POA

PROGRAM PELAYANAN
USIA LANJUT
TAHUN 2017
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Mengacu pada Undang-Undang RI. No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan,
tujuan pembangunan kesehatan adalah untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan
kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber
daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis.

Manula (manusia usia lanjut ) juga memerlukan perhatian khusus, mengingat
perkembangan fisik dan mentalnya yang rentan dengan bermacam-macam masalah
kesehatan.Sebagai wujud nyata pelayanan sosial dan kesehatan pada kelompok usia
lanjut ini, pemerintah telah mencanangkan pelayanan pada lansia melalui beberapa
jenjang. Pelayanan kesehatan ditingkat masyarakat adalah Posyandu lansia. Posyandu
lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk masyarakat usia lanjut di suatu
wilayah tertentu yang sudah disepakati, yang digerakkan oleh masyarakat
dimana mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Posyandu lansia
merupakan pengembangan dari kebijakan pemerintah melalui pelayanan kesehatan
bagi lansia yang penyelenggaraannya melalui program Puskesmas dengan
melibatkan peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi
sosial dalam penyelenggaraannya.
Posyandu lansia / kelompok usia lanjut adalah merupakan suatu bentuk
pelayanan kesehatan bersumber daya masyarakat atau /UKBM yang dibentuk oleh
masyarakat berdasarkan inisiatif dan kebutuhan itu sendiri khususnya pada penduduk
usia lanjut. Pengertian usia lanjut adalah mereka yang telah berusia 60 tahun keatas
pelayanan kesehatan lansia tingkat dasar adalah Puskesmas.

1.2 Tujuan dan Manfaat
1.2.1 Tujuan
1.2.1.1 Tujuan Umum
Tujuan pembentukan posyandu lansia secara garis besar antara lain :
a. Meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia di
masyarakat sehingga terbentuk pelayanan kesehatan yang sesuai
dengan kebutuhan lansia
b. Mendekatkan pelayanan dan meningkatkan peran serta
masyarakat dan swasta dalam pelayanan kesehatan disamping
meningkatkan komunikasi antara masyarakat usia lanjut
1.2.1.2 Tujuan Khusus
Untuk Mengontrol kesehatan Lansia secara langsung

1.2.2 Manfaat
a. Dengan menghadiri kegiatan posyandu, lansia akan mendapatkan
penyuluhan tentang bagaimana cara hidup sehat dengan segala
keterbatasan atau masalah kesehatan yang melekat pada mereka.
Dengan pengalaman ini, pengetahuan lansia menjadi meningkat
b. Jarak posyandu yang dekat akan membuat lansia mudah menjangkau
posyandu tanpa harus mengalami kelelahan atau kecelakaan fisik
karena penurunan daya tahan atau kekuatan fisik tubuh.

BAB II
ANALISIS SITUASI

2.1 DENTITAS PUSKESMAS
1. Nama Puskesmas : PUSKESMAS JAGIR
2. Nomor Kode Puskesmas : 1301301
3. Alamat : Jl. Bendul Merisi No. 1 Kelurahan
Jagir, Kecamatan Wonokromo, Kota
Surabaya, Kode Pos 60244
4. No. Telpon : 031 8416926, 08123098462
5. Pimpinan : dr. SRI PENI TJAHJATI
6. Tahun Berdiri : 1960
7. Tipe Puskesmas : Sore / Rawat Inap PONED

2.2 VISI DAN MISI
a. VISI
“Puskesmas yang professional dengan pelayanan prima untuk mencapai
kecamatan sehat, mandiri dan berdaya saing global”
b. MISI
1) Melaksanakan pelayanan kesehatan yang berkualitas berdasarkan
harapan dan kebutuhan masyarakat
2) Memelihara dan meningkatkan mutu, pemerataan dan keterjangkauan
pelayanan kesehatan
3) Mengoptimalkan manajemen tata kelola pelayanan kesehatan
4) Mendorong penggerakan dan pemberdayaan masyarakat dalam bidang
kesehatan.

