PROFIL PROMOSI KESEHATAN

PUSKESMAS KOTABARU

A. Gambaran Umum Puskesmas Kotabaru
Puskesmas Kotabaru terletak di Kelurahan Kotabaru Hilir Kecamatan
Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru dengan luas wilayah kerja 110 Km 2
yang mencakup 7 desa 1 kelurahan, dengan titik koordinat pada Lintang
3⁰13'60" Bujur 116⁰13'52". Puskesmas Kotabaru mewilayahi 7 (tujuh) desa dan
1 (satu) kelurahan
Adapun batas-batas wilayah kerja Puskesmas Kotabaru sebagai
berikut:
 Sebelah utara : Selat Kotabaru
 Sebelah selatan : Wilayah kerja Puskesmas Dirgahayu
 Sebelah barat : Wilayah kerja Puskesmas Sebatung
 Sebelah timur : Wilayah kerja Puskesmas Perawatan
Berangas
Promosi kesehatan Puskesmas Kotabaru merupakan langkah awal
yang kami tempuh dalam rangka mengurangi atau menurunkan angka
kesakitan yang terjadi di dalam masyarakat dengan berbagai macam
permasalahan kesehatan yang kompleks, sehingga promosi kesehatan perlu
terus di tingkatkan, dikembangkan dan dibangkitkan baik dalam kegiatan
promosi itu sendiri maupun penerapan dalam kehidupan sehari-hari sehingga
harapan akan Terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang optimal melalui
pelayanan kesehatan yang berkualitas serta masyarakat yang berperilaku
sehat menuju terciptanya masarakat yang mandiri unggul dan religius.

B. Data Objektif Program Promosi Kesehatan Puskesmas Kotabaru
Tabel yang kami sajikan sudah disesuaikan dengan standar pembuatan
profil promosi kesehatan tingkat kabupaten, oleh karena itu perlu kami
sampaikan berbagai data yang ada pada tabel merupakan data objektif dan
aktual yang ada di Puskesmas Kotabaru tahun 2016, berikut tabel-tabel
mengenai promosi kesehatan Puskesmas Kotabaru;

Tabel B.3 Hasil survei PHBS tatanan rumah tangga Puskesmas Kotabaru

tahun 2016

No. Indikator PHBS RT YA TIDAK
1 Persalinan oleh Nakes 90% 10%
2 ASI Eksklusif 55.45% 44.54%
3 Timbang Balita 92.72% 7.27%
4 Air Bersih 100.00% 0.00%
5 CTP 77.64% 22.35%
6 Jamban 81.17% 18.82%
7 Berantas Jentik 91.17% 8.82%
8 Konsumsi sayur dan buah 74.70% 25.29%
9 Aktivitas Fisik 84.70% 15.29%
10 Tidak Merokok 47.64% 52.35%
PHBS 28.82% 71.17%

Berdasarkan tabel B.3 diketahui bahwa cakupan indikator PHBS RT di

wilayah kerja Puskesmas Kotabaru masih rendah yaitu 28.82% dari jumlah sampel

170 RT. Untuk angka pemberian ASI eksklusif masih rendah yaitu 55.45% dan

angka perokok juga masih tinggi yaitu 52.35%. Sedangkan angka indikator yang

lain seperti persalinan oleh nakes, timbang balita, penggunaan air bersih, CTPS,

jamban sehat, berantas jentik, konsumsi sayur dan buah, dan aktifitas fisik sudah

cukup baik.

