You are on page 1of 9

APLIKASI ULTRASONIK UNTUK PENDUGAAN KERUSAKAN SERANGAN

LALAT BUAH PADA MANGGA ARUMANIS
Rokhani Hasbullah1), Ridwan Rachmat2), Dondy A.Setyabudi2) dan Warji 3)
1)
Departemen Teknik Pertanian, Institut Pertanian Bogor
2)
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian
3)
Alumni Program Pascasarjana Teknik Pertanian, Institut Pertanian Bogor

ABSTRAK

Kerusakan akibat lalat buah biasanya terlihat jika buahnya dibuka. Metode gelombang ultrasonik
dapat digunakan untuk mengetahui mutu buah bagian dalam tanpa merusak. Tujuan penelitian
adalah pendugaan kerusakan mangga Arumanis yang diakibatkan lalat buah dengan menggunakan
gelombang ultrasonik. Karakteristik gelombang ultrasonik yang diaplikasikan untuk pendugaan
kerusakan mangga Arumanis adalah atenuasi, kecepatan, dan zero moment power (Mo). Koefisien
atenuasi mangga tidak rusak adalah 36,45 Np/M, dengan kecepatan gelombang ultrasonik 518,19
m/detik, dan zero moment power (Mo) 4,58. Dalam aplikasinya pendugaan kerusakan mangga
Arumanis menggunakan gelombang ultrasonik dapat digunakan pada batas koefisien atenuasi
sebesar 34,76 Np/M dan zero moment power (Mo) 5,60. Pada bentuk pendugaan koefisien
atenuasi lebih dari 34,76 Np/M mangga dinyatakan normal/tidak terinfeksi lalat buah, sedangkan
pada koefisien atenuasi kurang atau sama dengan 34,76 Np/M diindikasikan telah terinfeksi lalat
buah. Pada Zero moment power (Mo) lebih dari 5,60 mangga Arumanis diindikasikan normal/tidak
terinfeksi lalat buah, sedangkan kurang dari atau sama 5,60 dapat diindikasikan sebagai telah
terinfeksi lalat buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien atenuasi rata-rata mangga
Arumanis sebesar 30,67 Np/m, kecepatan rata-rata gelombang ultrasonik 731,72 m/detik, dan
zero moment power (Mo) 6,40.

Kata kunci: Mangga Arumanis, ultrasonik, lalat buah, atenuasi, nilai Mo.

ABSTRACT. Rokhani Hasbullah, Ridwan Rachmat, Dondy ASB., and Warji. 2009.The
application of ultrasound for predicting fruit fly attack defects on mango cv.Arumanis.
Fruit fly defects on mangoes normally observed by cutting the fruits the application of ultrasound
can detect the defect without any destructions.The objective of this research is detection of the
Arumanis mangoes defects caused by fruit fly using parameters comprised ultrasonic wave. The
ultrasonic wave parameters comprised attenuation, velocity and moment zero power (Mo). Results
showed that fruit fly attack attack defect were detected at the average attenuation coefficient of
30,67 Np/m, velocity of 731,72 m/s and Mo number of 6,4 while mangoes without defect were
detected at the average attenuation coefficient of 36,45 Np/m velocity of 518,19 m/s and Mo
number of 4,58. The attenuation coefficient of 34,76 Np/m and Mo number of 5,6 were observed
as border value for prediction application of fruit fly attack defects. The attenuation coefficient of
more than 34,766 indicated no defects, while the value of attenuation of less than or the same as
34,76 indicated fruit fly infestation.

Keywords: Ultrasonic, Arumanis mangoes, fruit fly, attenuation, Mo number

PENDAHULUAN Mutu mangga yang baik sangat tergantung dari
budidaya dan penanganan pascapanen yang baik.
Peluang pasar komoditas hortikultura khususnya Kerusakan pada buah mangga karena pengaruh fisik
buah-buahan semakin meningkat seiring meningkat- secara langsung terlihat secara jelas. Kadang-kadang
nya permintaan masyarakat terhadap buah-buahan kerusakan buah mangga tidak terlihat secara jelas
yang bermutu tinggi. Mangga merupakan salah satu dengan mata biasa. Contoh kerusakan tersebut mis-
komoditas hortikultura yang memiliki potensi pasar alnya adalah serangan lalat buah, dimana buah sudah
yang baik karena keunggulannya yang prospektif. busuk pada bagian dalam sedangkan luarnya masih
Produksi mangga dari tahun ke tahun terus menin- bagus. Lalat buah yang menyerang buah mangga
gkat, pada 2005 sebesar 1.412.884 ton, pada 2006 di Indonesia tergolong ke dalam spesies Bactrocera
sebesar 1.612.997 ton, dan pada 2007 sebesar dorsalis atau dikenal dengan nama Oriental fruit fly.
1.818.619 ton (Anonymous, 2009). Lalat ini merupakan salah satu lalat buah yang paling