2.3 DATA WILAYAH
1. Data Geografis
a. Ketinggian : + 6 meter dari permukaan laut
b. Curah Hujan : 72-455 mm
c. Topografi : Dataran Rendah
d. Suhu Udara Rata – rata : 28o C
e. Lokasi Puskesmas Jagir
Jalan Bendul Merisi No. 1 Surabaya, Lokasi berada di jalan raya yang
mudah dijangkau dengan kendaraan umum
2. Luas Wilayah Puskesmas Jagir
Luas wilayah Puskesmas Jagir : 3.53 Km2 yang terdiri atas 3 kelurahan
yaitu :
Kelurahan Jagir, Kelurahan Darmo dan Kelurahan Sawunggaling
3. Batas Wilayah
1) Sebelah Utara : Kec. Tegalsari
2) Sebelah Selatan : Kec. Wonocolo
3) Sebelah Barat : Kec. Dukuh Pakis
4) Sebelah Timur : Kec. Temggilis Mejoyo
4. Denah Lokasi Puskesmas Jagir
Gambar 2.1 Denah Lokasi Puskesmas Jagir

5. Wilayah kelurahan :
a) Kelurahan Jagir
RW = 11, RT = 71
b) Kelurahan Darmo
RW = 10, RT = 92
c) Kelurahan Sawunggaling
RW = 12, RT = 86
2.4 DATA KEPENDUDUKAN
1. Jumlah Penduduk : 63.731 orang
a. Laki-laki : 31.414 orang
b. Perempuan : 32.317 orang
2. Jumlah Kepala Keluarga : 33306 orang
3. Jumlah Penduduk Miskin : 9.223jiwa
4. Jumlah peserta BPJS PBI : 6798 orang
5. Jumlah Penduduk menurut golongan umur

UMUR LAKI-LAKI PEREMPUAN Jumlah Total
0 - 1 tahun 819 803 1,622
1 - 4 tahun 1,683 1,599 3,282
5 - 6 tahun 937 894 1,831
7 - 12 tahun 2,696 2,555 5,251
13 - 14 tahun 468 478 946
15 - 64 tahun 23,177 24,052 47,229
> 65 tahun 1,634 1,936 3,570
JUMLAH 31,414 32,317 63,731

1. Jumlah bayi : 1.622 bayi
2. Jumlah Anak Balita (1 - 4 tahun) : 3.282 anak
3. Jumlah Wanita Usia Subur : 19. 123 orang
4. Jumlah Pasangan Usia Subur : 10.834 pasang
5. Jumlah Ibu Hamil : 901 orang
6. Jumlah Ibu Nifas : 860 orang
7. Jumlah Ibu Bersalin : 860 orang

2.5 DATA PENDIDIKAN
1. Jumlah Sekolah
No Data Sekolah Jumlah Sekolah
1 Taman Kanak - kanak 44 buah
2 SD / MI 19 buah
3 SLTP / MTs 11 buah
4 SMU / MA/ SMK 9 buah
5 Akademi 2 buah
6 Perguruan Tinggi 2 buah
7 Jumlah Ponpes 3 buah

2. Jumlah siswa :
No Data Siswa Jumlah Siswa
1 Taman Kanak - kanak 2204 Siswa
2 SD / MI 6168 Siswa
3 SLTP / MT 3885 Siswa
4 SMU / MA 2530 Siswa
5 Ponpes 1200 Santri

2.6 DERAJAT KESEHATAN
1. Jumlah kematian ibu : 0 orang
2. Jumlah kematian perinatal : 1 bayi
3. Jumlah kematian neonatal : 1 bayi
4. Jumlah lahir mati : 0 bayi
5. Jumlah lahir hidup : 744bayi
6. Jumlah kematian bayi : 2 bayi
7. Jumlah kematian balita : 0 balita
8. Jumlah kematian semua umur :4 orang

2.7 DATA SOSIAL EKONOMI
No Pekerjaan Kelurahan Total
Penduduk Jagir Darmo Sawunggaling
1 Pegawai negeri Sipil 135 498 3.677 636.677
2 TNI 75 192 7136 7403
3 POLRI 7 43 94 144
4 Swasta 11035 383 11013 22431
5 Pensiunan / 146 130 0 276
Purnawirawan
6 Wiraswasta 1476 837 1644 3957
7 Petani / peternak 0 0 0 0
8 Pelajar / Mahasiswa 4348 3978 0 8326
9 Buruh /tukang 706 0 0 0
10 Pedagang 329 4848 0 706
11 Ibu Rumah tangga 3891 703 0 0
12 Belum bekerja 2501 665 0 5177

