RENCANA KERJA DAN

SYARAT-SYARAT TEKNIS

Pekerjaan :
Review Dokumen Perencanaan
Pembangunan Gedung Klinik Terpadu tahap II
Poltekkes Kemenkes Jakarta I T/A 2017

Lokasi :
Jl. Wijayakusuma Raya no 47-482016
Jakarta Selatan

Konsultan Perencana

PT. BUMI MADANI
Planning – Engineering – Architecture – Management – Consultant

Daftar Isi

DAFTAR ISI

BAB I. KETENTUAN TEKNIS UMUM RENCANA KERJA DAN SYARAT- SYARAT 3
Pasal 1. Rencana Kerja Pelaksanaan Pekerjaan 3
Pasal 2. Organisasi Pelaksana Lapangan 3
Pasal 3. Tenaga Kerja Lapangan 4
Pasal 4. Bahan dan Peralatan 4
Pasal 5. Mobilisasi 5
Pasal 6. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 5
Pasal 7. Laporan Hasil Pekerjaan 6
Pasal 8. Foto Proyek 6
Pasal 9. Perbedaan Ukuran 7
Pasal 10. Sarana Penunjang Kegiatan 7
Pasal 11. Papan Nama Kegiatan 8

BAB II. KETENTUAN TEKNIS PEKERJAAN STRUKTUR 10
Pasal 12. Pekerjaan Galian 10
Pasal 13. Pekerjaan Urugan 10
Pasal 14. Pekerjaan Pondasi Batu Kali 11
Pasal 15. Pondasi Tiang Pancang Beton 11
Pasal 16. Adukan Beton 15
Pasal 17. Pekerjaan Beton Bertulang 16
Pasal 18. Jenis dan Mutu Bahan 19
Pasal 19. Gambar- gambar/ Prototype/ Contoh Barang 20
Pasal 20. Situasi dan Ukuran 20
Pasal 21. Pekerjaan Persiapan 20
Pasal 22. Pekerjaan Tanah 21
Pasal 23. Pekerjaan Beton 24

BAB III. KETENTUAN TEKNIS PEKERJAAN ARSITEKTUR 25
Pasal 24. Pekerjaan Dinding dan Plesteran 25
Pasal 25. Pekerjaan Kusen, Daun Jendela Aluminium dan Kaca 26
Pasal 26. Pekerjaan Atap Genteng Metal 32

Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I 1

Daftar Isi

Pasal 27. Pekerjaan Plafond 33
Pasal 28. Pekerjaan railling Tangga dan Ramp 34
Pasal 29. Pekerjaan Lantai Screed 34
Pasal 30. Pekerjaan Lantai Keramik 36
Pasal 31. Pekerjaan Cat Emulsi 37
Pasal 32. Pekerjaan Waterproofing 38

BAB IV. KETENTUAN TEKNIS PEKERJAAN KELENGKAPAN BANGUNAN 40
Pasal 33. Pekerjaan Sistem Pengolahan Limbah/ Air Buangan 40
Pasal 34. Reservoir Air bersih 40
Pasal 35. Saluran Keliling Bangunan 41
Pasal 36. Rumah Pompa 42
Pasal 37. Papan Nama Gedung 42
Pasal 38. Fasilitas Orang cacat 42

BAB V. KETENTUAN TEKNIS PEKERJAAN MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL 43
Pasal 39. Pekerjaan Plumbing dan Sanitair 43
Pasal 40. Pekerjaan Sewage Treatment Plant (SPT)
Bio Filter Anaerob- Aerob (Biofiltration) 47
Pasal 41. Pekerjaan Instalasi Air Conditioner dan Ventilasi Udara 50
Pasal 42. Pekerjaan Listrik Tegangan Rendah 54
Pasal 43. Pekerjaan Sistem Tata Udara 60
Pasal 44. Pekerjaan Instalasi Pengindera Kebakaran (Fire Alarm) 69
Pasal 45. Pekerjaan Sistem Telepon 74

SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN STRUKTUR 79
SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN ARSITEKTUR 81
SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL 85
PENUTUP 91

Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I 2

5. Pasal 2 Organisasi Pelaksana Lapangan (1) Untuk melaksanakan pekerjaan/kegiatan sesuai yang ditetapkan dalam surat perjanjian / kontrak. pengguna barang/jasa dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak. Tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. c. dengan pembagian tugas.Penyusunan program mutu kegiatan.SYARAT Pasal 1 Rencana Kerja Pelaksanaan Pekerjaan (1) Rapat Persiapan Pelaksanaan Pekerjaan : a. adalah : 1. terlebih dahulu menyusun rencana pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan surat perjanjian/kontrak. pengguna barang/jasa dan penyedia barang/jasa. Pengguna barang/jasa harus menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPK. mobilisasi peralatan dan personil. (3) Pemeriksaan bersama a. 2. b.Organisasi Kegiatan. 3. b.Jadwal pelaksanaan.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis BAB I KETENTUAN TEKNIS UMUM RENCANA KERJA DAN SYARAT . pengguna barang/jasa bersama-sama dengan penyedia barang/jasa melakukan pemeriksaan bersama. suku dinas teknis dan intansi terkait lainnya. Organisasi kerja.Informasi pengadaan barang/jasa. sedangkan untuk tenaga-tenaga ahlinya harus memenuhi ketentuan Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 3 . 3. 5. pengguna barang/jasa bersama-sama dengan penyedia barang/jasa. fungsi dan wewenang serta tanggung jawabnya masing- masing. (2) Penempatan personil harus proporsional dan sesuai dengan keahlian bidang tugasnya masing-masing. Pada tahap awal periode pada pelaksanaan pekerjaan. 7. perencana. Program mutu pengadaan barang/jasa harus disusun oleh penyedia barang/jasa dan disepakati pengguna barang/jasa pada saat rapat persiapan pelaksanaan kontrak dan dapat direvisi sesuai dengan kondisi lapangan. penyedia barang/jasa harus membuat organisasi pelaksana lapangan yang jelas. Penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lapangan. 6. pengawas teknis. Pendekatan kepada masyarakat dan pemerintah daerah setempat mengenai rencana kerja. 6. Untuk pemeriksaan bersama ini. Sebelum pelaksanaan pekerjaan.Prosedur instruksi kerja.Pelaksana kerja. (2) Penggunaan Program Mutu a. b. Jadwal pelaksanaan pekerjaan. 4. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan pekerjaan. 2. Jadwal pengadaan bahan.Prosedur pelaksanaan pekerjaan. 4. Program mutu pengadaan barang/jasa paling tidak berisi : 1.

adalah harus disediakan oleh penyedia barang/jasa. di luar pekerjaan/kegiatan yang bersangkutan. (2) Penyedia barang/jasa harus melaksanakan ketertiban. kebersihan. (3) Untuk Pelaksanaan Pekerjaan/Kegiatan penyedia barang/jasa menunjuk penanggung jawab lapangan (Pengguna Anggaran). Memenuhi persyaratan teknis yang ditetapkan dalam surat perjanjian/kontrak. Pasal 4 Bahan dan Peralatan (1) Bahan. kesehatan dan keamanan lokasi/pekerjaan. (3) Bahan dan peralatan yang ditolak pengguna barang/jasa harus segera disingkirkan dari lokasi/lapangan proyek. adalah : a. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 4 . (6) Jika ternyata penanggung jawab teknis tersebut tidak memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan. yang dalam penunjukannya terlebih dahulu harus mendapatkan persetujuan Pengguna Anggaran. dalam waktu 2 (dua) hari kerja sejak tanggal penolakan dilakukan. (3) Penyedia barang/jasa harus menyediakan tempat tinggal yang memadai dan tidak mengganggu lingkungan. peralatan dan segala sesuatu yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dalam surat perjanjian/kontrak. (2) Bahan/Material yang akan digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan. (5) Selama jam-jam kerja tenaga ahli/wakilnya atau para penanggung jawab lapangan harus berada di lapangan pekerjaan kecuali berhalangan/sakit dan Penyedia barang/jasa harus menunjuk/menempatkan penggantinya apabila yang bersangkutan berhalangan. (4) Penyediaan tenaga kerja harus dilaporkan kepada pengguna barang/jasa. dengan menyediakan fasilitas sarana dan prasarana kerja memadai. dalam bentuk daftar tenaga kerja yang dilampiri identitas diri dan tanda pengenal setiap tenaga kerja. c. bidang dan kualifikasi perusahaan penyedia barang/jasa yang bersangkutan. Pasal 3 Tenaga Kerja Lapangan (1) Penyedia barang/jasa wajib mempekerjakan tenaga kerja yang terampil dan berpengalaman. d. RKS. untuk para tenaga kerja yang tinggal sememtara di lokasi pekerjaan/kegiatan. (4) Penyedia barang/jasa tidak diperkenankan memberikan pekerjaan lain kepada wakil ataupun para penanggung jawab lapangan. Pengguna barang/jasa berhak melakukan pengujian dan menolak terhadap bahan dan peralatan yang akan digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan apabila ternyata tidak memenuhi ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan. sesuai dengan golongan. maka Pengguna Anggaran berhak memerintahkan kepada Penyedia barang/jasa supaya segera mengganti dengan orang lain yang ahli dan berpengalaman. sesuai keahliannya dalam jumlah yang cukup sesuai volume dan kompleksitas pelaksanaan pekerjaan. Sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis paraturan dan perundang-undangan yang berlaku. b. Sebelum digunakan/dipasang harus diajukan contoh atau brosur setiap bahan dan peralatan tersebut untuk mendapatkan persetujuan dari pengguna barang/jasa. gambar dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis

(4) Apabila terdapat bahan dan peralatan yang digunakan/terpasang belum atau telah
mendapat persetujuan, ternyata tidak memenuhi kualifikasi atau spesifikasi teknis yang
dipersyaratkan, maka penyedia barang/jasa wajib mengganti/memperbaiki dengan beban
biaya sendiri dan tidak berhak menuntut ganti rugi.
(5) Apabila bahan dan peralatan yang akan digunakan ternyata tidak didapat lagi di pasaran,
maka penyedia barang/jasa segera mengajukan bahan dan peralatan pengganti yang
setara dan mendapatkan persetujuan tertulis dari pengguna barang/jasa. Prosedur
penggantian harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-
undangan yang berlaku.
(6) Penggantian bahan dan peralatan yang dimaksud pada ayat (5) di atas tidak dapat
dijadikan alasan untuk keterlambatan pekerjaan.
(7) Penyediaan dan pengamanan bahan dan peralatan di lokasi/lapangan proyek, adalah
menjadi tanggung jawab penyedia barang/jasa termasuk tempat dan cara
penyimpanannya harus tertib dan tidak mengganggu mobilisasi kerja di lapangan.

Pasal 5
Mobilisasi
(1) Mobilisasi meliputi :
a. Mendatangkan peralatan-peralatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan
pekerjaan.
b. Mempersiapkan fasilitas seperti Direksi keet dan sebagainya.
c. Mendatangkan personil dan tenaga kerja lapangan.
(2) Mobilisasi peralatan terkait dan personil penyedia barang/jasa dapat dilakukan secara
bertahap sesuai dengan kebutuhan.
(3) Mobilisasi paling lambat harus sudah dimulai dilaksanakan dalam waktu 3 (tiga) hari
kalender sejak diterbitkan SPK.

Pasal 6
Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan

(1) Penyedia barang/jasa wajib membuat jadwal pelaksanaan pekerjaan secara rinci, yang
terdiri dari :
a. Time schedule dalam bentuk bar-chart, dilengkapi dengan perhitungan kemajuan
bobot untuk setiap minggunya.
b. Pada time schedule dilengkapi pula dengan kurva “S”.
c. Untuk pelaksanaan pekerjaan/proyek yang memiliki kompleksitas tinggi harus
dilengkapi dengan network planning.
(2) Jangka waktu jadwal pelaksanaan sesuai dengan yang dinyatakan dalam surat
perjanjian/kontrak.
(3) Jadwal pelaksanaan pekerjaan dibuat secara lengkap dan menyeluruh mencakup seluruh
jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan, yang dapat menggambarkan antara rencana dan
realisasinya.
(4) Jadwal pelaksanaan pekerjaan harus sudah dibuat selambat-lambatnya 7 (tujuh ) hari
kerja setelah penandatanganan surat perjanjian/kontrak, untuk dapat diperiksa/disetujui
oleh pengawas teknis dan disahkan oleh pengguna barang/jasa.
(5) Jadwal pelaksanaan pekerjaan harus tetap berada di lokasi/lapangan selama masa
pelaksanaan pekerjaan dan salah satunya ditempel di ruangan rapat proyek.

Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 5

Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis

Pasal 7
Laporan Hasil Pekerjaan

(1) Laporan Harian
a. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan, seluruh
aktifitas kegiatan pekerjaan dilapangan dicatat didalam buku harian lapangan (BHL)
sebagai laporan harian pekerjaan berupa rencana dan realisasi pekerjaan harian.
b. Buku harian Lapangan (BHL) berisi :
1. Kuantitas dan macam bahan yang berada di lapangan.
2. Penempatan tenaga kerja untuk tiap dan macam tugasnya.
3. Jumlah, jenis, dan kondisi peralatan.
4. Kuantitas dan kualitas jenis pekerjaan yang dilaksanakan.
5. Keadaan cuaca termasuk hujan, banjir dan peristiwa alam lainnya yang
berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan.
6. Catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan.
c. Buku harian Lapangan (BHL) disiapkan oleh penyedia barang/jasa, dan diisi oleh
pengawas teknis dan dilengkapi catatan instruksi-instruksi dan petunjuk pelaksanaan
yang dianggap perlu dan disetujui oleh pengguna barang/jasa.
d. Penyedia barang/jasa harus mentaati dan melaksanakan selaku pelaksana kegiatan,
terhadap instruksi, arahan dan petunjuk yang diberikan Pengawas Teknis dalam Buku
harian Lapangan (BHL).
e. Penyedia barang/jasa harus memperbaiki atas beban biaya sendiri terhadap
pekerjaan yang tidak memenuhi syarat, tidak sempurna dalam pelaksanaannya atas
kemauan inisiatif sendiri atau yang diperintahkan oleh pengawas teknis maupun
Pengguna Anggaran.
(2) Laporan minggguan dibuat pengawas teknis setiap minggu yang terdiri dari rangkuman
laporan harian dan berisi hal kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu, serta
hal-hal penting yang perlu dilaporkan.
(3) Laporan bulanan dibuat setiap bulan yang terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan
berisi hal kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan, serta hal-hal penting yang
perlu dilaporkan.

Pasal 8
Foto Proyek

(1) Untuk merekam pelaksanaan kegiatan, pengguna barang/jasa dengan menugaskan
kepada penyedia barang/jasa, membuat foto-foto dokumentasi untuk tahapan-tahapan
pelaksanaan pekerjaan dilapangan.
(2) Foto proyek dibuat oleh penyedia barang/jasa sesuai petunjuk Pengawas Teknis, disusun
dalam 4 (empat) tahapan disesuaikan dengan tahapan pembayaran angsuran tetapi tidak
termasuk masa pemeliharaan, yaitu sebagai berikut atau disesuaikan dengan kontrak:
Bobot Papan nama kegiatan, keadaan lokasi, galian
Tahap I
0% - 25% pondasi dan pasangan pondasi
Bobot
Tahap II Pekerjaan Struktur/Konstruksi
50% - 75%
Bobot
Tahap III Pekerjaan Atap/Finishing
50% - 75%
Bobot Pekerjaan Finishing/Detail/Seluruh Pekerjaan
Tahap IV
75% - 100% Selesai

Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 6

Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis

(3) Foto kegiatan tiap tahapan tersebut di atas dibuat 5 (lima) set dilampirkan pada saat
pengambilan angsuran sesuai dengan tahapan angsuran, yang masing-masing adalah
untuk :
a. Untuk kegiatan/pekerjaan yang diawasi oleh konsultan :
1. Satu set untuk Pengguna Anggaran
2. Satu set untuk Penyedia Barang/Jasa.
3. Satu set untuk Konsultan selaku Pengawas Teknis.
(4) Pengambilan titik pandang dari setiap pemotretan harus tetap/sama sesuai dengan
petunjuk Pengawas Teknis atau Pengguna Anggaran.
(5) Foto setiap tahapan ditempelkan pada album/map dengan keterangan singkat, dan
penempatan dalam album disahkan oleh Pengguna Anggaran, untuk teknis penempelan/
penempatan dalam album ditentukan oleh PengawasTeknis.
(6) Khusus untuk pemotretan pada kondisi keadaan kahar/memaksa force majeure diambil 3
(tiga) kali.

Pasal 9
Perbedaan ukuran

(1) Jika terdapat perbedaan ukuran yang ditulis dengan angka dengan ukuran yang ditulis
dengan skala, maka ukuran yang dipakai adalah ukuran yang ditulis dengan angka.
(2) Jika merasa ragu-ragu tentang ukuran harus segera meminta petunjuk Pengawas Teknis
atau Perencana.

Pasal 10
Sarana Penunjang Kegiatan

(1) Kepada penyedia barang/jasa diwajibkan membuat/mendirikan bangunan sementara
seperti, los kerja bangsal/direksi keet yang cukup luas dan lain-lain yang diperlukan.
penyedia barang/jasa juga harus menyediakan perlengkapan ruang kerja Pengguna
Anggaran dan Pengawas Teknis, dengan jumlah sesuai kebutuhan.
(2) Penempatan sarana bangunan sementara ( direksi keet ) harus dibuatkan
perencanaannya oleh penyedia barang/jasa, serta terlebih dahulu mendapatkan
persetujuan Pengguna Anggaran.
(3) Sarana penunjang Direksi keet/gudang/bedeng sementara pagar pengaman dan
perlengkapannya serta pompa kerja, adalah merupakan sarana penunjang dalam
pelaksanaan kegiatan dan merupakan barang yang dipakai habis pada saat setelah
pekerjaan selesai.
(4) Pada prinsipnya penyedia barang/jasa harus menyediakan peralatan kerja pembantu
yaitu: air, aliran listrik, pompa air, beton molen, vibrator, alat-alat pemadam kebakaran, dll.
(5) Untuk segala kebutuhan/keperluan penyelesaian pelaksanaan pekerjaan, sekalipun tidak
disebut dan dinyatakan dalam peraturan dan syarat-syarat (RKS) maupun dalam gambar
tetap menjadi tanggung jawab penyedia barang/jasa.
(6) Setelah penyedia barang/jasa mendapat batas-batas daerah kerja sebagaimana
dimaksud pada ayat (2) pasal ini, maka penyedia barang/jasa harus bertanggung jawab
penuh atas segala sesuatu yang ada didaerahnya meliputi :
a. Kerusakan-kerusakan yang timbul akibat kelalaian/ kecerobohan yang disengaja
maupun tidak disengaja.
b. Penggunaan sesuatu yang salah/keliru.
c. Kehilangan-kehilangan.

Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 7

.. Papan nama dipasang pada tiang kaso ukuran 5/7 cm dengan ketinggian disesuaikan kondisi lapangan. (8) Penyedia barang/jasa harus mengerjakan pekerjaan pembersihan yaitu segala macam kotoran bekas-bekas bongkaran dan alat-alat lainnya. PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA Logo UNIT : ………………………………….………….Anggaran : …………….. TDR : ………………………… Kualifikasi : ………………………… Mulai : ..………….……. isi dan warnanya diatur dalam Surat Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 438/2000 tanggal 9 Maret 2000. Papan nama kegiatan dibuat multiplek tebal 8 mm dengan ukuran lebar 240 cm dan tinggi 120 cm. tulisan dan garis warna hitam. antara lain penjagaan... (2) Pemasangan papan nama kegiatan dilakukan pada saat dimulainya pelaksanaan pekerjaan dan dicabut kembali setelah mendapat persetujuan Pengguna Anggaran. Rekening : ………………. Telp/Faks : …………………… Telp/Faks : .……… …………….……… Pengawas : …………… Th. (3) Petunjuk bentuk papan nama kegiatan. penerangan pada malam hari dan sebagainya... c.….. ukuran.. Logo Pemda Unit DKI Nama Kegiatan : ….……… Spesifikasi Umum Kegiatan : Biaya : ……………….……… 120 Cm Pelaksana ………………………….……… ………………….. No. No... SPK : ………………. Perencana : ……………. b.………… Volume : ……………….………….Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis (7) Untuk mencegah kejadian-kejadian tersebut di atas penyedia barang/jasa diizinkan untuk mengadakan pengamanan pelaksanaan kegiatan pembangunan setempat. 240 Cm Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 8 ... Pasal 11 Papan Nama Kegiatan (1) Pemasangan papan nama kegiatan sebagaimana diatur pada pasal ini dipancangkan di lokasi kegiatan pada tempat yang mudah dilihat umum.…………… Masyarakat dapat menyampaikan informasi kepada : …………………… Direksi : . PT/CV : ………………………… No.………….. (4) Bentuk dan ukuran papan nama kegiatan fisik ditetapkan sebagai berikut: a. Alamat : ………………………… Selesai :…. Jenis tulisan memakai huruf cetak.. harus segera diangkut atas persetujuan Pengawas Teknis/Pengguna anggaran..

2 Urugan tanah merah baru. Galian pondasi dibuat sesuai dengan gambar.1 Urugan kembali a. c. b.3 Pemotongan tanan a. Tanah bekas galian ditumpuk dilur papan bangunan. b. digunakan tanah merah baru. Pasal 13 PEKERJAAN URUGAN 13. Galian jalur ini dibuat sesuai dengan gambar. Tanah bekas pemotongan ini dibuat dan diratakan dihalaman bangunan yang rendah.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis BAB. pengurugan dengan tanah baru harus dilaksanakan selapis demi selapis. harus dibentuk dengan rata menurut garis-garis dan ketinggian yang sudah ditentukan dalam gambar rencana. a. tiap-tiap lapisan tebelnya 20 cm dan dipadatkan dengan mesin pemadat (Compactor) sampai rata.3 Pengurungan tanah baru untuk lokasi bangunan. a. 12. Bangunan ditinggikan dari tanah asli atau kondisi sekarang sesuai gambar dengan mengurug dipadatkan lapis demi lapis setiap 20 cm. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 9 . Galian semuanya dibuat sesuai dengan gambar. 13. Untuk urugan ruangan bangunan. b. a. Muka tanah dimana akan didirikan bangunan di atasnya. Pengurugan ini dilaksanakan sebelum pekerjaan pemasangan dinding bangunan dimulai. Bila tidak ada halaman yang rendah ditimbun disuatu tempat yang akan ditentukan kemudian pada waktu pelaksanaan oleh Direksi. Pemotonan tanan dilakukan untuk lokasi yang keadaan permukaan tanahnya lebih tinggi dari peil lantai yang telah ditentukan. c.1 Galian pondasi. b. Tanah yang diijinkan untuk dijadikan lokasi pengurugan adalah tanah merah butir. b. Tanan bekas galin yang sifatnya berbutir dapat dijadikan tanah urugan pada lobang bekas galian maupun urugan bangunan. c.batuan. Tanah – tanah bekas gallian bila dijadikan tanah urugan harus bersih dari sampah – sampah maupun batu.2 Galian seluruh air hujan a. 12. 13. II KETENTUAN TEKNIS PEKERJAAN STRUKTUR Pasal 12 PEKERJAAN GALIAN 12. Tanah bekas galian dapat dipergunakan menimbun ruangan bangunan setelah dibersihkan dari sampah yang mengotarinya. b.

15. lantai kerja dan beton yang dipakai untuk pondasi batu kali sesuai dengan persyaratan yang berlaku. rekanan harus segera melaporkan pada perencana / pengawas teknis untuk dibuatkan berita acara perubahan. a.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis d. Pemborong harus menyediakan tiang pancang yang sesuai dengan gambar dan ketentuan dilapangan sebelum pekerjaan pemancang dimulai. rekanan tidak diperkenankan untuk melaksanakan pemancangan. Pekerjaan galian. 15. Sub kontraktor tiang pacang harus mendapat persetujuan perencana. c. Pasal 14 PEKERJAAN PONDASI BATU KALI 14. Pemborong harus memasang tian pancang pada titik-titik letak dan sumbu tegak yang sesuai seperti yang tertera pada gambar-gambar dan persyaratan teknis.3 JAMINAN Pemborong harus menjamin bahwa semua kerusakan-kerusakan non.1 Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan ini adalah pelaksanaan sesuai dengan gambar pada dokumen kontrak termasuk pengadaan peralatan. tenaga kerja. b. Tiang pancang yang tidak memenuhi persyaratan harus dikeluarkan dari lokasi pekerjaan atas tanggungan si pemborong. penimbunan kembali dan sebagainya sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku.2. Bentuk dan ukuran pondasi adalah seperti terlihat pada gambar pelaksanaan yang terdapat dalam Dokumen Kontrak. b. PEMANCANGAN a.teknis yang diakibatkan prose pemancagan akan diperbaiki atau diganti atas biaya pemborong sepenuhnya. Setiap tiang pancang harus disetujui oleh pengawas sebelum digunakan digunakan untuk pemacangan. yaitu pondasi batu kali. batas- batas toleransi dan kedalaman ditentukan dalam gambar.4 BAHAN Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 10 . Pasal 15 PONDASI TIANG PANCANGAN BETON Bagian ini meliputi persyaratan teknis tentang pembuatan dan pemasangan tiang pancangan beton yang harus disesuaikan dengan gambar-gambar dan dokumen-dokumen lain yang berhubungan. Pelaksanaan pengurungan seperti yang diuraikan dalam pasal 48 ayat. 15. 15. sebelum mendapat pertujuan dari perencana.1 PENYEDIAAN TIANG PANCANG. apabila dalam pelaksanaan pemancangan terdapat perbedaan kedalaman dengan gambar. tenaga ahli untuk mengani pekerjaan pondasi terdiri dari penggalian tanah untuk pelaksanaan pondasi plat beto.

Susunan tiang pancang harus sejajar garis tengahnya baik dalam arah tegak maupun datar. Bahan untuk penyambungan tiang pancang digunakan plat baja mutu ST-41 dengan ketebalan dan ukuran seperti yang tertera dalam gambar serta atas petunjuk pengawas. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 11 . Penumpukan tiang Penumpukan tiang ditempat penyimpanan di lapangan harus dengan cara sebagai berikut : a. Tiang pancang beton dengan ukuran dan bentuk seperti terlihat pada gambar harus dibuat dari beton mutu K-500. Kawat las yang digunakan dari jenis yang sesuai AWAS E70 S-X dengan tebal diameater 3. b. b. cat. 15.6 BAHAN PENYAMBUNGAN TIANG PANCANG a. harus dibersihkan dan ditutup dengan bahan Epoxy anti karat (rust preventing primer) yang disetujui pengawas. b. Penandaan tiang pancang Tiang-tiang pancang harus ditandai seluruh panjangnya mulai dari ujung pada setiap 1(satu)meter. 15. minimum 2E. tiang pancang ditumpuk pada setiap jarak 2. c. Rencana pembuatan Pemborong bharus mendapat persetujuan pengawas dalam rencananya akan pengguna semua peralatan yang akan dipakainya sehubungan dengan jumlah tiang pancang yang akan diperkenankan menggunakan tiang pancang sisa dari pekerjaan ini. pemborong harus melakukan pengujian untuk beton sesuai dengan PBI 1971 selama pembuatan tiang di pakbrik. Titik angkat harus terlihat jelas dan rapi pada setiap tiang pancang c. 15. cetakan. Tiang harus lurus dengan deviasi dari kelurusan maksimum sebesar 1/600 dari panjangan tiang. Titik angkat Semua tiang harus dibuat bdengan 2 (dua) pasang titik angkat sesuai dengan gambar dan ketentuan ini. Sambungan tiang setelah dilas. b. 15.50 m dengan balok kruing kelas II ukuran 5 cm x 7 cm dengan jumlah tumpukan maksimum 6 (enam) lapis. Pegawasan untuk pengujian mutu beton tersebut harus disetujui terlebih dahulu oleh pengawas dan laporan pengujian harus diserahkan pada pengawas dalam waktu tidak lebih dari 3 x 24 jam.2 mm atau diameter 4 mm dan tukang las harus mempunyai sertifikat yang masih belaku. Toleransi untuk tebal tiang kurang lebih 3 mm. dan lain-lainnya harus sesuai dengan gambar-gambar persyaratan ini harus mendapat persetujuan pengawas. kaitan-kaitan/baut-baut pengangkat. U 39.7 BAHAN-BAHAN LAIN Seperti tiang pancang.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis Bahan-bahan yang di pergunakan untuk pemborongan pekerjaan ini harus baru dan sesuai dengan persyaratan.5 TIANG PANCANG BETON a. d. Setiap tiang pancang harus diberi tanda waktu pengecoran/pembuatan dengan cat yang tidak mudah terhapus.persyaratan yang telah ditetapkan. Baja untuk tulangan dan tulangan lainnya nharus dibuat dari besi baja mutu U-39 dan u-24.8 PEMBUATAN a.

Pelaksanaan Pemancangan 1. 2.Kecuali pada saat penyambungan tidak boleh dari 3 (tiga) jam. 1. Rencana pemacanganRekanan harus menyerahkan rencana urutan pemancangan selambat-lambatnya 2 (dua) minggu sebelum pelaksanaan. d. Bersama penawaranya. pada saat pemancangan hasrus menggunakan dolly yang disetujui pengawas terlebih dahalu. bilasmana dianggap perlu rekanan tidak diberikan tambahan kerja atas pergerakan peralatan nya yang disebabkan oleh perintah semacam itu. 3. Tiang-tiang pemancangan yang retak. Pada saat pelaksanaan penggangkatan tiang. Tiang –tiang yang dipancang sampai dibawah permukaan tanah.21 . terputir atau rusak selama pengangkutan. 2. tiang pancang harus diberi ganjal dan tiang pancang yang terpanjang harus ditempatkan pada bagian bawah. cacat (deformasi).Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis c. 4. 0.9 PEMANCANGAN 1. . Sebelum pemancangan dimulai letak titik pancang harus disetujui pengawas. Ujung bawah tiang pancang harus dilengkapi. Oemborong juga harus mengganti biaya-biaya perkuatan balok-balok pengikat nya yang diakibatkan oleh hal-hal tersebut diatas. Pada susunanan paling tepi. kecuali pada saat penyambungan tidak boleh lebih dari 3 (tiga) jam. Kesinambungan pemancangan Pemancangan setiap tiang harus dilakukan secara tidak berhenti. Umur tiang pancang Tiang pancang harus boleh dipancang setelah berumur paling sedikit 28 hari yang telah mencapai kekuatan tekan karakterikterisit sebesar 500 kg/cm2. Setiap tiang pancang harus diberi tanda titik angkat yang diijinkan adalah 0. dan harus diganti oleh pemborong atas biayanya sendiri. Pengawas berhak untuk memerintahkan perubahan atas urutan pemancangan yang sudah disetujui. . 2. pengelotan pemancangan. miring diluar as yang dipersyaraatkan . 3. Kehadiran pengawas selama pemancangan Pemancangan hanya boleh dilaksanaankan bila (wakil) pengawas hadir di lapangan. Kedudukan tiang pancang sesering mungkin atau bilamana diperintah kan oleh pengawas.331 dari salah satu ujung tiang. titik angkat yang disebut diatas. Letak Pemborong harus memasang tiang pancangan pada titik-titik dan kemiringan yang sesuai dengan gambar. Mungkin atau bilamana diperintahkan oleh pengawas. Pengangkatan tiang pancang 1. pemborong harus nengajukan spesifikasi alat pencang yang akan digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan ini untuk keperluan penentuan penurunan akhir. sehingga pada saat pemancangan akan mudah untuk mengambil tiang yang sudah cukup umurnya untuk digunakan. susunan tiang pancang harus dibuat sedemilikian rupa sesuai dengan urutan waktu pembuatan. Dengan sepatu yang sesuai dengan tiang dan kondisi tanahnya. e. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 12 . Rencana ini harus ditujui oleh pengawas.akan ditolak atas diperintah direksi. 15.

Mungkin atau bilamana diperintahkan oleh pengawas. jenis. dan harus diganti oleh pemborong atas biayanya sendiri. Sistem sambungan yang harus digunakan adalah dengan las setebal 8 mm.akan ditolak atas diperintah direksi. Selama pemancangan tiang harus dilindungi dengan topi yang disetujui pengawas. ukuran tiang pancang. terputir atau rusak selama pengangkutan. Bila rekanan menggunakan alat bantu untuk mencapai kelurusan sumbu tiang. b. Pemborong juga harus mengganti biaya-biaya perkuatan balok-balok pengikat nya yang diakibatkan oleh hal-hal tersebut diatas. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 13 . Dengan sepatu yang sesuai dengan tiang dan kondisi tanahnya. Penggantian terlebih dahulu. jumlah pukulan.besarnya set akhir untuk kedua tiang tersebut adalah seperti yang ditentukan oleh pengawas. Peralatan pemancanganJenis alat yang harus digunakan adalah diesel hammer yang mempunyai berat (drop hammer) 1. Sebelum pengelasan yang dilakukan posisi yang terletak diatas harus satu sumbu dengan tiang yang sudah terpancang.Ujung bawah tiang pancang harus dilengkapi. pada saat pemancangan hasrus menggunakan dolly yang disetujui pengawas terlebih dahalu. d. 2. 5. 15. e. Ganjal (packing) topi harus diganti sesering mungkin atau bilamana diperintah kan oleh pengawas. . Catatantersebut harus memuat : 1. Rekanan diwajibkan untuk membuat catatan (record) pemancang atas setiap tiang pancang yang dikerjakan. Pelet Sambungan harus dibersihkan dari kotoran dan karat sampai bersih betul sebelum pengelasan dimulai. .Kecuali pada saat penyambungan tidak boleh dari 3 (tiga) jam. Sambungan las harus dilindungi dengan bahan epoxy yang disetujui pengawas untuk pencegahan terhadap karat. ukuran Letak tiang pancang 3. 4. cacat (deformasi). Jenis las yang harus digunakan adalah AWS E-702-X atau yang disetujui direksi. Kesinambungan pemancangan Pemancangan setiap tiang harus dilakukan secara tidak berhenti. pengelotan pemancangan. 5. Catatan tersebut dibuat dalam rangkap 3 (tiga) dan diserahkan kepada pengawas dalam waktu tidak lebih dari 24 jam setelah akhir pemancangan. c. penurunan untuk setiap 250 mm urkuran pemancangan. Kehadiran pengawas selama pemancangan Pemancangan hanya boleh dilaksanaankan bila (wakil) pengawas hadir di lapangan. Tiang-tiang pemancangan yang retak.10 PENYAMBUNGAN a.Tiang–tiang yang dipancang sampai dibawah permukaan tanah. Usaha untuk merubah arah sumbu tiang sama sekali tidak diperkenankan pemeriksaan dengan alat pengukur theodolit atau alat yang disetujui pengawas. berat dan jarak jauh. Pencatatan selama pemancangan a. penggunaanalat tersebut harus disetujui oleh pengawas terlebih dahulu. f. kecuali pada saat penyambungan tidak boleh lebih dari 3 (tiga) jam. 4.5ton.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 2. 6. miring diluar as yang dipersyaraatkan . 3. jarak dan letak pemancangan.

Hal-hal lain/ penyimpangan khusus Apabila dalam pemancangannya. maka penyambungan harus dilakukan sesuai persetujuan pengawas atas biaya rekanan.P. Titik perletakan tidak boleh menyimpang lebih dari 0. Tiang pancang naik a. Kepada tiang harus bersih dari sisa kotoran sebelum dilakukan pengecoran. dan lain-lain seperti yang dipersyaratkan. kecuali bila pengujian-pengujian terbadannya menyatakan lain. 8. b. Sambungan tiang pancang dengan poer harus dilakukan dengan cara mengisi dengan adukan beton mutu K-225 (PBI-1971) dan besi beton seperti yang terlihat dalam gambar. maka pemborong harus melaksanakan cara-cara yang disetujui oleh pengawas untuk meneruskan pemancangan tiang tersebut diatas.75 mm dari kedudukan tiang yang ditentukan gambar rencana. Tinggi jarak jatuh bebas beton pada saat pengecoran tidak boleh melebihi 1. telah dicapai tanah keras pada kedalaman tiang pancang yang tercantum dalam gambar dan atau kedalaman yang ditentukan pengawas setelah dilakukan pengujian tiang pancang. Bila panjang stek tulangan tiang mencapai 40 kali diameternya. b. 2.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 6.P. b. penurunan pada 10 (sepuluh) pukulan akhir. Sumbu tiang tidak boleh menyimpang lebih dari 75 % dari sumbu rencana. Formulir pencatatan yang digunakan rekanan harus disetujui oleh pengawas terlebih dahulu. g.P.P. Bila penyimpangan terjadi lebih besar syarat-syarat diatas. j. i. penetrasi maksimum.5 m. Toleransi letak akhir tiang pancang Kedudukan pipa pancang harus memenuhi batasan toleransi sebagai berikut: a. Untuk perkerja ini rekanan akan mnendapatkan pembayaran tersendiri dari yang tercantum dalam S. b. Tiang pancang yang naiki sebagai akibat tekanan pemancangan yang didekatnya harus dipancang kembali kekedalaman dan kekuatan beban yang semula. 9. sesuai harga satuannya dam S. Pembersihan Bahan dalam tiang pencang dengan ujung terbuka harus dikeluarkan sampai kedalaman yang ditentukan dalam gambar. 7. Sege\ala perbaikan (perkuatan) yang disetujui pengawas harus dilakukan dan menjadi beban rekanan h. Pengecoran 1. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 14 . 15. jenis dolly. topi dan sepatu. Pemotongan kelebihan tiang Kelebihan tiang yang terpancang harus dibuang sedemikian rupa sehingga stek tulangan yang tertinggal mempunyai panjang tidak kurang dari 40 kali diameter tulangan.11 Sambungan tiang pancang dengan poer a. Pengawasan dan pengukuran harus memerus dilakukan di lapangan dengan cara-cara yang disetujui pengawas tekanan pemancangan.

asam. Pasangan batu bata keadap air 1 Pc : 2 Psr g. Pasang lantai keramik 1 Pc :3 Psr m. 5. Pemilihan tiang titik test dilakukan oleh pengawas teknis. Plesteran dinding dalam / luar 1 Pc :4 Psr j. Beton tidak bertulang 1 Pc : 3 Psr : 5 Kr e. Pasangan batu kali biasa 1 Pc :4 Psr h.5 Kr b. 3.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 3. dengan campuran sebagai berikut : a. 2. Pasang batu tempel/roster 1 Pc :3 Psr n. Air harus bersih dan bebas dari segala macam larutan campuran minyak. Plesteran kedap air 1 Pc :1. Permukaan beton sebelah atas tiang harus diberi bonding agent yang ditujui oleh pengawas dengan kekuatan geser ijin minimum. Pasang dinding keramik 1 Pc :2 Psr l. Plesteran beton bertulang 1 Pc :3 Psr k.5 Psr Pasal 17 PEKERJAAN BETON BERTULANG 1.12 Test tiang pancang Setelah tiang pancang selesai dipancang maka harus diadakan test pembebanan. lantai kerja dan lain-lain dapat menggunakan site mix. Galian semuanya dibuat sesuai dengan gambar. semua biaya untuk mendapatkan air bersih dan biaya pemeriksaan laboratium mejadi tnggung jawab rekanan. Air sumur/artesis dapat dipergunakan untuk campuran beton berdasarkan hasil test laboratorium PAM yang membuktikan bahwa air ter sebut memenuhi syarat untuk campuran beton. Untuk perkerjaan selain struktur utama misalnya : kolam praktis. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 15 . Sedapat mungkin dari satu macam merk dan jika terpaksa dipakai merk lain harus dengan persetujuan direksi. Test pembebanan dilakukan dengan metode PDA. Beton bertulang 1 Pc : 2 Psr : 3 Kr c. 15. Galian jalur ini dibuat sesuai dengan gambarTanah bekas galian dapat dipergunakan mernimbun ruangan bangunan setelah dibersihkan dari sampah yang mengotorinya. dengan jumlah test tiang pancang sebanyak 2 titik tiang. b. Beton bertulang 1 Pc : 1. Plesteran kedap air 1 Pc :2 Psr i.1 Pekerjaan struktur utama diharuskan menggunakan beton ready mix. maka besi beton harus dibersihkan sebelum poer dicor. Untuk bahan perekat digunakan semen biasa SII.5 Psr : 2. Pasal 16 ADUKAN BETON 16.13 Galian saluran air hujan a. 4. kecuali di daerah yang air tanah nya tidak memenuhi persyaratan untuk pembangungan. garam dan bahan organis lainnya. Pasangan batu kali belah 1 Pc : 4 Psr f. Beton tidak bertulang 1 Pc : 2 Psr : 3 Kr d.400. 15.

7. 3. 4. 8. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 16 . 5. Semen yang sebagaian sudah membatu/keras dalam kantong sama sekali tidak diperkenankan untuk dipergunakan. Ukuran/jenis besi beton yang harus terpasang harus sesuai dengan ukuran/jenis yang ditetapkan dalam gambar. Besi beton yang digunakan tidak boleh cacat serpih. Pembesian dipasang harus sedemikian rupa sehingga tidak mudah bergeser ketika beton dicor. pasir laut sama sekali tidak diperkenankan untuk dipergunakan. 2. tidak boleh kurang dari terkenan hancur yang telah ditentukan. jahitanya robek tidak diperkenankandigunakan. pasir dan krikil/koral harus memenuhi syarat warna kekerasan. 3. 9. Dalam pelaksanaan penulangan harus dibuat daftar tulangan baja untuk setiap pekerjaan beton harus sesuai dengan gambar rencana. maka disamping adanya sertifikat dari suplier.Penggantian tersebut tidak boleh mengakibatkan lewatan (over lopping) sambungan yang dapat menyulitkan pembetonan atau penyampaian vibrator. lemak.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 6. baik pada saat pemasangan maupun secara periodik minimum 2 (dua) contoh percobaan tekan. 1. . . besi beton harus bersih dari kotoran. jika terdapat kesulitan untuk mendapatan besi beton dengan diameter yang ditentukan dalam gambar dengan setujuan direksi dapat dilakukan penukaran atau penggantian besi beton besi beton diameter besi yang lain atau kom. 1.binasi dengan catatan : . (untuk bangunan bertingkat. Pekerjaan pembesian selanjutnya harus memenuhi ketentuan / persyaratan PBI 1971. kawat pengikat besi beton harus berkualitas besi lunak dengan dia meter 1 mm. maupun karat. 6. juga harus dimintah sertifikat dari laboratorium.retak. 10. Beton yang digunakan gambar K 275 atau yang telah ditentukan dengan keterangan/ sertifikat dari pabrikasi. kercuali untuk pekerjaan bukan beton bertulang. 2. 4. Tulangan harus betul-betul bebas dari acuan/lantai kerja dengan menempatkan potongan- potongan dari beton (betondeking). Kekerasan yang gradasinya harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan dalam PBI (NI-2) 1971 5. Pada percobaan lingkungan 180 derajat tidak terlihat adanya tanda- tanda getas. gelombang lipatan bagian-bagian yang tidak sempurna. 1. tarik dan melengkung 180 derejat untuk setiap 20 (dua puluh) ton besi beton. 1. 2. 7. Pasir dan krikil/koral harus bersih dan bebas dari segala macam kotoran baik bahan organis. tekanan hancurnya. Semen yang (pembungkusnya) rusak. dan berkisting menggunakan skafolding).Jumlah luas penampang persastuan panjang ditempat tersebut tidak boleh kurang dari yang tertera dalam gambar. Besi beton digunakan besi biasa bulat dari jenis U-24 untuk diameter tulangan dibawah 12 dan U 32 untuk diameter tulangan diatas 12.Lewatan (overlapping) harus disesuaikan kembali berdasarkan diasmeter besi yang dipilih. Apabila dianggap perlu untuk mendapat jaminan kualitas besi yang minta. Besi beton yang tidak memnuhi syarat tersebut harus disingkirkan dan dikeluarkan dari tempat pekerjaan dalam waktu 3X24 jam sesudah ada perintah dari pengawas. antara tulangan-tulangan yang lebih dari satu lapis harus dipisahkan satu sama lain dengan potongang besi sebagai ganjal (cakar ayam).

untuk kolam konstruksi.SNI.`Pengecoran baru dapat diterusan kembali apabila rekanan telah mengganti bahan-bahan seperti pasir. maka digunakan juga pembuatan kubus percobaan untuk 7 (tujuh) hari. maka harus diadakan dilakukan pengujian beton setempat dengan cara-cara seperti yang digaris kan dalam kode PBI tahun 1971 (Tammer Test. b. 8. Coredrill. 1. Jika hasil kuat tekanan benda uji tidak mencapai angka yang diminta. Untuk beton plat. Selama pelaksanaan harus ada pengujian slumptest minimal 5 cm dan maksimal 15 cm sesuai dengan ketentuan dalam PBI tahun 1971. atau standard tata cara perhitung an struktur beton untuk bangunan gedung (SK. setiap antara balok-balok induk harus diambil minimal 1(satu) buah sample. Rekanan harus membuat laporan tertulis atas atas data-data kualitas beton yang telah dibuat dan disyahkan oleh pimpro dan laporan tersebut pada masa tertentu harus dilengkapi dengan evaluasi karakteristiknya. Pengujian kiubus-kubus beton percobaan harus dilakukan dilaboratorium yang ditunjuk oleh pimpro. harus menurut tabel konversi yang terdapat dalam PBI tahun 1971 dengan demikian tidak mengurangi ketentuan kubus beton umur 28 hari. waktu petujuk-petunjuk pabrik yang memproduksi bahan tersebut yang dalam hal ini harus mendapat persetujuan pengawas. Untuk memperbaiki mutu beton.SNI T. Perawatan kubus uji degan ditimbun pasir kasar tetapi tidak tergenang air ditunjuk oleh pimpro. setiap kolom diambil minimal 2 (dua)buah sample. 15-1991-03).Beton kualitas K. 11. Manfaat dari bahan pembantu harus dapat dibuktikan dengan hasil percobaan. 175 cukup dengan menggunakan koral split dengamn diameter maksimum 3 cm.T. – Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 17 . untuk beton konstruksi pondasi/balok/sloof. 9. Perawatan kubus uji dengan ditimbun pasir kasar tetapi tidak tergenang air selama 7 (tujuh) hari dan berada diutara terbuka. setiap antara kolom dengan kolom harus ambil minimal 2 (dua)sample. c. 12.15-991-3). Untuk pekerjaan beton dipakai sebagai berikut : . ketentuan hasilnya harus vdikonversikan dengan percobaan umur 28 hari. Titik pengambilan sample sebagaimana dimaksud dalam ayat (8) pasal ini harus digambar dikertas oleh rekanan dan disetujui pengawas teknis. Pengawasan teknis wajib menghentikan sementara pengecoran apabila hasil test kubus beton 15x15x15 cm tidak memenuhi syarat. 6. Selama bahan pembantu dipakai harus diadakan pengawas yang cermat terhadap pemakaiannya. Load Test). 7. Pengecoran baru bisa dilaksanakan apabila telah mendapat persetujuan dari pengawas teknis yang dituangkan dalam berita acara pentahapan pekerjaan dan setelah hasil test kubus beton ukuran 15x15x15 Cm dari tahap pekerjaan sebelum sesuai dengan RKS dan ditunangkan dalam berita acara test .Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 2. 5. 10. Pada waktu pelaksanaan pengecoran dilapangan rekanan diwjibkan mengambil sample kubus lagi dengan 15x15x15 cm pada bagian yang ditentukan pengawas teknis dengan jumlah sebagai berikut: a. 13. atau standard tata cara perhitungan struktur beton untuk bangunan gedung (SK. 3. Segala biaya pemeriksaan tersebut ditanggung sendiri oleh rekanan. Jika dianggap perlu. koral dan sebagainya derngan kualitas yang lebih baik dan bersama-sama dengan pengawas teknis telah membuat sample kubus dengan ukuran 15x15x15 cm dengan hasil test laboratorium telah dinyatakan memenuhi persyaratan. 4. Rekanan harusmemberi jaminan atas kemampunan dam selama pelaksanaan harus dibuat benda-benda uji menurut ketentuan yang ditetapkan dalam FBI tahun 1971.

Untuk memadatkan beton harus digunakan vibrator. Konstruksi beton yang berisi kayu atau benda lainya. dan 8 dari PBI 1971. Selimut beton bertulang harus dibuat sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam PBI tahun 1971. Kadar lumpur untuk bahan pengisi harus memenuhi persyaratan dalam PBI Tahun 1971. Beton ditolak : 1. 2.6. 4. Beton harus dilindungi dari pengaruh panas. sehingga tidak terjadi penguapan yang terlalu cepat. Sebelum adukan beton dicor kayu-kayu bekesting harus dibersihkan dari segala kotoran seperti serbut gergaji. 3.0.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis . 1. Konstruksi beton tidak lurus atau rata seperti yang direncanakan. Sewmua bahan-bahan yang dipakai untuk dicampur harus satu kuliatas atau jenis untuk masing-masing komponen. Pembesian beton harus diikat kuat dengan kawat beton satu sama lain. tidak boleh bergerak /terpisah-pisah.pembongkaran bekesting dan penempatan siar-siar sepanjang tidak ditentukan lain didalam gambar pelaksanaannya harus mengikuti ketentuan 4. 3. 4. Konstruksi beton sangat kropos. 2. Beton harusvdibasahi paling sedikit selama 1 hari setelah pengecoran. digunakan pasir dan koral harus Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 18 . harus bebas dari kotoran/lumpur/tanah sesuai dengan ketentuan PBI tahun 1971.6 sebelum. Dianjurkan untuk menambah extra bagel pada jarak yang kemungkinan bergerak waktu dicoba/digoyang. 3.5.0. Persiapan perlingkungan atas kemungkinan datang hujan harus diperhatikan supaya adukan tidak rusak oleh air/kikisan.Bagian-bagian konstruksiu beton yang tipis harus digunakan koral beton dengan diameter maksium ½ dari tebal bagian konstruksi yang bersangkutan. Perawatan dan perlingkungan beton: 1. 1. 3. tanah dan lain-lain serta harus dibasahi secukupnya. Pasir yang dipakai harus berisi 60% pasir yang tembus ayakan H. Semua bahan pengisi harus culup kekerasanya tidak kropos. 2. 1. Pada tempat-tempat tertentu perlu ada ganjal-ganjal yang berguna untuk mengatur kestabilan perpaduan antara pembesian dan bekesting.480. pembasahan pada bagian bawah. Konstruksi beton tidak sesuai dengan bentuk yang direncanakan atau posisinya tidak sesuai dengan gambar . 2. Untuk pengecoran lantai beton harus dengan sistem penggenangan air diatasnya. Perlu diadakan tindakan-tindakan untuk menghindarkan pengumpulan air. 2. 5. Pengadukan dengan beton mixer/ beton melen tidak boleh kurang dari 1 (satu ) menit diputar setelah seluruh komponen adukan kedalam pengaduk/beton molen. Penyampaiuan betom (adukan dari mixer) ketempat poengecoran dilakukan dengan cara yang tidak mengakibatkan segregrasi komponen /adukan beton dan harus sudah dicor paling lambat 3 menit sejak penacampuran di dalam mixer dengan tidak mengurangi ketentuan- tentuan kualitas beton yang disyahkan. mempunyai gradasi yasng baik dan bersih. Pasir yang digunakan harus seditik gradasinya dan warnanya harus sama. 2. 4. Jika digunakan bahan tambahan maka waktu tersebut dapat diperpanjang dalam batas-batas yang dapat dipertanggung jawabkan. 4.

2 Kekeliruan dalam uraian. Pasal 18 JENIS DAN MUTU BAHAN 18. Pengecoran beton secara horizontal dilaksanakan dari ujung yang satu kearah ujung yang lain dengan kecepatan cor yang teratur. 1. 18. Pembukaan bekesting pada bagian pendukung konstruksi tidak boleh kurang dari 28 hari dengan persetujuan pengawas teknis. 3. Pada pengangkutan kelapangan cara pengangkutan dilaksanakan sedemikian rupa sehingga tindak terjadi pengerasan. Setelah bekesting dibuka sisi/sudut yang tajam harus dilindungi terhadap benturan denganmenggunakan papan/bambu dan sebagainya. Campuran bahan untuk adukan harus sesuai dengan perbandingan yang ditentukan. 3. 2. slumptest untuk setiap bagian harus sama. Lanjur-lanjur tulangan yang belum dicor pada bagian atas harus dibungkus dengan spesi semen supaya tidak berkarat (stek kolom dan lain sebagainya). 1. Volume bagian bahan adukan yang akan dicampur harus selalu tetap dan tepat untuk setiap campuran yang digunakan untuk pengecoran. Gambar-gambar tersebut harus dalam keadaan jelas dapat dibaca dan menunjukkan perubahan- perubahan terakhir.alat pengkutan harus bersih dan tidak ada sisa-sisa semen kering (gumpalan-gumpalan). dan contoh-contoh tersebut harus sesuai dengan standard contoh yang telah disetujui. 2. Apabila menggunakan split (batu pecah) diharuskan menggunakan gradasi yang sama dan sesuai dengan peruntukkannya. untuk pemadatan digunakan vibrator harus merata tidek boleh terbatas pada bagian atas saja dan tidak boleh terlalu lama. 5.. Pada saat pengecoran beton secara vertikal harus dijaga jangan sampai terjadi segregasi adukan-adukan dicorkan dalam jumlah yang sama (lebih kurang 30 cm) dan dipadatkan dengan vibrator.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis dicuci terlebih dahulu. 19.1 Gambar-gambar pelaksanaan untuk seluruh pekerjaan harus ada di lapangan dalam setiap waktu. Bila dalam pelaksanaan dokumen kontrak tidak/kurang lengkap. Air yang dipakai harus air ledeng (PAM) atau airyang memenuhi persyaratan PBI tahun 1971. maka Pemborong wajib membuat perhitungan-perhitungan (kalkulasi) yang terperinci dan gambar-gambar Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 19 .1 Kualitas dan kuantitas dari pekerjaan yang termasuk dalam harga kontrak harus dianggap seperti apa yang tertera dalam gambar dan syarat-syarat. kuantitas atau kualitas atau kekurangan bagian-bagian dari gambar kontrak atau RKS tidak boleh merusak (membatalkan) kontrak ini. 4.2 Contoh bahan yang dikehendaki oleh Pemberi Tugas harus segera disediakan atas biaya Pemborong. tapi hendaknya diperbaiki dan dianggap suatu perubahan yang dikehendaki oleh Pemberi Tugas. Pasal 19 GAMBAR-GAMBAR / PROTOTYPE / CONTOH BARANG 19. Campuran harus benar-benar rata dan homogen tidak boleh ada gumpalan-gumpalan pasir atau semen.