buah manggis yang Lalat buah yang digunakan adalah spesies lebih matang memiliki kekerasan yang lebih rendah. (2004) stroberi (Yonjie et al. pada umumnya telur berbentuk bulat Arumanis yang terkena serangan lalat buah. dari negara-negara yang memiliki hama lalat buah Mutu mangga Arumanis selama ini masih di- ini. Arumanis yang digunakan adalah mangga mutu metode gelombang NIR (Near Infra Red). untuk pembuatan persamaan batas kerusakan. dan metode gelombang ultrasonik. dan at.merugikan di Asia Timur dan Pasifik karena meny. Larva inilah yang menyerang buah. berasal dari Probolinggo yang gelombang sinar X. Untuk membiakkan lalat buah Nasution (2006). Seekor lalat betina mampu ultrasonik pada mangga Arumanis. aplikasi robot pemanen buah erang berbagai buah-buahan. dan al. Verghese et al. larva yang berasal dari telur lalat buah. lima puluh buah digunakan dapat digunakan untuk menduga tingkat ketuaan be. fase pupa dan fase bagian dalam buah mangga Arumanis akibat imago. Dengan cara ini tentu saja akan Penelitian dilakukan di Laboratorium Teknik Pengola- membuat buah mangga tidak dapat dijual kembali. fase larva. dikelompok- (2006) melaporkan bahwa gelombang ultrasonik kan menjadi dua bagian. dan trans- untuk mengetahui mutu buah bagian dalam tanpa portasi dari Probolinggo sampai pasar Kramatjati merusak. mengkaji sifat fisik mangga. 2000). Selama dan pengkondisian awal pengeringan buah pisang ini pemerintah Jepang melarang mengimpor buah (Fabiano dan Rodrigues. 2007). menghasilkan telur 1200-1500 butir. kaji hubungan gelombang ultrasonik dengan tingkat Telur akan menetas menjadi larva dalam waktu kerusakan mangga Arumanis akibat serangan lalat kurang lebih dua hari. Hal serupa juga dilakukan IPB di Tajur. yaitu fase telur. mangga Arumanis yang dibeli berumur 3 hari setelah petik Metode gelombang ultrasonik dapat digunakan (durasi waktu pemetikan. 1999). Efriyanti untuk penelitian jumlahnya 100 buah. Sementara pemerintah Indonesia melakukan dasarkan pada berat dan ukuran sehingga tidak pengawasan ketat sehubungan dengan besarnya dapat mengetahui mutu bagian dalam buah. Institut Pertanian Bogor (IPB) pada September 2007 saknya. deteksi kerusakan dalam buah tanpa harus meru. Menurut informasi pedagang. meng- panjang seperti pisang dengan ujung meruncing. Mangga Arumanis yang digunakan dan dapat menembus bagian dalam buah. tasnya dalam jaringan buah. metode NMR (Nuclear Magnetic dibeli dari pedagang buah di pasar buah Kramatjati. kematangan buah pisang raja bulu (Musa paradisiaca buah pepaya sebagai media investasi telur.. fase larva untuk menduga kerusakan mangga Arumanis akibat merupakan stadium paling merusak karena aktivi. tergantung pada spesies kteristik gelombang ultrasonik pada buah mangga lalat buahnya. semakin besar kecepatan gelombang sisanya digunakan untuk validasi persamaan batas ultrasonik menunjukkan buah semakin tua. pengemasan. buah-buahan setelah dipanen berpotensi terinfestasi Lalat buah memiliki empat stadium metamorfo. Kerusakan akibat serangan lalat buah pada A. misal- kehilangan ekonomi dan pembatasan perdagangan nya ada tidaknya serangga dalam buah. Fakultas Teknologi Pertanian. serangan lalat buah secara tidak merusak. Daging buah dikoyak oleh larva dengan mulutnya yang berupa kait tajam sambil mengeluarkan enzim perusak atau pencerna yang berfungsi melunakkan daging buah sehingga BAHAN DAN METODE mudah diisap dan dicerna. Bogor. men Teknik Pertanian. Bahan fase telur dan larva biasanya hanya akan terlihat jika buahnya dibuka. belum berubah menjadi lalat buah. telur berwarna putih bening menggunakan gelombang ultrasonik sehingga perlu sampai kuning krem dan berubah menjadi lebih tua dilakukan penelitian tentang karakteristik gelombang ketika hampir menetas. Telur lalat disuntikkan oleh lalat betina ke serangan lalat buah diduga dapat dikaji dengan dalam daging buah. han Pangan dan Hasil Pertanian (TPPHP). 10 Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian: Vol. 2005). pokat (Mizrach. Lalat buah diambil dari kebun percobaan enuasi yang lebih rendah.Bahan yang digunakan (non destructive testing) yang telah dikembangkan adalah mangga Arumanis dan lalat buah. Soeseno (2007) mendeteksi tingkat diperlukan pakan lalat buah berupa larutan gula. dan sp) menggunakan gelombang ultrasonik. Departe- Oleh sebab itu diperlukan metode yang dapat men. Menurut Rokhani (2007). Resonance). suhu dan ruangan yang cocok untuk habitatnya. Jakarta Timur. yang menjadi hama utama buah total padatan terlarut (TPT) yang lebih tinggi. Mangga untuk buah adalah metode image processing. Bentuk dan Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kara- ukuran telur bervariasi. Juansah kerusakan.5 2009 . metode I berdasarkan SNI. dan limbing manis.. mendeteksi dehidrasi melaporkan bahwa Bactrocera dorsalis merupakan komplek pada kulit jeruk (Camarena et al. Sementara yang disebabkan oleh spesies lalat buah ini. dan mengkaji aplikasi gelombang ultrasonik daging buah. Bactrocera dorsalis. (2005) mengkaji mutu manggis dengan menggu- nakan gelombang ultrasonik.. Kerusakan sis. metode ini tidak memiliki efek samping selama 3 hari). semakin tua serbuk gergaji sebagai media pupa/kepompong se- buah pisang semakin besar koefisien atenuasinya. Kandang tempat Metode gelombang ultrasonik juga digunakan untuk mengembangbiakkan dan investasi lalat buah berupa mendeteksi kekerasan buah alpokat (Mizrach dan kotak kayu tertutup kaca yang ditempatkan pada Fitsanov. mangga. 2007) hama utama mangga yang ada di India. Beberapa metode uji secara tidak merusak sampai dengan Maret 2008.

