You are on page 1of 6

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Rumah sakit merupakan merupakan satu sistem/bagian dari sistem

pelayanan kesehatan, mempunyai tiga pilar otorisasi, yang masing-masing

bekerja secara otonom namun harus terkoordinasi dalam sistem. Ketiga pilar

tersebut masing-masing mempunyai hierarki kekuasaan/kewenangan

(hierarchy of power), yang mempunyai sifat dan karakteristik yang berbeda.

Keserasian atau ketidakserasian tiga pilar tersebut menentukan berhasil

tidaknya suatu misi rumah sakit. Sistem pelayanan kesehatan terdiri atas dua

bagian yang merupakan subsistemnya, yaitu sistem pelayanan kesehatan

perorangan dan sistem pendanaan kesehatan. Sistem pendanaan mendanai

sistem pelayanan (Hatta, 2014 : 5).

Dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat juga dikenal upaya

health promotion dan specific protection yang dilaksanakan pada

masyarakat serta keseluruhan. Dalam sistem pelayanan kesehatan

perorangan kedua upaya tersebut lebih ditunjukkan pada perorangan atau

kelompok perorangan, sehingga terdapat “tumpang tindih” dari kedua

sistem tersebut dalam upaya health promotion dan specific protection

(Hatta, 2013:5).

Salah satu upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit adalah

dengan tercapainya tertib administrasi yang didukung oleh suatu sistem

1

bab IX pasal 52 ayat 1 tentang pencatatan dan pelaporan menyatakan bahwa setiap rumah sakit wajib melakukan pencatatan dan pelaporan semua kegiatan penyelenggarakan rumah sakit dalam bentuk informasi menajemen rumah sakit. rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien. analisis informasi berkas rekam medis. Sumber daya kesehatan yang ditekankan dalam hal ini adalah tenaga professional bidang rekam medik dan informasi kesehatan. Beberapa tuntutan yang tercapainya administrasi rekam medis yang ditunjukkan dalam undang-undang Republik Indonesia No 44 tahun 2009 tentang rumah sakit. maka sebagai langkah awal agar bisa menjadi tenaga . Administrasi merupakan salah satu faktor yang menetukan dalam upaya pelayanan kesehatan di rumah sakit (Depkes RI. pemeriksaan. Keharusan akan adanya tertib administrasi rekam medis. Sebagai seorang calon perekam medis maka sudah seharusnya mengetahui prosedur pencatatan. penyajian. tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. statistik kesehatan dan sistem informasi rumah sakit. pengobatan. Menurut PMK RI No. rekam medis ini juga menuntut adanya tenaga-tenaga administrasi yang handal profesional disuatu pelayanan kesehatan. Untuk lebih meningkatkan jangkauan pelayanan perlu didukung oleh sumber daya kesehatan. 2 pengelolahan rekam medis yang baik dan benar. 269/MENKES/PER/III/2008 tentang Rekam Medis. pengelolaan.1997:7). pengumpulan.

rawat inap . 2. atau masalah-masalah sekaligus pemecahannya di dalam melakukan pekerjaan perekam medis yang mungkin tidak bisa didapatkan mahasiswa kalau hanya mempelajari teorinya saja. Praktek Kerja Lapangan ini menekankan pada bagaimana para mahasiswa bisa terlatih dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan perekam medis dan dapat melihat langsung situasi serta lingkungan pekerjaan tersebut. Soedomo Trenggalek. kendala. maka mahasiswa wajib melaksanakan Praktek Kerja Lapangan di Rumah Sakit. Mengetahui Manajemen Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (Alur dan prosedur penerimaan pasien baik rawat jalan. 3 professional perekam medis dan informasi kesehatan. B. Tujuan Umum Untuk melaksanakan pelayanan rekam medis di RSUD Dr. b. Soedomo Trenggalek Tahun 2017. Jenis Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Konsep Rekam Medis Informasi Kesehatan di RSUD Dr. Struktur Organisasi RS. Tujuan Khusus a. Tujuan 1. sehingga dapat menangkap peluang. Soedomo Trenggalek Tahun 2017. Mengetahui sejarah singkat RSUD Dr. potensi. Dimana PKL ini akan memberikan pengalaman dan keterampilan dalam pengelolaan rekam medis dan informasi kesehatan yang berkaitan dengan karier profesi di masa mendatang.

