You are on page 1of 42

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn.

S
DENGAN MASALAH UTAMA DERMATITIS
DI DESA PASIR HALANG RT 02
CISARUA BANDUNG
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

A. Pengkajian Keluarga

I. Data Umum

1. Nama kepala keluarga (KK) : Tn. S

2. Usia : 50 tahun

3. Pendidikan : SD

4. Pekerjaan : PEDAGANG

5. Alamat : RT 02 DESA PASIR HALANG

6. Komposisi keluarga :

Status Imunisasi Ket


No Nama JK Hub Umur Pend Polio DPT Hepatitis
BCG Campak
1 2 3 4 1 2 3 1 2 3
1 Ny. E P Istri 49 th SD
2 An. S L Anak 17 th SMP Lengkap
3 An. J L Anak 13 th SD Lengkap
4 An. E P Anak 28 th SMP Lengkap

Genogram

6. Tipe keluarga

Keluarga Tn. S termasuk tipe keluarga besar (extended family) yaitu terdiri

dari ayah, ibu, anak, menantu dan cucu.

7. Suku dan Bangsa

Bahasa yang digunakan Tn. S bahasa sunda karena Tn S dan Ny E asli orang

jawa barat.
8. Agama

Keluarga Tn. S beragama Islam dan suka mengikuti pengajian yang diadakan

di masjid dekat rumahnya.

9. Status sosial ekonomi keluarga

Kebutuhan keluarga dipenuhi bersama sama dengan Ny E. Tn S adalah

seorang wiraswasta dan Ny T sebagai wiraswasta bangunan. Selain itu karena

Ny E masih menumpang di rumah ibunya jadi terkadang untuk kebutuhan

ekonomi mereka saling membantu jika untuk memenuhi kebutuhan

perbulannya. Penghasilan perbulan

10. Aktifitas rekrasi keluarga

Ny T mengatakan bahwa untuk rekreasi dikeluarganya adalah hanya

menonton TV.

II. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga

1. . Tahap perkembangan saat ini

Keluarga dengan anak remaja dan anak dewasa, keluarga telah

berusaha memberikan kebebasan dan tanggung jawab kepada ketiga anaknya,

dan untuk An E keluarga dari NY e dan Tn s selalu berusaha terbaik untuk

anak nya biar cepat dapat momongan. Dan untuk kedua anaknya Ny e dan Tn

S telah mengajari untuk menghormati pasangan dan menjaga serta membina

keluarga yang baik serta bertanggung jawab atas apa yang telah dipilih.

Keluarga selalu mencoba mempertahankan hubungan yang intim dengan

anggota keluarga, selalu mempertahankan komunikasi yang baik.


2. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi

Ny E mengatakan bahwa ia dan Tn S menginginkan anak-anaknya

untuk hidup lebih dari dirinya. Dan berharap kepada anaknya yang sudah

menikah yang tinggal serumah cepat dapat momongan karna sudah 4 taahun

menikah belum mempunyai anak.

3. Riwayat keluarga inti

Dalam keluarga Tn S ada riwayat penyakit hipertensi yang dialami Tn

S sendiri yang didapatkan dari pola makan yang tidak teratur dan mengalami

obesitas. Apabila dalam keluarga Tn. S ada yang sakit dia selalu mengunakan

fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan mantri.

4. Riwayat keluarga sebelumnya

Ny S sudah beberapa bulan menderita gatal-gatal setelah anak-


anaknya yang masih SMP terkena pertama gatal-gatal akibat tidur di tempat
temen. Sebelumnya Ny S sudah berobat ke Dr, puskesmas alhamdulillah
sudah .
III. Lingkungan
1. Karakteristik rumah

Kamar Tidur
Ruang Tamu
dan Nonton Tv
Kamar Tidur

Kamar tidur

Kamar Mandi

Rumah An
Dapur
2. Karakteristik tetangga dan komunitas RW
Lingkungan tetangga umumnya penduduk asli sunda, hubungan antar
tetangga cukup baik dan beberapa masih saudara dari keluarga Tn S.
3. Mobilitas geografis keluarga
Rumah merupakan daerah perdesaaan yang tidak jauh dari jalan raya
yang terletak di Rt 02, rumah jauh dari pasar maupun sekolah anaknya hanya
saja dekat dengan fasilitas kesehatan Bidan Desa.
18. Perkumpulan keluarga+interaksi denga masyarakat
a. Didalam Masyarakat Tn. S mengikuti pengajian para laki-laki dan pos
ronda selain itu Tn S juga bekerja sebagai wiraswasta, kadang-kadang
ojek .
b. Kegiatan Ny. E mengikuti pengajian setiap kamis sore
c. Kegiatan An E adalah membantu ibu dirumah dan selalu ada dirumah
d. Kegiatan An S adalah sekolah dan bermain.
e. Kegiatan An J adalah bersekolah
19. Sistem pendukung keluarga
Anggota keluarga Tn. S dan Ny E semuanya sakit gatal-gatal hanya
An. S yang sudah sembuh, dan selalu berobat dan di obati pakai salap.

