You are on page 1of 10

PENGARUH HIPNOSIS PADA IBU BERSALIN PRIMIGRAVIDA

TERHADAP APGAR SKOR BAYI BARU LAHIR DI BPM NY. M DESA
TARUB KEC.TAWANGHARJO - GROBOGAN

Laili Nurul Ngaziz 1 Melyana Nurul Widyawati2 Lia Mulyanti3

1. Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah, Kedung
Mundu 50727, Semarang, Indonesia.

2. Prodi DIII Kebidanan, Politeknik Kemenkes Semerang, Tirto Agung, Tembalang,
Semarang, Indonesia.

3. Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah, Kedung
Mundu 50727, Semarang, Indonesia.

Email : b1d4n_unimus06@yahoo.co.id

ABSTRAK

Penilaian apgar sangat penting karena untuk meminimalkan asfiksia pada bayi yang
merupakan kelanjutan dari nilai apgar yang rendah. Pada waktu persalinan denyut jantung
bayi juga harus di pantau dengan dopler atau linek untuk mengetahui kesejahteraan janin
dalam kandungan. Jenis penelitian ini adalah eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui
ada atau tidaknya pengaruh hipnosis pada ibu bersalin primigravida terhadap apgar skor bayi
baru lahir. Penelitian yang digunakan adalah praeksperimen dengan pendekatan static group
comparison yaitu suatu rancangan penelitian yang menggunakan dua kelompok subyek
diantaranya kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Efek perlakuan dilihat dari
perbedaan pengukuran kedua kelompok. Dari analisis univariat didapat hasil dari distribusi
responden berdasarkan apgar skor bayi baru lahir pada persalinan normal yang tidak
dilakukan hipnosis (kelompok kontrol) bahwa bayi yang mengalami asfiksia ringan sebanyak
10 bayi (67%) dengan nilai apgar 4-6, bayi yang tidak mengalami asfiksia atau normal
sebanyak 5 bayi (33%) dengan nilai apgar 7-10 . Sedangkan distribusi responden berdasarkan
apgar skor bayi baru lahir pada persalinan normal yang dilakukan hipnosis (kelompok
perlakuan) di dapat hasil bahwa semua bayi (100%) mempunyai nilai apgar normal yaitu
dengan nilai apgar 7-10. Dari analisis bivariat uji Mann-Whiney didapat nilai p 0.000 yang

http://jurnal.unimus.ac.id

ibu selama proses persalinan yang menyebabkan pola pernafasan tidak teratur Faktor – faktor yang timbul dalam juga berpengaruh terhadap pertukaran serta persalinan yang bersifat mendadak dan transpor O2 dari ibu ke janin. tetapi juga dilakukan pada menit ke-5 serta menit ke-10 setelah Disamping itu. Primigravida PENDAHULUAN gangguan his. ketidaknyamanan kelahiran bayi. Namun banyak wanita yang merasakan Penilaian apgar ini sangat penting sakit tersebut lebih parah dari seharusnya karena untuk meminimalkan asfiksia pada karena banyak dipengaruhi oleh rasa panik bayi yang merupakan kelanjutan dari nilai dan stress. Kata Kunci: Hypnosis. hipertensi pada Apgar skor merupakan suatu eklamsia (Prawirohardjo : 2002). dimana denyut jantung bayi juga harus di pantau rasa takut menimbulkan ketegangan atau dengan dopler atau linek untuk mengetahui kepanikan yang menyebabkan otot . Pada waktu persalinan pain concept (takut-tegang-sakit). Hal ini disebut fear-tension- apgar yang rendah.otot kesejahteraan janin dalam kandungan. metode sederhana yang dipakai oleh bidan untuk menilai keadaan bayi sesaat setelah Persalinan memang suatu proses lahir (Prawirohardjo : 2002). Sehingga hampir selalu mengakibatkan anoksia atau terdapat gangguan dalam persediaan O2 hipoksia janin dan berakhir dengan dalam menghilangkan CO2 (Prawirohardjo asfiksia bayi antara lain faktor dari janin. Kebidanan. perdarahan disebabkan oleh beberapa keadaan intrakranial. depresi pernapasan karena obat – Pada tingkat selanjutnya akan obat anestesi atau anelgetika yang terjadi perubahan kardiovaskuler yang diberikan kepada ibu.berarti ada pengaruh yang signifikan dari hipnosis terhadap apgar skor bayi baru lahir pada ibu bersalin primigravida. yang alami dan menimbulkan rasa sakit. setelah lahir. : 2002). Faktor dari ibu antara lain dalam jantung yang akan mempengaruhi . kelainan bawaan dan lain diantaranya hilangnya sumber glikogen sebagainya. Apgar score. seperti gangguan aliran darah dalam tali pusat. menjadi kaku dan akhirnya menyebabkan Penilaian ini tidak hanya dilakukan sesaat rasa sakit ( Abidin : 2011). hipotensi mendadak pada ibu karena perdarahan.

