You are on page 1of 2

No.

Prosedur Percobaan Hasil Dugaan/Reaksi Ke
per Pengamatan
c
1. a.Sebelum H2O(l)+H2O(l)
H2O(l) per
Suhu air awal pe
(air biasa 25 Pada t
mL) percobaan r
(T1)= pertama suhu kes
32˚C mengalami gan
penurunan k
Suhu air kedua karena terjadi suh
setelah reaksi
dipanaskan keseimbangan me
31˚C termal ka
Yaitu keadaan se
Setelah dimana nilai t
dipanaskan Tcampuran pen
T2= 41˚C berada diantara suh
nilai suhu awal
b. Sesudah dan suhu akhir

∆T=35˚C

Warna sesudah
campuran
adalah tidak
berwarna

T1=32˚C
T2=41˚C
T3=35˚C

Sesudah N HCl dicampur reaksi se dengan NaOH eksoterm t terbentuk (perpindahan ke endapan kalor dari suh berwarna hujau sistem ke dan air diatas linfkungan) ∆ menjadi tidak -2 berwarna J Suhu akhir (T6)= 33˚C . Sebelum CuSO4(aq) Pad 2 +Zn(s per CuSO4 ) ked =berwarna biru ZnSO4(aq) terj Zn= berwarna +Cu(s) rea abu-abu eks Pada reaksi yait Suhu CuSO4 tersebut terjadi CuS (T3)= kenaikan suhu. Zn dicampur terjadi reaksi me dengan Zn eksoterm kal sampai (perpindahan seh terbentuk system ke terj endapan merah lingkungan) ken bata setelah itu suh diukur suhunya (T4)= 49˚ ∆H -36 J/m 3 a. a. Sesudah terasa hangat. Sebelum HCl(aq) HCl= tak +NaOH(aq) per berwarna NaCl(aq) k NaOH=tak +H2O(l) t berwarna r Pada reaksi ek Suhu HCl tersebut terjadi yai (T5)=31˚C kenaikan suhu me ka karena terjadi b. sed CUSO4 Hal ini karena. me 32˚C terbukti kal kalorimeternya Zn. b.