You are on page 1of 3

1.

PENANGANAN RABIES

KOTA MALANG

UPT. Puskesmas Pandanwangi
No. Dokumen :

No.Revisi :0 Drg Betty Rosmawati

SOP Tgl. Terbit : NIP. 19641209 199203 2 006

Halaman : 1/4.

2. Pengertian Rabies adalah Penyakit Inveksi akut simtem saraf pusat yang disebabkan
oleh virus rabies. Menginfeksi manusia melalui gigitan hewan yang
terinfeksi (anjing,monyet,kucing). Virus rabies bergerak ke otak melalui
saraf peifer
3. c. Sebagai acuan petugas dalam melakukan penanganan rabies
4. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas tentang Pelayanan Klinis
5. Referensi Peraturan Menteri Kesehatan No. 5 Tahun 2015
6. Alat dan Bahan a.cairan desinfektan
b.serum anti rabies
c.vaksin ant rabies

7. Prosedur / 1. Petugas melakukan anamnesa dan mendapatkan keluhan pasien
langkah langkah terdapat riawayat tergigit, tercakar atau kontak dengan anjing ,kucing
Petugas melakukan pemeriksaan fisik
a. Pada saat pemeriksaan, luka gigitan mungkin sudah sembuh
b. Gejala fase awal tidak has. Gejalanya seperti gejala flu
malaise,anoreksia,kadang ditemukan parestesia pada daerah
gigitan.
c. Gejala lanjutan agistasi,kesadaran fluktuatif demam tinggi
yang resisten,nyeri pada fharink hipersalifasi kejang
hodrofobia dan aerofobia

2. Petugas melakukan pemeriksaan penunjang
a. Darah rutin (lekosit) untuk memastikan adanya infeksi.
3. Petugas menegakkan diagnosa berdasarkan hasil anamnesa,
pemeriksaan fisik dan penunjang.
4. Petugas memberikan terapi

1/5

Unit Terkait 1. Pustu Ponkesdes 11.Fase lanjut tidak ada terapi penanganan hanya berupa tindakan suportif dalam pennaganan gagal jantung dan gagal nafas D. Hal – hal yang 1. A Isolasi pasien setelah diagnose ditegakkan untuk menghindari rangsangan rangsangan yang bias meninmbulkan spasme otot ataupun untuk mencegah penularan B Fase awal muka ggitan harus segera dicuci gengan air sabun 5 sampai 10 menit dibilas dengan air bersih . Laporkan kasus Rbies ke Dinas Kesehatan setempat . dilakukan skin tes dahulu E. Keluarga ikut membantu dalam hal penderita rabies yang sudah perlu diperhatikan menujukkan gejala rabies segera ke fasilitas kesehatan 2. pemberian serum dapat dikombinasi dengan anti rabies pada hari pertama kunjungan F. 10. Diagram alir Melakukan Melakukan Anamnesa Pemeriksaan Fisik pemeriksaan penunjang Menegakkan diagnosa klinis Menegakkan diagnosa banding Menegakkan komplikasi Melakukan Melakukan terapi dan konselling tindakan dan edukasi 9. C .pemberian serum anti rabies dosis 40 IU / kg BB disuntikkan infiltrasi pada luka sisanya disuntikkan secara IM .Debridement dan diberi desinfektan seperti alcohol 40 – 70 %.5 8. Poli Umum 3. pemberian faksin anti rabies dalam aktu 10 hari secara IM dengan dosis 0. Dokumen Terkait - 2/5 . UGD 2.

11. 3/5 .Rekaman Historis Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan Tgl.