You are on page 1of 12

1.

PENGERTIAN KEPERAWATAN

Perawat adalah mereka yang memiliki kemampuan dan kewenangan melakukan
tindakan keperawatan berdasarkan ilmu yang dimilikinya yang diperoleh melalui
pendidikan keperawatan ( UU Kesehatan No. 23, 1992 ).

Menurut Effendy (1995) keperawatan adalah pelayanan esensial yang diberikan oleh
perawat terhadap individu, keluarga dan masyarakat. Pelayanan yang diberikan adalah
upaya mencapai derajat kesehatan semaksimal mungkin sesuai dengan potensi yang
dimiliki dalam menjalankan kegiatan dibidang promotif, preventif, kuratif dan
rehabilitative dengan menggunakan proses keperawatan.

2. SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN ( NASIONAL )
Sejarah perkembangan keperawatan di Indonesia telah banyak dipengaruhi oleh
colonial penjajah diantaranya Jepang, Belanda dan Inggris. Dalam perkembangan di
Indonesia di bagi menjadi dua masa diantaranya :

a. masa sebelum kemerdekaan, pada masa itu negara Indonesia masih dalam
penjajahan Belanda. Perawat berasal dari Indonesia disebut verpleger
dengan dibantu oleh zieken oppaser sebagai penjaga orang sakit, perawat
tersebut pertama kali bekerja di rumah sakit Binnen Hospital yang terletak
di Jakarta pada tahun 1799 yang ditugaskan untuk memelihara kesehatan staf
dan tentara Belanda, sehingga akhirnya pada masa Belanda terbentuklah dinas
kesehatan tentara dan dinas kesehatan rakyat. Mengingat tujuan pendirian
rumah sakit hanya untuk kepentingan , maka tidak diikuti perkembangan
dalam keperawatan. Kemudian pada masa penjajahan Inggris yaitu reflex, mereka
memperhatikan kesehatan rakya dengan moto kesehatan adalah milik manusia
dan pada saat itu pula telah diadakan berbagai usaha dalam memelihara kesahatan
diantaranya usaha pengadaan pencacaran secara umum, membenahi cara
perawatan pasien dengan gangguan jiwa dan memperhatikan kesehatan pada para
perawat.

kemudian pada tahun 1962 telah dibuka pendidikan keperawatan setara dengan diploma. Kepercayaan terhadap animism. penyebaran agama-agama besar dunia serta kondisi kondisi social ekonomi masyarakat. Dukun dianggap lebih mampu untuk mencari. b. masa setelah kemerdekaan. Sementara itu . Yogyakarta. Pada tahun 1942-1945 terjadi kekalahan tentara sekutu dan kedatangan tentara Jepang. disebabkan masyarakat lebih mempercayai dukun untuk mengobati dan merawat penyakit. dan mengatasi Roh yang masuk ketubuh orang sakit.didirikan rumah sakit Stadsverband. Perkembangan keperawatan mengalami kemudaran. kemudian diikuti rumah sakit milik swasta. termasuk yang kita ketahui saat ini. maka menjadi sebuah Fakultas Ilmu keperawatan dan beberapa tahun kemudian diikuti berdirinya pendidikan keperawatan setingkat S1 di berbagai univeisitas di Indonesia seperti di Bandung. kemudian pada tahun 1919 rumah sakit tersebut pindah ke Salemba dan sekarang dikenal dengan nama RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo). pada tahun 1949 telah banyak rumah sakit yang didirikan serta balai pengobatan dan dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan pada tahun 1952 didirikan sekolah perawat. a. Beberapa rumah sakit dibangun khususnya di Jakarta yaitu pada tahun 1819. SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN ( INTERNASIONAL ) Merawat orang sama tuanya dengan keberadaan umat manusi. tidak dapat dipiahkan dan sangat di pengaruhi oleh perkembangan struktur dan kemajuan peradaban manusia. Oleh karna itu perkembangan keperawatan. Perkembangan keperawatan masa sebelum masehi Pada masa sebelum masehi perawatan belum begitu berkembang. Surabaya dan lain-lain 3. mengetahui. Pada tahun 1985 untuk pertama kalinya dibuka pendidikan keperawatan setingkat dengan sarjana yang dilaksanakan di Universitas Indonesia dengan nama Program Studi Ilmu Keperawatan dan akhirnya dengan berkembangnya Ilmu Keperawatan. Demikian juga di mezir yang bangsanya masih menyembah Dewa Iris agar dapat disembuhkan dari penyakit.