Metode pada hari ketiga dan kelima. panjangnya 7. carkan besarnya 50 kHz. Dudukan tranduser dapat setiap tahapnya juga dikondisikan 20 buah mangga diatur posisinya sehingga memudahkan mengukur Arumanis yang tidak diinvestasi lalat buah. namun yang diduga belum menimbang berat larva. Lalat dikembangbiakkan dalam Rangkaian tersebut meliputi tranduser pemancar kandang lalat hingga mencapai lebih dari 100 ekor. timbangan digital digunakan untuk dilakukan pengukuran. 5 2009 11 . Pada hari kelima semua mangga yang kerusakan bagian dalamnya. yang juga digunakan lalat buah diperiksa keberadaan larva yang ada di adalah jangka sorong. biasanya ditandai adanya bercak coklat. Larutan gula ditempatkan pada toples yang telah jarak antara kedua tranduser. diameter tabung 2. gelombang ultrasonik yang dipancarkan tranduser melewati bagian daging buah yang tebal. lalat yang di dalamya telah terisi lalat buah dewasa loscope digital. Bahan-bahan bang ultrasonik. Selain itu. Tranduser berbentuk tabung den. Larva dibiarkan terdeteksi. gan ujung berbentuk lancip. kan buah dengan posisi b (Gambar 2) dan dicatat ya. dikondisikan terinfestasi diukur gelombang ultrasoni- knya. dan tranduser penerima gelombang ultrasonik yang Setelah lalat buah mencapai 100 ekor. dalam waktu 2 sampai 3 hari. serbuk gergaji. Pengukuran mangga yang dikondisikan tidak terserang lalat buah diukur gelombang ultrasoniknya B. tiga hari mangga Arumanis yang ada dalam kandang Selain peralatan di atas. Pepaya dilakukan dengan posisi b karena pada posisi ini diperlukan sebagai media tempat infestasi telur lalat. Setiap kandang diisi sebanyak 10 buah mangga. Setelah ketebalan mangga yang dilalui gelombang ultrasonik. dalamnya. Induk lalat buah yang diambil dari kebun percobaan Langkah selanjutnya adalah pengukuran gelom- IPB dimasukkan ke dalam kandang. Pupa dibiarkan Pulsa frekuensi gelombang ultrasonik digu- nakan sebagai data untuk menghitung kecepatan Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian: Vol. sehingga dengan peletak telur). Pengukuran hanya Larutan gula diganti setiap dua hari sekali. buah mangga diletakkan di atas dudu- adalah larutan gula. dan buah pepa. (PC) (Gambar 1). Ultrasonik tester dan oscilloscope lain yang harus dimasukkan ke dalam kandang dinyalakan. lalat dewasa (imago). dudukan tranduser mangga Arumanis dimasukkan ke dalam kandang yang dilengkapi pengukur ketebalan sampel.Gambar 1.95 sehingga setiap tahap terdapat 30 buah mangga cm. Bagan pengukuran gelombang ultrasonik Figure 1. sedangkan pisau digunakan terinfestasi dimasukkan kembali ke kandang hingga untuk membelah mangga sehingga dapat dilihat hari kelima. keluar dari buah (melenting) ke serbuk gergaji sebe- lum larva itu berubah menjadi pupa. dan pisau. Telur lalat dibiarkan berubah menjadi posisi b keberadaan ulat atau telur lalat buah dapat larva. dan frekuensi yang dipan.05 cm. buah terbuat dari bahan piezoelektrik. Schematic of measuring of ultrasonic wave Perangkat pengukur gelombang ultrasonik yang selama 4-10 hari sehingga pupa berubah menjadi digunakan merupakan rancangan Juansah (2005). dan ditunjukkan pada dialasi tisu dan merupakan pakan buatan untuk lalat. ultrasonik transmiter. mistar pada dudukan tranduser. oscil. yang dikondisikan terinfestasi lalat buah. dan komputer agar buah mangga Arumanis terinfestasi telur lalat. Jangka sorong digunakan untuk mengukur diameter Mangga yang diduga telah terinfestasi lalat buah kerusakan buah. Semen- Lalat buah betina dibiarkan meletakkan telur ke tara lalat buah seringkali menyerang buah mangga dalam buah dengan menusukkan ovipositor-nya (alat pada daging buah yang tebal ini. timbangan digital.