2.8 DATA SARANA KESEHATAN

No Data Sarana Jumlah Sarana Total
Kesehatan Jagir Darmo Sawunggaling
1. Rumah Sakit 2 1 0
Pemerintah 3
2. Rumah Sakit 3 2 1
swasta 6
3. Rumah Bersalin 0 0 0
0
4. Puskesmas 1 0 1
Pembantu 2
5. Puskesmas 6 0 5
Keliling 11
6. Poskeskel 0 1 1
2
7. Poliklinik/Balai 3 3 1
Pengobatan
swasta 7
8. Praktek 10 8 1
Dokter/Dokter
gigi swasta 19
9. Praktek Bidan 5 0 3
Swasta 8
10. Praktek Perawat 0 0 0
Swasta 0
11. Apotek 8 10 4
22
12. Laboratorium 6 3 3
Klinik 12

2.9 PERAN SERTA MASYARAKAT

No Peran Serta Jumlah Total
Masyarakat Jagir Darmo Sawunggaling
1. Dukun Bayi 0 0 0 0
2. kader Posyandu 147 75 175 397
Balita
3. Kader Poskesdes / 5 5 15 25
kelurahan
4. kader Tiwisada 0 0 0 0
5. Guru UKS 0 0 0 40
6. Santri Husada 0 0 0
7. Kader Lansia 30 25 25 80
8. Kader Posbindu 6 8 14 28
9. kelompok batra 0 0 0 0
10. Posyandu Balita 29 15 35 79
11. Poskesdes / 1 1 1 3
poskeskel
12. Poskestren 2 0 0 2
13. Pos UKK 0 0 0 0
14. Saka Bhakti 0 0 0 0
Husada
15. Organisasi 0 0 0 0
Masyarakat/LSM
peduli kesehatan
16. Panti Asuhan 1 1 0 2
17. Panti Wreda 0 0 0 0
18. Posyandu Lansia 6 5 7 18
19. Posbindu 5 9 8 22
20. UKBM lainnya / 1 0 0 1
Posyandu Remaja
21. Kader Kes.jiwa 0 1 4 5
22. Posyandu Pratama 0 1 4 5
23. Posyandu Madya 3 5 20 28
24. Posyandu 24 7 7 38
Purnama
25. Posyandu Mandiri 2 2 5 9
26. Posyandu Balita 79

2.10 KONDISI INTERNAL PUSKESMAS
Program kegiatan Puskesmas
Puskesmas Jagir merupakan Pusat Kesehatan Masyarakat berada di tingkat

kecamatan, berdiri pada tahun 1960. Puskesmas Jgair berkedudukan di Jalan

Bendul Merisi No. 1 Surabaya dengan program kegiatan sebagai berikut :
Upaya kesehatan masyarakat tingkat pertama :
1) Upaya kesehatan masyarakat esensial :
a) Pelayanan promosi kesehatan dan UKS
b) Pelayanan kesehatan lingkungan
c) Pelayanan gizi
d) Pelayanan kesehatan ibu, anak dan keluarga berencana
e) Pelayanan pencegahan dan pemberantasan penyakit menular
f) Pengobatan
2) Upaya kesehatan masyarakat pengembangan :
a) Pelayanan rawat inap
b) Layanan kesehatan lansia
c) Pelayanan kesehatan indera
d) Pelayanan kesehatan telinga
e) Pelayanan kesehatan jiwa
f) Pelayanan kesehatan olah raga
g) Pelayanan kesehatan gigi masyarakat
h) Perawatan kesehatan masyarakat
i) Bina kesehatan tradisional
j) Pemberdayaan masyarakat dalam PHBS
k) Pengembangan UKBM
l) Pojok gizi
m) Pelayanan pemeriksaan kesehatan murid melalui pemeriksaan HB

dan golongan darah
n) Pelayanan deteksi dini kelainan THT pada murid
o) Pelayanan kesehatan reproduksi dan kesehatan jiwa remaja pada

murid sekolah
p) Sarana bermain anak balita berupa play ground
3) Upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama :
a) Rawat jalan pagi :
(1) Unit Pengobatan Umum
(2) Unit KIA / KB
(3) Unit Pengobatan Gigi
(4) Unit Laboratorium
(5) Klinik spesials : Gigi dan kandungan (Pelayanan pembuatan gigi

palsu Khusus Pasien BPJS
(6) Klinik Gizi
(7) Klinik Sanitasi
(8) Klinik PTRM
(9) Pelayanan farmasi
(10) Pelayanan laboratorium

b) Rawat jalan sore :
(1) Unit Pengobatan Umum
(2) Unit Pengobatan Gigi
(3) Pelayanan farmasi
c) Pelayanan gawat darurat 24 jam
d) Rawat Inap Umum, Bersalin dan BBLR