kesistem tubuh lain akan mengalami efektif. mengurangi menimbulkan kelemahan jantung dan persepsi nyeri. Neonatal. M komplikasi kelahiran dan diare. dan stimulasi saraf resistensinya pembuluh darah paru elektrik transkutan). Angka Kematian Bayi 34 per 1000 robekan pada jalan lahir maupun luka kelahiran hidup dan Angka Kematian episiotomi. simpel. kompres adekuat. nyeri persalinan pada kala I. dan tanpa efek yang merugikan.ac. serta stimulasi kutaneus pengisian udara alveolus yang kurang (masase. Kerusakan sel otak yang terjadi (Arifin : 2007). beberapa penyakit Grobogan yang menggunakan metode menular seperti infeksi radang selaput hipnosis pada persalinan. Asidosis dan gangguan metode ini juga dapat meningkatkan kardiovaskuler yang terjadi dalam tubuh kepuasan selama persalinan karena ibu berakibat buruk terhadap sel otak. ketidaknyamanan berkurang. Tawangharjo – penyebab utama. Bidan Praktek Swasta (BPS) Ny. Dengan Upaya-upaya untuk berkurangnya rasa ketidaknyamanan menanggulangi nilai apgar bayi baru yang dirasakan oleh ibu. gangguan.id . mandi air hangat. typhus dan ibu bersalin yang mengikuti program encephalitis juga cukup sering menjadi smartbirthing mengalami proses penyebab kematian bayi (Profil Jawa persalinan yang cepat dan rasa Tengah : 2009). menimbulkan kematian atau gejala sisa Hasil penelitian Siti Marfuah pada kehidupan bayi selanjutnya (2010) adalah meneliti tentang intensitas (Prawirohardjo : 2002). hipnosis-diri.unimus. Selain daerah Desa Tarub Kec. sebagian besar otak (meningitis). Hasil Menurut data Suvey Demografi penelitian tersebut adalah sebagian besar dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun ibu yang mengalami persalinan dengan 2007 menunjukkan Angka Kematian cara metode hypnobirthing tidak Balita sebesar 44 per 1000 kelahiran merasakan sakit karena tidak ada hidup. maka peneliti lahir dilakukan dengan metode ingin mengadakan penelitian tentang http://jurnal. Hal ini menyebabkan tingginya panas atau dingin. dapat mengontrol perasaan dan kekuatan. Penyebab utama kematian Berdasarkan studi pendahuluan di adalah infeksi pernafasan akut. jaringan termasuk otot jantung sehingga biofeed back. Pengendalian nyeri sehingga sirkulasi darah ke paru dan nonfarmakologi lebih murah.fungsi jantung dan menurunnya sel nonfarmakologi antara lain distraksi.

Saryono : 2008). Hipnosis eksperimen dan kelompok kontrol. Kriteria penelitian yang digunakan adalah Ekslusi sebagai berikut : Primikundi. Data primer berfungsi untuk dilihat dari perbedaan pengukuran kedua mengukur secara langsung. yang menggunakan kelompok 1. maka a. Sedangkan rancangan kelainan anatomis panggul. Teknik primigravida terhadap apgar skor bayi pengambilan sampel dengan Purposive baru lahir.pengaruh hipnosis pada ibu bersalin kelompok perlakuan. yaitu didasarkan pada suatu pertimbangan tertentu yang dibuat oleh METODE PENELITIAN peneliti sendiri. Coding Ny. tinggi badan ibu. Efek perlakuan primer. untuk kelompok jumlah anggota sampel masing-masing kontrol “Tidak” kelompok. nama suami. umur. “Apgar Skor BBL”. praeksperimen dengan pendekatan static memiliki riwayat obstetri jelek. responden. TBJ 2500 primigravida terhadap apgar skor bayi gram – 3500 gram. Kode “0”. meliputi Populasi dan sampel dalam TBJ. Kelompok perlakuan dan kelompok Metode pengumpulan data pada kontrol dilakukan pengukuran setelah penelitian ini adalah menggunakan data diberikan perlakuan. alamat. 2010). TB > 145 cm. penelitian ini adalah semua ibu hamil Proses pengolahan data ini primigravida yang periksa di BPS Bidan melalui tahap-tahap Editing. yaitu : 15 orang pada kelompok kontrol dan 15 orang pada . yaitu nama kelompok (Notoatmodjo : 2010. Tidak memiliki baru lahir. M dengan jumlah 50 orang. berdasarkan ciri atau Jenis penelitian ini adalah sifat-sifat populasi yang sudah diketahui penelitian eksperimental yang bertujuan sebelumnya (Notoatmodjo. untuk mengetahui ada atau tidaknya Dengan Kriteria inklusi sebagai berikut : pengaruh hipnosis pada ibu bersalin primigravida. menggunakan coding untuk penelitian eksperimen yang sebagai berikut: sederhana. Sampel Pada penelitian ini. Sampling. kelompok subyek diantaranya kelompok Sedangkan variabel dependennya adalah perlakuan dan kelompok kontrol. group comparison yaitu suatu rancangan Dalam penelitian ini variabel penelitian yang menggunakan dua independennya adalah “Hipnosis”. Data sekunder adalah data yang diperoleh melalui catatan bidan.

