penelitian untuk a. Didapatkan hasil sebagai berikut: Kanker Paru Tidak kanker paru 34. Dari 82 orang yang tidak tuberkulosis yang a. Sekitar 89% dengan faktor risiko merokok pada tahun d.polusi tembakau. kemudian administratif dengan pegawai produksi mengambil 30% dari kabupaten di yang terkena polusi tembakau. Cluster random sampling e Observasi c. dan 10% dari penelitian yang digunakan adalah : tiap-tiap kecamatan. Sekitar 86% mempelajari angka kejadian kanker paru c. 35 termsauk desain penelitian intervensional dari orang tersebut dianggap memiliki adalah ? antibodi K yang positif. Dokter K ingin melakukan uji e. Dokter melakukan dengan membagi wilayah Indonesia perbandingan antara pegawai berdasarkan provinsi. Metode masing-masing provinsi. Simple random sampling d. Stratified random sampling 33. Dinas kesehatan ingin mengadakan Merokok 32 65 penelitian tentang angka kejadian ISK di Tidak merokok 23 176 Indonesia. Sekitar 92% e. Pengambilan sampel dilakukan . Jenis sampling apa a Kohort yang digunakan? b Potong lintang a. Berapa spesifisitas dari hasil penelitian ini? 36. Case control b. Dari pemeriksaan ini didapatkan ada 40 35. Meta analisis orang yang positif peeriksaan tes d. Desain penelitian dibawah ini yang orang yang menderita tuberkulosis. Systemic random sampling c Studi kasus d Kasus control b. Laporan kasus e. Cohort antibosinya. Sekitar 96% 2016 dalam suatu populasi. Uji klinis berpartisipasi dalam penelitian ini ada 3 c. Convenience sampling spesivisitas alat diagnostik baru tuberkulosis yang bernama antibodi K. Sekitar 83 % b.

Kohort prospektif a.Berapakah prevalen risk yang diperoleh Skala yang digunakan dalam penelitian berdasarkan tabel diatas? ini adalah a. Peneliti ingin membandingkan mengadakan penelitian tentang korelasi hubungan antara penderita TB (menderita antara berat badan lahir (gram) dengan dan tidak menderita) dihubungkan dengan konsumsi es krim pada trimester ke-3. 32/(32+23) : 65/(65+176) c. Cross sectional c. Apakah metoda statistik yang palingsesuai? . Analitik d. 50. Seorang peneliti bermaksud 38. cross sectional d. Case control b. (32x23) : (65x176) e.A ingin mengetahui hubungan depresi dengan insomnia disebuah panti wreda. Pada kelompok itu digolongkan pula yang penelitian ini dia menggunakan 4 dosis mengalami insomnia dan yang tidak vancomycin : 25. elsperimental e. (32x176) : (65x23) 39. case control c. kohort prospektif b. Ordinal dan nominal b. 65/(176+23) : 32/(65+32) e.N tersebut ? a. Nominal dan interval d. Apa desain desain penelitian yang dilakukan oleh penelitian yang sebaiknya? Tn. Ordinal dan ratio b. apa mengalami insomnia. Tn. dan di antara 2 tingkat kesitasan sepsis pada mencit. kohort retrospektif 40. Nonong akan melakukian yang masuk kriteria inklusi jadi sampel. 32/(32+176) : 32 /(176+65) a. 75. Dr. Kohort respektif e. Dokter menjadikan penghuni panti 37. 100 mg. merokok (merokok dan tidak merokok). penelitian yang mencoba melihat Dokter membagi menjadi depresi dan hubungan antara pemberian antibiotik dan yang tidak depresi. Keduanya skala nominal d. Keduanya skala ordinal c.

