You are on page 1of 14

JURNAL

MEKANIKA GETARAN DAN AKUSTIK
SISTEM SATU DERAJAT KEBEBASAN DENGAN REDAMAN

Disusun oleh :

NAMA : ILHAM ROMADHONA

NIM : 1411177

KELAS :C

JURUSAN TEKNIK MESIN S-1
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL MALANG
2016

Asumsi-asumsi kadang-kadang 2. Abstrak Attenuation is a phenomenon that exists in each structure. maka dapat diperlihatkan secara teoritis bahwa massa utama menjadi tidak bergetar sama sekali. arranged so that together with the vibrating frequency of the harmonic style. Untuk beban . sangat besar.Gaya-gaya tersebut yang arahnya berlawanan dengan arah dikategorikan sebagai beban statik. Di bidang peredam pasif. Suppose there is a spring mass system receives harmonious style. and the system was added another vibration system (oscillator) with md mass and spring constant kd are relatively small compared to the main system. tetap tempatnya. sebagai berikut : 4. In the field of passive dampers. Beban dinamik dapat menyebabkan intensitasnya. √ (kd / md). √(kd/md). it can be shown theoretically that the main mass becomes not vibrate at all. diatur sedemikian rupa sehingga sama dengan frekuensi getar dari gaya harmonis. Beban dinamik lebih kompleks 1. If the natural frequency of the oscillator. Sistem satu derajat Redaman adalah fenomena yang ada dalam setiap struktur. The basic idea TMD described theoretically by Den Hartog. Pengaturan frekuensi osilator umumnya dilakukan dengan menyesuaikan massa osilator sehingga disebut tuned mass damper. Jika frekuensi alami dari osilator itu. Andaikan terdapat suatu sistem massa pegas menerima gaya harmonis. kondisi tersebut akan kebelakang ketika kendaraan dijalankan dan berbeda dengan beban terguling ke depan ketika direm merupakan salah satu contoh adanya gaya inersia pada dinamik dengan pokok-pokok perbedaan pembebanan dinamik. dimana gaya-gaya tersebut tetap 3. Oscillator frequency setting is generally performed by adjusting the mass of the oscillator so-called tuned mass damper. salah satunya adalah TMD (Tuned Mass Damper). Beban dinamik umumnya hanya bekerja perlu diambil untuk mengatasi pada rentang waktu tertentu. baik dari berubah-ubah menurut waktu dan bentuk fungsi bebannya maupun akibat yang merupakan fungsi dari waktu. Ide dasar TMD dijelaskan secara teoritis oleh Den Hartog. namely passive and active dampers. Beban Dinamik Walaupun hanya beberapa detik namun Pada ilmu statika keseimbangan dapat merusak stuktur dengan kerugian yang gaya-gaya didasarkan atas kondisi statik. lalu kepada sistem itu ditambahkan sistem getaran lain (osilator) dengan massa md dan konstanta pegas kd yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan sistem utamanya. one of which is TMD (Tuned Mass Damper). Pendahuluan gempa bumi maka rentang waktu tersebut Perbedaan Antara Beban Statik dan kadang-kadang hanya beberapa detik. Different types of dampers have been known regarding to their function. Beban dinamik merupakan beban yang dibandingkan dengan beban statik. Nilai redaman pada struktur akan berhubungan dengan elemen apa dan bagaimana mereka berkumpul satu sama lain dalam sistem struktur. yaitu peredam pasif dan aktif. Attenuation value on the structure to be related to what elements and how they are assembled with each other in the structure of the system. dan tetap timbulnya gaya inersia pada pusat massa arah/garis kerjanya. ditimbulkan. Tumpukan barang yang terguling Widodo (2001).Menurut gerakan. Berbagai jenis peredam telah dikenal sehubungan dengan fungsi mereka.

