PERGERAKAN AIR TANAH (HUKUM DARCY

)
MAKALAH

Dibuat dan Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Aliran Air
Tanah dari Dosen Drs. Sukadi, M.Pd., MT.

Oleh :

Ayu Santika (1406564)

Azhar F. Fakhri (1403218)

Vanesa Desti A. (1403850)

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL S1

DEPARTEMEN PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL

FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

2016

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kita panjatkan hanya kepada Allah SWT dan
hanya kepada-Nya-lah segala bentuk pujian dipersembahkan. Shalawat serta
salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.
Karena dari beliaulah segala suri tauladan berasal. Dan berkat nikmat-Nya
makalah ini dapat terselesaikan.

Selanjutnya, Makalah tentang PERGEAKAN AIR TANAH (HUKUM
DARCY) membahas lebih detail mengenai pergerakan air dalam tanah dan
penjabaran praktikum berdasarkan Hukum Darcy. Adapun tujuan disusunnya
makalah ini adalah untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Aliran Air Tanah. Dan tak
lupa ucapan terima kasih kepada Bapak Drs. Sukadi, M.Pd., M.T, selaku Dosen
dari Mata Kuliah Aliran Air Tanah yang telah membimbing kami dengan baik
selama mata kuliah berlangsung.

Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Penulis
menyadari masih banyak kekurangan dari makalah ini. Oleh karena itu, segala
saran dan kritik yang membangun dari pembaca sangat diharapkan demi
perbaikan pada tugas selanjutnya. Mudah-mudahan Allah senantiasa meridhoi
setiap langkah dan aktivitas kita semua. Amin ya robbal ‘alamin.

Bandung, November 2016

Penulis

........................................................................................................................21 .........................................................................................2 D................... Kesimpulan........................1 B...... Teori Hukum Darcy..........................................................II BAB I PENDAHULUAN A............................................................................... Rumusan Masalah..........2 BAB II PEMETAAN DIGITAL A.......................................20 DAFTAR PUSTAKA...16 BAB III PENUTUP A..................................I DAFTAR ISI................ DAFTAR ISI KATA PENGANTAR...................................................... Saran........14 E......................................................................... Tujuan Makalah....................................................................................................................................................................................................................................... Penyaluran Alami dan Artifisial.......................... Erosi Air Tanah......................... Macam-macam Pergerakan Air Tanah........7 C..................................... Prosedur Makalah........... Pergerakan Air Tanah........................12 D............. Latar Belakang......................................................................................2 C..............3 B.................20 B...............................................................

dikarenakan air merupakan salah satu kebutuhan pokok yang utama bagi manusia. seperti udara juga banyak mengandung air.4 triliun kilometer kubik atau sekitar 330 juta mil³ tersedia di bumi. Jika penguapan dari permukaan air bersama-sama dengan penguapan dari tumbuh- tumbuhan disebut Evapotranspirasi. Penguapan air dari dedaunan dan batang pohon yang basah disebut Intersepsi. dan padat yang kita kenal dengan es. permukaan air danau. Seperti kita ketahui. hal demikian kita kenal dengan nama Siklus Hidrologi. semua air ini akan mengalami penguapan yang disebabkan oleh pemanasan sinar matahari. cair. Terdapat 1. Mata air yang keluar dengan cara rembesan disebut seepage. tetapi air yang ada di udara ini tidak dapat dikonsumsi secara langsung. air selokan. hutan. laut. Latar Belakang Masalah air selalu menarik untuk dibahas lebih lanjut. sungai. penguapan dari badan air secara langsung disebut Evaporasi. Sebenarnya air di bumi tidak langka. dan air di darat. Air yang meresap ke tanah akan terus sampai kedalaman tertentu dan mencapai permukaan air tanah (groundwater) yang disebut perkolasi. dan air sungai. dikarenakan air tersebut kotor ataupun dapat berubah wujudnya. Hujan yang turun ke permukaan bumi jatuh pada permukaan tanah. pada umumnya kelangkaan air di bumi ini merupakan akibat dari kecerobohan manusia sendiri. Dalam hidrologi. Air menutupi hampir 71% permukaan bumi. Adapun wujud air seperti kita ketahui adalah gas. Penguapan air juga terjadi pada tumbuhan disebut Transpirasi. Perubahan wujud air di sekitar bumi selalu berubah dan berputar. Jumlah air di sekitar bumi ini selalu tetap. Jika aliran tanah muncul atau keluar akan menjadi mata air (spring). BAB I PENDAHULUAN A. sebagian besar air terdapat di laut yaitu air asin dan yang berada di kutub serta puncak gunung yang tinggi kita kenal dengan nama es. ladang. tetapi kwantitas wujudnya yang selalu berubah. air di udara. tetapi sering dirancukan dengan tidak dapatnya air untuk dikonsumsi. Air di bumi yang meliputi air laut. akan tetapi air dapat . Hujan dalam istilah hidrologi disebut Presipitasi yakni tetes air dari awan yang jatuh kepermukaan tanah. persawahan atau perkebunan. air rawa. Air di darat meliputi : air danau.