Pasal 20 SITUASI DAN UKURAN 20. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 20 .3. Pompa tangan ini diperkuat dengan landasan cor beton adukan 1 pc : 2 ps : 3 kr.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis pelaksanaan. Pemborong wajib meneliti situasi tapak. Air kerja diadakan dengan membuat sumur pantek yang dilengkapi dengan pompa tangan ex local (bilamana tidak ditentukan dengan cara lain). sifat dan luasnya pekerjaan dan hal-hal lain yang dapat mempengaruhi harga penawarannya. 21.1. 20. Patok peil beton dibuat dari beton 15 x 15. kecuali ukuran-ukuran untuk baja yang dinyatakan dalam inch atau mm.5.2. Ukuran satuan yang digunakan disini semuanya dalam cm. 20.2 Ukuran 20.1 Situasi 9. Papan bangunan boleh dibongkar sesudah mulai pekerjaan dinding bata.1.1. dan gambar-gambar terakhir yang telah disetujui wajib menyerahkan kepada Pemberi Tugas hasil perhitungan (kalkulasi). Pemborong harus menyediakan orang ahli dalam cara-cara mengukur. Kalkulasi dan gambar-gambar tersebut harus diserahkan dalam rangkap 3 (tiga) untuk diperiksa dan disetujui.2. Peletakan pompa ditentukan oleh pengawas lapangan.1.4.1. Pasal 21 PEKERJAAN PERSIAPAN 21. 21. baru diijinkan membuat papan bangunan. terutama keadaan tanah bangunan. Papan Bangunan (Bouwplank) 21.2. 20. Papan bangunan permukaan atasnya ditempatkan setinggi lantai bangunan induk (peil +0. Memasang papan ukuran (Bouwplank) Ketetapan letak bangunan diukur dengan patok yang dipancang kuat-kuat dari papan terentang dengan ketebalan 2 cm diketam rata pada sisinya.2.1. 20. Kelalaian atau kekurang telitian Pemborong dalam hal ini tidak dijadikan alasan untuk mengajukan tuntutan.2. Alat-alat penyipat datar (theodolit.2. Penentuan titik hasil pengukuran harus mendapat persetujuan Direksi / Konsultan Perencana. dan gambar-gambar terakhir yang telah disetujui dalam rangkap 3 (tiga) dalam waktu 7 (tujuh) hari.1.3 Pemborong wajib menyerahkan kepada Pemberi Tugas hasil perhitungan (kalkulasi).3.2. Penyediaan Air Kerja 21.2.3.1. 21. 21.1.00) dan minimal 2 m dari As bangunan ke arah luar. Letak bangunan baru diukur dengan berpatokan pada bangunan yang sudah ada dengan jarak-jarak seperti tercantum dalam gambar perencanaan. Papan bangunan dari kayu borneo tebal 2 cm dengan tiang kaso 5/10 jarak tiang 1 meter 21.2. 21. Juga lantai (permukaan atas lantai) ditentukan sesuai dengan gambar perencanaan.2. Sekeliling dipasang lantai beton adukan 1 pc : 2 ps : 3 kr seluas a m tebal 10 cm 21.2.2. 19. 9. 21.1.1.1. Setelah permukaan tanah yang akan dibangun bangunan dibersihkan dari kotoran sampah maupun pohon.4.2. waterpas) prisma silang harus selalu berada di lapangan.4.

Septictank . baik terhadap genangan air atau air yang dapat menyebabkan terjadinya erosi. bila sampai Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 21 . Penggalian.2. 22. dan lain-lain yang dijumpai.Pengurugan kembali tanah yang diganti dalam rangka pelaksanaan pekerjaan struktur sesuai peraturan / persyaratan yang ditentukan.2. .2.1. kecuali ditentukan lain. Apabila air di lokasi tidak memenuhi persyaratan. Meliputi pembentukan tanah dimana bangunan akan didirikan dan sekitarnya sesuai dengan ketinggian menurut gambar rencana. meliputi : .Peninggian untuk pembentukan tanah. sumur-sumur penampung. listrik. Bahan 22.1.2.4.2.Resapan . pada penyerahan kedua disesrahkan dalam keadaan baik dan berfungsi. sampah dan batu- batu yang lebih besar dari 10 cm. maka kontraktor harus mendapatkannya dengan membeli air yang memenuhi persyaratan.3. 22. jalan pengerasan. Pembentukan Muka Tanah.Urugan pasir di bawah lantai setebal 10 cm.2. Termasuk juga pencegahan terhadap masuknya air hujan atau air dari daerah sekitarnya dan sebagainya. Pompa ini tidak boleh dibongkar dan menjadi milik proyek.2. .Selama pelaksanaan pekerjaan dan masa pemeliharaan harus selalu diadakan tindakan pengecekan. struktur site lainnya dan pertamanan. Pekerjaan tanah halaman dan tanah untuk struktur meliputi pekerjaan perataan tanah di daerah yang akan didirikan bangunan. 22.Pemborong harus menjaga kerusakan semua sarana umum yang masih digunakan seperti saluran air dan air minum.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 21. 21.1. Untuk pengurugan didapat dari tanah daerah bangunan setempat atau dari tempat/sumber di luar tanah bangunan yang bebas dari akar-akar bahan organic. . Pekerjaan Pembongkaran Meliputi pekerjaan pembongkaran dan pemindahan semua jenis sisa bangunan atau konstruksi.5. pengadaan pompa air dan tindakan yang dapat dilakukan untuk keperluan tersebut. Pengurugan. Macam dan Lingkup Pekerjaan 22.5. 22. Pemadatan Meliputi pemadatan kembali tanah yang selesai diurug dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi/struktur dan peninggian untuk pembentukan tanah.2. Catatan : .1. Meliputi penggalian tanah untuk : .Dan lain-lain 22. pencegaha ini termasuk pembuatan tanggul-tanggul dan parit-parit sementara. gas.2. baik diatas maupun di bawah permukaan tanah.6.Saluran-saluran . Pasal 22 PEKERJAAN TANAH 22.

3. peralatan yang diperlukan untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 22 . tanah liat. Tanah humus harus digali dan dipisahkan dari lapisan tanah di bawahnya. baik di atas maupun di bawah tanah.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis terjadi kerusakan maka Pemborong harus memperbaikinya atau bila karena terdapatnya sarana-sarana itu kelancaran pekerjaan akan terganggu.3. c. Bila benda-benda tersebut diijinkan untuk dibuang. b. pengupasan tersebut sedalam 20 cm sedang untuk tanah bekas sawah. 22. pengupasan tersebut minimal 3 m di luar garis bangunan. dan sebagainya serta jumlah tenaga kerja yang digolongkan dalam tingkatan keterampilan. Sisa-sisa kayu.3. Penggalian a. batu-batuan dan lain-lain harus dibuang sebelum dilakukan pengupasan lapisan tanah bagian teratas (top soil) pada daerah yang akan dibangun. Pemborong harus menggali dan memindahkan dari lokasi semua sisa bangunan dan lain-lainnya yang ada.2. harus dihilangkan. Sesudah pembersihan halaman. Tanah hasil kupasan ini hanya boleh untuk mengurug daerah-daerah di luar bangunan. Biaya apapun untuk pembuangan dan pengangkutan dianggap sudah termasuk dalam seluruh kontrak. Melengkapi dan menyediakan tenaga kerja yang terlatih.3. akar. maka Pemborong harus membuang semua benda-benda tersebut sesuai dengan peraturan setempat. Mengerjakan saluran dan drainage sementara.3. untuk menjaga erosi memperbaiki keadaan tanah bangunan (bila perlu) membentuk permukaan tanah (grading) menurut garis-garis kedalaman. Bila kondisi tanah sangat jelek atau labil. Pekerjaan tanah halaman dan tanah untuk struktur. Pembuangan dan pengangkutan menjadi tanggung jawab Pemborong. ketinggian dan kemiringan sesuai dengan gambar rencana. Untuk tanah bekas lading. kualitas dan kapasitas perkakas yang akan digunakan pada metoda kerja. los kerja. dan biaya yang diakibatkan dianggap telah masuk dalam kontrak dan tidak dapat diajukan sebagai tambahan biaya. maka lapisan atas ini harus digali sampai kedalaman tertentu dan diganti dengan tanah yang baik atau sirtu (pasir dan batu gunung) atau mengadakan usaha perbaikan tanah.1. Syarat-syarat pelaksanaan 22. Semua benda-benda yang ditemukan menjadi milik Proyek. Jika tebal tanah humus lebih besar dari 20 cm. Pekerjaan pembongkaran a. tumbuh-tumbuhan dan lumpur dari akibat air. Humus dinyatakan sebagai setiap lapisan tanah yang langsung berada di atas permukaan tanah. Pengupasan (stripping) dengan kedalaman rata-rata 20 cm dan akan digunakan sebagai lapisan penutup untuk urugan sekeliling bangunan. lokasi gudang-gudang. d. humus tersebut harus dikumpulkan dulu untuk digunakan kembali. Menyusun rencana kerja secara grafis disertai penjelasan-penjelasan tentang jenis. cara pengangkatan dan distribusi ke tempat-tempat penimbunan dan penyimpanan. lapisan atas. e. Bilamana lapisan tanah humus telah digali dan cocok untuk digunakan sebagai bahan pelapis. 22. minimal 30 cm. 22. dapat berisi atau berubah warna oleh akar-akar atau bahan-bahan organic lainnya yang akan mempengaruhi stabilitas dari tiap bangunan yang ada diatas tanah. b. a. seluruh tebal humus harus digali dan digunakan kembali sebagai urugan lapisan penutup. seperti diuraikan diatas. ia harus memindahkannya tanpa adanya biaya tambahan dari Pemberi Tugas.

Pekerjaan urugan. kemiringan dan lingkungan yang diperlukan untuk pelaksanaan seperti yang dinyatakan dalam gambar atau seperti yang diperlukan untuk pemindahan tanah macam apapun yang ada dan tidak dibutuhkan lagi. pengurugan kembali harus dilakukan dengan tanpa biaya tambahan dari Pember Tugas.5. a. 22. Penjelasan tentang pekerjaan ini tidak terpisah dan berhubungan dengan pekerjaan pengurugan. Urugan pasir harus dilaksanakan di bawah semua lantai setebal 30 cm dan dibawah rabat setebal 10 cm/ kecuali ditentukan lain dalam gambar. Urugan pasir. penanaman pohon dan lain-lain yang harus dilakukan sesuai rencana gambar. Galian tanah dilaksanakan untuk semua pasangan pondasi semua pasangan lainnya dibawah tanah seperti : Rollag atau sloof.3. e. c. kedalaman. c. Tanah urugan harus dari jenis tanah berbutir (tanah lading atau tanah berpasir dan tidak terlalu basah). Setiap tanah harus dibersihkan dari tunas tumbuh-tumbuhan dan segala macam sampah atau kotoran. d. untuk itu Pemborong harus menyediakan alat-alat pengering dalam keadaan siap pakai dengan daya dan jumlah yang bisa menjamin kelancaran pekerjaan. septic tank dan pembebasan. Pada bagian-bagian galian yang dianggap muda longsor. Untuk pelaksanaan. Kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat longsornya tanah dengan alasan apapun menjadi tanggungan Pemborong. Galian tanah tidak boleh melebihi kedalaman yang ditentukan dan bila ini terjadi. Untuk daerah bukan bangunan. g. Lapisan pasir harus dipadatkan dengan disiram air dan diratakan. sebelum pelaksanaan urugan tanah harus digiling hingga mencapai 80% kepadatan maksimum sedalam 15 cm. e. Urugan tanah harus dipadatkan dengan mesin pemadat (compactor) dan tidak dibenarkan hanya menggunakan timbris. f. tempat kerja terutama galian pondasi harus dalam keadaan bebas air. Pengeringan tempat kerja. 22. semua saluran-saluran. Selama pemadatan pemborong harus memperbaiki pekerjaan pemadatan dengan bahan yang sesuai dengan persyaratan. Urugan harus dilakukan lapis demi lapis dengan ketebalan tidak melebihi 20 cm. f.3. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 23 . Tanah urugan yang terlalu kering harus dibasahi dulu sebelumnya sambil digilas- dipadatkan. Pekerjaan pemadatan. d.4. harus dilakukan “Pemadatan Percobaan” dengan bahan timbunan dan perkakas yang digunakan. Untuk dapat menentukan kadar air optimum dan jumlah gilasan yang dibutuhkan guna mencapai kedatan maksimum. daerah bangunan tersebut harus dipadatkan hingga mencapai 90% kepadatan maksimum paling sedikit sedalam 15 cm sebelum urugan dilaksanakan.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis b. b. Kekurangan atau kelebihan tanah harus ditambah atau disingkirkan. setiap lapis harus dipadatkan dengan hand compactor. Pemborong harus mengadakan tindakan pencegahan dengan memasang papan-papan atau cara lain. h. dan galian tanah tersebut akan digunakan untuk urugan atau dibuang tergantung instruksi Pemberi Tugas. Semua penggalian harus dikerjakan sesuai dengan panjang. Setelah lapisan tanah dikupas.

Dengan kata lain. untuk menghilangkan kotoran dan benda-benda asing. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 24 . daerah kerja harus selalu bebas air. f.Septic tank . Dalam hal kondisi tanah mengandung lumpur atau humus yang cukup dalam.Dan lain-lain sesuai dengan petunjuk dalam gambar.1. Daerah yang akan ditanami atau dibiarkan terbuka penyimpanannya tidak boleh lebih dari 3 cm dari ketinggian yang ditentukan.Bagian-bagian yang kontak dengan air dan air tanah .6. d. Pekerjaan Tanah untuk Pondasi a. atau bila akibat dari perataan tanah terjadi suatu talud (tebing) maka harus diusahakan pengamanan pada tebing yang rawan untuk mencegah terjadinya longsoran dan melimpahnya air hujan/ air tanah ke daerah yang lebih rendah. 22.1. 22.1. Sebelum lapisan waterproofing dipasang. pembentukan permukaan akhirnya tidak boleh menyimpang lebih dari 1. Perbaikan harus dipasang sedemikian rupa sehingga tidak akan mengganggu pemasangan lapisan finish. Umum.7. Pada daerah yang akan ditempatkan pelat beton. maka jenis tanah tersebut harus dibuang / dibongkar dan diadakan perbaikan struktur tanah pondasi. Waterproofing harus dipasang pada bagian pekerjaan yang kedap air seperti : . Setiap permukaan waterproofing yang rusak harus diperbaiki dengan cara-cara yang dianjurkan oleh pabrik. Perataan tanah dilakukan sampai minimal 3 m. Lubang-lubang dari celah-celah harus ditambali terlebih dahulu.3. b. Pasal 23 PEKERJAAN BETON 22. Untuk pencegah longsor dan erosi harus dibuatkan parit sementara dengan kemiringan 2%. Pada pembentukan tanah bertangga. permukaan yang telah ditambal dan dihaluskan itu harus dicuci dengan baik. e. Tonjolan- tonjolan harus diratakan/digurinda terlebih dahulu. pengerasan.1.3.Lantai toilet dan kamar mandi .5 cm dari ketinggian yang telah ditetapkan.2. Pekerjaan Waterproofing Betong 22. Muka tanah tempat bangunan harus dibentuk menurut garis-garis dan ketinggian / kedalaman yang telah ditentukan dalam gambar rencana. 22. Galian tanah pondasi harus sesuai dengan gambar b. dari dinding luar bangunan yang dilaksanakan. Perbaikan Permukaan yang rusak.3.1.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 22. Pembentukan Tanah a. c. Persiapan bidang-bidang permukaan. kecuali bila dinyatakan lain dalam gambar (lihat gambar contour). Bidang-bidang permukaan beton yang akan dipasangi waterproofing haruslah kering dan bersih sekali.

Macam Pekerjaan a.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis BAB III KETENTUAN TEKNIS PEKERJAAN ARSITEKTUR Pasal 24 Pekerjaan Dinding dan Plesteran 1. Semen Portland / PC Semen untuk pekerjaan batu dan plesteran sama dengan yang digunakan untuk pekerjaan beton b.3). Kadar lumpur yang terkandung dalam pasir tidak boleh lebih besar dari 5%. Untuk plesteran beton bertulang yang tidak kedap air 2. Untuk rollaag pasangan batu bata M3 1 Pc : 4 Ps 1. Pasir harus memenuh persyaratan PUBB 1970 atau NI-3 c. Untuk pasangan dinding yang tidak kedap air 2. Untuk plesteran lingir (sponing) 4. Untuk pekerjaan pemasangan ubin plint. P a s i r Pasir yang digunakan harus pasir yang berbutir tajam dan keras. dinding batu bata yang kedap air 2. Untuk semua plesteran dinding tidak kedap air untuk bagian dalam maupun bagian luar b. ubin keramik dan ubin porselen M2 1 Pc : 3 Ps 1. Batu Bata Batu bata yang dipakai adalah batu bata dengan standar mutu setara jatiwangi. Untuk pasangan pondasi dari batu gunung belah 2. Cara pemasangannya harus lurus dan Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 25 . Bata merah tersebut ukurannya harus memenuhi persyaratan NI – 10 dan PUBB 1970 (NI. Untuk pemasangan batu belah. A i r Air yang digunakan untuk adukan dan plesteran sama dengan di pekerjaan beton d. Adukan untuk pasangan dan plesteran dibuat dengan macam-macam ukuran perbandingan campuran tersebut dibawah ini : Macam Perbandingan Penggunaan M1 1 Pc : 2 Ps 1. Bahan a. Untuk pasangan tegel yang menempel pada pasangan batu beton M4 1 Pc : 5 Ps 1. Pasangan Batu Bata Batu bata yang akan dipasang harus direndam didalam air hingga jenuh dan sebelum dipasang harus bebas dari segala jenis kotoran. Untuk adukan tegel dibawah lantai 3. 2.

Pengadukan harus diata aas dari papan dan lain-lain. Lingkup Pekerjan a. Dinding yang akan dicattembok harus digosok dengan amplas bekas pakai atau kertas zak semen. Tebal plesteran paling sedikit 1.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis batu bata yang pecah tidak boleh melebihi 10%. Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0.SII 0695-82-Alumunium Extruder Number Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 26 . material dan peralatan. rata. Plesteran Dinding dan Sponing / Plester Sudut Semua dinding yang diplester harus bersih dari kotoran dan disiram dengan air. Penyempurnaa adukan hanya boleh menggunakan mesin pengaduk. Pekerjaan yang terkait dengan pekerjaan ini adalah :  Pasal Pekerjaan Pasangan  Pasal Pekerjaan Pengecatan  Pasa Pekerjaan Metal Pabrikasi  Pasal Alat Penggantung dan Pengunci e. Bagian ini mencakup syarat-syarat untuk pekerja.5 cm agar penyelesaian dinding dapat melekat dengan baik e. Tempat adukan tidak boleh langsung diatas tanah tapi harus pakai alas (kayi dan lain-lain) c.5 cm dan paling tebal 2 cm. Semua beton yang akan diplester harus dibuat kasar dulu agar plesteran dapat melekat. Referensi  Semua pekerjaan harus mengacu ke standar : . Meliputi penyediaan kusen. plesteran yang baru saja selesai tidak boleh langsung diselesaikan. Perlindungan Pada waktu hujan dinding yang tidak terlindung harus diberi perlindungan dengan menutupi bagian atas temboknya supaya pasangan yang belum kering tidak rusak kena air. Penyelesaian plesteran menggunakan pasta semen yang sejenis (acian). Daun Jendela Alumunium dan Kaca 1.SII 00649-82-Extrusi Jendela . Semua campuran adukan harus dicampur dengan mesin pengaduk. siku dan tajam pada sudutnya. Untuk semen sponingan harus digunakan campuran M3. Pasal 25 Pekerjaan Kusen. pekerjaan. b. Selama proses pengeringan acian harus disiram dengan air agar tidak terjadi retak-retak rambut akibat proses pengeringa yang terlalu cepat.SII 0405-80-Alumunium Extrussion . Meliputi tanggung jawab penyimpanan. perawatan serta pemasangannya dengan kualitas setara “commercil quality” d. daun jendela alumunium sesuai gambar dan spesifikasi yang diminta beserta perlengkapan dan aksesoris untuk pemasangannya di setujui pemberi tugas / perencana c. Sebelumnya dibuat kepala plesteran dengan ketebalan plester yang direncanakan. d.

.Hardware. . Direksi tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skilnya.  Kualifikasi Pekerjaan .  Shop drawing yang menunjukan pabrikasi.Evaluation dan member dari profil .Interfacing dengan konstruksi bangunan .Detail-detail dari bentuk yang diperlukan . termasuk lokasi. aham terhadap kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan selama pelaksanaan.Reinforcing .Dalam penerimaan atau penolakan pekerjaan.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis . pemasangan-pemasangan khusus .Building concrete structural tolerance : harus tidak lebih dari toleransi yang diijinkan.Sedikitnya harus ada 1 (satu) orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan. posisi tinggi pemasangan.Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Perencana dan pemberi tugas.Hubungan join untuk system framing. harus memakai matrial untuk system yang berasal dari satu manufaktur (single manufaktur) dengan system yang tersedia atau disetujui oleh sistem dari manufaktur. yang terdri dari : .Anchograme system .Internal sealer yang diperlukan dan tipe-tipe yang direkomendasikan  Kontraktor harus mengirim 3 set contoh potongan profil dari pasangan jamb dan heads dari kusen dan pintu-pintu yang ditunjukan dalam gambar. entrance doors . . pemasangan dan finishing dari spesifikasi berdasarkan pengecekan kembali dimensi – dimensi pada site. reinforcement.Single source responsibility : untuk menjamin kualitas penampilan dan performance. beserta kaca ukuran 30 cm x 30 cm termasuk mock-up ukuran standar(cukup jelas) yang menunjukan contoh pemasangan dan finishing yang sudah final  Kontraktor harus mengirim foto copy beserta laporan tersebut sebelumnya yang berisi performance untuk ukuran system yang sama sebagai pengganti test kembali atau data-data pendukung lain. f. dengan ukuran panjang 30 cm profil alloy.Tenaga kerja yang terlatih tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan . Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 27 .Kemungkinan-kemungkinan untuk ekspansi dan konstruksi . Submittal (Pengiriman) Kontraktor harus mengirim hal-hal berikut untuk persetujuan pemberi tugas dan perencana.ASTM E331-84Water Leakade  Quality Assurance .Metode dan aksesoris pemasangan kaca .

Semua jendela – jendela typical harus dipasang terlebih dahulu. termasuk modisikasi-modisikasi yang diperlukan untuk memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan untuk mempertahankan konsep design visual. dengan setiap profil harus dilindungi dengan polyethylene film. minimum 10 tahun. i. kebocoran air.Sample dan material alumunium harus ditest di labolatorium yang disetujui oleh Perencana dan test tersebut harus meliputi :  Ketebalam material Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 28 . glazing. j. kegagalan strukctural. korosi/karat. Test  Typical Window . Sistem Requiremen / Design Requirement  Sediakan gambar-gambar basic design tanpa identifikasi dan pemecahan masalah thermal atau structural movement. hilangnya property mekanis (loss of mechanical properties). Garansi juga harus menyangkut kegagalan perjalanan atau material. Garansi Kontraktor harus memberi garansi / jaminan sebagai berikut :  Garansi tertulis dari pabricator untuk alumunium alloy dan anodizing. non uniformity of surfaces. dan lengkap label.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis g. item-item dengan cacat atau goresan kecil akan dipertimbangkan sebagai kerusakan. nomor dan lokasi pemasangan dalam kemasan yang tertutup asli dari pabrik. h. Bagian-bagian yang rusak tidak akan diterima.  Memberikan expansi dan kontraksi agar gerakan structural terjadi tidak menyebabkan kerusakan pada penampilan dan performance. termasuk pemasangan kaca dan sealent. kecuali yang terjadi adalah kondisi sebalikya atau kondisi baik. dan hal-hal lain yang berhubungan dengan persyaratan performance. persyaratan-persyaratan atau rekayasa system. pelemahan atau kegagalan hubungan antara unit-unit dan struktur bangunan atau antara unit-unit itu sendiri. tipe.  Sediakan concealed fastening disemua tempat  Manufaktur bertanggung jawab untuk mengikuti design. Penyimpanan dan Perawatan  Kontraktor harus mengirim unit-unit pabrikasi dan bagian-bagian komponennya ke site proyek  Simpanlah unit-unit dan komponen-komponen tersebut di tempat yang kering. sight lines dan profil-profil dari member.  Pertimbangan-pertimbangan tambahan diperlukan mengingat kondisi-kondisi khusus site untuk gerakan kontraksi dan expansi sehingga tidak ada kemungkinan kehilangan. dengan tujuan membuat gambar basic dimensi  Persyaratan-persyaratan penunjukan detail-detail dimaksudkan untuk membentuk basic dimensi dari unit-unit. atau moisture disposal. . anchorage.  Kontraktor harus memberi bukti-bukti mengenai sumber dari material dan aksesorisnya dalam bentuk sertifikat “Certificate of Origin” dari manufaktur yang disetujui oleh Perencana dan pember tugas.

Kontraktor harus melakukan test untuk kekuatan. Colour Extrussion : Anodize Natural Standar 4. Ketebalan Profil : 1. kontraktor harus segera memperbaikinya dan /atau mengantinya dengan unit baru sesuai persetujuan dan Pemberi Tugas. bila Perencana. Perencana dan Pemberi Tugas. Fastener  Steel galvanizeg. Pengawas dan Pemberi Tugas mempertimbangkan terhadap hal-hal yang tidak sesuai (rusak) dengan hasil test kekuatan dan sebagainya.6 : 2 : 3 mm sesuai yang ditunjukan dalam shop drawing 7. dan kapasitas water proof untuk kusen-kusen jendela. ALEXINDO atau setara b.  Maintenance Period Pada saat akhir periode maintenance. Maximum Allowable : 20 mm (1/175) Profil Width 6.4 : 1. 2. rubber weather strip dan hanger yang dihubungkan ke alumunium didempul dengan sealent. workman ship. Hardware  Harus sesuai dengan type dan matrial hardware yang ditunjukan dalam pasal spesifikasi hardware  Kontraktor harus menyerahkan mock-up dan scale termasuk system pemasangan pada lokasi sesuai persetujuan yang diarahkan oleh Perencana. Aksesoris Harus dibuat dengan concealed fastener galfanized stainless steel. Perencana 3. Pengawas dan Pemberi Tugas  Type dan material hardware haruslah kompatibilitas pada pemasangan dan berasal dari manufaktur yang disetujui d. Profil Width : Untuk kusen jendela = 2” x 4” 5. dan disaksikan. Fabricator : INDALUX. alumunium atau material non core lain yang cocok dengan item-item fastener dan harus memiliki kekuatan yang cukup  Pemasangan dengan concealed fastener diseua tempat c. Bahan a.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis  Staining test  Weight test  Corrosion test . Material : Alumunium Extrussion 2. Extrussion : Sesuai dengan ditunjukan dalam shop drawing yang disetujui oleh pemberi tugas. Jendela dan Pintu 1. Anchors untuk Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 29 .

Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis kusen-kusen alumunium haruslah memiliki ketebalan 2-3 mm hot dip galvanized steel dengan minimum 13 micron untuk memungkinkan pergerakan e. Persiapan  Sebelum pabrikasi kontraktor harus melakukan check di site semua dimensi-dimensi dan kondisi project untuk menghindari informasi yang terlambat  Kontraktor harus mereview gambar-gambar dan kondisi lapangan dengan cermat. lokasi. Pakailah perlengkapan mesin untuk mengepaskan frame denga paku bersama-sama joints contact dengan hairline joints.1% (3 mm dalam 3 m. termasuk meterial-material yang berhubungan dengan pasangan atau permukaan beton. level dengan garis yang benar. harus denan finish clear lacquer atau anti corrosive treatment seperti asphaltic varnish atau material isulasi lain.Buatlah dengan hati-hati agar pekerjaan-pekerjaan ekspose match untuk memberikan garis dan design yang kontinyu. tergores atau rusak pada permukaannya dan harus Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 30 . 3. waterproof joints dari belakang dengan sealents. ukuran dan lubang-lubang. tanpa terkelupas atau merusak frame  Pasangan anchor dengan kuat pada tempatnya. dengan cat bituminous atau preformed separators untuk menghindari kontak dan korosi  Set sill members pada bantalan sealent dan baffles untuk memberi konstruksi yang weathertight  Pasangan pintu-pintu dan hardware sesuai dengan isntruksi tertulis dari manufaktur  Potongan alumunium dari profil harus dibuat dengan dasar yang baik untuk menghindari kerusakan. Penerapan a. Treatment permukaan material yang kontak langsung dengan alkaline seperti concrete. Pengawas dan Pemberi Tugas  Semua frame-frame untuk partisi jendela-jendela dan pintu-pintu harus secara akurat dan pabrikasi untuk pengepasan dengan ukuran site.Pemakaian sealent tidak diijinkan pada permukaan ekspose c. dengan mempersiapkan shop drawing yang menunjukan lay out. persiapan mock-up sambungan detail alumunium yang berhubungan langsung dengan material-material structural lain. termasuk ekspansi dan kontraksi  Pisahkan material-material yang tidak sama pada titik-titik hubungan. Bila tidak merupakan shop assembly.  Proses pabrikasi harus diutamakan disiapkan sebelum pelaksanaan. secara Vertikal / V & 3 mm dalam 3 m. lakukan pra-pengepasan di shop untuk memastikan assembly yang baik dan tepat guna  Sambungan – sambungan / joints . Fabrication / Assembly  Shop Assembly : dimana dimungkinkan harus siap dipasang di site proyek. b. motor atau plaster. secara Horizontal/Z)  Set unit-unit tegak. Pemasangan  Election tolerance : batas perbedaan tegak dan level rata-rata 0. . kualitas. memungkinkan untuk pergerakan. benduk dan dimensi sesuai yang diarahkan oleh Perencana.

haru disediakan systhenic rubber atau systhenic resin untuk swing door dan double door  Tepi-tepi akhir frame pada dinding harus diset dengan sealent untuk membuatnya sound proof dan watertight  Lower sill pada frame alumunium exterior harus diberi flashing untuk menahan air hujan d. las.  Setel hardware dan material-material reinforcing pada metal lain yang berhubungan langsung dengan alumunium frame dan hubungan harus dengan chromium coat pada pemukaannya untuk menghindari kontak korosif. Adjusting Test fungsi operasi daun jendela setelah operasi penutupan. menggunakan non actyted gas (argon) dan tidak boleh diekspose  Buatlah match joints member dengan sjrup yang cocok. Protection  Semua alumunium harus dilindungi dengan type-type proteksi atau material-material lain yang disetujui oleh Owner saat diserahkan ke lapangan  Protective material tersebut hanya boleh dibuka bila diperlukan pada saat protective material akan dipakai pada alumunium  Tepi-tepi pintu harus dilindungi dengan plastic type atau zinchromate primer (transparent varnish) pada saat plesteran akan dilaksanakan. sill harus do check lever dan waterpass pada bukaan-bukaan dinding  Untuk pemasangan (erection) frame pada area watertight khususnya pada ruang AC. Paskan frame bersama-sama pada titik contact joints dengan hairline joints. e. Pekerjaan Kaca 1. untuk mendapatkan bentuk dan kualitas yang dibutuhkan atau sesuai yang terlihat dalam gambar  Peralatan ancort untuk alumunium frame haruslah dengan hot dip galvanized steel tebal 2 – 3 mm diset pada interval 60 mm  Fastener harus dari stainless steel atau material non corrosive lain. latchng speed dan hardware-hardware lain sesuai dengan instruksi manufaktur untuk memastikan operasi daun jendela berjalan halus (smooth). Bahan Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 31 . rivets.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis dijauhkan dari material-material baja/besi untuk menghindari debu-debu besi menempel pada permukaan alumunium  Pengelasan hanya diijinkan dari bagian dalam. concealed type. 4. Bagian-bagian lain harus tetap dilindungi dengan lacquer film sampai seluruh pekerjaan selesai  Pemakaian varnish tidak diijinkan untuk permukaan-permukaan yang tidak akan didempul atau disealent. upper dan lower window. waterproof joints dari bagian belakang dengan sealent untuk menahan 1000 kg/cm2.  Toleransi pemasangan (erection) untuk alumunium frame pada sisi dinding 10 – 15 mm harus diisi dengan grouting  Sebelum pemasangan alumunium frame. khususnya pada propel window.

Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengangkutan. Lingkup pekerjaan adalah pegadaan bahan. Sek. Setelah selesai dipasang. Dempul untuk memasang kaca. daun jendela dan lain – lain harus mengikuti petunjuk pabrik f. daun jendela. Sek. tidak boleh kering. Kaca yang dipasang pada kusen dan kaca mati semua sudutnya harus ditumpulkan dan sisi tepinya digosok hingga tajam. Kaca yang telah dipasang harus dapat tertanam rapi dan kokoh pada rangka terutama pad sudut-sudutnya d. Sealent yang digunakan untuk memasang kaca pada kusen. “Multiroof” − Pek. alat pemotong. Pemasangan kaca pada kusen/jendela allumunium mengikuti syarat pemasangan pada Pasal Pekerjaan Kusen dan Daun Jendela Alumunium. Pada jendela alumunium. atau sudah mengeras g. Pada sambungan karet sealent harus disambung / ditutup dengan lem sealent yang sesuai warnanya. harus kualitas terbaik. Macam – Macam Pekerjaan a. Bahan untuk pembersih kaca harus disetujui Pemberi Tugas atau Pengawas 2. pengadaan bahan. kaca harus dibersihkan dan yang sudutnya retak / pecah atau tergores harus diganti. Prosedur Umum Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 32 . dan perlengkapannya sesuai dengan gambar kerja.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis a. pengosok tepi dan tenaga kerja untuk jendela pemasangan kaca b. Alur kayu harus dibersihkan. pemasangan kaca pada bingkainya harus memakai sealent dari bahan campuran karet silicon agar kokoh dan tahan panas e. Lingkup tersebut meliputi : − Rangka Atap Baja Ringan dan Kuda-Kuda Besi Siku. agar tidak menimbulkan suara pada waktu menerima getaran. f. daun pintu. b. Syarat – Syarat Pelaksanaan a. Pasal 26 Pekerjaan Atap Genteng Metal 1. e. Semua kaca yang digunakan adalah kaca bening kualitas baik dengan kekuatan dapat menahan beban angin sebesar 122 kg/m2 b. Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen dengan kelonggaran cukup. pembersih. sehingga pada waktu kaca berkembang tidak pecah c. Penutup Atap Genteng Metal Dekrabon. pada waktu diterima dikaleng. tenaga. − Pek. Tebal kaca yang dipakai adalah 5 mm d. produksi dari pabrik yang disetujui pengawas. Pemasangan kaca pada kusen. diplamur dan dicat dengan lapisan cat minyak sebelum kaca dipasang. “Multiroof” 2. Semua jenis kaca yang digunakan setara produksi ASAHI c. Pemasangan kaca pada jendela kaca mati & kaca hidup 3. peralatan. Bubungan Atap Metal Metal Dekrabon. daun pintu.

berkualitas baik. dan tidak rusak serta dilengkapi tanda pengenal yang jelas. Penyediaan bahan ini harus lengkap dengan penutup nok flashing arah memanjang dan melintang/listplank tepi. diselesaikan dahulu satu baris ke arah atas. kontraktor harus membuat dan menyerahkan gambar detail yang mencakup ukuran-ukuran. dak. sealant. Adapun spesifikasinya adalah  Tipe/Merk : Sek.Bahan penutup atap ini harus mulus. “Multiroof” .Bahan-bahan harus dikirimkan ke lokasi proyek dalam keadaan utuh.Sebelum pelaksanaan dimulai. Lingkup pekerjaan Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 33 .Cara pelaksanaan/pemasangan  Kuda-kuda dan gording harus sudah terpasang kokoh pada tempatnya sesuai dengan gambar kerja dan telah disetujui konsultan pengawas.  Selanjutnya sesuai dengan spesifikasi teknis dari pabrik pembuat. baru. . selanjutnya ke arah atas dan seterusnya hingga atap tertutup semua.Contoh dan brosur bahan-bahan yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada pengawas lapangan untuk diperiksa dan disetujui sebelum pengadaan bahan-bahan ke lokasi proyek.  Arah tumpang-tindih (overlap) ke samping yaitu lembaran atas menutup lembaran bawahnya sama dengan arah angin. . . cara pemasangan. sekrup dengan hak. “Multiroof”  Bahan : Metal tebal 0.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis . tergores permukaannya. Biaya untuk hal ini ditanggung kontraktor.  Dalam pelaksanaan pekerjaan ini. 3.  Pemasangan dimulai dari sudut tepi bawah.Semua bahan yang tercantum dalam spesifikasi ini harus seluruhnya dalam keadaan baru. PASAL 27 Pekerjaan Plafond 1. kontraktor harus menempatkan tenaga ahli/supervisi dari pabrik pembuat. dan aksesoris lainnya sesuai dengan spesifikasi pabrik pembuat. Persyaratan Bahan Genteng Metal Decrabon. kemudian satu baris ke samping. lisplang dan semua material harus disetujui konsultan pengawas. Bahan-bahan harus disimpan di tempat yang kering dan terlindung dari segala kerusakan.Kontraktor harus menyerahkan contoh semua bahan kepada konsultan pengawas untuk mendapatkan persetujuan pemasangan.4mm. serta telah disetujui pengawas lapangan. . permukaan berpasir  Mutu : Terbaik  Warna : Bata . dan detail lainnya kepada pengawas lapangan untuk diperiksa dan disetujui. tidak rusak. atau cacat lainnya. kaitan untuk gording baja profil.  Sebelum pemasangan. Sek.

Waterpaskan ketingglan tersebut pada seluruh batas pasangan plafond. Kelembaban rangka : Pelindung rangka dari bahan menie/cat Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus memenuhi persyaratan pada NI-5 dan PUBI- 1982 pasal 38 dan memenuhi SII-0404/81 3. f. Mutu Bahan : Setara Elephant 3. a. Tentukan peil plafond pada dinding atau lisplank. Benang d. 2. d. Jenis Bahan : Gypsum Tile 9mm dan GRC 5mm 2. h. Cara pelaksanaan Pada umumnya pemasangan plafond akan berhenti pada batas tertentu yang berupa dinding atau lisplank. Pekerjaan ini meliputi pemasangan rangka penutup plafond dan penempatan lubang-lubang untuk titik lampu yang diperlukan. yang terbuat dari rangka hollow dengan jarak tiap 60 cm. dikerjakan secara pabrikasi. g. Tentukan arah tulangan pokok dan pasang tulangan pokok tiap 120 cm dengan rangka hollow e. Pasang rangka plafond pada dinding atau lisplank dengan menggunakan baut. Peredam hawa panas.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis Yang dimaksud dengan pekerjaan plafond adalah sebuah pekerjaan di atas ruangan yang berfungsi sebagal berikut a. Pola Ukuran : Sesuai gambar dan ruangan 4. c. Pembatas ketinggian. Peralatan penunjang Perlu disiapkan alat untuk pelaksanaan pekerjaan plafon antara lain : a. Meteran 4.C 5. Selanjutnya pasangan tulangan pembagi. Alat Bantu steger b. Untuk KM/WC dan Plafond yang ada di luar gedung mengunakan GRC Sesuai gambar. digantung dengan root atau hollow dalam kondisl lurus dan waterpas. Pasal 28 Pekerjaan Railling Tangga Dan Ramp Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 34 . b. b. Rangka plafond yang sudah siap ditutup. macam bentuk yang berada di bawah atap atau plat beton. Waterpas c. Penutup segala. Penggantung : Galvanized wired rod M5 drat + U clamp channel K4-TB. Rangka : Holow 40x40 6. Persyaratan Bahan Bahan: 1. c. Finish : Flat Joint Compound + textile tape 7. Gypsum yang sudah terpasang di compon dan dicat.

Handrail mengunakan kayu kamper Samarinda dengan profil 50x50mm finishing milamik. b. Air harus memenuhi persyaratan dalam PUBI 1982 pasal 9. d. Bahan Yang digunakan untuk pekerjaan Railing Ramp adalah: c.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis (1) Bahan Bahan yang digunakan untuk pekerjaan Railling Tangga adalah : a. PASAL 29 Pekerjaan Lantai Screed (1) Lingkup Pekerjaan a.6mm dengan finishing cat besi dasar meni. Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. NI-8 dan PUBI 1982. (2) Syarat-syarat pelaksanaan. Railling Tangga harus dipasang menurut keahlian yang sedemikian rupa sehingga betul-betul tersusun rapi dalam segala arah. c. Handrail +80cm dan +60 cm mengunakan Besi Pipa 2 ½ Inc dengan ketebalan profil min 1. (2) Persyaratan Bahan a. Pasir harus memenuhi syarat-syarat yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11 dan SII 0404-80. Rangka utama besi holow 50x50mm dan 40x40mm dengan ketebalan profil 1. Rangka pembagi Holow 20x20mmkayu (ditunjukan dalam gambar) dengan finishing cat besi dengan dasar meni. Bahan-bahan yang digunakan dalam pekerjaan ini. b. dari satu hasil produk yang disetujui Direksi Pengawas serta memenuhi syarat-yarat dalam NI-8. peralatan dan alat-alat bantu yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan ini. (3) Syarat-Syarat Pelaksanaan a. meliputi bawah finishing lantai untuk seluruh detail seperti yang disebutkan/ditujukan dalam gambar.6mm. hingga dapat tercapai hasil pekerjaan yang bermutu baik. AFNOR P18-303 dan NZS 3121/1974 d. Alas handrail besi plat 3x30mm. sebelum dipasang terlebih dahulu diserahkan contoh-contohnya kepada Direksi /Pengawas untuk mendapat persetujuannya. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 35 . bahan-bahan. Teknik pemasangan dan penyelesaian detail-detail yang belum jelas ditunjukan dalam gambar. Semen portland yang digunakan harus dari mutu terbaik type I. Rangka utama besi holow 50x50mm dan 40x40mm dengan ketebalan profil 1.6mm (ditunjukan dalam gambar) dengan finishing cat besi dengan dasar meni. b. SII 0013-81 dan ASTM C 150-78a. Pekerjaan lantai screed dilakukan diatas plat-plat beton. Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan yang disyaratkan dalam NI-2.

Lapisan atas/finish lantai screed adalah acian PC tanpa campuran bahan lain. dari adukan 1 PC : 3 pasir. alas lapisan dibasahi (semalam) dan setelah kering dilapis cairan semen (air semen) maximum 20 menit. e. selanjutnya screed dicor. d. Permukaan ujung dari lajur screed yang terdahulu harus dibasahi dahulu dengan air semen sebelum lajur sebelahnya dicor. Screed harus dibasahi selama 7 hari k. Tebal adukan lantai screed termasuk acian minimal dibuat 5 cm atau yang ditentukan oleh Direksi/Pengawas. (2) Persyaratan Bahan Keramik yang layak untuk dipasang sebagai lantai adalah keramik dengan kondisi sebagai berikut :  Keramik harus memiliki permukaan yang halus tanpa cacat baik email maupun lapisan bawahnya. pengecoran mengikuti lajur selebar 3 m dan pengecoran sebuah lajur hanya boleh dilakukan 24 jam setelah sebelahnya dicor. Screed harus compact dengan beam dan perhatian harus diberikan pada ujung-ujung yang sering tertinggal. debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan lain.5 jam maksimum 2.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis b. kecuali bila disyaratkan lain. Untuk screeding daerah yang luas diatas 25 m2 mixing harus mengikuti syarat-syarat mixing beton (mechanical mixing dan weight batcher harus digunakan). alas lantai screed harus dibersihkan dengan sikat kawat dan air sehingga agregat muncul dan memberi ikatan yang baik dengan screed. Untuk pemasangan bahan finishing lantai dapat dilakukan minimum setelah 4 (empat) minggu. sehingga siap dipasang karpet dan bahan finishing. Permukaan lantai screed harus betul-betul rata. Bahan lantai screed merupakan campuran dari bahan PC dan pasir yang memenuhi syarat seperti yang lain. Bila perataan diperlukan (untuk finishing yang membutuhkannya) perataan dengan papan sreeed harus menunggu minimum 1. c. Pengecoran harus dilakukan sekaligus untuk daerah yang luas. tebal acian minimum 2 mm setelah diratakan dan dilicinkan atau bahan/material lain sesuai yang dibutuhkan /diisyaratkan dalam gambar detail atau sesuai petunjuk Direksi/Pengawas. bebas cacat (retak-retak). j. Sebagai persiapan sebelum bahan screed dilakukan. h. i.5 jam untuk menghindari pendebuan permukaan screed. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 36 . Cara lain adalah membuat permukaan beton menjadi kasar dengan cara yang disetujui oleh Direksi/Pengawas. g. Peralatan dan compaction. f. yang dilapiskan ke seluruh permukaan lantai dan diratakan. Pasal 30 Pekerjaan Lantai Keramik (1) Lingkup Pekerjaan Yang dimaksudkan dengan lantai keramik adalah segala pemasangan keramik dengan posisi horizontal dan atau datar. Lantai screed dilakukan bila dasar lantai yang merupakan beton tumbuk atau plat beton telah dibersihkan dari segala kotoran. toleransi perbedaan antara jalur maksimum 1 mm. Setelah dibersihkan. Toleransi perbedaan tinggi dalam satu ruang besar maksimum 15 mm.

terbebas dari debu dan kotoran. f.5 cm. misalnya naat tahan asam. maka dinding/lantai tersebut harus dilap/disapu bersih. bergelombang. celah-celah antara tegel yang satu dengan yang lain harus bersih dari debu dan kotoran lain sebelum dicor. Bila sangat terpaksa. Bila pekerjaan pemasangan rapi dan teliti. begitu selesai saat pemasangan tidak perlu lagi dibersihkan. Bila pemasangan keramik dilakukan diatas dinding. dapat digunakan sikat baja (untuk menyikatnya) atau bahan pembersih spesial disesuaikan dengan jenis kotorannya. Bila pada keseluruhannya pemasangan tegel telah selesai. c. g. e. untuk menghilangkan kotoran yang sukar terlepas. Untuk keperluan khusus dapat dipergunakan bahan kimia tertentu sebagai isian naat. Kotoran semen dan lainnya yang menempel pada permukaan tegel. Pemsangan keramik harus dengan adukan M1 setebal minimum 1.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis  Permukaan belakang dari keramik harus kasar  Semua dinding keramik harus lurus dengan kontrol benang  Permukaan keramik tidak boleh cekung atau cembung. b. lantai keramik dipasang diatas pasangan semen M1( 1 PC: 2). Dalam Pemasangan bagian bawah dari ubin harus terisi padat dengan semen. Jarak antar ubin (naat) 2 mm atau ditentukan lain pada gambar. Pasangan lantai diberi kemiringan untuk daerah toilet dan selasar Pasal 31 Pekerjaan Cat Emulsi Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 37 . Pola pemasangan harus disesuaikan dengan pola yang dibuat pada gambar d. kemudian dilakukan penelitian. i. tidak lepas dan lain- lain). tetapi bia masih diperlukan tegel dapat dibersihkan dengan lap basah atau bahan-bahan pembersih lunak yang ada dipasaran (misalnya : air dicampur dengan 15% cuka). tahan air dan sebagainya. maka dinding tersebut harus diplester dahulu dengan plesteran kasar. Material keramik direndam dahulu harus bersih. sewaktu mengecor naat.  Mendapat persetujuan dari pemberi tugas dan perencana (3) Peralatan Penunjang Sarana yang harus dipersiapkan dalam pemasangan lantai keramik antara lain :  Waterpas  Sendok Tembok  Martil Karet  Meteran (4) Cara Pelaksanaan Pemasangan a. Untuk mengisi naat ubin digunakan pasta semen (semen dicampur dengan air sampai diperoleh bahan plastis). h. ubin harus benar-benar melekat dengan kuat pada lantai/dinding. Pengisian/pengecoran naat dilakukan paling cepat 24 jam setelah ubin dipasang. agar diperoleh dinding yang lurus dan vertikal. khusus pada waktu pengecoran naat harus dibersihkan sebelum menjadi keras/kering. apakah seluruh tegel tersebut telas terpasang dengan rapi dan baik (tidak miring.

Seluruh bidang pengecatan diplamur dahulu sebelum dilapis dengan cat dasar. Pengecatan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Direksi/Pengawas serta pekerjaan instalasi didalamnya telah selesai dengan sempurna. Semua bahan cat yang digunakan adalah cat produck ICI Paints atau setara. Sebelum bahan dikirim ke lokasi pekerjaan kontraktor harus menyerahkan/mengirimkan contoh bahan dari beberpa hasil produck kepada Pemberi tugas/ Perencana selanjutnya akan diputuskan jenis bahan dan warna yang akan digunakan dan akan menginstruksikan kepada kontraktor selama tidak lebih 7 hari kalender setelah contoh bahan diserahkan. serta pengerjaan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang disyaratkan oleh pabrik yang bersangkutan. Bidang pengecatan harus bebas dari debu. sebelum pekerjaan dimulai/dilakukan. interval 2 jam. d. h. b. i. semua lapis sehingga dicapai permukaan yang merata & sama tebal. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 38 . semua lapis sehingga dicapai permukaan yang merata dan sama tebal Cat akhir gloss untuk : 2 lapis setara Vinilex. setebal 2 x 30 micron. Pengecatan tidak dapat dilakukan selama masih adanya perbaikan pekerjaan pada bidang pengecatan. Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus memenuhi ketentuan-ketentuan dari pabrik dan bersangkutan dan memenuhi persyaratan pada PUBI 1982 pasal 54 dan NI-4 . Percobaan-percobaan bahan dan warna harus dilakukan oleh Kontraktor untuk mendapatkan persetujuan Pemberi Tugas / Perencna. Cat dinding dalam/interior Cat Akhir interior : 2 lapis setara Vinilex setebal 2 x 30 micron. interval 2 jam.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis (1) Lingkup Pekerjaan Pengerjaan pengecatan dilakukan pada bagian luar dan dalam serta pada seluruh detail yang disebutkan/ditunjukan pada gambar. b. f. Semua bidang pengecatan harus betul betul rata. lemak. (3) Syarat-Syarat Pelaksanaan a. interval 2 jam Undercoat : 1 lapis Acrylic Wall Filler. interval 2 jam. (2) Syarat-Syarat Bahan a. Contoh bahan yang digunakan harus lengkap dengan label pabrik pembuatannya. c. bahan plamur dari produck yang sama dengan cat yang digunakan. Contoh bahan yang telah diuji dipakai sebagai standar untuk pemeriksaan. g.penerimaan bahan yang dikirim oleh Kontraktor ke tempat pekerjaan. interior semua lapisan sehingga dicapai permukaan yang merata dan sama tebal. minyak dan kotoran-kotoran lain yang dapat merusak atau mengurangi mutu pengecatan. Cat dinding luar/exterior (ICI) Primer : 1 lapis setara DULUX. tidak terdapat cacat. interval 2 jam Cat akhir exterior : 2 lapis setara DULUX Weathersield setebal 2 x 30 micron. e.

Harus dihindarkan terjadinya kerusakan akibat dari pekerjaan-pekerjaan lain. l. Bila terjadi ketidak sempurnaan dalam pengerjaan. Kedap air dan uap termasuk pada bagian yang overlap. ATME. Roller mempunyai berat kira-kira 35 Kg dan lebar 70 cm. Pelaksanaan pekerjaan waterproofing ini harus dilindungi dari sengatan matahari dengan menggunakan tenda-tenda. Pekerjaan ini dilaksanakan setelah pengujian dan permukaan harus kering betul. Lapisan waterproofing Lapisan waterproofing harus dipasang mulai dari titik terendah kearah titik tertinggi. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 39 . Kontraktor harus menggunakan tenaga-tenaga kerja terampil /berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaan pengecatan tersebut. Memiliki karakteristik fisik. a. Hasil pengerjaan harus baik . kimiawi dan kepadatan yang merata serta konstan. Perbaikan Lapisan Waterproofing Bagian dari lapisan waterproofing diatas kebocoran disobek secukupnya. Pasal 32 Pekerjaan Waterproofing (1) Lingkup Pekerjaan Pekerjaan yang dimaksud meliputi talang plat atap serta bagian-bagian yang dinyatakan dalam gambar. lekatnya potongan lapisan waterproofing baru sejauh minimal 150 mm ke segala arah dihitung dari celah/sobekan.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis j. Kontraktor harus melindungi dan melokalisir daerah yang sudah terpasang waterproofing ini. Waterproofing yang sudah dipasang tidak boleh terinjak-injak apalagi oleh sepatu atau alas kaki yang tajam. sehingga dapat tercapainya mutu pekerjaan yang baik dan sempurna. Kontraktor harus menghentikan pekerjaan apabila terjadi hujan dan melanjutkan kembali setelah lokasi benar-benar kering. waterproofing harus dipasang mengikuti bentuk lisplank. k. (2) Persyaratan Bahan Bahan harus sesuai dengan standard yang ditentukan seperti NI-3. TAPP-1083 dan 407 Jenis bahan yang digunakan Bituthene sheet 2000 untuk talang plat dan atap. Pada daerah lisplank beton. b. atau kerusakan kontraktor harus memperbaiki / mengganti dengan bahan yang sama mutunya tanpa adanya tambahan biaya. Pemasangan langsung dari gulungan dengan seksama merata. ditekan dengan lorrer secara menerus sehingga tidak dapat gelembung udara. Overlap antar lapisan minimum 65 mm dan atau sesuai spesifikasi pabrik. warna dan pola tekstur merata tidak terdapat noda-noda pada permukaan pengecatan. Kontraktor harus beranggung jawab atas kesempurnaan dalam pekerjaan dan perawatan/keberhasilan pekerjaan sampai penyerahan pekerjaan. Perlindungan terhadap waterproofing menggunakan screed. m. ASTM-828.

5 m. Lapisan Pelindung Setelah waterproofing terpasang maka diatas permukaan diberi pelindung screed (perbandingan 1 Pc : 3 Psr) setebal 3 cm dengan menggunakan tulangan susut finemesh yang terletak ditengah-tengah adukan screed. kontraktor melaksanakan pengujian kebocoran terutama untuk permukaan horizontal plat atap.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis c. Cara pengujian adalah dengan menggunakan air ke area yang tertutup lapisan water proofing hingga ketinggian air minimum 50 mm dan dibiarkan selama 3 x 24 jam. Setelah semua pemasangan lapisan waterproofing dan sebelum pelaksanaan lapisan pelindung. Untuk mengukur jarak/tebal screed harus menggunakan beton decking setebal 1. Permukaan screed ini dihaluskan menggunakan roskam pada saat kondisi screed setengah kering dengan jalan menaburkan semen dan menggosoknya hingga licin. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 40 .5 cm setiap jarak 0.

Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis BAB IV KETENTUAN TEKNIS PEKERJAAN KELENGKAPAN BANGUNAN Pasal 33 Pekerjaan Sistem Pengolahan Limbah / Air Buangan (1) STP STP yang dimaksud terbuat dari tangki Biotech yang berbahan fiber yang ditempatkan di bungker beton bertulang dengan kedap air ( ukuran sesuai gambar dan sesuai petunjuk direksi) denga peralatan system dan disesuaikan dengan gambar dan teknis dari produsen Tangki Biotech (2) Sumur Resapan. Lapisan dasar dan lapisan koral. Lubang galian tanah sumur resapan kedalaman dan diameter ditentukan sesuai dengan gambar. bagian dalam sumur resapan tersebut dengan ketentuan sebagai berikut : 1. penempatan reservoir bawah dilaksanakan sesuai gambar. 5. d. Sumur resapan dibuat jumlah dan ukuran sesuai gambar serta petunjuk Direksi. batu kali. air yang dialirkan dari saluran pembuangan talang air hujan hingga meresap ke dalam tanah dan dapat menyimpan air kedalam kantong sumur resapan. b. rangka reservoir harus terlindung secara efektif dari erosi dan daerah pencemaran kuman-kuman. 4. Bagian atas dibuat tutup dari bahan yang ditentukan sesuai gambar. Dilapisi lapisan waterfroofing dan keramik 3.5 Ps : 2. a.Reservoir bawah / graund reservoir. Pembuangan air dari saluran air hujan menuju ke sumur resapan dibuat dari bahan buis beton bulat dengan system gradasi dengan jarak dan ukuran sesuai gambar b. bentuk dan ukuran sesuai gambar. Air yang masuk ke sumur resapan hanya air hujan dan tidak terkontaminasi oleh air bekas dan air kotor Pasal 34 Reservoir Air Bersih (3) Reservoir Bawah a. 3. Dibuat tenaga pengontrol untuk bagian-bagian bawah graund reservoir. serta pasir. Terbuat dari beton bertulang dengan dilindungi beton bertulang kedap air. Pekerjaan sumur resapan dilaksanakan sesuai gambar. 4. Lokasi harus bebas dari hewan ternak. batu karang. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 41 .Sumur resapan harus betul-betul meresap kedalam tanah . Dibuat saringan dari dan ke reservoir bawah 5.Reservoir bawah dibuat bentuk dan ukuran sesuai gambar serta petunjuk Direksi.Reservoir bawah dibuat dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Bagian tepi lubang galian dasar galian dilapisi ijuk ketebalan ijuk sesuai gambar. bentuk dan ukuran sesuai gambar. 2. c. terbuat dari beton bertulang dengan kedap air 1 pc : 1.5 koral dan dilapisi keramik untuk bagian dalamnya serta pertimbangan yang cermat untuk pemilihan lokasi ground resorvoir. 2. Lapisan penutup ditutup dengan plastik dan diurug tanah sehingga rata dengan tanah stempat. Sumur resapan dimaksud terbuat dari galian tanah setempat.

b. 4. yang ditentukan pada gambar rencana. Pada setiap sambungan saluran pada bawah buis beton dipasang batu bata ad 1 pc 3 ps agar tidak terjadi kebocoran. 8. 3. c. Bagian beton atas dari permukaan tanah setinggi 46 cm ditentukan gambar dan disesuaikan dari daerah dan lokasi graound reservoir (dinding beton bagian atas ). Untuk keliling bangunan. Kemiringan saluran pembuangan dibuat sedemikian rupa sehingga sehingga air dapat mengalir dengan lancar (minimal 2 % atau 2 : 100 ) d. Saluran pembuangan air hujan dibuat dari pipa / buis beton terbuka dan tertutup dengan ukuran dan pemasangannya sesuai ketentuan dalam gambar-gambar detail : 1. Pasal 35 Saluran Keliling Bangunan (1) Saluran a. Reservoir Atas dibuat dari dari beton bertulang (plat beton) dilapisi water proof di beri floor drain. Penempatan reservoir atas ditentukan pada lokasi bagian tertutup / bagian atap. Semua komponen dan peralatan yang menunjang kebutuhan system pemipaan dan titik air harus betul-betul sesuai gambar kerja. 7. tempat cuci dll dan bagian lainnya. Diketahui Direksi. pada bagian masuk dan keluar reservoir atas ditentukan sebagai berikut : 1. Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 6. Ketinggian Reservoir Atas ditentukan pada jenis dan bentuk sesuai gambar. d. saluran terbuka ditutup grill beton.. 4. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 42 . Daya isi dan daya tampung reservoir bawah harus melebihi kapasitas reservoir graund reservoar atas (ketentuan sesuai gambar). Reseorvoir atas harus betul-betul kedap air dan tidak mudah bocor ( tidak bocor ) 5. Reservoir atas harus mempunyai sistem automatic kontrol supaya air yang sudah penuh tidak mudah keluar / melimpah keluar terutama untuk bagian ground reservoir bagian dalam bangunan. 6. 7. Semua bentuk dan ukuran groundreservoir harus betul-betul sesuai gambar rencana. 2. Water torn terbuat dari fiberglass bentuk dan ukuran sesuai gambar. 3. Reservoir atas harus dapat menampung kebutuhan supply ke bagian km/wc. c. Saluran buis beton dipasang diatas hamparan pasir pada ketebalan 10 cm. Saluran pembuangan air kotor dari KM/WC dibuat dari pipa  4” pembuangan dan urinoir dari pipa  2” semua pipa kelas AW lengkap dengan saringan dari plat. Pada sisi kanan kiri dari saluran terbuka dipasang pasangan batu bata 1 pc : 3 ps dan sisi luarnya diplester halus 1 pc : 3 ps dan diaci. b. Reseorvoir atas harus mudah untuk dikontrol sehingga apabila ada kerusakan- kerusakan kecil (macet) dapat segera diperbaiki (maintenance). Pada tepi pinggir rabat beton dipasang pasangan batu kali setebal 30cm diplester ad 1 pc : 3 psr. (4) Reservoir Atas a. ketinggian dan bentuk sesuai gambar. Dari saluran induk halaman dialirkan / dibuang ke saluran jalan yang ada (disesuaikan dengan kondisi setempat ) (2) Rabat a. Reservoir atas harus betul-betul memenuhi persyaratan dan system kerjanya harus sesuai gambar. 2. Reservoir atas dimaksud terbuat dari bahan fiberglass dengan bentuk dan ukuran sesuai gambar.

3. tutup dan kontrol panel listrik / PLN pada bagian yang ditentukan oleh ganbar dan diberi tanda agar memudahkan pengguna sarana bangunan/pemakai. Pasal 38 Fasilitas Orang Cacat Yang dimaksud dengan fasilitas orang cacat adalah semua bentuk fasilitas yang diperlukan untuk orang cacat. Pasal 37 Papan Nama Gedung (1). b. bentuk dan ukuran disesuaikan gambar. Huruf / nama / logo dihubungkan. Pada dasar rabat beton dipasang hamparan pasir urug dengan ketebalan 10 cm padat. bentuk dan ukuran sesuai gambar Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 43 . Papan Nama pada Bangunan a. d. terbuat dari beton bertulang dengan bagian tepi dibuat pasangan bata diplester halus dengan ketentuan kemiringan pada titik  0. c. Semua bentuk dan ukuran saluran dan rabat disesuaikan dengan gambar kerja. Rumah pompa harus dilengkapi buka. ditanam pada dinding tembok pada bagian gedung sesuai gambar. d. penempatan papan nama pada bangunan dilaksanakan sesuai gambar dan petunjuk direksi. Rumah pompa dimaksud terbuat dari beton bertulang dan dinding pasangan batu bata diplester. Pada bagian atap rumah pompa terbuat dari cor beton bertulang untuk menghindari curahan hujan dan terik matahari dan juga sekuriti. jenis. Nama pada bangunan dimaksud terbuat dari bahan Galvanil Finishing Duco dengan Polyuretan sebagai anti gores dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Semua bentuk. Pasal 36 Rumah Pompa (1) Rumah Pompa a. c. ukuran. dan menggunakan pintu terbuat dari pintu besi. Papan nama pada bangunan harus betul-betul terlihat jelas pada jarak tertentu dengan pandangan bebas dari pada halangan/terhalang bidang-bidang lain. fasilitas orang cacat terbagi dalam dua kelompok Ramp Ramp di buat dengan bentuk dan ukuran sesuai gambar. 2. Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis b. Rabat bagian atas ditutup keramik setara Masterina dan pada sisi keliling bangunan diplester halus. c. bahan disesuaikan gambar dan petunjuk dari direksi. penempatan rumah pompa dilaksanakan harus sesuai gambar.00 lantai ke muka tanah / jalan dibuat miring dengan kemiringan maximum 7 derajat. Tinggi dan tebal dari nama / logo disesuaikan gambar dan petunjuk Direksi. Bentuk dan ukuran rumah pompa sesuai gambar serta petunjuk Direksi. Rabat dibuat dengan kemiringan pada lantai permukaan sebesar kemiringan 1 s/d 2 % e. lantai dan disesuaikan hingga mudah dilalui kursi roda orang cacat. Nama pada bangunan dibuat dengan jumlah dan ukuran sesuai gambar dan petunjuk direksi. b. Mudah dibersihkan dan dipoles. dan pada sisi tepi dibuat railing untuk memudahkan berpegang.

dan pada sisi dinding dibuat pegangan yang terbuat dari bahan stainle steel untuk memudahkan berpegang. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 44 .Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis Toilet difabel Toilet difabel di buat dengan bentuk dan ukuran sesuai gambar. closet yang di pasang harus closet duduk.00 lantai ke lantai Toilet difabel disesuaikan hingga mudah dilalui kursi roda orang cacat. ketentuan kemiringan pada titik  0.

Elbow. c. Pengadaan dan pemasangan system instalasi air bersih serta kelengkapannya untuk bangunan c. Setiap pekerjaan yang telah dilaksanakan harus diadakan pengetesan (2) Lingkup Pekerjaan Yang mencakup lingkup pekerjaan Instalasi Plumbing meliputi : b. Instalasi Pipa Air Bersih Untuk Bangunan a. c. e. Pipa.Pekerjaan Air Kotor dan Air Bekas .Pekerjaan Sanitair b. Pada waktu pelaksanaan pekerjaan Kontraktor diharuskan menempatkan petugas lapangan yang ada dan bertanggung jawab. Tee. Pengadaan dan pemasangan system instalasi air kotor serta kelengkapannya untuk bangunan d.Berdomisili di DKI Jakarta . semua sambungan pipa tersebut terbuat dari bahan yang sama dengan bahan pipanya (galvanized Iron Pipe).Mempunyai pengalaman dalam pekerjaan Instalasi Air yang dinyatakan dengan referensi.Pekerjaan Air Bersih . . d. Katup satu Arah (chek Valve & foot Valve). Reducer. Pekerjaan ini meliputi pengadaan material dan pemasangan secara lengkap dan sempurna untuk pekerjaan sebagai berikut : .Material yang terpasang harus sesuai dengan spesifikasi dan sebelum dipasang harus mendapat persetujuan Perencana dan disahkan oleh Pimpro. Semua Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 45 .Kontraktor harus melengkapi Material Pembantu untuk Kesempurnaan Pekerjaan Instalasi Air. untuk penutup katup satu arah yang mempunyai diameter 3 inci atau kurang. d. . Union. Pengadaan dan pemasangan pompa air bersih serta kelengkapannya untuk bangunan (3) Persyaratan Bahan dan Spesifikasi Teknis. menggunakan katup penutup dari bronze dengan system penyambungan menggunakan ulir. menggunakan katup penutup satu arah dengan system penyambungan menggunakan ulir. Katup Pipa (Gate Valve).Mempunyai fasilitas PAM DKI Jakarta yang masih berlaku . Apabila pekerjaan dilaksanakan secara bertahap.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis BAB V KETENTUAN TEKNIS PEKERJAAN MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL Pasal 39 Pekerjaan Plumbing dan Sanitair (1) Pendahuluan a. Setiap permukaan Material Kontraktor harus memperlihatkan hal sebagai berikut . Pelaksanaan pekerjaan ini harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : . Socket. Knee. f. jenis pipa yang digunakan untuk instalasi pipa air bersih adalah Galvaniez Iron Pipe Klas Medium. untuk penutup katup yang mempunyai diameter 3 inci atau kurang. Pengadaan dan pemasangan system fikture-fikture plumbing serta kelengkapannya untuk bangunan e. maka pekerjaan Instalasi Air mengikuti pekerjaan pentahapan tersebut. Plug. b.

3. Banlon atau yang setara. Pipa Jenis pipa yang digunakan untuk instalasi air kotor ini adalah pipa PVC kelas AW. Pipa diatas tanah Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 46 . Pemborong terlebih dahulu mengajukan contoh- contoh bahan yang akan digunakan kepada Konsultan Pengawas / Direksi untuk disetujui oleh Perencana dan Dinas Teknis. TOTO type ………… d. Reducer. e. Ukuran-ukuran harus diperiksa kembali. c. Sambungan sambungan pipa seperti clean out. Sanitair 1. PPI atau yang setara) Instalasi Pipa Air Kotor Untuk Bangunan a. Kran Air. Lokal ( Wavin. Kualitas ex.Kran air digunakan dari bahan stailessteel . apakah masih sesuai dengan gambar perencanaan. monoblok. b. Tempat dimana akan dipasang alat-alat sanitair tersebut harus disiapkan terlebih dahulu dengan teliti. tee Y. dengan kemampuan tekanan kerja sebesar 8 Kg/cm2 b. Knee. apabila alat-alat tersebut sudah terpasang. Plug. Pompa yang digunakan Pompa air Jet Pump 250 watt Pompa air 250 Watt Type : PDH 255 F Otomatis Daya : 250 Watt / 220 Volt Total Head : 39 m Kapasitas : 27 liter / menit Fixtures a. . b. dibuat dari bahan porselin. sama dengan instalasi pipa air kotor. Sebelum mulai pelaksanaan. Standard Kualitas.237 V3 colours c. Instalasi Pipa Vent Instalasi pipa vent. Floor Drain Floor Drain yang digunakan setara ex.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis sambungan-sambungan pipa tersebut diatas harus buatan pabrik. Pemasangan alat-alat sanitair tersebut diatas harus dilakukan dengan memperhatikan pedoman-pedoman yang dianjurkan dari pabriknya. Sambungan-Sambungan. Tee Elbow. 2. Socket. Pipa dan Sambungan-sambungannya 1. sambungan dengan diameter 3 inci ke bawah menggunakan sambungan ulir. Pipa. Standard Kualitas. harus buatan pabrik dengan bahan yang sama dengan pipanya. Union. Ex local buatan pabrik (Bakrie Tube Maker. Kloset Duduk. reducer. elbow. TOTO Sonata CW 661 JT1/SW 784 JP warna standard.Standard kualitas ex TOTO atau setara (4) Cara Pemasangan / Pelaksanaan a. Kloset duduk yang digunakan lengkap dengan tempat persediaan air. Khusus untuk type Kloset lubang yang tersedia harus diukur kembali posisinya terhadap ruang toilet apakah sudah tepat seperti yang tertera pada gambar. Tempat Cuci Tangan ( Washtafel ). Wastafel yang digunakan dilengkapi dengan Assesoris TOTO-L. Pipa-pipa dan sambungan-sambungannya ex.

Sparing untuk pipa-pipa .Rongga antara pipa dan sparing harus di-seal.Pipa air bersih dan pipa pembuangan air kotor. . agar inklinasinya tetap. untuk mencegah timbulnya getaran dan harus sedemikian rupa sehingga masih memungkinkan berekspansi oleh perubahan temperaturnya.Setelah pipa dipasang pada lubang galian.Untuk semua jenis sambungan yang menggunakan Flens. . . . Belokan-belokan dari jenis “ SHORT RADIUS” hanya dibolehkan untuk penggunaan yang tidak mungkin dipasang dengan long radius. maka Flens harus dari jenis yang berpermukaan timbul ( Raised Face Flange ). . . dengan penggantung atau angkur.Pipa air bersih sebelum diletakan didalam tanah harus dicat dengan cat anti karat atau plinkote.Sparing untuk pipa harus dipasang dengan baik setiap kali pipa tersebut menembus konstruksi beton. . Penggantung dari kawat/rantai tidak boleh digunakan. Sebelum diadakan Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 47 . atau dengan bahan lain yang disetujui. .Penimbunan lubang galian harus sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu / mengubah letak pipa.Sambungan-sambungan atau alat-alat yang akan menimbulkan tahanan aliran yang tidak wajar tidak boleh digunakan. . Sambungan-sambungan pipa .Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis . tidak boleh diletakan pada lubang galian yang sama.Pemborong harus mengajukan konstruksi dari system penggantungan untuk disetujui Konsultan Pengawas / Direksi. sehingga seluruh panjang pipa terletak /tertumpu dengan baik.Semua pipa harus diikat dengan kuat. 2. .Dalam lubang galian harus cukup stabil dan rata. 4. Pipa Didalam Tanah .Sedapat mungkin harus digunakan belok-belokan ( elbow ) dengan ”Long Radius”.Semua sambungan yang menghubungkan pipa-pipa dengan luas penampang yang berbeda harus menggunakan “ Reducer “ buatan pabrik.Pipa horizontal yang digantung dengan penggantung harus dapat diatur dengan jarak antara penggantung maksimal 2 ( dua ) meter.Sparing untuk dinding dibuat dari pipa baja yang padanya dilaskan beberapa angker. Kemiringan pipa minimum 2 %. . . paling jauh dengan jarak antara 3 meter. atau dengan cara penembakan dengan baut tembok ( ramset ).Type vertical harus ditumpu dengan klem. untuk menjaga agar tidak berubah tempatnya. . Untuk pipa air kotor kemiringan pipa minimum 1 %.Sparing harus mempunyai ukuran yang cukup untuk memberikan kelonggaran kira-kira 5 mm diluar pipa .Galian pipa dalam tanah harus dibuat dengan kedalaman dan kemiringan yang tepat. . dan Pemborong harus memberitahukan hal ini kepada Konsultan Pengawas. 3.Penggantung atau penumpu pipa harus diikat pada konstruksi bangunan dengan “ Angkur “ yang dipasang pada waktu pengecoran beton. semua kotoran dibuang dari lubang galian dan setelah diperiksa oleh Konsultan Pengawas maka lubang-lubang galian tersebut dapat ditutup dengan tanah.

pengotoran pada bagian bangunan. . c. Pengujian Sistem Pemipaan Air Bersih.Semua pengering lantai yang dipasang pada lantai harus dilapisi dengan lapisan Water Proofing. atau finishing arsitektur. Seluruh sistem distribusi air bersih harus diuji dengan tekanan Hidrostatik sebesar 11/2 x tekanan kerjanya. katup dan alat-alat lainnya harus dibersihkan terlebih dahulu dari lemak. -. Pompa Pompa air bersih dipasang diatas pondasi dengan menggunakan vibrator isolator sehingga dicegah penerusan getaran pompa ke lantai.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis pengikatan dengan baut. . b. harus diberi “Water Trap” yang sudah ada pada Fikturenya (Built In).Sitem tersebut harus dapat menahan air yang diisikan seperti tersebut diatas minimal selama 24 jam dan tanpa ada penurunan air. Penggantung/penutup pipa dan peralatan-peralatan logam lainnya yang akan ditutup oleh tembok atau bagian bangunan lainnya. Kegagalan Uji Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 48 . Lumpur yang masuk.Bila Konsultan Pengawas menginginkan pengujian dengan cara lain disamping pengujian diatas. kakus. Apabila terjadi kemacetan. Pengujian a.Apabila sesuatu bagian dari instalasi pipa akan ditutup oleh tembok atau konstruksi bangunan lainnya maka bagian dari instalasi tersebut harus diuji dengan cara yang sama seperti diatas sebelum ditutup dengan tembok atau bagian bangunan lainnya. c. e. Semua bagian pipa.Semua peturasan.Seluruh sistem pembuangan air kotor harus mempunyai lubang-lubang yang dapat ditutup (plugged) agar seluruh sistem tersebut dapat diisi dengan air sampai lubang Vent tertinggi untuk tiap lantai. maka setiap baut yang akan dipasang harus dilumasi dengan suatu kompound anti karat. Semua bagian yang terlindung dinding harus bebas dari lemak dan kotoran-kotoran lain. d. (5) Pembersihan a. Fikture-Fikture . Pemborong harus melakukannya tanpa tambahan biaya. d. antara kedua Flens harus disisipkan packing dari jenis yang sesuai dengan untuk penggunaan air bersih. maka semua perbaikan menjadi tanggung jawab Pemborong. (6). sebelum dinyatakan siap untuk operasi. Semua bagian yang dilapisi Chromium atau Nickel harus digosok bersih/mengkilap setelah selesainnya pemasangan instalasi. . . dan dibuat dengan konstruksi sedemikian rupa sehingga dapat mencegah perembesan air sepanjang pipanya sendiri. c. Untuk memudahkan pembukaan kembali pada waktu pemeliharaan. bak cuci tangan (washtafel). harus diuji apakah pompa memenuhi karaktristik yang ditentukan oleh pabrik pembuat pompa. atau timbulnya kerusakan lainnya yang semuannya atas kelalaian Pemborong karena tidak membersihkan sitem pemipaan dengan baik. Jenis kompound harus mendapat persetujuan dari Konsultan Pengawas. . . harus dilapisi dengan cat pencegah karat.Setiap pompa air bersih. b. Pengujian Sistem Pembuangan Air Kotor. Pengujian ini dilakukan bersama-sama dengan Konsultan Pengawas. pengering lantai.

Masa pemeliharaan untuk seluruh instalasi Plumbing yang disupply dan dipasang adalah selama 6 (enam) bulan. Lain – Lain 1. Sering juga proses ini disebut dengan proses film mikrobiologis atau Bio film. II. Pemborong harus mengurus segala perijinan yang diperlukan (6) Masa Pemeliharaan Dan Jaminan. Dalam masa pemeliharaan ini.Penggantian atas bagian pipa atau bahan yang baru. 2. Prinsip Kerja Biakan Melekat / Bio Film / Bio Filter Pada dasarnya prinsip kerjanya adalah sebagai berikut : bahwa lapisan biofilm yang melekat pada medium akan menguraikan senyawa-senyawa polutan yang ada di dalam air limbah misalnya BOD. b. sehingga mikro organisme tersebut melekat pada permukaan media. Peralatan-peralatan tambahan yang diperlukan walaupun tidak digambarkan atau disebutkan dalam spesifikasi ini. terhitung sejak penyerahan pekerjaan yang kedua kalinnya. Untuk lebih singkatnya dibawah ini dijelaskan mengenai aliran diagram untuk proses Bio Filter Anaerob-aerob adalah sebagai berikut : Blowe Equal Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 49 . maka Pemborong harus mengganti bagian atau bahan yang rusak/gagal tersebut dan pemeriksaan /pengujian dilakukan lagi sampai cukup memuaskan. harus disediakan oleh Pemborong. Dalam hal mengupayakan pengolahan air limbah dengan menggunakan teknologi secara biologis yakni memberdayakan aktifitas mikro organisme untuk menguraikan senyawa pultan organic. Sedangkan system yang digunakan adalah Bio Filter Anaerob Aerob. COD. d. Pada saat bersamaan dengan menggunakan oksigen yang terlarut di dalam air senyawa polutan tersebut akan diuraikan oleh mikro organisme menjadi bio masa. dan Spare Parts yang diperlukan akan dibayar oleh pemberi tugas. sehingga instalasi ini dapat bekerja dengan baik dan dapat dipertanggung jawabkan. . a. Proses biologis yang dikembangkan adalah Biakan Melekat yakni pengolahan limbah dimana mikto organisme yang digunakan dibiakan pada satu media. Pasal 40 Pekerjaan Sewage Treatmen Plant (STP) Bio Filter Anaerob-Aerob (Biofiltration) I. Segala kerusakan yang timbul Pemborong wajib memperbaiki. dimana biaya tenaga kerja dan transport menjadi tanggung jawab Pemborong. ammonia. Dalam hal ini pensuplaian oxygen oleh blower akan dilewatkan melalui difuser yang ada dbagian dasar air. phosphor dan lainnya. Jaminan (garansi) untuk seluruh instalasi Plumbing yang dipasang adalah selama 12 (dua belas) bulan.Apabila pada waktu pemeriksaan atau pengujian ternyata ada kerusakan kegagalan dari suatu bagian dari instalasi. Pendahuluan Masalah air limbah di Indonesia baik limbah domestik maupun air limbah industri saat ini masih menjadi masalah yang serius. terhitung sejak penyerahan pekerjaan untuk yang pertama kalinya. segala kerusakan peralatan yang mungkin timbul menjadi tanggung jawab penuh dari Pemborong yang bersangkutan. penambahan (Caulking) dengan bahan apapun tidak diperkenankan. tanpa tambahan biaya. Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis .

Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis Air Limah → Tangki Anaerobik 1→ Equalisasi Aliran→ Tangki Anaerobik 2 Tangki Bio Filter → Air hasil olahan → Khlorinasi→ Air limbah keluar Blower aerasi Backwash Blower Backwash Keunggulan Proses Biakan Melekat/Bio Film/Bio Filter Pengolahan air limah dengan proses bio film mempunyai beberapa keunggulan antara lain : a. lumpur yang dihasilkan pada proses biofilm sangat kecil. Didalam proses lumpur aktif antara 30-60 % dari BOD yang dihilangkan. maka pengontrolan terhadap mikroorganisme atau mikroba lebih mudah. diubah menjadi lumpur aktif (biomasa) sedangkan pada proses biofilm hanya sekitar 10 – 30 %. maka pengaruh penurunan suhu (suhu rendah) tidak begitu besar. Tangki Anaerob 1 Sebagai gambaran bahwa pada ruangan ini ada suatu media tercelup yang biasa disebut biofilm / bio filter TT Tangki Anaerobic 1 Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 50 . III. tanpa dilakukan sirkulasi lumpur. Hal ini disebabkan karena pada proses biofilm rantai makanan lebih panjang an melibatkan aktifitas mikroorganisme dengan orde yang lebih tinggi dibandingkan pada proses lumpur katif. c. Pengaruh penurusan suhu terhadap effisiensi pengolahan kecil Juka suhu air limah turun. tetapi oleh karena didalam proses biofilm subtract maupun enzim dapat terdifusi sampai kebagian dalam lapisan biofilm dan juga lapisan biofilm bertambah tebal. Penjelasan Teknis Masing-Masing Tangki 1. Proses biofil tersebut cocok digunakan untuk mengolah air limbah dengan konsentrasi rendah maupun konsentrasi tinggi. tidak terjadi masalah ”bulkung” seperti pada proses lumpur asli. oleh karena itu pengoelolaannya sangat mudah. Lumpur yang dihasilkan sedikit Dibandingkan denga proses lumpur aktif. Pengoperasian mudah Didalam proses pengolahan air limbah dengan sistem biofilm. Tahan terhadap fluktuasi jumlah air limbah maupun fluktuasi konsentrasi d. b. Dapat digunakan untuk pengolahan air limbah dengan konstrasi rendah maupun konsentrasi tinggi Oleh karena itu didalam proses pengolahan air limbah dengan sistem biofilm mikroorganisme atau mikroba melekat pada permukaan medium penyangga. maka aktifitas mikroorganisme juga berkurang.

. Tangki Anaerobic 2 Pada dasarnya fungsi dan manaat tangki ini sama dengan tangki anaerobic 1.000 kkl/m3. umumnya bakteri terlibat dalam tranformasi senyawa komplek organik menjadi metan.Penguraian anaerobic menghasilkan lebih sedikit lumpur (3-20 kali lebih sedikit dari pada aerobic).5 + 0. dan dapat dibakar ditempat proses penguraian atau untuk menghasilkan listrik. yang membedakan hanyalah bahwa pada tangki ini terjadi proses biologis yang lebih komplek yakni kumpulan mikroorganisme.5 + 0. Sedikit energi terbuang menjadi panas (3-5%). Weir/buffle : RFP Fungsi serta manfaat tangki anaerobic 1 . energi yang dihasilkan bakteri anaerobic relatif rendah. . Lebih jauh lagi terjadi interkasi sinergis antara bermacam-macam kelompok bakteri yang berperan dalam penguraian limbah.Proses anaerobic dapat segera menggunakan CO2 yang ada sebagai penerima electron. Tangki anaerobic 2 dan total volumenya sebagai berikut : n≤5 V = 1. sedangkan dalam proses anaerobic hanya 5% dari karbon organic yang dirubah biomassa.Proses anaerobic menghasilkan gas yang bermanfaat.4 (n-5) 11 ≤ n ≤ 50 V = 3.Penguraian anaerobic cocok untuk limbah industri dengan konsentrasi polutan organic yang tinggi. Tangki Biofiltration Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 51 . metan. 2. Support atas dan bawah : FRP net .Energi untuk penguraian limbah kecil .2 (n-10) 4. .Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis Equipmen : . yaitu CH4 dibawah kondisi aerobic 50% dari karbon organic yang dirubah biomasa. Produksi metan menurunkan BOD dalam penguraian lumpur limbah.5 6 ≤ n ≤ 10 V = 1. Media Anaerob : PVC + Poly urethane foam . Equalization Equalization ini berfungsi untuk menyetarakan debit aliran air agar dalam proses mikrobiologis tidak terjadi fluktuasi aliran yang akan berakibat kurang optimalnya proses biologis oleh mikroorganisme 3.Sistem anaerobic dapat membiodegradasi senyawa xenobiotic dan senyawa alami recalcitrant seperti lignin. . Sebagian besar energi didapat dari pemecahan subrat yang ditemukan dalam hasil akhir. Gas metan mengandung sekitar 90% energi dengan nilai kalori 9. Proses tersebut tidak membutuhkan oksigen dan pemakaian oksigen didalam proses penguraian limbah akan menambah biaya pengoperasian.Memungkinkan untuk diterapkan pada proses penguraian limbah dalam jumlah besar .

2-100m3/d BOD 20 ng/L BM RC made big 6 501-300 pe 101-600m3/d BOD 20 ng/L BMRC scale CST 5. maka air akan kembali dengan tiba-tiba.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis Didalam proses pengolahan iar limbah organic secara biologis aerobic. Treated Water Tank/Air Hasil Olahan Adalah air hasil olahan yang sudah memenuhi standard baku mutu dan ramah lingkungan. sehingga memecah koloni/kumpulan stereoform kembali ke tangki backwash bersama kotoran yang menempel di stereoform dan diteruskan ke tangki anaerobic 1.2m3-10m3/d BOD 20 ng/L BMM Midle scale of 4 51-500 pe 10. Disinfection Tank Tempalt untuk menempatkan chlorine sebagai disinfectant untuk membantu membunuh bakteri-bakteri dari hasil olahan sebelum dikeluarkan ke lingkungan. Mikroorganisme tersebut dalam aktifitasnya memerlukan oksigen atau udara untuk memecah senyawa organic yang komplek menjadi CO2 dan air serta amonium. sehingga air yang keluar ke tangki biofiltration setelah tangki backwash kosong dan udara tidak mampu untuk menekan air kembali. Tangki Backwash Berfungsi sebagai tangki yang membantu untuk pencucian media areribic dengan cara : tangki ini diberi tekanan udara melalui blower.2m3/d BOD 20 ng/L BMX CST 5 51-500 pe 10. Model lis of BM Series (Bio Filtration Sistem) System Scale PE Capacity m3/D Discharge water quality models 1 5-10 Person 1m3-2m3/d BOD 15 mg/L BMSS Small scale of 2 5-10 Person 1m3-2m3/d BOD 10 mg/L BMS CST N 20 mg/L 3 11-50 pe 2. 6. Pasal 41 Pekerjaan Instalasi Air Conditioner dan Ventilasi Udara (1) Umum Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 52 .2-45. selajutnya amonium akan diubah menjadi nitrat dan H2S akan dioksidasi menjadi sulfat. 7. senyawa komplek organic akan terurai oleh aktifitas mikroorganisme aerob.

NFPA. Evaporator dari tipe shell dan tube dengan ujung-ujung yang bisa dilepas untuk service. pemipaan refrigrent. Pelaksanaan pekerjaan Instalasi AC ini disamping rencana kerja dan syarat-syarat berlaku ketentuan-ketentuan sebagai berikut : a. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 53 . kualitas dan cara-cara pemasangannya harus sesuai : SMACNA. Refrigrent circuit lengkap dengan hot gas muffler. Dalam pemakaian bahan. Shell harus diisolasi dari bahan Armaflex dengan tebal 1” dan dengan coefficient. Peraturan persyaratan yang dikeluarkan oleh Dinas Keselamatan Kerja DKI Jakarta/Pemerintah Setempat. Pengadaan dan Pemasangan Exhaust Fan c. (2) Lingkup Pekerjaan Pekerjaan meliputi pengadaan. Putaran kompresor max 1450 rpm. pemasangan. h. Semua gambar-gambar kerja atau Shop Drawing yang dibuat oleh Kontraktor Instalatir. katup isolasi dari suction line. Motor kompresor didinginkan dengan gas refrigerant yang berasal dari suctin dan dilindungi dengan ghermal overload. crankcase hater. Kompresor adalah jenis rotary. Kondensor ditest terhadap kebocoran dengan tekanan 150 psig dan pressure tested 150 psig. Tube adalah dari bahan copper dan lipe seamless tube. Manual stop valve dan pressure gauge pada suction dan discharge line. rotary compressor adalah unit secara utuh yang berasal dari assembling pabrik (factory assembled). penyetelan. Pengadaaan dan pemasangan AC Split/Multi Split Sistem b.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis Pekerjaan mekanikal Instalasi AC ini harus dilaksakanan oleh Instalatir AC yang telah berpengalaman dalam pemasangan Instalasi AC dan mempunyai tenaga ahli yang sesuai dengan bidangnya. ilter drier dan moisture indicator. Conductivity 0. high side pressure relief. suction and discharge stop valve dan spring vibration isolator. Kondensor fan dari type alumunium propeller yang sudah dibalancing secara statis dan dinamis. tanpa menggunakan pelumas untuk bearing. ARI. pengetesan dari semua peralatan/material untuk system instalasi AC pada bangunan yang direncanakan. terhadap semua komponen-komponen. ASTM. d. k. leakage testing untuk seluruh system refrigerant memakai R 22. Fan dikopel langsung ke motor. Masing-masing kompresor dilengkapi dengan automatic reversible oil pump. f. pengkabelan listrik dan control. Lingkup pekerjaan yang dilaksanakan : a. sight glass. Semua ini harus dibuktikan dengan surat-surat/referensi. operation oil charge. Kondensor dari type Air Cooled condenser dengan alumunium fin yang secara mekanis dipasang pada seamless copper tube. Kondensor motor fan adalah totally enclosed weather proof. Unit AC split. b. ASHRAE. c. sebelum dilaksanakan terlebih dahulu harus mendapat persetujuan Konsultan Pengawas/Direksi. e.28. Peraturan-peraturan dan persyaratan-persyaratan yang dikeluarkan oleh pabrik yang membuat peralatan-peralatan yang akan dipakai. baik kapasitas. ASME dan lain-lain. Mengadakan pengetesan. b. i. Perlu dilengkapi sesuatu heater untuk mendapatkan super heating pada suction. pemeliharaan dan jaminan (3) Persyaratan Bahan dan Spesifikasi Teknis a. g.AC Split a. j. c.

dengan menggunakan unit AC Split/Multi Split Sistem. condensor coil dan condensor blower. dengan cara mengambil langsung dari luar udara. Unit Casing chiller haruslah dari bahan galvanized steel sheet dengan baked enamel finished. n.Semua pengawatan control maupun motor starter adalah pengawatan pabrik (factory wiring) didalam motor panel yang weather proof dan terdiri dari control fuse. udara didalam pantry dan toilet akan disirkulasi dengan baik. Udara pengganti akan diambil dari udara dingin yang ada diruang didekatnya. 3. System AC untuk bangunan merupakan system individual. pump down) selector switch. 4. d. Evaporator Blower Unit akan terpasang didalam ruangan diatas plafond dan untuk condensing unit akan terpasang diluar ruangan. control wiring AC Split secara utuh adalah factory wiring. Udara dingin yang dihasilkan setiap unit AC akan didistribusikan setiap unit AC akan didistribusikan melalui saluran udara (ducting) yang dibentuk dari lembaran baja lapis seng (galvanized iron sheet) dengan lapisan isolasi panas dan vapour barrier disisi luarnya. d. melalui grille pada pintu menuju ruang pantry/dapur dan toilet. Toilet dari pantry/dapur akan dilengkapi dengan system ventilasi dengan cara membuang udara (exhaust) dari dalam ruangan langsung keluar gedung. b. berupa satu cabinet dimana didalamnya terpasang Blower dan Coil pendingin (epavorator) dan satu bagian lain yang disebut dengan condensing Unit dimana didalamnya terpasang kompresor. thermostat untuk supply return chilled water dari type multi stage dan solid stage yang mudah diatur. Udara dingin tersebut akan disebarkan secara merata keseluruh ruangan menggunakan suplai air grille yang terpasang pada plafond. a. compressor dan fan motor circuit breaker. 5. Udara segar dari luar bangunan akan diberikan ke dalam system AC. 7. Pipa drain dari setiap Unit AC harus dilaksanakan oleh pelaksanaan Pekerjaan AC dan harus disambung ke floor drain atau sampai kesaluran terdekat. on-off switch. 3 position (on-off. yaitu satu bagian yang disebut evavorator blower unit. tanpa harus menghidupkan peralatan lain yang tidak berhubungan dengan ruang yang bersangkutan.Sistem 1. b. Unit AC yang digunakan adalah jenis Split / Multi Split system. (4) Cara pelaksanaan a.Unit Air Conditioning. Dengan demikian. m. c. low oil pressure protection untuk masing-masing compressor. high and low pressure cut out. Control AC Split. Setiap unit terdiri dari 2 bagian.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis l. 2. Setiap mesin memiliki minimal 4 steep kapasitas control. Dengan menggunakan system AC tersebut. Thermistat dan tombol pengatur unit AC dipasang ditempat yang mudah dijangkau dengan ketinggian as 150 cm diatas lantai. pipa drain adalah PVC kelas 8 kg/m2. Fan Ventilasi Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 54 . 6. b. low chiller water temperature safety. c. pada ruangan yang bersangkutan. maka pengoperasian unit AC dapat dilakukan secara tersendiri.

Sistem Kontrol 1. 4. Semua fan harus dibuat oleh pabrik yang telah dikenal menghasikan fan yang bermutu baik. Kontraktor AC harus memasang system kontrol untuk menjalankan dan mematikan unit AC dari masing-masing ruangan sehingga dapat dimatikan pada saat ruangan tidak terpakai. Untuk menyalakan fan ini dapat dari panel start fan atau secara remote dari ruang security. d. 4. 5. Semua fan harus diukur dan diatur sedemikian sehingga mengalirkan udara sesuai kebutuhan. g. f. Semua grille. sekrup yang tersembunyi dan tidak terlihat oleh mata serta tidak membebani plafond. Isolasi Panas Kontraktor AC harus menyediakan dan memasang semua material isolasi panas lengkap dengan alumunium foil.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 1. Grille 1. Sistem control tersebut diatas harus bekerja sedemikian sehingga operator/pemakai tidak mungkin salah melaksanakan urutan dalam menjalankan unit-unit AC. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 55 . Pemipaan yang akan terpasang tersembunyi harus sudah diuji sebelum tertutup. e. Kontraktor AC harus menyediakan dan memasang semua fan untuk ventilasi mekanis dengan jenis. Pemasangan grille harus menggunakan klem. Sistem control pada Unit AC harus dipasang sesuai dengan persyaratan pabrik dan harus bekerjan sebagaimana dispesifikasikan oleh pembuatnya. 3. Anemometer atau Pilot Tube. 5. pemeliharaan dan service. harus terbuat dari lembaran baja berlapis galvanis kecuali yang terpasang disisi luar bangunan harus terbuat dari alumunium. Semua peralatan dan tenaga ahli harus disediakan oleh kontraktor AC untuk keperluan pengujian. e. Thermostat yang ada harus dapat mengatur jumlah kompresor yang bekerja setiap saat disesuaikan dengan kebutuhan pendingin. dan selama waktu pengujian tekanan tidak boleh berkurang/konstan. vapour barier dan pelindung luar sebagaimana dispesifikasikan berikut ini. Volume udara yang akan dialirkan melalui diffuser/grille atau yang dihisap oleh grille harus diukur menggunakan Velometer. Semua pengujian harus disaksikan oleh Konsultan Pengawas/direksi b. Kontraktor AC harus menyediakan dan memasang semua perlengkapan control yang bekerja secara otomatis. Pemipaan harus diuji terhadap kebocoran dengan system tekanan. (5) Pengetesan/Pengujian a. Kontraktor AC harus menyediakan dan memasang semua grille untuk supply air dan return air sebagaimana tampak pada gambar rencana. g. 3. Pemasangan grille dan diffuser harus dilakukan terpisah dari konstruksi plafond dan apabila diperlukan rangka untuk penguat maka rangka penguat harus disediakan dan dipasang oleh Kontraktor AC. f. Semua system control harus diuji system kerjanya. c. ukuran dan kapasitas sesuai dengan gambar dan spesifikasi. 2. 4. 2. 2. Pemasangan fan harus dibuat sedemikian rupa sehingga mudah dalam pembersihan. 3. Warna cat akan ditentukan kemudian oleh arsitek dan contoh harus diajukan untuk disetujui.

Fasilitas instalasi listrik tersebut digunakan untuk :  Penerangan seluruh gedung  Penerangan untuk parker dan halaman  Stop kontak biasa dan tenaga Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 56 . Sistem AC hanya dapat diterima untuk pertama kalinya 2 minggu setelah pengujian diatas dinyatakan berhasil dengan baik. c. alat-alat yang rusak yang disebabkan dari mutu barang/mesin. Lamanya masa garansi untuk peralatan/mesin adalah 12 bulan d. Pasal 42 Pekerjaan Listrik Tegangan Rendah (1) Pendahuluan a.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis h. (6) Masa Pemeliharaan. b. (7) Garansi Peralatan dan Instalasi a. a. Bila ternyata ditemukan kebocoran-kebocoran pada system ducting dan pemipaan. c.Kontraktor AC harus menjamin penyuplaian dari peralatan (part) bilamana diperlukan. Uraian dan syarat-syarat ini menjelaskan tentang detail spesifikasi bahan dan cara pemasangan Listrik Tegangan Rendah meliputi pekerjaan secara lengkap dan sempurna antara lain :  Pengadaan perlalatan dan bahan  Pengangkutan ke site  Penyimpanan  Persiapan tapak  Pemasangan  Supervisi  Pengetesan dan uji coba  Training  Pemeliharaan b. i. pipa dan lain-lain adalah 12 bulan. Pengukuran temperature tersebut harus dilakukan pada saat temperature luar diatas 30º C. Semua hasil pengujian harus dibuat Berita Acara dan diserahkan untuk disetujui oleh Konsultan Pengawas/Direksi dan disaksikan oleh Main Kontraktor. Kontraktor AC harus memperbaiki atau mengganti dengan yang baru.Tugas dari pelatihan ini adalah melatih calon operator dalam hal mengoperasikan dan memelihara peralatan-peralatan yang dipasang.Selama masa pemeliharaan Kontraktor AC diwajibkan menempatkan 1 atau 2 orang pelatih operator.Instalasi ducting. d. Semua ruangan harus diukur temperaturnya akan dicatat untuk kemudian dilaporkan. maka Kontraktor AC wajib memperbaikai kebocoran tersebut dan pembongkaran/pemasangan plafond sehubungan dengan perbaikan tersebut.Lamanya masa pemeliharaan 12 bulan sejak serah terima pertama. b. dengan biaya ditanggung oleh Kontraktor AC. Seluruh system instalasi AC harus dicoba dijalankan selama tidak kurang dari 3 x 24 jam secara terus menerus. Selama pengujian ini semua data yang diperlukan dicatat dan dilaporkan.Selama masa garansi. Sumber daya listrik bersumber dari Perusahaan Listrik Milik Negara (PLN) dan Diesel Generator bila daya dari PLN mengalami gangguan. c. j.

 Sistim tegangan listrik 380 Volt – 3 Fase – 50 Hz atau 220 Volt – 1 Fasa – 50 Hz. Dalam bangunan dengan jenis High Impact Conduit UPVC.Listrik  Melaksanakan seluruh instalasi penerangan dan stop kontak.  Sparing pipa untuk menembus pondasi dan delatasi menggunakan pipa galvanis yang ukurannya dua tingkat diatas pipa instalasi.  Instalasi untuk fan harus diakhiri dengan stop kontak dan diberi saklar yang dilengkapi dengan pilot lamp.  Semua pipa instalasi diluar cor-coran pelat beton yang tidak tertanam dalam tanah harus diberi marker dengan warna yang akan ditentukan kemudian pada ujung- ujung pipa atau kabel dan pada setiap jarak 10 meter. BS. telpon dan sound system.  Semua instalasi penerangan dan stop kontak menggunakan system 3 core dimana core yang ketiga merupakan jaringan pentanahan disatukan ke panel listrik. sesudahnya lubang antara pipa dengan kabel dicor dengan vulmasa. dan terpasang tidak kelihatan dari luar (in bow). deepwell. klem besi dll. fan). kontraktor harus mengikuti semua persyaratan yang ada seperti :  Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 1987  VDE. terminal punter. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 57 .  Pada ujung kabel harus dipersiapkan untuk pemasangan jaringan pentanahan ke panel listrik. Didalam atau diluar bangunan menggunakan pipa galvanis.  Cabang dari jalur instalasi ke peralatan (lampu. LMK dan lain-lain. yang harus diberi pelindung anti karat.  Harus dapat persetujuan dari Pemberi Tugas. pengetapan dan sebagainya harus menggunakan fiting-fiting yang sesuai yaitu Socket. (2) Sistem Instalasi dan Perlistrikan a. isolasiban.  Persyaratan pabrik e. pembelokan. Persyaratan Pelaksanaan Pekerjaan  Harus mempunyai SIKA-PLN Golongan B atau C yang masih berlaku. dengan pipa flexsible jenis High Impact Conduit UPVC. atau bekerjasama dengan pemilik SIKA-PLN. Sistim Pelistrikan.  Panel listrik harus diberi pentanahan dengan BC atau core ke 5 (tersendiri) dari toevoer yang digunakan. Freshair-fan dan Pressuried-fan lengkap dengan pentanahan. T- doos. instalasi untuk Exhaust fan. Kontraktor harus mengikuti dan terikat pada semua persyaratan yang tercantum :  Persyaratan umum  Spesifikasi teknis  Gambar rencana  Berita Acara Aanwijzing f. (3) Lingkup Pekerjaan a. Cross-door. elbouw. d. STP dll  Peralatan. dengan melampirkan surat kerjasama. Dalam melaksanakan instalasi ini. Sistem Instalasi  Semua instalasi harus dengan pelindung pipa atau conduit lengkap fiting-fitingnya. ISO.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis  Pompa ai bersih. b.  Semua teknis pelaksanaan yaitu percabangan.

 Menyediakan dan memasang. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 58 . fuse. bukan perbaikan dan pemasangan yang rapi dan sempurna sehingga dapat berfungsi dengan baik dan harus sesuai dengan spesifikasi/persyaratan. Syarat-syarat Dasar 1. Apabila suatu unit peraltan terdiri dari bagian-bagiannya sebaiknya dari merk yang sama untuk menghindari kesulitan pemeliharaan dan menjaga mutu karakteristiknya.  Melaksanakan pentanahan lengkap bak control dengan tutupnya dan terminal penyambungan. dalam hal ukuran fisis harus cukup dan tidak meminta ruangan lebih besar dari pada yang telah disediakan. (4) Persyaratan Umum Bahan dan Peralatan a. Kontraktor diminta untuk memberikan bahan/material dari kwalitas baik. 3. b.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis  Menyediakan dan memasang semua feeder listrik.  Menyediakan dan memasang cable tray/cable ladder untuk feeder cable termasuk yang didalam shaft. panel-panel.  Memasang nama-nama panel dan hubungan circuit breaker berupa tulisan yang jelas dari bahan yang tahan lama. b. Syarat-syarat dasar 1. c. Kapasitas yang tercantum baik dalam gambar atau spesifikasi merupakan kapasitas minimum.  Melakukan supervise dan pengetesan. Penyesuaian dalam pemilihan boleh dilakukan Kontraktor dengan syarat- syarat sebagai berikut. operation dan maintenance manual dalam bahasa Indonesia sebanyak 5 (lima) set dan 1 (satu) set gambar revisi yang dapat direproduksi/kalkir. baru.Penangkal Petir  Menyediakan dan memasang lighting control terminal lengkap tiang tegak.  Membuat gambar kerja dan keterangan lainnya yang diperlukan rangkap 4 (empat) untuk persetujuan. brosure. cat-catan dan pondasi.  Membuat gambar kerja dan keterangan lainnya yang diperlukan rangkap 4 (empat) untuk persetujun. pada daerah trench yang berbatasan dengan bangunan. lampu halaman lengkap tiang lampu. 2.  Menyediakan dan memasang semua armature lampu bangunan.  Melatih operator pemilik proyek selama 6 hari kerja.  Melaksanakan pemeliharaan dan memberikan jaminan dengan menyerahkan surat pernyataan jaminan instalasi listrik. c. 2. Melaksanakan Instalasi Pentanahan  Menyediakan dan memasang penahanan api diseluruh shaft listrik dan penangkal petir serta peralatan transit cable. klem- klem dan alat bantu. Syarat Administratif. Kecukupan tersebut dalam arti telah termasuk segala peralatan yang perlu untuk operasi sampai sempurna. Bahan dan peralatan dari klasifikasi atau type yang sama diminta dari merk atau buatan pabrik yang sama.  Menyerahkan gambar revisi. sesuai gambar.

(5) Spesifikasi teknis. Rak Kabel dan Hanger. 2. Cable Tray / Cable Ladder a. Sakelar type standar warna putih Mekanisme sakelar rocker dengan ratting 10 A – 250 Volt dengan warna dasar putih. Kabel Metal. 3/8” dan besi siku tiap 100 cm. NYY. Pipa galvanis kelas “light” 3.Bentuk kabel ladder lengkap T. Besi pelat dan muur baut. NYM. Bahan galvanis sheet steel dengan bentuk sesuai gambar d. e.Instalasi lebih dari 3 jalur digunakan rak kabel b. Inti penghantar tembaga c.  Rak Kabel a. Pipa dan fitting-fitting dan bahan High Impact Conduit UPVC dia. Hanger f. 200 watt ) – 250 Volt 2 kutub ditambah 1 untuk pentanahan. Dudukannya dari bahan metal. c. drop out dll. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 59 . SII Produksi Kabelindo.Bahan besi pelat yang diklem setiap jarak 100 cm i.Untuk cable feeder (termasuk yang dishaft) digunakan cable tray/cable ladder. Kelas tegangan 1. c. Penyambungan jalur instalasi ke armature lampu atau fan memakai pipa flexible jenis High Impact Conduit UPVC. Ukuran : sesuai gambar rencana b. Pipa dan Fitting 1.Untuk instalasi tiga jalur digunakan hanger h. Standard : SPLN. Supreme atau Tranch.000 Volt dan 600 / 1. f. Semua bahan besi harus dimenisynchromat dan dicat warna abu-abu. siku. jenis pasangan recesmounted.000 Volt b. Kabel a.Semua bahan besi harus dimeni synchromat dan dicat warna abu-abu. Saklar dan Stop kontak 1. Cable Tray / Cable Ladder.Ukuran lebar disesuaikan dengan gambar atau sesuai kebutuhan e. Bahan dan Peralatan a. Stok Kontak dari type standard warna putih Stopkontak ratting 10 A ( < 200 watt ) dan 16 A ( .Bentuk ladder bahan besi siku untuk ankur dan rangka c.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis Semua material harus mendapat persetujuan tertulis lebih dahulu dari perencana/owner sebelum dipasang. Dalam suplly stop kontak harus lengakp dengan box tempat duduknya dari bahan metal jenis pasangan recessmounted. Minimal 19 mm 2. Palang tangga dari besi siku d. Stop kontak 3000 watt/3 phase dan stop kontak yang terpasang harus pada water proof. k. Gantungan ke pelat dengan ikatan raset atau fischerplug j. NYFGBY e.Gantungan ke plat atap atau pemegang ke dinding memakai besi beton dia. Untuk instalasi satu atau dua jalur digunakan hanger atau diklem langsung ke plat beton. b.Klem besi pelat dan mur baut. c. jumlah gang yang lebih dari 3 menggunakan gridtype atau saklar kelompok. Jenis kabel : NYA. d. g. Semua bahan besi harus dianti karat. Bentuk bulat d. b. f.

85 o.Terminal grounding pada badan f. Armature TK 1 x 28 watt dan 2 x 28 watt dengan reflector j.Wiring dalam kotak jenis flexible 1 mm².Bahan kotak lampu sheet steel tebal 0.Cat dasar anti karat. Lampu Baret IDB 183 square Acrylic TLC 18 watt a. p. Cat dasar anti karat. Bahan kotak dan reflector lampu dari sheet steel tebal 0.7 mm h. BJB k.85 h. Penangkal Petir  Lighting control terminal jenis elektostatik diameter protection 60 m  Tiang penegak pipa galvanis lengkap coupling. Kotak lampu diberi 4 buah kuping untuk tempat gantungan. dengan finis cat bakar warna broken white i.Cat dasar anti karat. Persyaratan Umum ii. Tabung TL (sesuai gambar rencana) m. Tiap lampu dengan ballast dan capasitor masing-masing s.Balast 220 volt – 50 Hz low – loss ballast e. Tegangan kerja : 380 volt – 3 fasa – 50 Hz Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 60 . Starter dan fitting type H04.Starter (sesuai tabung lampu TL) 2. Fitting dan starter holder type H04. BJB g. Bola lampu TL Bulat.  Penghantar coax 35 mm atau triax 50 mm  Electroda pentanahan batangan tembaga masih Ø 5/8”  bak control dan tutupnya dari beton bertulang  Terminal penyambungan dari tembaga dan mur baut  Tahanan pentanahan maksimal 3 Ohm dengan pantekan minimal 6 m g. Panel Listrik  Panel Utama a.Caasitor sehingga factor kerja minimal 0. dengan finish cat bakar warna broken white l. BJB n. Ballast 40 watt dan 20 watt – 220 volt – 50 Hz low – loss ballast m. Terminal grounding pada badan n.Tabung TL 28 watt Ø 20 mm p. Ballast 220 Volt – 50 Hz low – loss ballast j. Fitting dan starting holder type H)$.Capasitor sehingga kerja minimal 0. Cover lampu acrylic tebal 2 mm d.Wiring dalam kotak jenis fleksible 1 mm² r. dengan finish cat bakat warna broken white c.Starter i.Baut expose dengan kepala khusus q. Starter 40 watt t. f.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis e. 3.7 mm b.Tiap lampu dengan ballast dan capasitor sendiri q. pelat kerja besi pelat tebal 10 mm dan alat tegak.85 l. Armature Lampu  TL Balok g.Baut expose dengan kepala khusus o. Capasitor sehingga factor kerja minimal 0.7 mm k.Bahan kotak lampu dari sheet steel tebal 0.