Tabel B.2 Anggaran Promkes menurut Sumber Dana

No Puskesmas Total Anggaran Promosi Kesehatan
Anggaran
Kesehata APBN APBD APBD Bantuan
n II / Hibah

- Jumlah Anggaran promkes secara umum di peroleh dari dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dengan rincian dibayarkan sesuai dengan kegiatan yang telah dilaksanakan untuk penyuluhan kesehatan ke masyarakat di bayarkan dari dana APBN untuk 8 Desa/Kelurahan. golongan/kelompok ataupun masyarakat pada umumnya yang tentu dalam pelaksanaannya di lapangan tidak selalu terdokumentasi baik secara bukti fisik penyuluhan berupa Foto atau berupa absen dan surat tugas tetapi sebagai petugas kesehatan komunikasi yang berlangsung selama melayani pasien ataupun masyarakat sudah merupakan promosi kesehatan.3 Jumlah dan Jenis Sarana Promosi Kesehatan berdasarkan ketersediaan di Puskesmas Sebatung. 1 Kotabaru Unknown BOK . Secara umum tenaga kesehatan yang secara langsung ataupun tidak langsung melakukan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat baik secara individu. . . Tabel B.

No Puskesmas Saluran Media Yang di Jumlah Gunakan Radio TV Website Leafle Yang Yang t ada Digunkanan 1 Kotabaru 0 0 0 40 0 0 0 0 40 0 0 Tabel B.5 Jumlah Tatanan Pelayanan Kesehatan Yang Mendapat Intervensi Promkes No Puskesmas Sekolah Swasta Sekolah Negeri Yang Yang Yang Yang ada Digunkana ada Digunkanan n 1 Kotabaru 4 4 18 18 4 4 18 18 Jumlah tatanan pelayanan kesehatan di sekolah yang dimaksud adalah pelayanan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) mulai dari SD. SMP sehingga tatanan . Tabel B.4 Jumlah Saluran Media yang digunakan dalam Upaya Promosi Kesehatan. untuk pelaksanaan penyuluhan kesehatan tentu sarana yang digunakan sangat mendukung tercapainya hasil yang diharapkan dan sarana penyuluhan yang baik dan menarik serta modern akan menarik perhatian masyarakat untuk memperhatikan pesan yang kita sampaikan. Jadi secara umum sarana penyuluhan atau media yang tersedia di Puskesmas Kotabaru sangatlah minim.

dengan berbagai macam kegiatan promosi kesehatan yang dilaksanakan di sekolah-sekolah mulai dari penyuluhan kesehatan gigi dan mulut. penyuluhan akan bahaya yang bisa mengancam di lingkungan sekolah serta penjaringan kesehatan yang dilakukan oleh Puskesmas Kotabaru terhadap semua jenjang pendidikan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kotabaru dengan materi promosi kesehatan yang disampaikan melalui penyuluhan di sesuaikan dengan tingkat kebutuhan serta perkembangan anak usia sekolah. stiker dan spanduk di tempat kerja dan posyandu yang ada di lingkungan perusahaan serta melakukan pembinaan dan penunjukan terhadap pihak perusahaan/ masyarakat yang ada dilingkungan perusahaan agar terlibat dalam setiap pelayanan kesehatan yang di lakukan di wilayah perusahaan dan kantor pemerintahan. Tabel B. penyuluhan NAPZA dan HIV/AIDS. leaflet.7 Jumlah Tatanan Tempat Umum yang mendapatkan intervensi Promkes No Puskesmas Institusi Pendidikan Negeri Swasta PAUD SD SMP SMA PAUD SD SMP SMA /TK /TK 1 Kotabaru 0 14 2 2 17 3 0 1 Jumlah 0 14 2 2 17 3 0 1 .pelayanan kesehatan yang ada di sekolah yang mendapat intervensi promosi kesehatan yaitu 22 sekolah.6 Jumlah Tatanan Tempat Kerja yang mendapatkan intervensi Promkes No Puskesmas Tempat kerja Swasta Pemerintah Yang Yang Yang Yang ada Digunakan ada Digunakan 1 Puskesmas 5 5 15 15 Kotabaru Jumlah 5 5 15 15 Jumlah tatanan tempat kerja swasta atau perusahaan yang ada di Kecamatan Pulau Laut Utara sebanyak lima dengan bentuk intervensi adalah pelayanan kesehatan penyuluhan masalah kesehatan serta penempatan media promosi kesehatan melalui media lembar balik . penyuluhan kesehatan anemia. penyuluhan penerapan PHBS di Sekolah. Tabel B.

