You are on page 1of 19

RINGKASAN MATERI

LAPORAN KEUANGAN, PERPAJAKAN
DAN ARUS KAS

Oleh
MUHAMMAD SHOLLIH
ABDURRAHMAN
C1B014081

.

sering kali disajikan sebagai surat dari dirut yang menguraikan hasil operasi perusahaan selama tahun lalu dan membahas perkembangan baru yang akaan memengaruhi operasi perusahaan di masa datang. dan dividen selama beberapa tahun terakhir. laporan tahunan mungkin yang paling penting. Sedangkan laporan verbal bermaksud menjelaskan mengapa keadaan seperti itu terjadi. melaporkan prestasi historis dari suatu perusahaan dan memberikan dasar. Laporan keuangan melaporkan apa yang sebenarnya telah terjadi pada aset. Yaitu. ARUS KAS. tetapi penting juga untuk memikirkan aset-aset nyata yang mendasari angka-angka tersebut (Bringham). bersama dengan analisis bisnis dan ekonomi.LAPORAN KEUANGAN. neraca. Dua jenis informasi yang diberikan dalam laporan ini adalah yang pertama yaitu bagian verbal. Dalam setiap peristiwa informasi yang dikandung dalam sebuah laporan tahunan akan digunakan oleh para investor untuk . DAN PERPAJAKAN Laporan Keuangan adalah beberapa lembar kertas dengan angka-angka yang tertulis di atasanya. laporaan laba ditahan. laporan arus kas. laporan tahunan menyajikan empat laporan keuangan dasar. Materi kuantitatif dan verbal adalah sama pentingnya. Laporan keuangan. LAPORAN KEUANGAN DAN LAPORAN-LAPORAN LAINNYA Dari bermacam-macam laporan yang diterbitkan perusahaan untuk para pemegang sahamnya. untuk membuat proyeksi dan peramalan untuk masa depan. Kedua. laporan laba rugi. laba.

dikurangi akumulasi depresiasi. Beberapa hal tambahan tentang neraca yang layak dicatat : 1. membantunya membuat ekspektasi tentang laba dan deviden di masa mendatang NERACA Sebuah laporan tetang posisi keuangan perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Piutang adalah tagihan-tagihan pihak lain yang berhutang pada perusahaan. . Kemudiahn pabrik dan peralatan bersih mencrminkan jumlah uang yang dibayarkan oleh perusahaan untuk aktiva-aktiva tetapnya ketika membeli aktiva tersebut di masa lalu. dan barang jadi yang tersedia untuk dijual. Klaim disusun menurut urutan kapan klaim tersbut harus dibayar. Kas vs Aktiva Lain-Lain Meskipun aktiva seluruhnya dalam bentuk dolar akan tetapi hanya kas yang mencerminkan uang yang nyata. sisi sebelah kanan menujukan kewajiban dan ekuitas. Sisi sebelah kiri neraca menunjukan aktiva perusahaan. Aktiva non kas seharusnya pada akhiranya menghasilkan kas. Aktiva disusun menurut urutan “likuiditasnya” atau jumlah waktu umumnya dibutuhkan untuk mengubahnya menjadi uang kas. barang dalam proses. atau klaim terhadap aktiva-aktivanya. tetapi tidak mencerminkan kas yang tersedia. dan jumlah kas yang akan diberikan jika aktiva tersebut dijual saat ini dapat memiliki nilai yang lebih tinggi atau lebih rendah daripada nilai yang tercatat dalam buku. Persediaan menunjukkan jumlah dolar yang diinvestasikan perusahaan dalam bahan baku.

atau persilangan antara saham biasa dan hutang. cadangan tertentu. Kewajiban vs Ekuitas Pemegang Saham Klaim terhadap aktiva terdiri atas dua jenis kewajiban (sejumlah uang yang menjadi utang perusahaan) dan posisi kepemilikan saham. Laba ditahan adalah bagian dari keuntungan perusahaan yang disimpan daripada dibayarkan sebagai deviden. Akun laba ditahan atau saldo laba akan meningkat seiring dengan waktu ketika perusahaan “menabung” sebagian keuntungannya daripada membayarkannya sebagai deviden. Metode Depresiasi Kebanyakan perusahaan menyiapkan 2 set laporan keuangan yaitu untuk tujuan perpajakan dan pelaporan terhadap pemegang saham. laba ditahan dan kadang-kadang. Akuntansi Persediaan Akuntansi persediaan menggunakan 2 metode yaitu : FIFO (first in first out) dan LIFO (last in first out). Ekuitas pemegang saham biasa adalah modal yang diberikan oleh pemegang saham biasa. Ekuitas pemegang saham biasa (common stock holder equity) atau nilai kekayaan bersih (network).saham biasa. Saham Preferen vs Saham Biasa Saham preferen adalah suatu hibrida. 6. 4. Perincian Akun-Akun Ekuitas Biasa Bagian ekuitas dibagi manjadi dua akun yaitu saham biasa dan laba ditahan. adalah nilai sisa. . 3. Ekuitas total adalah ekuitas biasa plus referen. modal disetor.2. 5.

