You are on page 1of 3

PEMERINTAH KABUPATEN BONDOWOSO

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS SEMPOL
Jl. Raya Kawah Ijen No. 01 ( Telp. 08113511431 )
Sempol
BONDOWOSO

KERANGKA ACUAN
PERTEMUAN PENYUSUNAN PTP

I. PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
Perencanaan Tingkat Puskesmas ( PTP) merupakan suatu proses kegiatan yang
sistematis untuk menyusun atau mempersiapkan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh
Puskesmas pada tahun berikutnya, dan untuk meningkatkan cakupan dan mutu pelayanan
kepada masyarakat dalam upaya mengatasi masalah- masalah kesehatan setempat.
Perencanaan Tingkat Puskesmas ( PTP ) juga merupakan inti kegiatan manajemen
Puskesmas, karena semua kegiatan manajemen diatur dan diarahkan oleh Perencanaan.
Semua aktivitas personalia dan organisasi Puskesmas diawasi, dipantau, dan
dibimbing agar aktivitas tetap berjalan sesuai tujuan dan target kinerja Puskesmas (fungsi
pengawasan dan pengendalian). Akhirnya dilakukan penilaian untuk mengetahui dan
menganalisis kinerja pegawai dan organisasi Puskesmas. Penilaian meliputi masukan, proses
transformasi/konversi yaitu pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen dan pelaksanaan program
dan kegiatan, serta pelayanan kesehatan Puskesmas.
Perencanaan tingkat puskesmas disusun untuk mengatasi masalah kesehatan yang
ada di wilayah kerja Puskesma Sempol, baik upaya kesehatan wajib, upaya kesehatan
pengembangan, maupun upaya kesehatan penunjang. Perencanaan ini disusun untuk
kebutuhan satu tahun agar puskesmas mampu melaksanakannya secara efisien, efektif, dan
dapat dipertanggung jawabkan.
.
1.2 TUJUAN
1.2.1 Tujuan Umum
Meningkatnya kemampuan manajemen Puskesmas dalam mengelola kegiatan –
kegiatannya dalam upaya peningkatan fungsi Puskesmas sebagai pusat pengembangan,
pembinaan, dan pelaksanaan upaya kesehatan di wilayah kerjanya.
1.2.2 Tujuan Khusus
a. Tersusunnya rencana kegiatan Puskesmas tahun 2015.
b. Tersusunnya hasil kegiatan tahun sebelumnya.
c. Mengetahui sasaran dan target kegiatan yang harus dicapai tahun 2015.
d. Mengetahui hambatan, tantangan dan factor pendorong pencapaian kegiatan.

13.6 LUARAN a. 2. b. d. tantangan dan factor pendorong pencapaian kegiatan. Dengan semakin meningkatnya kesadaran dan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan serta tren otonomi daerah. Diketahuinya hambatan. maka perlu diperhatikan factor : a.8 PENCATATAN. b. PELAKSANAAN 2. c.7 EVALUASI Perencanan Tingkat Puskesmas yang telah dilakukan cukup memadai. PELAPORAN.1 SASARAN Tim Manajemen dan Pemegang Program di Puskesmas Sempol 2.4 TEMPAT DAN WAKTU 09.00 .5 PEMBIAYAAN Oprasional Puskesmas 2. Disusunnya rencana kegiatan Puskesmas tahun 2015. DAN EVALUASI KEGIATAN Notulen III . Keterlibatan masyarakat yang lebih luas dalam perencanaan kegiatan Puskesmas. Disusunnya hasil kegiatan tahun sebelumnya.3 MEDIA Komputer dan ATK 2. Perencanaan jenis program/ pelayanan kesehatan yang lebih berorientasi pada kebutuhan masyarakat dibanding provider.00 di Puskesmas Sempol Awal Tahun 2015 2.II. Diketahuinya sasaran dan target kegiatan yang harus dicapai tahun 2014.2 METODE Merencanakan dan Pengumpulan Data 2. 2.

Diharapkan laporan Perencanaan Tingkat Puskesmas ini bermanfaat dan dapat membantu Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dalam melaksanakan pengembangan. diharapkan agar kualitas dan efektivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas meningkat. untuk itu saran perbaikan dan penyempurnaan laporan kerangka Acuan Kegiatan ini kami harapkan dari berbagai pihak yang terkait dengan Puskesmas demi peningkatan pelayanan di puskesmas kami. PENUTUP Laporan Perencanaan Tingkat Puskesmas ini merupakan hasil pencapain Puskesmas Sempol tahun 2014 dan Perencanaan Tingkat Puskesmas untuk tahun 2015 yang diharapkan dapat menjadi acuan untuk mengevaluasi dan mengembangkan Puskesmas secara menyeluruh dan terpadu. Namun demikian tentu masih terdapat kekurangan dan kekeliruan dalam penyusunan ini. . Penyusunan buku laporan Perencanaan Tingkat Puskesmas ini telah diusahakan dengan sebaik-baiknya. Pada akhirnya. Laporan Perencanaan Tinkat Puskesmas ini juga merupakan acuan Kabupaten/Kota dalam mengembangkan kebijakan operasional setempat sesuai dengan kondisi dan situasi daerah masing-masing. pembinaan dan pengawasan secara rutin terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Puskesmas Sempol. Selain itu juga untuk mengetahui kemampuan dari kinerja puskesmas itu sendiri maka pola pembinaanlah yang merupakan suatu alat atau sarana yang bisa membantu pencapaian tiap Program dalam mengembangkan dan meningkakan kinerjanya.