Grafik gelombang digunakan untuk larva (g) yang ada di dalam buah mangga tersebut. d adalah diameter kerusakan (cm). jarak antara tranduser pemancar dan penerima 2 Volume kerusakan dihitung menggunakan rumus mm. C. sedangkan Berat larva (g) didapat dengan menimbang Ax. Pengukuran ini digunakan untuk menentukan pada Persamaan 1. Setelah didapat data pengukuran ultrasonik. 2. dan x secara berturut-turut adalah amplitudo larva yang telah dipisahkan dan dibersihkan dari setelah menempuh jarak x (volt). berbentuk silinder Figure 3. Posisi pengukuran diameter buah mangga Arumanis Figure 2. menentukan amplitudo gelombang. Kecepatan Gelombang Ultrasonik Kecepatan gelombang ultrasonik dianalisis dengan menggunakan data keluaran dari digital oscillo- scope yang terlihat dalam layar monitor yang telah disimpan dalam bentuk data excel. Pengukuran gelombang ultrasonik ketebalan atau jarak medium yang dilewati gelom- dilakukan terhadap 30 buah mangga Arumanis yang bang ultrasonik (m) sedangkan a adalah konstanta. Koefisien atenuasi dihitung menggunakan Persamaan 3. harus diukur amplitudo gelombang pada kondisi bagai data untuk menghitung volume kerusakan. atenuasi. (a)posisi a (b) posisi b (c) posisi c Gambar 2. dan h adalah ketebalan kerusakan (cm). Kecepatan gelombang suara yang melalui sebuah medium dirumuskan dalam Gambar 3. L merupakan moment power).5 2009 . Analisis Data 1. dan jarak yang ditempuh gelombang (m). Koefisien Atenuasi mangga Arumanis diukur diameternya (cm) dan Koefisien atenuasi ( α ) dihitung dengan mengon- mangga dibuka bagian dalamnya untuk dilihat versi tegangan sinyal yang dikirim dan yang diterima kerusakannya. C merupakan kecepatan gelombang 12 Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian: Vol. (Np/m). A0 adalah amplitudo mula-mula (volt). osition measurement of diameter of mango Arumanis gelombang ultrasonik. Kecepatan gelombang ultrasonik dalam medium dapat diten- tukan dengan menggunakan rumus kecepatan gelombang suara. kemudian diukur diameter (cm) dan setelah menempuh jarak tertentu menjadi grafik ketebalan kerusakannya (cm) serta ditimbang berat gelombang. koefisien atenuasi daging buah menggunakan timbangan digital. Defects of Arumanis mango in form of cylinder Dimana ∆t adalah waktu yang dibutuhkan gelombang ultrasonik untuk merambat pada kete- balan L (s). selain itu juga Diameter dan ketebalan kerusakan digunakan se. α . (3) Dimana V adalah volume kerusakan (cm3). diduga terinfestasi lalat buah dan 20 buah mangga Arumanis yang tidak terserang lalat buah. nilai Ao (amplitudo mula-mula/amplitudo gelombang ultrasonik sebelum melewati medium). Kerusakan buah mangga Arumanis Persamaan 2. dan nilai Mo (zero ultrasonik yang melewati medium (m/s).