A. bangunan karena adanya kecenderungan massa bangunan (struktur) untuk 2. terhadap gempa dengan tingkat keamanan yang dapat diterima. Suatu bangunan struktur adalah gerakan tanah pada lokasi bertingkat banyak (multi storey building) struktur. Karena beban dinamik berubah-ubah Sebaliknya gaya gempa horisontal bekerja intensitasnya menurut waktu. itu penyelesaian problem dinamik harus Dikarenakan keadaan tersebut. semua struktur tidaklah menunjukkan efek maksimum dari benar-benar sebagai massa yang kaku gempa.Pengaruh kritis dari gempa terhadap melainkan fleksibel. gaya dalam arah vertikal hanya sedikit mengubah gaya gravitasi yang bekerja pada struktur. oleh karena menyebabkan keruntuhan (failure). kedua gaya ini. Besar gaya inersia TerhadapStruktur mendatar F tergantungdari massa bangunan Peristiwa gempa merupakan salah M.ketidakpastian yang mungkin ada pada biasanya dirancang terhadap gaya vertikal beban dinamik. menimbulkan gaya inersia pada struktur ulang (multiple solutions). Gaya gempa. Kekuatan dari gerakan tanah yang ditinjau pada beberapa tempat disebut intensitas gempa. Selama terjadinya gempa. Berbeda (earthquake resistant design) adalah dengan penyelesaian problem statik yang meningkatkan kekuatan struktur terhadap bersifat penyelesaian tunggal (single gaya horisontal yang umumnya tidak solution). Selama terjadinya gempa. F= M. prinsip dilakukan secara berulang-ulang menyertai utama dalam perancangan tahan gempa sejarah pembebanan yang ada. maka penyelesaian problem mencukupi. sedangkan struktur .Tiga komponen dari gerakan tanah yang dicatat oleh alat pencatat gempa accelerograph untuk respon struktur Gaya Inersia adalah amplitudo. percepatan (acceleration) permukaan A satu aspek yang sangat menentukan dalam dan sifat struktur. maka menurut direncanakan harus mempunyai ketahanan rumus Newton. terdapat satu atau Dalam kenyataannya hal tersebut lebih puncak gerakan. Hal tersebut bergantung kepada kekuatan gempa bumi. Dari berbeda-beda. Apabila bangunan dan merencanakan struktur. Aspek penting dari pengaruh gerakan tanah akibat gempa bumi adalah tegangan dan deformasi atau banyaknya kerusakan yang akan terjadi.Puncak ini tidaklah demikian. Gerakan permukaan bumi dinamik bersifat penyelesaian berulang. struktur dapat bergetar dengan berbagai bentuk akan mengalami gerakan vertikal dan karena gaya gempa yang dapat gerakan horisontal. baik dalam menyebabkan lantai pada berbagai tingkat arah vertikal maupun horisontal akan timbul mempunyai percepatan dalam arah yang di node-node pada massa struktur.Struktur yang pondasinya kaku (stiff). dengan faktor keamanan yang mencukupi.3 Pengaruh Beban Gempa mempertahankan dirinya. 5. frekuensi dan durasi. maka pada node-node lemah pada struktur yang pengaruhnya terhadap struktur juga akan kekuatannya tidak mencukupi dan akan berubah-ubah menurut waktu.

F. bumi. Modal analisis pada pada setiap saat. kepada kenyataan bahwa respon sesuatu struktur merupakan superposisi dari respon masing-masing ragam getaran. gaya geser yang didapat sebagaimana Derajat kebebasan (degree of freedom) analisis beban statik ekivalen untuk adalah derajat independensi yang diperlukan bangunan-bangunan yang tidak memerlukan untuk menyatakan suatu posisi suatu sistim analisis dinamik. Gabungan respon dari semua ragam begitu pula sebaliknya. vertikal dan ke samping. seperti yang ditentukan oleh bentuk lenturan. yaitu apabila dapat dilakukan dengan cara analisis respon terdapat deformasi aksial kolom ataupun spektrum.Masing- masing ragam memberikan respon dengan sifat-sifatnya tersendiri.al. Gedung yang sangat kaku masing ragam spektrum. Cara ini adalah menggantikan adanya puntiran. frekuensi getaran dari redaman yang bersangkutan. Apabila suatu titik yang umumnya dapat digunakan dalam analisis ditinjau mengalami perpindahan tempat responspektrum untuk menentukan respon secara horisontal. bergoyang baik ke kanan (simpangan Untuk itu maka diperlukan analisis dinamik bernilai positif) atau ke kiri (simpangan untuk menentukan pembagian gaya geser bernilai negatif). dan sebaliknya.at.(1977) Salah satu hal penting pengaruh dan Cruz E. Sesungguhnya goyangan tingkat akibat gerakan tanah oleh gempa akan terjadi secara 3 dimensi.(1986). elastis pada struktur-struktur dengan banyak maka sistim tersebut mempunyai 3 derajat derajat kebebasan (MDOF) yang didasarkan kebebasan. Karena itu. adanya mekanisme redaman di dalam struktur. Menurut PenelusG. at. merupakan pada umumnya mengalami gaya gempa pendekatan yang cukup sesuai untuk yang lebih kecil apabila gerakan tanah yang menentukan respon elastis dari struktur mempunyai periode getaran yang panjang terbatas dari gerakan tanah akibat gempa dibandingkan dengan gedung yang fleksibel. yang berperan untuk mendapatkan respon Pergerakan gempa menyebabkan struktur secara keseluruhan dapat ditentukan terjadinya osilasi pada struktur.Hal ini terjadi karena titik yang . menyerap sebagian energi gempa ada di DOF) dalam semua struktur. respon dari sesuatu struktur yang dimodelkan sebagai pendulum majemuk. sistem SDOF gempa pada struktur adalah periode alami untuk menjelaskan respon dari masing- getar struktur.al.Osilasi dengan mengambil akar pangkat dua dari struktur dapat mempunyai periode alami jumlah kuadrat spektrum masing-masing yang panjang atau pendek disebabkan ragam (square root of the sum square).Mekanisme redaman yang Derajat Kebebasan (Degree of Freedom. Menurut Widodo (2001). dapat dianggap sebagai superposisi dari sejumlah pendulum sederhana (pendulum Gerakan akibat gempa pada bangunan oscillator) dengan satu derajat kebebasan bertingkat (SDOF).G.Struktur disebut mempunyai periode alami getaran yang Apabila suatu struktur sebagai relatif panjang apabila mengalami osilasi contoh portal sederhana dibebani secara (gerak bolak-balik) dalam waktu yang relatif dinamik maka massa struktur akan lama.

