Hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan

pasal-pasal UUD 1945, Pancasila dan Proklamasi 17
Agustus 1945

Hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan Pancasila

Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia mempunyai implikasi bahwa
Pancasila terikat oleh suatu kekuatan secara hukum, terikat oleh struktur kekuasaan
secara formal yang meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum yang menguasai
dasar Negara (Suhadi, 1998). Cita-cita hukum tersebut terangkum didalam empat
pokok pikiran yang terkandung dalam Undang Undang Dasar 1945 yang sama
hakikatnya dengan Pancasila, yaitu :

1. Negara Persatuan “ Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah
darah Indonesia “
2. Keadilan sosial “Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh
rakyat Indonesia “
3. Kedaulaatan Rakyat “ Negara yang berkedaulatan rakyat berdasarkan atas
kerakyatan /perwakilan.”
4. Ketuhanan dan kemanusiaan “Negara berdasarkan atas ketuhanan yang
menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradap.”

Pembukaan UUD 1945 adalah sumber motivasi dan aspirasi perjuangan dan
tekad bangsa Indonesia yang merupakan sumber cita-cita luhur dan cita cita mahal,
sehingga pembukaan UUD 1945 merupakan tertib hukum yang tertinggi dan
memberikan kemutlakan bagi tertib hukum Indonesia.
Pembukaan UUD 1945 bersama dengan UUD 1945 dalam berita Republik Indonesia
tahun 11 No 7, ditetapkan oleh PPKI tanggal 18 Agustus 1945. Pada hakekatnya

sidang berikutnya tersusun Piagam Jakarta sebagai wujud bentuk pertama Pembukaan UUD 1945. baru kemudian membahas Pembukaan UUD 1945. Dan bangsa Indonesia menginginkan dasar Negara sesuai pandangan hidup bangsa Indonesia sendiri. bahkan sebagai sumbernya: bahwa Pancasila sebagai inti Pembukaan UUD 1945 dengan demikian mempunyai kedudukan yang kuat. Dasar Negara tersebut mendapatkan suatu legalitasnya dalam Piagam Jakarta yang kemudian menjadi . bahwa rumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945: bahwa Pembukaan UUD 1945 berkedudukan dan berfungsi selain sebagai Mukadimah UUD 1945 juga sebagai suatu yang bereksistensi sendiri karena Pembukaan UUD 1945 yang intinya Pancasila tidak tergantung pada batang tubuh UUD 1945. tidak dapat diubah dan terlekat pada kelangsungan hidup Negara RI. Pada saat itu sudah ada ideologi komunis dan liberal. Hubungan Secara Material. yaitu proses perumusan Pancasila: sidang BPUPKI membahas dasar filsafat Pancasila. b. Dengan demikian Pancasila secara yuridis formal ditetapkan sebagai dasar filsafat Negara Republik Indonesia bersamaan dengan ditetapkan Pembukaan UUD 1945 dan UUD 1945. Merujuk kepada sejarah tentang urut-urutan penyusunan antara Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945. Hubungan Secara Formal. penulis melihat bahwa para pendiri Negara menganggap penting perumusan dasar Negara untuk dibahas karena memang suatu Negara yang akan dibentuk harus memiliki dulu dasar ideologi Negara. Maka Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 mempunyai hubungan timbal balik sebagai berikut : a. tetap.semua aspek penyelenggaraan pemerintah Negara yang berdasarkan Pancasila terdapat dalam alenia IV pembukaan UUD 1945.

