You are on page 1of 9

95

KEANEKARAGAMAN JENIS DAN KELIMPAHAN POPULASI SERANGGA
AIR SEBAGAI INDIKATOR BIOLOGIS CEMARAN AIR PADA DAS DI
LANGOWAN
SPECIES DIVERSITY AND POPULATION ABUDANCE OF AQUATIC INSECT AS
BIOLOGICAL INDICATORS OF WATER CONTAMINATION IN THE WATERSHED
LANGOWAN

R.T.D. Maramis dan Henny V.G. Makal*)
*)Dosen Fakultas Pertanian Unsrat Manado

ABSTRACT

Aquatic insects are one of the organisms that are used in determining water contamination. Aquatic
insects are sensitive to the presence of waste dumped in the river and some are resistant to such
waste. One of insect resistant waste is Chironomidae. The research objective was to determine aquatic
insect species, population abundance by calculating indices diversity and biotic index. Aquatic insects in
the lake watershed Tondano were collected by kicks and Hand Picking.
Result showed that seven orders, theerteen families and sixteen species had been identified. The
number of highest aquatic insect was found in Noogan which were 13 species, whereas in karondoran
were 9 species. Aquatic insects were identified including, Heptagenia sp, sp Baetis sp, Caenis sp.,
Hydropsyhe, sp and Chrironomidae. The highest aquatic insect populations were collected in
Karondoran followed by Winebetan and Noogan. The highest diversity index of aquatic insects was
found in Winebetan whereas the lowest was in Karondoran. The lowest value of the biotic index was
identified in the region Noogan suggested that water in Noogan area was clean water compared to
Winebetan and Karondoran.
Key word: Types and aquatic insect populations

ABSTRAK

Serangga akuatik merupakan salah satu organisme yang digunakan dalam menentukan cemaran air.
Serangga air ada yang peka dengan adanya limbah yang dibuang pada aliran sungai dan ada pula
yang tahan terhadap limbah tersebut. Salah satu serangga yang tahan terhadap limbah adalah
Chironomidae. Tujuan penelitian adalah mengetahui jenis serangga akuatik, populasinya dan
menghitung indeks keanekaragman serta bitoik indeks. Serangga akuatik pada daerah aliran sungai
danau Tondano diperoleh melalui cara tendangan dan Hand Picking.
Dari hasil penelitian telah ditemukan 7 ordo, 13 famili dan 16 species. Jumlah serangga akuatik
tertinggi ditemukan di Noogan 13 jenis, dan tergolong rendah diperoleh di karondoran 9 jenis. Jenis
serangga akuatik yang ditemukan diantaranya, Heptagenia sp, Baetis sp, Caenis sp., Hydropsyhe, dan
Chrironomidae. Populasi serangga akuatik yang tertinggi untuk ketiga wilayah terdapat pada
Karondoran 38 individu, kemudian diikuti Winebetan 25,5 individu dan Noogan 25,5 individu. Nilai
indeks keanekaragaman serangga akuatik yang tertinggi ditemukan Winebetan Hi = 2,37, dan terendah
Karondoran Hi= 2,09. Sebaliknya nilai biotik indeks terendah ditemukan di wilayah Noogan BI= 2,09,
kemudian diikuti BI= 2,14 dan tertinggi BI = 2,21. Hal ini menunjukkan bahwa pada wilayah Noogan
tergolong air bersih dibandingkan dengan Winebetan dan Karondoran.
Kata kunci : Jenis dan populasi serangga akuatik
Eugenia Volume 17 No. 2 Agustus 2011