Batang penghubung antara busbar dengan breaker harus mempunyai penampang yang cukup dengan ratting breaker xix. bentuk persegi panjang dipasang pada pole-pole isolator dengan kekuatan dan jarak sesuai ketentuan untuk menahan tekanan-tekanan elektris dan mekanis pada level hubungan singkat. ix. Thermal overload realese 2. Untuk lapisan akhir cat finis bagian luar dasarnya abu-abu. Semua pengabelan didalam panel harus rapih terdiri dari kabel-kabel berwarna. v. rel busbar mudah diusut dan mudah dalam pemeliharaan. Gambar detail harus dibuat oleh Kontraktor dan disetujui. xv. Pada sambungan-sambungan busbar harus diberi bahan pelindung (tinned). Lampu pilot xxi.Masuk dari atas dan bawah 2.Keluar dari atas dan bawah vi. Bagian dalam dan luar harus mendapat paling sedikit satu lapis cat penahan karat. xiii.Bentuk persegi empat pasangan masuk Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 61 . b) Pemutusan Daya Realese harus mengandung 1. Breaking capacity untuk main breaker dan cabang-cabangnya minimal 60 KA. Bukaan ventilasi dari bagian sisi panel. range 600 volt.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis iii.Jenis miving iron. Pasangan semua komponen harus dapat dicapai dari bagian depan dengan mudah apabila pintu terbuka. Ukuran rumah panel harus dapat mencakup semua peralatan dengan penempatan yang cukup secara elektris dan fisik. kelas 2. Label-label terbuat dari bahan trafolite yang tersusun berlapis putih hitam dan igravir sesuai kebutuhan dalam bahasa Indonesia. viii. Jenis panel indoor freestanding dengan pintu berkunci (1 master key dan 2 anak kunci ). xi. Busbar harus dicat setara standar untuk membedakan fasa-fasanya. iv.5 hubungan langsung 2. Busbar dan teknis penyambungan harus menurut peraturan PUIL dan DIN. Busbar dalam panel harus disusun sebaik-baiknya sampai semua terminal kabel atau bar lainnya tidak menyebabkan lekukan yang tidak wajar. Semua permukaan pelat baja sebelum dicat harus mendapat pengolahan pembersihan sejenis “phospatizing treatment” atau senilai.Rangkaian memakai fuse 3. xvii. xvi. d) Instrument dan Peralatan petunjuk lainnya xx. sudut 90º. xviii. x. Ujung kabel harus memakai sepatu kabel dari bahan tembaga. Bahan dari tembaga yang berdaya hantar tinggi. Volmeter AC : 1. Lalu lintas kabel : 1. Magnetic short circuit realese (mempunyai setting range) c) Rumah Panel dan Busbar vii. Rumah panel dari besi plat dengan tebal tidak kurang dari 2 mm. Luas panel harus cukup untuk memudahkan kerja xiv. xii.

hubungan langsung trafo arus 2. b) Persyaratan Pembuatan v. Persyaratan anti karat dan pengecatan seperti panel utama. 2. ix.2 dan 1. vii. iv. Pembuatan panel dari sheet steel dengan ketebalan minimal 1.50 Hz iii. Isolating Switch i.Persyaratan Umum ii. ix. dan tebal 1.Bentuk persegi empat.6 mm untuk breaking cap diatas 25 KA. v. Type panel indoor. Tegangan kerja 380 volt – 3 fasa. Yang lain sesuai panel utama.2 mm untuk panel lainnya.  Panel lainnya. pasangan masuk.Jenis moving iron. Badan panel dari sheet steel dengan ketebalan minimal 1. b) Persyaratan Pembuatan vi. x. Panel dengan pintu berkunci bilamana panel terletak diruang terbuka. MCCB dan MCB. Type breaker baik main atau branch breaker sesuai gambar rencana baik ACB. xxii. range sesuai kebutuhan. Busbar dari bahan tembaga dengan kapasitas tidak boleh kurang dari kabel feeder yang masuk.  Panel Pembagi Panel Cabang a.Selectroswitch dapat mengukur fasa/basa dan fasa/netral. vii. Type breaker baik main dan branch breaker sesuai gambar rencana terdiri atas ACB. Jarak-jarak bar antara yang aktif dan tidak aktif sesuai PUIL. ii.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 4. Jenis panel wallmounted dan freestanding viii. iv. Persyaratan anti karat dan pengecatan seperti panel utama. Fase sesuai keperluan. Tegangan kerja 380 volt – 3 afsa – 50 Hz.5. vi. Type panel indoor dan out door dengan pintu terkunci sesuai master key.2 untuk breaking cap dibwah 25 KA. MCCB dan MCB.Persyaratan Umum. a. iii. Type surface mounted ii. 1. Pasal 43 Pekerjaan Sistem Tata Suara (1) Pendahuluan Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 62 . h. Jenis panel freestanding atau surface mounted dengan pintu berkunci. Untuk panel lampu taman pada kedua sisi ada grille ventilasi udara.6 mm untuk panel No. seperti master key diatas. Ampere Meter AC : 1. Pentanahan harus mempunyai bar bagi fasilitas pentanahan peralatan. Water proof iii. boleh telanjang asal dipasang secara kuat dan aman. viii.

b.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis a. Sistim ini mulai melayani dari lantai 1 sampai dengan lantai atap bangunan. d. Kontraktor tata suara harus mengikuti dan terikat pada persyaratan yang tercantum dalam :  Syarat-syarat Umum  Spesifikasi teknis  Gambar rencana  Berita Acara Aanwijzing e. Program tata suara dan background music. Semua pipa dari bahan metal yang terpasang dalam tanah harus dilindungi dengan lapisan anti karat. Sedapat mungkin instalasi terpasang dalam cor-coran pelat beton atau diklem ke pelat beton diatas celling. h. d. Sistim penggunaan microphone a. Telefunken. Program mutu tata suara bangunan harus dapat digunakan untuk all call. Semua peralatan tata suara dan car calling yang memerlukan pentanahan harus diberi pentanahan dengan baik dan terpisah dari pentanahan instalasi lain. Merk peralatan harus mempunyai keagenan di Indonesia antara lain Toa. Kontraktor Tata suara harus mengikuti ketentuan pabrik dan persyaratan teknis dalam RKS. terdapat microphone sound system perkantoran emergency. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 63 . f. (2) Sistem Tata Suara a. Sistem pemasangan instalasi dan peralatan a. Fungsi instalasi adalah untuk : Instalasi Tata Suara Bangunan  Public addres  Back ground music  All call waktu keadaan darurat. Sistim operasi dan program 1. c. serta dapat dipergunakan untuk all call pada waktu kebakaran atau darurat. terdapat microphone yang melayani tata suara sebelum bangunan. b. i. Phillips atau National. Semua pemipaan yang tidak dicor atau tertanam dalam tanah harus dicat dengan warna yang akan ditentukan kemudian untuk dapat dibedakan dari instalasi lain. meliputi pekerjaan secara lengkap dan sempurna mulai dari :  Pengadaan perlalatan dan bahan  Pengangkutan ke site  Persiapan tapak  Pemasangan  Pengetesan dan uji coba  Pemeliharaan b. c. g. Peralatan utama untuk tata suara paging bangunan dan car calling terpasang dalam rak cabinet pada recepsionist di lantai 1. Semua pemasangan insatalasi harus dengan pelindung pipa lengkap dengan fitting- fittingnya. Dalam melaksanakan instalasi ini. Uraian dan syarat-syarat ini menjelaskan tentang detail spesifikasi bahan dan cara pemasangan Instalasi sound system. Central fire Alarm di lantai 1. 2. Direcepsionist lantai 1.

lengkap dan merupakan unit utuh. Syarat-syarat Fisik 1. rating dan karakteristik yang cukup. Syarat-syarat Administratif Semua bahan dan peralatan harus mendapat persetujuan tertulis dari Perencana/Owner sebelum dipasang. i. a. (5) Spesifikasi Teknis Bahan dan Peralatan. maka jumlah tersebut harus jelas. i. Harus sesuai dengan RKS dan persyaratan pabrik. v. brosur. Semua bahan dan peralatan harus baru dalam arti bukan barang bekas atau hasil perbaikan. attenuator. Seluruh car calling di tempat parkir termasuk instalasi microphone. iv. Bahan atau peralatan dari karakteristik atau type yang sama diminta merek atau dibuat oleh pabrik yang sama. Microphone car calling. loudspeaker. Setiap bagian dari peralatan yang jumlahnya jelas. car calling sehingga dapat berfungsi. Melatih operator dari pemilik bangunan selama 6 hari kerja pada jam kerja kantor. Melakukan pengujian seluruh sistem tata suara dan peralatan/equipment pada pasal 3. iii. c. kabelindo dan supreme  Standar PLN/LMK 1. (4) Persyaratan Umum Bahan dan Peralatan a. Membuat gambar kerja. Spesifikasi Bahan a. Syarat-syarat Dasar a.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis c. Bahan atau peralatan harus mempunyai kapasitas. vi. b. ii.1 Untuk Loudspeaker  Kelas tegangan 1000 volt dan 600/1000 volt  Inti penghantar tembaga  Jumlah inti satu atau banyak  Jenis kabel NYA (didalam bangunan) dan NYY (diluar bangunan)  Ukuran 1. Seluruh tata suara bangunan mulai dari lantai 1. Pipa dan Fitting Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 64 .1 dan pasal 3. peralatan Bantu serta microphone untuk system paging bangunan. operator dan maintenance manual dalam bahasa Indonesia sebanyak 4 (empat) set kepada pemilik bangunan. Menyediakan dan memasang Semua equipment utama. sampai dengan lantai atap termasuk instalasi microphone. ii. 2. Melaksanakan instalasi : a. terdapat microphone dimeja recepsionist lantai 1. (3) Lingkup Pekerjaan a.2 Kabel untuk microphone adalah jenis Coax b. Kabel : 1. Menyerahkan gambar revisi.2 yang terpasang dengan sertifikat dari agen. b.5 mm²  Prouksi dalam negeri diantara kabel metal. Melaksanakan pemeliharaan dan memberi jaminan yang ditujukan kepada Pemilik Bangunan dengan menyerahkan surat jaminan dan sertifikat dari pabrik.

Clipsal atau Double H dengan diameter tidak kurang dari Ø 3/4” dan lengkap dengan fitting- fittingnya berupa coupling.Rated output : 3 watt . c.3 K Ω untuk 3 watt  1.Untuk daerah parkir instalasi dicor dalam pet beton. c.3 Dari titik sadap sampi dengan loudspeaker dilangit-langit memakai flxsible pipa jenis UPVC. Attenuator a.Sound pressured level : Minimal 90dB – watt 1 m . Gilflex. dan lain-lain.1 Loudspeaker a.2 Untuk dalam tanah pipa galvanis kelas “light” lengkap dengan fitting-fittingnya dari antara merek PPI atau Bakrie.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 2.Coverege angle : 90 derajat .Finish enclosure : Stryene resin. Celling speaker 3 watt : .000 Hz . 10 K Ohm .Input impedance : 3. tetapi 3 atau lebih jalur instalasi diklem ke rak kabel atau siku dan pelat setiap jarak 100 cm.Speaker component : Dinamic cone type speaker . Tahanan :  10 K Ω untuk 1 watt  5 K Ω untuk 2 watt  3. 2. d.67 K Ω untuk 6 watt Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 65 . Alat Bantu Instalasi i. 2.Frequency response : 100 – 10.Untuk 1 dan 2 jalur kabel instalasi diklem ke hanger besi pelat atau diklem ke pelat. dipantek minimal 6 m dan tahapan < 1 Ohm. Transformer constant k – type b. Rak kabel dan Hanger Horizontal 1.Mitching tranforment : b. elbouw. Rak kabel dan Hanger Horizontal dan Vertikal b. Peralatan atau Equipment Soundsystem 4. 5 K Ohn.4 Untuk penembusan pondasi atau delatasi menggunakan sleeves pipa galvanis sebagai pelindung dengan ukuran 2 kelas lebih tinggi dari pipa instalasi. Bentuk surfacemounted/reccesedmounted dengan kotak besi lapis aluminium. c. 2.1 Untuk dalam bangunan pipa UPVC merk Elga.3 K Ohm. T-doos. Rak Kabel Vertikal di Shaft  Angkur besi siku  Riser Union angle  Klem besi  Muur baut b) Kelos kayu kamper c) Pasir urug d) Sirtu e) Bracket besi untuk horn loudspeaker f) Penggantung celling loud speaker dari kawat baja 6 mm² atau batangan pipa. ivory . 2. g) Pentanahan dari kaawt BC mm² dengan elektroda pentanahan batangan tembaga masip Ø 5/8”.

Kontraktor diharuskan memeriksa semua dimensi secepatnya setelah mendapat Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).Noise level : 80 dB below rated output 4.Power output : Sesuai gambar rencana . Alat Bantu. Radio Tuner+Antena AM/FM c. Unidirectional cardoid microphone i.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis d.Power output : 20 dBm (7. Sebelum melaksanakan pekerjaan lakukan dahulu pengukuran dengan teliti peil-pel dan jarak dalam proyek menurut keadaan sebenarnya.Output impedance/voltage : Balance 150/600 Ω. Blower panel g. Input impedance / sensitivity e. Disc Player+MP3 e.Input impedance : Unbalanced 10 K Ω with input siolated . Cassete Deck double d. Kontraktor harus membuat gambar kerja yang memuat gambar denah. Fuse h.Frequency response : 50 – 150. Juction Box f.Beidging input / output 5 K Ω b. Unbalanced 50 K Ω – 52 dBV (2. Input impedance h.5 mV) with meg. (6) Spesifikasi Pemasangan a. Gambar ini Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 66 . no load to full load . ii. potongan dan detail dan pemasangan instalasi dan peralatan serta menentukan dengan tepat dilapangan dan bertanggung jawab penuh atas ketelitiannya. Apabila ada perbedaan antara gambar kerja/rencana dengan keadaan sebenarnya dilapangan atau hasil pengukuran.Direct potentiometer 5 K Ω f. b.2 Mixer untuk system Tata Suara . Voltage regulation 4 step termasuk off 4. Ajukan usul-usul pada Konsultan Pengawas apa yang tidak cocok atau perlu dirubah atau diukur kembali agar semua instalasi dan peralatan dalam sistim dapat ditempatkan dan bekerja sebaik-baiknya.5 mV) with Hi-Z microphone pre-amp. i.000 Hz + 1 dB . Unbalanced 50 K Ω – 52 dBV (2. Chime microphone j. Unbalanced 0.4 Peralatan program umum sistim tata suara (sound system) yang antara lain : a.Frequency respon : 20 – 20.3 Power Amplifier .Transformer .5 Meg Ω – 22 dBV (77 mV) with auxsiliary pre-amp. c.Output regulation : Less than 3 dB. Phone pre-amp. ajukan data-data penyimpangan kepada Konsultan Pengawas.000 Hz + 3 dB . 6 independent inputs capable of accepting all accessories g. monitor output 600 Ω a. Perayaratan Pemasangan : a. Rack kabinet b.7 V) . Noise level 120 dBm 4. j.

e. 9. d. 7. e. 2. Jack microphone terpasang recessemounted ke kolom atau dinding tembok pada ketinggian 30 cm diatas lantai finish. 4.Untuk jalur lebih dari 2. kemudian instalasi diklem ke hanger. b. masuk site atau dipasang harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Konsultan Pengawas dengan memperlihatkan contoh-contoh dan brosur. d. Apabila ada perselisihan antara Kontraktor maka keputusan akhir ada pada Konsultan Pengawas. 11. Hornloudspeaker disekrup ke breacket dengan brecket diskrup/diklem ke level atau ke pelat beton. Pemasangan Instalasi 1. 3. 4. Kotak attenuator terpasang recessenmounted ke kolom atau dinding tembok pada ketinggian 150 cm diatas lantai finish. f. Kelos kayu terpasang rata pelat beton terikat kuat dan rapi. penggnatungan harus dapat disetel naik turun dengan mudah. Matcing transformer diskerup ke breacket Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 67 . Surfacemounted loudspeaker diskrup ke kelos kayu rata dengan langit-langit. Pada daerah langit-langit tanpa plafond instalasi dicor dalam pelat beton memakai pelindung pipa UPPC lengkap fitting-fittingnya.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis sebelumnya dilaksanakan harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Konsultan Pengawas. Semua penyambungan harus dilakukan dalam doos percangan atau pada peralatan memakai terminal strip. Kabel yang akan dipasang harus telah lulus uji dengan bukti sertifikat dari pabrik dan datang ke proyek masih dalam gulungan lengkap dengan tanda-tanda pabrik pembuatnya. 3. Semua bahan instalasi dan peralatan sebelum dipesan. c. 5. Instalasi antara jaringan diatas plafond ke loudspeaker memakai fleksible pipa 10. Dihalaman instalasi terpasang minimal 60 cm dibawah permukaan tanah memakai pelindung pipa galvanis lengkap dengan fiting-fitingnya. Pemasangan hanger : a. 6. 2. i. Pemasangan Peralatan 1.Hanger berisi pelat atau pipa besi beton di mur baut atau dilas ke ramset atau fischerplug. Kemudian instalasi diklem ke hanger. Kontraktor harus berkonsultasi dengan Kontraktor lain dan Konsultan Pengawas sebelum memulai pekerjaan pemasangan instalasi dan peralatan.Mula-mula dipasang ramset atau fischerplug paa pelat beton. ii. Dalam shaft kabel diklem pada rangka shaft riset setiap jarak 150 cm memakai pelindung pipa UPVC lengkap dengan fiting-fittingnya. Celling loudspeaker terpasang rata plafond dengan penggantung sendiri ke pelat beton. Dibawah langit-langit atau plafond instalasi terpasang recessemounted kekolom atau pelindung tembok memakai pelindung pipa UPVC lengkap dengan fitting- fittingnya. dibeli. 8. hanger berupa union angle di mur baut ke ramset atau fischerplug.Angkur dishaftriser dicor ke dinding bangunan kemudian rackriser dimur baut ke angkur. Pada daerah langit-langit dengan plafond instalasi diklem ke pelat beton atau digantung ke hanger atau ke rak kabel setiap jarak 100 cm memakai pelindung pipa UPVC lengkap dengan fitting-ittingnya.

Pengujian / pemeriksaan sebelum dihubungkan ke peralatan harus dilakukan bersama agen peralatan sound system dan car calling. (7) Pengujian / Testing a. operating dan maintenance manual dalam bahasa Indonesia.5 1. Pemeliharaan dan Jaminan. i. Menyerahkan surat garansi yang ditujukan kepada pemilik bangunan.5 2. LUAS PENAMPANG NOMINAL Hantaran Pengamatan Hantaran Pengaman Hantaran Berisolasi Tembaga Telanjang Fasa mm² Kabel inti Kabel Tanah Dilindungi Tanpa Pelindung -1 mm² Berinti 4 mm² mm² mm² 2. b.5 4 6 6 6 6 4 Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 68 . Penyerahan dilakukan dengan Berita Acara proyek disertai lampiran-lampiran sebagai berikut.5 4 4 4 4 2.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 5. (8) Penyerahan. Kontraktor wajib melakukan masa pemeliharaan secara Cuma-Cuma selama 90 hari kalender bahwa instalasi dan peralatan tetap bekerja dan dalam kondisi yang baik. Menyerahkan gambar revisi sebanyak 4 set b. Semua pemasangan instalasi dan peralatan harus diuji sehingga memenuhi persyaratan spesifikasi dari agen peralatan sound system. Kontraktor wajib memberikan masa jaminan selama 365 hari kalender bahwa seluruh system bekerja dengan sempurna. car calling. Tahap-tahap pengujian instalasi adalah sebagai berikut : a. Attenuator terpasang dalam kotak attenuator 6.5 2. Setelah penyerahan tahap I. Peralatan program umum dan car calling terpasang dalam rak cabinet dimana rak cabinet terpasang resstanding direceptioninst lantai 1. Konraktor wajib melatih operator soundsystem pihak pemilik bangunan selama 12 hari kerja pada jam kantor. a. b. c. i. Menyerahkan brosur . Menyerahkan hasil pengujian c. Material Pentanahan Semua sistim listrik menggunakan sistim pentanahan menurut apa yang ditentukan dalam PUIL 1987 dengan daftar 312-1. Penyambungan harus diperiksa terpasang dengan kencang dan polaritas yang benar. Setelah penyerahan tahap I. ii. Setiap bagian instalasi harus diuji dan yang akan tertutup harus diuji sebelum dan sesudah bagian tersebut ditutup sehingga diperoleh hasil baik yang memenuhi persyaratan. d. c. Jack microphone terpasang dalam kotak jack microphone 7. a. Semua kerusakan yang timbul dan bukan disebabkan kesalahan pemakaian harus diperbaiki atau diganti. Setelah seluruh peralatan terpasang harus diuji kelengkapannya tidak ada yang kurang dan tersambung dengan benar. setelah penyerahan tahap I. d. iii. Pengujian seluruh system harus bersama agen dan hasilnya harus baik dan memenuhi persyaratan spesifikasi dari pabrik dan dihadiri oleh Konsultan Pengawas.

b.Feeder dan instalasi lampu halaman/sorot terpasang minimal 60 cm dibawah permukaan tanah dengan memakai pelindung pipa galvanis. meneliti peil-peil dalam proyek menurut keadaan sebenarnya. Pada daerah langit-langit dengan plafond instalasi terpasang seperti berikut : a. Persyaratan Instalasi Peralatan 1. 4. 5. Pipa diletakan pada lapisan pasir setebal 30 cm dan diatasnya diberi pelindung batu bata. Semua instalasi feeder dalam bangunan tidak menggunakan pipa pelindung. dengan mendapat persetujuan dari Pemberi Tugas. Ajukan usul-usul kepada Pemberi Tugas apa yang perlu dirubah atau diatur kembali agar semua instalasi dan peralatan dalam system dapat ditempatkan dan bekerja sebaik-baiknya. b. Pemasangan Instalasi dan Peralatan 1.Apabila ada perbedaan antara pengukuran di lapangan dengan gambar. d. a. Di halaman instalasi terpasang sebagai berikut : a. Kontraktor harus membuat gambar kerja yang memuat gambar denah. 2. Semua bahan instalasi dan peralatan sebelum dibeli. b. b. Sakelar terpasang 150 cm diatas lantai finish dan stop kontak setinggi 30 cm diatas lantai kecuali peralatan tertentu. masuk site dan dipasang harus mendapat persetujuan dari Pemberi Tugas. b. 3. sehingga pemasangan instalasi dan peralatan dapat dilakukan tanpa terjadi tabrakan.Untuk jalur kabel yang banyak instalasi diklem ke rak kabel. Pada daerah langit-langit tanpa plafond terpasang dalam cor-coran pelat beton. untuk saklar dan stop kontak instalasi terpasang recessedmounted kekolom atau ke tembok. potongan dan detail sesuai keadaan sebenarnya dilapangan. 185 50 50 (6) Persyaratan Pemasangan a. Kabel feeder termasuk yang dishaft terpasang dan diklem ke cable tray/cable ladder setiap jarak 150 cm. Kontraktor harus meneliti semua dimensi-dimensi secepatnya sesudah mendapat Surat Perintah Kerja (SPK). 6. dipesan. c. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 69 . ajukan data Kepada Pemberi Tugas. Kontraktor harus berkonsultasi dengan kontraktor lain. 150 50 50 400 . Dibawah plafond atau langit-langit instalasi terpasang dengan cara. 120 50 50 300 .Sebelum melakukan pemasangan bahan dan peralatan lakukanlah pengukuran.Feeder terpasang dalam trench kabel.Untuk jalur kabel instalasi diklem kepelat beton atau diklem ke hanger setiap jarak 100 cm.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 10 10 10 10 10 16 16 16 10 10 25 16 16 16 16 50 25 25 25 25 70 35 35 35 35 95 50 50 50 50 120 70 70 70 70 150 70 70 70 70 185 95 95 95 95 240 .

Lampu taman mercury dan lampu halaman parker mercury 1 x 250 watt dan 2 c 250 watt didraad pada ujung atas tiang lampu. Terminasi kabel harus selalu menggunakan sepatu kabel. 5. 3. TL bracket lampu baret. dimana D adalah diameter kabel. Penyambungan pipa dalam doos-doos percabangan memakai pelindung terminal punter kemudian doos tersebut ditutup. b. minimal R = 40 D. 12. Panel-panel lain terpasang wallmounted atau surfacemounted kekolom.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 7. Dapat juga dilakukan dengan tembakan ramset atau fischerplug. 4. Gali Urug 1. Setiap belokan kabel terutama feeder yang besar harus diperhatikan radiusnya. 14. TL dengan baterry nicad terpasang surfacemounted ke pelat beton dengan sekrup pada dua tempat. Panel utama terpasang freestanding diatas ruang panel. 11. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 70 . 1. 5. 4. 2. 13. galian harus diurug kembali dengan sirtu sampai padat. Panel pembagi pompa air terpasang freestanding dilantai ruang pompa 4. 10. Panel lampu taman terpasang freestanding diatas pondai batu bata 3. TL balok terpasang surfacemounted ke pelat beton atau plafond dengan penggantung besi strip diklem kedak beton. saluran got atau lainnya. 2. Pemasangan Armatur Lampu 1. Kontraktor listrik harus menggali dengan kedalaman dan besar yang sesuai spesifikasi yang diminta. Tidak diperkenankan melakukan penyadapan atau penyambungan ditengah jalan kecuali pada tempat penyambungan. Panel pembagi lantai terpasang freestanding atau surfacemounted kedinding/shaft. 6. harus dibuat gambar detail dan penyelesaian yang baik untuk semua pihak dan mendapat persetujuan dari Konsultan Pengawas. Panel pembagi AHU terpasang freestanding atau surfacemounted ke dinding AHU 7. 8. Setelah selesai pemasangan kabel. c. Panel lantai terpasang wallmounted kedinding dishaft. Kesalahan yang timbul karena kelalaian kontraktor listrik menjadi tanggungjawabnya. Ramset atau fischerplug harus terpasang ke plat beton dengan kokoh. 3. 5. d. Pemasangan Panel Listrik. 9. Pemasangan ankur harus dikerjakan sebelum pengecoran dan diikat ke besi beton. Rackriser atau rak kabel atau cable tray ladder bersama penggantung di baut ke angkur. 2. Lampu downlight disekrup ke plafond. Bilamana ada tabrakan dengan pipa. Keterlambatan panggilan sehingga merusak hasil pekerjaan pihak lain harus diperbaiki kembali oleh kontraktor listrik dengan beban biaya tanggungan sendiri . Semua pipa instalasi di plafond. 15. Lampu exit dengan Nicad Battery disekrup ke pelat beton atau dinding tembok. Kelos kayu kamper harus terpasang kokoh dan rata/rapih ke pelat beton. langit-langit dan di shaft harus diberi marker setiap jarak 10 m dengan warna yang akan ditentukan kemudian. ballast dipasang dalam armature lampu (sesuai gambar rencana).

konttraktor wajib melaksanakan masa pemeliharaan secara Cuma-Cuma selama 360 hari kalender kecuali lampu selama 90 hari kalender bahwa seluruh instalasi dan peralatan tetap dalam keadaan baik dan bekerja sempurna. Penyerahan dilakukan dengan Berita Acara Proyek disertai lampiran-lampiran sebagai berikut : a. f. spesifikasi dan pabrik. system pentanahan ini mempunyai sifat MP = SL. Semua instalasi. Setiap satu lantai selesai dipasang harus dilakukan pengujian. Semua panel listrik sebelum dipasang dan sesudah dipasang harus diuji tegangan dan tahanan isolasi dalam kondisi baik. Pentanahan. Tahanan adalah harus diuji memenuhi persyaratan yang dispesifikasikan. d. sehingga operator pemilik bangunan Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 71 . Menyerahkan gambar revisi sebanyak 5 set dan 1 set yang bisa direproduksi b. b. Pada panel ini keluar 2 kawat pentanahan yaitu Mp dan SL. d. Jumlah Busbar 5 buah atau battery system 3 fasa punya kawat 5 inti. Penyerahan surat pernyataan jaminan instalasi listrik c. g. Busbar dalam panel hanya 4 (empat) buah. Bila diperlukan. (8) Penyerahan a. b. Yang dimaksud dengan pentanahan system adalah pentanahan kawat netral (Mp). b. Menyerahkan surat jaminan/garansi yang ditujukan kepada pemilik bangunan. e.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis e. Kawat penghubung antara badan dan tanah (Mp) diberi Code SL. Kerusakan karena kesalahan pemasangan atau peralatan harus diperbaiki atau kalau perlu diganti dengan yang baru. Juga harus diuji system kerjanya sesuai spesifikasi yang diisyaratkan. Setiap bagian instalasi yang akan tertutup harus diuji sebelum dan sesudah bagian tersebut tertutup sehingga diperoleh hasil baik menurut PLN. e. spesifikasi dan pabrik. operation dan maintenance manual dalam bahasa Indonesia. Grounding elektroda berupa pentanahan buatan dari pantekan batangan tembaga masip Ø 1”. Pentanahan System. 2. Menyerahkan hasil pengetesan. Kontraktor wajib melatih dan membantu mengoperasikan instalasi yang terpasang.Untuk system dimana penampang kawat fasa lebih kecil dari 10 mm² dianut pentanahan ke kawat pengaman SL. Menyerahkan brosur. semua penyambungan harus diperiksa tersambung dengan mantap dan tidak terjadi kesalahan sambung atau polaritas. Pentanahan badan Peralatan dilakukan sebagai berikut : a. Semua armature lampu harus diuji dalam keadaan menyala sempurna. semua pelaksanaan instalasi dan peralatan harus diuji. Pengujian harus bersama Pemberi Tugas dan dibuat laporan tertulis. bahan-bahan instalasi dan peralatan dapat diminta oleh pemberi tugas untuk diuji ke laboratorium atas tanggungan biaya pelaksana pekerjaan. (7) Pengujian (Testing) a. yang harus ditanahkan adalah listrik netral.Untuk pentanahan system dimana penampang kawat fasanya lebih besar atau sama dengan 10 mm² dilakukan pentanahan ke kawat netral (Mp). sehingga diperoleh tahanan tanah maxsimum 3 Ohm.  Setelah penyerahan tahap I. c. Tahap-tahap Pengujian adalah sebagai berikut : a.  Setelah penyerahan tahap I. sehingga diperoleh hasil yang terbaik dan bekerja sempurna sesuai persyaratan PLN. peralatan dan panel-panel listrik harus diberi pentanahan sebagai berikut : 1.

baik material utama maupun material pembantu. Lamanya petugas pelaksana pekerjaan di proyek 30 hari kalender selama jam kerja.Gambar-gambar secara umum menunjukan tata letak. ukuran. atau badan sejenis bertaraf Internasional lainnya. Hal-hal diatas harus diajukan dalam bentuk tertulis atau gambar pada waktu penjelasan rencana/aanwijzing. contoh bahan harus diserahkan kepada Direksi tidak lebih dari 60 (enam puluh) hari kalender setelah penunjukan pemenang. estetika dari contoh bahan/material yang telah disetujui adalah mengikat. (3) Standard dan Peraturan Seluruh pekerjaan harus diselenggarakan mengikuti peraturan dalam PUIL terbitan terakhir Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran. Disamping harus ditaati pula peraturan dan hukum setempat yang ada hubungannya dengan pekerjaan ini. c. Apabila dianggap perlu pemborong harus memperlihatkan cintoh barang / sample kepada Direksi/Konsultan Perencana dan apabila contoh tersebut ditolak oleh Direksi/Konsultan Perencana maka pemborong harus mengganti dan memperlihatkan contoh material yang lain yang sesuai dengan spesifikasi hingga mendapat persetujuan dari Direksi / Konsultan Perenana. pipa conduit. peralatan. Biaya pengadaan contoh bahan/barang material adalah menjadi tanggung jawab dan atas nama biaya pemborong. b.Pemborong wajib memeriksa gambar rencana kemungkinan ketidak cocokan baik dari segi besaran-besaran listriknya maupun pemasangan dan lain-lain.Seluruh bahan / material yang akan dipasang harus terlebih dahulu diajukan kepada Direksi/Konsultan Perencana untuk mendapat persetujuan. merk pabrik. karakteristik kerja. Disini berpengertian bahwa instalasi harus dapat terlaksana dan semua unit dapat bekerja dengan baik dan benar. (5) Koordinasi Pada waktu pengadaan material dan pemasangan sleeves/sparing. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 72 . junction box.Kualitas. Pasal 44 Pekerjaan Instalasi Pengindera Kebakaran (fire Alarm) (1) Umum Spesifikasi teknis ini menjelaskan tentang uraian dan syarat-syarat dalam hal ini penyediaan dan pemasangan semua peralatan serta bekerjanya semua instalasi pengindera kebakaran. manual call point. jarak-jarak dan ketinggian yang ketepatannya ditentukan oleh kondisi lapangan. Penyesuaian harus dilakukan dilapangan . seperti tertera pada gambar.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis mengetahui dan lancer dalam tugasnya. b. Contoh-contoh bahan yang harus diserahkan adalah semua jenis “fire detector” . terminal dan lain-lainnya yang diminta. Dinas Keselamatan Kerja atau standard- standard Internasional yang sesuai untuk jenis pekerjaan ini dan tidak bertentangan dengan PUIL. karena keadaan sebenarnya dari lokasi. instalasi lainnya dan lain-lain. bell. pemborong fire alarm wajib mengadakan koordinasi dengan pemborong lainnya. signal pump. Type dari peralatan harus disahkan oleh “Under Writer Laboratorium Inc”. kabel. (2) Gambar-gambar a. (4) Contoh Bahan a.

serta semua permasalahan tersebut diatas harus sepengetahuan Direksi/Konsultan Pengawas demi kelancaran pekerjaan dan hasilnya sesuai dengan kebutuhan instalasi.Lingkup Pekerjaan Lingkup kerja dari system pengindera kebakaran ini adalah penyediaan. maka Direksi/Pengawas lapangan berwenang untuk membongkar pekerjaan tersebut. b. mencoba (trial run).Pada waktu detector salah satu zone / area aktif maka alarm akan berbunyi melalui system tata suara yang terpasang (grouping) lihat gambar rencana. lantai beton maka pemborong pemasang instalasi harus memberikan material yang akan dipasang pada lokasi pengecoran kepada pemborong sipil dengan memberikan penjelasan secara rinci dan jelas. Apabila ada pekerjaan yang berkaitan dengan pemborong lain maka pemborong bersangkutan harus mengadakan koordinasi pekerjaan dengan baik dan menghasilkan pekerjaan yang sesuai dengan rencana. dimana pipa instalasi tersebut harus dipasang/diletakan. Dalam hal ini termasuk juga training operator untuk pengujian dan maintenance seperlunya terhadap system dan instalasi Fire Alarm. Lingkup pekerjaan yang tercakup dibawah ini adalah dalam pengertian bahwa unit dapat bekerja dengan baik untuk tiap-tiap bagiannya maupun seluruh instalasi yang terpasang. (8) Sistem Pengindera Kebakaran Secara garis besar system Pengindera Kebakaran harus bekerja sebagai berikut : a. Gambar kerja/shop drawing harus diajukan minimal 3 (tiga) hari sebelumnya dari pemasangan instalasi tanpa sepengetahuan Direksi/Pengawas lapangan (tanpa persetujuan terlebih dahulu) serta tidak sesuai dengan Persyaratan Teknis minimal. Dan biaya atas semua itu adalah tanggung jawab peborong bersangkutan. MCFA (Master Control Fire Alarm) akan mengindikasikan secara visual/audible yang menunjukan zone dimana alarm tersebut berasal. (6) Gambar Kerja/Shop Drawing Sebelum pemasangan instalasi atau material instalasi.Apabila kebakaran menjadi besar dan telah dianggap kritis maka cukup dengan menekan tombol khusus/kunci manual station/manual call poin pada lokasi kejadian kebakaran maka bell akan berbunyi diseluruh Gedung (General Alarm) dan evakuasi dapat dilaksanakan. Apabila dalam suatu pekerjaan ada pemasangan material instalasi. Pemborong berkewajiban mengajukan terlebih dahulu gambar kerja/shop drawing dari pekerjaan bersangkutan untuk mendapat persetujuan Direksi/Konsultan Pengawas. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 73 .Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis Atas petunjuk dan pengarahan Direksi/Konsultan Perencana. 3 (tiga) bulan sebelum penyerahan pertama. (9) Pekerjaan Instalasi a. yang ada dalam lingkup tanggung jawab pemborong lain seperti pemasangan conduit/pipa instalasi pada dinding beton. pemasangan. semua permasalahan yang menyangkut koordinasi tersebut adalah tanggung jawab Pemborong. pada zone/area dimana detector tersebut berada. jaminan garansi instalasi/peralatan dan pendidikan (course ) operator. (7) Instruksi Pemakaian dan Training Operator Menjadi kewajiban pemborong untuk menyerahkan 4 (empat) set instruksi pemakaian (instruction manual) serta cara-cara maintenance kepada pemilik.

Masa Jaminan Semua pekerjaan instalasi maupun peralatan harus mendapat janiman/garansi secara tertulis dari pabrik/agen yang ditunjuk. Fixed Temperatur Detector. atap atau dinding. 5. potongan kayu/metal dan pekerjaan lain yang menimbulkan kotoran sisa. 4. 6. Bell. type. Masa jaminan untuk instalasi / peralatan adalah minimal 6 (enam) bulan sejak penyerahan pertama yang telah disepakati bersama dan telah ditandatangani oleh Pemilik/Instansi berwenang (Depnaker) /Konsultan Perencana. Pemborong harus menempatkan dilapangan secara full time seorang koordinator yang ahli dalam bidang instalasi pengindera kebakaran. b. 3.Pengadaan dan pemasangan power supply dan battere untuk melayani system pengindera kebakaran. Seluruh biaya untuk trial run. Indicatting Lamp beserta wiring instalasinya). testing. Pemborong yang melaksanakan pekerjaan instalasi pengindera kebakaran harus mempunyai surat ijin Instalasi yang sesuai pada kelasnya dan disahkan oleh instansi yang berwenang dalam pekerjaan ini.Built Insert Pemborong harus menyediakan semua “insert” serta peralatan-peralatan tambahan lainnya yang dibutuhkan dalam penyediaan insert yang harus terpendam dalam beton lantai. c. start up dari system pengindera kebakaran. Untuk pekerjaan yang mengakibatkan kerusakan pada pekerjaan pemborong lain. Manual Push Button. Setiap material yang rusak/cacat diakibatkan oleh kecerobohan pemasang/pemborong harus segera diganti oleh peralatan yang sama baik bentuk.Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi pengindera kebakaran detector . dan system penunjang lainnya sehingga memungkinkan interkoneksi system penginderaan dapat bekerjan dengan baik. Mengadakan trial run dan pengujian dari seluruh instalasi. karakter dan mereknya. pemborong instalasi pengindera kebakaran harus membetulkan kembali seluruh kerusakan tersebut seperti kondisi semula. Syarat-syarat dan Pelaksanaan 1. Tenaga pelaksana lainnya hanya dipilih yang sudah berpengalaman dan sudah biasa menangani pekerjaan instalasi pengindera kebakaran/listrik dengan baik. signal/location lamp. d. . serta system harus bekerja sesuai rencana dengan baik dan optimum. Penyediaan tersebut harus dikoordinasikan dengan pemborong yang terkait. aman dan rapih. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 74 .Pengadaan dan pemasangan master control fire alarm dan seluruh detector dan perlengkapan lainnya ( Smoke detector. manual station/manual call point. lantai dan sebagainya. Rate of Rise Detektor. berpengalaman dalam pekerjaan yang serupa dan dapat mewakili pemborong dalam predikat baik. pernyataan tersebut diatas harus dikuatkan dengan memberikan foto copy dari surat ijin sebanyak 3 (tiga) rangkap kepada Direksi/Konsultan Perencana. warna. misalnya pembobokan dinding. maupun demonstrasi dari unit-unit yang dipergunakan. dan kebutuhan lain untuk itu adalah menjadi tanggung jawab pemborong. . Pemborong berkewajiban membersihkan kembali lokasi kerja dan sisa-sisa/bekas pekerjaan yang berupa bobokan dinding. 2.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis Sebagai unit keseluruhan adalah sebagai berikut : .

kapasitas minimum dari battery yaitu harus dapat memberikan supply seluruh system pengindera kebakaran selama 8 jam secara terus menerus bilamana catu PLN terputus. Peralatan yang telah terpasang dan mengalami kecacatan yang diakibatkan oleh pekerjaan. 2. Power supply harus memenuhi dan dilengkapi dengan item-item sebagai berikut : .Volt meter output/input .Peralatan dan Sistem Pengindera Kebakaran. Fixed Temperature Detektor (FTD) FTD adalah suatu detector yang bekerja berdasarkan besaran temperature tertentu. bilamana temperature pada suatu ruangan temperaturnya naik hingga 135º F (54º C) dan fixed temperature yang terpasang adalah dari type detector tersebut akan aktif. Smoke Detector Smoke detector harus dari jenis “ionization”. Kondisi Kerja : Temperature 0 – 50º C.Besarnya arus maupun tegangan dari battery harus sesuai dengan kebutuhan. Smoke detector harus dapat bekerja (memberikan signal) pada konsentrasi asap minimum 4%/m³. a.Ampermeter output/input . material instalasi yang terpasang harus sudah difinis dengan baik dan sesuai dengan yang dipersyaratkan. Rate Of Rise Detector (ROR) ROR adalah suatu detector yang bekerja berdasarklan kenaikan suhu bertahap dan harus dapat bekerja pada kenaikan suhu bertahap maksimum 10º C/menit. .Sistem Pentanahan Semua peralatan yang harus terhubung dengan system pentanahan yang sesuai dengan standard PUIL.Battery charger yang dapat bekerja setiap saat secara otomatis “on” pada lower capacity dan “of” pada max. maka pemborong berkewajiban memperbaiki kembali peralatan-peralatan tersebut sesuai dengan keadaan semula. f. Power Supply untuk MCFA Power supply harus type instalasi dalam (indoor type) dan merupakan bagian yang terpisah dari MCFA (berdiri sendiri) dan termasuk kelas heavy dutty. pekerjaan Pemborong lain dan lain-lain.Power supply harus dapat beroperasi pada tegangan 220 V. a. Finishing Seluruh peralatan. alarm 60 mA max.Indicator audible/visual untuk lower battery supply. 50 Hz dilengkapi dengan rectifier dan voltage stabilizer input/output. benturan dengan barang lain. maka pemborong lain dan lain-lain. Tenaga kerja atau Instansi lain yang berwenang. kapasitas minimum dari battery harus sesuai dengan kebutuhan. (10) Spesifikasi Peralatan.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis e. 3. . . Data Teknisnya sebagai berikut : Type : Ionization Smoke Detector type QF-202D Sensitivity : Adjustable Konsumsi Arus : Normal 30 uA max. 4. capacity. RH 5 – 85% Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 75 . Pemborong wajib/diharuskan membuat gambar kerja/Shop Drawing terlebih dahulu untuk disetujui oleh Direksi/Konsultan Perencana.

Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis

Kecepatan Udara : 10m/detik
Perlengkapan : Indikator lampu alarm dan stand by yang dapat
dengan sudut penglihatan 60º
Pemasangan pd gambar : Menempel pada celling atau disebut lain.

5. Fire Extinguisher Type ABC QFP-35 isi 3.5 Kg

(11) Persyaratan Bahan Material
a.Semua material yang digunakan akan dipasang oleh Pemborong harus baru dan material
tersebut harus dapat dipasang di dareah tropis.
b.Sebelum pemasangan dilaksanakan Pemborong berkewajiban mengajukan terlebih
dahulu persetujuan dari Direksi/Konsultan Pengawas untuk dilaksanakan. Pemborong
harus mengganti semua material yang tidak dsetujui oleh Direksi/Konsultan Pengawas
karena menyimpang dari persyaratan teknis, seluruh biaya yang diiakibatkan dari
penggantian tersebut merupakan tanggung jawab Pemborong dan bukan merupakan
pekerjaan tambahan.
c. Pemilihan komponen material harus dari type yang mudah didapatkan dipasaran bebas.

(12) Persyaratan Bahan
a.Langkah-langkah Pengetesan.
a. Heat Detector.
Dengan dipanaskan dengan alat pemanas hair dryer atau peralatan lain yang
sejenis hingga dapat mencapai suhu 57 º C (135 º F), detector harus aktif
memberikan signal pada MCFA dan bel pada zone bersangkutan.

2. Smoke Detector
Dengan cara memberikan asap pada detector dengan cara/berupa asap rokok/dry
ice/ dengan cara lain yang sama maksud dan tujuannya hingga pada konsentrasi
tertentu, smoke detector harus mengindikasikan alarm pada MCFA dan
mengaktifkan bell pada zone tertentu.

(13) Produk
Bahan dan peralatan harus memenuhi spesifikasi, pemborong dimungkinkan untuk
mengajukan alternative lain yang setara dengan yang dispesifikasikan.
Pemborong baru bisa mengganti bila ada persetujuan resmi dan tertulis. Produk bahan dan
peralatan pada dasarnya adalah sebagai berikut :

Bahan Peralatan Merk / Pembuat
1. Komponen Detektor : NITTAN, NOHMI, APPRON, setara
2. Pembuat Panel Box : PT. Gading Panel, Simetri, setara
3. Kabel : Kabel Metal, Kabelindo, Supreme, setara
4. Konduit Hight Inpact : Double-H, Clipsal, EGA, setara

(14) Pengujian (Testing)
Semua pemasangan instalasi dan peralatan harus diuji sehingga memenuhi persyaratan
spesifikasi dan pabrk dengan mendapat sertifikat dari agen peralatan fire alarm.

Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 76

Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis

Tahap-tahap pengujian instalasi adalah sebagai berikut :
a.Setiap bagian instalasi harus diuji, bagian instalasi yang tertutup harus diuji sebelum dan
sesudah bagian tersebut tertutup sehingga diperoleh hasil yang baik dan memenuhi
syarat.
b.Penyambungan harus diperiksa terpasang dengan kencang dan polaritas yang benar.
c. Pengujian/pemeriksaan sebelum dihubungkan ke peralatan harus dilakukan bersama
agen peralatan fire alarm.
d.Pada bangunan lebih dari satu lantai maka setiap satu lantai selesai dilaksanakan, harus
dilakukan pengujian sehingga dicapai hasil yang memenuhi persyaratan.
e.Tahanan/impedansi instalasi harus sesuai dengan persyaratan spesifikasi dan pabrik.
Setelah seluruh peralatan terpasang harus diuji kelengkapannya dan tidak boleh ada
yang kurang dan tersambung dengan benar. Pengujian seluruh system harus bersama
agen dan hasilnya harus baik dan memenuhi persyaratan spesifikasi dan pabrik,
dengan mendapat sertifikat dari agen peralatan yang bersangkutan. Bila diperlukan
pengujian terhadap bahan-bahan instalasi dan peralatan, maka Pemberi Tugas boleh
meminta bahan-bahan instalasi dan peralatan tersebut untuk diuji ke laboratorium atas
biaya kontraktor. Seluruh pengujian harus dilakukan bersama pemberi tugas dan dibuat
berita acara.

(15) Penyerahan, Pemeliharaan, dan Jaminan
a.Penyerahan dilakukan dengan berita acara proyek disertai lampiran-lampiran sebagai
berikut :
1. Menyerahkan gambar revisi (as built drawing) sesuai scope/lingkup pekerjaan.
2. Menyerahkan hasil pengujian
3. Menyerahkan brosur, operating dan maintenance manual
4. Menyerahkan surat garansi yang ditujukan kepada pemilik bangunan.
b.Setelah penyerahan tahap I, kontraktor wajib melatih operator fire Alarm dari pihak
Pemberi Tugas sesuai scope pekerjaan.
c. Setelah penyerahan Tahap I, Kontraktor wajib melakukan masa pemeliharaan secara
Cuma-Cuma sesuai jangka waktu dalam persyaratan umum/administrasi bahwa
instalasi dan peralatan tetap bekerja dan dalam kondisi yang baik. Semua kerusakan
yang timbul dan bukan akibat dari kesalahan pemakaian harus diperbaiki atau diganti.

Pasal 45
Pekerjaan Sistem Telepon

(1) Pendahuluan
a. Uraian dan syarat-syarat ini menjelaskan tentang detail spesifikasi bahan dan cara
pemasangan Instalasi Telepon meliputi pekerjaan secara lengkap dan sempurna mulai
dari :
 Pengadaan perlalatan dan instalasi
 Pengangkutan ke site
 Penyimpanan
 Persiapan tapak
 Pemasangan Peralatan dan instalasi
 Supervisi
 Pengetesan dan uji coba
 Training
 Pemeliharaan dan jaminan

Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 77

Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis

b. Fungsi instalasi telepon adalah untuk :
 Pembicaraan telpon intern dalam bangunan melalui telepon
 Pembicaraan dari dalam ke luar bangunan dan sebaliknya melalui telepon.
 pembicaraan telpon secara langsung dari dalam ke luar bangunan atau sebaliknya
tanpa melalui PABX.
c. semua peralatan telepon yang memerlukan pentanahan harus diberi pentanahan
tersendiri secara baik dan memenuhi persyaratan.
d. semua pemipaan instalasi yang tidak masuk dalam cor-coran atau tertanam harus dicat
dengan warna yang akan ditentukan kemudian untuk dapat dibedakan dari instalasi lain.
e. Dalam melaksanakan instalasi, kontraktor harus mengikuti / mematuhi peraturan-
peraturan yang ada antara lain peraturan PT. TELKOM dan Pabrik.
f. Kontraktor harus mengikuti dan terikat pada semua persyaratan yang tercantum dalam :
 Syarat-syarat umum
 Spesifikasi teknis
 Gambar rencana
 Berita Acara
g. Syarat-syarat Kontraktor Telepon :
 Harus memegang PAS PT. TELKOM yang masih berlaku
 Harus memegang keagenan dari merek yang ditawarkan atau bekerjasama dengan
pemegang keagenan dari merek yang ditawarkan.
 Harus dapat disetujui oleh Panitia Lelang/Pemberi Tugas.
h. Merk telepon
 Harus mempunyai keagenan di Indonesia
 harus sudah mendapat sertifikat persetujuan dari PT. TELKOM
 Harus sudah banyak terpasang di Indonesia dan mudah memperoleh sparepartnya.

(2) Sistem Telepon
Sistem pemasangan instalasi dan peralatan
 Semua pemasangan instalasi harus memakai pelindung pipa dengan fitting-fittingnya.
Dalam bangunan memakai pipa UPVC dan dihalaman menggunakan pipa PVC 10
kg/cm2 atau tidak nampak dari luar.
 Instalasi terpasang inbow atau tidak nampak dari luar
 Sparing pipa galvanized untuk pasangan dalam dinding yang menuju ke IDF dan MDF
 Untuk penembusan pondasi atau delatasi menggunakan sleve pipa galvanis dengan
ukuran 2 kelas lebih tinggi dari pipa yang dipasang.

(3) Lingkup Pekerjaan
b. Melaksanakan instalasi instalasi telepon dan MDF dan IDF sampai dengan socket outlet
telepon.
c. Melaksanakan instalasi penghubung atau feeder line
d. Melaksanakan instalasi pengabelan daya listrik untuk rectifier, stabilizer, baterry
charger, surge protection dan pentanahan.
e. Menyediakan dan memasang peralatan sebagai berikut :
 MDF dan IDF tiap-tiap lantai lengkap dengan terminal strip.
 Rumah kabel PT. TELKOM yang terdiri atas sisi PT. TELKOM, sisi konsumen dan
kabel penghubung lengkap dengan strip.
 Socket outlet telephone
 Switching equipment, control unit, rectifier termasuk baterrey, stabilizer dan surge
protection.

Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 78

lengkap dan merupakan unit utuh. Syarat-syarat Dasar  Semua bahan dan peralatan harus baru dalam arti bukan barang bekas atau hasil perbaikan. TELKOM dan dapat dipakai dengan menyerahkan sertifikat. sehingga tersambung dan dapat digunakan. maka jumlah tersebut harus jelas.  Melakukan pengujian instalasi dan peralatan sehingga memenuhi persyaratan PT. rating dan karakteristik yang cukup. Kabel Telepon . a. Setiap bagian dari peralatan yang jumlahnya jelas.  Harus sesuai dengan RKS dan persyaratan pabrik. TELKOM. Spesifikasi Bahan  Kabel : a.  Membuat program dan penomoran extension  Menyerahkan surat pengujian hasil baik dari PT.6 mm .Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis  Operator console  Pesawat telepon  Peralatan interface untuk data  Melakukan pengurusan permohonan dan proses penyambungan pengurusan sambungan telepon dan telepon umum ke PT.Diameter : 0. TELKOM.  Melatih operator Pemilik Proyek selama 6 (enam) hari kerja.Bahan Inti : Tembaga . 2. operation dan maintenance manual dalam bahasa Indonesia.  Kapasitas yang tercantum dalam gambar atau spesifikasi adalah minimum.  Melaksanakan pemeliharaan dan memberi jaminan kepada Pemilik Proyek dengan menyerahkan surat jaminan.Isolasi : PVC and sheathed dan PVC sheathed memakai pelindung lapisan aluminium berisi bahan minyak Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 79 . gambar kerja lengkap dengan RKS dan berita-berita acara untuk di sediakan di site.Kelas Tegangan : Minimal 500 volt .  Bahan atau peralatan harus mempunyai kapasitas. brosur.  Menyerahkan gambar revisi (as built drawing) sebanyak 5 set dan satu gambar revisi yang dapat diproduksi. (5) Spesifikasi Teknis Bahan dan Peralatan. (4) Persyaratan Umum Bahan dan Peralatan a. Syarat-syarat Fisik 1.  Membuat gambar kerja (shop drawing) rangkap 4 dan menyediakan 1 gambar rencana. Bahan atau peralatan dari klasifikasi atau type yang sama diminta merek atau dibuat oleh pabrik yang sama. Kontraktor boleh memilih kapasitas lebih besar dari yang diminta dengan syarat :  Tidak menyebabkan sistim menjadi lebih baik  Tidak meminta pertambahan ruang  Tidak menyebabkan adanya tambahan biaya  Tidak menurunkan mutu b.

TELKOM ke sisi konsumen. b. Switching unit terdiri atas control unit dan module unit :  Control Unit : Pesawat control adalah time division multiplex (voice & data) dengan unit arithmetic dan unit supervisory yang dapat menyimpan programyang berfungsi memonitor semua system. Kabel .Diameter : Sesuai kebutuhan minimal 2 ½ mm² .  Spesifikasi Peralatan Peralatan telepon dari jenis Fully Electronic Stored Program.Produksi : Dalam negeri dengan sertifikat (LMK/SII) b.Jenis Kabel : Indoor cable atau outdoor cable .Kelas Tegangan : 1000 vot dan 600/1000 volt . TELKOM terdapat kabel penghubung dan sisi PT. Pada daerah langit-langit instalasi dimasukan ke pelat beton memakai pelindung pipa lengkap fitting-fittingnya.Jenis Core : 1 atau banyak . Pada saat perpindahan system harus tetap dapat beroperasi dengan normal tanpa interupsi maupun untuk kerja dari peralatan. Unit arithmetic adalah Duplex Control (redundant system).Isolasi : PVC dan sheathed . Unit ini antara lain melakukan funsi sebagai berikut :  Extension group  Line group  Position group  Group coupling stage Dengan menggunakan Print out secara mudah operator dapat merubah macam-macam fungsi pemakaian telpon. manual maupun periodic. Pada daerah langit-langit dengan plafond. (6) Spesifikasi Pemasangan Pemasangan Instalasi dan Peralatan a. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 80 .  Modul Unit : Prosedure transmisi informasi adalah penggantian dari system yang aktif dan system standby harus dapat dilakukan baik secara otomatis. .Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis jelly.Produksi : Dalam negeri dengan sertifikat (LMK/SII) Pada rumah kabel PT. Control unit bekerja atas program module yang mendapat masukan dari magnetic data carrier.  Peralatan Bantu instalasi lainnya.Bahan Inti : Tembaga .  Pasir urug dan sirtu  Batang tembaga masip Ø 5/8” dengan tahanan tanah 1 Ω  Kabel pentanahan BC ukuran minimal 25 mm²  Lain-lain peralatan  Socket outlet telepon didinding dan partisi berbentuk kotak terbuat dari bahan Polycarbonate. instalasi diklem ke pelat beton atau digantung memakai hanger setiap jarak 100 cm memakai pelindung pipa lengkap fitting-fittingnya. terdiri atas : 1.

 Rackriser besi siku disekrup ke angkur dngan muur baut. Central telepon terpasang bebas dilantai atau surfacemounted pada dinding dan lemari cabinet switching equipment di ruang telepon utama. (7) Pengujian / Testing a. TELKOM  Surat garansi yang ditujukan kepada Pemberi Tugas  Sertififkat dari PT. (8) Penyerahan.  Tahanan / impedansi instalasi harus sesuai dengan persyaratan dari PT. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 81 .  Peralatan-peralatan lain harus sesuai spesifikasi dan persyaratan PT. TELKOM. c. g. MDF terpasang diruang telepon utama dan IDF terpasang pada dinding disetiap lanlai sesuai gambar rencana. rectifier dan surge protection terpasang diatas meja di ruang telepon. Dibawah langit-langit atau plafond instalasi terpasang dalam dinding atau partisi sampai socket outlet yang terpsang 30 cm diatas lantai. TELKOM dan mendapat sertifikat.  Penggantung besi pelat untuk jalur kabel 1 atau 2 buah sedangkan besi siku untuk jalur 3 atau lebih. Baterrey terpasang di ruang baterrey. Selama pelaksanaan instalasi dan peralatan.  Surat keur hasul baik instalasi PT. TELKOM untuk peralatan. Operator console diatas meja diruang Operator i. Untuk instalasi feeder cable di dalam bangunan (termasuk yang ada didalam shaft) terpasang dengan cara diklem ke kabel / cable ladder. TELKOM. d. e. f.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis c. harus dilakukan pengujian sehingg di peroleh hasil dan bekerja sempurna sesuai dengan persyaratan RKS dan PT. harus dilakuakan pengujian sehingga didapatkan hasil yang baik. Pemeliharaan dan Jaminan. Tahap-tahap pengujian adalah sebagai berikut :  Setiap bagian instalasi yang akan tertutup harus diuji sebelum dan sesudah bagian tersebut tertutup sehingga diperoleh hasil yang memenuhi persyaratan. b. TELKOM dan pabrik. h.  Setiap IDF dan MDF selesai dilaksanakan harus diuji bahwa sambungan terpasang dengan kencang dan tidak terjadi salah polaritas. Pemasangan hanger dan rackeriser :  Angkur diramset atau difischerplug ke pelay beton untuk hanger horizontal dan dicor ke dinding untuk rackriser. Penyerahan dilakukan dengan Berita Acara disertai lampiran-lampiran sebagai berikut :  Gambar revisi (as built drawing) sebanyak 5 set dan 1 set bisa direproduksi. Malakukan pengujian di PT.  Setiap satu lantai selesai dilaksanakan. a.

pembesian disesuaikan dengan gambar. Sistim sambungan konstruksi kap adalah sistim las penuh (listrik) bentuk segi tiga dan sistim mur baut HTB 325 4. Media kontak pondasi dengan tanah pendukung adalah urugan pasir padat setebal 15 cm 4. kolom. Perletakan konstruksi pada kolomatau ringbalk harus memakai sendi dan rol ( sesuai gambar ) 17. sloof dan ringbalk adukan 1 pc : 2 psr : 3 krl. PEKERJAAN STRUKTUR 1. Semua pekerjaan besi profil kuda-kuda di zinchromate terlebih dahulu. Adukan pasangan bata adalah.37 sesuai gambar 3. Kuda-kuda dibuat dari konstruksi baja siku di zinchromate terlebih dahulu ukuran disesuaikan dengan gambar. Untuk plat yang terkena basah dipasang water proofing 5. Pengisian pasir urug dibawah ubin dan lantai keramik dan dibawah rabat beton sesuai dengan gambar konstruksi 7. 6. Kolom praktis. 32 dan didukung beton file cap dan balok sloof dengan mutu beton K 225. kolom praktis. plat beton sesuai dengan gambar konstruksi. Pondasi induk dibuat dari konstruksi tiang pancang (mini pile) dengan mutu beton K 450 baja U. Untuk penulangan balok beton. Setiap titik simpul harus dibuat plat kopel dan plat pengisi dengan ukuran sesuai gambar 12. 2. kolom dan balok portal mutu K. B. 2.balok anak. Profil baja yang dipakai sesuai gambar dan tidak dibenarkan dipakai yang sudah karat 7. Balok beton kopel. Mutu baja yang dipakai adalah ST. Pelaksanaan harus mengikuti Peraturan Konstruksi Baja Indonesia 13. Hubungan konstruksi baja dengan gording harus dipakai besi siku dengan ukuran sesuai gambar dan gording harus dipakai pada kisi-kisi siku 16. Plat lantai beton dibawah keramik dari adukan 1 pc : 3 psr : 5 krl dengan ketebalan sesuai gambar. jenis dan macam ukuran disesuaikan dengan gambar konstruksi 11. Setiap sambungan profil harus memakai plat penyambung dengan tebal sesuai gambar 14. beton lantai pondasi plat jalur. 1. Pada penulangan-penulangan besi untuk sloof. balok kopel. Adukan pondasi batu kali menggunakan perbandingan 1 pc : 5 psr 8. ukuran sesuai gambar 15. Baut perletakan harus dilas pada tulangan utama kolom atau ringbalk C.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis STRUKTUR A. Kapasitas genset untuk las penuh (listrik) > 100 KVA dengan jenis kawat las Ex 70 5. 225 atau sesuai gambar 3. PEKERJAAN PONDASI 1. Konstruksi kap harus lot dan sejajar satu dengan lain 8. Adukan beton sloof/kolom/ringbalk/kolom praktis dan locis beton menggunakan trasram 1 pc : 2 psr : 3 krl Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 82 . 1 pc : 2 psr dan 1 pc : 4 psr 2. Bata yang dipergunakan adalah yang berkualitas baik ukuran standard SII 3. Baut beugel untuk penguat kuda-kuda menggunakan baut diameter 19 mm (HTB 325) sesuaikan dengan gambar 9. 6. 10. Gording dari baja. PEKERJAAN PASANGAN.

