1.

Analisis Sensitivitas

Analisis sensitivitas
merupakan suatu analisis untuk dapatmelihat pengaruh-pengaruh yang akan terjadi akibat keadaan
yang berubah-ubah.

Tujuan Analisis Sensitivitas : Menilai apa yang akan terjadi dengan hasil analisis kelayakan suatu
kegiatan investasi atau bisnis apabila terjadi perubahan didalam perhitungan biaya atau manfaat.

Analisis sensitivitas digunakan untuk mengetahui apakah masih menguntungkan usaha yang
dijalankan jika berlaku asumsi:
1. Terjadi kenaikan biaya faktor produksi sementara harga produk yang
diperoleh tetap.
2. Biaya faktor produksi tetap dan harga produk pada harga terendah.

Hasil dari analisis sensitivitas menunjukkan bahwa:
- Usaha ternak ayam broiler Rosna Ente jika terjadi kenaikan biaya sebesar 52% dari total biaya
awal sebesar Rp 148.607.375 menjadi Rp 212.147.735, masih memberikan keuntungan karena
yang diperoleh masih bernilai positif yaitu sebesar Rp 12.265. Tetapi jika terjadi kenaikan
biaya diatas dari 52% (53%) dari biaya awal sebesar Rp 148.607.375 menjadi Rp
213.369.665,maka usaha ternak Rosna Ente merugi karena sudah mendapatkan nilai negatif.
Jadi tingkat sensitivitas terdapat pada taraf 53%.
- Jika harga jual ayam pada harga terendah (Rp 15.930/kg), usaha ternak ayam broiler Rosna Ente
di Desa Bulonthala Timur Kecamatan Suwawa Selatan Kabupaten Bone Bolango akan
mengalami kerugian. Akan tetapi jika harga jual ayam Rp 16.030/kg maka usaha ternak ayam
broiler Rosna Ente masih menguntungkan.