2.11 Sumber Daya Manusia
No Jenis Tenaga PNS Non PNS
1. Dokter umum 4 3
2 Dokter Spesialis Obgyn 1 -
3 Dokter Spesialis Anak 1 -
4 Dokter gigi 3 1
5 Dokter gigi spesialis 2 -
6 Sarjana Kesehatan Masyarakat - 1
7 Bidan 6 14
D 3 Kebidanan 6 9
Bidan Kelurahan - 3
8 Perawat 15 3
SPK 2 -
D3 Keperawatan 8 2
S1 Keperawatan 3 1
9 Perawat Gigi 2 -
10 Sanitarian 1 -
11 Nutrisonis 1 -
12 Apoteker 1 1
13 Ass. Apoteker - 2
14 Analis Laboratorium 2 -
15 Tenaga Administrasi/Pndftrn 1/ 2 2/4
16 Sopir Ambulance 1 2
17 Kebersihan / Penjaga - 4/5
18 Pembantu Bidan 5 -
19 Petugas IT/ Listrik - 1/1
20 Pembantu BPG 2 -
21 Psikolog - 1
22 Tenaga Strategis Lainnya (lab Gigi ) 1 -
23 Atem - 1
Jumlah Total 51 46
2.11 Data Sasaran

No Sasaran Jumlah

1 Balita 4093

2 Anak sekolah SMA sederajad 2530

3 Bayi lahir hidup 811

4 Murid SD/MI kelas 1 903

5 Wanita Usia Subur 19123

6 Bumil 901

2.12 IDENTITAS PROGRAM
a. Nama Program : Pogram Pelayanan Usia Lanjut
b. Nama Pemegang Program : Dodik Eko Lissetiyawan
c. Pelaksanaan Kegiatan :
 Tahapan pelayanan di posyandu lansia

MEJ KEGIATAN SARANA PELAKSANA
A

1 Pendaftaran Meja, kursi, ATK, KMS, Kader
register
2 Penimbangan BB, Meja, kursi, ATK, timbangan Kader
pengukuran TB
3 Pemeriksaan Meja, kursi, ATK, Tensi Petugas dibantu kader
kesehatan ,tek Meter, Stetoskop
darah, dll
4 Pemeriksaan Lab Meja, Kursi, KMS, ATK, Alat Petugas dibantu kader
( gula darah, uric Pemeriksaan ( gula darah
acid, kolesterol ) acak, kolesterol, uric acid )
5 Penyuluhan/ Meja, kursi, leaflet, Sound Petugas dibantu kader
konseling Sistem.

