You are on page 1of 8

Manusia dan Harapan

Harapan berasal dari kata harap, artinya keinginan supaya sesuatu terjadi.
Yang mempunyai harapan atau keinginan itu hati. Putus harapan berarti putus
asa. Tanpa harapan manusia tidak artinya sebagai manusia. Manusia yang tak
mempunyai harapan berarti tak dapat diharapakan lagi.
Menurut kodratnya dalam diri manusia ada dorongan yakni dorongan kodrat
dan dorongan kebutuhan hidup. Dorongan kodrat itu ialah menangis, tertawa,
berpikir, berkata, bercinta, mempunyai keturunan dan lain sebagainya. Kebutuhan
hidup ialah kebutuhan jasmani dan rohani. Kebutuhan jasmani ialah : pengan,
sandang dan papan. Sedangkan kebutuhan rohani meliputi : kebahagiaan,
kesejahteraan, kepuasan hiburan dan lain sebagainya.
Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti
manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai
harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya.
Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan
kemampuan masing-masing, Misalnya, Budi yang hanya mampu membeli sepeda,
biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai
harapan yang berlebihan tentu menjadi buah tertawaan orang banyak, atau orang itu
seperti peribahasa “Si pungguk merindukan bulan”
Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai
harapan, misalnya Rafiq mengharapkan nilai A dalam ujian yang akan datang, tetapi
tidak ada usaha, tidak pernah hadir kuliah. Ia menghadapi ujian dengan santai.
Bagaimana Rafiq memperoleh nilai A. luluspun mungkin tidak.
Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun
kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha
dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa
merupakan sarana terkabulnya harapan.

Harapan berasal dan kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi;
sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian
harapan menyangkut masa depan.Jadi untuk mewujudkan harapan itu harus disertai
dengan usaha yang sesuai dengan apa yang diharapkan Bila dibandingkan dengan cita-
cita , maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk: sedangkan cita-cita
pada umumnya perlu setinggi bintang. Antar harapan dan cita-cita terdapat persamaam
yaitu :
• keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud
• pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih
baik atau meningkat.

Persamaan Harapan dan Cita-cita

Manusia yang tanpa harapan. Jika tidak bisa menentukan cita-cita. lalu gagal snmptn / spmb kedokteran dia stress. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. baik kepercayaan pada diri sendiri.Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi. Semua itu memang benar karena dengan adanya cita-cita atau impian dalam hidup kita akan membuat kita semangat dan bekerja keras untuk menggapai kehidupan yang lebih baik di dunia. sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang. pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik ataumeningkat. kreativitas. Contoh adalah seseorang yang punya cita- cita jadi dokter. pengalaman. Jadi kalau kita bermimpi untuk menjadi netpreneur yang sukses. Serta jangan lupa di berikan target waktu sehingga kita punya timeline kapan hal tersebut kita inginkan terealiasasi. Cita-cita merupakan Impian yang disertai dengan tindakan dan juga di berikan batas waktu. maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk. biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Ketika dia tidak masuk jurusan ipa dia stress. Untuk mendapatkan motivasi dalam mengejar cita- cita kita bisa mempelajari kisah sukses orang lain atau membaca atau melihat film motivasi hidup seperti laskar pelangi. Khayalan hasil melamun cenderung tidak logis dan bersifat mubazir karena banyak waktu yang terbuang untuk menghayal yang tidak-tidak. sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. dan kemampuan masing-masing. ya… harus di sertai tindakan jangan cuma berandai-andai saja. Cita-cita yang baik adalah cita-cita yang dapat dicapai melalui kerja keras. Bila dibandingkan dengan cita-cita. maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. berarti manusia itu mati dalam hidup. Dari kecil kita pasti dinasehati oleh orangtua. maka bercita-citalah untuk menjadi orang yang berguna dan dicintai orang banyak dengan hidup yang berkecukupan. dan seterusnya. dukungan orang lain dan sebagainya. Dalam bercita-cita pun sebaiknya jangan terlalu mendetail dan fanatik karena kita bisa dibuat stres dan depresi jika tidak tercapai. Harapan harus berdasarkan kepercayaan. Agar harapan terwujud. guru ataupun buku untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit. Tidak semua orang bisa menentukan cita-cita. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan. Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu: keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud. Setiap manusia mempunyai harapan. maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. inovasi. lingkungan hidup. Penyebab Manusia Mempunyai Harapan . Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.