IV. Struktur keluarga


1. Pola komunikasi keluarga
Pola komunikasi yang digunakan komunikasi terbuka, tiap keluarga bebas
mengungkapkan pendapatnya masing masing hal ini dapat dilihat pada waktu
perawat melakukan pengkajian
2. Struktur kekuatan keluarga
Keluarga selalu menyelesaikan masalah dengan musyawarah, semua anggota
keluarga berperan sesuai perannya masing-masing, dan apabila masalah tidak
teratasi maka keputusan ada di tangan Tn. S
22. Struktur peran (formal & informal)
Formal
a. Tn. S sebagai kepala keluarga sekaligus pencari nafkah untuk memenuhi
kebutuhan keluarganya diasmping itu Tn. S sebagai pendidik, pelindung
dan pemberi rasa aman pada keluarga
b. Ny. E berperan sebagai istri dan ibu bagi anak-anaknya, Ny. E juga
membantu mencari nafkah untuk keluarga. Sebagai ibu rumah tangga
memiliki peran untuk mengurusi rumah dan pendidik anak-anaknya
c. An.E berperan sebagai anak dan mempunyai kebebasan dalam
menentukan masa depannya contohnya adalah untuk memilih pekerjaan
yang ia kendaki.
Informal
a. Setiap anggota keluarga selalu memiliki peran sebagai motivator bagi
yang lain
23. Nilai & norma keluarga
Keluarga Tn. S selalu mematuhi aturan-aturan dan norma yang
berhubungan dengan agama dan masyarakat.

V. Fungsi keluarga
24. Keluarga afektif
Keluarga Tn. S saling mendukung kebutuhan sehingga dapat terpenuhi
kehidupan sederhana, dapat menyelesaikan masalah dengan musyawarah dan
keputusan keluarga yang terakhir ditentukan oleh Tn. S sebagai kepala
keluarga.
25. Fungsi sosial
Tn. S selalu mengatakan bahwa jika mencari istri dan menjadi istri itu
seperti Ny E karena telah sabar melewati masa masa sulit bersamanya. Tn S
dan Ny E juga sudah membina sosialisasi pada anak-anaknya sehingga dapat
membentuk norma dan aturan-aturan sesuai dengan perkembangan anak-
anaknya, serta dapat meneruskan budaya.
26. Fungsi perawatan keluarga
a. Kemampuan keluarga mengenal masalah
Tn. S mengatakan bahwa ia mengalami sakit gatal-gatal sejak
beberapa bulan yang lalu. Gatal-gatal ini dialaminya karna mungkin
tertular dari anaknya tadi.
b. Kemampuan keluarga mengambil keputusan
Tn. S selalu mengambil keputusan secara tepat seperti halnya kalau
Ny E sakit ia segera mengajak Ny E untuk berobat.
c. Kemampuan keluarga merawat anggota yang sakit
Ny S mengatakan jika ada keluarganya yang sakit maka keluarganya akan
saling merawat dan menjaga.
d. Kemampuan keluarga dalam memelihara lingkungan yang sehat
Keluarga Tn S mengatakan bahwa ia selalu berada di temapat yang sehat
dan selalu menjaga lingkungan yang bersih.
e. Kemampuan keluarga mengunakan fasilitas kesehatan
Fasilitas kesehatan yang terdekat dari rumahnya adalah bidan tetapi
keluarga Ny S jarang ke bidan dan sering berobatnya ke mantri hal ini
dikarenakan lebih murah.
27. Fungsi reproduksi
Jumlah anak Tn. S ada 6 orang, yang meninggal 2 Tn S menggunakan
kontrasepsi.
28. Fungsi ekonomi
Keluarga Tn. S merasa belum puas karena sebelumya Tn A punya rumah dan
hidup lebih layak dari sekarang. Untuk kebutuhan sehari-hari mereka saling
membantu apabila anka-anaknya sedang tidak bekerja maka Ny T dan Tn A
lah yang meafkahi.

VI. Stres dan Koping Keluarga


1. Stresor jangka pendek dan panjang
a. Pendek : Stresor jangka pendek yang dipikir keluarga saat ini yaitu
ingin mempunyai cucu dari anak ceweknya ini.
b. Panjang : Saat ini keluarga Tn. S memikirkan bagaimana caranya
untuk berusaha biar anaknya bisa mempunyai anak.
2. Kemampuan keluarga dalam merespon terhadap situasi dan stresor
Ny S mengatakan jika ada masalah apapun tidak terlalu diambil pusing
oleh beliau. Jikapun masalahnya besar maka untuk menyelesaikannya maka
dilakukan musyawarah untuk menyelesaikan masalahnya.
3. Strategi koping yang digunakan
Bila ada masalah menyelesaikannya dengan musyawarah bersama dan
memohon pertolomgan dari Allah.
4. Strategi adaptasi disfungsional
Dalam menghadapi masalah selalu berusaha dan berdoa tapi pada akhirnya
Tuhan yang menentukan.
VII. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan
Tn. S Ny. E An. E An. S An.J
fisik
Tekanan darah 170/100 mmHg 120/80 mmHg
Nadi 86x/mnt 75x/mnt 75x/mnt
Suhu 360C 360C 360C
RR 22x/mnt 24x/mnt 24x/mnt
BB 80 kg 60 kg 22 kg

