KERANGKA ACUAN PROGRAM

POKJA PPI ( PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN
INFEKSI )
RUMAH SAKIT PERMATA CIREBON

A la m a t : J l. T u p a r e v N o . 1 1 7 - 4 5 1 5 3
Te le p h o n e : (0 2 3 1 ) 8 3 3 8 8 7 7 – 8 3 3 8 8 9 9
Fax : (0 2 3 1 ) 8 2 9 3 6 9 8
W e b S it e : w w w .r s p e r m a t a c ir e b o n .c o .id
E - m a il : rs p e r m a t a c ir e b o n @ g m a il.c o m

1

2 .

Disinilah butuh komitmen bersama antara staf dan pimpinan sehingga akreditasi rumah sakit tercapai. rumah sakit harus memiliki sumber daya manusia yang profesional baik bidang teknis medis maupun administrasi kesehatan. jumlah pasien dan jumlah pegawai. urusan rumah tangga. farmasi. untuk menjaga dan meningkatkan mutu maka rumah sakit harus mempunyai suatu ukuran yang menjamin peningkatan mutu di semua tingkatan. pelayanan makanan. populasi pasien yang dilayani. PPI menjangkau setiap bagian dari pelayanan rumah sakit dan melibatkan individu di berbagai unit pelayanan. padat modal. Adanya peningkatan kualitas pengendalian infeksi nosocomial 3 . KERANGKA ACUAN PROGRAM POKJA PPI ( PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI ) 2016 RS. C. Program PPI mengidentifikasi dan menurunkan resiko infeksi yang didapat dan ditularkan diantara pasien. padat pakar. LATAR BELAKANG Tahun ini kementerian kesehatan menetapkan Rumah Sakit di Indonesia untuk melaksanakan PPI sebagai salah satu komponen penilaian akreditasi Rumah Sakit versi JCI. staf. mahasiswa dan pengunjung. Dalam kegiatan peningkatan mutu pelayanan keperawatan perlu ada suatu program yang terencana dan berkesinambungan sebagai pedoman bagi pelayanan keperawatan dalam mengevaluasi dan membuat rencana tindak lanjut sehingga tercapai peningkatan mutu pelayanan yang diharapkan. dan pelayanan sterilisasi. B. seperti unit pelayanan klinis. PENDAHULUAN Rumah sakit adalah suatu institusi pelayanan kesehatan yang komplek. Agar rumah sakit mampu melaksanakan fungsi yang demikian komplek. TUJUAN 1. PERMATA CIREBON A. pemeliharaan sarana. Resiko infeksi dapat berbeda dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya tergantung kegiatan klinis dan pelayana rumah sakit. Tujuan Khusus a. tenaga profesional kesehatan. Tujuan Umum Memberikan pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit yang optimal 2. laboratorium. lokasi geografis. Kompleksitas ini muncul karena pelayanan di rumah sakit menyangkut berbagai tingkatan maupun jenis disiplin.

Terpenuhinya standar dan parameter pada akreditasi versi JCI D. e. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi RS Permata Cirebon. Kegiatan Pokok a. 4 . Pelantikan seluruh anggota komite PPI 2 Penyusunan Program PPI Pembuatan Kebijakan. c. f. meliputi : a. pedoman. panduan dan SPO PPI. Memantau dan mengevaluasi kejadian infeksi e. Berkoordinasi dengan Sanitasi untuk pembuatan Pedoman manajemen limbah RS Permata Cirebon. d. Pedoman Managerial Pencegahan dan Pengendalian Infeksi. Mencegah terjadinya infeksi silang dari pasien ke petugas ataupun sebaliknya c. b. b. Panduan Sterilisasi Barang single use RS Permata Cirebon. Penyusunan komite PPI b. g. Panduan Hand Hygiene RS Permata Cirebon. KEGIATAN POKOK DAN RENCANA KEGIATAN 1. Meningkatkan komunikasi antar unit kerja d. Rincian Kegiatan N Kegiatan Rincian Kegiatan o 1 Penyusunan Komite PPI a. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan petugas f. Kebijakan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi RS Permata Cirebon. Penyusunan job disk anggota komite PPI c. Rapat calon anggota komite PPI b. Penyusunan program PPI 2. Panduan Alat Pelindung Diri RS Permata Cirebon.

m. Pembuatan Program – Program PPI :  Survailens Infeksi Nosokomial  Investigasi Outbreak  Infection Control Risk Assesment (ICRA)  Monitoring Sterilisasi  Monitoring Manajemen Laundry dan Linen  Monitoring Peralatan Kadaluarsa Single Use menjadi Re use  Monitoring pembuangan sampah infeksius dan cairan tubuh. Berkoordinasi dengan CSSD untuk pembuatan pedoman pemakaian ulang (Re use) peralatan dan material. Berkoordinasi dengan sanitasi untuk pembuatan pedoman sanitasi RS Permata Cirebon. k.h. j. Berkoordinasi dengan Rumah Tangga untuk pembuatan Pedoman manajemen linen RS Permata Cirebon. Berkoordinasi dengan sanitasi untuk pembuatan pedoman pengelolaan sampah infeksius dan cairan tubuh. Berkoordinasi dengan CSSD untuk pembuatan Pedoman manajemen sterilisasi RS Permata Cirebon. l.  Penanganan darah dan komponen darah  Monitoring pembuangan benda tajam  Pencatatan dan pelaporan tertusuk jarum  Monitoring penggunaan ruang isolasi  Monitoring kepatuhan Hand Hygiene  Program diklat  Monitoring penggunaan APD  Penggunan Antibiotik secara rasional  Program etika batuk  Program menyuntik yang aman  Program orientasi staf baru 5 . i.

6 .  Pemeliharaan mesin pendingan  Program ppi pengunjung. n. Berkoordinasi dengan Gizi untuk pembuatan Pedoman pelayanan gizi RS Permata Cirebon. o. Pedoman tentang perawatan pasien penyakit menular. 3 Pelaksanaan Program PPI Time line kegiatan ercantum dalam tiap masing – masing program.