penyuluhan filariasis. Berbagai macam bentuk intervensi promosi kesehatan di sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Pulau Laut Utara yaitu mulai dari penyuluhan kesehatan gigi dan mulut. Tabel B.9 Kemitraan dalam Promkes dengan Organisasi keagamaan dan Ormas No Kemitraan Ormas Topik Nama Bentuk Kemitraan yang Bermitra 1 Organisasi Penyuluhan BNN Penyuluhan Napza Anak Kesehatan Napza Sekolah Jumlah 1 1 1 Tabel B. penyuluhan kesehatan reproduksi remaja sehat/anemia. penyuluhan NAPZA.penyuluhan CTPS. penyuluhan penerapan PHBS di Sekolah. pelatihan jumantik. . kegiatan terlaksana bekerja sama dengan pemegang program yang terkait yang tergabung dalam tim Promosi Kesehatan Puskesmas Kotabaru. penyuluhan DBD. Tabel B.10 Kemitraan dalam Promkes dengan Institusi Pendidikan No Kemitraa Institusi Pendidikan . . pembinaan dokter kecil penyuluhan akan bahaya yang bisa mengancam di lingkungan sekolah serta penjaringan yang dilakukan oleh Team Promosi Kesehatan Puskesmas Sebatung terhadap semua jenjang pendidikan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kotabaru dan materi promosi kesehatan yang disampaikan melalui penyuluhan di sesuaikan dengan tingkat kebutuhan serta perkembangan anak usia sekolah.8 Kemitraan dalam Promkes dengan LSM No Kemitraan LSM Topik Nama yang Bentuk Bermitra Kemitraan 1 . - Jumlah Tidak ada LSM yang bermitra dengan Promkes karena memang di wilayah Kerja Puskesmas Kotabaru tidak ada LSM yang aktif baik yang berkantor atau yang melakukan kegiatan di wilayah kerja Puskesmas Kotabaru.

- Tabel B. Penyuluhan Rutin di Tangan Prosedural dan SMP dan Sekolah. Se. . - Jumlah . Kecamatan serta dalam Pusling sekaligus Pulau Laut setiap arisan bulanan PKK Utara kegiatan PKK Jumlah Kemitraan antara PKK dengan Promkes atau secara umum Puskesmas Sebatung seutuhnya telah terjalin melalui kegiatan-kegiatan yang berjalan di . Pelaksanaan Penerapan PHBS di SMA Se. Jumantik Jumlah 6 22 Adanya kemitraan dengan institusi sekolah yang bermitra dengan Promkes atau secara umum Puskesmas Kotabaru dengan bentuk kemitraan yaitu Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tentu sangatlah dirasakan manfaatnya baik bagi siswa/i serta bagi petugas kesehatan sehingga kemitraan yang terjalin memudahkan semua program kesehatan yang dijalankan disekolah mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. . dan ikut Penyuluhan DBD. Filariasis. serta wilayah Sekolah Perkembangan Kerja Kesehatan Anak Puskesmas Sekolah (Kesehatan Sebatung Umum serta Gigi dan Mulut).11 Kemitraan dalam Promkes dengan Organisasi Kepemudaan No Kemitraan Organisasi Kepemudaan Topik Nama yang Bentuk Bermitra Kemitraan 1 . Tabel B. . n Topik Nama yang Bentuk Kemitraan Bermitra 1 UKS Narkoba/ Napza. DBD. UKS dan PHBS Di Sekolah. Cuci SD.12 Kemitraan dalam Promkes dengan Organisasi Wanita No Kemitraan Organisasi Wanita Topik Nama yang Bentuk Bermitra Kemitraan 1 PKK Penyuluhan PKK Penyuluhan Filariasis(BELKAGA).