monopolisasi serta privatisasi dan bahkan dapat menimbulkan konflik. danau. Pengelolaan sumber daya air yang kurang baik dapat menyebabkan kekurangan air. B. muara. mata air. uap. Prosedur Makalah Prosedur penulisan makalah ini adalah dengan menggunakan metode studi pustaka melalui internet. menuju air. laut. Kata ”tanah” seperti banyak kata umum lainnya. dan dalam yang merupakan bagian paling atas dari kulit bumi. Mengetahui macam-macam pergerakan air tanah 5. Mengetahui pengertian pergerakan air tanah 2. Tujuan Makalah 1. muka air tawar. Untuk mengetahui pengertian pergerakan air tanah 2. Untuk mengetahui macam-macam pergerakan air tanah 5. tanpa memperhitungkan tanah tersebut mempunyai horizon yang keliatan . sungai. lebar. Dalam pengertian tradisional tanah adalah medium alami untuk pertumbuhan tanaman daratan. Mengetahui perbedaan penyaluran alami dan artifisial 3. BAB II PEMBAHASAN A. yakni Undang-undang nomor 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air. Indonesia telah memiliki undang-undang yang mengatur sumber daya air sejak tahun 2004. hujan. Rumusan Masalah 1. Mengetahui pengertian erosi air tanah 4. Pergerakan Air Tanah Tanah adalah suatu benda fisis yang berdimensi tiga terdiri dari panjang. mempunyai beberapa pengertian. Mengetahui teori Hukum Darcy C. Untuk mengetahui pengertian erosi air tanah 4. sungai. Untuk mengetahui perbedaan penyaluran alami dan artifisial 3. dan aliran air di atas permukaan tanah (run off) yang meliputi. yaitu melalui penguapan. dan lautan es. Air dalam obyek-obyek tersebut bergerak mengikuti suatu siklus air. hadir sebagai awan. hujan. Untuk mengetahui teori Hukum Darcy D.

Batas bawah yang memisahkan dari bahan bukan tanah yang terletak dibawahnya. yang karena pengaruh berbagai faktor lingkungan pada permukaan bumi dan kurun waktu. gambar di bawah adalah gambar faktor pembentuk tanah. Tanah tersusun dari horizon-horizon dekat permukaan . tumbuhan hidup atau bahan tumbuhan yang belum mulai terlapuk. area-area tandus. air dangkal. udara dan bahan-bahan mineral dan organik serta jasad-jasad hidup. batuan atau es. Orang menganggap tanah adalah penting. juga karena mampu menyaring air serta mendaur ulang limbah. obat-obatan. dan perhatian yang terbesar pada tanah terpusat pada pengertian ini. cairan dan gas. atau pada lapisan es terbuka suatu glester. sehingga berperan sebagai tempat tumbuh bermacam- macam tanaman. oleh karena tanah mendukung kehidupan tanam-tanaman yang memaso pangan.atau tidak. pada wilayah yang terus menerus membeku. atau tertutup air dalam. Pengertian ini masih merupakan arti yang paling umum dari kata tersebut. adalah yang paling sulit ditetapkan. dan dicirikan oleh salah satu atau kedua berikut: horison-horison. yang dapat dibedakan dari bahan asalnya sebagai hasil dari suatu proses penambahan. pemindahan dan transformasi energi dan materi. Schoeder (1972) mendefinisikan tanah sebagai suatu sistem tiga fase yang mengandung air. apabila permukaan secara permanen tertutup oleh air yang terlalui dalam (secara tipikal lebih dari 2. menempati ruang. atau lapisan-lapisan. Dalam pengertian ini. Tanah merupakan suatu benda alam yang tersusun dari padatan (bahan mineral dan bahan organik). Batas horizontal tanah adalah wilayah dimana tanah berangsur beralih kedalam. serat. terkecuali pada batuan tandus.5 m) untuk pertumbuhan tanam-tanaman berakar. 1999). kehilangan. Wilayah yang diannggap tidak mempunyai tanah. membentuk berbagai hasil perubahan yang memiliki ciri-ciri morfologi yang khas. yang menempati permukaan daratan. tanah memiliki suatu ketebalan yang ditentukan oleh kedalaman akar tanaman. atau berkemampuan mendukung tanaman berakar di dalam suatu lingkungan alami (Soil Survey Staff. dan berbagai keperluan lain manusia. Batas atas dari tanah adalah batas antara tanah dan udara. Tanah menutupi permukaan bumi sebagai lapisan yang sambung menyambung.