setiap titik atau massa umumnya hanya diperhitungkan berpindah dalam satu arah saja yaitu horisontal. menjadi sedikit berkurang baik secara kualitas maupun kuantitas. jenis struktur utama penahan beban dan jenis . Maka dapat disimpulkan oleh lentur (flexible mode). sementara pelat-pelat freedom. Pola goyangan seperti ini akan terjadi massa pada saat t dapat dinyatakan dalam pada bangunan bertingkat banyak dengan koordinat tunggal yaitu y(t).Hal ini terjadi karena penyelesaian dinamik merupakan penyelesaian berulang-ulang dalam ratusan bahkan ribuan kali. cantilever wall yang kedua-duanya dijepit secara kaku pada pondasinya. Struktur Prinsip Bangunan Geser (Shear Building) dinding yang kaku dan anggapan jepit pada Apabila suatu struktur bangunan pondasi akan membuat struktur dinding bertingkat banyak bergoyang ke arah berprilaku seperti struktur dinding horisontal. tersebut dinamakan struktur dengan derajat Secara keseluruhan bangunan seperti ini kebebasan tunggal (single degree of akan relatif fleksibel. terhadap pola goyangan yang dimaksud. mempunyai n-tingkat akan mempunyai n- derajat kebebasan atau struktur dengan Pola goyangan yang kedua adalah derajat kebebasan banyak (multi degree of pola goyangan bangunan yang didominasi freedom. struktur dengan bangunan core tersebut dapat dilakukan penyederhanaan cantilever concrete wallakan mempunyai dimana dapat dianggap hanya terjadi dalam pola goyangan yang berbeda dengan struktur satu bidang saja (tanpa puntiran). Kemudian karena simpangan yang terjadi hanya terjadi dalam Pola Goyangan Struktur Bertingkat satu bidang (2 dimensi) maka simpangan Banyak suatu massa pada setiap saat hanya Pola goyangan yang pertama adalah mempunyai posisi/ordinat tertentu baik bangunan yang bergoyang dengan dominasi bertanda positif maupun negatif. menurut prinsip lentur. Bangunan yang bahwa. Pada permasalahan dinamik. jumlah derajat kebebasan adalah mempunyai pola goyangan tersebut adalah jumlah koordinat yang diperlukan untuk bangunan yang mempunyai struktur dinding menyatakan posisi suatu massa pada saat yang kaku baik pada frame walls atau tertentu. MDOF). SDOF) dan strukturyang lantai relatif kaku terhadap arah horisontal. Namun demikian. Sebagaimana sifat-sifat macam pola goyangan yang terjadi. maka struktur akan berdeformasi Kombinasi antara kelangsingan struktur.Penyelesaian yang dahulunya sangat banyak menjadi berkurang banyak.Hal ini portal terbuka beton bertulang (open dimaksudkan agar penyelesaian persoalan moment resisting concrete frame). kantilever. Pada geser (shear mode) atau pola goyangan kondisi 2 dimensi tersebut simpangan suatu geser. maka umumnya terdapat 3 kantilever.bersangkutan dapat berpindah secara bebas bahan yang dipakai akan berpengaruh dalam 3 arah. dari persoalan Misalnya. struktur portal terbuka sebagai struktur utama.

