FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KRISTEN KRIDA WACANA

DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

TAHUN AJARAN 2012/2013

Uterus Biokornus pada Ibu
Elseyra Rebecca Parhusip / 102012116
E6
relseyra@yahoo.com
www.ukrida.ac.id
Jl. Terusan Arjuna no.6 Kebon Jeruk. Jakarta barat

PENDAHULUAN
Pada semua mahluk hidup tingkat tinggi seperti manusia, suatu generasi baru dimulai dari
suatu telur yang telah difertilisasi, atau zigot yaitu suatu sel hasil penggabungan dari sel induk
betina dan sel induk jantan yang kemudian berkembang. Pada proses perkembangan manusia
melalui tahapan awal yang dimulai dari gametogenesis pada masing-masing induk, dimana induk
jantan mengalami spermatogenesis yaitu proses pembentukan sperma, dan induk betina
mengalami oogenesis yaitu proses pembentukan ovum kemudian akan terjadi fertilisasi.
Fertilisasi merupakan proses petemuan ovum dan sperma.Fertilisasi umumnya akan terjadi pada
1/3 bagian distal tuba fallopii. Setelah terjadi fertilisasi maka akan terbentuk zigot. Zigot akan
mulai membentuk suatu organisme yang multiseluler yang dilakukan dengan proses-proses
pembelahan.1

Pada zaman sekarang ini, sudah semakin banyak kejadian yang menyebabkan seseorang
sakit atau mengalami gangguan pada anggota tubuhnya. Mungkin dikarenakan lingkungan,
genetik, gaya hidup dan lain-lain. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai penyakit atau
gangguan yang terjadi pada seorang ibu.

1

2. 3. Agar mahasiwa dapat memahami dan menerapkan tindakan yang baik untuk pasien. Agar mahasiswa mengetahui mengenai penyebab dan kelainan dari uterus biokornus. 2 . Dimana skenario kasus yang kami dapatkan adalah : “Di suatu majalah wanita. seorang ibu didiagnosis memiliki kandungan yang bertanduk (dokter kandungan yang memeriksa ibu tersebut menjelaskan bahwa kelainan itu adalah uterus biokornus)” Adapun makalah ini dibuat dengan tujuan. Untuk memenuhi tugas makalah yang ditujukan kepada mahasiswa/mahasiswi. yaitu : 1.

indung telur (ovarium).3 . dan parametrium (penyangga rahim). Hal-hal yang bisa mengubah bentuk rahim menjadi tidak normal adalah infeksi karena bakteri. Rahim pada wanita yang belum pernah hamil berukuran panjang 7cm dan lebarnya 4cm sampai 5cm. Normalnya. vestibulum. dan himen (selaput dara). Rahim (Uterus) Rahim merupakan alat kelamin bagian dalam.PEMBAHASAN Organ Reproduksi Wanita Secara umum alat reproduksi wanita dibagi atas dua bagian yaitu alat kelamin (genitalia) luar dan alat kelamin bagian dalam. labia mayora (bibir besar). miometrium. Alat kelamin bagian dalam adalah vagina (saluran senggama). virus. 4 Fungsi utama rahim menerima pembuahan ovum yang tertanam ke dalam endometrium. labia minora (bibir kecil). atau kuman yang masuk dari luar tubuh lewat vagina. bentuk rahim manusia seperti buah alpukat gepeng dan beratnya antara 30-50 gram. Rahim adalah tempat janin dibesarkan.2 Alat kelamin bagian luar adalah Mons Veneris. klitoris. Beberapa organisme seperti kelinci. 3 . parasit. rahim terbentuk seiring berlangsungnya proses tumbuh kembang janin. tuba fallopii. Rahim tersusun oleh lapisan perimetrium. Seperti organ tubuh lainnya. dan endometrium. Rahim yang tidak normal bisa terbentuk sejak lahir. kambing dan kuda mempunyai rahim bipartite atau "bertanduk". tetapi bisa juga karena lingkungan. rahim (uterus).

1 vagina cavum uteri kanan dan kiri terpisah secara tidak lengkap. uterus bikornis. Pada manusia. Fusi duktus mulleri tersebut adalah antara lain vagina. duktus mullerinya mempunyai fusi yang lebih ke arah kaudal. uterus didelfis. Sel reproduksi dibentuk dari saluran yang paralel dengan duktus mesonefros yaitu duktus mulleri. dan vagina septata. fusi duktus mullerinya ke arah kranial. duktus mesonefros akan berdegenerasi.Perkembangan Saluran Reproduksi Pada embrio perempuan. uterus unikornis. uterus arkuatus.5  Uterus Subseptus Parsial septum melibatkan kanal endometrium. duktus mulleri vagina bagian duktus mullerinya tidak bersatu atau uterus bertanduk (uterus bikornis) Gangguan Saluran Reproduksi Kelainan uterus biasanya terjadi akibat kegagalan penyatuan mulleri.6 Uterus subseptus terdiri atas 1 korpus uteri dengan septum yang tidak lengkap. atresia serviks. kornu uterus rudimenter. kelainan ini paling ringan dan sering dijumpai. Sedangkan pada hewan tingkat rendah. di sebelah kranial vagina bagian duktus mulleri yang bersatu. Pada hewan vertebrata atau hewan pengerat. serviks dupleks. 1 servik. Defek yang munkin terjadi adalah uterus subseptus.  Uterus Sekuatus Uterus arkuatus hanya mempunyai cekungan di fundus uteri. Sedangkan pada manusia. 4 .