telah mengalamiperubahan interaksi antara iklim. Pasir misalnya.bumi yang berbeda kontras tehadap bahan induk di bawahnya. Penyembuhan atau pengisian kembali air yang ada dalam tanah itu berlangsung akibat curah hujan. Kelulusan tanah atau batuan merupakan ukuran mudah atau tidaknya bahan itu dilalui air. angka ini lebih kecil. gaya lainnya yang diakibatkan oleh pola struktur batuan atau fenomena lainnya yang ada di bawah permukaan tanah. Secara umum airtanah akan mengalir sangat perlahan melalui suatu celah yang sangat kecil dan atau melalui butiran antar batuan Batuan yang mampu menyimpan dan mengalirkan airtanah ini kita sebut dengan akifer. Proses pergerakan air tanah sangat penting karena dengan pergerakan air ini kita dapat mengetahui suatu daerah tersebut mempunyai banyak akan air tanah . relief dan jasad hidup selama waktu pembentukannya. tetapi dalam kerikil lebih besar. Dalam lempeng. Air tanah akan bergerak dari tekanan tinggi menuju ke tekanan rendah. pengantar air atau akufir. Bergantung pada jenis tanah dan batuan yang mengalasi suatu daerah curah hujan meresap kedalam bumi dalam jumlah besar atau kecil. Orang menyatakannya dalam persen bahan yang dengan mudah dapat dilalaui air disebut lulus.Kesarangan (porositip) tidak lain ialah jumlah ruang kosong dalam bahan tanah atau batuan. yang sebagian meresap kedalam tanah. lava dan batu gampiul. atau di daerah tertentu. Yang biasanya dapat merupakan penghantar yang baik ialah lapisan pasir dan kerikil. Perbedaan tekanan ini secara umum diakibatkan oleh gaya gravitasi (perbedaan ketinggian antara daerah pegunungan dengan permukaan laut). adanya lapisan penutup yang impermeabel diatas lapisan akifer. Pergerakan ini secara umum disebut gradien aliran air tanah (potentiometrik). Lapisan di dalam bumi yang dengan mudah dapat membawa atau menghantar air disebut lapisan pembawa air. Ada tanah yang jarang dan ada tanah yang kedap. Secara alamiah pola gradien ini dapat ditentukan dengan menarik kesamaan muka airtanah yang berada dalam satu sistem aliran air tanah yang sama. adalah bahan yang lulus air melewati pasir kasar dengan kecepatan antara 10 dan 100 sihosinya.

kejadian dimana potensial airtanah ini berada diatas . Dalam perjalananya aliran airtanah ini seringkali melewati suatu lapisan akifer yang diatasnya memiliki lapisan penutup yang bersifat kedap air (impermeabel) hal ini mengakibatkan perubahan tekanan antara airtanah yang berada di bawah lapisan penutup dan airtanah yang berada diatasnya. Model aliran airtanah itu sendiri akan dimulai pada daerah resapan airtanah atau sering juga disebut sebagai daerah imbuhan airtanah (recharge zone). kontrol struktur batuan dan parameter lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari pola pemanfaatan airtanah bebas sering kita lihat dalam penggunaan sumur gali oleh penduduk. Daerah ini adalah wilayah dimana air yang berada di permukaan tanah baik air hujan ataupun air permukaan mengalami proses penyusupan (infiltrasi) secara gravitasi melalui lubang pori tanah/batuan atau celah/rekahan pada tanah/batuan. perbedaan tekanan. sedangkan airtanah tertekan dalam sumur bor yang sebelumnya telah menembus lapisan penutupnya.atau tidak. mudah tercemar dan cenderung memiliki kesamaan karakter kimia dengan air hujan. Pola pergerakannya yang menghasilkan gradient potensial. Perbedaan kondisi fisik secara alami akan mengakibatkan air dalam zonasi ini akan bergerak/mengalir baik secara gravitasi. Proses penyusupan ini akan berakumulasi pada satu titik dimana air tersebut menemui suatu lapisan   atau struktur batuan yang bersifat kedap air (impermeabel).dll. Daerah aliran airtanah ini selanjutnya disebut sebagai daerah aliran (flow zone).partikel tanah. Airtanah tertekan/ airtanah terhalang inilah yang seringkali disebut sebagai air sumur artesis (artesian well). Titik akumulasi ini akan membentuk suatu zona jenuh air (saturated zone) yang seringkali disebut sebagai daerah luahan airtanah (discharge zone). Kondisi inilah yang disebut sebagai aliran airtanah. Airtanah bebas(water table) memiliki karakter berfluktuasi terhadap iklim sekitar. Pergerakan air tanah tersebut dipengaruhi oleh tekstur tanah. Perubahan tekanan inilah yang didefinisikan sebagai airtanah tertekan (confined aquifer) dan airtanah bebas (unconfined aquifer). Kemudahannya untuk didapatkan membuat kecenderungan disebut sebagai airtanah dangkal. mengakibatkan adanya istilah artesis positif .