Adukan rabat beton tumbuk menggunakan perbandingan 1 pc : 3 psr : 5 krl dengan ketebalan 7 cm ( sesuai gambar ) Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 83 . Adukan untuk plesteran dinding menggunakan 1 pc : 4 ps dengan ketebalan 15 mm. Pekerjaan plesteran mempergunakan pasir pasang yang baik bebas dari kotoran dan Lumpur.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 4. 6. Adukan untuk plester kolom menggunakan perbandingan 1 pc : 3 psr dengan ketebalan 15 mm 7. 5.

Pekerjaan dinding meja (keramik) menggunakan keramik ukuran 20 x 25 cm kualitas I ( sesuai gambar ) 5. Pengendalian Pekerjaan. Ramp pasilitas orang cacat terbuat dari beton bertulang dilapis keramik kasar ( Unpolish ) setara Masterina dan dipasang railing dengan Bentuk dan ukuran sesuai gambar C. 1 pc : 2 psr : 3 Krl tebal sesuai gambar. 10. jendela aluminium dengan alat perlengkapannya yang diperlukan sesuai penjelasan gambar-gambar. Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis ARSITEKTUR A. B. Untuk pasangan keramik dinding digunakan perekat semen mortar kualitas baik 8. Pekerjaan beton ( kolom. Pada dinding selasar dan beberapa ruang tertentu dilapis keramik (lihat gambar) 6. permukaan kasar kualitas I. Nat pasangan keramik selasar 5 mm di isi air seman dan tidak boleh ada lubang atau retakan. Lapisan dinding KM/WC dipergunakan keramik ukuran 20 x 20 cm kualitas I standard SII. 13. Nat dari pasangan keramik diisi dengan AM 50 dengan warna disesuaikan dengan warna keramik 9. 5. dan disahkan Pengguna Anggaran. Pekerjaan lantai untuk bangunan menggunakan keramik ukuran 40 x 40 cm kualitas I ( sesuai gambar ) 2. 4. harus menggunakan beton expose ( beton jadi ) tanpa diplester. pintu. PEKERJAAN KUSEN DAN RANGKA PINTU & JENDELA 1. Pekerjaan dinding untuk KM/WC menggunakan keramik ukuran 20 x 25 cm. PEKERJAAN DINDING 1. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 84 . Pekerjaan selasar luar bangunan di screed lapis keramik Kasar 40 x 40 cm kualitas I ( sesuai gambar ). Dibawah lantai dicor beton dengan tulangan susut ad. 3. 6. Semua jenis bahan dan warna yang akan dipergunakan harus disetujui Perencana. kualitas baik dan sebagian menggunakan gambar partisi sesuai gambar konstruksi (ukuran batu bata 5 x 10 x 20 cm) 2. permukaan kasar kualitas I. 14. Pekerjaan lantai harus dikerjakan rapih dan bersih tidak ada bekas air semen atau air adukan yang mengering diatas keramik lantai. Pekerjaan dinding bangunan difinish dengan plesteran dan diaci ( permukaan halus ) 3. Bahan penutup lantai / keramik yang digunakan adalah bahan dengan kualitas I setara Masterina. 12. Lingkup Pekerjaan : Semua pekerjaan kusen. 11. Pekerjaan meja (keramik) menggunakan keramik ukuran 20 x 20 cm kualitas I ( sesuai gambar ) 4. 2. Pekerjaan lantai untuk KM/WC menggunakan keramik ukuran 20 x 20 cm. PEKERJAAN LANTAI 1. balok dll ) yang diperlihatkan / ditonjolkan. Bahan-bahan yang digunakan memenuhi standard SII 7. Pekerjaan dinding menggunakan batu bata ukuran besar. 7. dan disahkan Pengguna Anggaran. Semua jenis dan bahan yang akan dipergunakan harus disetujui Perencana.

.000 p. Bahan-bahan yang akan dipergunakan harus disetujui Perencana.i . Ketebalan lapisan diseluruh permukaan alumunium adalah 18 mikron dengan warna bronze. d.s. . . Kaca yang digunakan kaca bening dan kaca es tebal 5 mm ( sesuai gambar) setara ASAHI. . c.Penggunaan pernis pada permukaan yang akan diberikan caulking atau sealant tidak diperkenankan. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 85 .Pemasangan sambungan harus tepat tanpa celah sedikitpun.i b. ketika alumunium akan dikerjakandan ditutup kembali setelah pengerjaan selesai.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis Semua pekerjaan yang disebutkan harus dikerjakan menurut instruksi pabrik / produsen dan standard-standard antara lain : a. Dinas Teknis dan disahkan Pengguna Anggaran. Architectural Alumunium Manufactures Assaociation (AAMA) c.000 p. 5. bersih dari goresan-goresan serta cacat-cacat yang mempengaruhi permukaan alumunium.Pemasangan harus sesuai dengan gambar dan persyaratan teknis ini. Ukuran Tebal 1.Semua pengerjaan harus dilaksanakan oleh tukang-tukang terbaik dengan standard pengerjaan yang disetujui Pengawas. 6.Perlindungan tersebut harus dibuka pada bagian-bagian tertentu dimana diperlukan. Kadar Campuran Architecture Billet ( AB 45 ) atau yang stara dengan karakteristik kekuatan sebagai berikut : . .5 mm diameter 4 “ 4.Semua detail pertemuan harus runcing ( adu manis ) halus dan rata .Setiap sambungan dengan dinding atau benda yang berlainan sifatnya harus diberi sealant. Pengerjaan : . untuk kusen dan plat alumunium yang digunakan adalah produksi YKK dalam negeri atau setara.Tanda-tanda dan cacat akibat proses adodizing yaitu “Rack” atau Gripper yang timbul dipermukaan alumunium harus dihilangkan. .i .Ultimate Strength 28. Jaminan harus diberikan jaminan tertulis selama 5 (lima) tahun dan type campuran ( alloy ) dan ketebalan anodizing.Kosen harus dilindungi dengan plastick tape atai zink shrome primer (pernistransparan) ketika pekerjaan plester dilaksanakan bagian-bagian lain dapat tetap dilindungi dengan Lacquer Film sampai pekerjaan selesai. Pelaksanaan : a. a.Yield Strength 22. . Weather Seal Pemasangan kosen harus dilengkapi dengan weather seal jenis polyurethane sealant dan backing strip dari busa didalam dan diluar sebagai lapisan pengisi sebelum sealant dipasang.s. b. Perlindungan : . Americi Standars for Testing Materials (ASTM) 3. .000 p. The Alumunium Association ( AA ) b.Semua alumunium harus dilindungi dengan “Lacquer Film” atau bahan yang lain yang disetujui Perencana dan disahkan Pengguna Anggaran.Shear Strength 17. Bahan – bahan Kosen dan plat alumunium .s.

Daun pintu menggunakan pintu kaca rangka alumunium kualitas baik dengan pola rangka sesuai gambar. Lisplank menggunakan GRC. 2. PEKERJAAN ALAT PENGGANTUNG 1. F. Karpusan mempergunakan karpusan metal permukaan berpasir kualitas baik. Seluruh pekerjaan daun pintu dikerjakan secara pabrikasi. Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 7. PEKERJAAN PLAFOND 1. 10. Semua dinding dan plafond dicat dengan cat tembok kualitas baik. Tidak diperkenankan ( tidak dibenarkan ) adanya bekas pengecatan atau tetesan / ceceran cat yang membekas pada muka bidang yang tidak dicat ( lantai dan tembok ) dan harus bersih. Jenis dan ukuran dari bahan kosen. Semua pekerjaan cat dan leburan harus dikerjakan sampai rapih dan harus betul-betul rata. 8. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 86 . Jenis ukuran dari penutup langit-langit sebelum dipasang harus disetujui Perencana dan disahkan Pengguna Anggaran. D. Semua daun pintu dilengkapi dengan 3 (tiga) buah engsel nylon dan engsel angin ukuran 15 cm dan berkualitas baik dengan cincin plastik / kuningan. pengecatan dan harus disetujui Perencana dan disahkan Pengguna Anggaran. 12. daun pintu ruang dibuat dari panel kaca rangka alumunium kualitas baik. Penutup langit-langit toilet dan overstek dibuat dari GRC dengan ketebalan 5 mm ( nat diisi dengan dempul. Sebelum pelaksanaan finishing supaya membuat mok-up / contoh satu ruangan kecil yang di finish selesai dengan rapih seperti pasangan lantai. List tepi plafond terbuat profil kayu 5 x 5 cm (sesuai gambar) 3. Jenis ukuran dan merk sebelum dipasang harus disetujui Perencana dan disahkan Pengguna Anggaran. 3. Semua bentuk / macam ukuran disesuaikan dengan gambar konstruksi 4. 5. Daun pintu memakai lapisan HPL Setara TACO. G. 2. Untuk dinding pasangan batu bata. Daun pintu KM/WC mempergunakan bahan dari PVC kualitas baik sesuai gambar. 11. 3. pintu dan jendela sebelum dipasang harus disetujui Perencana. kecuali pintu ruang muka dipasang kunci tanam dua slaag. Semua daun pintu dipasang kunci tanam satu slaag merk CISA atau setara. Penutup langit-langit dibuat dari Gypsum dengan ketebalan 9 mm tanpa nat ( nat diisi dengan dempul. Semua kusen yang berhubungan dengan tembok harus menggunakan baut rangka alumunium. Rangka plafond dibuat dari besi hollow metal furing ukuran sesuai gambar. sehingga rata/tidak terlihat nat ) kualitas baik. Penutup langit-langit entrance dibuat dari lambresirng alumunium. dan disahkan Pengguna Anggaran. 6. antara plamur dan cat harus dapat bersenyawa dengan baik dan sempurna. List tepi plafond terbuat dari profil alumunium 2 x 5 cm (sesuai gambar) 4. semua warna dan merk cat harus disetujui Perencana dan disahkan Pengguna Anggaran. sehingga rata/tidak terlihat nat ) kualitas baik. 5. List tepi plafond terbuat dari Gypsum 2. 3. PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1. PEKERJAAN PENGECATAN 1. 9. 4. Penutup atap dipergunakan genteng metal permukaan berpasir kualitas baik. 2. E.

2. 5. Pekerjaan pengurugan dilaksanakan didalam bangunan dan diluar bangunan dipadatkan dengan stemper. Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 87 . dan disahkan Pengguna Anggaran. harus disetujui Perencana. Engsel pintu swing menggunakan grendel kualitas baik. Semua jenis alat penggantung kunci. Pengaspalan dilakukan setelah terlebih dahulu dipadatkan dengan mesin pemadat dan stemper. Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis 4. H. PEKERJAAN HALAMAN & SALURAN 1.

Dia. > 3” flanged 3. Pipa Air Bersih .PPI .Kapasitas : 27 liter/menit .Daya : 250 Watt / 220 Volt Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 88 .Toto strainer type bell trap .San Ei . Floor Drain .American Standard 6.Rucika 4. ITEM PEKERJAAN URAIAN MERK I.Brass chrome plated dengan removable .Simitzhu .San Ei .Closet duduk .Wavin solventcement .5” screwed .Type : PDH 255 F Otomatis .Total Head : 39 m .Fitting PVC TS joint injection moulded.Urinal 2.Closet Jongkok .American Standard 5.Panasonic .HE . dengan .Lavatory Standard . Kran Taman .Fitting : .Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis SPESIFIKASI TEKNIS PEMBANGUNAN GEDUNG KLINIK TERPADU POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA I SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN MEKANIKAL NO.Malleable iron screwed .Bakrie fitting .Toto . Kran Toilet .American . INTALASI PLUMBING 1. Pipa Air Bekas dan Air . 2.Type : Sillock with house coupling .Pipa GIP Medium Class . Sanitary Fixtures .San Ei .Sanyo Watt .Toto .PVC Class AW . Pompa Jet Pump 250 .Jumlah : Lihat gambar .American Standard 7.Type : Lihat Gambar .Toto Shower .Pralon Kotor .Dia.

Type : Split Duct Connection .Armaflex .Copper Class L . Sound Attenuator .500 Water Absortion . INSTALASI AC 1. Flexible Duct .Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN MEKANIKAL NO.6 % setelah 28 hari Ketebalan isolasi panas disesuaikan dengan merk yang digunakan dengan relatif humidity 85% 5.National .035 W/mK pada temperatur 40 deg C Water vapour diffusion > 3.Material : Alumunium laminate .C up to 120 deg C 4 Isolasi Panas Pipa .Woods .Daikin dengan .TD Flex duct .Fire retardant .Panasonic .Panasonic 3. ITEM PEKERJAAN URAIAN MERK II. Pipa Refrigerant .Streamline .Fire retardant .01 % setelah 7 har .Westaflex . Ventilation .Sistem kontrol 2.K-Flex Refrigerant .Polyaire insulating a steel helix .035 W/mK pada temperatur 10 deg C .Kapasitas lihat gambar .Pipa refrigerant Accessories .Lokal Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 89 .0.Condensing Unit .0.Lengkap : .Hitachi .1.Sonic Noise Control .Kapasitas : Lihat Gambar .Spesifikasi lihat gambar .1.Yorkshine 6.Temp suitable -20 deg.Spesific density 35-40 kg/m3 .Thermaflex .Crane . Air Cooled Split .Exhaust Fan .Standard : ASTM B-280 .Work pressure 2500 pa .

NYA. ABB . Schneider (MG) (Circuit Breaker) .Komponen LV : . Kabelmetal . TENAGA LISTRIK 1.Ega .Interlite dan spesifikasi .Ginde .Berker saklar dan spesifikasi .Jenis / Type : Sesuai gambar .Galvanized .Type/Jenias : Sesuai gambar perencanaan .Type/Jenis : Sesuai gambar perencanaan . Indo Teknik . Lampu / Armature .Artolite .Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN ELEKTRIKAL NO. GAE (Contactor / Relay) 2. Simetri Lantai 380 Volt perencanaan dan . Intimuara spesifikasi .Bakri Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 90 . Kabelindo (NYY.Broco .Gilflex .Philips 4 Kontak-kontak dan . Sigma 3.PPI . Kabel LV 380 Volt . Pipa & Fitting . isi tembaga . Supreme . NYFGbY) . Fuji Fire resistance. ITEM PEKERJAAN URAIAN MERK III. Omron .UPVC .Merten 5.Jenis/Kapasitas : Sesuai gambar rencana . Nexan dengan pelindung PVC . Panel Distribusi . Altrak 78 .Komponen LV : .

Lihat spesifikasi . Peredam Petir .Supreme .Tembaga (Cu) .Clipsal . Kabel . Pentanahan .UPVC .Kabel khusus untuk Microphone .Lokal 2.Kabelmetal . Arrester .Interack .Critect 3.Spesifikasi/ : Sesuai gambar perencanaan . ITEM PEKERJAAN URAIAN MERK 7.Galvanized .PPI .Tri Abadi Ladder .Philips Bosch .Henikwon .OBO Jumlah dan spesifikasi . Conduit / Fitting .Lokal . Perlengkapan Utama .Bakri Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 91 .BC conductor 50 mm dan 70 mm III.CU Rod masip Ø 20 cm .Kabelindo . Cable Tray / Cable .Kyodo .Konvensional (Splitzen) .Firukawa II.TOA 2.Ega . Busduct .Gilflex .Sesuai standar pabrik 3. SISTEM PERLINDUNGAN 1.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis NO.Three Star (TS) 8.Hot Dipped Galvanized .NYA. NYY . TATA SUARA 1.National .

Kabelindo .Kabelmetal .Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis NO.Galvanized .Yuri .NYA. Kabel . Coaxial . MDF . Telephone cable .5 .Krone 3.Yuri .PPI . Pipa & Fitting . ITEM PEKERJAAN URAIAN MERK IV.Carol Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 92 .Kabel UTP : Category .Belden .Lihat spesifikasi . Edward . Chubb 2. Socket Outlet .UPVC .Supreme .Gilflex .MK V. Peralatan Utama . Kable .Kabelmetal . Esser .Merten .Terminal Box .Supreme .Bakri 4.Lokal .Clipsal . FIRE ALARM 1.Box . Nohmi . TELEPON 1.Kabel khusus data : UP.Ega .Belden .Clipsal .Telephone cable .Carol 2.Kabelindo .

.Bakri Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 93 .Alcatel .Pyrotenax .Alcatel .Fuji Fire retardant.“ Fire resistance cable” dengan jenis isolasi PVC – .PPI .Galvanized .Sigma 3. ITEM PEKERJAAN URAIAN MERK .Fuji mineral .Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis NO.“ Fire resistance cable” dengan jenis isolasi .Gilflex .UPVC . Conduit / Fitting .Ega .Clipsal .

yaitu Rencana Kerja dan syarat-syarat ketentuan teknis. Pengawas teknis dan Pelaksana (Pemborong Fisik) yang bertempat di Direksi Keet dengan saling mendukung untuk mendapatkan hasil yang terbaik sesuai peraturan yang ada. Jakarta . Konsultan Perencana PT. 2017 Dibuat Oleh. ST Direktur Utama Pembangunan Klinik Terpadu Politeknik KEMENKES Jakarta I Tahap II 94 . Perencana. BUMI MADANI EKWAN BUDI STYONO. harus diselesaikan pada rapat monitoring yang dihadiri oleh Pemberi tugas. baik yang terjadi didalamnya maupun ketidak cocokan antar dokumen atau dengan peraturan- peraturan yang terkait. rencana anggaran biaya dan gambar perencanaan yang saling mendukung dan melengkapi. Kekurangan dan permasalahan-permasalahan pada dokumen tersebut. Pelaksana harus melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan-ketentuan pada Dokumen Review Dokumen Perencanaan Pembangunan Gedung Klinik Terpadu Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta I Tahap II.Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat Teknis PENUTUP 1.

PEKERJAAN STRUKTUR Rp - I. PEK. RUMAH POMPA DAN RAMP LUAR Rp - I.a PEKERJAAN SANITAIR FIXTURES Rp - III. SAKLAR & STOP KONTAK Rp - IV.a.b Penyelesaian Struktur Bangunan Utama Rp - II.d. PEKERJAAN ELEKTRONIK Rp - V.e. INSTALASI TELEPHONE Rp - C.a STRUKTUR (Area Jembatan Konekting) Rp - I.b PEKERJAAN PLUMBING Rp - III. PEKERJAAN STRUKTUR Rp - II.c PEKERJAAN AC DAN VENTILASI Rp - IV. PEKERJAAN TATA SUARA Rp - V.a PEKERJAAN PANEL Rp - IV.a. Pekerjaan Pengecatan Rp - III. PEKERJAAN ARSITEKTUR Rp - III.e PEKERJAAN PENANGKAL PETIR Rp - V.c.d PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Rp - IV.BILL of QUANTITY (BoQ) Satuan Kerja PPK : Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta I Kegiatan : Pembangunan Gedung Klinik Terpadu tahap II Poltekkes Kemenkes Jakarta I Lokasi : Jl.b. PEKERJAAN PENDAHULUAN Rp - B. Pekerjaan Penutup Lantai Rp - II. PENYELESAIAN BANGUNAN UTAMA Rp - I. Pekerjaan Pasangan dinding Rp - II. Pekerjaan Plafond & Railling Rp - II.c PEKERJAAN ARMATURE.c. Pekerjaan Kusen Pintu & Jendela Rp - II. PEKERJAAN MEKANIKAL Rp - III. PEKERJAAN ARSITEKTUR Rp - II. JUMLAH JUMLAH HARGA A. Wijayakusuma Raya no 47-48 Tahun Anggaran : 2017 REKAPITULASI NO URAIAN PEKERJAAN SUB. PEKERJAAN MEKANIKAL/ELEKTRIKAL Rp - 1 : Bill of Quantity . PEKERJAAN FIRE ALARM Rp - V. PEKERJAAN ELEKTRIKAL Rp - IV.b PEKERJAAN KABEL DAN RAK KABEL Rp - IV.b.

...... Nama Jelas Direktur/Direktur Utama Wakil Wakil 2 : Bill of Quantity ..700 VA Rp - Penyambungan Telephone 2 line Rp - Jumlah Total : Rp - Terbilang : #NUM! Jakarta . 2017 Hormat kami Wakil PT.... PEKERJAAN ARSITEKTUR Rp - III..... BANGUNAN SARANA DAN PRASARANA Rp - PEKERJAAN PERKERASAN JALAN DAN PARKIR Rp - PEKERJAAN PAPAN NAMA Rp - PEKERJAAN SALURAN AIR HUJAN Rp - Jumlah : Rp - PPN 10 % : Rp - Sub Jumlah : Rp - Dibulat Kan : Rp - Penambahan daya PLN 19.... JUMLAH JUMLAH HARGA D.NO URAIAN PEKERJAAN SUB. PEKERJAAN MEKANIKAL/ELEKTRIKAL Rp - E.. PEKERJAAN STRUKTUR Rp - II../CV..... BANGUNAN TAMBAHAN Rp - I......

Rp - – Beton K-225 1. Rp - 4 Pagar sementara seng glbg t = 0.73 Kg Rp . Balok B2 (20x50) – Bekisting Balok 20.28 M³ Rp . Rp - . Sloof 20x30 20.Tul. Rp - 2 Pengukuran dan pemasangan bouplang 87.20 M² Rp .Tul.01 M³ Rp . Rp - – Pembesian Kolom .88 M³ Rp . Rp - .90 – Lantai Kerja Tebal 5 Cm 0. Rp - – Pembesian Plat . Rp - – Pembesian Kolom .Beugel Ф 8-15/20 59.25 M³ Rp . Rp - b.72 Kg Rp . Kolom 20x20 6.00 M² Rp . HARGA SATUAN JUMLAH HARGA A. Rp - . D 16-200 64. Rp - 3 Pekerjaan Lantai 2 a.8 m 95. Rp - d.73 M³ Rp . Rp - 4 Pekerjaan Atap a.64 Kg Rp .27 M² Rp .90 – Bekisting Balok 12.51 Kg Rp . Rp - . Rp - – Urugan Pasir bawah Pondasi tebal 10 Cm 1. Pondasi Tapak 120x120x20 6. Rp - 6 Direksi keet 3 x 8 = 24 m² dengan lantai diplester (Sewa) 24.Beugel Ф 10-15/20 94.Tulangan : Tul. Rp - 7 Air kerja lengkap dengan sanitasi 1. Pekerjaan Tanah & Pasir 6.20 mm tinggi 1. Rp - .88 Kg Rp .Beton K-225 1. Ring Balok RB (20x40) 20. 10 Ф 150 231.Tul. Rp - – Bekisting Batako 6.16 M² Rp .00 Lot Rp . Rp - – Beton K-225 2. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT. Plat Beton Tebal 12 15. Rp - 5 Pintu seng sementara ( 1 unit ) 7.00 – Bekisting Kolom 20. 8D13 319. Wijayakusuma Raya no 47-48.20 Kg Rp .00 – Galian Pondasi & Sloof 19. Rp - – Beton K-225 1. PEKERJAAN STRUKTUR I. 8D16 264.Bekisting Batako 5.42 M³ Rp .90 M² Rp . Rp - 9 Barak + gudang 3 x 8 = 24 m² (Sewa) 24.76 M³ Rp .68 – Bekisting Plat 15. Cilandak Jakarta Selatan Tahun Anggaran : 2017 NO. Rp - 8 Listrik kerja 1.57 M¹ Rp .21 M³ Rp . Rp - 3 Foto kegiatan 3 phase color 4.11 M³ Rp .00 Bh Rp .99 Kg Rp .Beugel Ф 10-15/20 128.60 Kg Rp .54 M² Rp . Rp - 2 Pekerjaan Lantai 1 a. PEKERJAAN PENDAHULUAN Rp - 1 Papan nama proyek bahan multiplek 8 mm uk.BILL of QUANTITY (BoQ) Satuan Kerja PPK : Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta I Kegiatan : Pembangunan Gedung Klinik Terpadu tahap II Poltekkes Kemenkes Jakarta I Lokasi : Jl. Rp - – Urugan Kembali Bekas Galian 14.00 – Lantai Kerja Tebal 5 Cm 0. PENYELESAIAN BANGUNAN UTAMA I.00 M² Rp . Rp - 3 : Rincian BQ .Tul.00 Set Rp . Rp - – Pembesian Pile Cap .68 M² Rp . Rp - c.a STRUKTUR (Area Jembatan Konekting) Rp - 1 Pekerjaan Pondasi a.00 Lot Rp . Rp - B. Rp - . Rp - – Beton K-225 1. 7D16 231.09 M³ Rp . 240 x 120 cm 1.84 M³ Rp .41 M¹ Rp .

00 Bh Rp .2. Rp - . Rp - c.24 M¹ Rp . PEKERJAAN ARSITEKTUR II. Besi kg/m3 1.45. Rp - – Rangka Atap Baja Ringan PRATAGN TRUSS 465. Kolom Praktis & Balok Lateu 40.95 M³ Rp .00 Bh Rp . Rp - 2 Pekerjaan Struktur Ramp 71. Rp - b. Rp - 4 : Rincian BQ .35 M³ Rp .34 M² Rp . Pekerjaan Pasangan dinding Rp - Lantai 1 1 Pasangan dinding Bata a.30 M¹ Rp . Rp - – Gording CNP 75. Rp - b. Rp - Spek : (SNI 4096-2007) G550 AS 150 A1.6 3.12 a.87 M² Rp .4mm Pretty Maroon 465. Rp - – Ikatan Angin dia 16 + Asesoris 71. Rp - b. Rp - c.15 M¹ Rp .Tul.33 M¹ Rp .37 M³ Rp . Rp - – Base plate t= 12 mm 61.04 Kg Rp . Rp - 3 Pekerjaan Struktur Atap a. Rp - d. Rp - 5 Pekejaan Konstruksi & Penutup Atap a.18 M² Rp .00 Bh Rp . 8D13 174. Bekisting 79.79 Kg Rp .18 M² Rp .46 M² Rp . Acian dengan Semen Mortar 881. Rp - – Besi kg/m3 138. Listpank GRC 8 mm 20. Rp - – Pipa Med Ø 4" 190. Genteng Metal Berpasir Setara "Multiroof" 0.NO. Rp - c.90 M¹ Rp . Rp - – Baut Gording Ø 1/2" 198. Rp - – Angkur Kuda-kuda Ø 12 mm 48.60.a. R Lab. Nok Genteng Metal 10. Rp - 2 Finishing Beton Tangga & Ramp (Plester + Aci) 43.10 Kg Rp .242. Rp - – Beton K-225 9. Rp - I.486. Rp - – Beton K-225 1.67 M³ Rp . Rp - b.93 Kg Rp . Sederhana 3. Rp - 3 Pas. Konstruksi Atap – Kuda-kuda Baja siku 2L60. Pasangan Bata ringan 308. Rp - c.55 Kg Rp .23 Kg Rp .48 M² Rp . Rp - – Trekstang dia 12 + Asesoris 6. Rp - e.761. Rp - – Besi kg/m3 1.b Penyelesaian Struktur Bangunan Utama Rp - 1 Pekerjaan Struktur Tangga a. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT.65 Kg Rp . Rp - – Talang Jurai 12. Seng (BJ.LAS) 54.15. Pantry 1.17 Kg Rp . Rp - d. Besi kg/m3 1.45 M¹ Rp . Rp - II. Beton K-225 11.37 Kg Rp .00 Kg Rp .3 + Asesoris 898.4mm Pretty Maroon 54. Meja beton dilapis Homogeneus Tile a. Rp - c. Bekisting 34. Konstruksi Atap – Genteng Metal Berpasir Teval 0. Pelat atap t=10 cm – Bekisting 104.81 M² Rp .00 Set Rp . Rp - – Baut Kuda-kuda Ø 12 mm 794. Rp - b.Beugel Ф 8-15/20 71. Rangka/kuda atapBaja Ringan G550 AS 150 A1.LAS) – Nok Genteng Metal 89. Plesteran dinding 1:4 881. Rp - – Beton K-225 13. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA – Pembesian . Balok Atap – Bekisting 184.26 M³ Rp . Beton K-225 4.95 M¹ Rp .28 M² Rp . Seng (BJ.52 M² Rp . R sterilisasi 5.00 M¹ Rp .61 Kg Rp .48 M² Rp .77 M² Rp .34 M² Rp .603. Rp - b. Rp - b.

1:4 45. Meja beton dilapis Homogeneus Tile R Steril Gigi 1. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT. 1:4 . Rp - System tbl Finishing Pekerjaan 1. Rp - d. batu tempel andesit pada dinding 10.58 m² Rp .R. Periksa Gigi 39.60 M¹ Rp .64 M² Rp .R.Selasar/jembatan ke gedung A 6. Rp - .59 M¹ Rp . Rp - . Rp - .64 m² Rp . Rp - 5 : Rincian BQ .00 M² Rp . 10 x 40 ad.00 M² Rp . 1:4 setara Roman 16. Periksa KESPRO dan KB 10. Pasangan Bata ringan 443.00 M² Rp . 12/6 cm ad.R. Rp - . Rp - 8 Finishing Beton Lisplank & Jembatan PenghubungTangga a. Rp - . Pas.b. Rp - c.Pemeriksaan Umum 8.05 m² Rp .R.97 m² Rp . Tunggu 18.65 M¹ Rp . Keramik uk.75 m² Rp .64 M² Rp .81 M² Rp .R.NO. Pas.02 m² Rp . Rp - c. Periksa Hamil 10. Rp - .00 m² Rp . Sederhana 5.00 M² Rp .09 m² Rp .98 m² Rp . Keramik kasar toilet setara Masterina uk. Pas.64 m² Rp . 1:4 20.09 m² Rp . 40 x 40 ad. Acian dengan Semen Mortar 886. type bitutene grace membrane self Adhesive 8. type bitutene grace membrane self Adhesive System tbl 1.5 mm Dinding Luar a.Gudang Klinik 7. Rp - . Rp - b. 40 x 40 ad. Pas.00 M² Rp .05 m² Rp . Rp - 5 Pas. Rp - . Plester + Aci Beton Lisplank 55.Rekam Medik 4. Rp - .63 M² Rp .R.R.84 m² Rp . Keramik Rabat Kasar uk. Rp - b.50 M¹ Rp . Plesteran + aci penebalan kolom ad. 1:4 setara Masterina . Rp - 2 Pas.43 m² Rp .Selasar dalam 18.R.Ruang Tunggu dan Pendaftaran 33.30 m² Rp . Rekam Medik dan Steril 15. 1:4 12.53 m² Rp . Plesteran + aci penebalan kolom ad.49 M² Rp . Plesteran dinding 1:4 886. Rp - 9 Pas. Rp - PEKERJAAN LANTAI / UBIN LANTAI 2 1 Pas.70 m² Rp . Rp - 2 Pas. Rp - 5 Pekerjaan Penebalan Kolom a. 1:4 12.Lab. 40 x 40 ad. 40 x 40 ad. Rp - . 1:3 9. Rp - Lantai 2 7 Pasangan dinding Bata a. 20 x 25 ad. Rp - .09 m² Rp . Rp - .84 M² Rp . Plester + Aci Beton Jembatan Penghubung 13.5 mm 20.50 M² Rp .Steril 8. Obat 5. 1:3 20.02 m² Rp . Keramik dinding toilet setara Masterina uk. Rp - b. 1:4 155. Periksa bayi dan anak 10. Bata penebalan kolom ad.31 m² Rp . Rp - 3 Pas.R. Kolom Praktis & Balok Lateu 106. Rp - b. band kolom bagian atas uk. Rp - .Panel 1. 40 x 40 ad. 1:4 . Rp - .Selasar/jembatan ke gedung B 10. Keramik Kasar uk. Bata penebalan kolom ad.02 m² Rp . Rp - 6 Pas. Kompresor dan panel 2. Rp - II. Konseling kebidanan 6.29 m² Rp .Ruang penghubung Gedung A dan Gedung B 14. Pas.R.94 m² Rp . 1:4 12. 12/6 cm ad. Steril 3. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 4 Dinding Partisi (Gypsum 9mm Rangka holow) R. Keramik uk. Rp - .R. Rp - . band kolom bagian bawah uk. Rp - 10 Pekerjaan Penebalan Kolom a. Keramik plint uk. Rp - 4 Pas.33 m² Rp .R. Rp - 6 Water profing KM / WC. 1:4 setara Masterina . Rp - .32 M² Rp . 20 x 20 ad. Rp - b. Penyimpanan Peralatan Gigi 3.83 m' Rp . Rp - 11 Water profing KM / WC. Rp - . Pekerjaan Penutup Lantai Rp - PEKERJAAN LANTAI / UBIN LANTAI 1 1 Entrance Keramik uk.65 m² Rp .Selasar luar 73. 1:4 12.

rangka kayu kamper 14.86 m' Rp . Rp - – Pintu double teakwood Lapis formika. 1:4 8. kaca polos daun pintu t = 5 mm 0.00 ps Rp .31 m² Rp . Rp - – Engsel stainless steel u/.Selasar dalam 17. Rp - 2 Pas. kaca polos Bouvenlight t = 5 mm 2. Keramik dinding toilet setara Masterina uk.48 m' Rp . Rp - – Floor hinge Dorma BTS 75 2.66 m2 Rp .00 bh Rp . 1:4 23. ES-S/S 4"x3"x2 mm-2BB 12. rangka kayu kamper. Rp - – Mortise Lock Dekkson MTS IL 8485 SSS 3.00 bh Rp .58 m2 Rp . Rp - 4 TYPE P3 3. Rp - – Daun Pintu Semi framelless Kaca Temperd (100x225) 2.78 m2 Rp . Keramik plint uk.01 m² Rp . Rp - – Mortise Lock Dekkson MTS IL 8485 SSS 6. kaca polos daun pintu t = 5 mm 1.20 m² Rp . Rp - – Pintu double teakwood Lapis formika. Rp - – Sealent 21.14 m' Rp . kaca polos Bouvenlight t = 5 mm 0. Rp - . Rp - – Cylinder Dekkson CYL HC DL 40 MM SN 9. Rp - – Pull Handle Dekkson LHR 2068 SN+SP 6. Rp - . Rp - 4 Pas. Kaca polos t = 5mm 3. Rp - – Pas. Rp - – Grendel tanam pintu KEND type 306.00 bh Rp .64 m2 Rp . ES-S/S 4"x3"x2 mm-2BB 9. 20 x 25 ad. Rp - – Sealant 19. kaca polos Bouvenlight t = 5 mm 2.96 m' Rp .92 m' Rp . kaca polos daun pintu t = 5 mm 1. Rp - 6 : Rincian BQ .30 m² Rp . 20 x 20 ad. Pintu. Pintu. 30 x 30 ad. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA .bordes 3. Rp - 2 TYPE P1 9. Rp - – Sealent 6. Rp - 3 Pas. Rp - – Pas. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT.20 m2 Rp .00 ps Rp . Rp - – Pas.00 bh Rp .81 m² Rp .05 m2 Rp .70 m' Rp . 1:4 165. Rp - II. Tindakan Keperawatan 13. Rp - 5 Pas. Rp - – Handle daun pintu. Periksa Keperawatan 2 10.00 bh Rp . Rp - – Door closer DKS HONA/BA 12.00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 61.20 m² Rp . Periksa Keperawatan 1 13.56 m² Rp .6" 6. Rp - – Pull Handle Dekkson LHR 2068 SN+SP 9.00 bh Rp .00 bh Rp . Rp - – Pas.00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 18.00 bh Rp .24 m' Rp .00 bh Rp .83 m² Rp .Z01-215 PVD 2.R. Rp - – Door closer DKS HONA/BA 9.00 bh Rp . Rp - .00 bh Rp . Konseling Keperawatan 6. Rp - – Mortise Lock Dekkson MTS IL 8485 SSS 9.Step noishing 2.R.56 m' Rp .R.00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 19.82 m² Rp .R. Rp - – Pas. 1:4 Setara Masterina .00 ps Rp .c. DEKS BS.84 m' Rp . Rp - . Rp - – Pull Handle Dekkson LHR 2068 SN+SP 3. Rp - – Door closer DKS HONA/BA 3. Rp - .00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 45.00 bh Rp .51 m² Rp . 10 x 40 ad. Pekerjaan Kusen Pintu & Jendela Rp - 1 TYPE PB 1. Rp - – Pas.60 m2 Rp .13 m2 Rp . Keramik tangga 1 uk.61 m2 Rp .80 m2 Rp . Rp - 3 TYPE P2 6.00 ps Rp . Rp - – Pintu double teakwood Lapis formika. Rp - – Cylinder Dekkson CYL HC DL 40 MM SN 3. Rp - – Sealent 18. Rp - – Pas. Rp - – Engsel stainless steel u/. Rp - – Engsel stainless steel u/. Keramik kasar toilet setara Masterina uk. Pintu. Rp - . Rp - c PEKERJAAN LANTAI / UBIN TANGGA 1 Pas Keramik Kasar Ramp Dalam Setara Masterina 31.00 bh Rp . 2 daun 14.NO.00 Unit Rp .90 m² Rp . rangka kayu kamper 4.trap tangga 12.00 ps Rp . Rp - – Cylinder Dekkson CYL HC DL 40 MM SN 6. ES-S/S 4"x3"x2 mm-2BB 3.

Rp - – Engsel stainless steel u/.78 m' Rp .NO. 4" (RRT) 3.64 m' Rp .00 bh Rp . Rp - – Engsel stainless steel u/. rangka kayu kamper.08 m' Rp . Rp - – Sealent 15. Rp - – Pas. kaca polos t = 5 mm 2. Rp - – Door closer DKS HONA/BA 1. Rp - – Cylinder Dekkson CYL HC DL 40 MM SN 1.00 bh Rp .00 Set Rp . Pintu. rangka kayu kamper 1.5"x2 mm-PN 3.00 bh Rp .00 bh Rp . Rp - 7 : Rincian BQ . Rp - – Pull Handle Dekkson LHR 2068 SN+SP 1.02 m' Rp . Jendela. Rp - – Mortise Lock Dekkson MTS IL 8485 SSS 1. Rp - – Kunci Panel 1. Rp - – Pintu double teakwood Lapis formika. Rp - – Cylinder Dekkson CYL HC DL 40 MM SN 1.64 m' Rp . ES-S/S 4"x3"x2 mm-2BB 2. Rp - – Cylinder Dekkson CYL HC DL 40 MM SN 1. Rp - – Door closer DKS HONA/BA 2.00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 17. Rp - – Rangka daun jendela aluminium warna 12. Rp - – Engsel stainless steel u/.56 m' Rp . Rp - – Pas. Rp - – Pas.00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 7.24 m' Rp .00 bh Rp .00 bh Rp . Rp - – Kunci Pintu toilet (Knop cilinder Lockset) 7.00 bh Rp .5"x2 mm-PN 3. ES-S/S 4"x3"x2 mm-2BB 1.78 m' Rp . ES-S/S 4"x3"x2 mm-2BB 1. Jendela. Rp - 9 TYPE PJ3 1. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT.04 m' Rp .00 ps Rp . Rp - – Rangka daun jendela aluminium warna 12. kaca polos Bouvenlight t = 5 mm 0. Rp - – Sealent 16.23 m' Rp .00 bh Rp .00 ps Rp .44 m2 Rp . Rp - – Karet jendela 12. Rp - 7 TYPE P6 2.00 ps Rp .00 ps Rp . Rp - – Engsel stainless steel u/. Pintu. Rp - 6 TYPE P5 1. rangka kayu kamper 1.00 bh Rp . Rp - 10 TYPE J1 3.00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 1.00 bh Rp . Rp - 11 TYPE J2 13. ES-S/S 3"x2. Rp - – Pas. Rp - – Sealent 2.6" 1.00 ps Rp . Rp - – Pintu double teakwood Lapis formika. Rp - – Sealent 3.16 m' Rp . rangka kayu kamper. 2 daun 2. Rp - – Pull Handle Dekkson LHR 2068 SN+SP 1.00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 7.98 m2 Rp .00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 19.87 m2 Rp .00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 132. Pintu. Rp - – Engsel stainless steel u/. Rp - – Rangka daun jendela aluminium warna 106. Rp - – Pull Handle Dekkson LHR 2068 SN+SP 1.60 m' Rp .00 bh Rp .88 m' Rp . kaca polos Bouvenlight t = 5 mm 0. Rp - – Karet jendela 12.33 m2 Rp . Pintu. Rp - – Grendel jendela Uk. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 5 TYPE P4 (PVC) 7. ES-S/S 3"x2.00 bh – Pintu Toilet (Kusen + Daun Pintu) PVC Kualitas KW-1 7.00 bh Rp .00 ps Rp .63 m2 Rp . Rp - – Mortise Lock Dekkson MTS IL 8485 SSS 1. Rp - – Mortise Lock Dekkson MTS IL 8485 SSS 1. Rp - – Pintu double teakwood Lapis formika. 2 daun 1. 4" (RRT) 3. Rp - – Door closer DKS HONA/BA 1. kaca polos t = 5 mm 2. Rp - – Pintu double teakwood Lapis formika. Rp - – Grendel tanam pintu KEND type 306.24 m' Rp . Rp - 8 TYPE PS (SHAFT) 4. Rp - – Engsel stainless steel u/.00 bh Rp .14 m2 Rp .00 Unit Rp .00 bh Rp . ES-S/S 4"x3"x2 mm-2BB 1.64 m2 Rp .94 m2 Rp .08 m' Rp . Rp - – Grendel jendela Uk.00 bh Rp .00 bh Rp .

5"x2 mm-PN 39. Rp - – Karet jendela 6.00 ps Rp .00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 8. Rp - – Sealent 3. kaca polos t = 5 mm 1. kaca polos t = 5 mm 0. Rp - – Pas. Rp - – Engsel stainless steel u/. Rp - – Karet jendela 4.26 m' Rp . JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT.5"x2 mm-PN 26. kaca polos t = 5 mm 0.00 ps Rp .42 m2 Rp . Rp - – Sealent 8. Rp - – Karet jendela 110. Jendela.14 m2 Rp . Jendela.73 m' Rp .88 m2 Rp .00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 30.56 m' Rp . Rp - – Engsel stainless steel u/.14 m' Rp . Rp - – Sealent 135. Rp - – Sealent 33.NO.85 m2 Rp .20 m' Rp . Rp - – Pas. Rp - – Pas.80 m' Rp . Rp - 12 TYPE J3 13. kaca polos t = 5 mm 34.00 ps Rp .44 m' Rp .32 m2 Rp . Rp - – Grendel jendela Uk. 4" (RRT) 1.36 m' Rp . Rp - 14 TYPE J5 1. Rp - – Pas. Rp - – Sealent 8. Rp - 16 TYPE J7 1.13 m' Rp . kaca polos t = 5 mm 0. Rp - – Sealent 19.14 m' Rp . Rp - – Pas.34 m' Rp . Rp - – Karet jendela 166. Rp - 8 : Rincian BQ .12 m' Rp . Rp - – Rangka daun jendela aluminium warna 4. Rp - 19 TYPE J11 1. Jendela. kaca polos t = 5 mm 2. 4" (RRT) 26. 4" (RRT) 1. Rp - – Pas. Rp - – Sealent 3. 4" (RRT) 39.00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 4.02 m' Rp . Rp - 15 TYPE J6 1. Rp - 17 TYPE J8 3.76 m' Rp . Rp - – Engsel stainless steel u/.28 m' Rp .58 m2 Rp .00 bh Rp . Jendela. kaca polos t = 5 mm 6. ES-S/S 3"x2. ES-S/S 3"x2.00 ps Rp .00 bh Rp . kaca polos t = 5 mm 1. ES-S/S 3"x2.00 bh Rp . Rp - – Rangka daun jendela aluminium warna 5. Rp - – Sealent 4. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA – Engsel stainless steel u/.42 m' Rp .26 m' Rp .94 m2 Rp . kaca polos t = 5 mm 22. Rp - – Pas.20 m' Rp . Rp - – Pas. Rp - – Grendel jendela Uk. Rp - – Pas. Rp - – Pas.94 m' Rp . Rp - 22 TYPE BV1 1.75 m2 Rp . Rp - – Rangka daun jendela aluminium warna 159.92 m' Rp . Rp - – Grendel jendela Uk.65 m2 Rp .00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 18.88 m2 Rp .28 m' Rp .00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 7.96 m' Rp .44 m' Rp .00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 7. Rp - 20 TYPE J12 1.5"x2 mm-PN 1.00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 4.00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 4.00 bh Rp . Rp - – Sealent 202.80 m' Rp . Rp - 21 TYPE J13 1.08 m' Rp .5"x2 mm-PN 1. ES-S/S 3"x2.00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 186. Rp - – Grendel jendela Uk. kaca polos t = 5 mm 0.

Rp - 7 Pas. besi Hollow 40 x 40 & 40 x 20 + penutup plafond teras.34 m² Rp .88 m² Rp . Rp - 5 Pas. kaca polos t = 5 mm 0. Rp - – Karet jendela 2. list plafond profil KM/WC uk. Rp - . Rp - b PEK. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT. Steril 2. Konseling kebidanan 5.Rekam Medik 4.d. PLAFOND DAN RAILING LANTAI 2 1 Pas.36 m' Rp .51 m² Rp . Rp - . Rp - 8 Pas. Rp - 9 Railing Tangga sesuai gambar 9.NO.88 m² Rp . kaca polos t = 5 mm 0. Rp - .90 m² Rp . Rp - 10 Railing Ramp dalam 40.10 m² Rp .63 m² Rp .20 m' Rp . Rp - – Grendel jendela Uk. Rp - . ES-S/S 3"x2. 5/5 cm kayu kamper 41. Rp - .14 m² Rp . rangka plafond ruangan besi Hollow 40 x 40 metal furing penutup plafond Gypsumc Setara Elephant 9 mm . Pekerjaan Plafond & Railling Rp - PEK.Ruang Tunggu dan Pendaftaran 33. 4" (RRT) 1.30 m2 Rp . Rp - II. Rp - . Rp - . Rp - – Engsel stainless steel u/.50 m² Rp .58 m² Rp .00 ps Rp . Rp - 23 TYPE BV2 1.R. Rp - – Pas.90 m² Rp . Rp - 6 Pas. Rp - . Rp - – Pas.00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 2.91 m² Rp .78 m2 Rp . Rp - 4 Pas. Rp - – Sealent 6.5"x2 mm-PN 1. Rp - – Rangka daun jendela aluminium warna 2. Rp - 3 Pas. Periksa KESPRO dan KB 9. Rp - 2 Pas. Rp - 9 : Rincian BQ . Rp - . kaca polos t = 5 mm 0. rangka plafond overstek besi Hollow 40 x 40 metal furing penutup plafond GRC t = 5 mm 63. Kompresor dan panel 1.Lab.25 m' Rp .00 bh Rp . rangka plafond overstek besi Hollow 40 x 40 metal furing penutup plafond GRC t = 5 mm 66. Rp - . Periksa bayi dan anak 9.00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 8.65 m2 Rp . Rp - – Sealent 2. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA – Sealent 6. list plafond gypsum 10 cm 178.R.68 m' Rp .R.36 m² Rp . Rp - – Sealent 7.31 m² Rp .21 m² Rp .R. 5/5 cm kayu kamper 190.Steril 8. lambrisering metal 24.Pemeriksaan Umum 8.R. rangka plafond ruangan besi Hollow 40 x 40 metal furing penutup plafond Gypsum Setara Elephant 9 mm .37 m² Rp .R.93 m² Rp .R. Rp - .R.Gudang Klinik 7.91 m² Rp . Periksa Hamil 9.R.40 m' Rp . rangka plafond km/wc besi Hollow 40 x 40 metal furing penutup plafond GRC t = 5 mm 17. Obat 4. rangka plafond bawah jembatan.91 m² Rp .00 bh – Kusen Alumunium warna colour 4 x 1 3/4 " 7. Tunggu 18. Jendela. Rp - 2 Pas. Rp - . Rp - . Rp - 25 TYPE JL (LOKET) 1.80 m² Rp . PLAFOND DAN RAILING LANTAI 1 1 Pas.41 m' Rp . besi Hollow 40 x 40 metal furing penutup plafond GRC t = 5 mm 12. rgk plafond kanopi teras. Periksa Gigi 38.33 m² Rp .31 m² Rp . Rp - .R.Selasar dalam 18.58 m' Rp . Rp - 24 TYPE BV3 3.00 m' Rp . Rp - – Pas. Sederhana 4.40 m' Rp .74 m' Rp .18 m² Rp . list plafond profil overstek uk.64 m' Rp .84 m² Rp .

PEKERJAAN MEKANIKAL III. Rp - 9 Washtafel TOTO Type 223 CF/L 237 Lengkap Assesoris 7.R. Rp - 5 PEKERJAAN CAT PLAFOND LT 2 Cat plafond 3 lapis setara VINILEX 265.00 bh Rp . Tangga 8.a PEKERJAAN SANITAIR FIXTURES Rp - PEK. 5/5 cm kayu kamper 23. Rp - 7 Pas. Rp - . Rp - 4 Header GIP Medium dia.67 m² Rp . Rp - 2 Floor Drain TOTO TX 1A 4.48 m² Rp . 4" 8. Rp - . Rp - 10 Kitchen Zink 1. Rp - metal furing penutup plafond GRC t = 5 mm 5 Pas.R. Rp - 6 Pas. Pekerjaan Pengecatan Rp - 1 PEKERJAAN CAT LUAR 3 Lapis + pelamir setara DULUX Weathershield 545. Periksa Keperawatan 2 10.b PEKERJAAN PLUMBING Rp - PEKERJAAN POMPA 1 Pompa Jet Pump 250 Watt + pipa + pantekan 1. Rp - .Selasar dalam 17. Rp - 8 Floor Drain TOTO TX 1A 2.72 m² Rp .00 bh Rp . Rp - .54 m2 Rp . Rp - Type : END SUCTION Daya : 250 watt / 220 Volt Total Head : 39 m Kapasitas : 27 liter / menit Fungsi : Pompa Air Bersih Dari Ground ke roof tank 3 Dudukan pompa 3. Rp - II. Rp - 2 Pompa transper 250 watt sanyo 2. Rp - 4 Urinoir ( Moslem ) type U 57 M (top inlet) lengkap 2.R.R.Gudang Alat 3.37 m² Rp .30 m² Rp . Tindakan Keperawatan 13. Rp - 11 Closed Clean Out ( CCO ) dia 4" 1. Periksa Keperawatan 1 12. Rp - 8 Railing/pagar jembatan penghubung sesuai gambar 21. Penghubung Gedung A dan B 14.00 bh Rp .20 m² Rp .90 m' Rp .00 bh Rp .00 bh Rp .R.00 bh Rp .00 bh Rp . SANITAIR FIXTURES LANTAI 1 1 Closet duduk TOTO Sonata CW 660 JT1/ 784 JP 4. Rp - 12 Floor Clean Out ( CCO ) dia 2" 1.Panel 1. Ramp 29. Rp - penutup plafond GRC t = 5 mm 4 Pas.00 bh Rp . Rp - 3 Pas.70 m² Rp . SANITAIR FIXTURES LANTAI 2 7 Closet duduk TOTO Sonata CW 661 JT1/ 784 JP 2. Rp - .65 m² Rp .00 bh Rp . Rp - 10 : Rincian BQ . Rp - PEK.00 bh Rp .00 bh Rp . Rp - 3 Kran leher angsa TOTO T30AR 13V7N 3. list plafond profil overstek uk.60 m² Rp . rangka plafond km/wc besi Hollow 40 x 40 metal furing 8.49 m2 Rp .14 m² Rp . rangka plafond kanopi jembatan. 5/5 cm kayu kamper 139.00 bh Rp . Rp - 13 Floor Drain Air Hujan dia. list plafond profil KM/WC uk. Rp - .NO. 2" 1.58 m² Rp .32 m2 Rp .00 m² Rp .15 m² Rp . Rp - . Rp - III. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA .R. Rp - 6 Kitchen Zink 3. Rp - 3 PEKERJAAN CAT TEMBOK DALAM LANTAI 2 3 lapis + pelamir setara VINILEX 665.00 bh Rp .00 m Rp . list plafond gypsum 10 cm 189. Rp - 4 PEKERJAAN CAT PLAFOND LT 1 Cat plafond 3 lapis setara VINILEX 220. Rp - .10 m² Rp . Rp - III. Rp - . Rp - 5 Washtafel TOTO Type 223 CF/L 237 Lengkap Assesoris 5.R.R.43 m2 Rp . Konseling Keperawatan 6.00 bh Rp .85 m² Rp .e. Rp - 2 PEKERJAAN CAT TEMBOK DALAM LANTAI 1 3 lapis + pelamir setara VINILEX 753.00 bh Rp .00 bh Rp . besi Hollow 40 x 40 12. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT.23 m2 Rp .