berkembang biak dan mati. yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan. dan dengan kehendaknya manusia dapat memilih. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. karena binatang dan tumbuhan perlu makan. Apabila penonton tidak tertawa. • Dorongan kebutuhan hidup Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup. seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya. mana yang benar dan mana yang salah. yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup. mereka ingin tertawa. Yang mirip dengan kodrat manusia ialah kodrat binatang. berkata. dan papan). Kebutuhan hidup itu pada garis besamya dapat dibedakan atas : kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani Kebutuhan jasmaniah misalnya . Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan hidup. pelawak juga mengharapkan agar penonton tertawa terbahak-bahak.Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Perbedaan antara kedua mahluk itu. atau pcmbawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain. pakaian. mempunyai keturunan dan sebagainya. Misalnya menangis. Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia . pangan. Kodrat juga terdapat pada binatang dan tumbuh-tumbuhan. makan. hiburan. maka manusia mempunyai harapan. Dalam diri manusia masing- masing sudah terjelma sifat. walau bagaimanapun juga besar sekali perbedaannya. ialah bahwa manusia memiliki budi dan kehendak. kodrat pembawaan dan kemampuan untuk hidup bergaul. berjalan. Hal ini disebabkan. ketenangan. (sandang. baik kemampuan fisik/jasmaniah maupun kemampuan berpikimya. Dcngan budinya manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk. bergembira. ia harus mengetahui lebih dahulu barang yang dipilihnya. • Dorongan kodrat Kodrat ialah sifat. hidup bermasyarakat atau hidup bcrsama dengan manusia lain. kemampuan manusia sangat terbatas. Seperti halnya orang yang menonton Pertunjukan lawak. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua. berpikir. minum. Budi ialah akal. rumah. Ditengah – tengah manusia lain itulah. tertawa. bergembira. misalnya menangis. kemampuan untuk memilih. dan scbagainya. Dengan kodrat ini. sebab bila orang akan memilih. dan keberhasilan. Ada dua hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain. justru sedihlah mereka. harapan kedua belah pihak gagal. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan. keadaan.

Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu ialah : a) kelangsungan hidup (survival) b) keamanan ( safety ) c) hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love) d) diakui lingkungan (status) e) perwujudan cita-cita (self actualization) Kepercayaan Kepercayaan berasal dari kata percaya. Ada jenis pengetahuan yang dimilik seseorang. Kebenaran pengetahuan yang didasarkan atas orang lain itu disebabkan karma orang lain itu dapat dipercaya. Teori ini sering diasosiasikan dengan teori-teori empiris pengetahuan. Hak berpikir bebas. Pengetahuan yang diterima dari orang lain atas kewibawaannya itu disebut kepercayaan. Kepercayaan dalam agama merupakan keyakinan yang paling besar. artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. hak atas keyakinan sendiri menimbulkan juga hak ber agama menurut keyakinan. Dalam hal beragama tiap-tiap orang wajib menerima dan menghormati kepercayaan orang yang beragama itu. bukan karena merupakan hasil penyelidikan sendiri. bahwa dasar kepercayaan itu adalah kebenaran. Yang diselidiki bukan lagi masalahnya. Teori Kebenaran • Teori Kebenaran Korespondensi Teori kebenaran korespondensi adalah teori yang berpandangan bahwa pernyataan- pernyataan adalah benar jika berkorespondensi terhadap fakta atau pernyataan yang ada di alam atau objek yang dituju pernyataan tersebut. melainkan orang yang memberitahukan itu dapat dipercaya atau tidak. melainkan diterima dari orang lain. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Suatu proposisi adalah benar apabila terdapat suatu fakta yang sesuai dan menyatakan apa adanya. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.mempunyai harapan. . Makin besar kewibawaan yang memberitahu mengenai pengetahuan itu makin besar kepercayaan. maka jelaslah kepada kita. Kewibawaan pemberi kebenaran itu ada yang melebihi besamya . Kebenaran atau suatu keadaan dikatakan benar jika ada kesesuaian antara arti yang dimaksud oleh suatu pendapat dengan fakta. Dalam agama terdapat kebenaran-kebenaran yang dianggap diwahyukan artinya diberitahukan oleh Tuhan – langsung atau tidak langsung kepada manusia. Dasarnya ialah keyakinan masing-masing.