B. bawah power spectral. Hal ini berbeda dengan Larva yang ada dalam daging buah mangga Aru. mangga utuh memiliki amplitudo lebih kecil diband- Kerusakan berbentuk silinder dengan diameter dan ingkan dengan amplitudo gelombang ultrasonik pada ketebalan yang bervariasi. istik gelombang ultrasonik (kecepatan gelombang festasi telur yang tidak bersamaan. tetapi dalam buah ultrasonik. sementara pada Kerusakan buah mangga yang dijumpai hampir medium padatan atenuasinya kecil. Gelombang ultrasonik pada bagian sisi daging buah yang tebal (Gambar 3). Sifat gelombang ultrasonik buah atau hama perusak lainnya. Zero Moment Power (Mo) tebal. Sisi mangga yang diserang lalat buah adalah sisi mangga yang kulitnya 3. kerusakan mangga Arumanis yang rusak kedua sisinya merupakan penjumlahan diameter dan vol- Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian: Vol.Gambar 4.20 cm3. Pada medium gas atenuasinya besar. Kerusakan Buah Mangga Arumanis Karena dalamnya berongga dan teksturnya lunak. hal ini diduga akibat in. Karakter- manis besarnya tidak sama. sehingga dapat dibedakan antara moment power (Mo) didefinisikan sebagai luasan di daging yang rusak dan daging buah yang masih baik. Hal tersebut terjadi akibat aktivitas larva lalat nakan program Matlab. ditandai dengan Transform) menjadi hubungan antara power spectral teksturnya lunak dan adanya rongga pada daging density dengan frekuensi. besarnya terberat 1. Pada Gambar 4 semuanya mendekati bentuk silinder. namun kondisinya ma. Sementara volume koefisien atenuasi tergantung pada medium yang terbesar adalah 46. Karakteristik Gelombang Ultrasonik Pada HASIL DAN PEMBAHASAN Buah Mangga Arumanis Mangga yang terserang larva lalat buah bagian A. Ultrasonic wave signal which passed through normal mango (left) and attacked by mango fruit fly (right) ume kerusakan kedua sisinya. Transformasi ini menggu. Disamping itu dag- dikuantifikasi dengan menerapkan metode analisis ing buah yang rusak warnanya kuning kecoklatan sinyal berdasarkan power spectral density. hubungan antara amplitudo dan waktu ditransfor- masikan dengan menggunakan FFT (Fast Fourier Bagian mangga yang rusak. mangga yang tidak terserang lalat buah. buah. 5 2009 13 . pada medium cair atenuasinya sedang. dalam satu buah didapatkan larva (berongga dan busuk.19 g (29 ekor larva). koefisien atenuasi. miliki nilai yang tidak sama dengan mangga yang sih sangat kecil. Zero hingga coklat tua. dan zero moment yang sama besarnya larva relatif sama. Diamater dan volume mangga yang terserang lalat buah. selain Serangan Lalat Buah itu dapat terjadi bagian dalamnya berongga atau teksturnya saja yang lunak. Menurut Trisnobudi (2007). Sinyal gelombang ultrasonik yang melalui buah mangga utuh(kiri) dan mangga yang terserang lalat buah (kanan) Figure 4. berongga atau busuk) me- paling banyak 130 ekor larva. dilalui. hal ini karena teksturnya lebih lunak dan tidak banyak mengandung serat dibandingkan pada sisi Hasil pengukuran gelombang ultrasonik berupa punggungnya. Berdasarkan beratnya didapat larva tidak rusak. Kerusakan dapat dilihat perbedaan sinyal gelombang ultrasonik bermula pada bagian pangkal dekat bekas tangkai yang melalui buah mangga dan buah mangga yang buah dan memanjang ke arah ujung mangga pada terserang lalat buah. Berdasarkan power) yang telah melewati medium mangga rusak hasil pengukuran.

