Jurnal e-Biomedik (eBm), Volume 3, Nomor 1, Januari-April 2015

GAMBARAN PROFIL LIPID PADA SISWA OBESE
DI SMP NEGERI 1 MANADO

1
Astrid Noviera Iksan
2
Aaltje Manampiring
2
Fatimawali

1
Kandidat Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi
2
Bagian Kimia Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado
Email : astridiksan@gmail.com

Abstract: Obesity is an abnormal condition of fat accumulation that can disrupt our health.
Obesity problem experienced by some groups of people, one of them is teenager. Blood
lipid profile level in obesity children is similar to lipid profile in cardiovascular disease and
obesity children also had higher risk of hypertension. Lipid profile is a condition of blood
lipid observed by cholesterol total such as LDL, HDL and triglyceride. According
to International Diabetes Federation (IDF) criteria, obesity categorized if waist
circumference ≥90 cm for male and ≥80 for female. The objective is to determine overview
of lipid profile in obese student of SMP Negeri 1 Manado. The research used observational
method with cross sectional study, which obesity measured by waist circumference and
laboratory results of blood lipid profile level.Based on the waist circumference in 371
populations, there were 97 students included to obesity category and by 97 students, only
13 obesity students took part in the research. There were 2 (15,3%) students
had total cholesterol level above normal, 3 (23,1%) students had LDL level above normal,
1 (7,7%) student had HDL level below normal and 2 (15,4%) students hadtriglyceride level
above normal.
Keywords: obesity, student, adolescents, lipid profile, SMP Negeri 1 Manado

Abstrak: Obesitas merupakan keadaan abnormal penumpukan lemak yang dapat
mengganggu kesehatan. Masalah obesitas banyak dialami oleh beberapa golongan
masyarakat salah satunya remaja. Kadar profil lipid darah pada anak obesitas menyerupai
profil lipid pada penyakit kardiovaskular dan anak yang obesitas mempunyai risiko
hipertensi lebih besar. Profil lipid adalah keadaan lemak darah yang ditinjau dari
kandungan total kolestrol dalam darah, LDL, HDL dan Trigliserida. Sesuai kriteria
International Diabetes federation (IDF) dikategorikan obesitas jika nilai lingkar pinggang
≥90 cm untuk laki-laki dan ≥80 cm pada perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran profil lipid pada siswa obesitas di SMP Negeri 1 Manado.Penelitian
dilakukan menggunakan metode observasional dengan desain crosssectional study, dimana
obesitas diukur berdasarkan lingkar pinggang dan kadar profil lipid di periksa di
laboratorium. Berdasarkan hasil pemeriksaan lingkar pinggang pada 371 populasi
didapatkan 97 siswa termasuk dalam kategori obesitas dan dari 97 siswa tersebut hanya 13
siswa yang bersedia untuk melakukan pemeriksaan profil lipid. Dari hasil pemeriksaan
tersebut didapatkan 2 (15.3%) siswa obesitas memiliki kadar kolestrol total diatas normal, 3
(23.1%) siswa obesitas memiliki kadar LDL diatas normal, 1 (7.7%) siswa obesitas
memiliki kadar HDL dibawah normal, dan 2 (15.4%) siswa obesitas memiliki kadar
Trigliserida diatas normal.
Kata Kunci : obesitas, siswa, remaja, profil lipid, SMP Negeri 1 Manado