Kepala Mesochepal Mesochepal Mesochepal Mesochepal


Mesochepal
Rambut Hitam bersih Hitam bersih Hitam bersih Hitam bersih
Kulit Sawo matang, Sawo matang, Sawo matang, Sawo matang, Hitam bersih
turgor baik turgor baik turgor baik turgor baik Sawo matang,
Mata Simetris, Simetris, Simetris, Simetris, turgor baik
konjungtiva konjungtiva konjungtiva konjungtiva Simetris,
tidak anemis tidak anemis tidak anemis tidak anemis konjungtiva
dan sklera tidak dan sklera tidak dan sklera dan sklera tidak anemis
ikterik, ikterik, tidak ikterik, tidak ikterik, dan sklera
penglihatan penglihatan penglihatan penglihatan tidak ikterik,
baik baik kurang baik baik penglihatan
(kabur pada baik
malam hari)
Hidung Bersih, fungsi Bersih, fungsi Bersih, fungsi Terdapat
penghidu baik penghidu baik penghidu baik secret, fungsi Terdapat
penghidu secret, fungsi
terganggu penghidu
karena terganggu
terdapat secret karena terdapat
Mulut & Sedikit Sedikit Bersih, tidak Bersih, tidak secret
tenggorokan berkarang, berkarang, tidak berbau, gigi berbau, gigi
tidak berbau, berbau, gigi tidak lengkap, bersih, tidak
Bersih, tidak
gigi bersih, bersih, tidak tidak ada nyeri telan
berbau, gigi
tidak ada nyeri ada nyeri telan menggunakan
bersih, tidak
telan gigi palsu
ada nyeri telan
Telinga Simetris, Simetris, Simetris, Simetris,
pendengaran pendengaran pendengaran pendengaran
baik, tidak baik, tidak baik, tidak baik, tidak
menggunakan menggunakan menggunakan menggunakan Simetris,
alat bantu alat bantu alat bantu alat bantu pendengaran
Leher Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada baik, tidak
pembesaran pembesaran pembesaran pembesaran menggunakan
kelenjar tiroid kelenjar tiroid kelenjar tiroid kelenjar tiroid alat bantu
Dada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
wheezing wheezing wheezing wheezing pembesaran
Perut kelenjar tiroid
Tidak Tidak Tidak Tidak
kembung, tidak kembung, tidak kembung, tidak kembung,
nyeri tekan nyeri tekan nyeri tekan tidak nyeri Tidak ada
tekan wheezing
Tidak
kembung,
tidak nyeri
tekan

VIII. Harapan Keluarga


Harapan yang diinginkan keluarga Tn. M yaitu menginginkan agar anggota
keluarganya tidak ada yang sakit-sakitan dan keluarga berharap kedatangan
mahasiswa Keperawatan dapat memberikan informasi kesehatan sehingga
anggota keluarga dapat memelihara kesehatan.
B. Analisa Data

No Data Fokus Masalah Penyebab


1 DS : - keluarga Tn. S mengatakan gatal- Gatal-Gatal Ketidakmampuan
gatal di badan tidadk kunjung anggota keluarga
sembuh sudah beberapa bulan menjaga
yang lalu sampai sekarng gatal kebersihan
datang saat keringatan dan disekitar
beraktifitas. lingkungan dan
rumahnya
DO : - Seluruh Keluarga gatal-gatal
-tampak bercak kehitaman bekas
gatal-gatal
- S : 360C
- N : 86 x/mnt
- RR : 24 x/mnt
No Data Fokus Masalah Penyebab
2 DS : - Ny. S mengatakan tangan kaki Risiko tinggi Ketidakmampuan
saya sebelah kiri sering jimpe- komplikasi keluarga merawat
jimpe, lemes, dengkul kaki saya anggota keluarga
terasa pegel dan cekot-cekot, kaki yang sakit
saya yang sebelah kiri terkadang
sulit untuk bergerak, Ny. S tidak
pernah beli obat di warung, mata
saya kalau untuk melihat orang
itu kabur tapi kalau hari sudah
gelap. Ny. S mengatakan tidak
tahu tentang penyakitnya.
- Tn. S menantu Ny. S mengatakan
bahwa mertuanya memiliki
tekanan darah tinggi, tapi Tn. S
tidak/kurang begitu mengerti
tentang hipertensi. Yang saya tahu
tekanan darah tinggi yang tekanan
darah 130 dan tidak boleh makan
daging, kopi. Cuma niku sing
kulo ngertos. Sedang penyebab
hipertensi/tekanan darah tinggin,
penanggulangan dan pengertian
yang sesungguhnya saya tidak
tahu paling nak Mak S pegel-
pegel kulo beto ting bu bidan,
kula nggeh kurang ngertos tanda-
tanda hipertensi yang saya tahu
nggeh sing dirasakake mbahe.
DO : - Tn. S sering menanyakan masalah
mertuanya.
- kaki kanan Ny. S terasa kaku
- BB Ny. S = 55 kg
- TD Ny. S 150/100 mmHg
- N : 86 x/mnt
- Suhu : 360C
- RR : 24 x/mnt
No Data Fokus Masalah Penyebab
3 DS : . Tn. S mengatakan: Kerusakan Ketidakmampuan
Saya menggunakan air sumur DAP penatalaksanaan keluarga dalam
pompa utk mandi dan minum.. pemeliharaan mengenal
Tempat pembuangan sampah saya rumah masalah
di belakang rumah. Saya belum
punya tempat pembuangan sampah
sampah tapi sampah saya
kumpulkan di belakang kemudian
saya bakar kalau sudah banyak. Tn.
S mengatakan kamar Ny. M
berantakan.
DO : - Keluarga Tn. S memiliki WC
untuk keluarga.
- Keluarga memiliki kamar mandi
keluarga.
- Keluarga belum memiliki tempat
pembuangan sampah sendiri
- Ventilasi jendela tidak/jarang
dibuka
- Atap terbuat dr seng
- Rumah kotor
- Kamar Ny. S tampak berantakan
dan pengap .