d. 4 dan IGD dan alur berkas rekam medis rawat jalan. c. pemberian hak dan kewajiban (general consent) dan persetujuan tindakan kedokteran (informed consent)) di RSUD Dr. g. Mengetahui Aspek Hukum dan Etika Profesi (pelepasan informasi rekam medis untuk keperluan pihak ketiga. penjajaran. rawat inap dan IGD) di Rsud dr soedomo trenggalek Tahun 2017. penomoran. Soedomo Trenggalek Tahun 2017. Mengetahui Manajemen Unit Kerja (Perhitungan kebutuhan tenaga di URM) dan Penataan Ruang Penyimpanan (Filing) rawat inap di RSUD Dr. Mengetahui desain formulir baik manual maupun elektronik pada rawat jalan di RSUD Dr. Mengetahui sistem kodefikasi (pengkodefikasian penyakit) di RSUD Dr. e. kegiatan retensi dan pemusnahan di RSUD Dr. f. Soedomo Trenggalek Tahun 2017. Mengetahui sistem penyelenggaraan rekam medis (sistem penamaan. keamanan ruang penyimpanan DRM. h. Soedomo Trenggalek Tahun 2017. assembling. indeks. pengambilan kembali. Soedomo Trenggalek Tahun 2017. Soedomo Trenggalek Tahun 2017. kerahasiaan DRM di ruang penyimpanan. penyimpanan. Mengetahui Manajemen Mutu Informasi Kesehatan (kelengkapan pengisian catatan medis pada berkas rekam medis rawat inap) di RSUD Dr. Soedomo Trenggalek Tahun 2017. .

Soedomo Trenggalek berdasarkan hasil analisis dari mahasiswa. Mengetahui morbiditas dan mortalitas rawat inap di RSUD Dr. GDR) di RSUD Dr. 5 i. a ini diterima pada waktu kuliah tentang rekam medis dan membandingkan dengan kenyataan di lapangan. Soedomo Trenggalek Tahun 2016. Manfaat 1. Bagi Mahasiswa a. 3. 2. j. C. Menambah pemahaman. Sebagai bahan masukan dan evaluasi guna penelitian selanjutnya di bidang rekam medis untuk meningkatkan mutu pendidikan. Soedomo Trenggalek Tahun 2017. . b. pengetahuan dan pengalaman di bidang rekam medis. Mengetahui Sistem Informasi Kesehatan (efisiensi penggunaan tempat tidur Grafik Barber Johnson dan NDR. Bagi Rumah Sakit a. Sebagai sarana untuk menerapkan ilmu yang selam c. Mengetahui sejauh mana pelaksanaan rekam medis di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Sebagai bahan referensi di perpustakaan Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri. Bagi Institusi a. b.

Hukum Kesehatan.Soedomo Trenggalek. Manajemen Unit Kerja Rekam Medis. 2. Ruang lingkup objek atau sasaran adalah unit rekam medis di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Sebagai bahan masukan dan pertimbangan terhadap evaluasi pelaksanaan kegiatan di rumah sakit guna meningkatkan mutu rumah sakit khususnya rekam medis. 4. Ruang lingkup keilmuan yaitu rekam medis. 5. 6 b. . Koding dan Manajemen Mutu Informasi Kesehatan dan Statistik Kesehatan. Ruang lingkup materi yaitu Manajemen Rekam Medis dan Informasi Kesehatan. 3. Ruang Lingkup 1. Ruang lingkup metode yang digunakan adalah observasi. D. Ruang lingkup pelaksanaan mulai tanggal 20 Februari – 9 Maret 2017.