maka mulanya gravitasi menarik air dari zona aerasi menuju ke permukaan air tanah kemudian pergerakan turun terjadi karena gravitasi dari daerah dengan permukaan air tanah tinggi menuju daerah dengan permukaan air tanah rendah (danau. Pergerakan air bawah permukaan menuju daerah dengan bertekanan rendah B. kejadian dimana garis potensial khayal ini dibawah permukaan tanah sehingga muka airtanah akan berada di bawah permukaan tanah. Hal ini disebabkan karena air mengalir mengikuti bentuk topografi. Secara mendasar. rawa-rawa). Artesis nol . Bila penyalurannya tidak berasal dari air tanah maka sungai- sungai akan mengalami kekeringan selama paruh waktu tertentu dalam satu tahun. kejadian dimana garis potensial khayal ini sama dengan permukaan tanah sehingga muka airtanah akan sama dengan muka tanah. Bila kita mengikuti perjalanan air. Terakhir artesis negatif .permukaan tanah sehingga airtanah akan mengalir vertikal secara alami menuju kestimbangan garis potensial khayal ini. Perbedaan elevasi antar permukaan air tanah dikenal sebagai hydraulic head. . Gambar 1. danau dan rawa-rawa yang merupakan jalinan utama antara reservoir air tanah dan bagian lain dari sistem hidrologi. sungai. pergerakan air tanah mengarah kebawah karena terdorong untuk menuju daerah dengan tekanan yang lebih rendah. Penyaluran Alami dan Artifisial Penyaluran alami bagi air tanah adalah melalui sungai.

). misalnya Thausand Springs di Idaho yang muncul di sisiSnake RiverValley. Kondisi demikian biasa ditemukan pada mesa dan plateau dimana batupasir permeabel berselingan dengan serpih impermeabel. Penjajaran mata air (spring line) biasanya ditandai dengan penjajaran pepohonan. muncul sepanjang sisi sungai. 1. maka air tanah dipaksa mengalir secara lateral menuju singkapan lapisan permeabel (gambar 4. Penyaluran artifisial merupakan hasil dari pengambilan air melalui sumur (wells) yang dapat dilakukan dengan cara menggali atau mengebor sumur hingga zona jenuh. misalnya adalah turunnya permukaan air tanah. Jika lapisan permeabel berselingan dengan lapisan impermeabel. Gambar 2. Mata air terbentuk pada berbagai kondisi geologi. Banyaknya sumur bor ternyata telah mampu mengubah sistem hidrologi. Biasanya ditandai oleh pertumbuhan vegetasi yang . Penyaluran Alami Beberapa kondisi geologi telah memberikan penyaluran alami dalam bentuk rembesan (seeps) dan mata air (springs). dan muncul disepanjang sesar. Mata air lainnya didapatkan karena migrasi sepanjang columnar joint dan vesicular pada basalt. (A) Jalur mata air berkembang sepanjang dinding lembah.

Semua sumur yang berada dalam kerucut depresi akan terpengaruh. simulasi model komputer berdasarkan data permeabilitas. 2.tidak biasanya. mata air terbentuk karena permukaan air tanah terpotong oleh permukaan tanah atau air tanah merembes keluar ke permukaan sepanjang rekahan dan sesar. kerucut depresi terus tumbuh hingga pada akhirnya sumur menjadi kering. Untuk itulah. Sumur Bandingkanlah sumur gali dan sumur pemboran! Air mengalir dari rongga pori menuju sumur mengisi kedudukan permukaan air tanah dan selanjutnya ketika air dipompa keluar. . (D) Sesar menggeser perlapisan batuan. Jajaran mata air merupakan hasil air bawah tanah yang naik sepanjang sesar (Hamblin & Christiansen. Jika air turun dengan cepat maka akan segera terisi kembali. (B) Mata air terbentuk sepanjang lereng lembah dimana cavernous limestone memberikan aliran air bahwa tanah ke permukaan. Hal ini akan dapat memicu pertengkaran di kalangan masyarakat. arah pengaliran dan kedudukan air tanah seharusnya sudah dapat memperkirakan jumlah air yang keluar berdasarkan periode waktu tertentu. 1995). Ringkasnya. maka permukaan air tanah mengalami penurunan (drawn down) disekitar sumur dalam bentuk kerucut (cone) sehingga sering disebut sebagai kerucut depresi (cone of depression). Umumnya mata air terjadi sepanjang dinding lembah (valley walls) dikarenakan sungai telah mengerosi lembah hingga bagian bawah kedudukan permukaan air tanah regional. Kerucut depresi disekitar sumur besar yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan pabrik industri dapat mencapai ratusan meter diameter. (C) Air permukaan berasal dari rembesan melalui vasikuler dan rekahan dari basalt.