dimana pada perlakuan insektisida ketergantungan petani terhadap penggunaan Diazionon 288 individu per 5 gayung. mengingat masih tingginya Chironomidae. (Samways. dan kontrol 24 jenis. Aplikasi insektisida Mipicin indikator kesehatan lingkungan (Samway. dan kontinyu. Dari pencemaran air Sungai Tondano. sedang hulu 27 jenis. Serangga ini sering digunakan sebagai Kabupaten Minahasa. dan 27 jenis diantaranya Baetis sp. dkk. sentra produksi tanaman pangan dan hortikultura di Sebagaimana yang diuraikan di atas bahwa jenis Minahasa. pertanian. oleh karena itu data serangga air pada tetapi karena tidak dilakukan secara kontinyu kawasan hutan dapat digunakan sebagai hasilnya hanya memberikan data sesaat. Penelitian ini bermaksud untuk Furadan 18 jenis.Eugenia Volume 17 No.. Sembel. Sebab serangga kejernihan atau polusi air dapat dipelajari melalui air mengalami cemaran secara terus menurus keadaan serangga yang hidup dalam air. (2000) melaporkan bahwa sistem Sembel dkk. Penetapan air tergolong bersih atau kotor dapat Hal ini dapat ditunjukkan dengan adanya diketahui dengan melalui penghitungan indeks perubahan jenis serangga air sebagai indikator biotik serangga air (Hilsenhoff. dimungkinkan pengamatan tiga puluhan tahun ditemukan 17 karena adanya limbah rumah tangga yang masuk species Odonata. dkk. (Sudaryanti dkk. Data Tingkat cemaran dapat diketahui dengan jenis serangga air pada kawasan hutan sangat mungkur pH. sedang kajian serangga hama. menyebabkan terjadinya gayung. 2000). sehingga data dan informasi tentang tersebut merupakan indikator terhadap cemaran air. DO dan BOD yang dilakukan dengan berguna karena biasanya wilayah ini belum metode fisik dan kimia. Di wilayah ini petani-petani masih sangat serangga yang diteliti masih berorientasi pada tergantung insektisida untuk mengendalikan pemukiman. indikator lebih dapat memberikan data cemaran Menurut Lehmkul (1979) bahwa derajat daripada metode fisik dan kimia. terdiri penelitian serangga air di daerah aliran sungai di dari 20 famili. al. Trichoptera. Adanya cemaran air di danau Richmond (Inggris). juga makin pesatnya perkembangan individu per 5 gayung. Serangga kurang. . yaitu Ephemeroptera.. dan daerah pertanian... pada hal pembanding dengan jenis serangga air pada terjadinya pencemaran berlangsung secara daerah aliran sungai di pemukiman. Furadan 293 individu 5 pemukiman penduduk. 1977). Hal ini dipengaruhi akibat pada insektisida untuk mengendalikan serangga adanya pembangunan fisik dan baham kimia hama (Sembel. Mipcin 245 pestisida. Risali et. dan Diazinon jumlah jenis serangga air 20 Jenis. tetapi Likupang telah ditemukan 6 ordo seranga air. peningkatan produk limbah rumah tangga. dan kontrol 245 individu. sepanjang masa hidupnya. Cara ini relatif sederhana. 2000). 1991. 1995). Penelitian Jenis serangga air yang ditemukan di wilayah serangga air akan diarahkan pada wilayah Likupang makin ke hilir jumlah jenisnya makin Langowan karena merupakan salah satu daerah berkurang hanya 9 jenis. dan air di daerah persawahan Kecamatan Langowan Plecoptera. Populasi mendapatkan informasi terkini mengenai serangga air yang tertinggi selama 6 kali keberadaan ekosistem air tawar di daerah aliran pengambilan contoh ditemukan pada sungai Tondano. 2 Agustus 2011 96 PENDAHULUAN Survei yang dilakukan oleh Rimbing dan Rondonuwu (2001) pada daerah aliran sungai Melihat begitu penting serangga air untuk Molmoi sekitar pertambangan emas MSM di menentukan akan kualitas lingkungan. serangga air masih sangat terbatas. 1995). Uji hayati yang menggunakan serangga persawahan. dan Blastorus sp. tercemar. Indonesia maupun Sulawesi Utara masih sangat Hydropsyche sp.. pada tahun 40an hanya daerah aliran sungai dan petan-petani sawah di ditemukan 12 species dan pada tahun 60an hanya wilayah aliran sungai masih sangat tergantung tertinggal 9 species. serangga air pada hutan belum banyak dikaji. (1993) dalam penelitiannya pertanian di Gunung Halimun tidak menggunakan melaporkan bahwa penggunaan insektisida sintetik pestisida dan banyak ditemukan serangga indikator telah mempengaruhi jenis dan populasi serangga cemaran air.