LAPORAN LABA DITAHAN Laporan Laba Ditahan adalah pernyataan yang melaporkan berapa banyak laba perusahaan yang ditahan dalam usahanya dan tidak dibayarkan kedevidennya. Depresiasi adalah penyusutan aktiva berwujud sedangkan amortisasi adalah penyusutan aktiva tidak berwujud. yang biasanya setiap 1 kuartal atau 1 tahun. . LAPORAN LABA-RUGI Laporan Laba Rugi adalah laporan yang mengikhtisarkan pendapatan dan pengeluaran perusahaan selama 1 periode akuntansi. ARUS KAS BERSIH Arus kas bersih adalah arus kas aktual yang dihasilkan oleh perusahaan selama 1 periode tertentu. Dimensi Waktu Neraca dapat dijelaskan sebagai suatu potret dari posisi keuangan perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Jadi. Pada laporan laba rugi dapat dilihat bahwa depresiasi dan amortisasi merupakan komponen penting dari total biaya operasional. Depresiasi adalah pembebanan tahunan terhadap laba yang mencerminkan estimasi biaya dari peralatan modal yang digunakan dalam proses produksi.7. Arus kas penting karena deviden harus dibayarkan secara tunai dan karena kas diperlukan untuk membeli aktiva yang dibutuhkan untuk melanjutkan operasi. laba ditahan seperti yang dilaporkan pada neraca tidak benar-benar mencerminkan kas dan tidak tersedia untuk pembayaran deviden atau apapun.

Perubahan dalam modal kerja Modal bersih didevinisikan sebagai aktiva lancar – kewajiban lancar. kebanyakan analis berasumsi bahwa : Arus Kas Bersih = Laba Bersih + Depresiasi dan Amortisasi Depresiasi adalah suatu beban nonkas. depresiasi dan amortisasi sering kali adalah pos nonkas terbesar. Aktiva tetap . dan dikebanyakan kasus pos-pos nonkas yang lainnya secara kasar akan saling menghilangkan menjadi nol. 3. Pajak Tangguhan) Umumnya. Suatu arus kas bersih berbeda dari laba akuntansi (laba bersih perusahaan seperti yang dilaporkan pada laporan laba ruginya) hubungan antara arus kas bersih dan laba bersih dinyatakan sebagai berikut : Arus Kas Bersih = Laba Bersih – Pendapatan Nonkas + Beban Nonkas (*ex. sehingga harus ditambahkan kembali kelaba bersih untuk mendapatkan arus kas bersih. Arus kas Jika hal-hal lain dianggap konstan. arus kas positif akan mengarah pada lebih banyak kas di dalam bank. 2. Untuk alasan ini. LAPORAN ARUS KAS Faktor yang akan mempengaruhi posisi kas perusahaan dan dilaporkan pada neraca adalah 1.

penjualan dari aktiva tetap akan meningkatkan kas. dan perubahan dalam aktiva lancar dan kewajiban lancar di luar kas dan utang jangka pendek. MEMODIFIKASI DATA AKUNTANSI UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJERIAL Aktiva Operasi dan Modal Operasi Untuk menilai kinerja manajerial kita perlu untuk membandingkan kemampuan para manager dalam mengahasilkan laba operasi (atau . Aktivitas operasi. Aktivitas investasi. Transaksi sekuritas dan pembayaran deviden Jika sebuah perusahaan menerbitkana saham atau obligasi selama tahun berjalan dana yang dikumpulakan akan meningkatkan posisi kasnya. meliputi laba bersih. atau membayar deviden kepada sahamnya hal ini akan menurun kas. jika perusahaan menggunakan kasnya untuk membeli kembali utang atau ekuitas yang masih beredar. Di sisi lain. 4. Di sisi lain. meliputi investasi atau penjualan aktiva tetap. Jika sebuah perusahaan berinvestasi pada aktiva tetap hal ini akan mengurangi posisi kasnya. Aktivitas pendanaan. 2. 3. atau saham. depresiasi. jangka panjang. Laporan arus kas memisahkan aktivitas-aktivitas menjadi 3 kategori : 1. meliputi kas yang dihimpun selama tahun berjalan dengan menerbitkan utang jangka pendek.