Seperti sebuah percepatan terdiri dari konsep-konsep yang saling berhubungan dari massa. • Teori Kebenaran Koherensi Teori kebenaran koherensi adalah teori kebenaran yang didasarkan kepada kriteria koheren atau konsistensi. Pengistimewaan pengetahuan empiris secara kultural membuat manusia modern seperti pabrik. Analisis filsafat tentang kenyataan ini harus ditempatkan secara proporsional. Keberhasilan ilmu eksakta yang berdasarkan empirisme dalam mengembangkan teknologi -ketika berhadapan dengan ”kegagalan ” ilmu-ilmu human dalam menjawab masalah manusia. Proposisi menunjukkan pendirian atau pendapat tentang hubungan antara dua hal dan merupakan gabungan antara faktor kuantitas dan kualitas. Penyusunan pengetahuan secara empiris cenderung menjadi suatu kumpulan fakta yang belum tentu bersifat konsisten.Gejala-gejala alamiah. karena merupakan suatu usaha ilmiah untuk membantu manusia mengungkap misteri kehidupannya secara utuh. Adanya kecenderungan untuk mengistimewakan ilmu eksakta sebagai ilmu empiris untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi manusia tidak selalu tepat. suatu pernyataan adalah benar apabila konsisten dengan pernyataan-pernyataan yang terlebih dahulu kita terima dan kita ketahui kebenarannya. Proposisi atau pernyataan adalah apa yang dinyatakan. Ilmu pengetahuan empiris hanyalah merupakan salah satu upaya manusia dalam menemukan kebenaran yang hakiki dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Logam bila dipanaskan akan memuai. adalah bersifat kongkret dan dapat dinyatakan lewat panca indera manusia. diungkapkan dan dikemukakan atau menunjuk pada rumusan verbal berupa rangkaian kata-kata yang digunakan untuk mengemukakan apa yang hendak dikemukakan. Salah satu dasar teori ini adalah hubungan logis dari suatu proposisi dengan proposisi sebelumnya. Pengetahuan inderawi bersifat parsial. Pernyataan- pernyataan ini mengikuti atau membawa kepada pernyataan yang lain. Semua cabang kebudayaan yang terbentuk menjadi produksi yang bersifat massal. tetapi juga hubungan antara pernyataan-pernyataan itu sendiri. Air akan mengalir ke tempat yang rendah. Perbedaan sensivitas tiap indera dan organ-organ tertentu menyebabkan kelemahan ilmu empiris. sifat. Dengan kata lain. Hal ini disebabkan adanya perbedaan antara indera yang satu dengan yang lain dan berbedanya objek yang dapat ditangkap indera. Suatu pernyataan disebut benar bila sesuai dengan jaringan komprehensif dari pernyataan-pernyataan yang berhubungan secara logis. karakter. dan mungkin saja bersifat kontradiktif. baru dikatakan utuh jika dilihat hubungan antara kepribadian. Gejala itu bila ditelaah mempunyai beberapa karakteristik tertentu. pemahaman dan pengaruh lingkungan. Contohnya tentang hakikat manusia. Psikologi strukturalisme berusaha mencari . gaya dan kecepatan dalam fisika.membawa dampak buruk terhadap kedudukan dan pengembangan ilmu-ilmu human. menurut kaum empiris. Kebenaran tidak hanya terbentuk oleh hubungan antara fakta atau realitas saja.