15 Penyebaran Informasi melalui Media Tradisional No Penyebaran Jenis Saluran Media Frekwensi Informasi Tradisional Topik Bentuk Jumlah . 14 Penyebaran Informasi melalui Media Massa Cetak No Penyebaran Jenis Saluran Media Massa Frekwensi Informasi Cetak Topik Bentuk Jumlah Belum ada kerjasama dengan media massa dan media cetak karena di kecamatan belum ada media massa khusus kecamatan. Tabel B. serta pembinaan Kesehatan Lingkungan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bibit penyakit yang ada di dalam masyarakat. penyuluhan oleh kader PKK dalam hal Kesehatan. 13 Penyebaran Informasi melalui Radio dan Televisi No Penyebaran Informasi Jenis Saluran Media Radio TV Jumlah Tidak dilakukan penyebaran informasi melalui media Radio dan TV karena memang tidak ada medianya atau salurannya. Gizi dan lingkungan juga perlu di lakukan kedepannya bersama-sama dengan petugas kesehatan melakukan pembinaan di rumah tangga secara menyeluruh baik pembinaan PHBS.posyandu-posyandu di Kecamatan Pulau Laut Utara sehingga kemitraan ini perlu terus dilanjutkan dan ditingkatkan agar kegiatan-kegiatan yang sudah ada dapat terus berjalan dan kegiatan-kegiatan lainnya tentu harus juga di aktifkan seperti pembinaan PHBS di rumah tangga. Tabel B. Tabel B. pembinaan Keluarga Sadar Gizi.

Tabel B. dsb.Penyebaran informasi melalui media tradisional seperti gerobak sampah. Kursus dan Pelatihan Promkes N Puskesma Kursus Pelatihan o s Nam Pesert Jumla Nama Pesert Jumla a a h a h Orang Orang dilatih dilatih 1 Kotabaru . gerobak makanan. 18 Pendidikan. Pelatiha Anak 510 n dokter SD kecil Kelas 4 dan 5 Jumlah . . tidak terwujud karena keterbatasan dalam pendanaan. 17 Penyebaran Informasi melalui Mobil /Mobil Unit No Penyebaran Jenis Saluran Media Massa Frekwensi Informasi Cetak Topik Moment kegiatan dan sasaran Jumlah Tidak ada mobil unit khusus penyuluhan di Puskesmas Kotabaru yang kami miliki hanya mobil ambulance biasa untuk transportasi pasien/rujukan. . . - Selama tahun 2016 tidak ada pelatihan di bidang promosi kesehatan baik pelatihan kader penyuluh kesehatan juga pelatihan kader posyandu. Tabel B. Tabel B. perencanaan berbagai macam pelatihan akan dilakukan tahun 2017 mendatang tentu dengan . 16 Penyebaran Informasi melalui Media Pameran No Penyebaran Jenis Saluran Media Frekwensi Informasi Pameran Topik Bentuk Jumlah Puskesmas Kotabaru belum pernah mengikuti pameran tingkat kabupaten karena sudah terintegrasi dengan Dinas Kesehatan.

! Sukseskan BELKAGA Spanduk Osteomelitis Leaflet Maag Leaflet Pencegahan Batu Saluran Leaflet Kemih Halusinasi Leaflet Kanker Payudara Leaflet 2 Kotabaru Kejang Demam Leaflet 3 Kotabaru KB Leaflet 4 Kotabaru Keputihan Leaflet 5 Kotabaru Tifes Leaflet 6 Kotabaru Seksualitas Pada Kehamilan Leaflet 7 Kotabaru Rematik Leaflet 8 Kotabaru KB Pil Leaflet 9 Kotabaru Tumbang Remaja Leaflet 10 Kotabaru Anemia Leaflet 11 Kotabaru Asma Leaflet 12 Kotabaru Epilepsi Leaflet 13 Kotabaru Asi Eksklusif Leaflet 14 15 Kotabaru Asam Urat Leaflet .persetujuan pada pada plan of action (POA) yang di ajukan pemegang program promkes. 19 Pesan Kesehatan dan Media Promosi Kesehatan No Puskesmas Topik Jenis Metode / Teknik 1 Kotabaru Anda Memasuki Kawasan Stiker Bebas Rokok Perawatan Payudara Leaflet ASI Eksklusif Leaflet Cegah Demam Berdarah Stiker dengan 3M Ayo.. Tabel B.

