You are on page 1of 11

SAMBUTAN SEKALIGUS MEMBUKA

PERTEMUAN RAKONTEK PENGEMBANGAN PEMBIAYAAN
KESEHATAN JKN/KIS TINGKAT PROVINSI JAMBI 2016
Di Cosmo Hotel Jambi, 29 sd 31 Mei 2016

Assalaamu’alaikum Wr. Wb
Selamat Pagi dan Salam sejahtera untuk
kita semua,

 Yth. Sdr. Kepala Pusat Pembiayaan dan
Jaminan Kesehatan Kemenkes RI beserta
jajaran nya.
 Yth, Pengelola Jaminan Kesehatan
Kabupaten/Kota
 Yth. Para peserta, undangan dan Panitia
yang berbahagia,

Alhamdulillah, kita panjatkan puji syukur
kehadirat Allah SWT, sholawat dan salam kita
sampaikan kepada junjungan kita Nabi
Muhammad SAW. Pada hari ini kita akan
melaksanakan Pertemuan Rapat Koordinasi Teknis
Pengembangan Pembiayaan Kesehatan JKN/KIS
Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2016.

1

selain itu juga pemerintah masih terkendala dengan minimnya tenaga kesehatan yang belum merata. Akan tetapi kebijakan yang ada tersebut belum tertata dengan baik dan belum didukung oleh peningkatan mutu serta pemerataan layanan kesehatan. 2 . untuk mengadakan pertemuan ini yangg merupakan kegiatan strategis untuk memantapkan pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) d provinsi Jambi. yaitu Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.Pertama. Saat ini pembiayaan jaminan kesehatan masih mendominasi kebijakan kesehatan sebagai wujud dari Visi ke-5 Nawa Cita. saya akan menyampaikan selamat datang kepada kita semua di Kota Jambi. penyelenggaraan JKN sejak 1 Januari 2014 telah memberikan hasil-hasil positif. Saudara-saudara para Peserta Pertemuan yang Saya hormati. Namun demikian.

Dan diselenggarakan oleh BPJS melalui Undang- Undang Nomor 24 Tahun 2011. dengan ini penyelenggaraan jaminan kesehatan tidak lagi terfragmentasi dari berbagai skema sistem jaminan kesehatan lain. Oleh karenanya Jaminan Kesehatan Daerah pun seharusnya diintegrasikan 3 . Pelaksanaan JKN kita ketahui adalah berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 tahun 2010 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).meskipun masih banyak hal perlu ditingkatkan dan diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Program ini merupakan amanat Undang Undang Dasar 1945 sebagai dasar negara kita yakni untuk mencapai kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia dan juga dituangkan dalam RPJMN 2015 – 2019 di butir ke 4. yaitu Memantapkan Pelaksanaan Sistim Jaminan Sosial Nasional Bidang Kesehatan. Saudara-saudara para Peserta Pertemuan yang Saya hormati.

Hal ini dapat kita lihat dari data BPJS Kesehatan. Namun kita di Provinsi Jambi khusus nya di beberapa Kabupaten Jaminan Kesehatan Daerah ini masih dilakukan secara swakelola disebabkan karena beberapa hal. Saat ini kepesertaan Program JKN meningkat pesat.563 jiwa). terutama karena masih ada masyarakat miskin yang belum terdata. ini menunjukkan bahwa animo masyarakat untuk mendapatkan pelayanan sangat besar. sampai bulan april 2016 ini cakupan kepesertaan JKN di Provinsi Jambi telah mencapai 1. 4 . diharapkan pada Tahun 2019 dapat mencapai Universal Coverage.415.90 % dari jumlah penduduk Jambi (3.692 jiwa yang berarti sudah 51.772. Kepesertaan JKN setiap tahun meningkat. yang diperbaharui dengan Perpres Nomor 111 Tahun 2013 dan revisi kedua nomor 19 tahun 2016.ke BPJS sebagaimana diatur pada Peraturan Presiden RI Nomor 12 tentang Jaminan Kesehatan.

pembayaran jasa pelayanan yang terlambat. Dari hasil monev tersebut ditemukan permasalahan-permasalahan lama yang selama ini belum mendapatkan solusi seperti. validasi data kepesertaan yang belum optimal. INA CBGs yang dinilai sangat membatasi pelayanan dan manfaat JKN. Pemerintah dalam hal ini dituntut agar segera mencari solusi dan harus berperan 5 . minimnya sarana dan prasarana di faskes. BPJS dan Dinas Kesehatan lebih bersinergi.Saudara-saudara para Peserta Pertemuan yang Saya hormati. Baru-baru ini Tim DJSN telah melakukan monev terhadap implementasi JKN ke beberapa faskes di Provinsi Jambi. tunggakan iur. Kedepannya peraturan-peraturan yang sudah ada perlu dikaji ulang agar hubungan antara Kementerian Kesehatan. tidak tersedianya obat. ketersedian SDM yang tidak merata. Karena dilapangan masih banyak ditemukan permasalah seperti tersebut diatas. dll.