 Penggolongan kelompok posyandu lansia
1. Pratama, nilai < 40
2. Madya, nilai 40 – 59
3. Purnama , nilai 60 - 79
4. Mandiri, 80 - 100
Puskesmas Jagir memiliki 18 posyandu Lansia. Kegiatan Posyandu Lansia dilaksanakan tiap
bulan 4 kali, akan tetapi petugas datang 2 kali ( 12 kelompok ), 1 kali ( 6 kelompok ) dalam sebulan.
Posyandu Lansia mendapatkan uang PMT Lansia dari Dinas Kesehatan Surabaya, Posyandu Lansia
mendapat PMT Lansia (17 Posyandu), serta transport kader lansia ( 16 Kelompok ), yangb belum
mendapat PMT dan trasnsport kader hanya 1 kelompok.
Hasil telaah kemandirian Posyandu Lansia Puskesmas Jagir : Dengan nilai 65 -73, Jadi
Posyandu Lansia Puskesmas Jagir Masuk Strata Purnama (18 Posyandu).
2.12.1 Data Khusus
Puskesmas Jagir memiliki 18 Posyandu Lansia yeng tersebar di tiga kelurahan, kelurahan Jagir,
Darmo, dan Sawunggaling
Seluruh Posyandu Lansia di kunjungi tiap bulan.
2.12.2 Standar Pelayanan
Telah mempunyai SK Lansia. Kerangka Acuan Kegiatan, SOP, dan Daftar Tilik.
2.12.3 Data Ketenagaan
Pembinaan Posyandu Lansia dilaksanakan oleh tenaga : Perawat dan Bidan Kelurahan.
Tapi tenaga kesehatan yang lain seperti Dokter Umum, Dokter Gigi, Psikologi, Apoteker, Kesehatan
Masyarakat serta Rekam Medik tetap dilibatkan untuk mendukung kegiatan posyandu lansia.
2.12.4 Data Sarana Prasarana
Hampir semua kelompok memiliki meja dan kusri untuk mendukung kegiatan. Tidak semua
Posyandu Lansia telah memiliki timbang badan, tensi meter, alat check laborat sederhana ( Gukosa,
asam Urat, dan Cholesterol).
2.12.5 Hasil Kegiatan Program Pelayanan Lanjut Usia
Hasil telaah mandiri dari pelaksanaan kegiatan posyandu Lansia di Puskesmas Jagir tahun 2016,
didapatkan masih ada beberapa kelompok yang tidak dikunjungi petugas dalam satu bulan, yang
berakibat tidak dilakukan pemeriksaan, penyuluhan dan pemeriksaan lab sederhana di posyandu
lansia tersebut.

BAB III

MASALAH DAN PEMECAHAN MASALAH

3.1. Identifikasi Masalah
Berdasarkan hasil pencapaian kegiatan sebelumnya, permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan
program ini antara lain:
3.1.1. Cakupan jumlah pra usila dan usila baru yang dilayani kesehatannya masih rendah
3.1.2. Jumlah frekuensi pembinaan Posyandu Lansia belum memenuhi target

3.2. Tabel Identifikasi Masalah
No Program Target Pencapaian Kesenjangan
1. Jumlah pra usila dan 78 % Dari 61 % 17 %
usila baru yang dilayani 13738 = 6535
kesehatannya 10716
1. Frekuensi Pembinaan 100 % 80,83 % 19,17 %
Posyandu Lansia Dari 120x 97x

3.3. Menetapkan Urutan Prioritas Masalah dengan U-S-G

N Kriteria Masalah
o I II
1. Urgency (U) 2 4
2. Seriousness (S) 2 4
3. Growth (G) 1 1
Total (U x S x G) 4 16

Prioritas urutan masalah berdasarkan U-S-G adalah:
1. Frekuensi pembinaan Posyandu Lansia
2. Jumlah pra usila dan usila baru yang dilayani kesehatannya

3.4. Analisis Penyebab dan Pemecahan Masalah

No Masalah Penyebab Masalah Alternatif Pemecahan Pemecahan Masalah
Masalah Terpilih
1. Jumlah Frekuensi 1. Jadwal petugas 1. Meningkatkan Penambahan
Pembinaan untuk membina Koordinasi dengan pegawai
Posyandu lansia bersamaan petugas program yang
dengan jadwal lain
program yang
lainnya
2. Petugas Pembina, 2. Penambahan pegawai
masuk jaga shift
2. Cakupan pra lansia 3. Ketertiban 3. Menertibkan Menertibkan
dan lansia baru pencatatan pencatatan pelayanan pencatatan pelayanan
dilayani 4. Kurangnya kesehatan lansia kesehatan lansia
kesehatannya koordinasi antar 4. Meningkatkan
unit koordinasi antar unit
BAB IV
RENCANA USULAN KEGIATAN
Berikut ini rencana usulan kegiatan yang akan dilaksanakan pada program pelayanan usia lanjut :
UPAYA KEBUTUHAN SUMBER DAYA INDIKATOR SUMBER
NO KEGIATAN TUJUAN SASARAN TARGET
KESEHATAN DANA ALAT TENAGA KEBERHASILAN PEMBIAYAAN