memiliki nilai koefisien atenuasi terkecil 35. Koefisien atenuasi mangga arumanis Figure 5. Ultrasonic wave velocity of Arumanis mango 14 Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian: Vol. larva lalat buah. Mangga utuh Mangga normal Mangga terserang larva lalat buah Mangga rusak/busuk 1000 Kecepatan/velocity (m/s) 800 600 400 200 25 30 35 40 45 Koefisien atenuasi/attenuation coeffiucient(Np/m) Gambar 6.08 duga mangga yang tidak terserang lalat buah dan Np/m. Sehingga nilai koefisien atenuasi lebih be- buah bagian luarnya seringkali masih kelihatan bagus. sedangkan mangga terserang lalat buah mangga yang terserang ulat pada bagian dalamnya. Nilai leb- Nilai koefisien atenuasi mangga utuh dan yang ih kecil dari 26.22 Np/m.5 2009 . sar dari 34. Koefisien Atenuasi terserang lalat buah sebesar 26. Attenuation coefficient of Arumanis mango Perbedaan amplitudo ini digunakan untuk men. mangga yang lebih rusak atau lebih banyak larva agaimana ditampilkan pada Gambar 5.44 mengingat bahwa mangga yang sudah terinfestasi lalat Np/m.22 Np/m dapat dicapai pada kondisi terserang larva lalat buah memiliki perbedaan. seb.44 Np/m dan kurang dari 35.08 Np/m Kenampakan fisiknya seringkali tidak bisa dibedakan dapat dijadikan sebagai pembatas untuk menduga antara mangga Arumanis yang terinfestasi lalat buah rusak-tidaknya mangga Arumanis akibat serangan dan mangga Arumanis yang tidak terserang lalat buah. Kecepatan gelombang ultrasonik mangga Arumanis Figure 6. Berdasarkan hasil pengukuran didapatkan nilai koefisien atenuasi terkecil untuk mangga yang 1. Koefisien atenuasi/attenuation coefficient (Np/m) 40 35 30 Mangga normal Mangga terserang larva lalat buah 25 Mangga rusak/busuk Batas kerusakan 20 300 400 500 600 700 800 900 1000 Kecepatan /velocity(m/s) Gambar 5. memiliki nilai koefisien atenuasi terbesar 34.