G.. dan H. . maka pada daerah aliran sungai akan menggunakan formula dari Hilsenhoff (1977) ditentukan 3 titik tempat pengambilan contoh yakni sebagai berikut : Noogan. dan hand picking. Hand Picking METODE PENELITIAN Pengambilan contoh dilakukan dengan mengumpulkan batu-batuan yang secukupnya di Kegiatan penelitian telah dilaksanakan di dasar sungai yang merupakan habitat dari Kecamatan Langowan Kabupaten Minahasa pada serangga air. Net serangga diletakkan di dasar sungai spesies. Makal : Keanekaragaman Jenis dan Kelimpahan Populasi .D. dengan menggunakan net serangga berbentuk segi pi = Proporsi dari spesies I dalam suatu contoh N tiga.. Contoh serangga air dan debris diambil H = Indeks keanekaragaman. Cara atau teknik indeks yang dikembangkan oleh Shannon dan pengambilan serangga akuatik adalah sebagai Wiever melalui persamaan sebagai berikut : berikut : H = pi loge pi Cara Tendangan (Kick samping) Dimana . sehingga dalam N Dimana : percobaan ini 6 tempat pengambilan contoh serangga air. Pengambilan contoh dilakukan ni adalah jumlah specimen pada setiap kelompok sebanyak 2 kali pada daerah aliran sungai dengan takson ai adalah skor toleransi polusi untuk kelompok interval waktu sebulan sekali.. keanekeragaman serta bitok indeks.. Dari setiap ni ai titik tempat pengambilan contoh akan ditentukan 2 BI = tempat pengambilan contoh. Untuk Penetapan tingkat pencemaran air mengungkapkan jenis-jenis serangga air atau dihitung dengan analisis indeks biotik (BI) dengan akuatik.. krikil serangga air atau akuatik yang nantinya akan dan debris yang ada disekitar net dibongkar dengan digunakan sebagai indikator cemaran air. dan Karondoran... Batu-batuan dimasukkan ke dalam daerah aliran sungai Tondano. Tingkat pencemaran air diukur pula Contoh serangga air diperoleh melalui 2 cara yaitu dengan indeks keanekaragaman.T. kemudian pasir.. sementara material cemaran air... 97 Kegiatan ini tentunya dapat mempengaruhi kondisi dengan posisi melawan arus... Untuk mengukur pengambilan contoh dengan cara tendangan (Kick indeks keanekaragaman menggunakan suatu sampling). Jarak antara tempat pengambilan contoh Indeks Keragaman Serangga Air (H) dengan tempat yang lainnya adalah 40 – 50 m.V. Penelitian ini ember kemudian dituangkan air secukupnya untuk berlangsung selama kurang lebih 5 bulan membersihkan serangga air yang menempel pada Metode batu-batuan tersebut. R.. Winebetan.Maramis.. Material sungai akan sangat membantu dalam menentukan yang telah masuk ke dalam net dan bahan tersebut strategi penanggulangan pada daerah aliran sungai terkumpul dituang sedikit demi sedikit ke dalam DAS Tondono di wilayah Langowan. taksoni tersebut Pengambilan Contoh Serangga Air di Sungai N adalah jumlah serangga dalam sampel. Setiap titik dikumpulkan Penetapan Lokasi Penelitian sebanyak 15 buah batu-batuan yang berukuran Pengambilan contoh serangga air pada sedang dan diambil secara acak. menggunakan garpu dan tendangan kaki. Setelah Disamping itu pula dengan adanya jenis serangga dibongkar kemudian ditunggu selama 10 menit dan air dan penetapan kualitas air di daerah aliran selanjutnya net tersebut diangkat dari air.. masing-masing daerah aliran sungai dimulai pada Penetapan Tingkat Cemaran Air daerah hulu dan hilir sungai Langowan.. saringan yang memungkinkan serangga-serangga Tujuan penelitian adalah untuk air melewati saringan dan ditampung dalam wadah mengetahui jenis serangga air sebagai indikator yang diletakkan di bawahnya. populasi dan menghitung indeks yang lain tertinggal dalam saringan.