serviks dapat terdiri dari satu (uterus bikornis unikolis) atau dua (uterus bikornis bikolis). Pada uterus bikornis. yaitu vagina. Pada uterus normal janin akan mendapatkan ruang yang lebih luas. sehingga pertumbuhan janin akan lebih sempurna. Uterus Normal dan Uterus Bikornus 4 5 . Bicornate uterus adalah uterus yang kurang lebih secara utuh terbagi menjadi dua kornu lateral. Utegambar 1. Uterus Bikornis Uterus bikorni s adalah satu serviks terkait dengan dua tanduk uterus. Sedangkan dengan uterus bikornus janin memiliki ruang yang tidak mencukupi untuk perkembanganya karena uterus yang terhimpit oleh duktus tumbuh sevara kaudal terlihat oleh gambar 4 perbedaan antara uetrus normal dengan uterus yang memiliki dua tanduk. 8 Bentuk rahim seperti ini akan membuat janin tidak mendapatkan ruangan yang cukup untuk tumbuh dan berkembang. sehingga untuk mengantisipasinya janin memilih posisi sungsang atau posisi melintang. uterus dan tuba fallopii. Gambar 1.7 Kelainan ini adalah kelainan bentuk uterus dimana ada bentuk dua tanduk di bagian atas uterus. Bentuk yang paling parah adalah tidak terbentuknya saluran reproduksi. Gangguan ini terjadi saat proses embryogenesis pada perempuan.

 Atresia Serviks Sebuah kondisi yang sangat jarang terjadi di mana kanalis servikalis yang hilang saat lahir.8  Uterus Didelfis Kelainan rahim dimana rahim hadir hadir sebagai organ dipasangkan sebagai fusi embriogenetik.  Serviks Dupleks Serviks duplex disebabkan karena kelainan congenital. Sekitar 75% kasus ini mempunyai dinding yang memi-sahkan vagina jadi 2 bagian. Kelainan rahim ganda karena diasosiasikan memiliki dua leher rahim.  Uterus Unikornis Uterus unikornis terdiri atas 1 uterus. 1 servik yang berkembang dari satu saluran kanan dan kiri.  Kornu uterus rudimenter Dapat terjadi kehamilan dalam kornu yang rudimeter.  Vagina Septata PENUTUP 6 . yang sifat- sifatnya kehamilan ektopik.

Pada hewan vertebrata atau hewan pengerat. dan vagina septata. Pada manusia. di sebelah kranial vagina bagian duktus mulleri yang bersatu. miometrium. Sedangkan pada manusia. uterus bikornis. uterus arkuatus. kornu uterus rudimenter. Rahim tersusun oleh lapisan perimetrium. Rahim adalah tempat janin dibesarkan. dan endometrium. uterus didelfis. Rahim merupakan alat kelamin bagian dalam. duktus mulleri vagina bagian duktus mullerinya tidak bersatu atau uterus bertanduk (uterus bikornis). Sedangkan pada hewan tingkat rendah. serviks dupleks. 7 . duktus mullerinya mempunyai fusi yang lebih ke arah kaudal. uterus unikornis. Kelainan pada uterus adalah uterus subseptus. fusi duktus mullerinya ke arah kranial. atresia serviks.

304 4. h.2008. Manuaba IBGF.2.2001.h.101 8 . 377.49 3.Jakarta:EGC. Schwartz. 2.2007. Pedomoan klinis pediatri.h.Jakarta:EGC.h. Soedijarto.Buku saku obstetric dan ginekologi.131 8. ME. Dahnert W.Jakarta:EGC.Kamus ringkas kedokteran Stedman ed.62-3 5.529 6. Martaadisoebrata D. Kasdu D. Williams L.Ilmu dan aplikasi pendidikan:PT.h. Sastrawinata S.2. Jakarta: EGC.h. Wirakusumah FF.Wisconsia:Departmen of radiology.Memahami kesehatan reproduksi wanita ed.Jakarta:Puspa swara. Wilkins.DAFTAR PUSTAKA 1.h.Jakarta:EGC.Solusi problem wanita dewasa.1087 7.4. Benson RC. Manuaba IBG.Radiology review manual. Pernoll ML.h. Manuaba IAC. 2005.2003.2005.2006.IMTIMA.2011. Obstetri patologi ed.