You are on page 1of 3

Karakteristik biaya pesanan

Perusahaan Manufaktur dan Jasa dapat dibagi menjadi dua jenis utama:
perusahaan pesanan (job-order) yang memproduksi produk atau jasa yang unik,
dan perusahaan proses yang memproduksi produk atau jasa yang relatif homogen.

Produksi dan Perhitungan Biaya Pesanan,Perusahaan yang beroperasi dalam


industri berdasarkan pesanan, memproduksi banyak jenis jasa atau produk yang
cukup berbeda antara yang satu dengan yang lain. Produk khusus atau produk
yang dibuat menurut pesanan termasuk dalam kategori ini, begitu juga perusahaan
yang menyediakan jasa yang berbeda kepada setiap pelanggan. Perusahaan yang
umumnya menggunakan sistem berdasarkan pesanan adalah percetakan,
konstruksi, pembuatan perabot, perbaikan mobil, dan jasa medis.
Pada sistem produksi berdasar pesanan, biaya-biaya diakumulasikan berdasarkan
pesanan kerja.

Pesanan kerja (job) adalah satu unit yang berbeda atau serangkaian unit. Sebagai
contoh, suatu pesanan kerja bisa terdiri atas proyek desaign ulang untuk keluarga
Ruiz atau membuat dua belas unit meja khusus untuk ruang baca anak-anak di
perpustakaan lokal. Pendekatan untuk membebankan biaya ini dinamakan sistem
perhitunagn biaya pesanan (job order costing system). Dalam suatu perusahaan
yang beroperasi berdasarkan pesanan, pengumpulan biaya pekerjaan menyediakan
informasi penting bagi manajemen. Sebagia contoh, harga dalam lingkungan
berdasarkan pesanan sering ditetapkan berdasarkan biaya. Hal inilah yang
diterapkan suplemen ramuan berbeda, sama halnya dengan jumlah tenaga kerja
dan peralatan yang dibutuhkan (beberapa ramuan akan dicampur dan dikemas,
sedangkan yang lain akan digiling dan diubah menjadi tablet atau dimasukkan
dalam kapsul.

Produksi dan Perhitungan biaya Proses, perusahaan-perusahaan yang termasuk


dalam industri berdasarkan proses, memproduksi produk yang hampir sama atau
sejenis secara besar-besaran. Contoh perusahaan yang menggunakan sistem
berdasarkan proses adalah perusahaan makanan, semen, bahan bakar, dan bahan
kimia. Satu galon cat sama seperti galon cat lainnya. Hal yang penting dalam
sistem berdasarkan proses adalah biaya satu unit produk identik dengan biaya
proudk lainnya. Perusahaan jasa juga dapat menggunakan pendekatan perhitungan
biaya proses. Sebagai contoh, bagian kliring cek dari suatu bank mengeluarkan
biaya yang sama untuk menguangkan cek, berapa pun besar uang dalam cek
tersebut atau atas nama siapa cek tersebut ditulis.
Perhitungan biaya proses akan berjalan baik jika produk relatif homogen,
melewati serangkain proses, dan menerima jumlah biaya produksi yang hampir
sama. Perusahaan dengan sistem proses mengakumulasi biaya produksi
berdasarkan proses atau departemen untuk satu periode waktu tertentu. output
proses selama periode tersebut diukur. Biaya perunit dihitung melalui pembagian
biya prosesnya dengan output padaperiode terkait. Pendekatan akumulasi biaya ini
disebut sistem perhitungan biaya proses (proses costing system)

Perhitungan Biaya Pesanan:


Produk sangat bervariasi
Biaya diakumulasikan berdasarkan pesanan kerja
Biaya per unit dihitung melalui pembagian jumlah biaya pekerjaan dengan unit
yang diproduksi untuk pekerjaan tersebut

Perhitungan Biaya Proses:


Produk bersifat Homogen
Biaya diakumulasikan berdasarkan proses atau departemen
Biaya per unit dihitung melalui pembagian biaya proses satu periode dengan
unit yang diproduksi selama periode tersebut

Sumber : https://witchnclown.wordpress.com/2012/12/06/karakteristik-biaya-
pesanan-dan-biaya-proses-akuntansi-biaya/

MANFAAT B. PESANAN

http://www.akuntansipendidik.com/2014/08/5-manfaat-informasi-harga-pokok-
produksi-per-pesanan.html

Biaya Overhead Pabrik

Biaya overhead pabrik adalah semua biaya produksi selain biaya


bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung. Biaya overhead pabrik
dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu (1) biaya overhead pabrik variabel, (2)
biaya overhead pabrik tetap, dan (3) biaya overhead pabrik campuran.
Biaya overhead pabrik variabel adalah biaya overhead pabrik yang jumlah
totalnya akan berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan.
Contoh biaya overhead pabrik variabel adalah biaya bahan penolong.
Biaya overhead pabrik tetap adalah biaya overhead pabrik yang jumlah
totalnya (dalam kisaran tertentu) tidak berubah walaupun terjadi
perubahan volume kegiatan. Contoh biaya overhead pabrik tetap adalah
pajak bumi dan bangunan, biaya penyusutan aktiva tetap, dan biaya sewa
gedung pabrik. Biaya overhead pabrik campuran dapat dibedakan menjadi
biaya overhead pabrik semivariabel, misalnya biaya listrik pabrik dan
biaya telepon pabrik, dan biaya overhead pabrik bertahap, misalnya gaji
supervisor dan gaji inspektur.

http://www.ekonomiuh.blogspot.co.id/2013/01/penentuan-dan-pengendalian-
biaya.html