You are on page 1of 7

Short Case

Erosi Kornea et causa Corpus Alienum OS

Diajukan sebagai Salah Satu Syarat Kepaniteraan Klinik
di Bagian Ilmu Kesehatan Mata RSMH Palembang

Oleh:

Carollius P Putra, S.Ked

Pembimbing:
Dr.dr. Anang Tribowo, SpM(K)

DEPARTEMEN ILMU KESEHATAN MATA
RUMAH SAKIT DR. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2016

gatal (-). kabur (-). Keluhan Utama Rasa mengganjal di mata kiri sejak ±3 hari lalu. namun keluhan tidak berkurang. Riwayat Perjalanan Penyakit Sejak ±3 hari lalu pasien mengeluh mata kiri seperti ada yang mengganjal. Rasa mengganjal dirasakan setelah bekerja menggunakan mesin grinder 3 hari lalu. kotoran mata (-). Anamnesis (Autoanamnesis) a. c. b. Keluhan mata merah (-). pasien membasuh matanya dengan air mengalir dan menggunakan obat tetes mata yang di jual di warung-warung dengan frekuensi 3x sehari 1 tetes. Untuk mengurangi keluhan. berair-air (-). Riwayat Penyakit Dahulu • Riwayat keluhan yang sama sebelumnya (-) • Riwayat trauma mata (-) • Riwayat pengobatan mata sebelumnya (-) • Riwayat memakai kacamata (-) • Riwayat alergi (-) • Riwayat kencing manis (-) . Pasien kemudian berobat ke poli RSKMM Palembang. Pasien juga mengaku tidak memakai pelindung mata selama bekerja dengan mesin grinder. RA Umur : 52 tahun Jenis kelamin : Laki-Laki Agama : Islam Bangsa : Indonesia Pekerjaan : Tukang Alamat : Muara Lakhon Tanggal Pemeriksaan : 17 Maret 2017 2. 2 STATUS PASIEN 1. nyeri (-). Identitas Pasien Nama : Tn. silau (-).

3 • Riwayat darah tinggi (-) d. Pemeriksaan Fisik a. isi dan tegangan cukup Frekuensi napas 18 kali/menit Suhu 36. Riwayat Penyakit Keluarga Riwayat penyakit yang sama dalam keluarga disangkal 3. Status Generalis Keadaan umum Pasien tampak sakit ringan Kesadaran Compos mentis Tekanan darah 110/80 mmHg Nadi 80 kali/menit regular. Status Oftalmologis .7o C b.

batas tegas.5 cm FT (+) BMD Sedang Sedang Iris Gambaran baik Gambaran baik Pupil Bulat. a/v 2:3 oranye.3. 4 Okuli Dekstra Okuli Sinistra Visus 6//6 6/6 4. c/d ratio 0. diameter 3 mm cahaya (+). Refleks Bulat. Refleks Cahaya (+). warna Bulat. Central. batas tegas. warna oranye. Pe Tekanan P=N+0 P=N+0 m intraokular er ik sa an KBM Simetris GBM Palpebra Tenang Tenang Konjungtiv Tenang Tenang a Kornea Jernih Korpus alienum (+) di zona parasentral berupa gram arah jam 10 ukuran diameter 0. a/v 2:3 Makula Refleks fovea (+) Refleks fovea (+) Retina Kontur pembuluh darah baik Kontur pembuluh darah baik Penunjang  Pemeriksaan Slit lamp  Fluorescent test 5. diameter 3 mm Lensa Jernih Jernih Refleks RFOD (+) RFOS (+) Fundus Papil Bulat.3. Diagnosis banding • Erosi kornea et causa corpus alienum kornea • Ulkus kornea et causa corpus alienum kornea . c/d ratio 0. Central.

5 6.  Menjelaskan kepada pasien untuk tidak membuka bebat tekan di mata kirinya selama 8 jam pertama. Diagnosis Kerja Erosi kornea et causa corpus alienum kornea 7. Prognosis • Okuli Sinistra o Quo ad vitam : bonam o Quo ad functionam : bonam .Farmakologi  Ekstraksi corpal alienum menggunakan cotton bud yang sebelumnya ditetesi pantocain. o Farmakologi  Bebat tekan + salep kloramfenikol selama 8 jam. Tatalaksana o Informed consent o KIE  Menjelaskan pada pasien bahwapermukaan mata kiri pasien terdapat benda asing sehingga menyebabkan rasa mengganjal dan harus dikeluarkan.  Mengajurkan kepada pasien untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa google saat bekerja.  LFX 6x1 tetes OS. 8.  Kontrol ulang ke poli mata keesokkan harinya.  Protagenta 6x1 OS. o Non .

6 LAMPIRAN .

7 .