Proses penyusunan Pembukaan UUD 1945 yang merupakan satu kesatuan dengan pembahasan masalah lain dalam Undang-Undang Dasar oleh BPUPKI. Ini berarti pasal-pasal yang terdapat dalam UUD merupakan penjabaran dari keempat pokok pikiran dalam pembukaan UUD’45 tersebut. Hubungan Pembukaan UUD 1945 dengan UUD 1945 Penjelasan UUD 1945 yang merupakan bagian dari keseluruhan UUD 1945 menyatakan Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran. semakin jelas didasarkan pada: 1. maka Pancasila menjadi inti dari Pembukaan UUD 1945 dan kedudukan Pembukaan UUD 1945 menjadi kuat. Dengan demikian. yaitu: (1) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya. Negara dibentuk dan diselenggarakan berdasarkan kedaulatan rakyat (4) bahwa Negara Indonesia adalah negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.Pembukaan UUD 1945. Dengan masuknya rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD. penulis melihat ada hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan UUD 1945 sebagai berikut: Pembukaan UUD 1945 mengandung empat pokok pikiran dan UUD menciptakan pokok-pokok pikiran itu dalam pasal-pasalnya. Dari Penjelasan UUD 1945. apalagi dari Penjelasan UUD 1945 dikatakan kalau Pembukaan itu memiliki empat pokok pikiran dan ternyata keempat pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 itu tiada lain adalah Pancasila. yaitu masalah . serta mencakupi segala paham golongan dan paham perseorangan (2) bahwa Negara Indonesia hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh warganya (3) bahwa Negara Indonesia menganut paham kedaulatan rakyat. Pembukaan UUD 1945 sebagai satu kesatuan dengan pasal-pasalnya.

badan perwakilan rakyat. Pada Sidang Tahunan MPR 1999. IX/MPR/1999 tentang Penugasan Badan Pekerja Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia untuk Melanjutkan Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pasal II Aturan Tambahan UUD 1945 yang berbunyi: “Dengan ditetapkannya perubahan Undang-Undang Dasar ini. yaitu: 1. dan badan penasehat. sepakat untuk tidak mengubah Pembukaan UUD 1945 2. Lima kesepakatan tersebut dilampirkan dalam Ketetapan MPR No.” Pokok-pokok pikiran Pembukaan UUD 1945 yang dimuat dalam Penjelasan UUD 1945 seiring dengan dinamika ketatanegaraan sekarang ini telah mengalami perubahan. seluruh fraksi di MPR membuat kesepakatan tentang arah perubahan UUD 1945. Perubahan UUD 1945 sebagai agenda utama era reformasi mulai dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tahun 1999 telah menghilangkan penjelasan ini. sepakat untuk menempuh cara adendum dalam melakukan amandemen terhadap UUD 1945. 2. sepakat untuk mempertahankan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia 3. Hubungan Pembukaan UUD 1945 dengan Proklamasi . daerah negara. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal. sepakat untuk memindahkan hal-hal normatif yang ada dalam Penjelasan UUD 1945 ke dalam pasal-pasal UUD 1945 5.bentuk negara. sepakat untuk mempertahankan sistem presidensiil (dalam pengertian sekaligus menyempurnakan agar betul-betul memenuhi ciri-ciri umum sistem presidensiil) 4.

Proklamasi Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia . Proklamasi kemerdekaan RI diumumkan kepada dunia.. Sampailah perjuangan bangsa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan menuju masyarakat adil. Panglima dari jepang yaitu Jendral Tarauchi memberikan pernyataan bahwa Jepang akan memberikan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia pada tanggal 24 Agustus 1945. makmur dan sejahtera. Arti Proklamasi . Pemimpin Jepang menyadari akan kekalahannya bahwa negaranya telah mendekati kekalahan. Oleh sebab itu tanggal 7 Agustus 1945.Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d. Radjiman Wedyodiningrat diminta datang ke \saigon untuk mendapatkan petunjuk-petunjuk mengenai penyelenggaraan kemerdekaan tersebut.l. “INDONESIA MERDEKA” dan Indonesia siap mempertahankan kemerdekaannya.00 WIB pagi hari Jumat tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan nomor 56. Hatta dan DR. Jakarta. Pada tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat pada tentara sekutu.l. Maka. Drs Moh. Dan pada tanggal 9 Agustus. Soekarno. pada pukul 10. Djakarta hari 17 boelan 8 tahoen 05’ Atas nama bangsa IndonesiaSoekarno-Hatta Latar Belakang Proklamasi Latar belakang terjadinya proklamasi saat Jepang diserang oleh tentara sekutu pada tanggal 6 Agustus 1945. diselenggarakandengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja. hilanglah ”janji kemerdekaan” dari Jendral Terauchi behubung dengan kekalahan Jepang tersebut. Ir.