Pipa PVC dia. 1 1/4" 6. Rp - PEKERJAAN STP BIOTECH RCO KAP.00 m Rp . alat-alat sambung & assesories 1. Rp - 7 Pemipaan Vent PVC Class AW dia. 3" 8. Rp - b.00 bh Rp . Pipa PVC Class AW dia. Rp - 13 Fitting. Pipa PVC dia. Pipa PVC Class AW dia. Rp - PEKERJAAN PEMIPAAN DI SHAFT 4 Pemipaan Air Bersih Pipa GIP Mediu Class dia. Rp - b. Gate Valve dia. Rp - c. 1 1/4" 3.00 bh Rp . HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 5 Pipa suction Gip dia.00 m Rp . Rp - d. Rp - 16 Pemipaan Air Bekas Pipa PVC Class AW dia. Rp - 10 Pemipaan Air Kotor a. Rp - dia. Rp - PEKERJAAN PEMIPAAN LANTAI ATAP 18 Pemipaan Air Bersih a. 1 1/2 " 20. 1/2" 30. 1 1/4" 2. Rp - Type : Cylender Fibre Glass Kapasitas : 2000 liter 19 Fitting. 1 " 16. 3" 37.00 ls Rp . Rp - b.00 m Rp . Rp - e. Rp - d. 3" (header) 2. 11/2 1.00 ls Rp . 1 1/2 " 7. Gate Valve dia. 4" 7.00 m Rp . Pipa GIP Medium Class dia.NO. 3" 10.00 bh Rp . Pipa PVC dia. Rp - 7 Flexible joint dia.00 ls Rp . Rp - f.80 m Rp . Pipa PVC Class AW dia. Rp - c. 3" 27.00 m Rp . Rp - 15 Pemipaan Air Kotor Pipa PVC Class AW dia. Rp - 5 Pemipaan Air Kotor PVC Class AW dia. 6" 12. Rp - dia. alat-alat sambung & assesories 1. Rp - c.00 bh Rp - e. Pipa GIP Medium Class dia. Rp - 11 Pemipaan Air Bekas a. Rp - PEKERJAAN PEMIPAAN LANTAI 2 14 Pemipaan Air Bersih a.80 m Rp .50 m Rp . Rp - PEKERJAAN PEMIPAAN LANTAI 1 9 Pemipaan Air Bersih a.00 m Rp .00 m Rp . Kabel elektrode NYM 3 x 2.40 m Rp . 1 1/2" 26.00 m Rp . Pipa PVC Clas AW dia.00 m' Rp . Pipa PVC Class AW dia. Pipa PVC Class AW dia. Rp - 6 Foot valve dia. Pipa PVC Class AW dia. Rp - dia. 1 1/2 1.00 m Rp . Rp - 6 Pemipaan Air Bekas PVC Class AW dia. Rp - 8 Fitting. 11/2 3. Pipa PVC Class AW dia. 6 M3/DAY 11 : Rincian BQ . Rp - Roof Tank 1.50 m Rp . 1 1/2" 22. alat-alat sambung & assesories 1. Rp - 8 Kabel WLC NYMHY 3 x 1. Gate Valve dia.00 m Rp . 4" 93. Rp - 12 Pemipaan Air Hujan a.00 m Rp .5 mm 30.80 m Rp . 1 1/2 " (supplay ke roof tank) 12.00 ls Rp . 1 1/2" 10. alat-alat sambung & assesories 1.00 m Rp .00 m Rp .00 m Rp .00 bh Rp .00 unit Rp . 4" 7. 4" 18. 1 1/2" 25. Rp - 17 Fitting. Rp - b. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT.00 m Rp . 1" 11.00 bh Rp .35 m Rp .5 m2 lengkap conduit 36. 4" 19. Pipa GIP Medium Class dia.00 m Rp . Rp - b.00 m' Rp . 6" 54. 3" 55.00 ls Rp . Rp - Pipa PVC Clas AW dia. 1/2" 55.00 m Rp .00 m Rp . Rp - 9 Alat bantu + sambung 1. Elektrode 2.

Type : BCF-20 . 1.Test Comisioning III.c PEKERJAAN AC DAN VENTILASI Rp - PEKERJAAN AC DAN VENTILASI LANTAI 1 12 : Rincian BQ . HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 20 TANGKI BIOTECH 1.Capacity : 6 m3 / day .6 m x 1.50 HZ . JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT.Population: 10 .Dimensi Tankdia.00 unit Rp .Model Cylinder .Air Blower 80 watt .Tank Volume5.220 3 phase .12 bed .Panel + instalasi . Rp - .2 m3 .8 ( t ) .NO.

HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 Pekerjaan Ac Dinding Single Split Type : Alowa. Envio Inverter Neo Plasma. Low Watt a. 3/4" 10. 1/4" (Liquid) Pipa Copper + Isolasi dia. Pekerjaan Pemipaan Refrigerant 5. 1/2" (Gas) Pipa Drain dia. IU. IU.00 m' Rp .00 m' Rp . 1/4" (Liquid) Pipa Copper + Isolasi dia. 3/4" 10. 9000 BTU / H ( 1 PK ) 1. Rp - b. 1/4" (Liquid) Pipa Copper + Isolasi dia.00 unit Rp . Envio Inverter Neo Plasma.00 m' Rp .00 m' Rp . 1/4" (Liquid) Pipa Copper + Isolasi dia. 1/2" (Gas) Pipa Drain dia. 5-1. Rp - Pipa Copper + Isolasi dia. Tunda 4 Pekerjaan Ac Dinding Single Split Type : Alowa.00 m' Rp .00 m' Rp . Low Watt a. Rp - Pipa Copper + Isolasi dia. Envio Inverter Neo Plasma. Kap. 4-1. Kap.00 unit Rp .00 m' Rp . Low Watt a. Pekerjaan Pemipaan Refrigerant 5. Kap. IU. IU. Envio Inverter Neo Plasma. 1-2.00 m' Rp . Rp - Pipa Copper + Isolasi dia. Rp - Pipa Copper + Isolasi dia. Pekerjaan Pemipaan Refrigerant 5. 7000 BTU / H ( 3/4 PK ) 1.00 m' Rp . 7000 BTU / H ( 3/4 PK ) 1. Low Watt a. Tunda 5 Pekerjaan Ac Dinding Single Split Type : Alowa.00 m' Rp . 1/2" (Gas) Pipa Drain dia. Rp - b. Rp - PEKERJAAN AC DAN VENTILASI LANTAI 2 9 Pekerjaan Ac Dinding Single Split Type : Alowa. Rp - 3 Pekerjaan Ac Dinding Single Split Type : Alowa. Rp - 7 Exhaust Fan KM/WC 10" Type Ceilling 7. Rp - 8 Instalasi Exhaust Fan 7. Rp - Pipa Copper + Isolasi dia. Kap. 1/2" (Gas) Pipa Drain dia. Rp - b. Rp - b. Pekerjaan Pemipaan Refrigerant 5. 1/4" (Liquid) Pipa Copper + Isolasi dia.00 unit Rp . 2-1. Rp - Pipa Copper + Isolasi dia. 6-1. Kap.00 m' Rp . Rp - b.00 titik Rp . Envio Inverter Neo Plasma. Pekerjaan Pemipaan Refrigerant 5. 1/4" (Liquid) Pipa Copper + Isolasi dia.00 m' Rp . 3/4" 10.1-1. Tunda 2 Pekerjaan Ac Dinding Single Split Type : Alowa. Tunda 13 : Rincian BQ .NO. 5000 BTU / H ( 1/2 PK ) 1. IU. Pekerjaan Pemipaan Refrigerant 5. 7000 BTU / H (3/4 PK ) 1.00 m' Rp . IU.00 unit Rp . Low Watt a.00 unit Rp . JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT. 1/2" (Gas) Pipa Drain dia. Kap. 1/2" (Gas) Pipa Drain dia. Pekerjaan Pemipaan Refrigerant 5. 3/4" 10. Low Watt a. Envio Inverter Neo Plasma. 3/4" 10. 1/4" (Liquid) Pipa Copper + Isolasi dia. Rp - b. Rp - Pipa Copper + Isolasi dia. Tunda 6 Pekerjaan Ac Dinding Single Split Type : Alowa. 3/4" 10.00 unit Rp . 5000 BTU / H ( 1/2 PK ) 1. Rp - b.00 m' Rp .00 unit Rp . 3/4" 10. 1/2" (Gas) Pipa Drain dia. Envio Inverter Neo Plasma. 7000 BTU / H ( 3/4 PK ) 1. Low Watt a.00 unit Rp . IU. 3-1. Kap.

1/4" (Liquid) Pipa Copper + Isolasi dia. Kap.5-2.00 m' Rp . 1/4" (Liquid) Pipa Copper + Isolasi dia. Terdiri dari : 1.6-2. Rp - Pipa Copper + Isolasi dia. 3 Pole.00 m' Rp .00 m' Rp . Envio Inverter Neo Plasma. Rp - b. 10 kA . Kap.a PEKERJAAN PANEL Rp - 1 Pas.6 bh MCCB 16 A. 1/4" (Liquid) Pipa Copper + Isolasi dia. Pekerjaan Pemipaan Refrigerant 5.00 unit Rp . 1/2" (Gas) Pipa Drain dia. Tunda 15 Exhaust Fan KM/WC 10" Type Ceilling 2. Low Watt a.00 unit Rp . 1/4" (Liquid) Pipa Copper + Isolasi dia. Rp - Pipa Copper + Isolasi dia. 3/4" 10.3 bh Trafo arus (CT) . 1/2" 10. Low Watt a. 18 Ka .00 unit Rp .1 ls Box Panel induk uk. Kap. Rp - 13 Pekerjaan Ac Dinding Single Split Type : Alowa. 1Pole.2 bh MCCB 10 A. Rp - . 3 Pole. 1/2" (Gas) Pipa Drain dia. 3/4" 10. Pekerjaan Pemipaan Refrigerant 5.00 unit Rp . 3-2. 18000 BTU / H ( 2 PK ) 1. Tunda 12 Pekerjaan Ac Dinding Single Split Type : Alowa. IU. 2-2.15 bh MCB 10 A.00 m' Rp .00 m' Rp .00 m' Rp .3 bh Amperemeter . Envio Inverter Neo Plasma.00 unit Rp . IU. 3 Pole.1 bh MCCB 50 A. Rp - 16 Instalasi Exhaust Fan 2. COS on/of 100 A 3P ( Handle Manual ) 1.3 bh Pilot Lamp Telemecanique . IU. 100x60x25 cm .00 unit Rp . Low Watt a.3 bh Fuse control lokal .00 m' Rp . Envio Inverter Neo Plasma. 3 Pole. Rp - b. 7000 BTU / H ( 3/4 PK ) 1.00 unit Rp . 18 Ka . 18 Ka .00 m' Rp . Rp - . 5000 BTU / H ( 1/2 PK ) 1. Pekerjaan Pemipaan Refrigerant 5. Terdiri dari : 1. 4-2. IU. 1/4" (Liquid) Pipa Copper + Isolasi dia.NO. Kap. Tunda 14 Pekerjaan Ac Dinding Single Split Type : Alowa. Rp - IV. Rp - b. Rp - Pipa Copper + Isolasi dia. Pekerjaan Pemipaan Refrigerant 5. Tunda 11 Pekerjaan Ac Dinding Single Split Type : Alowa. Envio Inverter Neo Plasma.3 bh Pilot Lamp Telemecanique 14 : Rincian BQ .00 unit Rp . Low Watt a. PEKERJAAN ELEKTRIKAL IV. Pekerjaan Pemipaan Refrigerant 5. 3/4" 10. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT. 9000 BTU / H ( 1 PK ) 1.00 m' Rp . 3/4" 10. 18 kA . Rp - Pipa Copper + Isolasi dia. 1/2" (Gas) Pipa Drain dia.00 unit Rp . 18000 BTU / H ( 2 PK) 1. Envio Inverter Neo Plasma. Rp - 2 PANEL INDUK. Low Watt a.00 titik Rp .1 ls Wiring + assesories 3 PANEL PENERANGAN LANTAI 1.1 bh MCCB 16 A.00 m' Rp . 1/2" (Gas) Pipa Drain dia. Rp - b. Rp - b. Rp - Pipa Copper + Isolasi dia. IU. 1/2" (Gas) Pipa Drain dia. Kap. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 10 Pekerjaan Ac Dinding Single Split Type : Alowa.

Rp - .00 unit Rp .00 m' Rp . 18 kA . Rp - NYA 1 X 10 mm2 10. LISTRIK.1 ls Box Panel pembagi uk. 10 KA .9 bh MCB 16 A.1 bh MCCB 10 A. .3 bh Fuse control lokal .00 m' Rp .9 bh MCB 16 A. Rp - 15 : Rincian BQ . 40x60 . 3 Pole. Rp - NYA 1 X 10 mm2 6. Panel AC Lantai 1 NYY 4 x 4 mm2 6.00 m' Rp .00 m' Rp . 3 Pole.00 unit Rp . 10 kA .1 ls Wiring + Accessories 5 PANEL AC LANTAI 1. Rp - 2 Dari KWH Meter ke COS NYFGBY 4 x 16 mm2 22. Panel Penerangan Lantai 1 NYY 4 x 4 mm2 5.3 bh Fuse control lokal . Rp - . Rp - f.1 ls Wiring + Accessories 6 PANEL AC LANTAI 2.1 bh MCCB 10 A. Terdiri dari : 1. . 3 Pole. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT. 10 KA . HARGA SATUAN JUMLAH HARGA .00 m' Rp . .00 ls Rp .1 ls Wiring + Accessories 4 PANEL PENERANGAN LANTAI 2. 1 Pole. 1Pole. 1Pole. Rp - . Rp - c. Rp - 4 Kabel Dari Panel Induk ke : a.00 m' Rp . Panel STP NYFGBY 4 x 4 mm2 22.3 bh Pilot Lamp Telemecanique . Panel Penerangan Lantai 2 NYY 4 x 4 mm2 10. Rp - b. Rp - 3 Dari COS ke Panel Induk NYFGBY 4 x 16 mm2 3.1 ls Box Panel + Cu Bars + Accessories uk. Rp - IV.00 m' Rp .00 unit Rp .3 bh Fuse control lokal .1 ls Wiring + Accessories 7 PANEL PEMBAGI POMPA. 18 Ka . 40x60 . Rp - d. 18 Ka .12 bh MCB 10 A.1 ls Box Panel + Cu Bars + Accessories uk.1 ls Wiring + Accessories 8 SISTEM GROUNDING INST. 40x60 .00 m' Rp . Terdiri dari : 1. 1.3 bh Pilot Lamp Telemecanique .1 bh MCCB 16 A.3 bh Pilot Lamp Telemecanique .3 bh Fuse control lokal . 10 kA .1 bh MCCB 16 A.00 m' Rp .00 unit Rp . 1Pole.00 m' Rp . . 3 Pole.NO.1 ls Box Panel + Cu Bars + Accessories uk.3 bh Fuse control lokal .00 m' Rp . Panel AC Lantai 2 NYY 4 x 4 mm2 10. Rp - NYA 1 X 10 mm2 10.b PEKERJAAN KABEL DAN RAK KABEL Rp - 1 Dari PLN ke KWH Meter NYFGBY 4 x 16 mm2 40.1 ls Box Panel + Cu Bars + Accessories uk. 60x40x20 cm . Terdiri dari : 1. Rp - NYA 1 X 10 mm2 5. 18 Ka .6 bh MCB 10A. Terdiri dari : 1. 40x60 . Rp - .00 m' Rp .3 bh Pilot Lamp Telemecanique .

Rp - 8 Material alat bantu 1.c PEKERJAAN ARMATURE. Saklar Seri 6.00 bh Rp .5 mm Cable & Conduit6. lengkap Copper Rod 2.00 m' Rp .00 m' Rp .00 bh Rp . instalasi stop kontak NYM 3 x 2.00 bh Rp . Rp - c. Rp - b. Rp - 2 Kabel NYA 50 mm2 66. Panel Pompa NYFGBY 4 x 4 mm2 16.00 bh Rp . Lampu Liner Batten T5 RTK 1 X 28 watt /54 TKI 1. Kabel Rack ( H 50 ) 2000 x 3000 mm 20. Rp - V. Lampu Liner Batten T5 RTK 2 X 28 watt /54 TKI 8. Rp - 5 Bak Kontrol 600 x 600 x 400 1. Rp - h. Rp - 3 Klem kabel 150.00 ttk Rp .00 bh Rp .00 bh Rp .a. PEKERJAAN ELEKTRONIK V. Lampu Liner Batten T5 RTK 1 X 28 watt /54 TKI 7. Rp - b. Rp - IV. Rp - 2 Lantai 2 a.d PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Rp - 1 Lantai 1 a. Rp - NYA 1 X 10 mm2 16. SAKLAR & STOP KONTAK Rp - 1 Lantai 1 a. Rp - b. Rp - 4 Pentanahan max 3 ohm.00 m' Rp . Saklar Tunggal 10. 3/4" 12. Rossetl Lamp SL 18 watt 5. Rp - e. Rp - g.00 m' Rp . Rp - d. Rp - e.5 mm Cable & Conduit 31.00 lot Rp .00 m' Rp .00 bh Rp . HARGA SATUAN JUMLAH HARGA NYA 1 X 10 mm2 22.00 ttk Rp . Rp - c.00 bh Rp . Pas.00 bh Rp . Rossetl Lamp SL 18 watt 7. Rp - h. Rp - g. Rp - IV. Saklar Seri 5. Rp - 7 Pipa GIP dia. Stop Kontak Daya 250 VA Metal Inbow Dos 19.00 bh Rp .NO. Saklar Tunggal 18.00 bh Rp .00 bh Rp .00 ttk Rp . Rp - 9 Biaya pemasangan 1.00 bh Rp . Rp - 6 Box test 1. Rp - c. Kabel Rack ( H 50 ) 2000 x 3000 mm 20.00 bh Rp . Titik Stop Kontak Tenaga (AC) dengan kabel NYM 3 x 2. Stop Kontak Tenaga 1500 VA (AC) 6.00 m' Rp .e PEKERJAAN PENANGKAL PETIR Rp - 1 Tiang Splitzle 3. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT. Rp - IV. Stop Kontak Tenaga 1500 VA (AC) 6. Pas.00 bh Rp .00 ttk Rp .00 bh Rp . Rp - d.5 mm Cable & Conduit 18. Rp - c.00 bh Rp . Rp - d.E 18 W/ 220 Volt 17. Rp - d.00 ttk Rp . Rp - f.5 mm Cable & Conduit 19.00 bh Rp .00 bh Rp . Rp - e.5 mm Cable & Conduit6. Instalasi penerangan NYM 3 x 2 .00 bh Rp .00 bh Rp . Rp - 10 zone lengkap dengan : Battery Charger Rectifer Sirene Lokal 16 : Rincian BQ . Rp - 2 Lantai 2 a. Down Light Type IL 602 ST PLC .00 lot Rp . Lampu Liner Batten T5 RTK 2 X 28 watt /54 TKI 5. Peralata Utama Master Control panel Fire Alarm MCPFA 1. PEKERJAAN FIRE ALARM Rp - a. Titik Stop Kontak Tenaga (AC) dengan kabel NYM 3 x 2.00 set Rp . Rp - g. Instalasi penerangan NYM 3 x 2 .00 m' Rp . Rp - b. Rp - e. Rp - f. Elbow dengan R = 45 (200 x 3000 mm) 1. Down Light Type IL 602 ST PLC . instalasi stop kontak NYM 3 x 2.00 bh Rp .00 ttk Rp .00 bh Rp .E 18 W/ 220 Volt 21. Stop Kontak Daya 250 VA Metal Inbow Dos 18. Elbow dengan R = 45 (200 x 3000 mm) 1.5 mm Cable & Conduit 40.

5mm+PVC 6. PEKERJAAN TATA SUARA Rp - Peralatan Utama 1 Rack kabinet 1.5mm2 10. Tunda 2 CD / MP3 Player c/w tuner AM .00 ttk Rp .00 bh Rp .00 unit Rp .b. Rp - 2 Terminal Box Fire Alarm 24 Pairs uk. 30 x 30 x 10 cm 1.00 bh Rp . Rp - 6 Instalasi Attenuartor NYMHY 3 x 1.5mm+PVC 7.00 ls Rp . Rp - V. Rp - 11 Fire Extinguisher Type ABC QFP-35 isi 3.00 ttk Rp . Rp - 4 Instalasi ceiling speaker NYMHY 2x 1.c.00 bh Rp .00 m Rp . Rp - PEKERJAAN PEMADAM KEBAKARAN LT.FM 1. Rp - 8 Pekerjaan kabel dari MDF ke : terminal box lantai 1 NYY 3x2. Instalasi pengabelan ITC 2 x 2 x 0. Rp - 2 Attenuartor 6-30 w 6. Rp - 6 Instalasi Attenuartor NYMHY 3x1.00 ls Rp .NO.00 bh Rp . Rp - 5 Alarm Bell 1. INSTALASI TELEPHONE Rp - Lantai 1 a. Rp - 9 Alat bantu + Assesories 1.00 bh Rp . Rp - 6 Push Botton 1.00 bh Rp .00 ttk Rp . Rp - 6 Alarm Bell 1. Rp - 4 Instalasi ceiling speaker NYMHY 2 x 1.00 m Rp .00 bh Rp .00 set Rp .00 bh Rp .5mm+PVC 5.00 bh Rp .00 bh Rp . Rp - 5 Indicator Lamp 1.5 Kg 2.6 mm2 6. Instalasi Tata Suara Dalam Gedung Lantai 1 1 Ceiling Speaker 6 w 7.00 ttk Rp . Rp - 7 Alat bantu + Assesories 1.5mm2 30. Rp - 3 Instalasi Heat Detector NYA 2x 1. Rp - V.00 ttk Rp .00 bh Rp .00 m' Rp . Out let telepon 6.00 ls Rp . Rp - b.00 set Rp . Tunda b.00 bh Rp .00 bh Rp . TOA 1. Box terminal cabang IDF 6 Pair 1.5 Kg 2.00 bh Rp . HARGA SATUAN JUMLAH HARGA Grounding & Programing PEKERJAAN PEMADAM KEBAKARAN LT. 1 1 ROR Heat Detector type QF-306A 11.00 unit Rp . Tunda 3 Power Amplifier 240W u/ZA series ZP . Rp - 8 Alat bantu + Assesories 1.00 bh Rp . Rp - 9 Pekerjaan kabel panel ke : terminal box lantai 1 NYY 3x2.00 set Rp .00 bh Rp . Rp - 4 Instalasi Heat Detector NYA 2x 1.5mm2 20. Rp - 2 Attenuartor 6-30 w 5.00 ls Rp . Tunda 4 Mixer Amplifier 240 W ZA 2240 ex.00 bh Rp .00 bh Rp .00 bh Rp . 2 1 ROR Heat Detector type QF-306A 12. Rp - 17 : Rincian BQ .00 m' Rp . Rp - 7 EOL Resistor 1.5mm+PVC 12. Rp - 8 Pekerjaan kabel dari MDF ke : terminal box lantai 1 NYY 3 x 2. 30 x 30 x 10 cm 1.00 bh Rp .5mm2 10.00 ttk Rp .00 bh Rp .00 bh Rp .00 ttk Rp .5mm+PVC 12. Rp - 8 EOL Resistor 1. Rp - 2 Ionization Smoke Detector type QF-202D 1. PEK. Rp - Lantai 2 1 Ceiling Speaker 6 w 6. Rp - 10 Pekerjaan kabel panel ke : terminal box lantai 1 NYY 3x2. Tunda 5 Paging Microphone ex TOA 1.5mm+PVC 6.2240 ex TOA 1.00 bh Rp . Rp - 7 Push Botton 1. Rp - 3 Terminal Box Fire Alarm 24 Pairs uk. Rp - 3 Terminal box ex lokal untuk kontrol 1. Rp - 4 Indicator Lamp 1. Rp - c. Rp - 10 Fire Extinguisher Type ABC QFP-35 isi 3. Rp - 7 Alat bantu + Assesories 1. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT. Rp - 3 Terminal box ex lokal untuk kontrol 1.

Pemadatan Tanah Tiap 40 Cm 21. Galian Pondasi Sloof 6.43 Kg Rp .6) 25. Rp - 3 Pekerjaan Galian Tanah Pondasi a. Instalasi pengabelan ITC 2 x 2 x 0. 5 D 16 379.6 mm2 5. Rp - e.20 m2 Rp . Pesawat Telephone 1.00 m' Rp . Rp - b.94 m3 Rp . Rp - b. Rp - . Rp - . 12 D 13 178. D 13-200 67.Tulangan : Tul.80 m2 Rp . Box Perumtel 1. Kabel telephone ITC 6 (2 x 2 x 0.00 Unit Rp .80 .50 Kg Rp .00 m' Rp .00 .Tulangan : Tul. Rp - . Rp - e.00 .6) 30. Rp - b.00 m' Rp . 12 D 13 856. Rp - f.Bekisting Kolom 24. Rp - : Skg Ф 10 (150-200) 377.84 M³ Rp . Kabel telephone ITC 6 (2 x 2 x 0.00 . Rp - f.11 M³ Rp . Rp - .00 bh Rp . Rp - b.00 bh Rp .NO. Sloof (20/40) 34.80 Kg Rp .Bekisting Kolom 115.Beton K-225 7.2 Lapis Ф 10-150 971.87 Kg Rp . Balok Atap 11. Rp - 8 Pekerjaan Atap Ramp a. Rp - .75 M³ Rp . JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT.00 bh Rp . Rp - . Rp - e. 10 D 13 337.88 M³ Rp .Beton K-225 5. Rp - . Rp - 18 : Rincian BQ .72 M³ Rp .00 m2 Rp . Pekerjaan Struktur Rp - 1 Pengukuran dan pemasangan bouplang 50. Rp - b.6) 20. Galian Pondasi Tapak 24.75 Kg Rp . HARGA SATUAN JUMLAH HARGA d.00 bh Rp . Rp - 5 Pekerjaan Kolom Ramp Kolom Lantai Dasar (35x35x240) 72. Kabel telephone ITC 10 (2 x 2 x 0. Pengurugan tanah dengan tanah Merah 21.26 M³ Rp .Tulangan : Tul. Rp - c.332. Out let telepon 5. Plat Lantai Atap tebal 10 Cm 78.76 m3 Rp . Rp - .68 m3 Rp . Tunda Lantai 2 a.Bekisting Batako 9.84 m3 Rp . Rp - . Box terminal cabang IDF 6 Pair 1.76 m3 Rp .20 Kg Rp .00 .20 . Rp - h. Rp - c. Rp - .Tulangan : Tul.00 . Rp - .Beton K-225 9. Rp - c. Rp - 6 Pekerjaan Balok Ramp 48. Pondasi Tapak (120x120x20) 10.60 M³ Rp . Rp - .2 Lapis Ф 10-150 1.80 m2 Rp .64 m2 Rp .Bekisting Plat 80. Rp - . Listplank Beton 2.00 bh Rp .88 m3 Rp .00 ttk Rp . Rp - 4 Perjaan Pondasi a. Rp - : Skg Ф 10 (150-200) 78. Kolom Pedestal (35x35x240) 15.84 M³ Rp . Rp - i.Beton K-225 2. Rp - b.Beton K-225 5. Rp - : Skg Ф 10 (150-200) 155.Bekisting Batako 27. Rp - d. Urugan Kembali Bekas Galian 16.Bekisting Balok 28.20 M² Rp .Beton K-225 3. Lantai Kerja 1. Mini PABX 12 Extantion 1.13 m3 Rp . Rp - C.Tulangan : Tul.Bekisting Plat 78.71 Kg Rp .Tulangan : Tul. Pesawat Telephone 1.63 Kg Rp . Rp - g. Box terminal induk MDF 20 Pair 1.40 Kg Rp . Rp - : Skg Ф 10 (150-200) 172. RUMAH POMPA DAN RAMP LUAR I. Rp - .Tulangan : Tul.13 M³ Rp . Rp - 7 Pekerjaan Lantai Ramp 67. Pasir Urug Bawah Pondasi 2.00 bh Rp .Beton K-225 2.12 M³ Rp .17 Kg Rp .00 Rp .53 Kg Rp . Rp - 2 Pekerjaan Tanah a.

Rp - 5 Pekerjaan Pengecatan Dengan Cat Exterior 250. Rp - . Rp - . Rp - c.NO. Sloof (30/50) 83.76 m3 Rp .00 Bh Rp .37 Kg Rp .00 m2 Rp . Plint Keramik 10x40 71. Rp - d.314. Water Profing Tipe Coating 19. Rp - .00 m' Rp . Galian Pondasi Tapak 50. Pasangan Bata ringan 85. Rp - 4 Perjaan Pondasi a. Kolom Pedestal (35x35x240) 36. PEKERJAAN STRUKTUR Rp - Pekerjaan Struktur Lantai dasar 1 Pengukuran dan pemasangan bouplang 52.40 m3 Rp . Pekerjaan Arsitektur Rp - 1 Pekerjaan Lantai a. Rp - .62 m3 Rp . 12 D 16 682.00 Bh Rp .17 Kg Rp . Lantai Keramik 40x40 (Tipe Kasar) 48. Rp - 3 Pekerjaan Galian Tanah Pondasi a.56 Kg Rp . Rp - 2 Pekerjaaan Dinding a. Rp - b. Rp - . Pekerjaan Mekanikal/Elektrikal Rp - 1 Instalasi Penerangan 15.48 m3 Rp . Rp - b.60 m2 Rp .Bekisting Kolom 57.00 Unit Rp .00 Bh Rp .Bekisting Batako 32.66 Kg Rp . Pasangan Keramik 40x40 19. Rp - : Tul.00 m2 Rp . Rp - b.00 m3 Rp .00 m2 Rp . Pemadatan Tanah Tiap 40 Cm 308. Rp - III. Atas D 13-200 289. Rp - D. Plesteran dinding 1:4 170.20 m2 Rp . Rp - 5 Pekerjaan Kolom Lt.36 m2 Rp . Rp - 2 Pekerjaan Tanah a.Beton K-225 14.76 m3 Rp .60 m2 Rp . BANGUNAN TAMBAHAN I. Rp - Pasir Urug Bawah Pondasi 2. Rp - Lantai Kerja 1. Rp - c. Rp - : Skg Ф 10 (150-200) 498. Rp - II.251.14 m3 Rp .25 m1 Rp .73 Kg Rp .58 m3 Rp . Pengurugan tanah debgan tanah Merah 308.40 m1 Rp .00 .Beton K-225 5.00 m2 Rp .00 m3 Rp .41 m3 Rp . Di Tunda 3 Saklar Tunggal 2. Urugan Kembali Bekas Galian 50. Kolom Praktis & Balok Lateu 72. 12 D 16 1.82 m3 Rp .Bekisting Batako 83. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT. Rp - 3 Pekerjaan Kusen Pintu dan Jendela P2 3. Bawah D 16-200 460.00 Unit Rp .Beton K-225 12.Beton K-225 5. Rp - b.40 m2 Rp .Tulangan : Tul.20 m2 Rp . HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 9 Pekerjaan Lantai Penutup Ground Tank tebal 15 Cm 1. 10 D 16 1. Man Hole 1.20 .Bekisting Kolom 105. Di Tunda 6 Finishing Ground Water Tank a. Rp - : Skg Ф 10 (150-200) 215. Rp - c. Pondasi Tapak (180x180x30) 15.36 Kg Rp . Rp - b.00 Ttk Rp . Galian Pondasi Sloof 4.Tulangan : Tul. Acian dengan Semen Mortar 170. Rp - .00 . Rp - 4 Saklar Ganda 2.60 m2 Rp . Rp - 4 Screping & finishing Dak Beton 57. Rp - b.1 Kolom Lantai Dasar (35x35x240) 66. Rp - . Rp - 2 Lampu TL Tipe Bambu 15.40 m3 Rp .41 Kg Rp . Rp - b.00 .56 Kg Rp . Rp - 19 : Rincian BQ .Tulangan : Tul. Rp - : Skg Ф 10 (150-200) 395.Tulangan : Tul. Rp - .20 m2 Rp .

07 m3 Rp . Rp - .00 Bh Rp .Beton K-225 12. Rp - . Rp - – Plat Simpul t=9mm 135. 4 D 13 7.53 Kg Rp . Rangka Atap Baja Ringan PRATAGN TRUSS 164. Rp - c. Rp - : Skg Ф 10 (150-200) 384. Rp - – Base plate t= 12 mm 25.47 Kg Rp . Genteng Metal Berpasir Teval 0.16 M² Rp . Rp - – Base plate t= 12 mm 37. Rp - b. Rp - f.14 m3 Rp .Tulangan : Tul.80 .44 Kg Rp .00 Bh Rp .40 m2 Rp .Tulangan : Tul. 5 D 16 507. Rp - .Tulangan : Tul.577. ListPlank Beton 54.18 Kg Rp . Rp - b. Rp - .25 Kg Rp .08 Kg Rp .Bekisting Plat 60.Bekisting Balok 17.60 m2 Rp .60.6 946.20. Rp - – Angkur Kuda-kuda Ø 12 mm 16.60. Rp - .Bekisting Balok 62.20 .29 m3 Rp .53 Kg Rp . Rp - – Base plate t= 12 mm 18.76 Kg Rp . HARGA SATUAN JUMLAH HARGA Rp - Pekerjaan Struktur Lantai Atas 1 Pekerjaan Lantai Beton a. Rp - . Kuda-Kuda JL-1 4. Rp - e. Trekstang dia 12 + Asesoris 53.16 M² Rp .62 m3 Rp . Rp - 2 Pekerjaaan Kolom Lt.00 m2 Rp .2.66 Kg Rp .52 m2 Rp .84 Kg Rp . Rp - .6 1.48 Kg Rp . 12 D 16 1.52 Kg Rp .59 Kg Rp .50 Kg Rp . 12 D 16 1.Beton K-225 6. 5 D 16 227. Rp - 4 Pekerjaan Atap a.2 Lapis Ф 10-150 1.NO.577.70 Kg Rp . Rp - g. Gording Besi C.50 Kg Rp . Rp - c.6 1. Plat Beton Tebal 10 CM .00 – Kuda-kuda Baja siku 2L60.261. Kuda-Kuda Tipe K-1 3.00 .125.48 m3 Rp .3 649.60. Balok Beton 20/40 64. Rp - . Rp - : Skg Ф 10 (150-200) 172.2 Lapis Ф 10-150 1.60 m2 Rp .00 Kg Rp .Beton K-225 12. Rp - : Skg Ф 10 (150-200) 498. Rp - d.Tulangan : Skg Ф 10 (150-200) 191.Bekisting Balok 38.Bekisting Kolom 75. Rp - .Beton K-225 5. Rp - .023. Rp - – Plat Simpul t=9mm 78.Beton K-225 2.Beton K-225 6. Rp - – Angkur Kuda-kuda Ø 12 mm 8. Rp - 20 : Rincian BQ .2 Kolom Lantai Atas (35x35x240) 54.745.Tulangan : Tul. Plat Beton Tebal 12 CM . Rp - : Skg Ф 10 (150-200) 323. Balok Beton 30/50 83. Rp - b. Rp - – Plat Simpul t=9mm 105. Rp - .4mm Pretty Maroon 164.22 Kg Rp .00 Kg Rp .00 Bh Rp . Rp - 3 Pekerjaan Talang Beton a.Bekisting Plat 105.Beton K-225 : Tul. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT. Ikatan Angin dia 16 + Asesoris 45. Rp - – Angkur Kuda-kuda Ø 12 mm 24.72 m2 Rp .40 .41 Kg Rp .00 – Kuda-kuda Baja siku 2L60.30 m3 Rp . Rp - .67 m3 Rp .Tulangan : Tul. Kuda-Kuda K-2 2.00 – Kuda-kuda Baja siku 2L60. Rp - c.28 m2 Rp . Rp - b. Rp - . Balok Beton 20/40 28.Tulangan : Tul.49 Kg Rp .Bekisting Balok 68.50. Rp - .20 .75 Kg Rp .02 Kg Rp .003.

NO. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA

h. Nok Genteng Metal 36,00 M¹ Rp - Rp -
Rp -

II. PEKERJAAN ARSITEKTUR Rp -
Pekerjaan Arsitektur Lantai dasar
1 Pekerjaan Lantai
a. Lantai Keramik 40x40 120,60 M² Rp - Di Tunda
b. Lantai Keramik 40x40 (Tipe Kasar) 56,70 M² Rp - Di Tunda
c. Plint Keramik 10x40 78,75 M¹ Rp - Di Tunda

2 Pekerjaan Dinding 159,94

a. Pasangan Bata ringan 511,80 M² Rp - Rp -
b. Kolom Praktis & Balok Lateu 50,60 M¹ Rp - Rp -
c. Plesteran dinding 1:4 1.023,59 M² Rp - Rp -
d. Acian dengan Semen Mortar 1.023,59 M² Rp - Rp -

3 Pekerjaan Kusen Pintu dan Jendela
a. Pintu Tipe P.1 (2 daun) 3,00 Unit Rp - Rp -
b. Pintu Tipe P.2 (1 daun) 1,00 Unit Rp - Rp -
c. Jendela Tipe 1 4,00 Unit Rp - Rp -
d. Jendela Tipe 2 1,00 Unit Rp - Rp -

4 Pekerjaan Plafond
a. Pasang rangka Plafond besi Hollow Galvanis 40x40 & 40x20 111,80 m² Rp - Di Tunda
b. Penutup Plafond teras, lambrisering metal (spandril) 8,40 m² Rp - Di Tunda
c. Penutup Plafond GRC t = 5 mm - m² Rp - Di Tunda
d. Penutup Plafond Gypsumc Board 9 mm 103,40 m² Rp - Di Tunda
e. Pas. list plafond profil uk. 5/5 cm kayu kamper - m¹ Rp - Di Tunda
f. Pas. list plafond gypsum 10 cm 78,75 m¹ Rp - Di Tunda

5 Pekerjaan Pengecatan
a. Pengecatan dinding Luar (cat Exterior Whitersield) 460,62 m² Rp - Di Tunda
b. Pengecatan dengan Cat Interior
– Pengecatan dinding dalam 511,80 m² Rp - Di Tunda
– Pengecatan Plafond 111,80 m² Rp - Di Tunda
Rp -
Pekerjaan Arsitektur Lantai Atas
1 Pekerjaan Lantai
a. Pas. Water profing, type membrane self, Adhesive System tbl 1,5 mm
– water profing Lantai Toilet 7,56 M² Rp - Di Tunda
– water profing Talang beton 61,60 M² Rp - Di Tunda
– Pasang Screed 5 cmm (Pelindung Water Proofing) 56,00 M¹ Rp - Di Tunda
a. Lantai Keramik 40x40 120,60 M² Rp - Di Tunda
b. Lantai Keramik 30x30 (Tipe Kasar) 7,20 M² Rp - Di Tunda
c. Pasang Keramik dinding toilet uk. 20 x 25 ad. 1:4 26,40 M² Rp - Di Tunda
d. Plint Keramik 10x40 78,75 M¹ Rp - Di Tunda

2 Pekerjaan Dinding 114,24

a. Pasangan Bata ringan 365,57 M² Rp - Rp -
b. Kolom Praktis & Balok Lateu 50,60 M¹ Rp - Rp -
c. Plesteran dinding 1:4 731,14 M² Rp - Rp -
d. Acian dengan Semen Mortar 731,14 M² Rp - Rp -

3 Pekerjaan Kusen Pintu dan Jendela
a. Pintu Tipe P.1 (2 daun) 2,00 Unit Rp - Rp -
b. Pintu Tipe P.2 (2 daun) 1,00 Unit Rp - Rp -
c. Pintu Tipe P.2 (1 daun) 4,00 Unit Rp - Rp -
d. Jendela Tipe 1 6,00 Unit Rp - Rp -
e. Jendela Tipe 2 2,00 Unit Rp - Rp -

4 Pekerjaan Plafond

21 : Rincian BQ

NO. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA
a. Pasang rangka Plafond besi Hollow Galvanis 40x40 & 40x20 172,20 m² Rp - Di Tunda
b. Penutup Plafond GRC t = 5 mm 68,80 m² Rp - Di Tunda
c. Penutup Plafond Gypsumc Board 9 mm 103,40 m² Rp - Di Tunda
d. Pas. list plafond profil uk. 5/5 cm kayu kamper 117,60 m¹ Rp - Di Tunda
e. Pas. list plafond gypsum 10 cm 78,75 m¹ Rp - Di Tunda

5 Pekerjaan Pengecatan
a. Pengecatan dinding Luar (cat Exterior Whitersield) 329,01 m² Rp - Di Tunda
b. Pengecatan dengan Cat Interior
– Pengecatan dinding dalam 365,57 m² Rp - Di Tunda
– Pengecatan Plafond 172,20 m² Rp - Di Tunda
Rp -

III. PEKERJAAN MEKANIKAL/ELEKTRIKAL Rp -
1 Pekerjaan Plumbing & Sanitair
a. Pekerjaan Sanitair
– Closet duduk TOTO Sonata CW 661 JT1/ 784 JP 2,00 Rp - Di TUNDA
– Floor Drain TOTO TX 1A 2,00 Rp - Di TUNDA
– Washtafel Gantung + Kran Handle Panjang + Acessories 2,00 Rp - Di TUNDA
– Washtafel Counter Lavatory + Krant + Acessories 1,00 Rp - Di TUNDA
– Kitchen Zink 1 Lobang Bahan Stainles steel 2,00 Bh Rp - Di TUNDA

b. Pekerjaan Instalasi Air Bersih
Pipa PVC dia. 1/2" 26,95 M¹ Rp - Rp -
Pipa PVC dia. 3/4" 12,00 M¹ Rp - Rp -
Pipa PVC dia. 1" 51,60 M¹ Rp - Rp -
Gate Valve dia. 1" 2,00 bh Rp - Rp -
Gate Valve dia. 3/4" 3,00 bh Rp - Rp -
c. Pekerjaan Instalasi Air Kotor
PVC Class AW dia. 4" 16,00 M¹ Rp - Rp -
PVC Class AW dia. 3" 12,00 M¹ Rp - Rp -
PVC Class AW dia. 2" 10,00 M¹ Rp - Rp -
Saluran keliling Gedung 1/2 Buis Beton Ф 20 cm 55,65 M¹ Rp - Rp -

2 Pekerjaan Tata Udara
a. Unit Peralatan Utama
- AC Split Tipe Wall Mounted 5000 BTU / H ( 0,5 PK) 2,00 Unit Rp - Di Tunda
- AC Split Tipe Wall Mounted 13000 BTU / H ( 1.5 PK ) 1,00 Unit Rp - Di Tunda
- AC Split Tipe Wall Mounted 18000 BTU / H ( 2 PK ) 1,00 Unit Rp - Di Tunda
- Exhaustt Fan Tipe Wall Mounted 2,00 Unit Rp - Rp -
b. Pekerjaan Pemipaan Refrigerant 36,00 M¹ Rp - Rp -
c. Pipa Drain dia. 3/4" 44,00 M¹ Rp - Rp -
d. Kabel Power 42,00 M¹ Rp - Rp -

3 Pekerjaan Listrik Arus Kuat
a. Pekerjaan Panel
- Panel SDP 1,00 Unit Rp - Rp -
- Panel Lisrik LT.1 1,00 Unit Rp - Rp -
- Panel Lisrik LT.2 1,00 Unit Rp - Rp -
- Panel Alat (Tenaga) 1,00 Unit Rp - Rp -
b. Pekerjaan Instalasi
- Instalasi Penerangan 51,00 Ttk Rp - Rp -
- Instalasi Stop Kontak 200 Watt 33,00 Ttk Rp - Rp -
- Instalasi Stop Kontak 1000 Watt 3,00 Ttk Rp - Rp -
- Kabel Feeder 4x6 mm 24,00 M¹ Rp - Rp -
- Kabel Feeder 4x16 mm 20,00 M¹ Rp - Rp -
- Kabel BC Ф 6 mm 20,40 M¹ Rp - Rp -
- Grounding Panel 1,00 Ls Rp - Rp -
c. Pekerjaan Lampu & Armateur

22 : Rincian BQ

NO. JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA

- Lampu TL LED 2x20 W Cover RMI 1200 16,00 Bh Rp - Di TUNDA
- Lampu TL LED 2x10 W Cover RMI 600 19,00 Bh Rp - Di TUNDA
- Lampu LED 11 W + Fitting 2,00 Bh Rp - Di TUNDA
- Lampu LED 11 W Cover Down Light 5,00 Bh Rp - Di TUNDA
- Lampu Baret 9,00 Bh Rp - Di TUNDA

d. Pekerjaan Saklar & stop Kontak
- Saklar Tunggal 2,00 Bh Rp - Rp -
- Saklar Ganda 16,00 Bh Rp - Rp -
- Saklar Hotel 4,00 Bh Rp - Rp -
- Stop Kontak200 Watt 33,00 Bh Rp - Rp -
- Stop Kontak1000 Watt (Legrand) 3,00 Bh Rp - Rp -

4 Pekerjaan Fire Alarm
a. Terminal Box Fire Alarm 24 Pairs uk. 30 x 30 x 10 cm 1,00 Unit Rp - Rp -
b. Smoke Detector 8,00 Bh Rp - Rp -
c. ROR Heat Detector type QF-306A 7,00 BH Rp - Rp -
d. Alarm Bell 2,00 BH Rp - Rp -
e. EOL Resistor 2,00 BH Rp - Rp -
f. Indicator Lamp 2,00 BH Rp - Rp -
g. Kabel Feeder 3x3x2,5mm 26,00 M¹ Rp - Rp -

5 Pekerjaan Telepon
a. Terminal Box Telepon 1,00 Unit Rp - Rp -
b. Outlet Telepon 3,00 Bh Rp - Rp -
c. Pesawat Telepon 3,00 BH Rp - Rp -
d. Instalasi Kabel Telepon 3,00 Ttk Rp - Rp -
e. Kabel Feedre ITC 10 Pair 26,00 M¹ Rp - Rp -

6 Pekerjaan Kabel Data
a. Pacth Panel 8 Port 1,00 Unt Rp - Rp -
b. Outlet Kabel Data 4,00 Bh Rp - Rp -
c. Instalasi Kabel Data 4,00 ttk Rp - Rp -
d. Kabel UTP Cat.6 65,00 M¹ Rp - Rp -

7 Pekerjaan Tata Suara
a. Ceiling Speaker 6 w 13,00 bh Rp - Rp -
b. Attenuartor 6-30 w 7,00 bh Rp - Rp -
c. Terminal box ex lokal untuk kontrol 1,00 bh Rp - Rp -
d. Instalasi ceiling speaker NYMHY 2x 1.5mm+PVC 7,00 ttk Rp - Rp -
e. Instalasi Attenuartor NYMHY 3x1.5mm+PVC 7,00 ttk Rp - Rp -
f. Kabel Feeder NYM 3x2x2.5 mm 26,25 M¹ Rp - Rp -
g. Alat bantu + Assesories 1,00 ls Rp - Rp -

E. BANGUNAN SARANA DAN PRASARANA
1 PEKERJAAN PERKERASAN JALAN DAN PARKIR Rp -
1 Pemadatan tanah dengan mesin giling 397,32 m2 Rp - Rp -
1 Gelar batu makadam 15 cm 59,60 m3 Rp - Di TUNDA
2 Gelar batu split 29,80 m3 Rp - Di TUNDA
3 Koting aspal emolsi 397,32 m2 Rp - Di TUNDA
4 Gelar aspalhotmix 2 cm 397,32 m2 Rp - Di TUNDA
5 Pemadatan finishing pekerjaan 397,32 m2 Rp - Di TUNDA

2 PEKERJAAN PAPAN NAMA Rp -
1 Pas. huruf timbul Galvanil fin. duco tinggi 27 cm (depan) 27,00 bh Rp - Di TUNDA
2 Pas. huruf timbul Galvanil fin. duco tinggi 16 cm (depan) 35,00 bh Rp - Di TUNDA

23 : Rincian BQ

lantai kerja dibawah saluran ad. duco tinggi 18 cm (samping) 35. Rp - 3 Pas. 1:3:5 t = 5 cm 1.00 bh Rp . Rp - 4 Pas.61 m3 Rp . HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 3 Pas. huruf timbul Galvanil fin. beton saluran ( alas + dinding ) bs. duco tinggi 31 cm (samping) 27. Rp - 2 Urugan tanah kembali 4.3 kg/m3 1. Rp - 6 Pas.NO.31 m3 Rp .26 m3 Rp . beton saluran ( tutup ) bs.00 bh Rp . pasir urug dibawah saluran t = 10 cm 2. 190. huruf timbul Galvanil fin.16 m3 Rp . 100 kg/m3 4. Rp - 5 Pas. Rp - 24 : Rincian BQ . Di TUNDA 4 Pas.72 m3 Rp . JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT.08 m3 Rp . Di TUNDA 3 PEKERJAAN SALURAN AIR HUJAN Rp - 1 Galian tanah untuk saluran 19.

II.DAFTAR HARGA SATUAN PEKERJAAN Satuan Kerja PPK : Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta I Kegiatan : Pembangunan Gedung Klinik Terpadu tahap II Poltekkes Kemenkes Jakarta I Lokasi : Jl. Anl. Wijayakusuma Raya no 47-48. Anl. Anl. PEKERJAAN PONDASI 1 paket Mobilisasi & Demobilisasi alat pancang Hidraulic System Rp . Anl.002 1 Set Foto kegiatan 3 phase color Rp .I. Anl.f 1 M² Bekisting Balok Rp . Anl.004 1 M² Pintu seng sementara Rp .3.II.1.I. PEKERJAAN STRUKTUR & PENUTUP ATAP 1 Kg Konstruksi Besi siku/Profil DN SII Rp .d 1 M³ Pemadatan Tanah Tiap 40 Cm Rp .II. Seng (BJLS) Rp . Anl.006 1 M² Barak + gudang 3 x 8 = 24 m² Rp . Anl.1.3.1. Anl.d 1 Bh Baut Gording Ø 1/2" Rp .001 1 M¹ Pengukuran dan pemasangan bouwplang Rp .3.II.a 1 Bh Memasang Baut Ø 12 mm Rp .3.I.II.007 1 Paket Ls Air kerja lengkap dengan sanitasi Rp .3.2.a 1 M³ Pengecoran Beton Site Mix K-175 Rp .b 1 Ttk Bobok & buang kepala tiang/pile Rp .1. Cilandak Jakarta Selatan Tahun Anggaran : 2017 NO. JENIS SATUAN PEKERJAAN HARGA SATUAN KODE ANALISA 1 2 3 4 A. Anl. Anl.II. Anl.II.c 1 Kg Pembesian Tulangan Beton Rp . Anl. Anl. PEKERJAAN BETON 1 M³ Pengecoran Ready Mix Beton K-225 Rp .a 1 M³ Urugan Tanah Bekas Galian Rp .I. Anl. Anl. Anl.c 1 M³ Urugan Pasir Bawah Pondasi Rp . PEKERJAAN STRUKTUR I. Anl.3.f 1 M² Genteng Metal Berpasir Setara "Multiroof" 0.II.II.II.I.d 1 M² Bekisting Batako Rp .II.II.4. Anl. Anl.g 25 : Form Harga Satuan .e II.3. Anl. Anl.i IV.3.c III.4mm Pretty Maroon Rp .4.II.II.II. Anl.g 1 M² Bekisting Plat Rp .I.1. Anl. PEKERJAAN PENDAHULUAN 1 Unit Papan nama proyek bahan multiplek 9 mm Rp . PEKERJAAN TANAH 1 M³ Galian Tanah Rp . Anl.II. Anl.008 1 Paket Ls Listrik Kerja Rp .II.a 1 M¹ Tiang pancang segi tiga Ukuran 28cmx28cm panjang 6m+2m=8m Rp . Anl.II.I. Anl.4. Anl.4.e 1 M² Bekisting Kolom Rp .4.4. Anl.II.II.II.2. Anl.c 1 Bh Angkur Kuda-kuda Ø 12 mm Rp .2.II.009 B.h 1 M³ Pondasi & Turap Batu kali adukan 1pc : 5 ps Rp .I.005 1 M²Direksi keet 3 x 8 = 24 m² dengan lantai diplester Rp .3.b 1 M³ Urugan Tanah Merah dari Luar Rp .II.b 1 M³ Beton Lantai Kerja K-100 Rp .003 1 M¹ Pembuatan Pagar Proyek GRC Rangka Kayu diitutup memakai Printing Banner Rp .I.e 1 M² Rangka Atap Baja Ringan PRATAGN TRUSS G550 AS 150 A1. Anl.

III.III. Anl. Anl.2.i C. PENGGANTUNG & PENGUNCI 1 M¹ Kosen Allumunium 4" Warna Coklat (Powder Coating) Rp .III.c 1 M² Acian dengan semen Mortar Rp . Anl.r IV. Anl.h 1 M¹ Pasang Keramik plint uk.III.b 1 M² Plesteran dinding ad.III.III.3.h 1 Set Floor Hinge BTS 80 Setara Dorma Rp .III. Anl.3. Adhesive System tbl 1.2.4. PEKERJAAN PASANGAN + DINDING 1 M² Pasangan Dinding bata Ringan tebal 10 cm Rp .3. 1:3 Rp .e 1 M² Pasang Keramik tangga uk. Anl.f 1 M² Kaca Mati 6 mm Rp .h 1 M¹ Talang Jurai BJLS 40 Rp .1.2.III.3.III. Anl. Anl.2.2.2.III.3.III.b 1 M² Pasang Homogeneus Tile 40x40 UPolish Rp .III.II. JENIS SATUAN PEKERJAAN HARGA SATUAN KODE ANALISA 1 2 3 4 1 M¹ Nok Genteng Metal Rp .p 1 Bh Slot Jendela (Ram buncis) Rp .III. Anl.II. Anl.III.k 1 M² pasang Screed 5 cmm Lapis Floor Hardener Rp .3.III.4.III.3.III.III.d 1 M¹ Pasang band kolom bagian atas uk. Gypsum 12mm Metal stood Rp .1.d 1 M² Daun Pintu Double Playwood Rangka Kayu Kamper Finish Melamik Rp 88. PEKERJAAN KUSEN.III.III. Anl.3. Anl.3.III. Anl. Anl. Anl.1.a 26 : Form Harga Satuan .III.h II.3. Anl.1.f 1 M² Pasang Keramik kasar toilet uk.a 1 M¹ Frame Pintu All.III. Anl. Anl.2. Anl.a 1 M² Pasang Homogeneus Tile 40x40 Polish Rp .g 1 M² Pasang Keramik dinding toilet uk. 1:4 Rp . PEKERJAAN LANTAI / UBIN 1 M² Pasang Homogeneus Tile 60x60 Polish Rp .3.III.l 1 M¹ Pasang tali air jarak 10 cm Rp .g 1 M² Dinding Partisi. Anl.III. Anl. 1:4 Rp . Anl.III.e 1 M² Pasang Batu tempel andesit pada dinding Rp . 12/6 cm ad. Anl.III.III. type membrane self.1.III.1.o 1 Bh Engsel Jendela (Casement) Rp .3. Anl.III.1.III. KACA.2.III. PEKERJAAN PLAFOND DAN RAILLING 1 M² Pasang rangka Plafond besi Hollow Galvanis 40x40 & 40x20 Rp .2. 20 x 25 ad.2.5 mm Rp .NO. 10 x 40 Rp . Warna Coklat (Powder Coating) Rp .a 1 M¹ Kolom Praktis/Balok Lateu (11x11) Rp .j 1 M² pasang Water profing.III. Anl. Anl. Anl.e 1 Unit Pintu Toilet (Kusen + Daun Pintu) PVC Kualitas KW-1 Rp .3.III.III. PINTU. Anl.00 Anl.III. 30 x 30 Rp .4.3.l 1 Psg Lever Handle Rp .3.k III.d 1 M² Pasang Keramik rabat kasar Tile 40x40 Rp . Anl. Anl. JENDELA. Anl. 1:4 Rp . 20 x 20 ad. PEKERJAAN ARSITEKTUR I. Anl.j 1 Bh Engsel Pintu Rp . Anl. Anl. Anl.III.c 1 M² Pasang Keramik Lantai Tile 40x40 Rp .III.3.2.3. Anl.m 1 Set Kunci Silinder Rp . Anl.III.q 1 Set Kunci Pintu toilet (Knop cilinder Lockset) Rp .f 1 M¹ Pasang Meja beton dilapis granito Rp . Anl.k 1 Set Grendel tanam (Expangolet) Rp .i 1 Psg Pull Handle Pipa Stainless dia 1" Pjg 100 Cm Rp .i 1 M¹ Pasang Step noishing Rp .2.2. Anl.000. Anl.1.g 1 Bh Patch Fitting Rp .c 1 Unit Daun Pintu Semi framelless Kaca Temperd (100x225) Rp . Warna Coklat (Powder Coating) Rp .b 1 M¹ Frame Jendela All.