C. Diagnosa Keperawatan

a. Nyeri berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota

keluarga yang sakit.

b. Risiko tinggi komplikasi berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga

dalam merawat anggota keluarga yang sakit.

c. Kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah berhubungan dengan

ketidakmampuan keluarga mengenal masalah.

Prioritas Masalah
Skoring Data

1. Nyeri berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota

keluarga yang sakit.

Kriteria Skor Bobot Nilai Pembenaran


Sifat masalah. Skala : 3 1 3/3 x1=1
aktual 3
Resiko 2
Potensial 1

Kemungkinan 1 2 x2=1
masalah dapat
diubah.
Skala :Mudah 2
Sebagian 1
Tdk dapat 0 E
2 1 2/3x1=2/
Potensial masalah 3
untuk dicegah
Skala : Tinggi 3
Cukup 2
Rendah 1
2 1
Menonjolnya 2/2x1=1
masalah.
Skala : masalah berat
harus segera di
tangani 2
Ada masalah tp tdk
perlu ditangani 1
Masalah tidak
dirasakan 0

Jumlah skor = 3 2/3

2. Risiko tinggi komplikasi berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga

dalam merawat anggota keluarga yang sakit.

Kriteria Skor Bobot Nilai Pembenaran


1. Sifat masalah. 3 1 3/3x1=1
Skala : aktual

2. Kemungkinan x 2=1
masalah dapat 1 2
diubah.
Skala : sebagian

3. Potensial masalah 2 1 2/3x1=2/


untuk dicegah 3
Skala : cukup

4. Menonjolnya 2 1
masalah. 2/2x1=1
Skala : masalah
berat harus segera
di tangani

Jumlah skor = 3 2/3

3. Kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah berhubungan dengan

ketidakmampuan keluarga mengenal masalah.

Kriteria Skor Bobot Nilai Pembenaran


1. Sifat masalah. 3 1 3/3x1=1
Skala : aktual

2. Kemungkinan x 2=1
masalah dapat 1 2
diubah.
Skala : sebagian

3. Potensial masalah 2 1 2/3x1=2/


untuk dicegah 3
Skala : cukup

4. Menonjolnya 2 1
masalah. 2/2x1=1
Skala : masalah
berat harus segera
di tangani

Jumlah skor = 3 2/3

Diagnosa keperawatan sesuai dengan prioritas masalah :

1. Nyeri berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota

keluarga yang sakit.

2. Risiko tinggi komplikasi berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga

dalam merawat anggota keluarga yang sakit.

3. Kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah berhubungan dengan

ketidakmampuan keluarga mengenal masalah.


D. Rencana Keperawatan

Tujuan Kriteria Hasil/Evaluasi


N Diagnosa Tujuan Khusus/jangka
Umum/jangka Intervensi
o Keperawatan pendek Kriteria Standart
panjang
1 Ketidakefektifan Setelah Setelah dilakukan
pemeliharaan dilakukan pertemuan 1 x 60 menit
kesehatan BD tindakan diharap keluarga :
ketidakcukupan keperawatan 1. Mempunyai Kognitif/Afektif 1. Pelayanan Menjelaskan
sumber daya. keluarga motivasi untuk kesehatan tentang manajemen
selama 1 mendapatkan 2. Macam pelayanan rumah sehat
minggu/2 pelayanan kesehatan :pengertian,ciri,cara
minggu/3.... kesehatan. 3. Manfaat pelayanan Mendorong
keluarga kesehatan keluarga melakukan
mampu 4. Mengungkapkan penataan
memelihara motivasi untuk rumahyang sehat
kesehatn menggunakan yan
secara efektif kes
2. Menggunakan Psikomotor
dan
memanfaatkan
fasilitas rumah yang sehat
kesehatan Afektif/psikomoto Keluarga akan
r mengungkapkan kesiapan
terhadap rencana
pemeliharaan rumah
3. Mengatur
program
Verbal Menurunkan hipertensi: 1.1.1 Gali
- Turunkan BB pengetahuan
- Kontrol tekanan darah keluarga
- Olah raga untuk
- Menghindari stres menyebutkan
cara
tradisional
menurunkan
hipertensi
1.1.2 Jelaskan cara
menurunkan
hipertensi
secara alami
1.1.3 Beri
reinforcement
keluarga
untuk
mengulang
1.1.4 Beri
reinforcement
positif pada
keluarga
N Diagnosa Evaluasi
Tujuan Umum Tujuan Khusus Intervensi
o Keperawatan Kriteria Standart
1.2 Keluarga Verbal Yaitu: 1.2.1 Gali pengetahuan
mengenal - Bawa ke tempat keluarga untuk
pengobatan pelayanan mengenal cara
hipertensi kesehatan pengobatan
(puskesmas) hipertensi
- Bawa ke bidan 1.2.2 Jelaskan cara
(tempat pengobatan
pelayanan hipertensi
kesehatan lain) 1.2.3 Beri motivasi pada
keluarga untuk
mengulang
1.2.4 Beri
reinforcement
positif pada
keluarga