Air Artesis (Artesian Water) Air tanah pada lapisan permeabel yang tertekan diantara lapisan impermeabel mengalami tekanan sehingga bila dilakukan pemboran. Sikuen batuan harus mengandung lapisan permeabel dan lapisan impermeabel. Sikuen ini biasa terjadi pada kondisi alamiah sebagai perselingan antara serpih dan batupasir.Gambar 3. Lapisan permeabel disebut sebagai aquifer (lapisan pembawa air). c. 3. . Precipitasi yang cukup dan pengaliran permukaan harus terjadi pada daerah yang tersingkap sehingga aquifer terus terisi. Pada daerah tinggian. b. maka air akan keluar sendiri tanpa bantuan pompa. batuan harus memiliki kedudukan perlapisan yang miring dan tersingkap sehingga air dapat masuk kedalam aquifer. 1995). Kerucut depresi pada permukaan air tanah terbentuk bila air mengalami penurunan yang lebih cepat dari pulihnya permukaan air tanah (Hamblin & Christiansen. Kondisi geologi yang diperlukan untuk menjadi sumur artesis adalah sebagai berikut: a.

namun bila permukaan berada dibawah artesian pressure surface. maka air tidak bisa mengalir ke permukaan. (3) infiltrasi air yang memadai mengisi aquifer akan membentuk tekanan hidrostatik. (2) batuan yang miring sehingga aquifer dapat menerima infiltrasi dari air permukaan. Bila kita melakukan pemboran pada aquifer tertekan maka air akan naik dengan sendirinya. Kondisi geologi yang diperlukan untuk sistem artesis meliputi: (1) lapisan permeabel (aquifer) diantara lapisan impermeabel. 1995). Sumur akan menjadi sumur artesian bila posisi bagian atas sumur berada dibawah permukaan tekanan artesis (Hamblin & Christiansen. 4. Bila permukaan sumur berada diatas artesian pressure surface. Mata Air Panas (Thermal Springs) dan Geysers Manifestasi menakjubkan dari air tanah adalah fenomena mata air panas (thermal spring) atau geyser dimana air dan uap tersembur ke udara. Permukaan ini dari daerah tangkapan (recharge area) akan miring mengikuti kelerengan. maka air akan mengalir sendiri ke permukaan. Air yang tertekan didalam aquifer dapat keluar seperti air yang keluar dari pipa dikarenakan tekanan hidrostatik mampu mendorongnya sehingga rekahan atau pipa yang memotong lapisan dapat menjadi media keluarnya air menjadi mata air artesis atau sumur yang airnya mengalir sendiri (flowing wells). Gambar 4. . Artesian-pressure surface adalah permukaan yang merupakan batas kemampuan air artesis untuk naik ke atas (artesian water).

(Hamblin & Christiansen. (B) Naiknya temperatur hingga diatas titik didih atau berkurangnya tekanan akan menyebabkan air terubah menjadi uap yang dengan cepat akan mendorongnya ke permukaan sehingga menghasilkan erupsi geyser. Temperatur meningkat akan mengubah air menjadi uap. Kondisi pembentukan geyser yaitu : a. Tubuh batuan yang panas harus dekat dengan permukaan. Pasokan air tanah yang relatif konstan dan besar harus selalu ada. b. Contoh daerah yang sangat terkenal karena fenomena ini adalahYellowstoneNational Park. 1995). Sistem rekahan tidak beraturan hadir dan menerus kebawah dari permukaan. Pembantukan geyser. . Setelah tekanan mengalami pelepasan. di Amerika Serikat. Gambar 5.Fenomena ini hasil dari pemanasan air tanah karena aktifitas magmatik aktif. Semburan geyser terjadi ketika air tanah mengalami tekanan dalam rekahan. maka gua-gua akan terisi kembali dan preses semula akan berulang kembali. c. gua-gua atau lapisan batuan yang porous hingga mencapai titik kritis kesetimbangan tekanan-temperatur. Karena itu air pada bagian bawah akan tertekan lebih kuat dari air yang berada di permukaan dan air akan panas sekali hingga uap akan tersembur ke udara. (A) perkolasi air bawah tanah turun memasuki jaringan bukaan interkoneksi kemudian mengalami pemanasan oleh batuan beku panas (hot igneous rocks).