Anl.IV.026 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 3" Class AW Rp .c 1 M² Penutup Plafond Gypsumc Board 9 mm Rp . Anl. 2" Rp .IV.001 1 Bh Memasang Floor Drain TOTO TX 1A Rp .032 1 Unit Memasang AC Single Split Kap.b 1 M² Penutup Plafond GRC t = 5 mm Rp . Anl.III.III.013 1 Unit Memasang TANGKI BIOFILTRATION. Anl. Anl. Anl.III. 5/5 cm kayu kamper Rp .III.IV.IV.015 1 M¹ memasang Pipa GIP Medium Class dia. Anl. JENIS SATUAN PEKERJAAN HARGA SATUAN KODE ANALISA 1 2 3 4 1 M² Penutup Plafond teras.III. Anl. Anl.4. Anl.5 m Rp .4.023 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 1 1/2" Class AW Rp . Anl.IV.III.IV.4. Anl.IV.00 Anl. Anl.4.500. 1 Unit Memasang Jet Pump 250 Watt Rp . Anl. Anl.011 1 Unit Memasang Pompa transfer 250 watt sanyo Rp .4.IV. 4" Rp .002 1 Bh Memasang Closed Clean Out ( CCO ) dia 4" Rp .006 1 Bh memasang Urinoir ( Moslem ) type U 57 M (top inlet) lengkap Rp .028 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 6" Class AW Rp . Anl. Anl.021 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 1" Class AW Rp . Anl. Anl.025 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 2 1/2" Class AW Rp .012 1 Unit Memasang Roof Tank Cilinder FibreGlass 2 M3 Rp .030 PEKERJAAN AC DAN VENTILASI 1 Unit Memasang AC Single Split Kap.337.IV.IV.017 1 M¹ memasang Pipa GIP Medium dia.b 1 M² Pengecatan Cat Minyak Rp .4. Anl.h 1 M¹ Railing/pagar jembatan penghubung sesuai gambar Rp .III.4.IV.i V. PEKERJAAN MEKANIKAL 1 Unit Memasang Closet duduk TOTO Sonata CW 660 JT1/ 784 JP Rp . Anl.e 1 M¹ Pas. Anl.d 1 M¹ Pas. Anl.020 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 3/4" Class AW Rp . Anl. lambrisering metal (spandril) Rp .III. Anl. Anl. Anl. Anl. 3" (header) Rp .024 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 2" Class AW Rp . 7000 Btu/h (3/4PK) Rp .IV. 5000 Btu/h (1/2PK) Rp .III. Anl. Anl.IV. Anl.IV.IV.031 1 Unit Memasang AC Single Split Kap.d 1 M² Pengecatan Cat Melamik Rp .027 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 4" Class AW Rp .g 1 M¹ Railing Ramp dalam Modul 3.4.008 1 Bh memasang Kitchen Zink Rp .e D.014 1 bh MemasangFoot valve dia.III. Anl. list plafond profil uk.4.III.IV.005 1 Bh memasang Kran leher angsa TOTO T30AR 13V7N Rp . Cap 6 m3 / day model Cylinder Rp .IV.III.4.4. Anl. Anl.IV.IV.033 27 : Form Harga Satuan . list plafond gypsum 10 cm Rp . 1 1/4" Rp .a 1 M² Pengecatan Cat Interior (3 lapis + pelamir) setara VINILEX Rp .IV.IV. Anl. Anl.IV.010.IV.IV.IV.IV. 9000 Btu/h (1PK) Rp .III. Anl. Anl. Anl.4.4. Anl.f 1 M¹ Railing Tangga Modul 4 M Rp . Anl.018 1 M¹ memasang Pipa GIP Medium Class dia. Anl.007 1 Bh memasang Washtafel TOTO Type 223 CF/L 237 Lengkap Assesoris Rp .IV.c 1 M² Pengecatan Cat Duco Rp .IV.003 1 Bh memasang Floor Clean Out ( CCO ) dia 2" Rp . 1 1/2" Rp .019 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 1/2" Class AW Rp . Anl.NO.IV.009 1 Ttk Membuat Sumur Pantek Jetpump + Pipa Cassing Rp 2.004 1 Bh memasang Floor Drain Air Hujan dia.IV.IV.022 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 1 1/4" Class AW Rp . PEKERJAAN CAT 1 M² Pengecatan Cat Exterior (3 Lapis + Alcali) Rp .

037 1 Bh Saklar Tunggal Rp .5 mm2 Rp .031 1 ttk Instalasi Atenuator NYMHY 3x1. Anl.5 mm2 Rp .V.V.V.001 1 Unit Memasang PANEL INDUK Rp . Anl. Anl.V.025 1 ttk Instalasi Fire Alarm NYA 2x1.6 mm2 Rp .6mm) + pipa Conduit Rp .5PK) Rp .010 1 M¹ Memasang Kabel NYY 4 x 4 mm2 Rp .030 1 ttk Instalasi Speaker Kabel NYMHY 2x1.5mm + pipa Conduit Rp .035 1 Bh Rossetl Lamp SL 18 watt Rp .V.V.018 1 M¹ Memasang Kabel NYMHY 2 x 1.V.IV.V.V.IV. Anl. Anl.IV. 13000 Btu/h (1.5mm + pipa Conduit Rp .023 1 ttk Instalasi Stop Kontak NYM 3x2. JENIS SATUAN PEKERJAAN HARGA SATUAN KODE ANALISA 1 2 3 4 1 Unit Memasang AC Single Split Kap.5 mm2 Rp .034 1 Unit Memasang AC Single Split Kap. Anl.019 1 M¹ Memasang Kabel NYMHY 3 x 1.038 ANALISA PEKERJAAN PANEL 1 Unit Memasang COS on/of 100 A 3P ( Handle Manual ) Rp . Anl.V.V. Anl.V.037 1 M¹ Memasang Pipa Drain dia.V.E 18 W/ 220 Volt Rp . Anl.013 1 M¹ Memasang Kabel NYA 1 X 10 mm2 Rp .V.V.029 1 M¹ Kabel Telepone ITC 10 (2x2x0.5 mm2 Rp . Anl.026 1 M¹ Kabel Feeder NYY 3x2. Anl. 18000 Btu/h (2PK) Rp .V.6mm + pipa Conduit Rp . 3/4" Rp . Anl. SAKLAR & STOP KONTAK 1 Bh Lampu Liner Batten T5 RTK 2 X 28 watt /54 TKI Rp . Anl.036 1 M¹ Pekerjaan Pemipaan Refrigerant Rp .V.024 1 M¹Instalasi Power AC NYM 3x2.V. Anl.V.007 1 M¹ Memasang Kabel NYFGBY 4 x 16 mm2 Rp .V.002 1 Unit Memasang PANEL PENERANGAN Rp . Anl.5 mm2 Rp .V.5mm + pipa Conduit Rp .V. Anl. Anl.015 1 M¹ Memasang Kabel NYM 3 X 2.021 1 M¹ Memasang Pipa Conduit Rp . Anl.033 1 Bh Lampu Liner Batten T5 RTK 1 X 28 watt /54 TKI Rp . Anl. Anl. Anl.017 1 M¹ Memasang Kabel NYA 2 x 1.016 1 M¹ Memasang Kabel NYM 2 X 2 x 1.022 1 ttk Instalasi Penerangan NYM 3x2. Anl.014 1 M¹ Memasang Kabel NYM 2 X 2.020 1 M¹ Memasang Kabel ITC 2 x 2 x 0.V.V. Anl. Anl. Anl.V. Anl. Anl. Rp .V.036 1 Bh Stop Kontak Daya 250 VA Metal Inbow Dos Rp .V.V. LISTRIK.5 mm2 Rp .038 1 Bh Saklar Seri Rp . Anl.028 1 M¹ Kabel Telepone ITC 6 (2x2x0.V.009 1 M¹ Memasang Kabel NYY 4 x 6 mm2 Rp .V. Anl.012 1 M¹ Memasang Kabel NYA 1 X 50 mm2 Rp . Anl.008 1 M¹ Memasang Kabel NYFGBY 4 x 4 mm2 Rp . Anl.011 1 M¹ Memasang Kabel NYY 3 x 2.027 1 ttk Instalasi Telepone ITC 2x2x0. Anl.V.V.039 28 : Form Harga Satuan . Anl.NO.V. Anl.5mm + pipa Conduit Rp .V.IV.5 mm2 Rp . Anl. Anl.V.V. Anl.5mm + pipa Conduit Rp . Anl.034 1 Bh Down Light Type IL 602 ST PLC .5mm + pipa Conduit Rp .V.V.6mm) + pipa Conduit Rp .V.006 1 BH Memasang Elbow dengan R = 45 (200 x 3000 mm) Rp .035 1 Unit MemasangExhaust Fan KM/WC 10" Type Ceilling Rp .032 PEKERJAAN ARMATURE. Anl.5mm + pipa Conduit Rp . Anl. Anl. Anl. Anl.004 1 Ttk Memasang GROUNDING INST.005 ANALISA PEKERJAAN KABEL 1 M¹ Memasang Kabel Rack ( H 50 ) 2000 x 3000 mm Rp .003 1 Unit Memasang PANEL AC Rp . Anl.IV.

NO. JENIS SATUAN PEKERJAAN HARGA SATUAN KODE ANALISA
1 2 3 4

1 Bh Stop Kontak Tenaga 1500 VA (AC) Rp - Anl.V.040

PEKERJAAN PENANGKAL PETIR
1 bh Tiang Splitzent Rp - Anl.V.001
1 Ttk Pentanahan max 3 ohm, lengkap Copper Rod Rp - Anl.V.002
1 Unit Bak Kontrol 600 x 600 x 400 Rp - Anl.V.003
1 bh Box test Rp - Anl.V.004

ANALISA PEKERJAAN ELEKTRONIK
PEKERJAAN FIRE ALARM
1 unit Memasang Master Control panel Fire Alarm MCPFA 10 zone lengkap Rp - Anl.VII.001
1 Bh Memasang ROR Heat Detector type QF-306A Rp - Anl.VII.002
1 Bh Memasang Ionization Smoke Detector type QF-202D Rp - Anl.VII.003
1 Bh Memasang Terminal Box Fire Alarm uk. 30 x 30 x 10 cm Rp - Anl.VII.004
1 Bh Memasang indicator Lamp Rp - Anl.VII.005
1 Bh memasang Alarm Bell Rp - Anl.VII.006
1 Bh Memasang Push Botton Rp - Anl.VII.007
1 Bh Memasang EOL Resistor Rp - Anl.VII.008
1 Bh Fire Extinguisher Type ABC QFP-35 isi 3.5 Kg Rp - Anl.VII.009

1 Bh Memasang Rack kabinet Rp - Anl.VII.010
1 Set CD / MP3 Player c/w tuner AM - FM Rp - Anl.VII.011
1 Bh Power Amplifier 240W u/ZA series ZP - 2240 ex TOA Rp - Anl.VII.012
1 Bh Mixer Amplifier 240 W ZA 2240 ex. TOA Rp - Anl.VII.013
1 Bh Paging Microphone ex TOA Rp - Anl.VII.014
1 Bh Ceiling Speaker 6 w Rp - Anl.VII.015
1 Bh Attenuartor 6-30 w Rp - Anl.VII.016
1 Bh Terminal box ex lokal untuk kontrol Rp - Anl.VII.017

PEK. INSTALASI TELEPHONE
1 Bh Out let telepon Rp - Anl.VII.018
1 Bh Box terminal cabang IDF 6 Pair Rp - Anl.VII.019
1 Bh Box terminal induk MDF 20 Pair Rp - Anl.VII.020
1 Bh Box Perumtel Rp - Anl.VII.021
1 Bh Pesawat Telephone Rp - Anl.VII.022

29 : Form Harga Satuan

ANALISA HARGA SATUAN
Satuan Kerja PPK : Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta I
Kegiatan : Pembangunan Gedung Klinik Terpadu tahap II Poltekkes Kemenkes Jakarta I
Lokasi : Jl. Wijayakusuma Raya no 47-48, Cilandak Jakarta Selatan
Tahun Anggaran : 2017

KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA
1 2 3 4 5
I. PEKERJAAN PENDAHULUAN
Anl.I.001 1 Unit Papan nama proyek bahan multiplek 9 mm
a. Bahan : Kayu Borneo Super 0,0280 M³ Rp - Rp -
: Paku 5 - 7 0,2500 Kg Rp - Rp -
: Multiplek 9 mm uk. 240 x 120 cm 1,0000 Lbr Rp - Rp -
: Penulisan 1,0000 Ls Rp - Rp -
b. Upah Pasang 1,0000 Ls Rp - Rp -
Jumlah : Rp -
Jasa & Overhead : Rp -
Jumlah Total : Rp -
Pembulatan : Rp -
Anl.I.002 1 M¹ Pengukuran dan pemasangan bouwplang
a. Bahan : Papan Kayu Tarentang 0,0066 M³ Rp - Rp -
: Kayu Meranti Palembang kaso 0,0096 M³ Rp - Rp -
: Paku biasa 2"-5" 0,0200 Kg Rp - Rp -
b. Upah : Pekerja 0,1000 OH Rp - Rp -
: Tukang Kayu 0,1000 OH Rp - Rp -
: Kep. Tukang Kayu 0,0100 OH Rp - Rp -
: Mandor 0,0050 OH Rp - Rp -
Jumlah : Rp -
Jasa & Overhead : Rp -
Jumlah Total : Rp -
Pembulatan : Rp -
Anl.I.003 1 Set Foto kegiatan 3 phase color
a. Bahan : Cuci Cetak Uk. 3R 50,0000 Lbr Rp - Rp -
: Jilid Foto 1,0000 Set Rp - Rp -
b. Sewa Camera Digital 1,0000 Ls Rp - Rp -
c. Juru Foto 0,5000 Oh Rp - Rp -
Jumlah : Rp -
Jasa & Overhead : Rp -
Jumlah Total : Rp -
Pembulatan : Rp -

Anl.I.004 1 M¹ Pembuatan Pagar Proyek GRC Rangka Kayu diitutup memakai Printing Banner
a. Bahan : Kayu Borneo Super 0,0280 M³ Rp - Rp -
: Paku 5 - 7 0,2500 Kg Rp - Rp -
: GRC 3 mm 1,0000 Lbr Rp - Rp -
: Printing Banner 1,8000 M² Rp - Rp -
b. Perlengkapan 1,0000 Ls Rp - Rp -
c. Ongkos Pasang 1,0000 Ls Rp - Rp -
Jumlah : Rp -
Jasa & Overhead : Rp -
Jumlah Total : Rp -
Pembulatan : Rp -

30 : Form Analisa

KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA
1 2 3 4 5

Anl.I.005 1 M² Pintu seng sementara
: Kayu Borneo Super 0,0140 M³ Rp - Rp -
: Paku 5 - 7 0,1250 Kg Rp - Rp -
: Seng Gelombang 0,7500 Lbr Rp - Rp -
b. Perlengkapan 1,0000 Ls Rp - Rp -
c. Ongkos Pasang 1,0000 Ls Rp - Rp -
Jumlah : Rp -
Jasa & Overhead : Rp -
Jumlah Total : Rp -
Pembulatan : Rp -
Anl.I.006 1 M²Direksi keet 3 x 8 = 24 m² dengan lantai diplester
a. Bahan : Kayu Borneo Super 0,1000 M³ Rp - Rp -
: Paku 5 - 7 0,2500 Lbr Rp - Rp -
: Seng Glb BJLS 28 ( 80 x 180 cm ) 1,1000 Lbr Rp - Rp -
: Triplex 3 mm 0,5000 Lbr Rp - Rp -
: PC (50 kg) 0,1000 Zak Rp - Rp -
: Pasir pasang 0,2500 M³ Rp - Rp -
: Bata merah 70,0000 Bh Rp - Rp -
b. Peralatan 1,0000 Ls Rp - Rp -
c. Ongkos Pasang 1,0000 Ls Rp - Rp -
Jumlah : Rp -
Jasa & Overhead : Rp -
Jumlah Total : Rp -
Pembulatan : Rp -
Anl.I.007 1 M² Barak + gudang 3 x 8 = 24 m²
a. Bahan : Kayu Borneo Super 0,1000 m³ Rp - Rp -
: Paku 5 - 7 0,2500 kg Rp - Rp -
: Seng Glb BJLS 30 1,1000 lbr Rp - Rp -
: Triplex 3 mm 0,5000 lbr Rp - Rp -
: PC (50 kg) 0,1000 zak Rp - Rp -
b. Peralatan
Peralatan 0,0250 lot Rp - Rp -
c. Ongkos
OngkosPasang
Pasang 0,1250 ls Rp - Rp -
Jumlah : Rp -
Jasa & Overhead : Rp -
Jumlah Total : Rp -
Pembulatan : Rp -
Anl.I.008 1 Paket Ls Air kerja lengkap dengan sanitasi
a. Air Kerja : Pengeboran Sumur Dangkal 1,000 Rp - Rp -
: Pompa Air 1,000 Rp - Rp -
: Perlengkapan (Pipa, selang Drum, dll) 1,000 Rp - Rp -
b. Peralatan
Sanitasi sederhana 1,000 Rp - Rp -
c. Septick tank Sederhana 1,000 Rp - Rp -
Jumlah : Rp -
Jasa & Overhead : Rp -
Jumlah Total : Rp -
Pembulatan : Rp -
Anl.I.009 1 Paket Ls Listrik Kerja
a. Penyambungan Listrik Sementara 2.200,00 Va Rp - Rp -
b. Peralatan
Biaya Listrik Perbulan 3,00 Bln Rp - Rp -
c. Perlengkapan (Kabel, Lampu, dll) 1,00 Ls Rp - Rp -
Jumlah : Rp -
Jasa & Overhead : Rp -
Jumlah Total : Rp -
Pembulatan : Rp -

31 : Form Analisa

0000 Hr Rp .6250 OH Rp .II.a 1 paket Mobilisasi & Demobilisasi alat pancang Hidraulic System a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - 32 : Form Analisa . Upah : Pekerja 0. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.2000 M³ Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - 2 PEKERJAAN PONDASI Anl.1.d 1 M³ Urugan Pasir Bawah Pondasi a. Upah : Kepala Mekanik 2. Rp - : Sewa Forklift 2.3000 OH Rp .0000 O/H Rp .II. Rp - : Mandor 0.1. Upah : Pekerja 0.0000 Ls Rp . Bahan : Pasir Urug 1.2.II.e 1 M³ Pemadatan Tanah Tiap 40 Cm a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.1920 OH Rp . Rp - : Mandor 0.3000 OH Rp . Rp - b.0100 OH Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - : Pembantu 8. Rp - b. Rp - b. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.0000 Ls Rp .0190 OH Rp .b 1 M³ Urugan Tanah Bekas Galian a. Upah : Tukang Gali 0.0100 OH Rp . Rp - : Mandor 0.II.0620 OH Rp .2000 M³ Rp . Upah : Pekerja 0.c 1 M³ Urugan Tanah Merah dari Luar a. Perijinan : 1.0000 O/H Rp . Alat bantu (Stamper Kuda) 1. Peralatan : Sewa Trailer 2.II.1. Rp - : Mandor 0. Rp - b. Rp - : Mandor 0.1. Rp - : Mekanik 2.0100 OH Rp .1. Rp - b.0000 Hr Rp .3000 OH Rp .0000 O/H Rp . Bahan : Tanah Merah 1. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 II PEKERJAAN STRUKTUR 1 PEKERJAAN TANAH Anl.II. Upah : Tukang Gali 0.a 1 M³ Galian Tanah a.

0200 OH .3.0000 Lot . KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT. Biaya Pemancangan Sistem Hydrolic 1. Rp - : Tukang batu 0. Rp - b. Bahan : Pekerja 0.0830 OH Rp .II. Rp - Jumlah : - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0000 Ls Rp .0000 Ltr Rp . Alat bantu 1.2750 OH Rp .0000 M¹ Rp .1500 OH . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - 33 : Form Analisa .2000 OH . Rp - : Penyambungan Tiang Pancang 1. Bahan : Mini Pile segi tiga Ukuran 28x28x28 cm 1.0325 O/H Rp . Rp - : Mandor 0. Bahan : Semen PC 230. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Anl.II.6379 Kg .0000 Ltr .d 1 paket PDA Test 3 PEKERJAAN BETON Anl.a 1 M³ Pengecoran Ready Mix Beton K-225 a.6500 OH Rp .0000 Kg .0000 Ls Rp . Rp - : Mandor 0. Rp - b. Rp - b.0500 M³ .b 1 M¹ Tiang pancang segi tiga Ukuran 28cmx28cm panjang 6m+2m=8m a. Rp - : Mandor 0.0600 OH .II. Rp - : Batu split 20x30 0.2.II. - Jumlah : - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.7622 M³ Rp .8000 O/H Rp . Rp - b.5429 M³ Rp .0000 Kg Rp . Beton Ready mix K225 1.0280 OH Rp . Rp - : Kepala Tukang 0. Bahan : Semen PC 326.3. Rp - : Pasir Beton 0. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.c 1 Ttk Bobok & buang kepala tiang/pile a. Rp - : Kepala Tukang 0.7607 Kg .II. Rp - : Pasir Beton 0.2. Upah Pengecoran 1. - b. Rp - : Air 200.3.II.b 1 M³ Pengecoran Beton Site Mix K-175 a. Upah : Pekerja 1. Rp - : Air 215.0000 M¹ Rp .2.c 1 M³ Beton Lantai Kerja K-100 a. Upah : Pekerja 1. Rp - : Koral Beton 0. Rp - : Tukang batu 0. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.

- Plywood tebal 9 mm Lbr 0.0150 M³ . Upah : Pekerja 0.0000 Btg .0330 OH Rp .3300 OH Rp . Rp - : Kawat bendrat 0. Rp - : Mandor 0.0180 M³ Rp . Ф 8-10 cm 4m 2.3500 Lbr . Rp - Balok Kayu kelas II 0. Rp - : Tukang kayu 0.2000 Ltr Rp . Rp - : Pasir Pasang 0.II.0007 OH . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - 34 : Form Analisa .0250 M³ . Rp - : Kepala tukang 0. Upah : Kayu kelas III 0. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.350 0. Rp - b.0070 OH .0004 OH .0000 Kg . Bahan : Besi beton Polos/Ulir 1.5000 Bh .6600 OH Rp .1000 OH .e 1 M² Bekisting Batako a.II.f 1 M² Bekisting Kolom Sudah Termasuk Pabrikasi.0100 OH . Rp - : Kepala Tukang 0. Rp - Dolken . Rp - Jumlah : - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - Plywood tebal 9 mm Lbr 0.3500 Lbr Rp .2000 Ltr Rp .0070 OH . Upah : Kayu kelas III 0.5200 OH Rp .II.3.3. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Anl.0330 OH Rp .0500 Kg . Rp - : Tukang Batu 0.0400 M³ .0150 Kg .0000 Btg Rp .0260 OH Rp . Rp - : Minyak bekisting 0. Rp - b. Rp - : Kepala tukang 0. Rp - : Mandor 0.0015 OH . Rp - : Semen PC 6. Rp - : Minyak bekisting 0. Rp - : Tukang Besi 0. Upah : Pekerja 0.II. Rp - : Tukang kayu 0. - Dolken .350 0.3000 OH . Rp - b.g 1 M² Bekisting Balok Sudah Termasuk Pabrikasi.4000 Kg Rp . Pasang & Bongkar a. Rp - : Mandor 0. Rp - : Kepala tukang 0. Bahan : Pekerja 0. - Balok Kayu kelas II 0. Rp - : Mandor 0. Pasang & Bongkar a.3.3. - 3x Pakai : - : Paku 5 cm 0.4000 Kg Rp . Rp - b. Bahan : Pekerja 0.0260 OH Rp . KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.d 1 Kg Pembesian Tulangan Beton a.2600 OH Rp . Ф 8-10 cm 4m 4. Rp - 3x Pakai : - : Paku 5 cm 0. Bahan : Batako 12.0400 M³ Rp .

Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - : Pembantu operator 0.II. Rp - : Tukang batu 0.40 Kg Rp .0500 Oh Rp .03 OH Rp .1500 kg Rp . Rp - : Kepala tukang batu 0. Rp - b.0750 Oh Rp . Pelumas 0.7500 Oh Rp .0002 Oh Rp .66 OH Rp .b 1 Kg Baja Erection Konstruksi Kuda-kuda Besi a. Upah : Pekerja 1. Upah : Kayu kelas III 0. Rp - : Minyak bekisting 0. Upah : Pekerja 0.II. Pasang & Bongkar a.0000 Kg Rp . Rp - : Operator alat besar 0. Alat bantu 0.35 Lbr Rp .5000 Oh Rp .0010 Oh Rp .4.03 OH Rp . Rp - : Kepala tukang 0.II.0050 Oh Rp .33 OH Rp . Rp - b.00 Btg Rp .0500 Oh Rp . Rp - b. Rp - 3x Pakai : - : Paku 5 cm 0.0002 Ls Rp .0010 Oh Rp . Bahan : Batu Belah 15 cm/20 cm 1. Rp - : Semen PC 117.0030 Oh Rp . Rp - e.0002 Lot Rp . Bahan : Besi profil / besi siku ex DN 1. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.3. Bahan bakar solar 0.a 1 Kg Konstruksi Besi siku/Profil DN SII a.II. Rp - : Mandor 0.2000 m³ Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - 35 : Form Analisa . Rp - Dolken . Upah : Pekerja 0.0200 Oh Rp . Ф 8-10 cm 4m 6. Rp - : Mandor 0. Rp - : Mandor 0.0750 Oh Rp . Bahan : Pekerja 0.0002 Oh Rp .02 M³ Rp .0001 Oh Rp . Rp - : Pasir Pasang 0. Rp - : Tukang besi profil 0. Sewa alat 0. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - 4 PEKERJAAN STRUKTUR & PENUTUP ATAP Anl.04 M³ Rp .h 1 M² Bekisting Plat Sudah Termasuk Pabrikasi.3.5440 m³ Rp . Rp - d. Rp - : Tukang besi profil / Tukang las 0.0010 Ltr Rp .350 0. Rp - c. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Anl. Rp - : Kepala tukang besi profil 0.0100 Ltr Rp .20 Ltr Rp . Rp - : Kepala tukang besi profil 0. Rp - b. Rp - : Mandor 0. Rp - Plywood tebal 9 mm Lbr 0.i 1 M³ Pondasi & Turap Batu kali adukan 1pc : 5 ps a. Rp - : Tukang kayu 0.4. Rp - Balok Kayu kelas II 0.

000 Ls Rp . Upah Pasang 1. Upah Pasang 1. Rp - c.000 Ls Rp .e 1 Bh Baut Gording Ø 1/2" a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. 1.000 Ls Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.4.050 M² Rp .II.000 Ls Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.000 Lot Rp .000 Bh Rp . HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Anl.000 Ls Rp . Rp - : Ring (washer) 1.II.000 Ls Rp .II. Bahan : Angkur Baut Ø 12 mm L30 Cm 1.000 Bh Rp . Perlengkapan 1.4. Bahan : Baut Gording Ø 1/2" 1. Rp - b. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.000 M² Rp .h 1 M¹ Nok Genteng Metal a.000 Lot Rp . Bahan : Baut Ø 12 mm 1.4mm Pretty Maroon 1.f 1 M² Rangka Atap Baja Ringan PRATAGN TRUSS G550 AS 150 A1.g 1 M² Genteng Metal Berpasir Setara "Multiroof" 0.II.4.II.4mm Pretty Maroon a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Nok Genteng Metal 1. Rp - b. Perlengkapan 1. Rp - b. Rp - b.000 Lot Rp .4.4. Perlengkapan 1. Rp - : Ring (washer) 1. Seng (BJLS) a. Upah Pasang 1. Rp - : Ring (washer) 1.000 Ls Rp .4. Rp - b. Rangka Atap Baja Ringan G550 AS 150 A1. Rp - b.c 1 Bh Memasang Baut Ø 12 mm a.000 Ls Rp . Upah Pasang 1.000 Bh Rp .000 Lot Rp .II. Rp - c.050 M¹ Rp . Upah Pasang 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - 36 : Form Analisa . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Genteng Metal Berpasir Setara "Multiroof" 0. Upah Pasang 1.d 1 Bh Angkur Kuda-kuda Ø 12 mm a. Rp - c.

Rp - b.0150 Oh Rp . Upah Pasang 1.3000 Oh Rp . Rp - b. Bahan : Semen PC 6.a 1 M² Pasangan Dinding bata Ringan tebal 10 cm a.000 Lot . PEKERJAAN PASANGAN + DINDING Anl.0200 Org Rp . Rp - : Mandor 0.0150 Oh Rp . Rp - b.000 Lot . Rp - : Tukang besi 0.1500 Oh Rp . Rp - b. Upah Pasang 1.d 1 M² Acian dengan semen Mortar a.0090 m3 Rp . Rp - : Mandor 0.2000 Kg Rp . Bahan : Semen PC 4. Rp - : Kayu kelas III (kayu papan Terentang) 0. Rp - Jumlah : - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - 37 : Form Analisa . Rp - : Kepala Tukang batu 0.1050 M³ Rp .0020 M3 Rp . Perlengkapan 1.1. Rp - : Pasir beton 0. Bahan : Semen Mortar (MU-200) 3.4000 Kg Rp . Rp - : Kawat beton 0.0000 Ls Rp .0000 kg Rp . Rp - : Kerikil / split (2-3 cm) 0. Rp - : Tukang kayu 0. Rp - : Kepala tukang batu 0. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Anl. Rp - : Tukang batu 0. - : Papan kayu kelas II (Kruing/Kamper Medan) 0. Rp - : Besi beton polos 3.0060 Org Rp . - : Paku halus (1-3 cm) 0.015 Kg .0200 Org Rp . Upah : Pekerja 0. Rp - : Pasir pasang 0. 1:4 a.II.012 M³ .III. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.1. Rp - : Tukang batu 0. Upah : Pekerja 0.1800 Org Rp . PEKERJAAN ARSITEKTUR 1. Bahan : Seng plat BJLS 28 lebar 90 cm 1. Rp - : Paku 5-12 cm 0. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - : Perekat Bata Ringan (MU-380) tebal 3 mm 6.0200 Org Rp .050 M¹ .1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.III. - c. - b.0100 Kg Rp .0090 Org Rp .2400 Kg Rp .III.4.1.i 1 M¹ Talang Jurai BJLS 40 a.0000 Kg Rp .III. - Jumlah : - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - III. Upah Pasang 1.0450 Kg Rp .0060 m3 Rp .0000 Ls Rp .b 1 M¹ Kolom Praktis/Balok Lateu (11x11) a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Bahan : Bata Ringan Tebal 10 Cm 0.c 1 M² Plesteran dinding ad.0240 m³ Rp .

4000 OH Rp . Rp - – Pembesian Ф 10-10 7. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.6720 M² Rp . HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Anl. Meja Beton – Betaon K-175 0.3500 Org Rp . Rp - : Mandor 0. Rp - Mandor 0.0800 OH Rp . Rp - : Tukang gypsum 0.5000 Kg Rp . (polish) 1.6000 Kg Rp . Upah : Pekerja 0.75 6. Bahan : Homogenous Tile 60x60 cm.e 1 M¹ Pasang band kolom bagian atas uk. Bahan : Semen PC 0.0130 M³ Rp . Rp - : Pasir Pasang 0.III.f 1 M² Pasang Batu tempel andesit pada dinding a. Rp - : Mandor 0. Rp - : Textile tape 0.6000 M² Rp . Gypsum 12mm Metal stood a.a 1 M² Pasang Homogeneus Tile 60x60 Polish a.0350 Org Rp . Rp - – Bekisting 0. Bahan : Batu tempel andesit 1. Rp - b.3000 Org Rp . Rp - : Sekrup 6x1-1.2000 Org Rp .0150 Org Rp .2400 roll Rp . Pasang Homogeneus Tile 60x60 0. Tukang Batu 0.III. Rp - : Tukang batu 0. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.7000 lbr Rp . KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.0350 M3 Rp .1.0000 bh Rp . Rp - 38 : Form Analisa .2.75 tebal 0.3500 Org Rp .2000 Org Rp .1.h 1 M² Dinding Partisi.III.0040 OH Rp .4000 Kg Rp . Rp - : Paku rivet 8. Rp - b. Rp - Semen PC 9.1200 zak Rp . Rp - Tukang batu halus 0.7500 Kg Rp . Upah : Pekerja 0.5000 lbr Rp . Rp - : Kepala tukang 0.0000 bh Rp .1160 M² Rp . Rp - Semen PC 11. 12/6 cm ad. Rp - : Amplas 0. Upah : Tukang Allumunium 0. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0600 M³ Rp . Rp - b.1000 M2 Rp .5 8. Rp - Pasir pasang 0. Bahan : Metal Stood C.0400 OH Rp . Rp - Kep.III.0350 Org Rp .0000 M¹ Rp . 1:3 a. Rp - : Gypsumboard 120x240 cm 12 mm 0.g 1 M¹ Pasang Meja beton dilapis granito a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - 2 PEKERJAAN LANTAI / UBIN Anl.0000 bh Rp . Rp - b.1.1. Rp - : Compound gypsum 0.III. Rp - : Pekerja 0. Rp - : Sekrup gypsum 24.

0150 Oh Rp . Rp - Semen PC 10.5000 Kg Rp . Rp - Semen Warna 1.III. Bahan : Homogeneus Tile 40x40 Polish 1.2. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - Mandor 0. Rp - Tukang Batu halus 0.0450 M³ Rp . Rp - Kep. Rp - Semen PC 10. Rp - Tukang Batu halus 0. Bahan : Homogeneus Tile 40x40 UnPolish 1.0150 Oh Rp .5000 Kg Rp .0150 Oh Rp .0450 M³ Rp .e 1 M² Pasang Keramik rabat kasar Tile 40x40 a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0450 M3 Rp .2. Rp - Semen warna 1.0000 Kg Rp .1500 Oh Rp . Rp - Tukang Batu halus 0.3000 Oh Rp . Rp - Semen PC 10. Tukang Batu 0. Rp - Kep. Rp - Mandor 0. Rp - b.c 1 M² Pasang Homogeneus Tile 40x40 UPolish a. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Pasir pasang 0.0680 M2 Rp . Rp - b.III.0000 kg Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - b.0000 kg Rp .3000 Oh Rp . Rp - b.0450 M3 Rp . Rp - 39 : Form Analisa .5000 Kg Rp .3000 Oh Rp .b 1 M² Pasang Homogeneus Tile 40x40 Polish a.2.0150 Oh Rp . Rp - Pasir pasang 0. Rp - Pasir pasang 0. Rp - Mandor 0.0680 M2 Rp .0150 Oh Rp . Upah : Pekerja 0. Rp - Semen warna 1. Upah : Pekerja 0. Upah : Pekerja 0.0450 M³ Rp . Rp - Kep.0150 Oh Rp . Tukang Batu 0.III. Tukang Batu 0. Rp - Pasir pasang 0. Rp - Kep.1500 Oh Rp . Upah : Pekerja 0. Rp - Mandor 0.III. Rp - Semen Warna 1.3000 Oh Rp .0150 Oh Rp . Tukang Batu 0.d 1 M² Pasang Keramik Lantai Tile 40x40 a. Bahan : Keramik Tile 40x40 corak warna. Rp - Pasir pasang 0.0680 M² Rp .0680 M² Rp .0000 Kg Rp .2.5000 Kg Rp .5000 Kg Rp . Rp - Tukang Batu halus 0.0150 Oh Rp .1500 Oh Rp . Bahan : Keramik lokal 40/40 Cm (ex Roman) 1.1500 Oh Rp . Rp - Semen PC 10. anti slip 1. Rp - Semen warna 1. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.

Rp - Pasir pasang 0. Tukang Batu 0. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 b.5000 Kg Rp .0000 kg Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - 40 : Form Analisa .3000 Kg .0180 M³ .0680 M2 Rp . Rp - b.III.0680 M2 Rp . Upah : Pekerja 0. Upah : Pekerja 0.0030 M³ Rp . - Tukang Batu halus 0. - Semen PC 9. Tukang Batu 0.2. Rp - Mandor 0. 20 x 20 ad. 1:4 a.i 1 M¹ Pasang Keramik plint uk. 20 x 20 corak warna. 20 x 25 ad. Bahan : Keramik lokal 40/40 Cm (ex Roman) 0.0000 kg Rp . Rp - Semen PC 1. - b.3000 Oh Rp . Rp - Semen Warna 1.0150 Oh Rp .0300 Oh .0900 Oh Rp .h 1 M² Pasang Keramik dinding toilet uk.0150 Oh Rp . Rp - Tukang Batu halus 0.0150 Oh Rp .f 1 M² Pasang Keramik tangga uk. Rp - Kep. Rp - Semen Warna 0. - Pasir pasang 0. Rp - Semen PC 10.0150 Oh Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.g 1 M² Pasang Keramik kasar toilet uk. Rp - Kep. 1:4 a.0900 Oh Rp .8000 Kg .0030 Oh . 10 x 40 a.2.0450 M3 Rp . - Kep. Bahan : Keramik uk.0680 M² .2. - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - Mandor 0.5000 Kg Rp .0150 Oh Rp .0450 M3 Rp . Upah : Pekerja 0. - Semen Warna 1. anti slip 1. Tukang Batu 0. Rp - Kep. 20 x 25 1. Rp - Mandor 0.3000 Oh Rp .1500 Oh Rp .III. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.3000 Oh . Rp - Tukang Batu halus 0. Bahan : Keramik 30 x 30 KW I DN Warna 1.0150 Oh Rp . Upah : Pekerja 0. Bahan : Keramik uk.3000 Oh . Tukang Batu 0.III.1228 M² Rp . KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT. Upah : Pekerja 0. Rp - Pasir pasang 0. - Mandor 0.2.0250 Kg Rp . Rp - Semen PC 10.1400 Kg Rp . 30 x 30 a. Rp - Pasir pasang 0. Rp - b. Rp - Tukang Batu halus 0. Rp - Tukang Batu halus 0.III. Rp - b.3000 Oh Rp .1500 Oh Rp .1500 Oh Rp . Rp - Semen Warna 1.

Rp - Floor Hardener. Bahan : Semen PC 15. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.2.0460 M³ Rp .5520 Kg Rp . Tukang Batu 0.j 1 M¹ Pasang Step noishing a. Upah : Pekerja 0. KACA. Rp - b.1000 M¹ Rp .2.005 Oh Rp .009 Oh Rp .123 M¹ Rp .a 1 M¹ Kosen Allumunium 4" Warna Coklat (Powder Coating) a.090 Oh Rp . 5 kg/m2 5. Tukang Batu 0.0021 Oh Rp . HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Kep. Rp - Mandor 0.140 Kg Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Tukang Batu 0.2. Bahan : Lapisan Coating PF Primer 1.0250 Oh Rp .090 Oh Rp . Rp - : Tukang Allumunium 0.5 mm a. Bahan : Stair Nosing Keramik 10x20 0. Adhesive System tbl 1.1000 M² Rp .k 1 M¹ Pasang tali air jarak 10 cm Rp - 3 PEKERJAAN KUSEN. Upah : Pekerja 0.2.5 mm b. JENDELA.0430 Oh Rp .0000 Bh Rp .III.0300 Oh Rp .5000 Oh Rp .0000 Ls Rp . Adhesive 1.003 M³ Rp . Rp - : Kepala tukang 0.0430 Oh Rp . Rp - Pasir pasang 0.3.025 Kg Rp .0090 Oh Rp . Rp - : Sealant 1. PINTU. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Upah Pasang 1. Rp - Mandor 0. Bahan : Kosen All.3000 Oh Rp . Rp - : Skrup fixer 2. PENGGANTUNG & PENGUNCI Anl. Upah : Pekerja 0.l 1 M² pasang Screed 5 cmm Lapis Floor Hardener a. Rp - Pasir pasang 0.0000 M² Rp . Rp - b. Rp - Semen Warna 0.0043 Oh Rp . KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.0000 Kg Rp . Rp - : Mandor 0.1000 M¹ Rp . Rp - Waterproofing type membrane self. Rp - Kep. Rp - Semen PC 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0050 Oh Rp . Rp - Kep.III. type membrane self.III.k 1 M² pasang Water profing.III.III. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - 41 : Form Analisa . Rp - Mandor 0. Rp - Tukang Batu halus 0. Rp - b. Rp - System tbl 1. Rp - Tukang Batu halus 0. 4" (Powder Coating) 1.

Rp - Tukang kayu halus 2. Rp - : Sealant 1. (Powder Coating) 1.075 Paku halus (1 . Upah Pasang 1. Rp - Mandor 0. Warna Coklat (Powder Coating) a. Rp - : Mandor 0.0043 Oh Rp . Upah : Pekerja 0. Rp - b. Rp - : Kepala tukang 0. Perlengkapan & Acessories 1.1000 M¹ Rp . Kusen + Daun Pintu PVC Kualitas KW-1 1.000 Anl. Rp - b.083 Pembulatan : Rp 88.075 Jasa & Overhead : Rp 8. Perlengkapan 1.2500 M² Rp . Upah : Pekerja 0.250 Rp 75. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Pembulatan : Rp - Anl.3.0000 Lot Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.2. Warna Coklat (Powder Coating) a. Upah Pasang 1.III.1000 M¹ Rp .3.1000 Oh Rp . KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT. Rp - b.5000 Kg Rp 10. Tukang Kayu 0.0000 Ls Rp .0250 M³ Rp .III. Bahan : Kaca temperd 12 mm 2. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0300 Kg Rp . Rp - Kep.000 b.2100 Oh Rp . (Powder Coating) 1.7000 Oh Rp .3.0000 Bh Rp . Bahan : Frame Pintu Kaca All.008 Jumlah Total : Rp 88. Rp - c.0350 Oh Rp .e 1 M² Daun Pintu Double Playwood Rangka Kayu Kamper Finish Melamik a. Upah : Pekerja 0.c 1 M¹ Frame Jendela All. Rp - b.3.0021 Oh Rp .b 1 M¹ Frame Pintu All. Rp - Lem Kayu 0.III. Rp - Teakwood 122x244x 3mm 0.0430 Oh Rp . Rp - : Tukang Allumunium 0.7000 Lbr Rp 107.0021 Oh Rp . Rp - : Mandor 0.000 Rp 5.0000 Set Rp .III.1000 M¹ Rp . Rp - : Kepala tukang 0.0000 M¹ Rp . Rp - : Sealant 1. Rp - Jumlah : Rp 80.0043 Oh Rp . Rp - : Skrup fixer 2.III. Rp - : Frame Atas Bawah 2.5 CM) 0. Rp - c.d 1 Unit Daun Pintu Semi framelless Kaca Temperd (100x225) a.f 1 Unit Pintu Toilet (Kusen + Daun Pintu) PVC Kualitas KW-1 a. Rp - : Skrup fixer 2.1000 M¹ Rp .3.0430 Oh Rp .0000 Bh Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - 42 : Form Analisa . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - : Tukang Allumunium 0. Bahan : Papan Kamper Samarinda (oven) 0.0000 Lot Rp .0430 Oh Rp .0000 Ls Rp .0430 Oh Rp . Bahan : Frame Jendela kaca All.

l 1 Set Grendel tanam (Expangolet) a. Upah Pasang 1.0000 Lot Rp .m 1 Psg Lever Handle a. Rp - Jumlah : - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Upah Pasang 1.3.0000 Lot Rp . Engsel Pintu 1.3.III. Grendel tanam (Expangolet) 1. Upah Pasang 1. Upah Pasang 1. Rp - Jumlah : - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - b. Rp - b. Patch Fitting 1.j 1 Psg Pull Handle Pipa Stainless dia 1" Pjg 100 Cm a. Rp - b. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0000 Bh Rp .3.3.h 1 Bh Patch Fitting a.k 1 Bh Engsel Pintu a.0000 Lot Rp .III. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Pull Handle Pipa Stainless dia 1" Pjg 100 Cm 1. Upah Pasang 1. Rp - b.0000 Lot Rp . Rp - b. Rp - b.3. Upah Pasang 1. Rp - b.0000 Bh Rp . Kaca Clear Glass 6 mm 1. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.3.0000 Lot Rp . Upah Pasang 1. Floor Hinge BTS 80 Setara Dorma 1.0000 Psg Rp .0000 Lot Rp .0500 M² Rp .III.0000 Bh Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.III.g 1 M² Kaca Mati 6 mm a.0000 Lot Rp . Lever Handle 1.i 1 Set Floor Hinge BTS 80 Setara Dorma a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - 43 : Form Analisa .0000 Bh Rp .III.III.3.0000 Bh Rp .III.

35mm 3. Engsel Jendela (Casement) 1. Rp - : besi Hollow Galvanis 40x20 ebal 0.0000 Lot Rp . Rp - : Sekrup 6x1-1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - : Mandor 0.1300 Oh Rp . Rp - b. Rp - : Sekrup 6x1-1.III. Rp - : Tukang Allumunium 0.3.3.a 1 M² Pasang rangka Plafond besi Hollow Galvanis 40x40 & 40x20 a.4000 M¹ Rp .5000 M¹ Rp . Rp - b. Upah Pasang 1.4. Rp - b. Rp - : besi Hollow Galvanis 40x40 tebal 0. Rp - b.0000 Bh Rp .4. Ram buncis 1. PEKERJAAN PLAFOND DAN RAILLING Anl. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.35mm 2.0000 Lot Rp .III.4000 M¹ Rp .0065 Oh Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.6000 M¹ Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - 4.0000 Bh Rp . HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Anl.r 1 Set Kunci Pintu toilet (Knop cilinder Lockset) a.0000 Lot Rp .0065 Oh Rp .0000 Bh Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - 44 : Form Analisa .1300 Oh Rp .5 20. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.III.0033 Oh Rp . Kunci Pintu toilet (Knop cilinder Lockset) 1.0000 Bh Rp .p 1 Bh Engsel Jendela (Casement) a.3. Rp - b. Rp - b. Bahan : Paku peluru ramset 0.III.0650 Oh Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Kunci Silinder 1.5 14.b 1 M² Penutup Plafond teras.1300 Oh Rp . lambrisering metal (spandril) : Allumunium Spandrill 10. Rp - : Tukang Allumunium 0. Rp - : Kawat Penggatung 4 mm 2. Upah : Pekerja 0. Rp - : Kepala tukang 0. Upah Pasang 1.1300 Oh Rp . Rp - : Mandor 0.3.0000 Lot Rp . Rp - : Kepala tukang 0.0000 Bh Rp .III. Upah Pasang 1.o 1 Set Kunci Silinder a.q 1 Bh Slot Jendela (Ram buncis) a. Upah : Pekerja 0.0000 Set Rp .III.3900 Bh Rp . Upah Pasang 1.

Rp - Tukang Gypsum 0.0600 Oh Rp . Rp - : Textile tape 0. Upah : Kep.III. Rp - Pekerja 0. Rp - Compound Gypsum 0.0124 Oh Rp .0052 Oh Rp . Rp - : Textile tape 0.0600 Oh Rp . Upah : Kep. Rp - b. Rp - : Sekrup gypsum 21.III.g 1 M¹ Railing Tangga Modul 4 M 45 : Form Analisa . Bahan : GRC-Board 1200x2400x5 mm 0.4.III.0052 Oh Rp . Rp - : Tukang Allumunium 0.0000 bh Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.1000 lbr Rp . Rp - : Sekrup gypsum 21.0240 rol Rp .0240 rol Rp .4.3640 lbr Rp . Bahan : List gypsum profil 10 cm 1.d 1 M² Penutup Plafond Gypsumc Board 9 mm a. Rp - : Paku halus 0.3640 lbr Rp . Rp - : Kepala tukang 0. Upah : Pekerja 0.0030 Oh Rp . Rp - b. Rp - : Amplas 0. Rp - : Amplas 0. Rp - : Tukang kayu halus 0.1040 Oh Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.4. Rp - : Mandor 0.0500 M¹ Rp .0000 bh Rp .0200 zak Rp . Rp - b.0500 M¹ Rp .0500 Oh Rp . Rp - : Kepala tukang 0.1000 lbr Rp . list plafond profil uk.f 1 M¹ Pas.3000 Kg Rp . Rp - : Mandor 0.c 1 M² Penutup Plafond GRC t = 5 mm a. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - : Compound gypsum 0. list plafond gypsum 10 cm a. Upah : Pekerja 0.0200 zak Rp .0030 Oh Rp . Rp - : Pekerja 0.III. Rp - : Tukang Allumunium 0. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - : Compound gypsum 0.e 1 M¹ Pas.0500 Oh Rp .0100 Kg Rp .0500 Oh Rp . Tukang gypsum 0.1040 Oh Rp . Rp - Mandor 0.III.0124 Oh Rp . 5/5 cm kayu kamper a.4.4. Bahan : Gypsumboard Waterresistance 120x240 cm 9 mm 0. Tukang Kayu 0. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - : Mandor 0. Bahan : List kayu profil 1.0500 Oh Rp . Rp - b.0050 Oh Rp .0060 Oh Rp .

0750 Oh Rp . KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.i 1 M¹ Railing/pagar jembatan penghubung sesuai gambar sama dengan railling tangga - 5.5 m a. - Jumlah Per unit : Rp - Jumlah 1 M¹ : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.5000 Lbr Rp . Bahan : Cat Weathershield setara DULUX 0.5000 M¹ .0750 Oh Rp .5000 M¹ Rp . Cat Besi 4. Rp - e. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - : Plamir tembok 0. Besi Hollow 40x40 8. PEKERJAAN CAT Anl.0000 M¹ .0750 Oh Rp . Upah Pasang 1. Rp - d.0075 Oh Rp .0075 Oh Rp . - f. Rp - : Mandor 0.0000 Lot Rp . Rp - : Tukang cat 0.0000 M¹ Rp . - d. Rp - f.2000 M² .0075 Oh Rp . Rp - : Rol cat 0. - e. Besi Hollow 50x50 4. Besi Hollow 50x50 3. Rp - : Tukang cat 0. Cat Melamik Railling Kayu 1.1000 M¹ Rp . Cat Besi 3.5000 Lbr Rp .0750 Oh Rp . Besi Hollow 40x20 8.III.h 1 M¹ Railing Ramp dalam Modul 3.0000 Lot . Rp - : Kepala tukang cat 0.b 1 M² Pengecatan Cat Interior (3 lapis + pelamir) setara VINILEX a.1600 Kg Rp .0100 Bh Rp .0000 M¹ Rp .III.1750 Kg Rp .4. Bahan : Cat tembok Vinilex 0. Rp - Jumlah Per unit : Rp - Jumlah 1 M¹ : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.4. Besi Hollow 40x40 7. Rp - h.1250 Kg Rp . - b. Pipa Black steel Ф 2 1/2" 7. Acessories 1.2500 Kg Rp . Rp - b. Rp - c.0000 M¹ . Upah Pasang 1. Rp - : Mandor 0. Upah : Pekerja 0. Rp - : Rol cat 0.0000 M¹ Rp . Rp - : Kepala tukang cat 0. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 a.III. Rp - : Alkali ICI sebelum pengecatan 0. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - 46 : Form Analisa . Railling kayu 6x5 Cm 4.0000 Lot Rp . Rp - b. Rp - g.a 1 M² Pengecatan Cat Exterior (3 Lapis + Alcali) a.4. Rp - : Ampelas 0.9250 M² Rp .0075 Oh Rp . - c. Acessories 1. Upah : Pekerja 0. Rp - b.0000 Lot .4.0100 Bh Rp .III. Rp - : Ampelas 0.

4.4000 Kg Rp .III. Upah : Pekerja 0.0150 Org Rp .0000 Lbr Rp .8000 Kg Rp . Upah : Pekerja 0.0015 Oh Rp . Rp - : Tukang Cat 0. Rp - : Alat semprot 1. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Anl. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - ANALISA PEKERJAAN MEKANIKAL Anl. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.1500 Oh Rp .4. Rp - : Mandor 0.0000 Lot Rp . Bahan : Cat Duco ex Danapaint 0. Bahan : Wood Filler Ultran 0.0000 Lot Rp .2500 Kg Rp . Bahan : Meni besi 0.1670 Kg Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - 47 : Form Analisa .IV. Rp - : Amplas besi 2.7500 Kg Rp .e 1 M² Pengecatan Cat Melamik a.3500 Kg Rp .4. Tukang cat 0. Rp - b.4000 Lbr Rp . Rp - b. Rp - : Amplas besi 2. Rp - : Tukang Cat 0.1500 Kg Rp .0000 Lot Rp .1500 Kg Rp . Rp - : Sending sealer Impra 0.1500 Oh Rp . Tukang cat 0. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - : Tukang cat 0. Closet duduk TOTO Sonata CW 660 JT1/ 784 JP 1.III.0000 Unit Rp .2000 Oh Rp . Rp - : Cat warna Ultran 0.0000 Bh Rp .III.1500 Kg Rp . Rp - c.d 1 M² Pengecatan Cat Duco a. Rp - : Dempul Duco 0. Rp - : Amplas besi 0.c 1 M² Pengecatan Cat Minyak a.0150 Org Rp . Rp - : Kepala tukang cat 0. Rp - : Tinner (High class) 0.1500 Org Rp .001 1 Unit Memasang Closet duduk TOTO Sonata CW 660 JT1/ 784 JP a.0500 Bh Rp .0150 Oh Rp . Rp - : Kwas 3" 0.0000 Lot Rp . Rp - b. Rp - : Minyak cat thiner B 0. Perlengkapan 1. Rp - : Kep. Upah Pasang 1.1500 Org Rp . Rp - : Cat besi merk Seiv 0. Upah : Pekerja 0.2000 Oh Rp .8000 Kg Rp . Rp - : Tinner Up 0. Rp - : Melamik Impra 0. Rp - : Alat semprot 1. Rp - : Mandor 0. Rp - : Kep.0200 Oh Rp . Rp - : Mandor 0. Rp - b.2000 Kg Rp .0200 Oh Rp .

4" 1. Rp - b.0000 Lot Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Perlengkapan 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.IV.IV. Rp - c.IV. Upah Pasang 1. Rp - c. Perlengkapan 1. Kran leher angsa TOTO T30AR 13V7N 1. Perlengkapan 1.IV. Rp - b.0000 Lot Rp .008 1 Bh memasang Washtafel TOTO Type 223 CF/L 237 Lengkap Assesoris a. Rp - c.002 1 Bh Memasang Floor Drain TOTO TX 1A a.0000 Lot Rp . HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Anl. Rp - c.005 1 Bh memasang Floor Drain Air Hujan dia.IV.0000 Bh Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0000 Lot Rp .007 1 Bh memasang Urinoir ( Moslem ) type U 57 M (top inlet) lengkap a. Washtafel TOTO Type 223 CF/L 237 Lengkap Assesoris 1. Rp - c. Floor Clean Out ( CCO ) dia 2" 1. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT. Perlengkapan 1.0000 Lot Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Floor Drain TOTO TX 1A 1. Rp - b.0000 Lot Rp . Closed Clean Out ( CCO ) dia 4" 1.004 1 Bh memasang Floor Clean Out ( CCO ) dia 2" a. 4" a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - b.0000 Bh Rp .0000 Lot Rp . Rp - b. Rp - b.0000 Lot Rp .0000 Lot Rp .0000 Lot Rp . Rp - 48 : Form Analisa . Urinoir ( Moslem ) type U 57 M (top inlet) lengkap 1.IV. Upah Pasang 1. Perlengkapan 1.IV. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0000 Bh Rp . Rp - b. Upah Pasang 1.0000 Lot Rp . Floor Drain Air Hujan dia.0000 Bh Rp .0000 Bh Rp .0000 Bh Rp . Upah Pasang 1.0000 Lot Rp . Upah Pasang 1. Upah Pasang 1.003 1 Bh Memasang Closed Clean Out ( CCO ) dia 4" a. Perlengkapan 1.006 1 Bh memasang Kran leher angsa TOTO T30AR 13V7N a.0000 Bh Rp . Perlengkapan 1. Rp - c. Rp - c.0000 Lot Rp . Upah Pasang 1.0000 Lot Rp .

