You are on page 1of 4

DATA PENGAMATAN

A. Isolasi DNA Kromoson

No Perlakuan Hasil
1. Pelet sel dilisis dengan penambahan
sebanyak 400 μL TLS dan 25 μL PK
lalu divorteks selama 5 detik dan
diinkubasi pada suhu 500C kurang dari
5 menit
2. Pengikatan DNA dengan penambahan
sebanyak 400 μL TBS lalu divorteks
selama 15 detik dan ditempatkan pada
spin filter kemudian disentrifugasi
pada 12.000 rpm selama 2 menit
3. Pencucian larutan dilakukan dengan
penambahan washing buffer sebanyak
500 μL HS lalu disentrifugasi pada
12.000 rpm selama 2 menit. Setelah
sentrifugasi buang filtrat dan ditambah
sebanyak 750 μL MS lalu sentrifugas
kembali pada 12.000 rpm selama 2
menit.
4. Spin filter ditempatkan pada receiver
tube dan sentrifugasi pada kecepatan
maksimum selama 2 menit untuk
menghilangkan etanol.
5. Spin filter kemudian ditambahkan
buffer elusi sebanyak 100 μL melalui
dua kali penambahan (masing-masing
sebanyak 50 μL) sampai volume akhir
mencapai 100 μL

B. Deteksi Fragmen DNA Menggunakan Elektroforesis Gel

No Perlakuan Hasil

lalu selotip pada ujung-ujung baki dilepaskan. Dihomogenkan campuran melalui pemipetan berulang menggunakan mikropipet. Gel agarosa 1% dibuat dengan 0. Dituangkan larutan gel ke dalam baki gel agarosa. 5.1.2 μl (1μl/100mL). erlenmeyer digoyang sehingga larutan gel menjadi homogen. 3. 2. Diamkan larutan agarosa hingga bersuhu sekitar 50-600C kemudian ditambahkan larutan etidium bromida 0. 6 Buatlah 10 μL suspensi DNA (masing- masing DNA marker. lalu dibiarkan sampai beku. Seluruh permukaan gel harus terendam dalam TAE. lalu sisir elektroforesis dipasang pada salah satu ujung baki. DNA kromosom.2 g agarosa dilarutkan ke dalam larutan dapar TAE 1x hingga volume 20 mL dalam Erlenmeyer. Larutan agarosa dididihkan hingga larut sempurna (jernih). Sisir elektroforesis dicabut dengan hati-hati. Baki gel agarosa disiapkan dengan dilekatkannya selotip di kedua ujung baki. Gel agarosa dimasukkan ke dalam tangki elektroforesis yang telah diisi larutan dapar TAE 1x. DNA plasmid dan DNA plasmid hasil restriksi) dan 2 μlL loading dye 6x di dalam tabung eppendorf 1. 4. .5 mL.

Hasil Elektroforesis Isolasi DNA Kromosom : . Nomor sumur dan jenis suspensi DNA yang dimasukkan harus dicatat. voltase diatur pada 90 Volt. maka sumber arus dimatikan dan baki diangkat dari tangki elektroforesis.7 Campuran DNA masing-masing dimasukkan ke dalam sumur-sumur gel agarosa. Tansluminator dinyalakan. 9 Setelah elektroforesis selesai. kekuatan arus 400 mA dan waktu running selama 45 menit. Elektroforesis dirunning dengan menekan tombol run pada sumber arus. lalu pita-pita DNA yang tervisualisasi diamati 11 Berat molekul dan kuantitas jumlah DNA diperkirakan dengan membandingkan laju migrasinya terhadap laju migrasi fragmen- fragmen DNA standar (DNA marker). 8 Kabel dari sumber arus dihubungkan ke tangki elektroforesis. Gel dikeluarkan dari baki elektroforesis 10 Gel diletakkan di atas transluminator UV. dimana kabel yang tersambung ke kutub negatif harus berada di dekat sumur). Sumber arus dinyalakan sumber arus.