dan modal . Aktiva non operasiadalah kas dan sekuritas di atas tingkat yang dibutuhkan untuk operasi normal. Modal kerja operasi bersih merupakan seluruh aktiva lancar yang dikurangi seluruh kewajiban yang tidak dikenakan bunga. tanah yang dimiliki untuk penggunaan di masa mendatang. Aktiva lancar yang digunakan dalam operasi disebut sebagaimodal kerja operasi. produk-produk baru. piutang. Langkah selanjutnya aktiva operasi dibagi lagi menjadi modal kerja dan aktiva tetap seperti pabrik dan peralatan. persediaan. NOPAT dinyatakan: NOPAT=EBIT (1-Tarif Pajak) Arus Kas Bebas (FCF) Arus kas yang benar-benar tersedia untuk didistribusikan kepada seluruh infestor setelah perusahaan menempatkan seluruh investasinya pada aktiva tetap. dan aktivasa tidak penting lainnya. dan aktiva tetap yang dibutuhkan untuk mengoperasikan bisnis. Langkah pertama dalam memodifikasi kerangka kerja akuntansi tradisional adalah dengan membagi total aktiva menjadi 2 kategori yaitu : Aktiva operasi adalah kas dan sekuritas.EBIT) dengan aktiva operasi yang ada berada di bawah kendali mereka. investasi di anak perusahaan. Laba Operasi Bisni Setelah Pajak (NOPAT) Jumlah laba yang dihasilkan oleh perusahaan jika tidak memiliki utang dan aktiva non operasi.

Nilai Tambah Pasar (MVA) Perbedaan antara nilai pasar saham perusahaan dengan jumlah ekuitas modal investor yang telah diberikan. MVA= Nilai pasar dari Saham – Ekuitas modal yang diberikan oleh pemegang saham = (saham beredar)(Harga saham) – Total ekuitas saham biasa Nilai Tambah Ekonomi (EVA) Nilai yang ditambakan oleh manajemen pada pemegang saham selama satu tahun tertentu.kerja yang dibutuhkan untuk memertahankan operasi yang sedang berjalan. Menghitung Arus Kas Bebas FCF=Arus Kas Operasi – Infestasi Bruto pada Modal Operasi ó FCF=NOPAT – Investasi Bersih pada Modal Operasi MVA dan EVA Dua ukuran kinerja yang dikembangkan oleh analisis keuangan adalah. EVA = NOPAT – Biaya modal operasi setelah pajak dalam dolar = EBIT (1 – T) – [(Total modal operasi yang diberikan oleh investor) x (presentase biaya modal setelah pajak)] SISTEM PAJAK PENGHASILAN FEDERAL Pajak Penghasilan Perusahaan .

Pengecualian penting adalah bahwa bunga dari kebanyaakn utang negara bagian dan pemerintah dibebaskan dari pajak-pajak federal. baik oleh bisnis maupun individual.Struktur pajak perusahaan adalah bersifat progresif di mana tarif yang lebih tinggi akan dikenakan untuk perusahaan-perusahaan dengan laba yang lebih tinggi. perusahaan kedua akan dikenakan pajak lagi. Bunga yang Diterima Kebanyakan bunga yang diterima. Pajak Penghasilan Perorangan Perseorangan juga dikenakan pajak atas penghasilan kena pajak oleh pemerintah federal dengan tarif yang dimulai dari 10 persen dan naik hingga 38. Bunga yang Dibayarkan Bagi sebuah perusahaan bisnis. dan dapat dikurangi ketika memerhitungkan penghasilan kena pajak. pembayaran bunga dapat dianggap sebagai suatu pengeluaran. Deviden yang Diterima Perusahaan yang menerima pendapatan dividen dapat mengecualikan beberapa pendapatan tersebur dari pajak penghasilan. tetapi membayarkan dividen dari penghasilan setelah pajak. dan . adalah penghasilan kena pajak. Dividen yang Dibayarkan Perusahaan memebayarkan bunga dari penghasilan sebelum pajak.6% untuk penghasilan sebesar $307.050 atau lebih tinggi. dan karenannya menjadi subjek dari pajak penghasilan. Ketentuan ini diatur dalam peraaturan pajaak untuk meminimalkan jumlah pengenaan pajak tiga kali yang mungkin terjadi – sebuah perusahaan akan membayarkan dividen dari laba setelah pajaknya.