2 Risiko tinggi Setelah dilakukan Setelah dilakuka


komplikasi tindakan keperawatan n pertemuan 1 x 30
berhubungan dengan selama 3 kali pengkajian menit keluarga dapat:
ketidakmampuan keluarga diharap dapat 2. Mengenal masalah
keluarga dalam merawat anggota tentang hipertensi
merawat anggota keluarga yang sakit
keluarga yang sakit
N Diagnosa
Tujuan Umum Tujuan Khusus Evaluasi Intervensi
o Keperawatan
2.1 Keluarga mampu Respon Hipertensi adalah 2.1.1. Gali pengetahuan
menyebutkan verbal tekanan darah keluarga tentang
pengertian dimana sistol > 140 pengertian
hipertensi mmHg dan diastol hipertensi.
> 90 mmHg
2.1.2. Diskusikan
tentang hipertensi
dengan keluarga
mengenai
pengertian (poster)
2.1.3. Motivasi kembali
keluarga untuk
menjelaskan
kembali tentang
pengertian
hipertensi
2.1.4. Beri reinforcement
positif pada
keluarga.
N Diagnosa
Tujuan Umum Tujuan Khusus Evaluasi Intervensi
o Keperawatan
2.2. Keluarga Respon Penyebab: 2.2.1. Gali pengetahuan
mampu verbal - Keturunan keluarga penyebab
menyebutkan - kegemukan hipertensi
penyebab dari - konsumsi garam 2.2.2. Beri penyuluhan
hipertensi berlebih pada keluarga
- merokok dan tentang penyebab
alkohol hipertensi
- stres 2.2.3. Motivasi keluarga
untuk
menyebutkan
kembali penyebab
hipertensi.
N Diagnosa Evaluasi
Tujuan Umum Tujuan Khusus Intervensi
o Keperawatan Kriteria Standart
2.2.4. Beri reinforcement
positif pada
keluarga.
2.3 Keluarga mampu Respon Tanda dan gejala 2.3.1 Gali pengetahuan
menyebutkan verbal dari hipertensi keluarga tentang
tanda gejala dari -) Pusing tanda-tanda dan
hipertensi - Penglihatan gejala hipertensi
kabur 2.3.2. Beri penyuluhan
- Sukar tidur pada keluarga
- Pegel tentang tanda dan
- Cepat marah gejala hipertensi
- Nyeri pada 2.3.3 Motivasi keluarga
tengkuk untuk mengulang
- Telinga kembali apa yang
berdengung telah dijelaskan.
- Mudah capek 2.3.4 Beri reinforcement
- Kelumpuhan atas jawaban yang
anggota badan telah disimpulkan
terutama sebelah oleh keluarga.
(sebagian
N Diagnosa Evaluasi
Tujuan Umum Tujuan Khusus Intervensi
o Keperawatan Kriteria Standart
2. Mengambil Verbal Keluarga bersedia 2.1.1 Beri motivasi
2.1 Keluarga afektif memeriksakan keluarga untuk
bersikap positif kepelayanan sering
terhadap kesehatan yaitu 1 mengontrolkan
pemeriksaan minggu 2x kesehatan
anggota keluarga
yang sakit ke
pelayanan
kesehatan
2.1.2 Beri
reinforcement
positif
3. Merawat anggota
keluarga yang sakit
3.1 Keluarga mampu Verbal Diit/makanan yang 3.1.1 Gali pengetahuan
menyebutkan diit dianjurkan: keluarga tentang
bagi anggota - Pace diit dan makanan
keluarga yang - Mentimun yang harus
sakit dalam hal - Seledri dihindari
ini hipertensi - Blimbing 3.1.2 Jelaskan tentang
keris diit makanan yang
Makanan yang dianjurkan yang
harus dihindari: dihindari.
- Durian
- Alkohol
- Kopi
- Rokok
N Diagnosa Evaluasi
Tujuan Umum Tujuan Khusus Intervensi
o Keperawatan Kriteria Standart
- Garam 3.1.3 Beri motivasi
beryodium keluarga untuk
- Daging kambing mengulang apa
yang sudah
dijelaskan
3.1.4. Beri reinforcement
pada keluarga
3.2 Keluarga mampu Psiko- Cara membuat jus: 3.2.1 Ajarkan keluarga
membuat jus motor - Mengkudu untuk membuat
mengkudu + ditumbuk jus mengkudu
mentimun - Mentimun (demonstrasi)
diparut 3.2.2 Motivasi
- Mengkudu dan keluarga untuk
mentimun membuat jus
dicampur mengkudu
kemudian 3.2.3 Beri
diperas lalu reinforcement (+)
ditambah gula + pada keluarga
air secukupnya
- Siap untuk
disajikan
3.3. Keluarga mampu Psiko- Cara menensi : 3.3.1 Ajarkan keluarkan
mengukur motor - Tensi (pembalut) untuk melakukan
tekanan darah dipasang pengukuran nadi
sendiri 3.3.2 Motivasi keluarga
mengulang sendiri
N Diagnosa Evaluasi
Tujuan Umum Tujuan Khusus Intervensi
o Keperawatan Kriteria Standart
- Stetoskop 3.3.3 Beri reinforcement
dipakai di telinga (+) pada keluarga
dan ditempelkan atas demonstrasi
di arteri (lengan) yang dilakukan
- Sampai
terdengar suara,
dengan sampai
suara hilang baru
diturunkan
pelan-pelan
- Duk pertama itu
yang biasa
disebut tekanan
darah
- Duk terakhir itu
biasanya dipakai
untuk
mengetahui
diastol.
- Manset dilepas
dan stetoskop
dilepas.
N Diagnosa Evaluasi
Tujuan Umum Tujuan Khusus Intervensi
o Keperawatan Kriteria Standart
4. Modifikasi Psiko- * Cara
lingkungan motor menciptakan:
4.1 Keluarga mampu Lingkungan 4.1.1 Motivasi keluarga
menciptakan tenang untuk
lingkungan yang - Tidak berisik menciptakan
nyaman - Setting lingkungan yang
lingkungan nyaman
kamar Ny. M 4.1.2 Beri reinforcement
- Hindarkan/ positif pada
kurangi keluarga
volume
televisi atau
tape
5. Menggunakan
