You are on page 1of 3

Nama: Iantito Dwi Putra Simanjuntak

NIM : 210301013120033

Kelas : A (Senin
)

Tugas 2 Reaktor

SOAL :
Pada reaksi Auto katalitik,

1. Jelaskan mana yang lebih baik untuk plug flow dan mixed flow reactor tanpa recycle.
2. Mencari kondisi optimum recycle.

JAWABAN :

1. Pada gambar 6.19 menunjukkan hubungan 1/(-rA) vs XA pada reaktor mixed flow dan
plug flow tanpa adanya recycle.

Pada gambar gambar 1 dapat dilihat sebagai berikut :

Dari grafik di atas dapat dilihat bahwa luas daerah di bawah kurva untuk reaktor
mixed flow lebih kecil daripada luas daerah dibawah kurva untuk reaktor plug flow. Hal ini
berarti pada konversi yang sama, volume yang dibutuhkan reaktor mixed flow lebih kecil jika
dibandingkan dengan reaktor plug flow. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pada konversi
rendah reaktor mixed flow lebih baik efisiensinya daripada reaktor plug flow.

Sedangkan, pada gambar ke 2 dapat dilihat sebagai berikut :

Dari gambar di atas dapat dilihat bahwa luas daerah di bawah kurva untuk reaktor
mixed flow sama dengan luas daerah dibawah kurva untuk reaktor plug flow. Hal ini berarti
pada konversi yang sama, volume yang dibutuhkan reaktor mixed flow sama dengan reaktor
plug flow. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pada konversi yang sedikit lebih tinggi reaktor
mixed flow memiliki efisiensi yang sama baiknya dengan reaktor plug flow.

Dan pada gambar 3 dapat dilihat sebagai berikut :

Dari gambar di atas dapat dilihat bahwa luas daerah di bawah kurva untuk reaktor
mixed flow lebih besar dari luas daerah dibawah kurva untuk reaktor plug flow. Hal ini berarti
pada konversi yang sama, volume yang dibutuhkan reaktor mixed flow lebih besar daripada
reaktor plug flow. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pada konversi yang cukup tinggi
dengan volume reaktor yang lebih kecil, reaktor plug flow memiliki efisiensi yang lebih baik
daripada reaktor mixed flow.

Dari ketiga gambar diatas dapat disimpulkan bahwa pemilihan reaktor tanpa recycle
yang baik, harus memperhatikan konversi yang ingin diperoleh dari proses reaksi di dalam
reaktor. Hal ini dikarenakan, pada konversi tertentu yang ingin dicapai pada proses reaksi di
dalam reaktor, akan menentukan volume reaktor yang akan digunakan dan berhubungan
terhadap efisiensi proses pada reaksi.
2. Kondisi optimum recycle dapat ditentukan dengan melihat gambar 6.20 berikut :

Pada gambar di atas menunjukkan perbandingan rasio recycle untuk reaksi
autocatalytic yang benar dengan rasio recycle yang terlalu tinggi dan terlalu rendah. Kondisi
optimum recycle terdapat pada gambar 6.20 di bawah ini :

Gambar di atas menunjukkan bahwa volume reaktor mixed flow sama dengan volume
reaktor plug flow pada saat mencapai koversi tertentu (XAf) dengan adanya recycle. Hal ini
dikarenakan pada gambar di atas menunjukkan bahwa rasio recycle optimum yang
dikembalikan pada umpan reaktor dengan nilai 1/(-rA) yang disimbolkan dengan panjang
garis KL pada luas daerah di bawah kurva sama dengan rata-rata nilai 1/(-r A) yang
disimbolkan dengan panjang garis PQ dibawah garis putus-putus. Sehingga, efisiensi yang
diperoleh pada reaktor mixed flow sama dengan efisiensi pada reaktor plug flow.

Persamaan untuk recycle optimum ditunjukkan pada persamaan berikut :

Dimana recycle optimum diperoleh dari hasil integrasi perubahan konversi A pada laju
reaksi A dibagi dengan selisih dari konversi akhir yang diperoleh dengan konversi ketika
recycle diumpankan masuk ke reaktor.