40.49 dapat dipilih sebagai pembatas antara mangga yang terserang lalat buah dengan mangga 2.71 sampai 5. Nilai Atenuasi gelombang ultrasonik juga dapat mende. Besarnya nilai Mo mangga utuh rata-rata 4.58 karena tekstur luar kedua mangga sama bagusnya.72 kan mangga yang terserang lalat buah atau rusak m/s. bagian dalamnya. Mangga yang terserang larva lalat buah.44 Np/m ini digunakan untuk mengkalibrasi kecepatan gel- dipilih sebagai nilai batas kerusakan (Gambar 5). Value Mo of Arumanis mango yang ada di dalamnya. Untuk mangga utuh besarnya 518.19 m/s.49.60 terkategori kecepatan gelombang ultrasonik mangga utuh lebih mangga Arumanis utuh/tidak terserang lalat buah.71. 378. sehigga nilai Mo antara 5. rendah dibandingkan mangga yang terserang lalat sedangkan mangga Arumanis yang memiliki nilai Mo buah.76 Np/m terkategori mangga yang dasar pendugaan kerusakan mangga Arumanis tidak terserang lalat buah. namun rata-rata yang memiliki nilai Mo kurang dari 5. karena nilai Mo mangga yang rusak ber- mengalami kerusakan bagian dalamnya tidak dapat beda dengan nilai Mo pada mangga utuh (Gambar dibedakan dengan mangga yang utuh secara manual 7). Sementara pada udara kecepatan gelombang. 5 2009 15 . ombang ultrasonik dalam buah mangga Arumanis.23 m/s dan 404. Sedangkan nilai koefisien ultrasonik termasuk gelombang suara. Se. 12 Mangga normal Mangga terserang larva lalat buah 10 Mangga rusak/busuk Batas keruskan 8 Mo 6 4 2 0 300 400 500 600 700 800 900 1000 Kecepatan/velocity (m/s) Gambar 7. Namun ber- atenuasi terbesar pada mangga utuh adalah 40. namun di bagian dalamnya terdapat Selain Koefisien atenuasi.60 terkategori- sedangkan mangga yang terserang sebesar 731. Kecepatan Gelombang Ultrasonik yang tidak terserang lalat buah. sedangkan mangga terserang lalat buah 6. dapat terdeteksi gunakan untuk menduga kerusakan buah mangga oleh atenuasi gelombang ultrasonik. lebih besar dari atau sama dengan 5. yaitu 5. hingga didapat nilai batas kerusakan sebesar 34.76 Np/m terkategori mangga yang terserang lalat buah. sedangkan yang kurang akibat serangan lalat buah. Perbandingan antara mangga Arumanis yang tidak terserang lalat buah kecepatan gelombang ultrasonik dengan kecepatan yaitu 35. Nilai ini dipengarui oleh Nilai tengah antara koefisien atenuasi terendah kelembaban dan suhu udara. sedangkan nilai Mo mangga yang terserang akibat benturan. lalat buah terendah 5.78 Np/m.78 dasarkan penelitian Juansah (2005) nilai kecepatan Np/m. Mo mangga yang tidak terserang lalat buah tertinggi teksi busuk bagian dalam atau rusak bagian dalam 5. Zero moment power (Mo) Mangga Arumanis yang bagian luarnya keli- hatan bagus. Kecepatan gelombang ultrasonik pada mangga utuh Nilai tengah antara kedua nilai Mo tersebut di- tidak dapat dibedakan secara jelas dengan mangga pilih sebagai batas kerusakan.12 m/s. nilai Mo juga dapat di- kerusakan akibat larva lalat buah.60.76 Gambar 6 tersebut menunjukkan bahwa kecepatan Np/m. Nilai mangga yang terserang lalat buah yaitu 34.08 Np/m dan nilai koefisien atenuasi tertinggi hasil perhitungan merupakan nilai konstanta c. Mangga yang memiliki koefisien atenuasi (á) gelombang ultrasonik tidak dapat dijadikan sebagai lebih besar dari 34. Kisaran koefisien atenuasi pada mangga utuh gelombang ultrasonik hasil perhitungan besarnya adalah antara 35. nya 340 m/s yang perlu diingat bahwa gelombang Nilai Mo mangga Arumanis dapat digunakan Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian: Vol.08 Np/m dan 40. D. Mangga yang Arumanis. dari atau sama dengan 34. Nilai Mo mangga Arumanis Figure 7.