Islandia telah memanfaatkan energi ini dengan sukses sejak 1928. Air ini biasanya membawa material kimia asal batuan yang dilaluinya. sesar dan bidang perlapisan batuan dan melarutkan batuan yang mudah larut. Sebagai contoh. Erosi Air Tanah Air tanah juga bisa menyebabkan erosi yang biasanya terkait dengan proses pelarutan terutama pada batugamping. Sumur yang dibor di daerah geotermal akan mengambil air dan uap yang disalurkan menuju tangki penampung dan kemudian dialirkan ke rumah-rumah dan gedung pemerintah untuk keperluan pemanas dan air panas. Rekahan yang membesar akan membentuk jarian gua-gua bawah tanah yang dapat mencapai beberapa kilometer. Energi Geotermal Energi panas dari air tanah atau energi geotermal saat ini banyak dimanfaatkan sebagai salah satu sumber energi. C. . Material terlarut akan dibawa dan akan diendapkan pada tempat lain. Biaya yang diperlukan untuk pemanasan langsung ini sebesar 60% dari biaya bila menggunakan pemanas berenergi minyak bumi dan sekitar 75% dari harga metode pemanas listrik yang termurah. 5. Uap dari energi geotermal juga dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik. Hanya saja masalah korosi muncul karena airnya mengandung asam dan sejumlah garam terlarut karenanya muncul biaya tinggi pada perawatan sistem pemipaan. misalkan pada rongga pori batuan. Air panas yang naik keatas melalui batuan samping yang dilaluinya tanpa kehilangan banyak panas sehingga naik ke permukaan sebagai mata air panas yang kadangkala hingga temperatur mendidih. Erosi air tanah dimulai sejak perkolasi air tanah melalui rekahan. Bila gua-guan semakin besar maka suatu ketika akan terjadi keruntuhan atap (roof collapse) dan terbentuklah depresi yang mirip kawah yang disebut sebagai sinkhole. Aktivitas pelarutan yang berjalan terus akan membesarkan sinkhole dan menjadi lembah pelarutan yang pada akhirnya akan mengerosi seluruh batuan yang mudah larut.

Topografi karst adalah bentangalam yang khas hasil dari erosi air tanah. (A) Pada tahap awal. air merembes melalui rekahan dan bidang perlapisan batugamping. namun kemudian hilang dan masuk kedalam sinkholes menjadi disappearing stream. Air mengalir melalui jaringan gua-guan membentuk sungai bawah tanah (underground stream). Air merembes turun ke permukaan air tanah kemudian bergerak menuju sungai permukaan. Time-Life Books. Air dalam kanal bawah tanah maka akan membentuk jalur baru. Sistem pengalirannya unik karena di beberapa tempat ditemukan sungai. (B) Ketika sungai mengerosi dasar lembah lebih dalam maka terjadi penurunan permukaan air tanah. Planet earth series. 1995) D. 1982 op. Macam-Macam Pergerakan Air Tanah . Jalur lama yang merupakan kanal bawah tanah terus mengalami pembesaran dan akhirnya runtuh membentuk sinkholes atau terisi oleh runtuhan jatuhan atau endapan gua (Hamblin & Christiansen. Hamblin & Christiansen.cit. Evolusi sistem gua (modifikasi dari underground worlds. Mata air seringkali dijumpai karena munculnya air tanah ke permukaan. 1995) Gambar 6.

Berdasarkan uraian di atas terlihat bahwa gerakan dan kecepatan aliran air tanah dipengaruhi oleh luas penampang. Pergerakan Air Tanah Vertikal Pergerakan air tanah secara vertikal ini dimulai dari “zone of aeration” yang terbagi atas “soil water zone”. porositas. dimana gerakan air yang terjadi disebabkan perbedaan tekanan antara dua tempat yang pori-porinya berhubungan. Pergerakan Air Tanah Lateral Pada dasarnya gerakan air secara lateral adalah mengikuti prinsip hidrolik. Berikut ini dapat dilihat harga koefisien permeabilitas macam tanah pada suhu tetap. dimana gerakan air yang terjadi disebabkan perbedaan tekanan antara dua tempat yang pori-porinya berhubungan. pergerakan atau rembesan air tanah berlangsung secara linier. Tabel 1. dan lain-lain. permeabilitas (daya rembesan tanah). Harga k dari berbagai macam tanah No Macam Tanah Harga k . “intermediete zone/ intermediete belt”. Dari pergerakan air tanah ini dapat diketahui besarnya permeabilitas tanah yang juga tergantung pada macam atau jenis tanah serta suhu atau viskositas fluida. 10-3 – 10- 2 2. 1 Lempung 10-9 – 10-6 2 Lanau 10-5 – 5 .1. 10-2 4 Pasir berlempung 5 . Pada dasarnya gerakan air secara lateral adalah mengikuti prinsip hidrolik. . gradien hidrolik. 10-4 3 Pasir halus 10-3 – 5 . Menurut hukum Darcy.