fasilitas kesehatan
5.1 Keluarga mampu Respon Keluarga tetap 5.1.1 Motivasi keluarga
menggunakan fasilita psiko- menggunakan untuk tetap
kesehatan motor fasilitas kesehatan menggunakan
fasilitas kesehatan
5.1.2 Beri reinforcement
(+) pada keluarga
N Diagnosa Evaluasi
Tujuan Umum Tujuan Khusus Intervensi
o Keperawatan Kriteria Standart
3 Kerusakan Setelah dilakukan Setelah dilakukan
penatalaksanaan tindakan keperawatan pertemuan 1 x 30 menit
pemeliharaan rumah selama 3 kali pengkajian keluarga dapat :
(lingkungan keluarga diharapkan 3. Mengenal masalah
berhubungan dengan mampu mengenal
ketidakmampuan masalah pemeliharaan
keluarga mengenal lingkungan rumah sehat
masalah
3.1 Mampu Respon Lingkungan rumah 3.1.1 Gali pengetahun
menyebutkan verbal sehat adalah rumah keluarga tentang
pengertian yang selalu bersih lingkungan
ringkasan rumah baik dari kotoran, rumah sehat
sehat debu, sampah, 3.1.2 Beri penjelasan
perabotan rumah pada keluarga
tangga yang tentang
berserakan pengertian
pemeliharaan
lingkunan rumah
sehat
3.1.3 Beri motivasi
keluarga untuk
mengulang
kembali
pengertian
N Diagnosa Evaluasi
Tujuan Umum Tujuan Khusus Intervensi
o Keperawatan Kriteria Standart
3.1.4 Beri
reinforcement
pada keluarga
3.2 Mampu Respon Syarat rumah sehat: 3.2.1 Gali pengetahuan
menyebutkan verbal - Ruang makan tentang syarat
syarat rumah - Dapur rumah sehat.
sehat - Kamar mandi 3.2.2 Jelaskan syarat
- WC rumah sehat
- Tempat 3.2.3 Motivasi
mencuci keluarga untuk
pakaian menjelaskan
kembali
3.2.4 Beri
reinforcement (+)
pada keluarga
3.3 Keluarga mampu Respon Rumah bersih: 3.3.1 Gali pengetahuan
menyebutkan verbal - Terdapat keluarga tentang
perbedaan rumah ventilasi perbedaan rumah
bersih dan kotor - Terdapat bersih dan kotor
pengap 3.3.2 Jelaskan mengenai
- Terdapat air perbedaan rumah
bersih bersih dan kotor
- Terdapat 3.3.3 Motivasi keluarga
tempat untuk
pembuangan menyebutkan
sampah perbedaan rumah
bersih dan kotor.
N Diagnosa Evaluasi
Tujuan Umum Tujuan Khusus Intervensi
o Keperawatan Kriteria Standart
Rumah kotor : 3.3.4 Beri reinforcement
- Berdebu (+) pada keluarga
- Atap seng/
ventilasi
- Pengap
- Tidak ada air
bersih
E. Implementasi Keperawatan
N Diagnosa
Implementasi Respons Keluarga
o
1 Nyeri berhubungan dengan ketidak- - Mengucap salam S : - Menjawab salam
mampuan keluarga dalam merawat - Gali pengetahuan keluarga untuk - Ny. M mengatakan bahwa Ny.
anggota yang sakit menyebutkan penatalaksanaan M kalau sakit dibawa ke bidan
penurunan tensi secara alami
- Menjelaskan cara menurunkan O : Keluarga kooperatif
hipertensi secara alami
- Memberi motivasi keluarga untuk S : Keluarga mengatakan, yaitu:
mengulang - Turunkan BB
- Hindari stres
- Olah raga
- Memberi reinforcement (+) pada O : Tersenyum
keluarga
- Menggali pengetahuan keluarga S : Keluarga mengatakan tidak tahu
untuk menyebutkan penatalaksanaan
hipertensi apabila sudah tidak
tertahankan
- Menjelaskan pengobatan hipertensi O : Mendengar
apabila sudah tidak tertahankan
- Beri motivasi pada keluarga untuk S : Keluarga mengatakan kalau sudah
mengulang tidak tertahankan saya bawa ke
puskesmas/bu bidan.
- Reinforcement (+) pada keluarga O : Tersenyum
2 Keluarga mampu melakukan perawatan - Menggali pengetahuan keluarga S : Keluarga mengatakan bahwa yang
pada anggota yang sakit tentang diit makanan yang dilarang yaitu daging dan kopi
dianjurkan dan yang dihindari
- Jelaskan tentang makanan yang
dianjurkan + dilarang
1. Dianjurkan
- pace - blimbing
- sledri - mentimun
2. Makanan yang dilarang
- kopi - daging kambing
- alkohol - emping
- garam (+) - rokok
- Beri motivasi keluarga untuk S : - Keluarga mengatakan makanan
mengulang yang sudah dijelaskan yang dianjurkan: pace, blimbing
dan sledri.
- Makanan yang dilarang: kopi,
alkohol dan daging kambing
- Beri reinforcement positif pada O : Tersenyum, bagus?
keluarga
- Mengajarkan keluarga untuk O : Keluarga memperhatikan
membuat jus mengkudu
- Memotivasi keluarga untuk membuat O : - Keluarga mampu membuat jus
jus seperti yang telah diajarkan
yaitu mencampur pace + timun
lalu ditumbuk terus ditambah air
+ gula
- Beri reinforcement positif pada O : keluarga tersenyum
keluarga
- Mengajarkan mengontrol tekanan
darah :
- Pembalut dibaluntukan ke lengan
- Pakai stetoskop letakkan pada
arteri di lengan
- Skrup pompa distel
- Pompa sampai terdengar duk dan
sampai duk menghilang
- Lalu turunkan duk 1 disebut sistol
dan duk II diastol
- Memotivasi keluarga untuk mencoba O : Keluarga mau melakukan
melakukan
- Memberi reinforcement kepada O : keluarga tersenyum
keluarga