Pelayanan - Pelayanan Usia lanjut dan 78 % - - APD Tenaga UKP 1. Tercatatnya jumlah -
1 Usia Lanjut Kesehatan konsultasi dan pra usia lanjut - Stetoskop di cakupan pra lansia
pengobatan pada yang periksa - Tensimeter Puskesmas dan lansia baru yang
pra lansia dan ke puskesmas - Pengukur Jagir dilayani
lansia Jagir TB kesehatannya
- Meningkatkan - Pengukur 2. Target tercapai
cakupan pra BB
lansia dan lansia - Penlight
baru yang - Otoskop
dilayani - Obat
kesehatannya -obatan
Posyandu Meningkatkan Kelompok 100 % - - APD Dokter, Target tercapai -
Lansia derajat kesehatan posyandu - Stetoskop Dokter Gigi,
( Pemeriksaan lansia di lansia wilayah - Tensimeter Perawat,
dan masyarakat Puskesmas - Pengukur Bidan,
Penyuluhan ) Jagir TB Psikolog,
- Pengukur Apoteker,
BB Kesehatan
- Materi Masyarakat,
- Alat Priksa Rekam
GCU Medis
- Leaflet
- KMS
Lansia
- Meja, kursi
Pembagian Meningkatkan Kelompok 100 % - Setiap - Pelaporan Kader Target tercapai APBD
PMT di derajat kesehatan posyandu 4x / bulan anggota SPJ
Posyandu lansia lansia wilayah Rp. 28.000
Lansia Puskesmas untuk 4x
Jagir kegiatan
- Transport
Kader Rp.
56.400 /
kader
Pertemuan - Meningkatkan Kader 100% - - Sound PJ. Lansia, Target tercapai
Kader Koordinasi Posyandu 1x / bulan system Bidan
- Penyerahan Lansia Di - Meja kelurahan
dana PMT Wilayah Kerja - Kursi
Puskesmas - ATK
jagir
BAB V
RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN

Berikut ini rencana pelaksanaan kegiatan yang akan dijalankan pada program pelayanan usia lanjut:
UPAYA KEBUTUHAN SUMBER DAYA INDIKATOR SUMBER
NO KEGIATAN TUJUAN SASARAN TARGET
KESEHATAN DANA ALAT TENAGA KEBERHASILAN PEMBIAYAAN

Pelayanan - Pelayanan Usia lanjut dan 78 % - - APD Tenaga UKP 1. Tercatatnya jumlah -
1 Usia Lanjut Kesehatan konsultasi dan pra usia lanjut - Stetoskop di cakupan pra lansia
pengobatan pada yang periksa - Tensimeter Puskesmas dan lansia baru yang
pra lansia dan ke puskesmas - Pengukur Jagir dilayani
lansia Jagir TB kesehatannya
- Meningkatkan - Pengukur 2. Target tercapai
cakupan pra BB
lansia dan lansia - Penlight
baru yang - Otoskop
dilayani - Obat
kesehatannya -obatan
Posyandu Meningkatkan Kelompok 100 % - - APD Dokter, Target tercapai -
Lansia derajat kesehatan posyandu - Stetoskop Dokter Gigi,
( Pemeriksaan lansia di lansia wilayah - Tensimeter Perawat,
dan masyarakat Puskesmas - Pengukur Bidan,
Penyuluhan ) Jagir TB Psikolog,
- Pengukur Apoteker,
BB Kesehatan
- Materi Masyarakat,
- Alat Priksa Rekam
GCU Medis
- Leaflet
- KMS
Lansia
- Meja, kursi
Pembagian Meningkatkan Kelompok 100 % - Setiap - Pelaporan Kader Target tercapai APBD
PMT di derajat kesehatan posyandu 4x / bulan anggota SPJ
Posyandu lansia lansia wilayah Rp. 28.000
Lansia Puskesmas untuk 4x
Jagir kegiatan
- Transport
Kader Rp.
56.400 /
kader
Pertemuan - Meningkatkan Kader 100% - - Sound PJ. Lansia, Target tercapai
Kader Koordinasi Posyandu 1x / bulan system Bidan
- Penyerahan Lansia Di - Meja kelurahan
dana PMT Wilayah Kerja - Kursi
Puskesmas - ATK
jagir
BAB VI

PENUTUP

POA tahunan ini dibuat sebagai kerangka acuan dalam melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan
bagi usia lanjut, dengan adanya POA diharapkan pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik.

Surabaya,
Mengetahui, Penyusun,
Kepala Puskesmas Jagir

dr. SRI PENI TJAHJATI Dodik Eko Lissetyawan
Pembina Utama NIP. 19820903 200801 1 004
NIP. 19561219 198412 2 001