dimana zona ini termasuk dalam “zone of saturation”.25 – 0. Gambar 2.5 35. Berikut ini dapat dilihat beberapa harga dari kecepatan air tanah. Pasir halus 0. kerikil halus 0.0 192.0 3 Pasir kasar. Di bawah capilary zone terdapat “water table”. Kecepatan Air Tanah No Ukuran butir Kecepatan rata-rata Karakteristik tanah dalam Akuifer .0 4 Kerikil 2.dan “capilary zone”.0 .0 2 Pasir sedang 0. (mm) (m/ hr) 1 Silt.5 – 2. Pergerakan air tanah vertikal Tabel 2.0 109. Sedangkan kecepatan gerak dari air tersebut adalah berbeda-beda. maka suatu saat gerakan air tanah tersebut akan terhenti pada batas lapisan bed rock.25 2.005 – 0.0 – 10. Apabila air tanah yang telah mencapai zone of aeration tadi terus bergerak. tergantung dari ukuran butir tanahnya.

dan interkonektivitas jalur aliran dalam batuan antara titik-titik. jarak antara zona relatif besar. batuan diendapkan pada lapisan. untuk memperhitungkan permeabilitas. Namun. Contoh yang baik dari karakteristik ini ditunjukkan pada gambar di sebelah kiri. Hukum Darcy adalah persamaan yang mendefinisikan kemampuan suatu fluida mengalir melalui media berpori seperti batu. dan ada batuan dengan permeabilitas vertikal yang rendah di antara lebih dalam dan zona dangkal. Aliran fluida dalam dan di antara lapisan batuan diatur oleh permeabilitas batuan. Pengecualian untuk ini adalah di mana ada jalur aliran terpisah seperti lubang bor terbuka atau serangkaian kesalahan atau .E. serpih biasanya memiliki permeabilitas yang jauh lebih rendah daripada vertikal horizontal (dengan asumsi datar berbaring serpih tempat tidur). yang jelas menunjukkan bahwa akan lebih mudah bagi air untuk mengalir sepanjang perlapisan horisontal dalam serpih di mana ada aliran alami jalur bukan vertikal di mana ada beberapa jalur aliran . Pada akhirnya. harus diukur baik dalam arah vertikal dan horisontal. aliran antara zona tidak mungkin terjadi. jarak antara titik-titik. Di bawah permukaan. Teori Hukum Darcy Prinsip yang mengatur bagaimana cairan bergerak di bawah permukaan disebut hukum Darcy. Sebagai contoh. Pengukuran interkonektivitas disebut permeabilitas. jika perbedaan tekanan antara zona hidrolik retak dan akuifer air tawar tidak besar. Hal ini bergantung pada kenyataan bahwa jumlah aliran antara dua titik secara langsung berkaitan dengan perbedaan tekanan antara titik-titik. Ini berarti bahwa sulit untuk cairan mengalir naik turun melalui tempat tidur serpih tetapi jauh lebih mudah untuk itu mengalir dari sisi ke sisi.

karena gravitasi.sendi yang bersinggungan kedua zona retak dan akuifer air tawar. hukum Darcy adalah hubungan proporsional sederhana antara tingkat debit sesaat melalui media berpori dan penurunan tekanan lebih dari jarak tertentu. meningkat dengan mendalam seperti di kolom berdiri air. Hukum Darcy adalah hubungan proporsional sederhana antara tingkat debit sesaat melalui media berpori dan penurunan tekanan lebih dari jarak tertentu. Hal ini bergantung pada prinsip bahwa jumlah aliran antara dua titik adalah berbanding lurus dengan perbedaan tekanan antara titik-titik dan kemampuan media melalui yang mengalir untuk menghambat arus. Untuk mereka yang memiliki minat lebih besar dalam prinsip-prinsip matematika di balik aliran fluida di bawah permukaan. Berikut tekanan mengacu pada kelebihan tekanan lokal atas tekanan hidrostatik cairan normal yang. hukum Darcy biasanya ditulis sebagai : Q=−K . apakah cairan dapat bermigrasi dari bagian bawah ke zona atas. perbedaan tekanan dan jarak akan menjadi faktor penentu. Dalam format modern. berikut ini adalah deskripsi dari Hukum Darcy: Hukum Darcy adalah persamaan yang mendefinisikan kemampuan suatu fluida mengalir melalui media berpori seperti batu. Ini faktor impedansi aliran ini disebut sebagai permeabilitas. A . menggunakan konvensi tanda tertentu. Dengan kata lain. dh /dl Dimana: Q = Laju aliran air (volume per waktu) K = Konduktivitas hidraulik dh/dl = gradien hidraulik . Di bawah salah satu dari keadaan ini.