Oleh karena dari luar dan tidak memiliki resiko yang itu dengan anggapan ini dan anggapan signifikan dan menyebabkan kondisi yang sebelumnya lantai tingkat tetap pada stabil. Portal setiap tingkat. Massa itu kontrol yang telah dikembangkan. beban hidup dan hal penting dalam perencanaan struktur. maka terdapat beberapa bangunan yang mempunyai n-tingkat berarti penyederhanaan/anggapan-anggapan. Hal ini berarti biasanya diletakan pada lantai atas. karakteristik dinamik dan jumlah dari massa tambahan yang bekerja. massa pasif (tuned mass damper). kemudahannya dan ketahanannya. Massa struktur dianggap terkonsentrasi aktif pada setiap lantai tingkat. dimana struktur dianggap cukup berperilaku seperti diatas disebutshear fleksibel dengan lantai-lantai tingkat yang building. monolit oleh plat lantai. berat kolom pada ½ tingkat dibawah dan Diantara bermacam-macam peralatan diatas tingkat yang bersangkutan. Lantai-lantai tingkat dianggap sangat Sebuah TMD terdiri dari massa kaku dibanding dengan kolom-kolomnya inersia yang dikerjakan pada lokasi karena balok-balok portal disatukan secara bangunan dengan pergerakan maksimum. yaitu alat Disamping itu pengaruh P-delta terhadap yang tetap berfungsi tanpa sumber energi momen kolom juga diabaikan. akan mempunyai n-derajat kebebasan. . saja (lentur balok dianggap tidak ada) atau bangunan yang pola goyangannya Pada analisis dinamika struktur pola didominasi oleh geser (shear mode). beban berguna. gempa bumi dan angin merupakan sendiri. kontrol pasif disukai karena deformasi aksial kolom diabaikan.Untuk sampai pada anggapan maka pada setiap tingkat hanya akan hanya terdapat satu derajat kebebasan pada mempunyai satu derajat kebebasan. Dengan berperilaku shear building. relatif kaku. Hal ini bertujuan telah dipelajari secara intensifdan sudah agar struktur yang terdiri atas derajat dipasang pada beberapa bangunan tinggi. TMD bahwa beam column joint dianggap tidak meneruskan gaya inersia ke rangka berotasi sehingga lantai tingkat tetap bangunan untuk meredusi getarannya yang horisontal sebelum dan sesudah terjadi keefektivitasannya dihitung berdasarkan penggoyangan. shear mode dengan flextural mode. 3. suatu alat semua kemudian dianggap terkonsentrasi kontrol pasif yang berdasarkan penggunaan pada satu titik (lumped mass) pada elevasi massa tambahan sebagai penyerap energi tingkat yang bersangkutan. Pola goyangan yang ketiga adalah elevasinya dan tetap horisontal baik sebelum kombinasi diantara dua pola goyangan maupun setelah terjadi penggoyangan. Simpangan massa dianggap tidak Dalam perkembangan kontrol vibrasi dipengaruhi oleh beban aksial kolom atau dari struktur. goyangan pertamalah yang umumnya Bangunan dengan anggapan-anggapan atau diadopsi. Anggapan-anggapan tersebut adalah : Peredam massa pasif dan peredam massa 1. Massa yang Respon bangunan bertingkat tinggi dimaksud adalah massa struktur akibat berat dinamis. 2. Struktur portal terbuka yang dikombinasikan dengan Dengan anggapan-anggapan struktur dinding (structural walls) yang tersebutmaka portal seolah-olah menjadi tidak terlalu kaku berkemungkinan bangunan yang bergoyang akibat lintang mempunyai perilaku goyangan kombinasi. kebebasan tak terhingga berkurang menjadi Alat kontrol itu disebut dengan peredam hanya satu derajat kebebasan.

kd. tetapi kelemahan dari sistem ini adalah biaya operasi daan perawatan yang lebih mahal dari kontrol pasif. kontrol pasif ini tidak mampu mengatur variasi pada berbagai parameter dari sistem. dan konstanta meletakkan suatu isolator kecil pada sistem pegas k. Walaupun sistem kontrol aktif ini menghasilkan massa redaman yang lebih kecil dan memiliki tingkat efisiensi yang lebih tinggi. cd dan md masing- Pengaturan frequensi osilator umumnya masing memperesentasikan kekakuan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja TMD adalah sebagai berikut : . Sistem bangunan TMD Peredam Massa Pasif Peredam massa pasif telah dipelajari bangunandimodelkan sebagai sistem secara teoristik sejak tahun 1928 oleh berderajat kebebasan tunggal dengan massa Ormondryod dan Den Hartog. Gambar berikut baru berderajat kebebasan dua. konstanta redaman c. Idenya adalah m. tersebut sedemikian sehingga energi getaran f(t) memperesentasikan pengaruh luar. misalnya gaya angin. yang masing-masing yang akan dikendalikan responnya dan memperesentasikan massa. Sistem inersia yang dilengkapi dengan sebuah analisis kontrol. berdasarkan dari kecepatan dan percepatan dari struktur yang sering juga disebut peredam massa aktif. Sehingga dikembangkan kontrol aktif dengan alat yang lebih kecil yang mampu mengontrol vibrasi pada struktur dengan massa yang berubah-ubah. redaman dan kemudian mengatur frequensi osilator kekakuan ragam pertama dari bangunan itu. Agar respon sistem utama dapat diminimalkan. mendeskripsikan sistem struktur TMD Persamaan gerak sistem bangunan TMD secara skematis : dapat ditulis sebagai berikut : . maka karakteristik md dan kd harus diatur besarnya sehingga optimum. dilakukan dengan menyesuaikan massa redaman dan massa yang berhubungan osilator sehingga sistem peredam ini disebut dengan TMD ini membentuk sistem dinamik tuned mass damper.Akan tetapi tanpa kegunaan dari mekanisme kontrol. pada sistem utama ditransfer ke osilator.