3 Menggunakan fasilitas kesehatan Gali pengetahuan keluarga tentang S : Keluarga mengatakan manfaat
manfaat fasilitas kesehatan fasilitas kesehatan yaitu memberi
pengobatan
- Menjelaskan tentang manfaat O : Mendengarkan (kooperatif )
fasilitas kesehatan yaitu:
- Memberi penyuluhan
- Tentang kesehatan
- Memberi pengobatan
- Memotivasi keluarga untuk S : Keluarga mengatakan manfaat
menjelasan kembali fasilitas :
- Memberi penyuluhan
- Pemberi pengobatan
3 Kerusakan penatalaksanaan - Gali pengetahuan keluarga tentang S : Keluarga mengatakan tidak tahu
pemeliharaan lingkungan rumah sehat pengertian pemeliharaan lingkungan O : - Keluarga menggelengkan kepala
berhubungan dengan ketidakmampuan rumah sehat.
keluarga mengenal masalah
- Menjelaskan tentang pengertian S : Keluarga mengatakan rumah sehat
rumah sehat secara sederhana yaitu adalah rumah yang bersih dan
rumah yang sesuai dengan standar tidak berantaan serta ada tempat
kesehatan yaitu bersih, jauh dari pembuangan sampah
kotoran/sampah, ada pencahayaan O : Keluarga kooperatif. Bagus Bu!!!
dan ventilasi yang cukup
- Menjelaskan syarat-syarat rumah S : Keluarga mengatakan syarat
sehat, yaitu: rumah sehat, yaitu:
1. Mempunyai ruang terpisah 1. Ada jendela (jendela selalu
2. Setiap ruangan diatur dengan rapi dibuka)
3. Sinar matahari dapat masuk 2. Ada tempat sampah
4. Ada ventilasi 3. Ada WC
5. Ada sarana air bersih 4. Ada air bersih
6. Ada tempat pembuangan sampah
7. Mempunyai sarana MCK
8. Bangunan kuat
- Beri pujian pada keluarga atas O : Keluarga kooperatif
jawaban yang tepat Bagus, Bu.
- Menjelaskan pada keluarga tentang S : Keluarga mengatakan manfaat
manfaat rumah sehat, yaitu: rumah sehat, yaitu:
1. Dapat mencegah penyebaran 1. Dapat mencegah penyakit
penyakit menular 2. Rumah tampak bersih dan rapi
2. dapat melindungi dari bahaya 3. Melindungi dari bahaya
kebisingan dan pencemaran pencemaran
3. rumah dan lingkungan tampak 4. Enak ditempati
rapi 5. Hidup sehat dan bahagia
4. Rumah nyaman ditempati serta
menjamin hidup yang sehat
- Beri reinforcement pada keluarga O : Keluarga kooperatif
atas jawaban Bagus, Bu.
- Menjelaskan pada keluarga tentang S : Keluarga mengatakan perbedaan
perbedaan rumah sehat dan kotor rumah sehat dan kotor
1. Rumah sehat: 1. Rumah sehat
- Bersih, tidak kotor - ada WC dan kamar mandi
- Ada ventilasi - ada jendela
- Ada sarana air bersih - ada tempat pembuangan
- Ada tempat pembuangan sampah
sampah 2. Rumah kotor
- Ada tempat MCK - berdebu
2. Rumah kotor - lembab
- Berdebu - tidak punya WC dan kamar
- Ventilasi kurang mandi
- Tidak memiliki WC & kamar cahaya yang masuk kurang
mandi
- Lembab
- Pencahayaan kurang
- Beri reinforcement kepada keluarga O : keluarga tersenyum
F. EVALUASI