menetapkan standar manajemen rumah sakit. meyakinkan bahwa okupasional dan rekreasi merupakan suatu terapi bagi orang sakit. yaitu tempat penampungan orang yang membutuhkan pertolongan terutama bagi orang- orang sakit yang memerlukan pertolongn dan perawatan. agama Kristen mulai berkembang. Pengaruh agama islam terhadap perkembangan keperawatan tidak terlepas dari keberhasilan Nabi Muhammad SAW menyebarkan agama islam. b. Memasuki abad VII masehi agama islam tersebar keberbagai pelosok Negara. Meyakinkan bahwa keperawatan berdiri sendiri dan berbeda dan berbeda dengan profesi kedokteran dan menekankan kebutuhan pendidikan berlanjut bagi perawat. yaitu: kesehatan dan penyakit. Kontribusi Florence nightingle bagi perkembangan keperawatan adalah menegaskan bahwa nutrisi merupakan satu bagian penting dari asuhan keperawatan. Pada masa itu keperawatan mengalami kemajuan yang berarti. mengembangkan suatu standar okupasi bagi klien wanita. bangsa cina menganggap penyakit disebabkan oleh setan atau makhluk halus dan akan bertambah parah jika orang lain menyentuh orang sakit tersebut.mengidentifikasi kebutuhan personal klien dan peran perawat untuk memenuhinya. Perkembangan keperawatan masa setelah masehi Kemajuan peradaban manusia dimulai ketika manusia mengenal agama. Penyebaran agama sangat mempengaruhi perkembangan peradaban manusia. yang mendirikan xenodehoeum atau hospes (latin). Ini dapat dilihat pada masa pemerintah Lord Constantine. Pada masa itu d jazirah arab berkembang pesat ilmu pengetahuan . 2) Perkembangan keperawatan masa penyebaran Islam Pada pertengahan abad IV masehi. menetapkan 2(dua) komponen keperawatan. 1) Perkembangan keperawatan masa penyebaran Kristen Pada permulaan masehi. mengembangkan pendidikan keperawatan. seiring dengan kepesatan perkembangan agama Kristen. agama islam mulai berkembang. sehingga berdampak positif terhadap perkembangan keperawatan.

eksplorasi. air dan lingkungan berkembang secara pesat. telah mengubah sifat pelayanan keperawatan dari pelayanan fokasional yang hanya berdasarkan keterampilan belaka kepada pelayanan professional yang berpijak pada penguasaan iptek keperawatan dan spesialisasi dalam pelayanan keparawatan. Pada masa itu telah terjadi kemunduran terhadap perkembangan keperawatan. sehingga derajat seorang perawat turun sangat derastis dipandangan masyarakat saat itu. hygiene dan obat-obatan. peningkatan status ekonomi masyarakat. struktur dan orientasi masyarakat mengalami perubahan. sehingga tenaga perawat sangat jauh berkurang. 4. Prinsip-prinip dasar perawatan kesehatan seperti : pentingnya menjaga kebersihan makanan. 4) Perkembangan keperawatan masa Inggris Perkembangan keperawatan di inggris sangat penting untuk kita pahami. Profesi keperawatan tersebut pertama kali dijabarkan oleh Hall . dari orientasi kepada agama berubah menjadi orientasi kepada kekuasaan. kesadaran masyarakat akan kebutuhan kesehatan mengakibatkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya hidup sehat dan melahirkan tuntutan akan pelayanan kesehatan yang berkualitas. karena inggris melalui Florence nightingle telah membuka jalan bagi kemajuan dan perkembangan keperawatan yang kemudian diikuti oleh negara-negara lain. untuk memenuhi kekurangan tersebut maka digunakanlah bekas wanita jalanan (WTS) yang telah bertobat. 5) Trend keperawatan sekarang dan masa depan Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi disegala bidang termasuk bidang kesehatan. Pergeseran akan fenomena tersebut. Tokoh keperawatan yang terkenal dari dunia arab pada masa tersebut adalah “Rafida”. ilmu kimia. dimana gereja dan tempat-tempat ibadah di tutup. yaitu : perang. Sejarah Ilmu Keperawatan Proses keperawatan merupakan 5 tahap yang konsisten sesuai dengan perkembangan profesi keperawatan. seperti : ilmu pasti. 3) Perkembangan keperawatan masa kekuasaan Pada permulaan abad XVI. kekayaan serta semangat kolonialisme.

