You are on page 1of 5

BAB II

TINJAUAN TEORITIS

A; Definisi DM

Diabetes mellitus (DM) adalah suatu penyakit degeneratif dimana kadar
glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat
melepaskan atau menggunakan insulin secara cukup. Insulin adalah hormon yang
dilepaskan oleh pankreas, yang bertanggungjawab dalam mempertahankan kadar
gula darah yang normal. Insulin memasukkan gula ke dalam sel sehingga bisa
menghasilkan energi atau disimpan sebagai cadangan energi. Kadar gula darah
sepanjang hari bervariasi dimana akan meningkat setelah makan dan kembali
normal dalam waktu 2 jam. Kadar gula darah yang normal pada pagi hari setelah
malam sebelumnya berpuasa adalah 70-110 mg/dL darah. Kadar gula darah
biasanya kurang dari 120-140 mg/dL pada 2 jam setelah makan atau minum cairan
yang mengandung gula maupun karbohidrat lainnya. Kadar gula darah yang
normal cenderung meningkat secara ringan tetapi progresif (bertahap) setelah usia
50 tahun, terutama pada orang-orang yang tidak aktif bergerak. Peningkatan kadar
gula darah setelah makan atau minum merangsang pankreas untuk menghasilkan
insulin sehingga mencegah kenaikan kadar gula darah yang lebih lanjut dan
menyebabkan kadar gula darah menurun secara perlahan.

B; Etiologi DM

DM atau kencing manis adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh
karena peningkatan kadar gula dalam darah (hiperglikemi) akibat kekurangan
hormone insulin baik absolut maupun relatif. Absolut berarti tidak ada insulin
sama sekali sedangkan relatif berarti jumlahnya cukup/memang sedikit tinggi atau
daya kerjanya kurang. Hormon Insulin dibuat dalam pancreas. Ada 2 macam

type DM :

akan hilang setelah melahirkan. c. rendah atau bahkan bahkan meningkat tetapi fungsi insulin untuk metabolisme glukosa tidak ada/kurang. bisul-bisul d. a. polipagi. Kelemahan tubuh/samnolens . DM type I atau Insulin Dependent Diabetes Melitus (IDDM) yaitu diabetes yang tergantung pada insulin. polidipsi) b. Biasanya terjadi pada usia muda dan memerlukan insulin seumur hidup. Infeksi saluran kemih f. gatal. 3} Racun yang mempengaruhi pembentukan atau efek dari insulin. sebagian besar penderita DM type ini berat badannya normal atau kurus. 3 P (poliuri. Gejala yang menonjol adalah terjadinya sering kencing (terutama malam hari). 2} Obat-obatan yang dapat merusak pankreas. b. Luka yang tidak sembuh-sembuh e. Kelainan kulit. kadar insulin dapat normal. DM type II atau Non Insulin Dependent Diabetes Melitus yaitu diabetes yang tidak tergantung pada insulin. 75% dari penderita DM type II dengan obersitas atau sangat kegemukan dan biasanya diketahui DM setelah usia 30 tahun. Penyebab Diabetes lainnya : 1} Diabetes gestasional. Akibatnya glukosa dalam darah tetap tinggi sehingga terjadi hiperglikemia. DM ini disebabkan insulin yang ada tidak dapat bekerja dengan baik. DM ini disebabkan akibat kekurangan insulin dalam darah yang terjadi karena kerusakan dari sel beta 2 pancreas. sering lapar dan sering haus. Kesemutan c. C. Gejala Klinis a.

harus mentaati diit terus menerus baik dalam jumlah kalori. olah raga (OR) dan aktivitas lain . buah dan serat. melakukan perjalanan. protein dan lemak. Insulin terdapat dalam 3 bentuk dasar. membatasi makanan yang tinggi karbohidrat. Tujuan pengobatan penderita DM ialah untuk mengurangi gejala. Bentuk insulin yang baru (semprot hidung) sedang dalam penelitian. bentuk insulin yang baru ini belum dapat bekerja dengan baik karena laju penyerapannya yang berbeda menimbulkan masalah dalam penentuan dosisnya. yang mendapat pengobatan anti diuretik atau insulin. Pemberian insulin hanya dapat dilakukan melalui suntikan. 2. Ketaatan ini sangat diperlukan juga pada saat : undangan/pesta. Pada saat ini. paha atau dinding perut.D. Digunakan jarum yang sangat kecil agar tidak terasa terlalu nyeri. insulin dihancurkan di dalam lambung sehingga tidak dapat diberikan per-oral (ditelan). menurunkan BB bagi yang kegemukan & mencegah terjadinya komplikasi. biasanya di lengan. Adapun pencegahan dan pengobatan DM : 1. masing-masing memiliki kecepatan dan lama kerja yang berbeda: . Insulin disuntikkan dibawah kulit ke dalam lapisan lemak. pankreas tidak dapat menghasilkan insulin sehingga harus diberikan insulin pengganti. Pencegahan dan Pengobatan DM DM dapat dicegah dengan menerapkan hidup sehat sedini mungkin yaitu dengan mempertahankan pola makan sehari-hari yang sehat dan seimbang dengan 3 meningkatkan konsumsi sayuran. komposisi dan waktu makan harus diatur. Diit Penderita DM sangat dianjurkan untuk menjalankan diit sesuai yang dianjurkan. Obat-obatan Pada diabetes tipe 1. mempertahankan BB yang normal sesuai dengan umur dan tinggi badan (TB) serta olah raga (OR) teratur sesuai umur & kemampuan.

b. Penderita DM sebaiknya konsultasi gizi kepada dokter atau nutritionis (ahli gizi) setiap 6 bulan sekali untuk mengatur pola diit dan makan guna mengakomodasikan pertumbuhan dan perubahan BB sesuai pola hidup. a. Mulai bekerja dalam waktu 1-3 jam. yang bekerja paling cepat dan paling sebentar. Efeknya baru timbul setelah 6 jam dan bekerja selama 28-36 jam. Insulin ini bisa disuntikkan pada pagi hari untuk memenuhi kebutuhan selama sehari dan dapat disuntikkan pada malam hari untuk memenuhi kebutuhan sepanjang malam. c. 3.1 jam perhari minimal 3 kali/minggu. Olah Raga Dengan olahraga teratur sensitivitas sel terhadap insulin menjadi lebih baik. Lakukan olahraga 1-2 jam sesudah makan terutama pagi hari selama ½ . Insulin kerja sedang. Insulin kerja lambat. mencapai puncaknya dalam waktu 2-4 jam dan bekerja selama 6-8 jam. . Insulin kerja cepat. Insulin kerja cepat 4 seringkali digunakan oleh penderita yang menjalani beberapa kali suntikan setiap harinya dan disutikkan 15-20 menit sebelum makan. dapat dipakai dengan lebih efektif. Contohnya adalah insulin reguler. Contohnya adalah insulin suspensi seng atau suspensi insulinisofan. Insulin ini seringkali mulai menurunkan kadar gula dalam waktu 20 menit. sehingga insulin yang ada walaupun relatif kurang. mencapai puncak maksimun dalam waktu 6-10 jam dan bekerja selama 18-26 jam. Contohnya adalah insulin suspensi seng yang telah dikembangkan.