Hal ini dapat dilihat pada : 1 Bagian pertama (alinea pertama) Proklamasi Kemerdekaan (“Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia”) mendapat penegasan dan penjelasan pada alinea pertama sampai dengan alinea ketiga Pembukaan UUD 1945. 2 Bagian kedua (alinea kedua) Proklamasi Kemerdekaan (“Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya”) yang merupakan amanat tindakan yang segera harus dilaksanakan yaitu pembentukan negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan termuat dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat.Proklamasi yaitu pernyataan bangsa Indonesia kepada diri sendiri maupun kepada dunia luar bahwasanya Indonesia telah merdeka." "Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia." . maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. yang merdeka. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. bersatu." "Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur. Pembukaan UUD 1945 "Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. adil dan makmur. berdaulat.

Makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 . dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia. Kemanusiaan yang adil dan beradab. perdamaian abadi dan keadilan sosial. "Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Persatuan Indonesia.serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. mencerdaskan kehidupan bangsa. yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa. dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan." Latar Belakang Pembukaan UUD 1945 Pembukaan UUD’45 memberikan pedoman-pedoman tertentu antara lain : · untuk mengisi kemerdekaan nasional kita · untuk melaksanakan kenegaraan kita · untuk mengetahui tujuan dalam memperkembangkan kebangsaan kita · untuk setia kepada suara batin yang hidup dalam kalbu rakyat kita.

1. •Pemerintah Indonesia mendukung kemerdekaan bagi setiap bangsa Indonesia untuk berdiri sendiri. • Keinginan yang didambakan oleh segenap bangsaIndonesia terhadap suatu kehidupan yang berkesinambungan antara kehidupan material dan spiritual. Makna Alinea ketiga: • Motivasi spiritual yang luhur bahwa kemerdekaan kitaadalah berkat rahmat Alllah Yang Maha Kuasa. 2. • Pernyataan objektif bangsa Indonesia bahwa penjajasan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. • Adanya momentum yang harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan. Makna Alinea Keempat: .adil dan makmur. tetap iharus diisi dengan mewujudkan negara Indonesia yang merdeka.bersatu . Makna Alinea Kedua: • Kemerdekaan yang dicapai oleh bangsa Indonesia merupakan hasil perjuangan pergerakan melawan penjajah. berdaulat. dan kehidupan dunia maupun akhirat • Pengukuhan pernyataan Proklamasi Kemerdekan 4. • Pernyataan subjektif bangsa Indonesia untuk menentang dan menghapus penjajahan diatas dunia. Makna Alinea Pertama: • Keteguhan bangsa Indonesia dalam membela kemerdekaan melawan penjajah dalam segala bentuk. 3. • Bahwa kemerdekaan bukanlah akhir perjuangan.

2. yaitu berdasarkan kedaulatan rakyat (demokrasi) • Dasar Negara Pancasila Hubungan Proklamasi dengan Pembukaan UUD 1945 Jadi kesimpulan yang kita dapat ambil dalam hubungan proklamasi dengan pembukaan UUD 1945 yaitu : 1. •Susunan/bentuk Negara Republik Indonesia. dan sejahtera. Memajukan kesejahteraan umum 3. dan keadilan social •Kemerdekaan bangsa Indonesia yang disusun dalam suatu Undang-Undang Dasar 1945. •Sistem pemerintahan Negara. Dalam proklamasi dan pembukaan UUD 1945 menjelaskan bahwa rakyat Indonesia ingin mencapai cita-cita nasional yaitu menuju masyarakat yang adil.yaitu: 1.•Adanya fungsi dan sekaligus tujuan Negara Indonesia. Mencerdaskan kehidupan bangsa. makmur. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia 2. perdamaian abadi. ikut melaksanakan ketertiban dubia yang berdasarkan kemerdekaan. Dalam proklamasi dan pembukaan UUD 1945 menjelaskan bahwa rakyat Indonesia mengumumkan kepada dunia bahwa rakyat Indonesia ingin terbebas dari penjajahan. .