Peraturan pelayanan kesehatan ini memperkuat dari sisi akses dan mutu pelayanan kesehatan dan berprinsip yang efektif dan efisien. Saudara-saudara para Peserta Pertemuan yang Saya hormati. Terkait hal itu. dan diperbaharui Nomor 99 Tahun 2015. semua masyarakat yang telah menjadi peserta JKN itu harus dilayani berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan yaitu Peraturan Menteri Kesehatan RI (Permenkes RI) Nomor 71/ 2013 Tentang Pelayanan Kesehatan dalam JKN. Pengembangan Pembiayaan dan Jamkes kedepan lebih diprioritaskan dalam pembiayaan kesehatan UKM dengan Program Kesmas & UKP dengan implementasi JKN.penuh dalam menyediakan pelayanan publik dan pembiyaan kesehatan. Program Jaminan Kesehatan yang kita selenggarakan ini bila kita kaitkan dengan 6 .

7 . Pada kurun waktu 2010 sd 2015 kita telah mencapai beberapa indikator pembangunan kesehatan. khususnya yang masuk dalam lima (5) tujuan-tujuan Mellineum Development Goals (MDGs) yakni penurunan gizi buruk. Akan tetapi masih terdapat beberpa indikator yang masih belum menggembirakan pencapian nya dan harus kita upayakan secara lebih keras lagi.Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2012 tentang “Sistem Kesehatan Nasional” atau disingkat SKN yang kita kenal sebagai acuan pembangunan kesehatan. adalah merupakan salah satu sub sistem dalam SKN tersebut yakni sub sistem pembiayaan kesehatan. pemberantasan TBC Malaria dan penanggulangan HIV/AIDS serta meningkatkan akses air bersih dan sanitasi. Saudara-saudara para Peserta Pertemuan yang Saya hormati. penurunan kematian ibu dan anak.

kedepan berdasarkan RPJMN 2015 sd 2019 terdapat beberapa indikator yang harus kita capai. Berdasarkan data District Health Account (DHA) Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi. Disamping mempertahankan pencapian indiaktor MDGs. baik dari sisi sumber dana dan besarannya. Semua itu haruslah direncanakan dengan sebaik-baiknya dan mendapat pembiayaan yang cukup. Ini pun sebagian besar masih berasal dari pemerintah. besar pembiayaan kesehatan rata-rata baru mencapai 6 % APBD di luar gaji. menjamin ketahanan pangan dan gizi. Dewasa ini pembiayan kesehataan kita masih belum menggembirakan. yang kita kenal dengan Sustainability Mellineum Development Goal atau disingkat SMDGs yakni menjamin hidup sehat. 8 .Sementara itu. serta menjamin tersedianya akses air bersih dan sanitasi. jauh dibawah standar yang diamanatkan oleh Undang Undang Kesehatan yakni 10 %. maupun pemanfaatannya.

Akan tetapi pada tahun 2016 ini Kabupaten Muara Jambi dan Provinsi sedang mengupayakan mendapat Alokasi Anggaran pada APBD untuk pembayaran premi BPJS dan klaim pelayanan di RS. Upaya peningkatan juga perlu dilakukan di semua subtansi termasuk penguatan peran daerah dalam keterlibatan berbagai hal terkait pelayanan 9 . Oleh karena itu pada kesempatan ini saya mengajak kepada kita semua untuk sama-sama memahami bahwa masih banyak pekerjaan kita yang masih perlu lebih ditingkatkan lagi. Jamkesda Kabupaten/Kota dan Provinsi sudah mengarah kepada integrasi ke BPJS sesuai peta jalan kepesertaan JKN. Perlu adanya sinkronisasi dan sinergisitas dari berbagai sumber pembiayaan kesehatan agar tidak terjadi duplikasi kegiatan baik itu yang bersumber dari APBN maupun APBD.Saat ini di Provinsi Jambi dan semua Kabupaten/Kota bersama Provinsi sudah melaksanakan Jamkesda.

Karena masyarakat belum beranggapan bahwa iur adalah sesuatu yang baik. monev dilapangan.seperti misalnya. pemerataan peserta di faskes. Demikianlah sambutan saya pada pertemuan ini. penyelesaian sengketa. Saudara-saudara para Peserta Pertemuan yang Saya hormati. penguatan sistem rujukan. penetapan besaran. tentunya dalam paparan dari narasumber pusat nanti kita akan mendapatkan penjelasan panjang lebar tentang perkembangan JKN terkini termasuk adanya perubahan-perubahan regulasi 10 . Dipihak lain masih diperlukan advokasi kepada pengambil kebijakan pemerintah dalam mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk pembangunan kesehatan. kredensialing. Selain itu perlu adanya peningkatan sosialisasi kepada masyarakat untuk mendorong pola pikir masyarakat akan pentingnya jaminan kesehatan.

Semoga Allah SWT memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita bersama. Wb KEPALA DINAS KESEHATAN PROVINSI JAMBI dr. M. Amin Terima Kasih. Wabillahi taufik walhidayah… wassalaa’mualaikum Wr. Hj. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmannirrahim acara Pertemuan Rapat Koordinasi Teknis Pengembangan Pembiayaan Kesehatan JKN/KIS Tingkat Provinsi Jambi 2016 saya buka secara resmi.demi bertambah baiknya pelaksanaan JKN tersebut. Kes 11 . Kepada kita semua saya minta dapat mengikuti secara seksama dan secara aktif. Andi Pada.