UJIAN TENGAH SEMESTER TEKNIK PENDINGIN

SOAL 1

Jelaskan apa yang saudara ketahui tentang :

a) Jelaskan apa yang saudara ketahui tentaang system refrigerant dan
manfaat dari sistem refrigerasi
b) Jelaskan pengertian, syarat-syarat, dan jenis refrigerant yang saudara
ketahui
c) Jelaskan pendapat saudara jenis refrigerant mana yang lebih ramah
terhadap lingkungan (gunakan tiga atribut lingkungan yang anda
ketahui untuk menjelaskan pilihan anda tersebut)
d) Jelaskan dengan singkat pendapat anda mengenai penggunaan
hidrokarbon (HC) sebagai refrigerant untuk mesin pendingin

SOAL 2

Sebuah sistem pendingin menggunakan refrigerant jenis R-22 untuk beroperasi
pada temperature kondensasi 5a◦C dan temperature evaporasi -b◦C. Dalam system
tersebut dapat digunakan sub-cooling sebesar (1+a)K dan superheating sebesar
(5+b) K. Beban pendinginnya adalah 1a kW. Hitunglah :

a) Hitunglah massa refrigerant pada kondisi ideal dan actual (ada sub cool dan
superheat)
b) Prosentase kenaikan panas yang dibuang ke lingkungan
c) Prosentase kenaikan kerja compressor
d) Prosentase perubahan COP

SOAL 3

Sebuah system refrigerasi cascade beroperasi pada tekanan 1.a MPa dan 0.1b MPa
dengan fluida kerja R290 (Propana). Sistem bekerja pada kondisi ideal. Penukar
kalor secara counterflow pada tekanan 0.5a MPa. Jika beban pendinginnya adalah
1a kW, Hitunglah :

a) Jumlah panas yang dibuang oleh kondensor ke lingkungan (kW)
b) Beban Compressor (kW)
c) COP system

Mempunyai struktur kimia yang stabil. juga bila bercampur dengan udara. agar jumlah kalor yang diambil oleh evaporator dari ruangan jadi besar.Jawaban : SOAL 1 a) Sistem refrigerasi adalah proses penyerapan panas dari suau benda atau substansi dengan cara menurunkan suhunya dan mampu mempertahankan suhunya lebih rendah daripada suhu di sekelilingnya. diembunkan dan diuapkan. udara luar tidak dapat masuk ke dalam sistem. Tekanan kondensasi yang tinggi memerlukan kompresor yang besar dan kuat. Tidak beracun. Senyawa Hidrokarbon 4. Syarat refrigerant : 1. Mempunyai kalor laten uap yang besar. 5. Azeotrop 5. 2. juga pipanya harus kuat dan kemungkinan bocor besar. Tidak korosif terhadap logam yang banyak dipakai pada sistem refrigerasi dan air conditiioning. Golongan Halokarbon 2. R-12 . Mempunyai tekanan penguapan yang sedikit lebih tinggi dari 1 atmosfir. Senyawa Inorganik 3. R-11 6. tidak berwarna. Dapat bercampur dengan minyak pelumas kompresor. Mempunyai titik didih yang rendah. 9. 10. tetapi tidak mempengaruhi atau merusak minyak pelumas tersebut. 3. tidak berbau dalam semua keadaan. Manfaat sistem refrigerasi :  Pengkondisian udara pada bangunan gedung  Pengkondisian udara untuk industri  Pengkondisian udara rumah tinggal  Pengkondisian udara untuk kendaraan  Penyimpanan dan penditribusian bahan makanan  Penurunan kelembanan b) Pengertian refrigerant : Fluida kerja pada sistem refrigerasi atau pompa kalor.Apabila terjadi kebocoran mudah diketahui dengan alat-alat yang sederhana. minyak pelumas dan sebagainya. 6. 7. 8. tidak boleh terurai setiap kali di mampatkan. Apabila terjadi kebocoran. Harus lebih rendah daripada suhu evaporator yang direncanakan. Mempunyai tekanan kondensasi yang rendah. Jenis refrigerant : 1. 4. Tidak dapat terbakar atau meledak sendiri. Harganya murah.

R-170 . tidak mudah terbakar. 7. Prosentase kenaikan panas yang dibuang lingkungan c. Massarefrigerant pada kondisi ideal dan actual b. dan klarutan yan baik dengan pelumas mineral SOAL 2 Diketahui : Menggunakan R−22 . T supeheater=7 K T 4−1=−2℃ . Di Indonesia. Beban=13 kW Ditanya : a. Prosentase perubahan COP Penyelesaian : ¿ Kondisi Ideal∗¿ . T −cooling=4 K T 2−3 =53℃ . dan karakteristik perpindahan kalor yang baik. R-250 c) Pendapat tentang refrigerant ramah lingkungan Refrigerantramah lingkungan adalah tidak beracun. kerapatan fasa uap yang rendah. refrigerant ramah lingkungan yang dipakai adalah R-32 adalah merupakan refrigerant generasi baru sebagai penyejuk ruangan di perumahan dan perkantoran. R-13 8. Prosesntase kenaikankerja kompresor d. R-134a 9. R-50 . kelebihannya lebih hemat energy dan mampu beroperasi pada suhu tinggi d) Pendapat mengenai penggunaan Hidrokarbon sebagai refrigerant : Nilai ozon dalam penggunaan HC sebagai refrigerant adalah nol.

