RMK Teori Akuntansi

Dewi Lutfiah Guhung
10800110019/AK.1

BIAYA PINJAMAN PSAK 26 Revisi 2011

A. Definisi

Biaya pinjaman didefinisikan dalam PSAK 26 sebagai bunga dan biaya lainnya yang
dikeluarkan oleh suatu entitas berkenaan dengan kegiatan meminjam dana. Aset kualifikasian
adalah aset yang membutuhkan waktu yang cukup lama agar siap untuk digunakan sesuai dengan
maksudnya atau dijual.

B. Perlakuan Akuntansi
PSAK 26 mensyaratkan biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan
perolehan, konstruksi atau pembuatan asset kualifikasikan untuk dikapitalisasi sebagai
bagian dari biaya perolehan asset tersebut ; biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban
pada periode terjadinya.
biaya pinjaman meliputi :
 beban bunga yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif
 beban keuangan dalam sewa pembiayaan (PSAK 30)
 selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih
kurs tersebut sebagai penyesuaian terhadap biaya bunga

Asset kualifikasian didefinisikan dalam PSAK 26 sebagai asset yang membutuhkan
waktu yang cukup lama agar siap digunakan atau dijual sesuai dengan maksudnya.
adapun asset yang termasuk ke dalam kategori asset terkualifikasian adalah:

 persediaan yang membutuhkan waktu tertentu untuk bisa sampai pada kondisi
yang layak jual
 asset tak berwujud
 proyek konstruksi
 property investasi

Namun, disebutkan secara spesifik yang tidak termasuk definisi asset terkualifikasi
menurut PSAK 26 adalah:

 persediaan yang secara rutin dipabrikasi atau diproduksi dalam jumlah banyak
dengan dasar berulang selama jangka waktu yang pendek
 asset yang siap digunakan untuk dijual sesuai dengan maksudnya ketika diperoleh

C. Perbedaan

Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban pada periode terjadinya  Jika entitas meminjam dana secara khusus untuk tujuan memperoleh aset kualifikasian. Pengakuan  Entitas mengkapitalisasi biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan. maka entitas tersebut menentukan jumlah biaya pinjaman yang dapat dikapitalisasi sebesar biaya pinjaman aktual yang terjadi selama periode dikurangi penghasilan investasi atas investasi sementara dari pinjaman tersebut. Perihal PSAK 26 (2011) PSAK 26 (2008) Ruang Lingkup Tidak berlaku untuk : Tidak berlaku untuk:  asset kualifikasian yang  persediaan yang dipabrikasi diukur pada nilai wajar. atau atau diproduksi dalam jumlah  persediaan yang dipabrikasi besar dengan berulang atau diproduksi dalam jumlah besar degan dasar berulang Komponen biaya  beban bungan yang dihitung bunga pinjaman menggunakan metode suku amortisasi diskonto dan bunga efektif premium  beban keuangan dalam sewa  amortisasi biaya tambahan pemiayaan. dan  beban keuangan dalam sewa  selisish kurs yang berasal dari pembiayaan pinjaman dalam mata uang  selisih kurs yang berasal dari asing sebagai penyesuaian pinjaman dalam mata uang atas biaya bunga asing sebagai penyesuaian atas biaya bunga Pelaporan Biaya pinjaman yang Tidak diatur keuangan dalam menggantikan inflasi sebagai ekonomi beban hiperinflasi Hibah Memberikan acuan ke PSAK Tidak memberikan acuan ke 61 : akuntansi hibah pemerintah PSAK secara spesifik dan pengungkapan bantuan pemerintah D. konstruksi.  Jika entitas meminjam dana secara umum lalu menggunakannya untuk memperoleh suatu aset kualifikasian. diluar pinjaman untuk memperoleh aset kualifikasian. Jumlah biaya . maka entitas menentukan jumlah biaya pinjaman yang dapat dikapitalisasi dengan menerapkan suatu tarif kapitalisasi terhadap pengeluaran atas aset tersebut. Tarif kapitalisasi adalah rata-rata tertimbang biaya pinjaman atas saldo pinjaman selama periode. atau pembuatan aset kualifikasian sebagai bagian dari biaya perolehan aset tersebut.

E. pinjaman dikapitalisasi selama suatu periode tidak boleh melebihi jumlah biaya pinjaman yang terjadi pada periode tersebut. Pengungkapan Entitas mengungkapkan: a.  Ketika konstruksi aset kualifikasian diselesaikan per bagian dan setiap bagian dapat digunakan selama berlangsungnya konstruksi bagian lain. tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang dapat dikapitalisasi .  Entitas mulai mengkapitalisasi biaya pinjaman sebagai bagian biaya perolehan aset kualifikasian pada tanggal awal. jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan.  Entitas menghentikan sementara kapitalisasi biaya pinjaman selama periode yang diperpanjang dimana pengembangan aktif atas aset kualifikasian juga dihentikan. dan b. dan c) entitas telah melakukan aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan aset agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya atau dijual. maka entitas menghentikan kapitalisasi biaya pinjaman untuk bagian tersebut ketika aktivitas untuk menyiapkan bagian tersebut untuk dapat digunakan sesuai dengan maksudnya atau dijual telah selesai secara substansial. Tanggal awal kapitalisasi adalah tanggal ketika entitas pertama kali memenuhi semua kondisi berikut: a) terjadinya pengeluaran untuk aset. b) terjadinya biaya pinjaman.  Entitas menghentikan kapitalisasi biaya pinjaman ketika secara substansial seluruh aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya atau dijual telah selesai.