Prevalence rate HIV dengan keberhasilan terapi dilihat dari nilai CD4 sebelum terapi dan 3 bulan 44. Dari hasil sensitifitas dan a. Jenis data e. Resiko relatif d. Do kter ingin mendapatkan data kasus diatas? baru DBD. Dokter mengumpulkan data a. Angka epidemiologi d. Prevalence c. a. Kruskal willis yang digunakan ? e. Pa da sebuah penelitian tentang DM terikat nominal. Seorang dokter ingin menilai d. Berapakah nett sensitivity pada penelitian 43. Se orang dokter ingin mengetahui setelah terapi uji hipotesis apa? tentang penyakit TB antara yang memiliki faktor resiko dan tanpa faktor resiko. Regresi d. Chi Square didapatkan sensitifitas dan spesifitas e. ANOVA one way Pencarian data dilakukan dalam waktu b. Korelasi Spearman spesifitas alat GDS didapatkan 70% dan b. Kemudian penelitian selanjutnya d. ANOVA berpasangan yang bersamaan. T sampel bebas 80%. Odd ratio 42. Data yang c. Sperman dari dokter praktek dan sarana kesehatan b. Attack rate 41. Angka prevalensi mencari hubungan antara perilaku e. Wilcoxon didapatkan naik menjadi 90% dan 90%. Korelasi Pearson c. 82% . Variabel bebas dan 45. a. Prevalence ratio b. whitmann c. Perbandingan insidens rate mencuci tangan sebelum makan dan potong kuku dengan angka kejadian kecacingan pada anak.000 orang dengan digunakan? prevalensi 5%. Incidence b. Anova yang didapatkan dokter disebut ? a. Pearson di wilayah kerjanya. Uji apa yang tepat di dapatkan sample 10.16%. Incidence rate hubungan faktor sosial ekonomi pasien e. Do kter akan melakukan penelitian c. Uji T didapaatkan adalah 0. T-berpasangan a.

Variabel untuk tingkat d. 76% berapa kali ia merokok di satu ruangan. c. Validasi isi b.b. yakni asap payudara adalah 70 orang dan 5 di mainstream dan asap secondstream. Angka kematian penduduk a. Dari literatur diketahui kematian karena kasus baru kanker ada dua jenis asap rokok. 55 per 1000 tapi dari literatur lain menyebutkan paparan asap rokok dapat diukur dengan . 25 per 1000 b. Rasional Pemerintah ingin mengadakan screening d. Tidak dapat dihitung e. 73% e.000 penduduk Desa penelitian yang cocok untuk tingkat Margomulyo. 80% menghitung jumlah perkokok dan jumlah c. Validasi muka antara tingkat pendidikan dan pemberian c. Validasi konkruen e. Pe neliti ingin meneliti pengaruh kanker payudara. 45 per 1000 ruangan pabrik dengan alat elektronik. d. Angka karyawan pabrik. Validasi perspektif pendidikan adalah rendah sedang tinggi.500 orang. 63% Kemudian peneliti memilih menggunakan alat elektronik dalam penelitiannya. Ordinal e. Validasi konstruk ASI ekslusif. 175 di antaranya adalah paparan asap rokok dengan kondisi sakit laki-laki. Nominal penderita kanker payudara dan didapatkan 325 penduduk menderita 47. Crude Mortality Rate secondstream memiliki bahaya 2x lipat sebesar? dibanding asap mainstream. 55% berjenis kelamin pendidikan adalah? perempuan. Interval pada Juni 2015 adalah 3. Numerik b. Skala 48. 35 per 1000 berencana mengukur kadar racun asap di c. dan 150 perempuan. d. Validasi apakah yang ingin ditegakkan 46. Peneliti a. Seorang dokter puskesmas ingin oleh peneliti? melakukan penelitian tentang hubungan a. Sedqangkan untuk ASI esklusif adalah menyusui dan tidak menyusui. Asap antaranya laki-laki. Dari 350.

Menggunaka 10 20 175 di antaranya adalah laki-laki. Angka Relative risk pada kasus ini adalah. Angka kematian karena kasus menggunakan baru kanker payudara adalah 70 orang helm dan 5 di antaranya laki-laki. penduduk pada Juni 2015 adalah 3.5 a. Pada sebuah penelitian mengenai Margomulyo. 2.000 penduduk Desa 50. 0.. 1 e. 8 d. 4 c. Angka kematian terjadinya kecelakaan. 2 b. 0. Da ri 350.. kematian akibat kanker payudara adalah? a.2% b. Tidak dapat disimpulkan .49. dan 150 n helm Tidak 40 20 perempuan. 55% berjenis kelamin hubungan penggunaan helm dengan perempuan.0% c. 20% d. 0.02% e. Pemerintah ingin mengadakan Mengalami Tidak screening penderita kecelakaan Mengalami kanker payudara dan didapatkan 325 kecelakaan penduduk menderita kanker payudara.500 didapatkan data sebagai berikut: orang.