Model struktur utama dangan A merupakan suatu amplitude atau koefisien sistem ATMD dapat diliha pada gambar yang nilainya bergantung pada kondisi awal berikut : (initial value).12) Maka akan diperoleh. m + k = 0(2. maka nilai yang sama dengan nol adalah.10) merupakan persamaan diferensial linear homogen dengan koefisien konstan yang ditunjukkan oleh konstanta m dan k. = -ω A cos (ω.m} = 0 (2. {k -ω2. Dari persamaan tersebut dapat diperoleh. Aktuator inilah yang membangkitkan gaya kontrol u.8) yaitu TMD.m}A cos (ω.11) Nilai A dansin(ωt)tidak selalu sama dengan nol.7) Persamaan 2. y = A sin (ω t)(2.10) akan didapat. Dari gambar terliha sistem TMD dihubungkan dengan aktuator (pembangkit gaya) yang aktifitasnya dikontrol oleh komputer. Persamaan gerat ATMD dapat ditulis sebagai berikut : Pada kondisi getaran bebas tanpa redaman (undamped free vibration systems) maka persamaan diferensial gerakannya adalah.9) = -ω2A cos (ω. disebut persamaan homogen karena suku sebelah kanan sama dengan nol. Persamaan tersebut juga akan menghasilkan Peredam Massa Aktif gerakan yang periodik dan harmonik. Sistem Bangunan ATMD .t) (2.10) Persamaan 2. Peredam massa aktif merupakan Berdasarkan respon tersebut maka penyempurnaan dari sitem kontrol pasif. {k -ω2. Prinsip kontrol umpan balik digunakan untuk menentukan u.13) kemudian disubstitusi ke dalam persamaan 2.t) = 0 (2.t) (2.

Pemodelan massaseperti ini akan sangat bermanfaat pada struktur . T adalah periode menghasilkan full populated consistent getar struktur dalam sekon.kekakuan setiap kolom dapat dihitung pada tiap-tiap tingkat bangunan. Titik nodal disain bangunan tahangempa dikehendaki hanya akan mempunyai satu derajat agar kolom lebih kuat dibandingkan dengan kebebasan/satu translasi yang menyebabkan balok. Pada prinsip bertingkat yang massanya terkonsentrasi ini.10. struktur cerobong dan sejenisnya. Pada prinsip bangunan geser (shear building). pendekatanfinite element. Pada prinsip ini. Pada persamaan diferensial struktur berderajat tunggal (SDOF) melibatkan tiga properti utama suatu struktur yaitu. Pada bangunan gedung pemakaian lumped mass model. Pada prinsip bangunan geser Pada pemodelan ini. diperhitungkan tiga derajat kebebasan (horisontal.2 Kekakuan struktur tersebut disebut dinamik Kekakuan adalah salah satu dinamik karakteristik struktur. maka untuk setiap elemen balok lurus dan degree of freedom Dinamik Karakteristik Struktur yang ditinjau akan menghasilkan konsisten Bangunan matriks yang sudah standar. Antara analisa dinamik. kekakuan. maka berdasarkan rumus standar. yang nantinya akan frequency) dalam rad/s. seperti balok yang membentang cukup panjang. Hubungan tersebut akan massa struktur yaitu : menentukan nilai frekuensi sudut. Ketiga properti 2. 2. penggunaan model ini masih cukup akurat dan akan mempermudah proses perhitungan. massa dianggap (shear building) balok pada lantai tingkat menggumpal pada tempat-tempat join atau dianggap tetap horisontal baik sebeum tempat-tempat tertentu. dan rotasi) Dimana adalah frekuensi sudut (angular pada setiap node. Melalui second) atau Hertz. Model Lumped Mass getar struktur. yang distribusi massanya adalah kontinu.Properti-properti karakteristik struktur bangunan yang sangat tersebut sangat penting dalam penyelesaian penting disamping massa bangunan. elemen struktur akan berdeformasi menurut bentuk fungsi (shape function) tertentu. vertikal. dan f adalah matrix artinya suatu matriks yang diagonal natural frequency dalam cps (cycles per matriksnya tidak sama dengan nol. massa. namun rasio tersebut tidak selalu elemen atau struktur yang bersangkutan linear dengan kekakuannya. massa dan kekakuan struktur akan Massa mempunyai hubungan yang unik yang Terdapat dua pendekatan yang secara umumnya disebut karakteristik diri atau umum digunakan untuk mendeskripsikan eigenproblem. gerakan/degree of freedom suatu join sudah Adanya plat lantai yang menyatu secara ditentukan yaitu simpangan horisontal. kaku dengan balok diharapkan dapat Kondisi tersebut merupakan prinsip membantu kekakuan balok. Dengan prinsip akan mempunyai matriks yang isinya hanya shear building maka dimungkinkan bagian diagonal saja. dan redaman. Model Consistent Mass Matrix Pada pemodelan ini. Dalam hal ini maupun sesudah terjadi penggoyangan. periode 1.

