You are on page 1of 8

LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA BINAAN UTAMA

Keluarga Bapak N
Tirta Adikusuma Suparto, S.Kep (0606103123)

SKORING MASALAH
 Gangguan rasa nyaman: nyeri pada keluarga Bapak N khususnya Bapak N
berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga
dengan rematik.

Kriteria Skor Angka Bobot Perhitungan Pembenaran
tertinggi
Sifat 3 3 1 3/3 X 1 Masalah bersifat aktual
masalah: =1 karena sekarang sedang
Aktual dirasakan oleh Bapak N.
Bapak N mengalami sakit
di sendi-sendi kakinya
terutama saat bangun tidur.
Nyeri sendi tersebut
mengganggu aktivitas
Bapak N sehari-hari.
Kemungkinan 2 2 2 2/2 X 2 Tingkat pendidikan
masalah =2 keluarga yang cukup
untuk diubah: tinggi yaitu SLTP
Mudah sehingga cukup mudah
menangkap penjelasan
perawat. Selain itu
motivasi dari keluarga
untuk mengatasi
penyakitnya tersebut
tinggi. Penanganan nyeri
rematik pun tidak terlalu
susah sehingga dapat
dengan mudah dipelajari
oleh keluarga.
Potensi 2 3 1 2/3 X 1 Nyeri rematik tidak bisa
masalah =2/3 dihilangkan hanya bisa
untuk dikurangi.

Kriteria Skor Angka Bobot Perhitungan Pembenaran tertinggi Sifat 1 3 1 2/3 X 1 Status nutrisi Anak R masalah: =1/3 menurut KMS masih Resiko tergolong normal. LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA BINAAN UTAMA Keluarga Bapak N Tirta Adikusuma Suparto. Total skor 4 1/6  Resiko pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh pada keluarga Bapak N khususnya Anak R berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan susah makan. Kemungkinan 2 2 2 2/2 X 2 Tingkat pendidikan masalah =2 keluarga yang cukup tinggi untuk diubah: yaitu SLTP sehingga Mudah cukup mudah menangkap penjelasan perawat. Selain itu motivasi dari keluarga untuk mengatasi penyakitnya tersebut tinggi. Hasil pengkajian perkembangan (KPSP) anak R menunjukan poin 10 yang berarti sangat bagus.Kep (0606103123) dicegah: Cukup Menonjolnya 1 2 1 1/2 X 1 Keluarga mengatakan masalah: =1/2 bahwa masalah nyeri Tidak perlu rematik tidak terlalu segera menonjol dibandingkan ditangani masalah keluarga lainnya. Selain itu penangannya tidak terlalu susah untuk dipelajari . S.

Selain itu motivasi Ibu L untuk mencegah kurang nutrisi pada Anak R tinggi. Menonjolnya 0 2 1 0 X1 Masalah belum dirasakan masalah: =0 oleh keluarga.Kep (0606103123) hanya butuh komitmen dan konsistensi dari keluarga. selain itu Tidak perlu terdapat masalah keluarga segera lain yang lebih berat dan ditangani perlu segera ditangani. Total skor 3 1/3  Intoleransi aktivitas pada keluarga Bapak N khususnya Bapak N berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan DM Kriteria Skor Angka Bobot Perhitungan Pembenaran tertinggi Sifat 3 3 1 3/3 X 1 Masalah bersifat aktual . Hasil dicegah: pengkajian perkembangan Tinggi (KPSP) anak R menunjukan poin 10 yang berarti sangat bagus. Potensi 3 3 1 3/3 X 1 Status nutrisi Anak R masalah =1 menurut KMS masih untuk tergolong normal. Ini menunjukkan bahwa masih cukup banyak waktu untuk melakukan pencegahan. Selain itu pencegahan kurang gizi cukup mudah dipelajari dan dilaksanakan oleh keluarga. S. LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA BINAAN UTAMA Keluarga Bapak N Tirta Adikusuma Suparto.

LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA BINAAN UTAMA Keluarga Bapak N Tirta Adikusuma Suparto. Terkadang juga Bapak N mengalami gejala gula darah turun karena meminum obat diabet tanpa di barengi makan. Bapak N jarang beraktivitas dan lebih banyak tidur terutama jika ada di rumah. Selain itu motivasi dari keluarga untuk mengatasi penyakitnya tersebut tinggi. Potensi 3 3 1 3/3 X 1 Potensi DM untuk dicegah masalah =1 cukup tinggi karena untuk penyakit DM sebenarnya dicegah: tidak berbahaya asal ada Tinggi komitmen untuk melaksanakan pencegahan secara konsisten. Bapak N mengeluh merasa lemah dan lemas. S. Selain itu penanganan DM tergolong mudah hanya butuh komitmen dan kedisiplinan dari keluarga. Kemungkinan 2 2 2 2/2 X 2 Tingkat pendidikan masalah =2 keluarga yang cukup tinggi untuk diubah: yaitu SLTP sehingga Mudah cukup mudah menangkap penjelasan perawat.Kep (0606103123) masalah: =1 karena sekarang sedang Aktual dirasakan oleh Bapak N. .