Dengan berkembangnya waktu. 5. Pada tahun 1967. Keperawatan Sebagai Profesi. Pada tahun 1967. dalam konteks bahasan ini konsumen sebagai penerima jasa pelayanan keperawatan professional. edisi pertama proses keperawatan dipublikasikan. Pada pertengahan tahun 1970-an. proses pelaksanaan dan proses evaluasi. spirit atau metode professional yang mencakup pendidikan dan kegiatan diberbagai kelompok okupasi yang angotanya berkeinginan menjadi professional. proses keperawatan telah dianggap sebagai suatu dasar hukum keperawatan. Bloch (1974). selain itu sebagai profesi keperawatan mempunyai otonomi dalam kewenangan dan tanggung jawab dalam tindakan serta adanya kode etik dalam bekerjanya kemudian juga berorientasi pada pelayanan . Menurut Webster profesi adalah pekerjaan yang memerlukan pendidikan yang lama dan menyangkut ketrampilan intelaktual. (1955). ANA (1977) menggunakan proses keperawatan sebagai suatu pedoman dalam pengembangan standar praktek keperawatan. Professional merupakan suatu proses yang dinamis untuk memenuhi atau mengubah karakteristik kearah suatu profesi. proses perencanaan. Kelly dan Joel. Profesi adalah suatu pekerjaan yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat dan bukan untuk kepentingan golongan atau kelompok tertentu. 1995 menjelaskan professional sebagai suatu karakter. Mundinger dan Jauron (1975) serta Aspinall (1976) menambahkan tahap diagnose sehingga menjadi 5 tahap proses. Keperawatan sebagai profesi merupakan salah satu pekerjaan di mana dalam menentukan tindakannya didasari pada ilmu pengetahuan serta memiliki keterampilan yang jelas dalam keahliannya. Kemudian sejak edisi kedua (1973) dipublikasikan tentang proses keperawatan semakin meningkat. Proses keperawatan telah digunakan sebagai suatu kerangka konsep kurikulum keperawatan. Yura dan Walsh menjabarkan menjadi 4 tahap proses yaitu proses pengkajian. Profesi sangat mementingkan kesejahteraan orang lain. Roy (1975).

Asumsi dasar model ini adalah: 1. berpedoman pada standar keperawatan. apoteker. kelompok atau masyarakat. keperawatan. Konsep dan Teori dalam Keperawatan Teori keperawatan pada dasarnya terdiri atas empat konsep yang berpengaruh dan menentukan kualitas praktik keperawatan. . dokter gigi dan lain-lain.  Sister Calista Roy: Model Adaptasi Roy Sister Calista Roy mengembangkan model adaptasi keperawatan pada tahun 1964. Seseorang dikatakan sehat jika mampu berfungsi untuk memenehi kebutuhan biologis. maka keperawatan keperawatan dapat dikatakan sebagai profesi yang sejajar dengan profesi dokter. Berdasarkan penggunaan asuhan keperawatan dalam praktek keperawatan ini. akan tetapi pengertian dan hubungan antara konsep ini berbeda anatar teori yang satu dengan teori yang lain. Bentuk asuhan keperawatan ini sendiri merupakan suatu proses dalam praktek keperawatan yang langsung diberikan kepada klien pada berbagai tatanan pelayanan kesehatan. Model ini banyak digunakan sebagai falsafah dasar dan model konsep dalam pendidikan keperawatan. dengan melalui pemberian asuhan keperawatan kepada individu.Individu adalah makhluk biopsikososial sebagai satu kesatuan yang utuh. Dengan demikian keperawatan dapat dikatakan sebagai profesi karena memiliki : 6. dengan menggunakan metodologiproses keperawatan. Meskipun keempat konsep digunakan pada setiap teori keperawatan. Praktek keperawatan juga merupakan tindakan mandiri perawat professional melalui kerjasama berbentuk kolaborasi dengan pasien dan tenaga kesehatan lainnya dalam memberikan asuhan keperawatan sesuai dengan lingkup wewenang dan tanggung jawabnya. konsep sehat-sakit dan konsep lingkungan. dilandasi etik keperawatan dalam lingkup wewenang serat tanggung jawab kepeawatan. Berikut ini diuraikan beberapa teori keperawatan. psikologis dan sosial. Model adaptasi Roy adalah sistem model yang esensial dalam keperawatan. yaitu konsep manusia.