i . 1. . Aplikasi Hukum Darcy Tujuannya: • Untuk menetukan konduktifitas hidrolik (K) • Untuk menetukan kecepatan aliran (v) Alat dan bahan : • Botol bekas • Selang • Tanah Sampel • Gelas Ukur • Penyangga Prosedur Kerja : • Menentukan head loss = hi = (hi . dimana Q = debit aliran (diukur). A.h2) dan panjang aliran = L • Menghitung harga landaian hidrolika = i = hl/L (tanpa satuan) • Dengan rumus Q = K .

Model aliran airtanah itu sendiri akan dimulai pada daerah resapan airtanah atau sering juga disebut sebagai daerah imbuhan airtanah. Proses penyusupan ini akan berakumulasi pada satu titik dimana air tersebut menemui suatu lapisan   atau struktur batuan yang bersifat kedap air. Sedangkan penyaluran artifisial merupakan hasil . Penyaluran alami bagi air tanah adalah melalui sungai. Kesimpulan 1. A = luas penampang (dihitung). aliran turbulen tidak berlaku. Titik akumulasi ini akan membentuk suatu zona jenuh air yang seringkali disebut sebagai daerah luahan airtanah. bagi tanah yang mengembang dan mengkerut tidak berlaku Hukum Darcy. Isotropis yaitu sifat tanah ke segala arah sama atau homogen dari atas sampai kebawah. • Hukum darcy hanya berlaku pada aliran Laminer. 2. BAB III PENUTUP A. • Kontinuitas volume air yang masuk ke volume kontrol tidak sama dengan volume yang keluar. danau dan rawa- rawa yang merupakan jalinan utama antara reservoir air tanah dan bagian lain dari sistem hidrologi. • Volume tanahnya tidak berubah. tanpa menghiraukan volume kontrol. Daerah ini adalah wilayah dimana air yang berada di permukaan tanah baik air hujan ataupun air permukaan mengalami proses penyusupan secara gravitasi melalui lubang pori tanah/batuan atau celah/rekahan pada tanah/batuan.i Pembatasan Hukum Darcy : • Hukum Darcy hanya berlaku untuk tanah yang homogen dan isotropis. Kalau volume tetap hukum darcy tidak berlaku. maka harga K = konduktifitas hidrolik dapat dihitung • Kecepatan aliran = V dapat dihitung dengan menggunakan rumus V = K .

(t. Diambil kembali dari http://mineritysriwijaya. Prinsip yang mengatur bagaimana cairan bergerak di bawah permukaan disebut hukum Darcy.id/2012/03/hukum-darcy.).blogspot. (t. Diambil kembali dari https://ichsanmuhammad. Tambang. (2012.com/download/air- tanah/pergerakan-air-tanah/ Sriwijaya. Saran Dalam penulisan makalah ini penulis menyadari masih begitu banyak kekurangan.org/wiki/Henri_Darcy .). B.wikipedia.html Wikipedia.wordpress. 5.blogspot. September). Diambil kembali dari https://id. dari pengambilan air melalui sumur (wells) yang dapat dilakukan dengan cara menggali atau mengebor sumur hingga zona jenuh. DAFTAR PUSTAKA Ichsan. Oleh karena itu. December 31). (2013. 4. Pergerakan air tanah dibagi menjadi dua.thn. (2011. Diambil kembali dari http://pustakatambang. P. sesar dan bidang perlapisan batuan dan melarutkan batuan yang mudah larut.thn.co.id/2013/09/air-tanah.co. M. March).html Tambang. P. 3. Hukum Darcy adalah persamaan yang mendefinisikan kemampuan suatu fluida mengalir melalui media berpori seperti batu. Erosi air tanah dimulai sejak perkolasi air tanah melalui rekahan. M. penulis menyarankan kepada pembaca agar mencari tahu lebih lanjut jika ada yang kurang dapat dipahami dari makalah ini. yaitu pergerakan air tanah lateral dan pergerakan air tanah vertikal.