adalah Noogan 25.5 individu. Baetidae. Populasi yang dominan pada bagian hilir danau sungai Tondano di dan kepadatan populasi tertinggi pada ordo Kecamatan Langowan. Dari individu ditemukan di Karondoran. Data tentang ketiga jenis serangan akuatik yang ditemukan pada populasi serangga akuatik pada daerah aliran daerah aliran sungai yang menjadi dominan atau sungai Danau Tondano di Kecamatan Langowan umum ditemukan adalah Heptagenidae.5 individu. dan 16 species. dan dapat diikuti pada Tabel 1. Kepadatan yang ditemukan pada ordo Ephemroptera terdiri populasi serangga akuatik tersebut adalah 10.5 individu kemudian Tondano Kecamatan Langowan. HASIL DAN PEMBAHASAN kecuali Chironomidae tidak ditemukan di lokasi Jenis dan Populasi Serangga Air pengambilan contoh serangga akuatik di Noogan. Kecamatan Langowan. Populasi serangga akuatik tersebut jumlah jenis. Baetidae.5 individu dan paling rendah akuatik tersebut yang ditemukan hanya 1. Philopatomidae. dan tidak ditemukan di kedua wilayah digunakan analisis indeks kemarataan spesies sebagai tempat pengambilan contoh serangga air. dari satu wilayah dengan wilayah lainnya sebagai sedangkan ceratopagidae tertinggi ditemukan di tempat pengambilan contoh adanya jenis. Langowan. Serangga akuatik dari golongan Dari 7 ordo yang ditemukan pada ekosistem daerah Hydropsychidae dan Polycentropodidae terdapat aliran danau Tandano yang dominan adalah ordo pada semua lokasi pengambilan contoh. Ditinjau dari aspek Serangga akuatik Coenaagrionidae ditemukan jumlah jenis menunjukkan bahwa kepadatan pada dua lokasi pengambilan contoh yakni Noogan populasi serangga akuatik tidak berkorelasi dengan dan Winebetan. yang ditemukan di lokasi pengambilan contoh Serangga akuatik yang ditemukan dalam penelitian adalah Hydropsychidae. Serangga akuatik yang ditemukan pada Populasi serangga akuatik untuk Chironomidae ekosistem air sungai pada daerah aliran sungai tertinggi ditemukan pada lokasi pengambilan danau Tondano (DAS) di Kecamatan Langowan contoh serangga air di Karondoran 7 individu. Formula indeks kemarataan Serangga akuatik pada ordo Diptera adalah sebagai berikut : hanya ditemukan 2 famili yakni ceratopagidae dan E = H/ln S Chironomidae. Ordo Ephemeroptera tidak hanya Philopatomidae hanya ditemukan pada lokasi terbatas pada pada bagian hulu tetapi terdapat pengambilan di Noogan. Kedua jenis serangga akuatik tersebut terdapat pada semua lokasi penelitian. bahwa kepadatan populasi serangga akuatik ditemukan dua jenis yakni Agrionidae dan tertinggi ditemukan pada daerah aliran sungai Coenaagrionidae. yakni Karondoran. dan Caenidae. 1987). dan 13 famili. 2 Agustus 2011 98 Penetapan tingkat kemerataan spesies Lepidoptera.5 dari Heptagenidae. Demikian pula akuatik terjadi curah hujan yang cukup tinggi dan serangga akuatik Gerridae dari ordo Hemiptera sangat mempengaruhi terhadap kepadatan hanya ditemukan di daerah aliran Danau Tondano populasi dan jumlah jenis serangga akuatik. Sebagaimana yang tercatum dalam Tabel Untuk jenis serangga akuatik dari Odonata 1. tetapi Noogan 3. Hal ini pula berbeda dengan lokasi mempengaruhi terhadap serangga akuatik yang pengambilan di hilir sungai di Kecamatan ditemukan pada lokasi pengambilan contoh. Kepadatan populasi serangga tetapi hanya ditemukan di hulu sungai Danau akuatik di Karondoran 38. Jenis serangga akuatik tondano bagian hilir dari Kecamatan Langowan Agrionidae tidak ditemukan pada semua lokasi. dengan populasi 5. Jumlah serangga diikuti Winebetan 27. Polycentropodidae dan terdiri dari 7 ordo.5 individu.Eugenia Volume 17 No. kecuali Ephemeroptera. Jenis serangga akuatik Trichoptera adalah Hydropsyhe sp. Serangga akuatik Trichoptera ada pula serangga akuatik yang jenisnya sama. (Manguran.5 Dengan adanya curah hujan telah individu. untuk masing-masing lokasi yakni Noogan 1 Selama pengambilan contoh serangga individu dan 3 individu di Winebetan. hanya ditemukan satu jenis yakni .