Rokhani. Nilai Mo lebih sia.08 Np/m. U. Buah Pisang Raja Bulu (Musa paradisiaca sp. yang tidak terserang lalat buah dapat ditingkatkan hortikultura. [Halaman: mangga Arumanis yaitu koefisien atenuasi dan 59-62]. 2007. Walaupun demikian hasil Fabiano. L.deptan.go. Pertanian. S.5 2009 . luarnya kelihatan bagus. [Halaman: 3-5]. Flitsanov. Ardid.76 Np/m. Crop 16 Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian: Vol. http:/www. D. Pengembangan Sistem mengindikasikan mangga Arumanis terserang Evaluasi Buah Manggis Secara Non Destruktif lalat buah. M. tidak Efriyanti. IPB. Fakultas Teknologi terkategori atau terpilah menjadi mangga yang ti. Hal ini untuk menghindari Belimbing Manis dengan Menggunakan Gel- adanya mangga terserang lalat buah atau rusak ombang Ultrasonik.60 mengindika.. 2006. P.. IPB. Jurnal Keteknikan Pertanian. 2006. Bogor.). Karakteristik gelombang ultrasonik pada buah Sekolah Pascasarjana.. sedangkan pada nilai Mo Soeseno. Tahun 2007 yang telah membiayai penelitian ini. sedangkan kecepatan gelombang mango fruit properties by ultrasonic technique. IPB. DAFTAR PUSTAKA deteksi kerusakan bagian dalam berupa busuk atau rusak akibat benturan. A.. koefisien atenuasi lebih besar dari 34. namun bagian RI. Hal ini tentu secara man- ual tidak dapat dideteksi karena tekstur luar kedua mangga sama bagusnya..90 Np/m. 1. A. A. ultrasonik tidak dapat digunakan. [Halaman: 25-28]. Issue 2. A. Batas nilai koefisien atenuasi antara mangga Mizrach. Postharvest Biology and terserang lalat buah terpilah atau terkategori menjadi Technology. Nondestructive ultra- utuh/tidak terserang lalat buah dan mangga sonic determination of avocado softening. Vol. Bogor.76 Np/m Nasution. Tesis. H. Sedangkan nilai koefisien atenuasi kurang dari 34. Issue 1. M. 43. dan nilai koefisien atenuasi kurang dari dengan Gelombang Ultrasonik. Pages:115-120. Issue. Kajian Karakteristik Gelombang lebih besar atau sama dengan 5.1. 21. terserang lalat buah. page: 717-722. Departemen Pertanian.. Economic evaluation of the integrated man- agement of the oriental fruit fly Bactrocera dorsalis (Diptera: Tephritidae) in mango in India. 2000. Rancang Bangun sistem Pen- gukuran Gelombang Ultrasonik untuk Pemutuan Mutu Manggis (Gracinia mangostana L.N. Disertasi.  Pages: 261-267.80 Np/m Camarena. Fakultas Teknologi Pertanian. 40. D. Martínez-Mora. No. Rodrigues. Produksi buah-buahan di Indo- Gambar 7. and J. Ultrasound as validasi nilai tertinggi mangga terserang lalat buah pre-treatment for drying of fruits: Dehydration of 34. A. Sekolah atau sama dengan 34. dak terserang lalat buah. 1-8.3:139-144. IPB.76 Np/m. tetapi dengan Ultrasonic study of the complete dehydration konsekuensi terdapat 3. Fenomena Gelombang. kecil dari 5. Bandung. [25 Februari 2009]. A. atau ditingkatkan menjadi 34.). Vol. Journal of Food Engineering. Bogor. banana. Bogor. Skripsi.id. A. 2007. Nilai Mo juga dapat men. Pendugaan Tingkat Ketuaan dipilih sebagai nilai batas. 1999. Trisnobudi. 2005.untuk mendeteksi mangga Arumanis yang bagian Perguruan Tinggi (KKP3T). J. dengan memilih nilai koefisien atenuasi 34. Journal terserang lalat buah adalah 34. Ultrasonik untuk Deteksi Tingkat Kematangan sikan mangga Arumanis utuh/tidak terserang. A. N. 38. 2. dalamnya terserang lalat buah.Tandon.. 2007.60 mengindikasikan mangga Arumanis Maret 2007. Stonehouse. sebagaimana disajikan pada Anonymous. Vol.. 2007. UCAPAN TERIMA KASIH [Halaman: 27-28]. mangga yang terserang lalat buah. Direktorat Jenderal Tingkat keakuratan dalam memilah mangga Hortikultura. Pener- Ucapkan terima kasih disampaikan kepada Ker..57% buah mangga tidak process of orange peel. zero moment power dapat digunakan untuk menduga adanya kerusakan karena serangan Mizrach. J. ISSN 0216-3365. 2004. Departemen Pertanian. KESIMPULAN Juansah.60. No. nesia periode 2003-2007. 82. bit ITB.. 2007. Ultrasonics. Determination of avocado and lalat buah. Vol.76 Np/m mengindikasikan Pascasarjana.. mangga tersebut utuh. Skripsi. F. Nilai of Food Engineering Vol. jasama Kemitraan Penelitian Pertanian Dengan Verghese. 2009. Batas nilai Mo antara mangga utuh dan mangga Membuka Peluang Ekspor Buah-buahan Indone- terserang lalat buah adalah 5.. Penerapan Teknologi Karantina: 3.

Taichi. 2005. http://sciencelinks. Miyazaki University.php [12 Juni 2008]. Vol. C. Basic Study on Ultrasonic Sensor for Harvesting Robot of Strawberry.jp/j-east/ journal/B/F0851A/2005. Protection. No. 51. K.. Volume 23. Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian: Vol. 5 2009 17 . Masateru.  Pages 61-63. Bulletin of the Faculty of Agriculture. ISSN: 0544-6066. Yonjie.1/2: 9-16(2005). Issue 1. N.