Teori ini tidak mengakui adanya kebenaran yang tetap atau mutlak. maka manusia akan kehilangan cita rasa batiniahnya yang berfungsi pokok untuk menumbuhkan apa yang didambakan seluruh umat manusia yaitu kebahagiaan. dunia fisik dan non fisik ditolak secara logika. batu ujian kebenaran adalah kegunaan (utility). Kebenaran suatu pernyataan harus bersifat fungsional dalam kehidupan praktis. Pengetahuan rasional yang berdasarkan logika tidak hanya terbatas pada kepekaan indera tertentu dan tidak hanya tertuju pada objek-objek tertentu. Hal ini membawa jiwa bersifat eksploitatif terhadap alam karena tujuan ilmu adalah mencari manfaat sebesar mungkin bagi manusia. Gagasan rasionalistis dan positivistis cenderung untuk menyisihkan seluruh pemahaman yang didapat secara refleksi. telah mengakibatkan . penyakit minimata akibat limbah methylmercury hingga bahaya nuklir akibat persaingan kekuasaan antar negara. • Teori Kebenaran Pragmatis Teori kebenaran pragmatis adalah teori yang berpandangan bahwa arti dari ide dibatasi oleh referensi pada konsekuensi ilmiah. Pemikiran rasional cenderung bersifat solifistik dan subyektif. Aksiologi ilmu pengetahuan modern yang dibingkai semangat pragmatis-materialis ini telah menyebabkan berbagai krisis lingkungan hidup. Dengan kata lain ilmu pengetahuan manusia adalah kekuasaan manusia. Bagi para pragmatis. tujuan-tujuannya dan cara- cara pengembangannya ternyata belum dapat dijawab oleh ilmu pengetahuan yang materialis-pragmatis tanpa referensi kepada nilai-nilai moralitas. Apabila kerangka ini digunakan secara luas dan tak terbatas. personal atau sosial. pecahnya lapisan ozon akibat penggunaan freon berlebihan. Adanya keterkaitan antara materi dengan non materi. Ketiadaan nilai dalam ilmu pengetahuan modern yang menjadikan sains untuk sains. Pertanyaan-pertanyaan manusia mengenai dirinya sendiri. mulai dari efek rumah kaca akibat akumulasi berlebihan CO2. Benar tidaknya suatu dalil atau teori tergantung kepada berfaedah tidaknya dalil atau teori tersebut bagi manusia untuk kehidupannya. Ilmu pengetahuan seyogyanya bisa melayani keperluan dan keselamatan manusia. Menurut teori ini proposisi dikatakan benar sepanjang proposisi itu berlaku atau memuaskan. Apa yang diartikan dengan benar adalah yang berguna (useful) dan yang diartikan salah adalah yang tidak berguna (useless). Manusia dengan segala segi dan kerumitan hidupnya merupakan titik temu berbagai disiplin ilmu. Ilmu pengetahuan manusia hanya berarti jika nampak dalam kekuasaan manusia. bahkan sains adalah segalanya.strukturasi sifat-sifat manusia dan hubungan-hubungan yang tersembunyi dalam kepribadiannya. Francis Bacon pernah menyatakan bahwa ilmu pengetahuan harus mencari keuntungan-keuntungan untuk memperkuat kemampuan manusia di bumi. dapat dikerjakan (workability) dan akibat atau pengaruhnya yang memuaskan (satisfactory consequences). Hidup manusia seutuhnya merupakan objek paling kaya dan paling padat.