.G. Jumlah jenis serangga akuatik yang terdapat pada habitat air akan terhanjut dan pada daerah aliran sungai di Noogan 13 jenis. Jenis Serangga Air di Kecamatan Langowan (Table 1. Data yang diperoleh dari akuatik di Noogan Hi = 2.0 3 Baetis 4 2 3.5 0 0 Coenaagrionidae 1 3 - Hemiptra Gerridae 5.Maramis.26 dan paling rendah Hi = 2.5 Polycentropodidae 0.5 2 1.37 0..5 27.5 3..5 Caenidae Caenis 1 2. .96 3 Karondoran 2. hal ini disebabkan jumlah jenis serangga Indeks Keanekaragaman Serangga Akuatik akuatik sangat rendah dan disamping itu pula Data mengenai serangga akuatik yang terdapat jenis serangga akuatik dengan populasi dilihat dari aspek indeks keanekaragaman dapat sangat menonjol yakni Hydropsyche sp.37. 2. dan H.. 2 7 Trichoptera Hydropsychidae Hydropsyhe 2.. - Coleoptera Elmidae 1 1. Makal : Keanekaragaman Jenis dan Kelimpahan Populasi .5 3.5 Philopatomidae 1 .. Karondoran nilai indeks keanekaragaman sangat rendah.. Data menunjukkan bahwa jumlah jenis Tabel 2. Chironomidae..V.5 10. 99 Tabel 1. Indeks Keanekaragaman Dan Kemarataan Serangga Akuatik di Kecamatan Langowan (Table 2. Dari data tabel 2 menunjukkan bahwa Dalam kegiatan penelitian menunjukkan indeks keanekeragaman serangga akutik tertinggi bahwa indeks keanekaragaman serangga akuatik ditemukan dilokasi pengambilan contoh serangga dari hulu ke hilir berbeda.5 5. 1 4. Karondoran. dan diikuti dalam tabel 2.5 1.T.29 0. menyebabkan populasi dan jenis serangga akutik menyebabkan indeks keanekaragaman menjadi pada tempat pengambilan contoh akan menjadi tinggi pula..D...5 1.5 38.5 Adanya curah hujan mempengaruhi terhadap aliran serangga akuatik berpengaruh terhadap nilai indeks sungai yang cukup deras.. Diversity Index And Cloudy Aquatic Insects in Langowan) No Lokasi Indeks Keanekaragaman Indeks Kemarataan 1 Noogan 2.5 . - Baetiidae .5 .94 ..5 3 Chironimidae .5 Rhitrogena 1.07 terdapat di keanekaragaman menjadi lebih rendah. - Lepidoptera Pyralidae .5 0 Jumlah 25. R. Types of Insects in the District Water Langowan) Ordo Family Genus Noogan Winebetan Karondoran Ephemeroptera Heptagenidae .90 2 Winebetas 2. dan serangga akuatik keanekaragaman. Untuk wilayah pengambilan contoh di rendah.. 1 Diptera Cerapatoginade 3.5 4 - Heptagenia 4..5 Odonata Agrionidae 1.. dan diikuti Winebetan hasil penelitian bahwa semakin ke hilir nilai indeks Hi =2.07 0.

