You are on page 1of 1

Yang terhormat, ibu sarni selaku kepala sekolah serta teman teman sekalian yang

saya sayangi dan saya banggakan

Assalamualaikum wr wb

Pertama tama mari kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT yang telah
memberikan rahmat serta hidayahnya kepada kita semua sehingga kita dapat
berkumpul di sempat ini. Kali ini saya menyampaikan beberapa hal mengenai
pentingnya meningkatkan minat baca bagi kita semua

Hadirin sekalian, Buku adalah jendela ilmu, begitulah kata pepatah. Namun
sayangnya, semboyan tersebut hanya dipergunakan sebagai penghias semata.
Pada kenyataannya, minat baca pada kalangan siswa masih memiliki tingkat
kesadaran yang rendah. Banyak orang yg menyepelehkan membaca karna menurut
mereka membaca itu menjenuhkan. Namun sebenarnya membaca memiliki banyak
sekali manfaat. Dengan membaca, berbagai hal kita dapat temukan secara tidak
terduka, baik itu informasi maupun inspirasi. Jika kita enggan membaca, maka bisa
dipastikan kita akan ketinggalan zaman, tidak tahu apa yg terjadi di dunia luar,
bahkan bisa jadi kita menjadi lebih mudah dibodohi bodohi orang lain. sebenarnya
pemerintah sudah berupaya meningkatkan minat baca pada masyarakat,
khususnya remaja, yaitu antara lain didirikan beberapa perpustakaan umum di
setiap daerah dan masih ditjnjang oleh perpustakaan keliling, dan ada juga upaya
yg dilakukan secara pribadi, kelompok masyarakat yg punya perhatian terhadap
perkembangan budaya literasi, dengan cara mendirikan kelompok baca, rumah
pintar, dsb, meski jumlahnya masih terbatas. Ini sebuah tantangan bagi kita.
Bagaimana mengupayakan sarana yg terbatas dengan hasil yg berkualitas.

Ironisnya, kalangan remaja lebih memilih memanfaatkan teknologi untuk
memuaskan diri dan bersenag senang. Hal ini bisa kita lihat dengan warkop warkop
yg penuh dengan game, dan perpustakaasn yg sepi. data survei Unesco
memperlihatkan Indonesia Punya budaya membaca terendah, yaitu sebesar 0,01
presen. Artinya, di Indonesia Dari 1000 orang Hanya 1 Yang Punya Minat baca. Di
negara negara tetangga, para Siswa di Tingkat SMA diwajibkan membaca buku
sastra. SEMENTARA di Indonesia TIDAK seperti ITU. Sepanjang Indonesia Merdeka,
kita hanya Menjadi bangsa Tanpa literasi, Dan DENGAN Mudah kitd Menjadi bangsa
pemarah, pencela Tanpa keleluasaan hati Dan dikurangi imajinasi! ini Benar Benar
menjadi sebuah tragedi bagi kita semua

Hadirin yg saya hormati, sebagai generasi penerus bangsa sudah sepatutnya kita
turut serta dalam mengembangkan Indonesia. Maka jatuh cintalah!vjatuh cintalah
pada buku, pada ilmu, dan pada Indonesia. Buku adalah sebaik-baiknya sahabat! Ia
bisa menasehati Tanpa kita merasa sakit hati. Ia bisa kita bawa Ke manapun kita
pergi.

Belajarlah, dan jangan berhenti belajar. Dalam perjalanan hidup anda, kualitas
pembelajaran anda akan menjadi pembeda utama dengan pesaing-pesaing anda.