Depresiasi Deprisiasi garis lurus dapat didefinisikan apabila sebuah perusahaan akan mengestimsaikan kemungkinan tahun penggunaan secara aktual. dan membebankan nilai yang diperhitungkan sebagai biaya dalam laporan laba rugi setiap tahunnya. membagi biaya dengan jumlah tahun. sehingga di tahun perusahaan dapat dikenakan tarif sebesar 40 persen dan ternyata kemungkinan di tahun berikutnya mengalami kerugian besar. Keuntungan Modal Keuntungan modal secaraa umu dapat didefiniskan sebagai keuntungan dari penjualan aktiva yang secara normal tidak dibeli dan dijual dalam operasi bisnis perusahaan. maka labanya akan dialokasikan kepada para pemiliknya sesuai dengan proporsi dari masing-masing kepemilikannya. Kerugian Pajak yang Dibebankan ke Belakang atau Dibebankan ke Depan Laba perusahaan sering kali mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun.orang yang menerima dividen dari perusahaan kedua juga dikenai pajak. sehingga mengakibatkan perusahaan tidak perlu membayarkan pajak. Usaha-usaha Kecil Jika sebuah bisnis dioperasikan sebagai kepemilikan perseorangan atau persekutuan. Kecurangan Akuntansi KASUS DI AMERIKA (KASUS COSO) .

40 tahun. · 1970s: Kongres mengatur kembali tentang tingkat bunga S&L dan meliberalkan peraturan yang mengatur tentang di sektor apa saja S&L dapat berinvestasi · November 1980: Kongres memperbolehkan beberapa S&L untuk menaruh/ menginvestasikan uangnya pada sektor pengembangan properti dan aktivitas-aktivitas beresiko lainnya · September 1981: FHLBB memperkenalkan berbagai aturan dan perubahan akuntansi untuk membuat kondisi keuangan S&L kelihatan lebih baik. Naik dari batasan aslinya selama 10 tahun . termasuk membiarkan penundaan kerugian penjualan aset sampai dengan periode sepuluh tahun. Kronologi kejadian S&Ls · 1932: UU Bank Pinjaman Rumah Federal (Federal Home Loan Bank Act) mendirikan Federal Home Loan Bank Board (FHLBB) · 1933: UU Kepemilikan rumah (Home Owner’s Act).d. mendorong kepemilikan rumah melalui dana hipotik yang ditawarkan oleh asosiasi Savings & Loans (S&L) yang diatur oleh FHLBB · 1934: UU Perumahan Nasional (National Housing Act) membuat perusahaan asuransi FSLIC (Federal Savings and Loans Insurance Corporation) untuk mengasuransikan deposito/ tabungan di institusi S&L · 1960s: Kongres Menerapkan Regulation Q kepada industri S&L untuk menetapkan batasan tingkat bunga yang dapat dibayarkan S&L kepada para depositornya. dan penerbitan sertifikat modal yang secara palsu/ semu meningkatkan kapitalisasi. · Juli 1982: FHLBB memperbolehkan S&L untuk mengamortisasi “supervisory goodwill” selama periode s.

skandal akuntansi membawa Peregrine kedalam kebangkrutan dan menghasilkan tuduhan/ dakwaan kriminal untuk 11 manajer senior. dan direncanakan secara kreatif. penilaian resiko. informasi dankomunikasi . Peregrine didakwa telah melakukan kecurangan besar- besaran (massive fraud) oleh SEC dengan cara memalsukan penjualan dan meningkatkan penjualan. · 1994 Framework tersebut diamandemen sehingga ruang lingkupnya lebih luas. · 2002. aktivitas pengendalian.· 1984: S&Ls mulai kolaps · 1992 COSO menyusun dan menerbitkan Internal Control- Integrated Framework yang terdiri dari 5 komponen (lingkungan pengendalian. mencakup management report on internal control.serta monitoring). · 2003. ketika terungkapkan bahwa kondisi keuangan yang dilaporkannya didukung terutama oleh penipuan akuntansi yang sistematis. KASUS DI INDONESIA (GAYUS TAMBUNAN) Tudingan adanya praktek mafia hukum di tubuh Polri dalam penanganan kasus money laundring oknum pegawai pajak bernama . · 2000-an skandal (kecurangan) dan kegagalan bisnis kelas atas kembali terkuak yang melibatkan perusahaan-perusahaan besar seperti Enron (Kecurangannya berupa menyatakan terlalu rendah/ understating liability atau expense) · 2001. terlembaga. kemudian menutup skema dengan menyembunyikan kerugian sebagai “biaya goodwill terkait dengan akuisisi”.