94. dimana 3.5 dan Noogan 25. sedang Noongan terdapat lokasi pengambilan contoh di Kecamatan serangga akuatik yang mimiliki nilai toleransi 0 Langowan berbeda. dan Karondoran (Table 3.84. dan Karondoran E = 0. dan jumlah jenis serangga akuatik yang dengan dengan nilai indeks keanekaragaman tertinggi ditemukan di Noogan 13 jenis dan serangga akuatik tertinggi terdapat pada Noongan.14. serangga akuatik untuk wilayah Noogan E = 0. Biotic index in Noogan. kemudian dibandingkan dengan kedua lokasi pengambilan diikuti Winebetan 27. Chironomidae dan Hydropsyhe sp.14 3 Karondoran 2.38.50 dan 2. Daerah aliran sungai Tondano di kemudian yang paling rendah ditemukan di Kecamatan Langowan terdapat 17 jenis serangga Karondoran BI = 2.Eugenia Volume 17 No. Dengan adanya insektisida toleransi 5. Meskipun kualitas air pada yang terendah terdapat Noogan 2.5. Sembel dkk. Lokasi pengambilan contoh Winebetan Winebetan E = 0. sedangkan Noogan daerah pertanian Indeks Biotik tanaman padi sawah sangat terbatas luas arealnya. dan paling Noogan cukup baik dibandingkan dengan tinggi Panasen dan Tontimomor masing-masing Winebetan. hal ini didukung dengan nilai indeks bitoik . dan Karondoran merupakan daerah pertanian padi sawah. Karondoran terendah 9 jenis. Winebetan. akuatik yang tahan terhadap pencemaran Lemkhul sehingga telah mempengerahui terhadap serangga (1977) menetapkan toleransi pencemaran air air. Nilai indeks biotik untuk Noogan. (2000) melaporakan petani sawah sungai oleh serangga akuatik. Winebetan. (2000) bahwa nilai indeks biotik hilir yakni Karondoran. tetapi belum berarti bahwa air pada 2.96. Nilai indeks kemerataan yakni Philopatomidae. kemudian diikuti Winebetan BI = 2. Kelimpahan populasi Daerah Noogan tergolong kualitas air yang terbaik tertinggi ditemukan di Karondoran 38. tahan. Hal ini pula sesuai pula akuatik. Dengan adanya pembagian nilai sudah tentu serangga air yang peka terhadap toleransi serangga akuatik. menurunkan kadar oksigen yang terlarut pada air. Terdapat serangga akuatik yang peka Untuk Winebetan dan Karondoran daerah aliran terhadap pencemaran dan ada pula serangga sungai diduga banyak mengandung insektisida. Hasil penelitian untuk wilayah aliran sungai tergolong cukup baik untuk organisme Karondoran ditemukan serangga akuatik yang lain. Nilai Biotik Indeks di Noogan.91. hal ini tidak diketahui batas nilai H yang tahan terhadap pencemaran air seperti tergolong air bersih dan air yang tergolong kotor. contoh.38 Hal ini menunjukkan bahwa kualitas air pada dan indeks keanekaragaman yang tergolong tinggi. Dari data tabel 3 menunjukkan bahwa tingkat indeks biotik tertinggi ditemukan di Noogan KESIMPULAN BI = 2. Kedua jenis Dari hasil analisis tentang indeks serangga akuatik memiliki nilai toleransi yang cukup kemerataan serangga akuatik pada masing-masing tinggi yakni nilai 4. maka dapat diketahui insektisida akan mati dan tertinggal serangga yang akan kualitas air. 2 Agustus 2011 100 Tabel 3.03 2 Winebetas 2. dimana serangga di Sulawesi Utara dalam mengendalikan serangga akuatik yang peka terhadap pencemaran air diberi tanaman padi sawah masih sangat tergantung nilai toleransi O.2 individu.03. sedangkan yang tahan diberi nilai insektisida sintetik. and Karondoran) No Lokasi Indeks Keanekaragaman 1 Noogan 2. daerah aliran sungai Danau Tondano untuk Nilai indeks biotik yang terendah ditemukan di Kecamatan Langowan pada bagian hulu (Noogan) Noogan sebagaimana yang dilaporkan oleh cukup bersih dibandingkan dengan pada bagian Kandowangko dkk. Disamping itu pula insektisida secara tidak Winebetan dan Karondoran dapat diikuti pada tabel langsung mempengaruhi terhadap kualitas.36.

