You are on page 1of 2

I.

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Bioteknologi berasal dari dua suku kata yaitu bio dan teknologi yang
artinya penggunaan organisme atau sistem hidup untuk memecahkan suatu
permasalahan dan untuk menghasilkan sesuatu yang berguna. Bioteknologi
dibidang peternakan secara sederhana yang sudah dikenal sejak dahulu kala
yaitu teknologi pembuatan produk-produk hasil peternakan seperti yoghurt,
keju, kefir dan sebagainya. Perkembangan bioteknologi setelah lebih dari 30
tahun diawali dengan teknologi rekayasa genetika yang semakin berkembang
pesat. Kemajuan ini ditandai dengan adanya kultur jaringan, DNA
rekombinan, kloning dan pembuatan semen beku IB dengan tujuan pemuliaan
hewan dan peningkatan reproduksi ternak agar dapat menghasilkan ternak
dengan kualitas unggul.

Adanya teknologi di bidang DNA rekombinan menyebabkan
optimalisasi biotransformasi dalam suatu proses bioteknologi yang diperoleh
dapat lebih terarah. Penggabungan teknologi DNA rekombinan dan
bioteknologi melahirkan suatu bidang studi baru yang baru dan sangat dinamis
yang disebut bioteknologi molekuler. Kultur sel dan jaringan merupakan
teknik yang digunakan secara luas dalam berbagai disiplin ilmu mulai ilmu-
ilmu dasar tentang sel dan bioteknologi molekuler. Di bidang biologi,
teknologi ini bermanfaat untuk mempelajari interaksi antar sel, mekanisme
kontrol intraseluler untuk diferensiasi dan perkembangan sel, analisa
kromosom, perkembangan embrio dan perkembangan sel-sel spesifik. Di
bidang peternakan teknologi ini bermanfaat untuk menghasilkan ternak-ternak
unggul, melestarikan hewan yang hampir punah dan sebagainya.
Praktikum Bioteknologi Ternak ini menjelaskan tentang cara
pengamatan spermatozoa dan vaginal smear, cara ekstraksi DNA, polymerase
chain reaction (PCR) dan Elektroforesis Agarose Gel. Praktikum ini penting
dilakukan sebagai dasar dalam peningkatan produktivitas ternak melalui
pengamatan spermatozoa dan vaginal smear. Selain itu, praktikum ini juga
menjelaskan mengenai bidang bioteknologi molekuler yaitu DNA melalui

1

Praktikum Konfirmasi Sekuens Primer dilaksanakan pada hari Selasa. Universitas Sebelas Maret Surakarta. 29 April 2016 pukul 08. Tujuan dan Manfaat Praktikum Tujuan Praktikum Bioteknologi Peternakan adalah sebagai berikut: 1.30-09. 3. Agar mahasiswa dapat melakukan pengamatan sperma dan vaginal smear.30 serta acara Elektroforesis dilaksanakan pada hari Sabtu. 30 April 2016 pukul 07. 2. 2 praktikum ekstraksi DNA.00-10. Praktikum acara Pengamatan Sperma dan Evaluasi Semen serta Vaginal Smear dilaksanakan pada hari Jumat. Laboratorium MIPA Pusat. Agar mahasiswa dapat mengetahui mekanisme kerja Polymerase Chain Reaction (PCR). 16 April 2016 pukul 13. Agar mahasiswa dapat mengetahui cara melakukan Elektroforesis Agarose Gel produk hasil ekstraksi DNA.00-16.00 WIB bertempat di Ruang Seminar Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian. 10 Mei 2016 pukul 07. acara PCR dilaksanakan pada hari Jumat. B. . C.00 WIB. 22 April 2016 pukul 07. Universitas Sebelas Maret Surakarta. PCR dan Elektroforesis Agarose Gel yang mendukung teknologi rekayasa genetika.00 WIB bertempat di Laboratorium Produksi Ternak.00 bertempat di Sub laboratorium biologi. 4. Fakultas Pertanian. Agar mahasiswa dapat mengetahui cara melakukan ekstraksi DNA.30-12. Waktu dan Tempat Praktikum Praktikum Bioteknologi Peternakan acara Ekstraksi DNA dilaksanakan pada hari Sabtu. Program studi Peternakan.30-10. Universitas Sebelas Maret Surakarta.