JohnHollandlalu menghasilkan buku yang berjudul “Adaption in Natural and Artificial Systems” pada tahun 1975. yang cara kerjanya berdasarkan pada seleksi dangenetika alam. maka untuk mengoptimasi suatu struktur agar kekakuan kolom dapat dihitung menjadi lebih efisien. maka pada ujung-ujung lebih baik. Secaratradisional solusi-solusi elemen tersebut akan timbul momen sebesar. suatu dimana sebuahpopulasirepresentasi abstrak kolom jepit-jepit panjang h dengan (kromosom) dari solusi-solusi calon kekakuan lentur (flextural rigidity) EI yang (individual) pada sebuahmasalah optimisasi salah satu ujungnya mengalami perpindahan akan berkembang menjadi solusi-solusi yang tempat sebesar y. Adanya momen akan dipilih dari populasi sekarang (current) menimbulkan gaya geser yang bekerja pada secara stochastic (berdasarkankemampuan masing-masing join sebesar. tersebut dilambangkan dalam biner sebagai string '0' dan '1'. mereka) lalu dimodifikasi (dengan mutasi ataurekombinasi) menjadi bentukpopulasi baru yang menjadi populasi sekarang (current) pada iterasi berikutnya darialgoritma.walaupun dimungkinkan juga penggunaan penyandian (encoding) yang berbeda. Konsep yang dipergunakan dalamalgoritma genetika Kekakuan kolom jepit-jepit dan jepit adalah mengikuti apayang dilakukan oleh sendi alam.Algoritmagenetik khususnya diterapkan sebagai simulasi komputer Menurut prinsip mekanika. Algoritma genetika denganPersamaan (17) adalah kekakuan banyak digunakan pada masalah praktis kolom prismatik jepit-jepit dengan yang berfokus pada pencarian parameter- mengabaikan efek P-delta. kemudianmultiple individuals sama dengan M2. Teknik optimasi dengan menggunakan algoritma genetika telah Pada hakikatnya gaya horisontal yang banyak digunakan peneliti-peneliti terdahulu bekerja pada join atas P = H1= H2.Dalam tiap Karena elemen tersebut mempunyai generasi kemampuan keseluruhan populasi potongan yang prismatik maka M1. Amerika Serikat. Mekanisme dari penggunaan algoritma genetika berasal dari teori seleksi alam Charles Darwin dimana hanya populasi yang mempunyai nilai fitness yang tinggi yang mampu bertahan. parameter optimal. akan dievaluasi. Algoritma genetika pertama kali ditemukan oleh Jhon Holland dari Universitas Michigan pada awal 1970-an di New York.Evolusidimulai dari sebuah populasi individual acak yang lengkap dan terjadi dalam generasigenerasi. Algoritma genetika telah digunakan untuk Algoritma Genetika Real .