jika terjadi asfiksia Jumlah 15 100 15 100 berat Tabulating. Apgar Skor 4-6 10 67. tidak dilakukan hipnosis (kelompok Dalam penelitian ini menggunakan uji kontrol) di dapat hasil bahwa bayi yang Man Whitney. Salah satu paket responden berdasarkan nilai apgar bayi program yang digunakan untuk “entri data baru lahir pada persalinan normal yang penelitian adalah paket program SPSS. Kode “3”.1 distribusi atau “software” computer. uji beda dihitung menggunakan mengalami asfiksia ringan sebanyak 10 program spss versi 16.0 15 100 ringan Normal c. jika nilai apgar Asfiksi normal ringan b. Distribusi Tabel 4. baru lahir pada persalinan normal yang Kelompok Kelompok dilakukan hipnosis (kelompok Kontrol Perlakuan perlakuan) di dapat hasil bahwa semua Frek % Frek % bayi (100%) mempunyai nilai apgar 0-3 0 0 0 0 normal yaitu dengan nilai apgar 7-10. Kode “2”.id .unimus.05 maka Ha diterima. Analisis Univariat tidak mengalami asfiksia berat (0%) dengan nilai apgar 0-3. asym-sign (2-tailed) < 0.ac.0 0 0 a. bayi yang tidak mengalami asfiksia atau normal sebanyak 5 bayi (33%) HASIL DAN PEMBAHASAN dengan nilai apgar 7-10 dan bayi yang 1. jika terjadi asfiksia 7-10 5 33. Kode “1”. Untuk mempermudah tabulasi data. dengan memasukan program Dari tabel 4. http://jurnal. Kode “1”. Keputusan uji adalah bila bayi (67%) dengan nilai apgar 4-6. b. untuk kelompok Asfiksi eksperimen “Ya” berat 2.1 Distibusi responden responden berdasarkan nilai apgar bayi berdasarkan apgar skor bayi baru lahir baru lahir pada persalinan normal yang pada persalinan normal yang tidak dilakukan hipnosis (kelompok dilakukan hipnosis (kelompok kontrol) perlakuan). Sedangkan distribusi dan yang dilakukan hipnosis (kelompok responden berdasarkan nilai apgar bayi perlakuan).

Penilaian apgar ini sangat rasa cemas. 2010) bahwa hipnobirthing mengolah Sebaliknya apabila ibu yang pikiran bawah sadar yaitu dengan bersalin mampu melakukan releksasi mengesampingkan rasa sakit atau nyeri selama kontraksi maka ibu tersebut yang dialami. Selama persalinan pertemuan ketiga dan keemapat otot – otot pada dinding rahim penanaman sugesti dalam memasuki menegang dalam posisi menarik persalinan. keempat bisa dilakukan ketika ibu akan apabila ibu sulit merasa rileks / malah tidur. hal ini dapat alam bawah sadar memberi sugesti mempengaruhi proses persalinan yang positif supaya ibu lebih rileks dan sedang berlangsung. dilakukan sesaat setelah lahir. Pada waktu persalinan denyut digunakan dapat berupa teknik jantung bayi juga harus di pantau pernafasan saat kontraksi / teknik dengan dopler atau linek untuk relaksasi mendalam seperti mengetahui kesejahteraan janin dalam hipnobrithing yang diajarkan dikelas kandungan. Apgar skor merupakan suatu proses persalinannya penggunaan metode sederhana yang dipakai oleh teknik relaksasi yang benar akan bidan untuk menilai keadaan bayi meningkatkan kemampuan ibu dalam sesaat setelah lahir (Prawirohardjo. Penilaian ini tidak hanya ANC pada ibu hamil TM III. tetapi Kelas ANC ibu hamil TM III juga dilakukan pada menit ke-5 serta hypnosis dilaksanan selama 4X menit ke-10 setelah kelahiran bayi. mengontrol rasa nyerinya menurunkan 2002). menurunkan kadar penting karena untuk meminimalkan ketekolamin. panik otot – otot diseluruh menegang Hal ini sesuai dengan konsep sehingga proses melahirkan cenderung teori yang disampaikan (Aprilia Y : lebih sakit dari pada seharusnya. pertemuan dalam waktu 4 minggu Pada umumnya ibu primigavida dengan kegiatan : pertemuan pertama yang melahirkan mempunyai tingkat dan kedua mengajarkan responden kecemasan dan rasa ketidaknyamanan untuk masuk kondisi hipnosis yaitu yang tinggi. Dalam penanaman sugesti kencang dengan penuh tenaga untuk baik pada pertemuan pertama sampai membawa bayi keluar dari rahim. menstimuluskan aliran asfiksia pada bayi yang merupakan darah menuju uterus dan menurunan kelanjutan dari nilai apgar yang ketegangan otot teknik relaksasi yang rendah. disini ibu dibimbing akan merasakan kenyamanan selama untuk tetap merasakan kontraksi dalam .