Kok bisa pegawai negeri yang hanya golongan III A punya uang sebanyak itu. Pengusaha garmen asal Batam ini mengaku pemilik uang senilai hampir Rp. “Karena Gayus seorang pegawai negeri dan memiliki dana Rp.25 milliar yang diributkan PPATK dan Polri itu. . Kasus bermula dari kecurigaan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terhadap rekening milik Gayus di Bank Panin.25 miliar di rekening Bank Panin milik Gayus. Tanggal 7 Oktober 2009 penyidik Bareskrim Mabes Polri menetapkan Gayus sebagai tersangka dengan mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP). seorang dari empat tim jaksa peneliti. Seiring hasil penelitian jaksa. Untuk korupsinya. pencucian uang. Dalam berkas yang dikirimkan penyidik Polri.Gayus Halomoan Tambunan semakin melebar. hanya terdapat satu pasal yang terbukti terindikasi kejahatan dan dapat dilimpahkan ke Pengadilan.” kata Cirrus mengungkap alasan mengapa awalnya Gayus dijerat tiga pasal berlapis.25 milliar itu tidak dapat dibuktikan sebab dalam penelitian ternyata uang sebesar itu merupakan produk perjanjian Gayus dengan Andi Kosasih. dan penggelapan. lantas melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Itu pun tidak terkait dengan uang senilai Rp. diungkapkan Cirrus Sinaga. Tak hanya Polri dan para penyidiknya. berikut adalah kronologis versi tim peneliti kejaksaan agung. 25 miliar di Bank Panin. yaitu penggelapannya. Kejaksaan Agung dan tim jaksa peneliti pun turut gerah dengan tudingan Susno Duadji yang mulai merembet ke mereka. terkait dana Rp. Gayus dijerat dengan tiga pasal berlapis yakni pasal korupsi. Mereka (tim jaksa peneliti) pun bersuara mengungkap kronologis penanganan kasus Gayus. Polri.

lalu pada 10 November 2008 sebesar US$ 200. Ditandatangani 25 Mei 2008.000 US dolar.000. Andi menyerahkan uang tersebut kepada Gayus melalui transaksi tunai di rumah orang tua istri Gayus lengkap dengan kwitansinya. dan terakhir pada 16 Februari 2009 sebesar US$ 300. Andi lalu meminta gayus untuk mencarikan tanah dua hektar guna membangun ruko di kawasan Jakarta Utara. Namun Andi. 27 Oktober 2008 sebesar US$ 260. uang . Sementara untuk money laundringnya.“Ada perjanjian tertulis antara terdakwa dan Andi Kosasih. “Jadi waktu itu hanya dikatakan ada dugaan melawan kepemilikan.000. sebanyak enam kali yaitu pada pada 1 juni 2008 sebesar US$ 900.” kilah Cirrus menanggapi mengapa Andi dapat menyerahkan uang sebanyak itu kepada Gayus. Menurut Cirrus keduanya awalnya berkenalan di pesawat. dikatakan Cirrus itu hanya tetap menjadi dugaan sebab Pusat pelaporan analisis dan transaksi keuangan (PPATK) sama sekali tidak dapat membuktikan uang senilai Rp 25 milliar itu merupakan uang hasil kejahatan pencucian uang (money laundring).000.000. tinggal dan lahir di di Jakarta Utama. Biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan tanah tersebut sebesar US$ 6 juta.810.000. kemudian 15 September 2008 sebesar US$ 650. “Andi menyerahkan uang karena dia percaya dengan Gayus. Kemudian keduanya berteman karena sama-sama besar. Dalam bisnis hanya diperlukan kepercayaan. PPATK sendiri telah dihadirkan dalam kasus itu sebagai saksi.” kata dia.000. Karena pertemanan keduanya. dikatakan Cirus baru menyerahkan uang sebesar US$ 2. 10 Desember 2008 sebesar US$ 500.