No Tgl/ Jam Diagnosa Keperawatan Catatan Perkembangan


1 Sabtu Nyeri berhubungan dengan ketidakmampuan S : - Klien mengatakan masih pegel- pegel
11/12/04 keluarga merawat anggota keluarga yang - Keluarga mengatakan cara penatalaksanaan
sakit penurunan tekanan darah di rumah :
(12.00)
menurunkan BB
hindari rokok
kuranggi konsumsi garam
- Keluarga mengatakan kalau keluarga sakit di
bawa ke puskesmas, bidan
O : - Keadaan umum lemah
- Keluarga dapat menyebutkan cara
penatalaksanaan penurunan hiprrtensi secara
alami
- Keluarga mampu menyebutkan apa yang harus
dilakukan apabila nyeri bertambah
A : - Masalah belum teratasi
P : - Lanjuntukan intervensi
2 Sabtu Risiko tinggi komplikasi berhubungan S : - Keluarga mengatakan tekanan darah tinggi
11/12/04 dengan ketidakmampuan keluarga dalam adalah tekanan darah > 140/90 mmHg
merawat anggota keluarga yang sakit - Keluarga mengatakan penyebab hipertensi:
(12.00)
merokok, alkohol
- Keluarga mengatakan tanda dan gejala
hipertensi:Pusing, penglihatan kabur,pegel-
pegel, telingga berdenggeng
- Keluarga mengatakan makanan pantangan,
yaitu: durian, emping dan kopi
- Keluarga mengatakan makanan yang
dianjurkan: pace, timun, seledri

O : - Keluarga mampu membuat jus mengkudu


- Keluarga dapat menyebutkan pengertian
hipertensi
- Keluarga dapat menyebutkan penyebab
hipertensi
- Keluarga dapat menyebutkan pantangan dan
makanan yang dianjurkan
A : - Masalah teratasi
P : - Pertahankan intervensi
3 Sabtu Kerusakan penatalaksanaan rumah S : - Keluarga mengatakan rumah sehat adalah rumah
11/12/04 berhubungan dengan ketidakmampuan yang bersih dan tidak berantakan serta tidak ada
keluarga dalam mengenal masalah sampah.
(12.00)
- Keluarga mengatakan syarat-syarat rumah sehat,
yaitu:
1. Ada jendela
2. Ada tempat sampah
3. Ada WC
4. Ada air bersih
- Keluarga mengatakan manfaat rumah sehat
yaitu:
1. dapat mencegah penyakit
2. rumah tampak bersih
3. melindungi dari bahaya pencemaran
4. enak ditempati
- Keluarga mampu menyebutkan perbedaan
rumah sehat dan kotor.
Rumah sehat
1. Terdapat ventilasi
2. tidak pengap
3. bersih
4. terdapat WC dan kamar mandi
Rumah kotor
1. berbau
2. banyak sampah
3. tidak terdapat ventilasi
O : - Keluarga dapat menjelaskan pengertian rumah
sehat
- Keluarga dapat menyebutkan syarat rumah sehat
- Keluarga dapat menyebutkan manfaat
- Keluarga mampu menyebutkan perbedaan
rumah sehat dan kotor
A : Masalah teratasi
P : Pertahankan intervensi