id . mengakibatkan otot – otot pada persalinan normal yang dilakukan persalinan bekerja secara terpadu. bahkan ibu (kelompok responden yang tidak diberi dikondisikan untuk dapat menikmati hipnosis) sebesar 8. nyama. karena kontraksi tersebut Perlakua 15 22.70. hipnosis dan tidak dilakukan hipnosis dimana otot – otot lingkaran melemas ini. sehingga leher dengan menggunakan uji Shapiro wilk rahim menipis. membuka dan akhirnya karena jumlah sampel < 50 responden pembukaan cervik terjadi kemudian atau uji kolmogorov-smirnov.ac. dilakukan uji normalitas data dan tertarik keatas.unimus. Pada baru lahir pada persalinan normal yang kelompok perlakuan mempunyai p dilakukan hipnosis dan tidak dilakukan value sebesar 0. Dari hasil uji stastik k n Value Whitne Rank y antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan ada salah satu kelompok Kontrol 15 8. rahimnya. Analisis Bivariat kontrol berdistribusi normal karena Tabel 4.2 dapat diketahui kepekaan terhadap nyeri kontraksi bahwa rata – rata kelompok kontrol yang dirasakannya. data p value pada kelompok kontrol mempunyai nilai sebesar 0.2 Perbedaan apgar skor bayi nilai signifikasinya p>0.07 0. menunjukkan bahwa data berdistribusi Kelompo N Mea P Mann tidak normal. persalinan berlangsung mudah serta Dari uji tersebut didapat hasil bayi yang dilahirkan sehat.93 diperlukan untuk kemajuan persalinan.00 0. Sebelum melakukan analisis terkoordinasinya antara pikiran dan perbedaan apgar skor bayi baru lahir tubuh.05.07 sedang rata – kontraksi yang terjadi sebagai sesuatu rata kelompok perlakuan (kelompok yang membuat ibu merasa nyaman responden yang diberi hipnosis) 22. Hal ini menunjukan data pada kelompok 2.00 yang tidak berdistribusi normal maka penulis menggunakan uji stastik mann- http://jurnal. n namun pada saat bersamaan ibu juga dikondisikan untuk mengurangi Dari tabel 4.93 serta ditambahkan dengan konsep sehingga ada perbedaan rata – rata (Mongan : 2007) bahwa kondisi antara kelompok kontrol dan kelompok releksasi.03 hal ini hipnosis. tenang dan perlakuan.