16 Kotabaru Menopause Leaflet 17 Kotabaru Kehamilan Risti Leaflet 18 Kotabaru Demensia Leaflet 19 Kotabaru MP-ASI Leaflet 20 Kotabaru Malaria Leaflet Kotabaru Cara Mengatasi Kenakalan Leaflet 21 remaja 22 Kotabaru Kanker Serviks Leaflet 23 Kotabaru Ispa Leaflet 24 Kotabaru Imunisasi Leaflet 25 Kotabaru Hipertensi Leaflet Kotabaru Mengenal Stroke dan Leaflet 26 Pencegahannya 27 Kotabaru Perilaku Seksual Pranikah Leaflet Kotabaru Cegah Polio dengan Leaflet 28 imunisasi 29 Kotabaru Narkoba Leaflet 30 Kotabaru Obesitas Leaflet 31 Kotabaru Anemia Leaflet Kotabaru Cegah demam Berdarah Leaflet 32 dengan 3 M Plus Kotabaru Wasopadai Infeksi TORCH Leaflet 33 Pada Kehamilan 34 Kotabaru Diare Leaflet 35 Kotabaru Kecacingan Leaflet 36 Kotabaru Vitamin A Leaflet 37 Kotabaru PHBS di Sekolah Leaflet 38 Kotabaru Campak Flash Card .

Tabel B. 21 Kebijakan yang mendukung upaya Promkes Di Kecamatan pulau Laut Utara No Puskesmas Perihal Bentuk Kebijakan . Lihat Lampiran pada profil ini. 20 Studi Evaluasi Promkes No Puskesmas Nama Studi Evaluasi Jumlah 1 Kotabaru . Tabel B. kepustakaan serta bank data mengenai promosi kesehatan serta tidak adanya pendanaan terhadap studi evaluasi atau penelitian yang bisa dilakukan diwilayah kecamatan Pulau Laut Utara. - Jumlah Tidak adanya studi evaluasi di wilayah Kecamatan Pulau Laut Utara karena sulitnya mendapatkan referensi.39 Kotabaru Anemia Leaflet 40 Kotabaru 6 Langkah CTPS Stiker 42 Kotabaru 5 Perilaku Mencegah Anemia Stiker 43 Kotabaru DBD Lembar Balik 44 Kotabaru Diare Lembar Balik 45 Kotabaru ISPA Lembar Balik Kotabaru Media PROMKES 5 Jari Media Promkes 46 gerakan 5 c cegah Filaria 47 Kotabaru Cegah Belkaga Video Animasi Kotabaru Kumpulan Brosur/poster/ Buku Baca di 48 leaflet ruang tunggu Kotabaru Dilarang meludah Stiker 49 sembarangan Kotabaru Dilarang Buang sampah Stiker 50 Sembarangan Kotabaru Langkah Mudah Lembar Balik 51 Memperbanyak ASI Jumlah 51* *Untuk melihat metode yang digunakan.