Nilai Sebagaimana dapat dilihat di bawah ini pada fitnessmerepresentatifkan fungsi objektif contoh. RCGA Populasi ini akan mengalami proses evolusi Meskipun ada banyak mutasi dan yang berdasarkan pada mekanisme populasi Crossoverprosedur yang tersedia. crossover yang mempunyai nilai fitness tertinggi dan mutasi yang digunakan dalam makalah (Arfiadi.18) bertahan dan dipilih untuk menjadi populasi G2'=a (G2-G1) + G2 (2. hal ini tidak diketahui (Arfiadi dan Hadi). Ini terjadi hanya karena populasi tersebut adalah kemampuan RCGA untuk “beruntung”. Populasi yang di mana a = angka acak antara 0 dan 1 Hal mempunyai nilaifitness yang rendah akan ini dapat dilihat bahwa untuk RCGA dengan digantikan dengan populasi yang menggunakan metode crossoverini domain mempunyai nilai fitnessyang tinggi. R'j.20) damping (cd). variabel desain yang yang mudah..9): mengoptimalkan dari fitnees (kd)dan G'p = [R1R2. Untuk optimalisasi sifat R'j=αaRj (2.. Individu yang “baik” dapat 1998)sebagai berikut: diliat dari nilai fitnessyang tinggi dan akan G1'=a (G1-G2) + G1(2. selanjutnya.. Populasi-populasi ini akan ini diambil sebagai berikut. keturunan melalui tahap pindah silang keturunan yang dihasilkan G'1dan (crossover) danmutasi (mutation) sehingga G'2mengikuti apa yang disebut populasi tersebut bertahan pada generasi Crossoverseimbang(Herrera et al. dihasilkan seperti yang digambarkan pada Sebelumnya didalam bidang teknik sipil. RN] (2. RCGA dengan bilangan real yang . Untuk individu mengubah chromosomeuntuk menghasilkan G1dan G2 diambil untuk Crossover. Kondisi ini membuat algoritma genetika dapat digunakan untuk persoalan optimasi yang susah dan kompleks sehingga mendapatkan solusi Keseimbangan crossover RCGA yang optimum dengan menggunakan cara Untuk mutasi. ada Gambar dibawah ini banyak yang lebih terdahulu meneliti di antaranya Arfiadi (2000).Arfiadidan Hadi (2001).memperoleh solusi nilai optimum dan digunakan secara langsung.sebagai crossovermemiliki yang rendah akan bertahan untuk menjadi kemampuan untuk menjelajahi domain yang populasi pada generasi selanjutnya.21) TMD. Misalnya bagi menunjukkan kelebihannya untuk seorang individu awal yang memiliki empat menemukan solusi nilai optimum untuk variabel desain. Nilai rata-rata fitnesspada menjelajahi domain yang tidak diketahui populasi yang ada akan lebih baik daripada tujuan yang bertentangan dengan BCGA. Tentu yang menarik untuk optimasi tidak perlu saja beberapa populasi dengan nilai fitness diketahui. dihasilkan setelah mutasi sederhana adalah Penelitian ini diharapkan dapat (Gambar 2.. desainer bisa menebak nilai awal dari persoalan yang sebenarnya yang ingin untukVariabel desain yang sangat acaktanpa didapatkan. populasi sebelumnya. populasi diukur dengan fitnessmasing- masing populasi. 2000).19) pada generasi selanjutnya.. Ukuran dari keoptimalan suatu mempengaruhinilai desain akhir. empat nomor acak yang persoalan-persoalan yang kompleks. Populasi pada algoritma genetika merupakan calon solusi suatu Individu dengan 4 desain variabel permasalahaan.

massa atau fungsi transfer H2norm dari gangguan kombinasinya. kemudian kekakuan dan redaman di optimalkan. nilai optimum dari kd kekakuan dan cd biasanya diambil anggapan bahwa redaman redaman dari peredam yang meminimalkan sebanding dengan kekakuan. Untuk menoptimalkan TMD massa dari TMD yang ditentukan.22) z = Cz Z Perhitungan H2norm dapat diperoleh dengan mudah menggunakan fungsi lyapdan normpada perintah MATLAB Control System Toolbox. 2. Bagaimanapun juga biner kode genetika algoritma biasanya cukup untuk mengoptimalkan parmetr TMD sebagai pencarian nilai dari kd dan cd. persamaan gerak kemudian diubah kedalam persamaan vector Z. Walaupun banyak fungsi redaman struktur. Secara umum untuk redaman eksternal pada keluaran yang diatur. Dalam halini redaman dianggap sebanding Prosedur Optimasi GA-H2 dengan kecepatan.13. Hasil keluaran z sebagai respon untuk meminimilkan kemudian dipilih kedalam hubungan dengan performa index. dan dapat .dimana α> 1. (material damping) dan redaman non-bahan (nonmaterial demping). Permasalahan ini dapat ditunjukan sebagai berikut: Diperoleh parameter TMD (kd.cd) Ż= A Ż + Ew (2. umumnya dianggap sebagai redaman viskos. Oleh karena itu setelah membentuk persamaan gerak. Redaman bisa berasal dari berbagai sumber. Biner dan real genetika algoritma keduanya dapat digunakan untuk mengoptimalkan fungsi objektif. yang sebanding dengan massa dan kekakuan Perpindahan relatif dari struktur sehubungan disebut dengan tanah yang diambil sebagai output diatur sedemikianrupa. Karena tidak begitu Tujuannya adalah untuk menentukan mudah untuk menentukan matriks redaman. Matrik Redaman Redaman dalam struktur merupakan hal yang tidak mudah dihitung. dan a = nomor acak antara 0 dikelompokan sebagai redaman bahan dan 1.