yang berarti ada pengaruh hipnosis terhadap nilai apgar bayi baru lahir PENUTUP pada persalinan normal. sebanyak 33% (5 bayi). Lelik. metode yang unik dan merupakan b.00) memberikan alat-alat dan teknik yang dibutuhkan untuk pengalaman DAFTAR PUSTAKA kelahiran bayi yang lebih mudah dan Adiyato. 2007.kaltimpost. UGM. 2010. Pada kelompok kontrol bayi berada dalam kondisi rileks. membuat kondisi tubuh relaksasi juga http://www. 2010. Ahmad. Pada Dalam persalinan lebih kelompok perlakuan semua bayi dikenal dengan sebutan lahir normal 100% tidak ada yang hipnobrithing. 2008. hipnobrithing adalah mengalami asfiksia. Kehadiran Suami Metode hipnobirthing selain Mengurangi Rasa Nyeri. Besarnya nilai p<0. Ada pengaruh nilai apgar bayi kombinasi terbaik antara proses baru lahir pada persalinan normal kelahiran alami dengan hipnosis yang ibu primigravida (p value 0. Hypnosis dalam jauh lebih nyaman. dalam menghadapi persalinan. .00. sensasi persalinan dibandingkan Semarang : Universitas berjuang melawannya (Morgan : Diponegoro 2007). 1.net. Ibu akan mampu Persalinan. tidak sadar diri saat praktik (Andriana : mengalami asfiksia (normal) 2006). tetapi yang mengalami asfiksia ringan bukan berarti tertidur atau tidak sebanyak 67% (10 bayi).Whitney dengan SPSS windows tubuh akan menciptakan sesuai dengan version 16 menunjukan bahwa p value apa yang anda fikirkan (Aprilia Y : sebesar 0. mengolah pengalaman pikiran positif Diakses 19 April 2011. Jakarta : PT Bhuana yang menyenangkan dan terbebas dari Ilmu Populer Kelompok rasa nyeri dan menakutka. Melahirkan Tanpa persalinan merupakan pengalaman Rasa Sakit. oleh Gramedia karenanya apapun yang anda fikirkan. bahwa Andriana. Yogyakarta untuk bekerja dengan tubuhnya dan Adiyanto. Smartbirthing.05 2010). Kesimpulan Hipnosis adalah metode Dari hasil pembahasan pada penelitian penanaman sugesti saat otak telah a.

Gramedia. 2005. Jakarta : Arcan Hidayat.blogspot. 2010. Tehnik Akupuntur Pada Lany.id. Hypnobirthing Tidak 13 April 2011 Sakit Lagi. Kesehatan. http://lely. Dinas Provinsi Jawa Normal. Minarni. Perbedaan Depkes. Fitramaya. 2006. Metode Penelitian. 2007.ac. Nikmat Melahirkan Nyeri Persalinan. Persalinan Normal Maternity Nursing. Semarang Mongan. Diakses Pro-Vclinic.library. Irene. 2010. Diberi Hypnoterapi pada Ibu Dinkes. Siti. Kehamilan dan http://vclinic. 2006. Ibu Bersalin. Ilmu Riwidikdo.usud. 2010. Hypnobirthing. Handoko.com/2008/11. PT Bhuana. Asuhan Hutajulu. Semarang : KTI 2010 Tengah.co. 2007. Essential Of Danuatmadja. Lany. Aplikasi PT Bhuana Ilmu Populer Hypnosis (Hypnobirthing) dalam Mochtar. Jakarta : Harianto. Profil Kesehatan Jawa Primipara pada Persalinan Tengah. Jakarta : Bromida dibanding Hioscine EGC Bromida untuk Mengurangi Prima. 2010. Statistik Populer kelompok Gramedia. 2003. http://yusanaWondprees.com. Profil Kesehatan Intensitas Nyeri yang Dilakukan Semarang. 2003. 2010. Sipnosis Obstetri. Bobak. Diakses 26 Maret 2011. 2010. Jakarta. Kuswandi. 2009. Prawirohardjo. 2002. M. dengan hypnobrithing. Jakarta: Puspa Jakarta : EGC Sehat Marfuah.info. Maternitas. 2008. Jakarta : Rineka Cipta Yogyakarta.id . Tanpa Rasa Nyeri. Mary. dkk. Pemberian Valetamat Neonatal dan Maternal. Edisi 4. Jogjakarta : Mitra Jakarta. Nyeri Persalinan. Yogyakarta : Nolan. Persalinan dengan diakses tanggal 24 Maret 2011 Hipnobirthing. Sarwono. Kehamilan dan gosyen Pusblising Melahirkan. 2007. Asuhan Kebidanan Kehamilan Jakarta : EGC dan Persalinan. http://www. Departemen Hypnoterapy dan yang Tidak Kesehatan Kota Semarang. 2004.Arifin. Cendekia http://jurnal.unimus. 2008. Asuhan Keperawatan Notoatmodjo.

2009. Jakarta. Bandung : Alfabeta . Buku Ajar Asuhan Saryono. 2008. Bogor : Persalinan. Medis. VT Novita. Obstetri Fisiologi. Asuhan Varney. 2008. Buku Saku Keperawatan Maternitas. 2011. Ova Emilia. dkk.Regina. Yogyakarta: Pustaka Raihana Siswosudarmo. Yogyakarta : Pustaka Cendekia Sugiyono. Metode Penelitian Kebidanan Persalinan. 2007. R. 2002. Statistika untuk Penelitian. Egc. Jakarta. Ghalia Indonesia Yanti.