pengaturan sushu. 4. 1984. tidur dan istirahat. Menurut Roy. baik yang bersifat positif maupun negative untuk dapat beradaptasi. norma.Setiap individu berespons terhadap kebutuhan fisiologis. Kemampuan beradaptasi seseorang dipengaruhi oleh tiga komponen. keseimbangan cairan dan elektrolit. Singkatnya Roy menegaskan bahwa individu adalah makhluk biopsikososial sebagai satu kesatuan utuh yang memiliki mekanisme koping untuk beradaptasi terhadap perubahan lingkungan.. Menurutnya. dkk. Sehat adalah suatu keadaan atau proses dalam menjaga integritas diri. Kemandirian lebih difokuskan pada kebutuhan akan kemampuan melakukan interaksi sosial termasuk kebutuhan akan dukungan orang lain. Kebutuhan akan konsep diri yang positif berfokus pada persepsi diri yang meliputi kepribadian. kebutuhan akan konsep diri yang positif. makanan. 3.Individu selalu berada pada rentang sehat sakit.Setiap orang selalu menggunakan koping. C. kemampuan untuk hidup mandiri atau kemandirian serta kebutuhan akan kemampuan melakukan peran dan fungsi secara optimal utnuk memelihara integritas diri. Roy mendefenisikan lingkungan sebagai semua yang ada disekeliling kita dan berpengaruh terhadap perkembangan manusia. kebutuhan fisiologis meliputi oksigenisasi dan sirkulasi. kondisi dan situasi yang ada serta keyakinan dan pengalaman dalam beradaptasi.2. hormonal dan fungsi sensori. . Menurutnya. Peran dan fungsi optimal lebih difokuskan pada perilaku individu dalam menjalankan peran dan fungsi yang diembannya (Rambo. 1989). yang berhubungan erat dengan keefektifan koping yang dilakukan untuk memelihara kemampuan beradaptasi. etika dan keyakinan seseorang. yaitu penyebab utama terjadinya perubahan. peran perawat adalah membantu pasien beradaptasi terhadap perubahan yang ada. dikutip dari Taylor. respon yang menyebabkan penurunan integritas tubuh menimbulkan adanya suatu kebutuhan dan menyebabkan individu berespons terhadap kebutuhan tersebut melalui upaya atau perilaku tertentu.