dan Toma No Puskesmas Desa Siaga Kader Tokoh Masyarakat 1 Kotabaru . 1 Kotabaru Himbauan Pelaksanaan Surat Edaran program STBM dalam rangka Bupati percepatan target untuk Kotabaru mencapai 100% akses dasar (universal acces terkait air minum dan sanitasi 2019 2 Kotabaru Perda Kabupaten Kotabaru Perda No. Hasil Pencapaian Program Promosi Kesehatan Puskesmas Sebatung Tahun 2016 Adapun hasil pencapaian dalam pelaksanaan program promosi kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Sebatung tahun 2016 adalah sebagai berikut . 134 _ C. Kader. Tanggal Evaluasi . 134 – Jumlah . 22 Jumlah Desa Siaga.19 Tahun 2015 tentang KTR Jumlah 2 2 Pemetaan Promosi Kesehatan Tatanan Rumah Tangga (Menggunakan Software Khusus) *Tidak dapat di wujudkan karena ketiadaan software Tabel B.

 Diperolehny  Kegiatan delapan (8) Desa/ Agustus a data PHBS Terlaksana Kelurahan se. perlu ada Wilayah Kerja koordinasi dengan Puskesmas sekolah di Sebatung karenakan padatnya jadwal belajar mengajar di sekolah 4 Kemitraan Dengan Setiap Bulan Setiap Bulan di  Kegiatan PKK laksanakan Terlaksana kegiatan Pusling dengan Baik yang turut diikuti 3  Kemitraan Puskesmas di perlu Kecamatan Pulau ditingkatkan ke Laut Utara.N Jenis Kegiatan dan bulan Hasil yang Kegiatan dan o Pelaksanaa diperoleh Rencana Tindak n /dicapai Lanjut 1 Puskesmas Kotabaru Setiap hari Lemahnya  Kegiatan melayani Konseling kerja dokumentasi tidak Penyuluhan individu (Pencatatan dan berkesinambun Kesehatan berupa . 2016 secara total  Kegiatan di Wilayah Kerja populasi se. di tahap sisipkan kegiatan pembinaan penyluhan PHBS di rumah kesehatan tangga 5 Survei PHBS di Bulan April. Kegiatan hanya  Perlu di  Narkotika/Nap berlangsung buatkan za sebentar karena pencatatan dan  Reproduksi petugas dual pelaporan Remaja Sehat jabatan. Pelaporan) gan  HIV/Aids. sulkan di Puskesmas Kotabaru Wilayah Kerja perencanaan Puskesmas BOK tahun Kotabaru 2017  Kendala : Ketidakpastian . SMP se dengan Baik baik. 2 Penyuluhan Setiap Bulan Rata-rata 30%  Kegiatan Kesehatan Di bersamaan dari jumlah Terlaksana Masyarakat dengan jadwal peserta dengan Baik Media Leaflet Posyandu memberikan  Perlu umpan balik dikembangkan mengenai materi promkes yang disampaikan dengan media yang lain 3 Penjaringan Bulan  Kegiatan Kegiatan Kesehatan Anak September Terlaksana terlaksana dengan Sekolah SD. tersendiri  Gigi dan Mulut mengenai  Ibu dan Anak konseling  Kesehatan kesehatan di Secara Umum puskesmas.

jadi petugas PROMKES dan Tim yang terjun langsung untuk melakukan kegiatan Survei Bulan September keluar surat edaran dari Dinas Kesehatan bahwa pengadaan Anggaran untuk kegiatan Survey PHBS di batalkan.  Kegiatan Pebruaru Terlaksana Dengan Baik Tanggal Evaluasi . anggaran menyebabkan Petugas tidak berani bekerjasama dengan kader untuk melakukan pendataan. dimulai  Akan direncanakan di tahun 2017 Kegiatan penyuluhan di sisipkan dalam Kegiatan MOS Tahunan 9 Pembinaan UKS Pebruari  Kegiatan dalam bentuk terlaksana penyuluhan Siswa Dengan SD baik 10 Penyuluhan DBD Januari. Tanggal Evaluasi N Jenis Kegiatan dan bulan Hasil yang Kegiatan dan o Pelaksanaa diperoleh Rencana Tindak n /dicapai Lanjut 7 Penyuluhan Bulan Mei  Hanya 100  Kegiatan Kesehatan Remaja orang Terlaksana Sekolah (SMP dan perwakilan dengan Baik SMA Se-Wilayah siswa saja yang  Perlu Kerja Puskesmas menjadi Peserta dikembangkan Kotabaru) Penyuluhan promosi ü Napza/Narkotik  Banyaknya kesehatan feadback saat dengan materi sesi tanya jawab lain.