461 kg kg Qe=m ´ ( h1−h4 ) kJ 13 kW =m ´ ( 404.173 kg .463 Entalphy di dapat dari grafik : kJ kJ h1=404.172 kg kJ Qc=175.524 h4 =267.461 kg kg kJ kJ h2=442.461) kg 13 kW kg m´ideal= =0.634 h3=267.Calculated : kJ Qe=137.09 kJ s 137.890 kg Pressureratio=4.62 kJ W =37.063 kg COP=3.634−267.

62 W 3.098 Pressure ratio=4.6 kW kg kJ Qc= m ´ ( h2 −h3 )=0.461 ) =16.09 ( 442.463 kg COP=3.524−404. kg kJ W =m ´ ( h 2−h2 ) =0.031kW COP= = =3.764 W =39.63 kW s kg ¿ Kondisi Aktual∗(¿−cooling dan Superheater ) Calculated : kJ Qe=147.334 kW kg kJ Qc=187.634 ) =3.09 ( 442.41 kW s kg Qe 13.524−267.76 Entalphy di dapat dari grafik : .

63 kW  Presentase Kenaikan Kerja kompresor W a−W i ( 3.0 Qc i 16.6 COP i 3.866) ´ kg 13 kW kg maktual ´ = =0.088 ( 448.41 kW  Presentase perubahan COP COP a−COPi (3.62) COP= = =0.46 4 kW kg kJ Qc= m ´ ( h2 −h3 )=0.036=3.764 kW s kg kJ W =m ´ ( h 2−h1 )=0.010=−1.46 4−3.46 4 kW s kg Qe 13 kW COP= = =3.63 ) kW Qc= = =−0.866 ) =16.088 147.6 Wi 3.01 6=1.963−261.62 SOAL 3 .46 kW s kg  Presentase kenaikan panas yang dibuang ke lingkungan Qca −Qc i ( 16.866 kg kg Qe=m ´ ( h1−h4 ) kJ 13 kW =m(409.963 h4 =261.630 ) =3.46−16.41 ) kW W= = =0.866 kg kg kJ kJ h2=448.7 5−3.963−409.088 ( 448.630 h3=261.7 5 W 3. kJ kJ h1=409.630−261.

417 kg kg kJ kJ Qc=320.3 ¯ ¿ Ditanya : a. Diketahui : Mengunakan R−290 (Propane) .3 MPa=13 ¯.2 ¯.55 =1. COP system Penyelesaian : Calculated : kJ kJ Qe=321. Beban kompresor (kW ) c. Jumlah panas dibuang olehkondensor (kW ) b. Beban pendingin=13 kW P evaporator=0.656 Pressureratio high=2.53 MPa=5.833 Pressureratio low=4.3959 m ´l Siklus bawah(low ) .12 MPa=1.009 W low stage=67.453 kg kg m ´h COP=2. Penukar kalor tekanan=0.206 W high stage=41. Sistem Cascade P condensor=1.

99 kg kg kJ kJ h6 =619.3959 m ´l .12kW s m ´h =1.549 h7=298.53 h4 =209.53 ) kg 13 kW kg m´ l= =0. kJ kJ h1=530.86 h3=209.04 321.74 kg kg kJ kJ h2=598.74 kg kg Siklus atas(high) kJ kJ h5=577.86−598.99 kg kg Qe=m´ l ( h1−h4 ) kJ 13 kW =m´ l ( 530.205 h8=298.

7 ) kW .5+2.04 ( 530.04 s kg m´ h=0.205−298.3959 kg 0.84 kW s kg kg kJ Qcondensor high =m´ h ( h6−h7 )=0.04 (598. m ´h =1.7 kW s kg  COP system : Qe 12.5 kW s kg kg kJ W compressor low =m´ l ( h 2−h1 ) =0.06 ( 619.549 ) =2.5 W h+W l ( 2.84 k W COP= = =2.86−290.06 s kg kJ Qevaporator= m´ l ( h1 −h4 ) =0.2129 kW s kg  BEBAN KOMPRESOR (kW) : kg kJ W compressor high =m´ h ( h6−h5 ) =0.86 ) =2.99 ) =19.53−530.06 ( 619.205−577.74 ) =12.