Kemungkinan 1 2 2 ½X2 Tingkat pendidikan masalah =1 keluarga yang cukup untuk diubah: tinggi yaitu SLTP Sebagian sehingga cukup mudah menangkap penjelasan perawat. Selain itu motivasi dari keluarga untuk mengatasi .Kep (0606103123) Menonjolnya 2 2 1 2/2 X 1 Ibu L dan Bapak N masalah: =1 mengatakan bahwa Segera masalah ini sangat ditangani menonjol di keluarga. Total skor 5  Gangguan pertukaran gas pada keluarga Bapak N khususnya Bapak N berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan gagal jantung. S. Kriteria Skor Angka Bobot Perhitungan Pembenaran tertinggi Sifat 3 3 1 3/3 X 1 Masalah saat ini sangat masalah: =1 dirasakan oleh Bapak N Aktual terutama jika beraktivitas terlalu berat. Masalah ini sudah terjadi selama beberapa tahun terakhir. Masalah muncul sebagai akaibat dari penyakit gagal jantung yang salah satu manifestasi klinisnya adalah sesak nafas (dispnoe). LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA BINAAN UTAMA Keluarga Bapak N Tirta Adikusuma Suparto.

Menonjolnya 2 2 1 2/2 X 1 Sesak tersebut harus masalah: =1 segera ditangani karena Segera dapat berakibat fatal bagi ditangani keselamatan Bapak N. Potensi 1 3 1 2/3 X 1 Masalah sesak nafas pada masalah =2/3 Bapak N susah untuk untuk dicegah karena Bapak N dicegah: bekerja sebagai supir yang Rendah termasuk pekerjaan yang berat secara fisik.Kep (0606103123) penyakitnya tersebut tinggi. Namun sesak nafas tersebut sulit dihilangkan karena Bapak N menderita gagal jantung kronik. S. Selain . Aktual Kemungkinan 2 2 2 2/2 X 2 Tingkat pendidikan masalah =2 keluarga yang cukup tinggi untuk diubah: yaitu SLTP sehingga Mudah cukup mudah menangkap penjelasan perawat. Kriteria Skor Angka Bobot Perhitungan Pembenaran tertinggi Sifat 3 3 1 3/3 X 1 Masalah ini saat ini sedang masalah: =1 dirasakan oleh Anak R. LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA BINAAN UTAMA Keluarga Bapak N Tirta Adikusuma Suparto. Dan masalah ini sering terjadi terutama jika Bapak N beraktivitas terlalu berat. Total skor 3 2/3  Gangguan rasa nyaman: nyeri pada keluarga Bapak N khususnya Anak S berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan gastritis.

Kep (0606103123) itu motivasi dari keluarga untuk mengatasi masalah kesehatan di keluarga tersebut tinggi. Potensi 3 3 1 3/3 X 1 Potensi pencegahan masalah =1 penyakit gastritis dalam untuk keluarga tinggi karena dicegah: keluarga begitu peduli Tinggi terhadap kesehatan. sehingga dapat dilaksanakan oleh keluarga dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki keluarga. Selain itu penanganan masalah gastritis cukup mudah dan bisa dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki keluarga. S. LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA BINAAN UTAMA Keluarga Bapak N Tirta Adikusuma Suparto. Ibu L berencana akan membawakan bekal setiap hari untuk Anak R supaya anak R tidak teralalubanyak jajan di sekolah. Pencegahan penyakit gastritis pada keluarga Bapak N berpusat pada pengaturan pola makan yang baik. ditangani Keluarga pun merasakan . Menonjolnya 2 2 1 2/2 X 1 Masalah ini harus segera masalah: =1 ditangani karena Segera berbahaya jika diabaikan.

Intoleransi aktivitas pada keluarga Bapak N khususnya Bapak N berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan DM 2. Total skor 5 DIAGNOSA KEPERAWATAN BERDASARKAN PRIORITAS 1. 4. 5. 3. LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA BINAAN UTAMA Keluarga Bapak N Tirta Adikusuma Suparto. Gangguan rasa nyaman: Nyeri pada keluarga Bapak N khususnya Anak S berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan gastritis. Resiko pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh pada keluarga Bapak N khususnya Anak R berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan susah makan. Gangguan rasa nyaman: Nyeri pada keluarga Bapak N khususnya Bapak N berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan rematik. . S. Gangguan pertukaran gas pada keluarga Bapak N khususnya Bapak N berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan gagal jantung kronik.Kep (0606103123) bahwa Masalah ini sangat menonjol dalm keluarga karena menyebabkan bisa menyebabkan masalah yang lain seperti kecemasan pada keluarga dan sulit tidur pada keluarga.