000. Tipe End Suction H 37m.0000 Ls Rp .0000 Lot Rp .000. Perlengkapan 1.0000 Unit Rp .337. Rp - c. Rp - c. Jet Pump 250 Watt 1. Rp - b. Upah Pasang 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - 49 : Form Analisa .0000 Ls Rp .500 Pembulatan : Rp 2.337.0000 Lot Rp . Upah Pengeboran 25.0000 Lot Rp .500 Anl. Pompa transfer 250 watt. Roof Tank Cilinder FibreGlass 2 M3 1.0000 Lot Rp . Perlengkapan & Acessories 1.500 Jumlah Total : Rp 2.IV.009 1 Bh memasang Kitchen Zink a. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0000 Ls Rp . Rp - b. Cap 6 m3/day 1. Cap 6 m3 / day model Cylinder a. Kitchen Zink 1. Rp - b.0000 Bh Rp .IV.00 Rp 2. Upah Pasang 1.IV.012 1 Unit Memasang Pompa transfer 250 watt sanyo a.IV. Rp - c. TANGKI BIOFITRATION. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0000 M¹ Rp 85. Upah Pasang 1.125. 1 Ttk Membuat Sumur Pantek Jetpump + Pipa Cassing a.011 1 Unit Memasang Jet Pump 250 Watt a.IV.0000 Unit Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Perlengkapan & Acessories 1. Upah Pasang 1.0000 Lot Rp .014 1 Unit Memasang TANGKI BIOFILTRATION.0000 M¹ Rp . Perlengkapan & Acessories 1. Rp - c.0000 Ls Rp . Perlengkapan & Acessories 1. Bahan : Pipa Cassing PVC Ф 4" AW 20. Rp - c. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - Pipa Hisap & Pipa tekan Ф 11/4" AW 50.010.125.013 1 Unit Memasang Roof Tank Cilinder FibreGlass 2 M3 a.0000 Lot Rp .00 Jumlah : Rp 2.0000 Unit Rp .IV.0000 Unit Rp .000 Jasa & Overhead : Rp 212. Perlengkapan & Acessories 1.0000 M¹ Rp . Rp - b.0000 Ls Rp . Rp - b. Upah Pasang 1. 27 Lpm 1. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT. Rp - c. Rp - b.

3" (header) a.0000 Lot Rp .IV. Pipa PVC dia 1/2" Class AW 1. 1 1/2" a. Rp - c.3500 Lot Rp . Rp - b.IV. 1 1/4" a. Gate valve dia. Rp - b. Perlengkapan 1.021 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 3/4" Class AW a. Rp - c.2000 M¹ Rp . Rp - c.0000 Ls Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.2000 M¹ Rp .3500 Lot Rp .IV. 1 1/4" 1.0000 Lot Rp . Fiiting Perlengkapan 0. Fiiting Perlengkapan 0. Foot valve dia. Rp - b. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.0000 Lot Rp . Rp - b. 2" a. Fiiting Perlengkapan 0. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - b. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.015 1 bh MemasangFoot valve dia.020 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 1/2" Class AW a. Fiiting Perlengkapan 0.0000 Lot Rp . Rp - b. Pipa GIP Medium Class dia.018 1 M¹ memasang Pipa GIP Medium dia. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.2000 M¹ Rp .016 1 Bh Memasang Gate valve dia.017 1 M¹ memasang Pipa GIP Medium Class dia.0000 Lot Rp .0000 Unit Rp .2000 M¹ Rp . 2" 1. 1 1/4" 1. Upah Pasang 1. Upah Pasang 1.3500 Lot Rp .2000 M¹ Rp .IV. Upah Pasang 1. Rp - c. 3" (header) 1. Pipa GIP Medium Class dia. Fiiting Perlengkapan 0. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Pembulatan : Rp - Anl.019 1 M¹ memasang Pipa GIP Medium Class dia. Rp - c.3500 Lot Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. 1 1/4" a. Perlengkapan 1. Pipa GIP Medium Class dia.IV. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Upah Pasang 1.0000 Unit Rp .3500 Lot Rp .0000 Ls Rp . 1 1/2" 1. Rp - c. Pipa PVC dia 3/4" Class AW 1. Upah Pasang 1.IV.IV.0000 Lot Rp . Upah Pasang 1. Upah Pasang 1.IV.022 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 1" Class AW 50 : Form Analisa . Rp - b. Rp - c.0000 Lot Rp .

Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Upah Pasang 1. Rp - b.3500 Lot Rp .0000 Lot Rp .2000 M¹ Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.2000 M¹ Rp . Fiiting Perlengkapan 0. Rp - b. Fiiting Perlengkapan 0.023 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 1 1/4" Class AW a.0000 Lot Rp .2000 M¹ Rp .024 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 1 1/2" Class AW a. Upah Pasang 1.IV. Upah Pasang 1.027 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 3" Class AW a. Pipa PVC dia 6" Class AW 1. Upah Pasang 1. Upah Pasang 1. Rp - c. Rp - b.0000 Lot Rp . Rp - b. Fiiting Perlengkapan 0. Fiiting Perlengkapan 0. Upah Pasang 1. Fiiting Perlengkapan 0. Fiiting Perlengkapan 0. Pipa PVC dia 1 1/4" Class AW 1. Rp - c.026 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 2 1/2" Class AW a. Rp - b.2000 M¹ Rp . KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.0000 Lot Rp .2000 M¹ Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.3500 Lot Rp .2000 M¹ Rp . Fiiting Perlengkapan 0. Rp - c.3500 Lot Rp .2000 M¹ Rp .3500 Lot Rp . Rp - c. Fiiting Perlengkapan 0. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 a.025 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 2" Class AW a. Pipa PVC dia 2" Class AW 1.0000 Lot Rp .IV.IV. Pipa PVC dia 1 1/2" Class AW 1.3500 Lot Rp .IV. Pipa PVC dia 2 1/2" Class AW 1. Pipa PVC dia 4" Class AW 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0000 Lot Rp .3500 Lot Rp .IV. Rp - c. Rp - c. Rp - c. Pipa PVC dia 1" Class AW 1.2000 M¹ Rp .3500 Lot Rp .IV.0000 Lot Rp .3500 Lot Rp . Rp - b. Rp - b. Rp - b. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.028 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 4" Class AW a. Upah Pasang 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.IV. Rp - 51 : Form Analisa . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Pipa PVC dia 3" Class AW 1.030 1 M¹ memasang Pipa PVC dia 6" Class AW a.

050 M¹ Rp . Rp - b. 1/4" (Liquid) 1.000 Lot Rp . Upah Pasang 1. Perlengkapan & Acessories 1.035 1 Unit Memasang AC Single Split Kap. AC Single Split Kap. Perlengkapan & Acessories 1. Upah Pasang 1.5PK) 1.036 1 Unit MemasangExhaust Fan KM/WC 10" Type Ceilling a. 5000 Btu/h (1/2PK) 1. Rp - b.IV.000 Lot Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - c.032 1 Unit Memasang AC Single Split Kap. Rp - b.000 Lot Rp . 7000 Btu/h (3/4PK) a. Upah Pasang 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - PEKERJAAN AC DAN VENTILASI Anl. Upah Pasang 1. Rp - b.000 Lot Rp .033 1 Unit Memasang AC Single Split Kap. 7000 Btu/h (3/4PK) 1. 1/2" (Gas) 1.IV. Rp - b. Upah Pasang 1. Pipa Copper + Isolasi dia.000 Lot Rp .000 Unit Rp .034 1 Unit Memasang AC Single Split Kap. AC Single Split Kap. Rp - b. Rp - 52 : Form Analisa .000 Unit Rp .IV. AC Single Split Kap. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. AC Single Split Kap. Rp - c. Upah Pasang 1. Exhaust Fan KM/WC 10" Type Ceilling 1.IV.000 Unit Rp . Rp - c. 13000 Btu/h (1.037 1 M¹ Pekerjaan Pemipaan Refrigerant a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. 9000 Btu/h (1PK) 1.000 Lot Rp . 9000 Btu/h (1PK) a.000 Lot Rp . Perlengkapan & Acessories 1.000 Lot Rp .000 Unit Rp .IV. Rp - c. 13000 Btu/h (1. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 c. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. 5000 Btu/h (1/2PK) a. Pipa Copper + Isolasi dia. Upah Pasang 1.000 Lot Rp . Rp - b.0000 Lot Rp .IV. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. AC Single Split Kap.000 Lot Rp . Rp - c.IV.5PK) a. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.050 M¹ Rp . 18000 Btu/h (2PK) a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.000 Lot Rp . Rp - c. Perlengkapan & Acessories 1.000 Unit Rp . Perlengkapan & Acessories 1. 18000 Btu/h (2PK) 1.031 1 Unit Memasang AC Single Split Kap.000 Unit Rp . Perlengkapan & Acessories 1.000 Lot Rp .

000 Lot Rp . 18 Ka 1. Rp - c.000 Bh Rp . Rp - : Pilot Lamp Telemecanique 3. 18 Ka 8.V. Rp - : MCCB 16 A. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.003 1 Unit Memasang PANEL PENERANGAN a. Rp - d.IV. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Perlengkapan & Acessories 1.002 1 Unit Memasang PANEL INDUK a. Rp - : Cu Bars + Accessories 1.000 Bh Rp . Upah Pasang 1. Rp - c.000 Lot Rp .000 Lot Rp . Rp - : Pilot Lamp + Fuse (Genset) 3.000 Set Rp . Isolasi Termaflex 1. Upah Pasang 1.050 M¹ Rp . Wiring + assesories 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. 40x60x25 cm 1. Rp - : Trafo arus (CT) 3. Bahan : COS on/of 100 A 3P ( Handle Manual ) 1. Rp - : Box Panel uk.V. Rp - b.050 M¹ Rp .000 Bh Rp . Rp - d. Upah Pasang 1. 1 Pole. Upah Pasang 1. Pipa PVC dia 3/4" 1.038 1 M¹ Memasang Pipa Drain dia.000 Bh Rp .000 Bh Rp .000 Bh Rp . Rp - : Pilot Lamp Telemecanique 3.000 Bh Rp .000 Lot Rp . Rp - b. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 c. Rp - b. Rp - : Fuse control lokal 3.001 1 Unit Memasang COS on/of 100 A 3P ( Handle Manual ) a.000 Lot Rp .000 Bh Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. 3 Pole. Upah Pasang 1. Wiring + assesories 1.000 Lot Rp .000 Bh Rp . Rp - : Pilot Lamp + Fuse (PLN) 3.V. 100x60x25 cm 1. Rp - : Cu Bars + Accessories 1.000 Set Rp .000 Bh Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - PEKERJAAN ELEKTRIKAL ANALISA PEKERJAAN PANEL Anl.000 Lot Rp . 40x60x25 cm 1. Rp - c. Bahan : MCCB 50 A. Rp - c.000 Lot Rp .000 Lot Rp . 3 Pole. Bahan : MCCB 16 A.000 Lot Rp . 3/4" a.000 Bh Rp .000 Bh Rp . 10 Ka 15. Rp - : Box Panel uk. 18 Ka 1. Rp - : MCB 10 A. Rp - : Fuse control lokal 3.000 Lot Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - 53 : Form Analisa . Wiring + assesories 1. Rp - : Box Panel induk uk.000 Lot Rp . 3 Pole. Rp - b.000 Bh Rp .000 Bh Rp . Perlengkapan & Acessories 1. Rp - : Amperemeter 3.

Elbow dengan R = 45 (200 x 3000 mm) 1.000 Lot Rp . Rp - b. Rp - b. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Perlengkapan 1.000 Bh Rp . Perlengkapan 1.006 1 M¹ Memasang Kabel Rack ( H 50 ) 2000 x 3000 mm a.000 Lot Rp . Rp - c. Rp - : BC 16mm 10. 10 Ka 9. Bahan : RoodCooper 1.V. Upah Pasang 1.V.000 Btg Rp .000 Bh Rp . Kabel NYFGBY 4 x 4 mm2 1.000 Lot Rp . a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.000 M¹ Rp . Rp - c.000 M¹ Rp .050 M¹ Rp . Rp - c.000 Bh Rp .000 Lot Rp . LISTRIK.007 1 BH Memasang Elbow dengan R = 45 (200 x 3000 mm) a. Rp - : Box Panel uk.000 Bh Rp . Rp - c. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.050 M¹ Rp . Rp - : Cu Bars + Accessories 1. Rp - c. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - ANALISA PEKERJAAN KABEL Anl. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.008 1 M¹ Memasang Kabel NYFGBY 4 x 16 mm2 a. Perlengkapan 1. 1 Pole. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Anl.000 Lot Rp .V. Rp - c. Perlengkapan 1. Rp - b.V. Bahan : MCCB 16 A.V. 3 Pole.000 Lot Rp . Wiring + assesories 1.005 1 Ttk Memasang GROUNDING INST.000 Lot Rp .050 M¹ Rp .000 Lot Rp .000 Lot Rp . Perlengkapan 1.V. Upah Pasang 1.000 Lot Rp . Kabel NYY 4 x 6 mm2 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Kabel Rack ( H 50 ) 2000 x 3000 mm 1.000 Lot Rp . Kabel NYFGBY 4 x 16 mm2 1.009 1 M¹ Memasang Kabel NYFGBY 4 x 4 mm2 a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.000 Lot Rp .004 1 Unit Memasang PANEL AC a. Upah Pasang 1. Rp - 54 : Form Analisa .000 Bh Rp . Upah Pasang 1. Rp - b. Upah Pasang 1.010 1 M¹ Memasang Kabel NYY 4 x 6 mm2 a. Rp - : Fuse control lokal 3. Rp - : MCB 16 A. Rp - b.000 Bh Rp . Upah Pasang 1. 40x60x25 cm 1. Rp - : Pilot Lamp Telemecanique 3. Rp - b.000 Lot Rp . 18 Ka 1.V.

V. Rp - c.015 1 M¹ Memasang Kabel NYM 2 X 2.000 Lot Rp . Perlengkapan 1. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT. Kabel NYA 1 X 10 mm2 1. Upah Pasang 1. Rp - b. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.050 M¹ Rp . Rp - 55 : Form Analisa .000 Lot Rp . Rp - b.V. Upah Pasang 1.017 1 M¹ Memasang Kabel NYM 2 X 2 x 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.V. Rp - c. Upah Pasang 1. Kabel NYM 3 X 2.050 M¹ Rp .000 Lot Rp .5 mm2 1.100 M¹ Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.000 Lot Rp .5 mm2 a. Perlengkapan 1. Rp - c.050 M¹ Rp .V. Upah Pasang 1. Rp - b. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Upah Pasang 1.5 mm2 a.000 Lot Rp .000 Lot Rp .5 mm2 a.000 Lot Rp .012 1 M¹ Memasang Kabel NYY 3 x 2.000 Lot Rp .000 Lot Rp . Rp - b. NYA 1 X 50 mm2 1.5 mm2 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Perlengkapan 1.V. Upah Pasang 1.000 Lot Rp . Rp - c. Rp - b.000 Lot Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.011 1 M¹ Memasang Kabel NYY 4 x 4 mm2 a.5 mm2 2.000 Lot Rp . Kabel NYM 2 X 2 x 1. Perlengkapan 1. Kabel NYY 4 x 4 mm2 1.000 Lot Rp . Kabel NYY 3 x 2.5 mm2 a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Perlengkapan 1.013 1 M¹ Memasang Kabel NYA 1 X 50 mm2 a.050 M¹ Rp .050 M¹ Rp . HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 b. Rp - c.050 M¹ Rp .000 Lot Rp . Kabel NYM 2 X 2.000 Lot Rp .V. Rp - b. Rp - b.V.5 mm2 1. Rp - c. Upah Pasang 1. Upah Pasang 1. Rp - c.000 Lot Rp . Rp - c.016 1 M¹ Memasang Kabel NYM 3 X 2. Perlengkapan 1.014 1 M¹ Memasang Kabel NYA 1 X 10 mm2 a. Perlengkapan 1. Perlengkapan 1.

022 1 M¹ Memasang Pipa Conduit a.050 M¹ Rp . Kabel NYM 3x2.000 Lot Rp .000 Lot Rp .025 1 M¹Instalasi Power AC NYM 3x2.V.050 M¹ Rp . Rp - Rp - 56 : Form Analisa .100 M¹ Rp .5mm 1. Pipa Conduit 10.00 M¹ Rp . Rp - b. Rp - c.00 M¹ Rp . Perlengkapan 1. Rp - c.V.V. Rp - b. Rp - b. Kabel NYA 2 x 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Upah Pasang 1.019 1 M¹ Memasang Kabel NYMHY 2 x 1.6 mm2 1.00 M¹ Rp .5 mm2 1.000 Lot Rp . Upah Pasang 1.00 M¹ Rp .000 Lot Rp .00 M¹ Rp . Kabel NYMHY 3 x 1.6 mm2 a. Rp - c. Rp - Rp - Anl. Kabel NYM 3x2. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.023 1 ttk Instalasi Penerangan NYM 3x2.V.018 1 M¹ Memasang Kabel NYA 2 x 1.020 1 M¹ Memasang Kabel NYMHY 3 x 1.V.5 mm2 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Upah Pasang 1. Rp - b.050 M¹ Rp . Rp - c. Pipa Conduit 1.5mm + pipa Conduit a.050 M¹ Rp .000 Lot Rp . Rp - b. Rp - c. Upah Pasang 1.5 mm2 a. Pipa Conduit 10. Perlengkapan 1. Kabel NYM 3x2. Pipa Conduit 1. Perlengkapan 1. Perlengkapan 1.000 Lot Rp .V.5 mm2 a. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.000 Lot Rp .5 mm2 a.5 mm2 2. Kabel Kabel ITC 2 x 2 x 0. Perlengkapan 1.5mm + pipa Conduit a. Rp - Rp - Anl.000 Lot Rp .000 Lot Rp . Kabel NYMHY 2 x 1. Upah Pasang 1.5mm + pipa Conduit a.V.V. Rp - b.00 M¹ Rp .5mm 10.000 Lot Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.024 1 ttk Instalasi Stop Kontak NYM 3x2.021 1 M¹ Memasang Kabel ITC 2 x 2 x 0.5mm 10. Rp - b. Rp - b.

Kabel ITC 2x2x0.000 Lot Rp .V.000 Bh Rp .000 Lot Rp .000 Lot Rp .000 Lot Rp . Rp - b.6mm 6.030 1 M¹ Kabel Telepone ITC 10 (2x2x0.V.V. Rossetl Lamp SL 18 watt 1. Kabel NYMHY 2x1. Rp - Rp - Anl. Kabel NYMHY 3x1.5mm + pipa Conduit a. Pipa Conduit 1. Rp - b.5mm 12.V.00 M¹ Rp . Perlengkapan 1.5mm + pipa Conduit a. Upah Pasang 1.035 1 Bh Down Light Type IL 602 ST PLC .000 Lot Rp .00 M¹ Rp . Kabel ITC 2x2x0. Pipa Conduit 12. Rp - b. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Anl. Pipa Conduit 25.028 1 ttk Instalasi Telepone ITC 2x2x0. Rp - Rp - Anl.034 1 Bh Lampu Liner Batten T5 RTK 1 X 28 watt /54 TKI a. Rp - 57 : Form Analisa .5mm + pipa Conduit a.6mm) + pipa Conduit a.6mm 25. Rp - b. Kabel ITC 2x2x0.029 1 M¹ Kabel Telepone ITC 6 (2x2x0.6mm 10. Rp - c. Rp - Rp - Anl.000 Lot Rp .00 M¹ Rp . Rp - b.00 M¹ Rp .033 1 Bh Lampu Liner Batten T5 RTK 2 X 28 watt /54 TKI a.V. Rp - Rp - Anl. Perlengkapan 1.00 M¹ Rp .00 M¹ Rp .00 M¹ Rp .E 18 W/ 220 Volt a. Rp - b. Rp - c. Rp - b. Pipa Conduit 3.000 Bh Rp .00 M¹ Rp . Pipa Conduit 15.027 1 M¹ Kabel Feeder NYY 3x2.031 1 ttk Instalasi Speaker Kabel NYMHY 2x1. Pipa Conduit 5. Liner Batten T5 RTK 1 X 28 watt /54 TKI 1. Rp - Rp - Anl.000 Bh Rp . Upah Pasang 1.V.000 Bh Rp . Rp - c.00 M¹ Rp . Rp - Rp - Anl. Perlengkapan 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.00 M¹ Rp . Rp - b.V. Rp - b.6mm) + pipa Conduit a. Liner Batten T5 RTK 1 X 28 watt /54 TKI 1.000 Lot Rp .026 1 ttk Instalasi Fire Alarm NYA 2x1.00 M¹ Rp . Perlengkapan 1. SAKLAR & STOP KONTAK Anl.V.V. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.036 1 Bh Rossetl Lamp SL 18 watt a.00 M¹ Rp . Rp - b.000 Lot Rp . Pipa Conduit 12.5mm + pipa Conduit a.5mm 15.00 M¹ Rp .00 M¹ Rp . Rp - c. Upah Pasang 1.6mm + pipa Conduit a. Rp - Rp - PEKERJAAN ARMATURE. Kabel NYA 2x1.032 1 ttk Instalasi Atenuator NYMHY 3x1. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.5mm 1. Kabel NYY 3x2. Lampu Liner Batten T5 RTK 2 X 28 watt /54 TKI 1.V. Upah Pasang 1.5mm 12. Rp - b.V.

000 Lot Rp .V. Upah Pasang 1.000 Lot Rp .000 Lot Rp . Bahan : Spitzent Tembaga 1. Upah Pasang 1. Perlengkapan 1.000 Lot Rp .000 Lot Rp .037 1 Bh Stop Kontak Daya 250 VA Metal Inbow Dos a.000 Lot Rp .V. Stop Kontak Tenaga 1500 VA (AC) 1. Rp - b.000 Bh Rp .003 1 Unit Bak Kontrol 600 x 600 x 400 58 : Form Analisa .000 Lot Rp . Upah Pasang 1. Upah Pasang 1.V.000 Lot Rp . Rp - c. Rp - c. Rp - c. Rp - b. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT. Rp - : Kabel BC 50 mm 16.V. Perlengkapan 1. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Upah Pasang 1. Bahan : Spitzent Tembaga 1. PEKERJAAN PENANGKAL PETIR Anl.039 1 Bh Saklar Seri a.040 1 Bh Stop Kontak Tenaga 1500 VA (AC) a.000 Lot Rp . Rp - b. Stop Kontak Daya 250 VA Metal Inbow Dos 1.V.000 Bh Rp . Saklar Seri 1.001 1 bh Tiang Splitzent a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.000 Lot Rp .000 M¹ Rp . Perlengkapan 1.000 Bh Rp . Rp - c. Saklar Tunggal 1. Perlengkapan 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.000 Lot Rp . Rp - c. Rp - b. Perlengkapan 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Upah Pasang 1.500 M¹ Rp .000 Lot Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - VI. Rp - : Pipa GIP dia 1 1/4" 12.000 Bh Rp . Rp - c. lengkap Copper Rod a. Rp - b.000 Bh Rp . Rp - b. Rp - : Pipa GIP dia 1 1/4" 1.V.V. Perlengkapan 1.038 1 Bh Saklar Tunggal a.002 1 Ttk Pentanahan max 3 ohm.000 M¹ Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.000 Bh Rp .

0000 Bh Rp . Rp - b.0000 Lot Rp .000 Lot Rp .0000 Bh Rp .0000 Lot Rp .001 1 unit Memasang Master Control panel Fire Alarm MCPFA 10 zone lengkap a. Rp - 59 : Form Analisa . Upah Pasang 1. 30 x 30 x 10 cm 1. Rp - c. Perlengkapan 1. Rp - : Mandor 0. onization Smoke Detector type QF-202D 1. Bahan : Bata merah 208. Rp - c.000 Bh Rp .120 M³ Rp . ANALISA PEKERJAAN ELEKTRONIK PEKERJAAN FIRE ALARM Anl.0000 Lot Rp .VII.072 OH Rp . Upah Pasang 1. Rp - : Besi beton polos 4.004 1 Bh Memasang Terminal Box Fire Alarm uk.720 OH Rp . Rp - c.100 OH Rp . Rp - b. Upah Pasang 1. Rp - : Pasir beton 0. Rp - c. Terminal Box Fire Alarm uk.V.000 Bh Rp .000 Lot Rp . Rp - : Tk Gali 0.VII. Bahan : MCPFA 10 zone 1.184 M³ Rp . Rp - b. Rp - c. Rp - : Battery/Charger 1. Perlengkapan 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0000 Lot Rp . Rp - : Pasir pasang 0. Rp - : Batu pecah/split 2/3 0.002 1 Bh Memasang ROR Heat Detector type QF-306A a. Upah : Pekerja 2.0000 Lot Rp .160 OH Rp .033 M³ Rp .0000 Lot Rp . Rp - : Grounding 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Upah Pasang 1. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT.0000 Set Rp . Perlengkapan 1. Rp - b. Perlengkapan 1. Rp - b.VII. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - VII.0000 Lot Rp .000 Kg Rp .0000 Ttk Rp . Rp - : Kepala tukang 0.0000 Unit Rp .003 1 Bh Memasang Ionization Smoke Detector type QF-202D a.0000 Lot Rp . Rp - : Tukang batu 0.004 1 bh Box test a. Rp - : Programing 1.0000 Bh Rp .VII. Bahan : Box uk. Rp - : Terminal 1.30x30x10 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. ROR Heat Detector type QF-306A 1. Rp - b. Perlengkapan 1. Rp - : Semen portland 114. 30 x 30 x 10 cm a. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 a.0000 Lot Rp .108 OH Rp . Upah Pasang 1.850 Kg Rp .000 Bh Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.

006 1 Bh memasang Alarm Bell a. Rp - b. Upah Pasang 1.VII. Rp - c. Rp - c. Rack kabinet 1. Indicator Lamp 1. Perlengkapan 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0000 Bh Rp .0000 Lot Rp . Alarm Bell 1. Rp - 60 : Form Analisa .0000 Bh Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.VII. Rp - c. Perlengkapan 1.0000 Lot Rp .0000 Lot Rp .0000 Lot Rp . Rp - b.VII. EOL Resistor 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.VII. Rp - c.0000 Bh Rp .007 1 Bh Memasang Push Botton a. Fire Extinguisher Type ABC QFP-35 isi 3.VII.008 1 Bh Memasang EOL Resistor a. Perlengkapan 1.0000 Bh Rp .010 1 Bh Memasang Rack kabinet a.FM 1. Perlengkapan 1. Rp - b.FM a.0000 Lot Rp .VII. Upah Pasang 1.0000 Lot Rp . Perlengkapan 1. Rp - c. Upah Pasang 1.0000 Lot Rp . Upah Pasang 1. Upah Pasang 1.5 Kg a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.5 Kg 1.0000 Lot Rp . Upah Pasang 1.005 1 Bh Memasang indicator Lamp a.0000 Lot Rp . Rp - b. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - PEKERJAAN TATA SUARA Anl. Alarm Bell 1. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0000 Lot Rp .0000 Set Rp .0000 Lot Rp . Rp - b.011 1 Set CD / MP3 Player c/w tuner AM . Rp - c. Perlengkapan 1.0000 Bh Rp . Perlengkapan 1. Rp - b. Rp - c.0000 Bh Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.009 1 Bh Fire Extinguisher Type ABC QFP-35 isi 3.0000 Lot Rp .0000 Lot Rp . KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT. CD / MP3 Player c/w tuner AM . Upah Pasang 1.0000 Lot Rp . Rp - b.VII.

Upah Pasang 1.016 1 Bh Attenuartor 6-30 w a. Rp - c. Perlengkapan 1. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT. Rp - b.012 1 Bh Power Amplifier 240W u/ZA series ZP . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0000 Lot Rp . Power Amplifier 240W u/ZA series ZP .2240 ex TOA 1. Upah Pasang 1.017 1 Bh Terminal box ex lokal untuk kontrol a.018 1 Bh Out let telepon a. Rp - c. Upah Pasang 1. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0000 Set Rp .0000 Lot Rp .0000 Lot Rp .VII. TOA a. Upah Pasang 1.0000 Lot Rp . Perlengkapan 1.0000 Set Rp .0000 Lot Rp . Upah Pasang 1. Perlengkapan 1. Perlengkapan 1. Rp - b. Rp - b.0000 Lot Rp .0000 Lot Rp . Rp - b.0000 Set Rp . Rp - b.2240 ex TOA a.0000 Lot Rp . INSTALASI TELEPHONE Anl.0000 Lot Rp .0000 Lot Rp . Rp - b. Rp - 61 : Form Analisa .VII.0000 Set Rp .VII.0000 Set Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.0000 Lot Rp . Out let telepon 1.0000 Lot Rp . Paging Microphone ex TOA 1. Bh Ceiling Speaker 6 w 1. Perlengkapan 1. Perlengkapan 1. Perlengkapan 1.014 1 Bh Paging Microphone ex TOA a.VII.0000 Set Rp .0000 Lot Rp .013 1 Bh Mixer Amplifier 240 W ZA 2240 ex. Rp - c.0000 Set Rp .015 1 Bh Ceiling Speaker 6 w a.VII. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl.VII. Upah Pasang 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - PEK. Rp - b. Upah Pasang 1. Rp - c. Terminal box ex lokal untuk kontrol 1. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Ceiling Speaker 6 w 1. Mixer Amplifier 240 W ZA 2240 ex. Rp - c. Rp - c.VII.0000 Lot Rp . Rp - c. TOA 1.

0000 Lot Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - b.0000 Lot Rp . Box terminal induk MDF 20 Pair 1. Upah Pasang 1.022 1 Bh Pesawat Telephone a. Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - 62 : Form Analisa . Perlengkapan 1.VII.0000 Lot Rp . Box terminal cabang IDF 6 Pair 1.0000 Lot Rp .0000 Set Rp .0000 Lot Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Perlengkapan 1.019 1 Bh Box terminal cabang IDF 6 Pair a.0000 Lot Rp .0000 Set Rp .0000 Set Rp .021 1 Bh Box Perumtel a. Rp - b. Rp - c. Rp - b.VII. Upah Pasang 1. Pesawat Telephone 1. KODE JENIS ITEM PEKERJAAN KOOFISIEN/SAT. Rp - c.0000 Lot Rp . Rp - Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Rp - b. Rp - c. Rp - c. HARGA SATUAN JUMLAH HARGA 1 2 3 4 5 Jumlah : Rp - Jasa & Overhead : Rp - Jumlah Total : Rp - Pembulatan : Rp - Anl. Box Perumtel 1. Upah Pasang 1.VII.020 1 Bh Box terminal induk MDF 20 Pair a.0000 Lot Rp . Perlengkapan 1.VII.0000 Set Rp . Perlengkapan 1. Upah Pasang 1.

Wijayakusuma Raya no 47-48. /Oh 8 Jam/Hari U-016 16 Tukang pasang Pipa/Ledeng Rp . /Oh 8 Jam/Hari 63 : Form BAhan Upah . /Oh 8 Jam/Hari U-009 9 Tukang Las Rp . /Oh 8 Jam/Hari U-010 10 Tukang Las Konstruksi Rp . JENIS BAHAN/MATERIAL HARGA SATUAN KETERANGAN 1 2 3 4 5 HARGA SATUAN UPAH U-001 1 Pekerja Rp . /Oh 8 Jam/Hari U-002 2 Tukang Gali Rp . /Oh 8 Jam/Hari U-004 4 Tukang Kayu Rp .DAFTAR HARGA SATUAN UPAH Satuan Kerja PPK : Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta I Kegiatan : Pembangunan Gedung Klinik Terpadu tahap II Poltekkes Kemenkes Jakarta I Lokasi : Jl. /Oh 8 Jam/Hari U-013 13 Instalator Rp . /Oh 8 Jam/Hari U-006 6 Tukang Besi Beton Rp . /Oh 8 Jam/Hari U-003 3 Tukang Batu Rp . /Oh 8 Jam/Hari U-015 15 Kepala Tukang Pasang Pipa/Ledeng Rp . /Oh 8 Jam/Hari U-014 14 Pembantu Instalator Rp . /Oh 8 Jam/Hari U-011 11 Kepala Tukang Rp . /Oh 8 Jam/Hari U-007 7 Tukang Besi Profil Rp . Cilandak Jakarta Selatan Tahun Anggaran : 2017 KODE NO. /Oh 8 Jam/Hari U-008 8 Tukang Aluminium Rp . /Oh 8 Jam/Hari U-005 5 Tukang Cat/Pelitur Rp . /Oh 8 Jam/Hari U-012 12 Mandor Rp .

/Kg Standar SNI A. Bahan & material Umum 1 Material Pasir A. Batu Bata Merah Oven Rp . ReadyMix d. /M³ JayaMix.014 c.I. /Kg Standar SNI A.001 a. /M³ Lokal A. Beton Ready Mix K225 Rp . ReadyMix c. batu pecah 5/7 cm Rp . Semen PC Tiga Roda / 50 kg Rp . ReadyMix b.I.026 i. /M³ Lokal A.I. /Kg KS/MS A. /ZAk MU/Prima Mortar A. Semen MU 301 @ 40 Kg (Plesteran Bata Ringan) Rp . Semen MU 380 @ 40 Kg (Perekat Bata Ringan) Rp .008 c.I.I. /Kg Standar SNI A. Wijayakusuma Raya no 47-48. BAHAN/MATERIAL STRUKTUR & ARSITEKTUR I. Sirtu Rp . Split / batu pecah 2-3 cm Rp .016 e.I.I.019 b. /ZAk MU/Prima Mortar A.005 e. Pasir Beton Rp .004 d.2.I. Paku 8 cm s/d 10 cm Rp . /M³ Lokal A. Bata Hebel uk. /Bh Standar SNI A.021 d. abu batu) 9x19x39 cm Rp .002 b. Tanah Merah Rp .018 a. /ZAk Tiga Roda/Holcim A.I.I.I. DN SII Rp .I.DAFTAR HARGA SATUAN BAHAN Satuan Kerja PPK : Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta I Kegiatan : Review Dokumen Perencanaan Pembangunan Gedung Klinik Terpadu tahap II Poltekkes Kemenkes Jakarta I Lokasi : Jl. Beton Ready Mix K300 Rp .029 l.009 d.017 f. /M³ Lokal A.I. /M³ Lokal A.028 k.007 b.003 c.027 j. Kawat Beton Rp . Paku 8 cm s/d 10 cm Rp . /M³ Lokal A. /M² KS/MS 5 Material Kayu & Bahan Jadinya 64 : Form BAhan Upah . /M³ Lokal 2 Material Batu. Paku Rivet Rp . /Bh Hebel/Prima/Broco 3 Material Semen & Bahan Jadinya A. /M³ Lokal A.I. /M³ JayaMix.I.011 f.I. /M³ JayaMix.013 b. 7 x 16 x 60 cm Rp . Pasir Pasang Rp .4x2.I.I. Beton Ready Mix K175 Rp . Batu Koral Rp .010 e. Paku 2 .025 h.006 a.I. /Kg Gunung Garuda A. Paku 4-5 cm Rp .I.006 f. /Lbr Standar SNI A. /M³ JayaMix. Seng Gelombang BJLS 28 Rp . Pasir Urug Darat Rp .I.I.I. Paku 5 . /M³ Lokal A.023 f.022 e. /Bh Lokal A. /Bh Lokal A.I. Besi Beton (polos/Ulir) Rp . /Kg Standar SNI A. IWF ex. ReadyMix 4 Material Besi dan bahan jadinnya A.5 cm Rp . Semen Putih / 40 kg (Semen Warna) Rp .7 cm Rp .I. JENIS BAHAN/MATERIAL HARGA SATUAN KETERANGAN 1 2 3 4 5 A. /Kg Standar SNI A. /Kg Standar SNI A. Cilandak Jakarta Selatan Tahun Anggaran : 2017 KODE NO.024 g. /Kg Standar SNI A. Batako Semen (semen. Jaring Kawat M6 (5.I. /ZAk MU/Prima Mortar A.012 a. Baja Siku Rp . /set MU/Prima Mortar 4 Beton Ready Mix a.1) Rp .I.020 c. Abu Batu Rp . /ZAk Tiga Roda/Holcim A.I. pasir.I. Beton Ready Mix K250 Rp . Sikatop107 Seal ( 25 kg/set ) Rp .015 d.I. Semen MU 200 @ 40 Kg (Acian Plesteran/Beton) Rp . dan Bata A.

I.II. Besi Hollow Galvanis uk.I. /M² Roman/Ikad 2 Homogeneus Tile A. /M² Roman/Ikad A.I.007 g. Stair Nosing Keramik 10x20 Rp .III.II.Plwood uk. Material Playwood.I.006 f.034 . Material MultiPlek A.Lem Kayu Rp .I.I. Keramik Lantai 30 x 30 corak warna. /M² Granito/Essensa A. /M² Roman/Ikad A.35 mm Rp .036 . a. Gypsum Board 12 mm (120x240) Rp . /Lbr Standar SNI A.Multiplek tbl 18mm (120x240) Rp .III.007 g.4mm Rp .III. /Kg Lokal A.II. /M¹ Lokal A. List Profil Kayu kamper samarinda 5 cm Rp . /M² Granito/Essensa A. Bahan & Materilal Pelapis Lantai & Dinding 1 Keramik A.III.II. /M¹ Granito/Essensa A.I. anti slip Rp . /M¹ Lokal A.002 b. /Lbr Standar SNI A.013 b.III. Rp .I. Homogeneus Tile 60 x 60 UnPolish Rp .II.006 f.Multiplek tbl 4mm (120x240) Rp .042 . 40 x 40 x 0.III. /M² Andesit bakar III. Homogeneus Tile 40x40 Polish Rp .III. /M³ Kamper Samarinda A.Multiplek tbl 12mm (120x240) Rp . /Lbr Jaya Board/Versa Board A. Keramik dinding uk 20x25 Warna Rp .I.plywood uk 4x8x18mm 1muka Rp . Kayu Bekisting A. 4' x 8' x 18 mm 1 muka Rp . /M³ Kamper Samarinda A.007 d. 20 x 20 corak warna.I.010 j. /M¹ Standar SNI A.II. /M² Roman/Ikad A.004 d.016 e.III. Gypsum Board 9 mm (120x240) Rp .III. /M¹ Standar SNI A.Papan kayu Tarentang.003 c. anti slip Rp .005 e.017 f. Homogeneus Tile 40x40 UnPolish Rp . /Kg Lokal 2 Rangka Plafond A. Keramik Lantai uk. /Lbr Jaya Board/Versa Board A. /M² Granito/Essensa A. /Lbr Standar SNI A.III. /M² Roman/Ikad A.018 g. /M¹ Standar SNI A.II. GRC Board 3 mm (120x240) Rp .031 .I.Multiplek tbl 6mm (120x240) Rp .008 h. Besi Hollow Galvaniced uk.III.Balok. /Lbr Standar SNI A. /M¹ Standar SNI A. GRC Board 5 mm (120x240) Rp .043 . Kaso & Reng Kayu Kamper Samarinda (Oven) Rp .Multiplek tbl 3mm (120x240) Rp .037 .II. /M³ Kayu Borneo Super A. /Lbr Jaya Board/Versa Board A. /M¹ Standar SNI A.III.III. Profil allumunium Cross Tee Rp . Kaso & Reng Kayu Borneo Rp .039 . /Lbr Jaya Board/Versa Board A. /Lbr Standar SNI A.II.II.038 .I. /Kg Standar SNI 65 : Form BAhan Upah .011 h.014 c. Calcium Silicate 6 mm (120x240) Rp .III.015 d. Keramik Lantai Tile 40x40 corak warna. /Lbr Standar SNI A. Sungkai dan HPL A.I.040 . /Lbr Jaya Board/Versa Board A.033 .Dolken Kayu Hutan Rp .032 .III. Homogeneus Tile 60 x 60 Polish Rp .035 . /M² Roman/Ikad A. Keramik 40 x 40 KW I DN Warna Rp .002 b.044 . Keramik dinding 30 x 60 corak warna.004 a.III. Bahan & Materilal Plafond & Partisi 1 Penutup Plafond & Partisi A. Profil allumunium Wall Angle Rp .001 a. Keramik 30/30 Cm corak warna Rp .009 i.006 e. /Lbr Jaya Board/Versa Board A.004 d. /M¹ Standar SNI A. anti slip Rp .005 e.Papan kayu Kamper Samarinda (Oven) Rp .Multiplek tbl 9mm (120x240) Rp . Metal furing zincallum tebal 0.I.030 . Profil allumunium Main Tee Rp .35 mm Rp .007 3 Batu Andesit ukuran 20 x 40 x 8 cm Rp . List Profil Gypsum 10 cm Rp .III.003 c. /Lbr Standar SNI II. /Lbr Standar SNI d.001 a. Kayu Untuk Kusen & Pintu A.Balok. /Kg Fox c.005 b. /Btg Kayu Rimba b.II. /Lbr Amstrong A.III. /M³ Kayu tarentang A.II. /Lbr Standar SNI A. Acoustic Tile 600x1200x15 mm (ex Armstrong) Rp . 40x20x0.012 a. anti slip Rp . /M² Roman/Ikad A. /M² Granito/Essensa A. Paku Sekrup gypsum Rp . GRC Board 8 mm (120x240) Rp .HPL Warna Kayu Rp . Kawat diameter 4mm Rp .I.II. Tepung Gypsum Rp .041 .006 c.

012 d. /M³ ASAHI A.IV.IV.015 g.IV. /Kg 4 Bahan Cat Duco A. Profil Frame Jendela Kaca Rp .017 i. /Bh Solid/Viro/Dekson A.020 a.062 Cat Duco Danagloss Rp .019 k.005 e. /Bh Solid/Viro/Dekson A.020 b.IV. Kunci Silinder Rp . Lockcase Rp . /M¹ Alexindo A.053 e.024 f.V. /Kg A. Kaca Cler Laminated 5 mm Rp .019 a.006 f. /Kg 66 : Form BAhan Upah . /Kg Jotun 2 Bahan Cat Ekterior A. Handle Pintu Allumunium Rp .052 d.027 i.021 c.IV. Kaca Clear Glass 8 mm Rp .007 g. /Bh Standar SNI 3 Rangka Partisi A. Rumbuncis Rp . Kunci Pintu toilet (Knop cilinder Lockset) Rp .A. /Kg Dulux ICI A.V. Grendel tanam (Expangolet) Rp . Cat Jotun Majestic Optima ECOHEALTH Rp . /M¹ Standar SNI IV. /M² ASAHI A. Sealant Rp . Kuda Terbang) Rp . /M² ASAHI A.IV.V. /Kg Vinilex A.003 c. Engsel Casement Rp . Metal stood zincallum C.IV.001 a. /M¹ Alexindo A. /Set Solid/Viro/Dekson A. Cat Tembok Vinilex Super Rp .IV.IV. /Bh Solid/Viro/Dekson 3 Material Kaca A.019 h.055 Cat Tembok Mowilex (Watercoat) Rp .050 b.054 Alkali Resistants Rp . Ftalit.75mm Rp . /M³ ASAHI A.a A.V.IV.IV. /Bh Solid/Viro/Dekson A.IV. Paku peluru ramset Rp .023 e.IV. Sekrup Fisher Rp . /Kg Mowilek A. /Kg Dulux ICI 3 Bahan Cat minyak A.018 j. Bahan & Materilal Kusen. Handle Pintu Lever Handle Rp . Kusen Aluminium 3" Powder Coating Rp . /Psg Solid/Viro/Dekson A.021 b.049 a.IV. /M² ASAHI A. Kaca Clear Glass 5 mm Rp .008 h. /Bh Solid/Viro/Dekson A.IV.V. Plamur Tembok Matex (5 kg) Rp . /Kg Dulux ICI A.002 b. /Bh Solid/Viro/Dekson A. /Kg A.IV.060 Cat Kayu/besi (ex Danapaint. Kusen Aluminium 4" Powder Coating Rp . /Bh Solid/Viro/Dekson A. /M³ A.III. Patch Fitting Rp .IV.V. /M² ASAHI A.III. /Kg A. /Kg A.IV. /Psg Solid/Viro/Dekson A. Karet Rp .IV.V.020 l.V.026 h.IV. Floor Hinges Rp . /M² ASAHI A.IV. Jotashield primer 07 Rp .022 d. Kaca Tempered Glass 10 mm Rp . /Kg A.V. /M¹ A.009 a. Pull Handle Pipa Stainless dia 1" Pjg 100 Cm Rp . /M² ASAHI V. /M¹ Alexindo A.IV.010 b. /Kg Jotun A.V.V. Kaca Clear Glass 10 mm Rp . Kaca Cler Laminated 10 mm Rp .V.V.051 c. Engsel Pintu Rp . Profil Frame Pintu Pintu Kaca Rp .IV.IV. Gloss) Rp .V. /M² ASAHI A. Kaca.IV.056 Cat Tembok luar (ICI Dulux Weathershield) Rp . Bahan & Materilal Cat dan Water Profing 1 Bahan Cat Interior A. /Bh Solid/Viro/Dekson A.057 Menie Kayu Rp .5 mm Rp .IV.011 c.014 f. Cat Tembok Mowilex (Acrilyc Emulsion) Rp .059 Cat Kayu/besi (ICI Dulux Super Gloss) Rp .IV. /Kg Matek A. Penggantung & Pengunci 1 Material Kusen Pintu & Frame Jende.III. Kayu kamper 6x12 Rp .IV.IV. Kaca Clear Glass 12 mm Rp . 40x40x0. /M¹ 2 Material Penggantun dan Pengunci A.061 Cat Kayu / besi (kwalitas sedang. /Set Solid/Viro/Dekson A. Kaca Clear Glass 6 mm Rp . Kaca Tempered Glass 12 mm Rp .013 e. /M¹ Standar SNI A. /M¹ Alexindo A. Besi Hollow Galvaniced uk.058 Plamur kayu Rp .025 g.016 h.004 d.75 tebal 0.

M² A. /Kg A. /Mtr WAVIN/MASPION 5 Pipa PVC dia 3/4" Class AW Rp .V.069 Sanding Ultran Rp . 13000 Btu/h (1PK) Rp .079 8 Residu Minyak Bekisting Rp .002 2 Floor Drain TOTO TX 1A Rp . 7000 Btu/h (3/4PK) Rp . 1 1/4" Rp . 18000 Btu/h (2PK) Rp . /Unit PANASONIC 3 AC Single Split Kap.I.074 Roll Cat Tembok Rp . /Kg A.010 10 Pompa transper 250 watt. /Kg 5 Bahan Cat melamik dan Politur A. /Kg A.013 13 Foot valve dia. /Bh Kitz B.003 3 Closed Clean Out ( CCO ) dia 4" Rp . 1 1/2" Rp .V. /Mtr WAVIN/MASPION 6 Pipa PVC dia 1" Class AW Rp . BAHAN/MATERIAL MEKANIKAL I. 9000 Btu/h (1PK) Rp . /Mtr WAVIN/MASPION III. /Bh TOTO B. /Kg A. /lbr A.009 9 Jet Pump 250 Watt Rp .V. /Bh A.I.V. /Kg 6 Bahan Waterproofing A.I. /Kg A. 2" Rp .V.063 Cat Duco Nippe 2000 Rp .004 4 Floor Clean Out ( CCO ) dia 2" Rp . /Unit PANASONIC 4 AC Single Split Kap.V.V.066 Pelitur Rp . /Mtr WAVIN/MASPION 13 Pipa PVC dia 6" Class AW Rp .I. /Mtr WAVIN/MASPION 12 Pipa PVC dia 4" Class AW Rp . /Mtr WAVIN/MASPION 9 Pipa PVC dia 2" Class AW Rp . /Kg A. /Bh PENGUIN B. /Mtr WAVIN/MASPION 4 Pipa PVC dia 1/2" Class AW Rp . BAHAN PERALATAN UTAMA AC & EXHAUST FAN 1 AC Single Split Kap. /Kg A.I.076 Ampelas Rp . /Unit SIMITSU B. /Mtr WAVIN/MASPION 3 Pipa GIP Medium Class dia.V.I. BAHAN PERPIPAAN 1 Pipa GIP Medium Class dia.012 12 TANGKI BIOTECH Tipe BCF-20. /Bh MEIWA B.I.077 Lem Kayu Putih ( FOX ) Rp .V.V.006 6 Urinoir ( Moslem ) type U 57 M (top inlet) lengkap Rp . Tipe End Suction H 37m.078 Lem Kuning Rp .072 Waterproofing Membrane 3 mm Rp .007 7 Washtafel TOTO Type 223 CF/L 237 Lengkap Assesoris Rp .I.070 Filler Ultran Rp . /Unit TOTO B. 5000 Btu/h (1/2PK Rp .V.I.073 Waterproofing jenis coating ex Sika/AM/setara Rp . 1 1/4" Rp .068 Cat warna Ultran Rp .V.075 Kwas 3" Rp . 27 Lpm Rp . /Unit BIOTECH B.I.005 5 Floor Drain Air Hujan dia.V. /Mtr WAVIN/MASPION 10 Pipa PVC dia 2 1/2" Class AW Rp .065 Tinner Up Rp . /Kg 7 Bahan Peralatan/perlengkapan cat A. BAHAN SANITAIR & Peralatan Utama B.I. /Bh TOTO B. /Kg A. /Bh A. /Bh TOTO B.A.V. /Unit TOTO B. /Mtr WAVIN/MASPION 8 Pipa PVC dia 1 1/2" Class AW Rp .I.011 11 Roof Tank Cilinder FibreGlass 2 M3 Rp . /Unit PANASONIC 5 AC Single Split Kap.V.I.V.I.V.014 14 Gate valve dia. Cap 6 m3/day Rp . /Mtr WAVIN/MASPION 7 Pipa PVC dia 1 1/4" Class AW Rp .064 Dempul Duco Sanpolac Rp . /Bh Kitz II. 3" (header) Rp . /Unit TOTO B. /Mtr WAVIN/MASPION 2 Pipa GIP Medium Class dia.071 Lapisan Coating PF Primer Rp .008 8 Kitchen Zink Rp . /Bh TOTO B. /Unit SIMITSU B.067 Melamik Ultran Rp .001 1 Closet duduk TOTO Sonata CW 660 JT1/ 784 JP Rp . 4" Rp . /Mtr WAVIN/MASPION 11 Pipa PVC dia 3" Class AW Rp . /Unit PANASONIC 67 : Form BAhan Upah . /gln B. /Unit PANASONIC 2 AC Single Split Kap. M² A.

/Bh Apron. 10 Ka Rp . /Unit KDK C. /Mtr Three star 2 Elbow dengan R = 45 (200 x 3000 mm) Rp . Hozeki 5 indicator Lamp Rp . /Mtr Ega/ Clipsal 14 Bahan Kabel Elektronik a. Hozeki 3 Ionization Smoke Detector type QF-202D Rp . /Mtr Kabelindu/Supreme f. Cable Coaxial R11 7C. /Mtr Kabelindu/Supreme b. /Bh Three star 3 Kabel NYFGBY 4 x 16 mm2 Rp . Hozeki 7 Push Botton Rp .5mm Rp . 3 Pole. /Mtr Kabelindu/Supreme 7 Kabel NYY 3 x 2.63 /Bh Interlite/Philip Lampu Liner Batten T5 RTK 1 X 28 watt /54 TKI Rp . /Bh Apron. Hozeki 8 EOL Resistor Rp . /Mtr Kabelindu/Supreme 4 Kabel NYFGBY 4 x 4 mm2 Rp . /Bh Apron. /Bh Interlite/Philip Saklar Seri Rp . /Bh Lokal 11 Box Panel uk. Kabel Data UTP 4 Pair Cat.6mm2 Rp . BAHAN & PERLENGKATAN FIRE ALARM 1 Master Control panel Fire Alarm MCPFA 10 zone lengkap Rp . /Bh ABB/MG/Sneider 3 MCCB 16 A. 1 Pole. 2V Rp . /Bh Apron.5 mm2 Rp . /Bh Lokal 9 Trafo arus (CT) Rp . /Mtr Kabelindu/Supreme d. /Bh Apron. Hozeki 68 : Form BAhan Upah . /Mtr Kabelindu/Supreme 9 Kabel NYA 1 X 10 mm2 Rp . Hozeki 2 ROR Heat Detector type QF-306A Rp . /Mtr Kabelindu/Supreme 11 Kabel NYM 3 X 2. /Bh Apron. /Bh ABB/MG/Sneider 2 MCCB 50 A. BAHAN/MATERIAL ELEKTRIKAL I.658. Hozeki 6 Alarm Bell Rp . BAHAN PERLENGKAPAN LISTRIK Lampu Liner Batten T5 RTK 2 X 28 watt /54 TKI Rp 607.6 Rp . /Mtr Kabelindu/Supreme 12 Kabel NYM 2 x 1.5mm Rp . /Mtr Kabelindu/Supreme e. /Bh Apron.5 mm2 Rp . /Bh ABB/MG/Sneider 4 MCB 10 A. /Bh Lokal IV. /Unit Apron. 30 x 30 x 10 cm Rp . /Bh ABB/MG/Sneider 6 Pilot Lamp Telemecanique Rp . /Bh Interlite/Philip Saklar Tunggal Rp . /Mtr Kabelindu/Supreme c.E 18 W/ 220 Volt Rp .5 mm2 Rp . /Mtr Kabelindu/Supreme 10 Kabel NYM 2 X 2. 10 Ka Rp . BAHAN PANEL DAN PERLENGKAPANYA 1 COS on/of 100 A 3P ( Handle Manual ) Rp . /Bh Interlite/Philip Stop Kontak Tenaga 1500 VA (AC) Rp . 18 Ka Rp . Cable Coaxial 5C. /Mtr Kabelindu/Supreme 6 Kabel NYY 4 x 4 mm2 Rp . /Bh Interlite/Philip III. 100x60x25 cm Rp . 6 Exhaust Fan KM/WC 10" Type Ceilling Rp . 40x60x25 cm Rp . 3 Pole. /Mtr Kabelindu/Supreme 13 Pipa PVC Conduit High Impat Ф 20 mm Rp . /Mtr Kabelindu/Supreme 8 Kabel NYA 1 X 50 mm2 Rp . BAHAN KABEL DAN KABEL TRAY 1 Kabel Rack ( H 50 ) 2000 x 3000 mm Rp . /Bh Lokal 8 Amperemeter Rp . /Mtr Kabelindu/Supreme II. Kabel NYMHY 2x1. 1 Pole. /Bh Interlite/Philip Rossetl Lamp SL 18 watt Rp . 18 Ka Rp . 2V d Rp . /Bh ABB/MG/Sneider 5 MCB 16 A. Kabel Telepon ITC 2x2x0. /Mtr Kabelindu/Supreme 5 Kabel NYY 4 x 6 mm2 Rp . /Bh Interlite/Philip Down Light Type IL 602 ST PLC . Kabel NYMHY 3x1. /Bh Lokal 10 Box Panel induk uk. /Bh Interlite/Philip Stop Kontak Daya 250 VA Metal Inbow Dos Rp . /Bh Lokal 7 Fuse control lokal Rp . /Mtr Kabelindu/Supreme g.5 mm2 Rp . Hozeki 4 Terminal Box Fire Alarm 24 Pairs uk. Cabel Shielded Twisted Cabel AWG 16 Rp .

Unit Lokal 69 : Form BAhan Upah . /Bh Lokal 3 Box terminal induk MDF 20 Pair Rp .FM Rp . Unit TOA/BOSCH 3 Power Amplifier 240W u/ZA series ZP . /Bh Panasonic VI. Unit TOA/BOSCH 2 CD / MP3 Player c/w tuner AM . TOA Rp . /Bh Apron. /Bh Perumtel 5 Pesawat Telephone Rp . Hozeki V. Bh TOA/BOSCH 6 Ceiling Speaker 6 w Rp . Bh TOA/BOSCH 7 Attenuartor 6-30 w Rp . BAHAN & PERLENGKATAN TELEPON & DATA 1 Out let telepon Rp . Unit TOA/BOSCH 5 Paging Microphone ex TOA Rp .2240 ex TOA Rp .5 Kg Rp . Bh TOA/BOSCH 8 Terminal box ex lokal untuk kontrol Rp . BAHAN & PERLENGKATAN TATA SUARA 1 Rack kabinet Rp . /Bh Lokal 4 Box Perumtel Rp . /Bh Panduit 2 Box terminal cabang IDF 6 Pair Rp . Unit TOA/BOSCH 4 Mixer Amplifier 240 W ZA 2240 ex. 9 Fire Extinguisher Type ABC QFP-35 isi 3.