filosofi. Jalan hidup seseorang berbeda dengan orang lain.  Teori Dorothy E. Teori ini berfokus pada proses kehidupan manusia. Seseorang diakatan sehat jika mampu berespon adaptif baik fisik.Manusia diciptakan sebagai karakteristik dan keunikan tersendiri. Asumsi dasar teori Roger tentang manusia adalah: 1. Lingkungan termasuk masyarakat adalah sistem eksternal yang berpengaruh terhadap perilaku seseorang. Johnson Dorthy E.Manusia berinteraksi langsung dengan lingkungan disekelilingya. Asuhan keperawatan dilakukan untuk membantu kesimbangan individu terutama koping atau cara pemecahan masalah yang dilakukan ketika ia sakit . emosi dan sosial terjadap lingkunagn internal dan eksternal dengan harapan dapat memelihara kesehatannya. mental.Kehidupan setiap manusia adalah sesuatu yang unik. astronomi. sosiologi. 3. lingkungan adalah segala hal yang beredar di luar diri individu. Misalnya dalam hal sifat dan emosi. 5. Johnson meyakini bahwa asuhan keperawatan dilakukan untuk membantu individu memfasilitasi tingkah laku yang efektif dan efisien untuk mencegah timbulnya penyakit. Teori Martha E. Roger Teori Roger didasarkan pada pengetahuan tentang asal usul manusia dan alam semesta seperti antropologi.Manusia adalah kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lain. 2. Menurutnya. Menurutnya kehidupan seseorang dipengaruhi alam sebagai lingkungan hisup manusia dan pula pertumbuhna dan perkembangan seseorang. perkembangan sejarah dan mitologi.Perkembangan manusia dapat dinilai dari tingkah lakunya. Manusia adalah makhluk yang utuh dan terdiri dari 2 sistem yaitu sistem biologi dan tingkah laku tertentu. Secara singkat dapat disimpulkan bahwa teori Roger berfokus pada manusia sebagai satu kesatuan yang utuh dalam siklus kehidupannya. 4. agama.

memelihara kesehatan dan kesejahteraannya. Ada 3 prinsip dalam keperawatan diri sendiri atau perawatan mandiri. aktifitas dan istirahat. perawatan mandiri dilakukan karena adanya masalah kesehatan atau penyakit untuk pencegahan dan peningkatan kesehatan. Oleh karena itu teori ini dikenal sebagai Self Care atau Self Care Defisit Teori. menentukan kapan seseorang membutuhkan bantuan atau pertolongan. Pertama. Pertama. perawat dan pasien saling berkolaborasi dalam melakukan tindakan keperawatan. mencegah trauma serta kebutuhan hidup lainnya. eliminasi. memperhatikan respon pasien. Kedua. area kerja perawat adalah membina dan mempertahankan hubungan terapeutik antara perawat dan pasien. asuhan keperawatan dilakukan dengan keyakinan bahwa setiap orang mempunyai kemampuan untuk merawat diri sendiri sehingga membantu individu memenuhi kebutuhan hidup. yaitu agar tingkah lakunya sesuai dengan tuntutan dan harapan masyarakat. bermanfaat bagi dirinya dan orang lain atau produktif serta mampu mengatasi masalah kesehatan yang lainnya.  Teori Dorothea E. Ketiga. Menurut Orem. . Menurutnya. air makanan. Menurut Johnson ada 4 tujuan asuhan keperawatan kepada individu. Oleh karena itu terdapat 3 angkatan dalam asuhan keperawatan mandiri. memberi pertolongan langsung kepada individu dan keluarga serta bekerjasama dengan tenaga kesehatan lain Asuhan keperawatan mandiri dilakukan dengan memperhatikan tingkat ketergantungan atau kebutuhan dna kemampuan pasien. perawatan mandiri yang dilakukan bersifat holistic meliputi kebutuhan oksigen. perawat memberi perawatan total ketika pertama kali asuhan keperawatan dilakukan karena tingkat ketergantungan pasien yang tinggi. Kedua. mampu beradaptasi terhadap perubahan fungsi tubuhnya. Orem Menurut Orem. Ketiga. perawat dibutuhkan ketika seseorang membutuhkan asuhan keperawatan karena ketidakmampuan untuk merawat diri sendiri. perawatan mandiri yang dilakukan harus sesuai dengan tumbuh kembang manusia. pasien merawat diri sendiri dengan bimbingan perawat.