bukan money laundering. Son dan bergerak di bidang garmen. Uang itu diketahui berasal dari dua transaksi dari PT. ditemukan juga adanya aliran dana senilai Rp 370 juta di rekening lainnya di bank BCA milik Gayus. Cirrus dan jaksa peneliti lain tidak .itu pidana. pemiliknya Mr Son. jaksa peneliti juga meminta penyidik Polri menguraikan di berkas acara pemeriksaan (BAP) keterangan itu beserta keterangan tersangka (Gayus T Tambunan).Mega Cipta Jaya Garmindo. Itu uang untuk membantu pengurusan pajak pendirian pabrik garmen di Sukabumi. tidak tahu berada di mana. penggelapan dan korupsi senilai Rp 25 milliar yang semula dituduhkan kepada Gayus. Dugaan penggelapan yang dilakukan Gayus itu. Transaksi dilakukan dalam dua tahap yaitu pada 1 September 2007 sebesar Rp 170 juta dan 2 Agustus 2008 sebesar Rp 200 juta. PT.” ujarnya. Dari perkembangan proses penyidikan kasus tersebut. Berkas P-19 dengan petujuk jaksa untuk memblokir dan kemudian menyita uang senilai Rp 370 juta itu. Tapi setelah dicek. PPATK tidak bisa membuktikan transfer rekening yang yang diduga tindak pidana. Tapi uang masuk ke rekening Gayus. jadi hanya diam di rekening Gayus. tapi penggelapan pajak murni. Mr. diungkapkan Cirrus terpisah dan berbeda dasar penanganannya dengan penanganan kasus money laundring. Tapi ternyata dia nggak urus (pajaknya). Setelah diteliti dan disidik. uang itu diketahui bukan merupakan korupsi dan money laundring juga. Uang itu tidak digunakan dan dikembalikan. Dalam petunjuknya itu. Mega Cipta Jaya Garmindo dimiliki oleh pengusaha Korea. Dalam proses perkara itu.” jelas Cirrus. “Bukan korupsi. “Kapan diberikan uang itu.” ujarnya. warga Korea. dikatakannya.

Gayus tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah . yang merupakan seorang konsultan pajak. Sangkaan inilah yang kemudian maju kepersidangan Pengadilan Negeri Tangerang. dilanjutkan Cirrus. Kejaksaan pun tak menyinggung apakah mereka pernah memerintahkan penyidik Polri untuk memblokir dan menyita uang dari Roberto ke rekening Gayus senilai Rp 25 juta itu. Mega Jaya Citra Termindo. Kembali ke kasus. Transaksi yang berasal dari Roberto. PPATK pun meminta Polri menelusurinya. yaitu Roberto Santonius dan PT. Gayus divonis bebas. Penanganan kasus Gayus sendiri bermula ketika PPATK menemukan adanya transaksi mencurigakan pada rekening Gayus T Tambunan. anehnya penggelapan ini tidak ada pihak pengadunya. “Di Pengadilan Negeri Tangerang. pasalnya perusahaan ini telah tutup. dalam keterangan persnya mengungkapkan jaksa peneliti dalam petunjuknya (P-19) berkas Gayus memerintahkan penyidik untuk menyita besaran tiga transaksi mencurigakan di rekening Gayus.menyinggung soal Rp 25 milliar lainnya dari transaksi Roberto Santonius. “Jaksa lalu mengajukan tuntutan 1 tahun dan masa percobaan 1 tahun. Mega Jaya Citra Termindo senilai Rp 370 juta. penyidik Polri melalui AKBP Margiani. yang diketahui sebagai konsultan pajak bernilai Rp 25 juta. sedangkan dari PT. berkas Gayus pun dilimpahkan ke pengadilan.” lengkap jaksa penuntut umum Antasari itu. dan 14 Agustus 2009. Adapun tiga transaksi itu diketahui berasal dari dua pihak. Uang senilai Rp 395 juta itu disita berdasarkan petunjuk dari jaksa peneliti kasus itu. 16 Juni. Transaksi itu terjadi pada 18 Maret. Namun. Sebelumnya. Hasilnya.

.” tandas Cirrus.melakukan tindak pidana penggelapan. Tapi kami akan ajukan kasasi.