Penutup 3. sehingga kedepannya program promosi kesehatan di Puskesmas Kotabaru menjadi yang terdepan dari program-program lain dan lebih digalakkan lagi pelaksanaannya dengan memperhatikan kebutuhan program promosi kesehatan ini dalam rangka pencapaian hasil yang optimal. sarana dan prasarana yang mendukung promosi kesehatan.1 Kesimpulan Sangatlah kami sadari secara umum promosi kesehatan yang ada di Puskesmas Kotabaru tidaklah optimal baik dalam pelaksanaannya serta sarana prasarana penyuluhan dan medianya yang terbatas.N Jenis Kegiatan dan bulan Hasil yang Kegiatan dan o Pelaksanaa diperoleh Rencana Tindak n /dicapai Lanjut C. tetapi hal ini tidak membuat kami di Puskesmas Kotabaru berkecil hati dan berdiam diri akan keadaan dan keterbatasan kami. tentu kami berusaha menjalankan program ini agar sesuai dengan harapan kita bersama yang didalam pelaksanaannya tidak lepas dari ketersediaan sumber daya manusianya. dan pembiayaannya. .

4.3. . informasi. 2. sinkronisasi dan sosialisasi baik di Puskesmas Sebatung sendiri. Masih kurangnya kinerja tim di Puskesmas Kotabaru yang beranggapan bahwa tugas penyuluhan/promosi kesehatan adalah tugas pemegang program promosi kesehatan itu sendiri sehingga hal inilah yang menjadi kendala dalam pelaksanaan promosi kesehatan. sikap dan perilaku dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan. Pentingnya penetapan standar pelayanan minimum di lingkungan masyarakat yang bertujuan untuk peningkatan pengetahuan. Sanitasi dasar yang memenuhi syarat kesehatan seperti jamban sehat dan air bersih yang sangat terbatas 3. Pencatatan dan pelaporan serta dokumentasi yang lemah menyebabkan semua kegiatan promosi kesehatan yang dilaksanakan menjadi sulit untuk di evaluasi. di lintas sektoral maupun di masyarakat akan pentingnya program promosi kesehatan.2 Saran Beberapa hal yang menjadi permasalahan dalam pencapaian program promosi kesehatan di Puskesmas Kotabaru Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru adalah : 1. 8. Terbatasnya sarana dan prasarana program promosi kesehatan yang ada di Puskesmas Kotabaru menjadi kendala dalam pelaksanaan promosi kesehatan karena keefektifan serta modernitas pada media dan sarana yang digunakan menentukan keberhasilan serta menarik perhatian masyarakat untuk memperhatikan pesan kesehatan yang disampaikan. 5. Team Building perlu tingkatkan dalam pelaksanaan kegiatan promosi kesehatan sesuai dengan disiplin keilmuan yang ada di puskesmas sehingga penyuluhan atau promosi kesehatan berjalan sesuai bidang keilmuannya. Kurang lancarnya koordinasi. disamping itu ancaman sakit terhadap masyarakat pada umumnya masih cukup tinggi dengan adanya penyakit endemis. 6. 7. sehingga petugas kesehatan yang memberikan/menyampaikan materi penyuluhan diharapkan sesuai dengan kapabilitas dan akuntabilitas yang di miliki. Perilaku hidup bersih dan sehat belum mencapai pada tingkat yang diharapkan. penyakit akibat faktor lingkungan dan Penyakit degeneratif.