100. Soehardjan. 101 Perbedaan indeks keanekaragaman Risali. Nas.. ditemukan di Noogan BI = 2. J. 1977. 2001. Cypayung. Prosiding Symposium Insects The Picture Key Nature Series. Keanekeragaman Arthropoda pada Sistem Status Potensi Serangga Akuatik dan Produksi Pertanian. Use of Arthropods to evalued Bolaang Mongondow. How To Know Aquatic Cemaran Air.. Fakultas Pertanian UNSRAT . serangga-serangga Indikator Terhadap Pencemaran air Sungai Di Likupang Kabupaten Minahasa. dan Wardojo. Meray.D. D.. Desa di Winebetan Hi = 2.. Ratulangi. 2000. Tulung.Maramis. ______. M.. Kaseger.. Triwidodo.37.T. Organisme Pengganggu Tanaman 2000. dan kemudian Samways. Sembel. Eugenia.14. Makal : Keanekaragaman Jenis dan Kelimpahan Populasi . Pertanian Unsrat. pp. No.. J.09. Cipayung. Res. Madison. Pengkajian DAFTAR PUSTAKA Terhadap Penggunaan Pestisida Oleh Petani di Kabupaten Minahasa dan Hilsenhoff.V. D. Prosiding Simposium Sudaryanti Sri.. Pengembangannya Sebagai Indikator Lehmkuhl D.. Kabupaten Bogor.. kemudian diikuti Winebetan Malasari. Indeks keanekaragaman tertinggi terdapat Taman Nasional Gunung Halimun. Bul. F. Buchori & H. utara. Wisconsin.. Kandowangko. D.1-15.. dan Rondonuwu. diikuti Winebetan BI = 2. Fakultas Daerah aliran Sungai Tondano. serangga akuatik ditentukan oleh jumlah species Keanekaragaman Serangga dan yang ditemukan pada setiap lokasi pengambilan Peranannya Daerah Persawahan di contoh.. dan paling rendah Champman & Halt. Jawa Barat. Dept. 1991. Kajian Sistem produksi Pertanian.. MJ. 1999... Sulawesi Pertanian Unsrat Manado. Insect Coservasion Biology. WR. J. adalah Karondoran BI = 2.09. dan paling rendah Karondoran Hi=2. keanekafragaman hayati Artropoda Pada Rimbing. Rimbing.21.. Jurnal Fakultas water quality of streams Tech. Indeks biotik tertinggi Pertanian. 1979.. Prosiding Simposium Keanekaragaman Nilai indeks biotik serangga akuatik semakin hilir Hayati Arthropoda Pada Sistem Produksi nilai menjadi tinggi. 2000.T Sembel.T. D. R. Serangga Indikator Cemaran Air di Pangan dan Sayuran. Pemantauan dan Peramalan Kandowangko.G. M.M. dan M.26. A. M. Bandung.. dan H. Pongoh dan D. Hi=2. 1995.

102 .

103 .