Semua mengemban kewibawaan. manusia perorangan tidak mempunyai hak. negara itu berasal dari Tuhan. Krisis lingkungan dan kemanusiaan. baik teori atau pandangan teokratis ataupun demokratis negara atau . Orang. menganggap dirinya tidak salah. Macam-macam Kepercayaan Dasar kepercayaan adalah kebenaran. Poedjawiyatna. sebab langsung dipilih oleh Tuhan pula (kerajaan) Pandangan demokratis mengatakan bahwa kedaulatan adalah dari rakyat. cinta. mempunyai arti hanya dalam masyarakat. kedaulatan mutlak pada negara. terutama pengemban tertinggi. dirinya menang. dirinya mampu mengerjakan yang diserahkan atau dipercayakan kepadanya. Manusia telah tercerabut dari aspek-aspek utuhnya. meskipun janji itu tidak terdengar orang lain. Tuhan langsung memerintah dan memimpin bangsa manusia. Manusia sebagai seorang (individu) tak berarti. Misalnya. Kepercayaan kepada orang lain itu sudah tentu percaya ternadap kata hatinya. satu-satunya yang mempunyai hak ialah negara.Ir. atau terhadap kebenarannya. kehangatan. apalagi membuat janji kepada orang lain. kekerabatan. Karena semua adalah ciptaan Tuhan. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas : • Kepercayaan pada diri sendiri Kepercayaan pada diri sendiri itu ditanamkan setiap pribadi manusia. Sumber kebenaran adalah manusia. atau setidak-tidaknya Tuhanlah pemilik kedaulatan sejati. Satu-satunya realitas adalah negara). yaitu raja. orang tua. perbuatan yang sesuai dengan kata hati. Kedua krisis global ini telah menghantui sebagian besar lingkungan dan masyarakat modern yang materialis-pragmatis. negara demikian itu disebut negara totaliter. filsafat tingkah laku karya Prof. negara. orang yang berjanji sesuatu hams dipenuhi. langsung dikaruniai kewibawaan oleh Tuhan. (kewibawaan pun milik rakyat. • Kepercayaan kepada orang lain Percaya kepada orang lain itu dapat berupa percaya kepada saudara. mulai dari genetic engineering hingga foules solitaire (kesepian dalam keramaian. guru. Percaya pada diri sendiri pada hakekatnya percaya pada Tuhan Yang Maha Esa Percaya pada diri sendiri. Ada ucapan yang berbunyi orang itu dipercaya karna ucapannya. Rakyat adalah negara. dan ketenangan. penderitaan dalam kemelimpahan).krisis kemanusiaan. Hanya negara sebagai keutuhan (totalitas) yang ada. atau siapa saja. • Kepercayaan kepada pemerintah Berdasarkan pandangan teokratis menurut etika. ia hanya mempunyai kewajiban (negara diktator) Jelaslah bagi kita. rakyat itu menjelma pada negara.

OPINI: Pada manusia dan harapan dapat kita lihat.html . dan sebagainya. Usaha-usaha Meningkatkan Percaya pada Tuhan Usaha itu antara lain: • Meningkatkan ketaqwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah.com/2011/05/24/manusia-dan-harapan/ http://4ditscrank.com/2012/06/manusia-dan-harapan. sebab tidak ada tali penghubung yang mengalirkan daya kekuatannya. Kepercayaan atau pengakuan akan adanya zat yang maha tinggi yang menciptakan alam semesta seisinya merupakan konsekuensinya tiap-tiap umat beragama dalam melakukan pemujaan kepada zat tersebut.multiply.wordpress. dermawan. • menekan perasaan negatif seperti iri. apabila umat itu tidak mempunyai kepercayaan kepada Tuhannya. misalnya saat kita ingin memasuki perguruan tinggi. • Meningkatkan kecintaan kita kepada sesama manusia dengan jalan suka menolong. bahwa setiap manusia memiliki harapan masing-masing. Kepercayaan itu amat penting. karena keberadaan manusia itu bukan dengan sendirinya. kita berharap agar kita dapat masuk ke perguruan tinggi yang memiliki kualitas bagus. Karena itu wajarlah kalau manusia sebagai warga negara percaya kepada negara/pemerintah. • Kepercayaan kepada Tuhan Kepercayaan kepada Tuhan yang maha kuasa itu amat penting. dengki. fitnah. |SUMBER: http://abra139210. karena Tuhan adalah sumber kebenaran. sebab Tuhanlah yang selalu menyertai manusia. • mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan. Bagaimana Tuhan dapat menolong umatnya. tetapi diciptakan oleh Tuhan. Tetapi pada kenyataannya kita gagal dalam test ujian masuk. Kepercayaan berarti keyakinan dan pengakuan akan kebenaran. manusia harus percaya kepada Tuhan.pemerintah itu benar.blogspot. Tetapi di setiap harapan yang kita miliki terkadang tidak seperti apa yang kita harapkan. karena merupakan tali kuat yang dapat menghubungkan rasa manusia dengan Tuhannya.com/journal/item/29/MANUSIA_DAN_HARAPAN_BAB_11 http://fikriwardana. dan sebagainya. • Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat. Itu berarti harapan harus kita sertai dengan usaha dan juga dengan doa. Harapan tidak bisa terpenuhi bila kita tidak berdoa dan berusaha dengan giat. Setiap harapan yang dimiliki oleh manusia pasti berbeda-beda. Oleh karcna itu jika manusia berusaha agar mendapat pertolongan dari padanya.