t.sys2.LSIM(sys. misalnya. t) menghasilkan plot dari respon waktu dynamic system modelsysmodel sistemdinamis untukinput time historyt. u. dan/ atau penanda untuk setiap sistem. nilai LSIM(sys. radaman akan semakin rendah pada ragam.u. pengaturan standar. x0..8. bentuk garis. lsim(sys1. yang ditetapkan dalam TimeUnit Propertydarisys). kita dapat menentukan warna tertentu. t.t) mensimulasikan respon dari beberapa model LTI untuk input history t. u. syntaxini hanya berlaku pada state- raga-ragam yang makin tinggi. Hal ini ditunjukkan bagaimana nilai-nilaiyang di input harus pada gambar 2. Setiap barisu(i.sysN. x0)lebih menentuka nkondisi x0 awal untuk sistem wilayah. Vektortmenentukansampelwaktuuntuk disimulasi(dalam sistem satuanwaktu. LSIM mensimulasikan(waktu) responsistem continuous atau discreate dengan input acak. untuk redaman sebanding massa. Pada keduanya. 'zoh') atauLSIM(sys. :)menetapkan nilai input (s) pada sampel waktut (i). LSIM memilih metode interpolasi secara otomatis berdasarkan signal U. Jenis-jenis redaman pada struktur Simulasi Time History Response Untuk simulasi time history respon pada penelitian ini. Ketika dipanggil tanpa argumen dibagian kiri. 'foh') secara khusus untuk menentukan ragam yang lebih tinggi.u. u dan memplot respon. t=0: dt: Tfinal Matrik harus memiliki banyak baris sebagai sampel waktu(length(t))danbanyak kolom sebagai masukan sistem. x0. .. u. menggunakan fungsi LSIMpada perintah MATLAB Control System Toolbox.Seperti halnya dengan bode or plot. t. u. akhirnya. danterdiri dari sampelwaktudengan jarak yang teratur. LSIM memplot respon pada layar. LSIM(sys.. Sebaliknya space models.. Sedangkan untuk redaman diinterpolasi di antara sampel tersebut(zero- Rayleigh diperoleh dari kombinasi order hold or linear interpolation).

keadaan (hanya untuk state-space modelssaja).pdf.x0) % with initial meneruskan gaya inersia ke rangka state bangunan untuk meredusi getarannya yang Mengembalikan yrespon output. Tidak ada plot tampil di layar. bode or step.t.T. KESIMPULAN Young & Freedman (alih bahasa: Endang Respon bangunan bertingkat tinggi Juliastuti).u.x] = lsim(sys.html berlaku untuk dengan"output".Ketika dipanggil dengan Alat kontrol itu disebut dengan peredam argumen yang kiri.x0) telah dipelajari secara intensifdan sudah Perilaku multi system adalah serupa dengan dipasang pada beberapa bangunan tinggi.I.com/doc/37803025/stroboscope massa tambahan sebagai penyerap energi . 4 November 2010 .lsim(sys1.t. A.t. [y.wordpress.u. Jakarta: Erlangga.t] = lsim(sys.t) Sebuah TMD terdiri dari massa inersia yang dikerjakan pada lokasi [y. (2002).sys2.us/documents/kajian-teoritik- sampelwaktu(lenght (t))dan banyak kolom sistem-peredam-getaran-satu-derajat- sebagai outputsistem. gempa bumi dan angin merupakan Kesepuluh hal penting dalam perencanaan struktur.u. Diantara bermacam-macam peralatan http://yefrichan. massa pasif (tuned mass damper). New York: The M. Vibration and Waves. karakteristik dinamik dan jumlah dari massa danUntuk menghitung lintasan pergerakan tambahan yang bekerja.'g--'. DAFTAR PUSTAKA Matriks memiliki banyak baris sebagai http://docslide.'y:'. suatu alat 5/diktat-getaran-mekanik1. 4 Juli 2010 kontrol pasif yang berdasarkan penggunaan www.t. TMD [y.u.t) % for state-space bangunan dengan pergerakan maksimum. Hal yang sama kebebasan.vector keefektivitasannya dihitung berdasarkan waktu tyang digunakan untuk simulasi. (1971).com/2010/0 kontrol yang telah dikembangkan.files. models only biasanya diletakan pada lantai atas. French. Jilid 1(Gerak Periodik).scribd. Fisika Universitas Edisi dinamis.P.x] = lsim(sys.