 Model Betty Neuman Model Neuman berfokus pada individu dan respon atau reaksi individu terhadap stres termasuk faktor-faktor yang mempengaruhinya dan kemampuan adapatasi pasien. mencegah terjadinya reaksi tubuh karena adanya stresor serta mendukung koping pasien yang konstruktif. Penyebab stressor dapat berasal pada diri sendiri. Dalam kehidupan sehari-hari individu selalu berusaha mempertahankan dan memenuhi kebutuhan biologi. Pengaruh stressor pada seseorang tergantung pada tingkatan stresor. Sedangkan pencegahan tersier meliputi pengobatan rutin dan teratur serta pencegahan kerusakan lebih lanjut atau komplikasi dari suatu penyakit. Asumsi yang mendasari kerangka ini adalah: Asuhan keperawatan berfokus pada manusia termasuk berbagai hal yang mempengaruhi kesehatan seseorang. menyebabkan seseorang bereaksi untuk mempertahankan kesehatannya melalui mekanisme pemecahan masalah atau koping tertentu. Pencegahan primer meliputi tindakan keperawatan untuk mengidentifikasi adanya stresor. sekunder dan tersier. Pencegahan sekunder seperti tindakan keperawatan untuk mengurangi atau menghilangkan gejala penyakit atau reaksi tubuh lainnya karena adanya stresor. Menurut Neuman manusia merupakan system terbuka yang saling berinteraksi dengan lingkungan internal maupun eksternal yang dapat merupakan penyebab stress (stresor). 1) Kerangkan ini dikenal sebagai kerangka system terbuka. psikologi dan sosial cultural. dari luar individu atau karena interaksi dengan orang lain. Menurut Neuman asuhan keperawatan dilakukan untuk mencegah atau mengurangi reaksi tubuh akibat adanya stresor. lamanya stresor serta kemampuan dan keefektifan koping yang digunakan. Adanya stressor seperti penyakit misalnya. Peran ini disebut pencegahan penyakit yang terdiri dari pencegahan primer. .

 Sistem interpersonal. 3) Manusia selalu berinteraksi secara konstan terhadap lingkungan. 2. Asumsi dasar Teori Levine adalah : 1.Perawat bertanggung jawab untuk mengenali respon/reaksi dan perubahan tingkah laku serta perubahan fungsi tubuh pasien. kelompok. sistem pendidikan. konsep diri. Espon pasien terjadi ketika ia mencoba beradaptasi dengan perubahan lingkungan atau suatu penyakit. Konsep ini dapat berupa interaksi. . tempat dan waktu. 2) Tujuan asuhan keperawatan adalah kesehatan bagi individu. pertumbuhan dan perkembangan.Pasien membutuhkan pelayanan keperawatan atau kesehatan jika mempunyai masalah kesehatan. gambaran diri. dan masyarakat. inflamasi dan respons panca indra. Dalam kerangka konsep ini terdapat 3 sistem yang saling berinteraksi dan saling berhubungan erat  Kepribadian (personal sistem). Bentuk respon tersebut dapat berupa ketakutan. sistem pekerjaan dan kelompok sebaya Menurut King tujuan pemberian asuhan keperawatan dapat tercapai jika perawat dan pasien saling bekerjasama dalam mengidentifikasi masalah serta menetapkan tujuan bersama yang hendak dicapai.  Kepribadian seseorang dipengaruhi oleh persepsi.. perjanjian. Meliputi keluarga. Sistem interpersonal terbentuk karena hasil interaksi manusia. kelompok keagamaan.  Teori Myra E Levine Teori Levine berfokus pada interaksi manusia . Setiap individu mempunyai sistem kepribadiantertentu. komunikasi. stress. stress dan peran  Sistem sosial.

Bagi setiap individu. Intervensi keperawatan bertujuan untuk membantu meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit serta memperbaiki status kesehatan. Falsafah memberikan suatu gambaran atau pandangan terhadap suatu sistem nilai dan keyakinan. falsafah berperan dalam membantu seseorang memahami makna dari pengalaman hidup yang dijalaninya serta berfungsi sebagai penuntun dalam bersikap dan berperilaku. dan dipengaruhi oleh latar belakang budaya serta lingkungan. agam. . hubungan interpersonal. 3. yang selanjutnya digunakan untuk mengembangkan dan membangun suatu persepsi atau asumsi tertentu tentang kehidupan. Falsafah hidup seseorang berkembang melalui dari hasil belajar. pendidikan formal maupun informal.Fungsi perawat adalah melakukan intervensi keperawatan serta membina hubungan terapeutik.  Falsafah Falsafah biasanya diartikan sebagai suatu pandangan dan pengetahuan yang mendasar.