72

Populasi adalah seluruh dari 1.6 Yogyakarta.3. Trigliserida (≥150 mg/dL).. Pada penelitian di Kota METODE PENELITIAN Tomohon dan Tondano pada tahun 2010 Penelitian ini dilakukan dengan masing-masing kota memiliki prevalensi menggunakan metode cross sectional obesitas yang tinggi pada usia remaja (potong lintang).3 mg/dl. Iksan.4 persen (2007) menjadi 7. Obesitas saat ini menjadi masalah Menurut Hidayati dan Siti.. Manampiring. HDL (< 40 mg/dL) dan obesitas harus dievaluasi sejak dini. Masalah %. Waktu penelitian Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun mulai bulan November 2014 sampai 2013 menyatakan prevalensi gemuk naik Januari 2015. Definisi Operasional profil Profil lipid adalah keadaan lemak darah lipid yaitu dinilai keadaan lemak darah yang ditinjau dari kandungan total kolestrol yang ditinjau dari kandungan total kolestrol dalam darah .2 Secara aterosklerosis berhubungan dengan lipid fisiologis.2 %. terdaftar (burger. obesitas didefinisikan sebagai dalam darah.3 Menurut Krisma. Serta kadar trigliserida kategori gizi dianjurkan.9 Riset Kesehatan Dasar seseorang yang memiliki berat badan 20% (RISKESDAS) tahun 2013 menyatakan lebih tinggi dari nilai tengah kisaran berat penduduk di Indonesia tahun 2013 dengan badannya yang normal dianggap kisaran umur ≥ 15 tahun memiliki kadar mengalami obesitas.0 % versus 11. obesitas merupakan dan anak yang obesitas mempunyai risiko keadaan abnormal penumpukan lemak hipertensi lebih besar.9 %. LDL (≥130 Trigliserida. terutama di kota. Masalah obesitas kolesterol total di atas nilai normal sebesar banyak dialami oleh beberapa golongan 35. Sampel adalah Beberapa faktor penyebab obesitas siswa SMP Negeri 1 Manado. LDL. lipid darah pada anak obesitas menyerupai kota besar. Penelitian dilaksanakan di masing-masing 35 % dan 38.5 Di Indonesia ditemukan borderline tinggi 13.9 masyarakat salah satunya remaja.1 Menurut (World Health profil lipid pada penyakit kardiovaskular Organization) WHO. kadar LDL diatas nilai normal dengan gizi pada remaja timbul karena perilaku kategori near optimal dan borderline gizi yang salah yaitu ketidakseimbangan 60.6 % di Semarang dan 15.10 Faktor resiko terjadi suatu kondisi akumulasi lemak yang tidak penyakit jantung koroner di Indonesia normal atau berlebihan di jaringan adiposa akibat Displidemia antara 7-17 % dengan sampai kadar tertentu sehingga dapat rata-rata kadar kolestrol antara 203-213 merusak kesehatan.8 % di Denpasar.2 penyakit berat.10 Displidemia pada anak mg/dL).7 % di untuk kategori tinggi dan sangat tinggi. kadar profil kesehatan di Indonesia. kategori tinggi dan sangat tinggi antara konsumsi gizi dengan kecukupan 15. saji lainnya yang tersedia di gerai makanan. Fatimawali: Gambaran profil Lipid. hot dog) dan makanan siap dan aktif mengikuti kegiatan disekolah. kadar HDL dibawah normal 22. Siswa yang bersedia menandatangani surat Faktor penyebab lainnya adalah kurang persetujuan untuk dijadikan sampel aktivitas fisik baik kegiatan harian maupun penelitian dan telah berpuasa selama 10 - latihan fisik terstruktur.3 persen siswa kelas 1-3 SMP Negeri 1 Manado (2013) untuk remaja berumur 16-18 tahun. sehingga memungkinkan orang menandatangani surat persetujuan dan tua yang gemuk memiliki anak yang gemuk siswa yang sedang atau pernah menderita juga.9 %. 10. Obesitas dinilai 73 .3%.9 % prevalensi obesitas sebesar 9.6 yang berusia 11-14 tahun. Kriteria Eksklusi adalah siswa yang juga menyatakan bahwa kegemukan dapat berusia 11 – 14 tahun yang tidak bersedia diturunkan. Kriteria Inklusi adalah siswa makanan jajanan seperti makanan cepat saji yang berusia 11-14 tahun.1.8 Penelitian lain 12 jam. HDL dan dalam darah (≥200 mg/dL). Pengambilan pada anak usia sekolah antara lain asupan sampel menggunakan cara Simple Random makanan berlebihan yang berasal dari jenis Sampling.11 Pembentukan yang dapat mengganggu kesehatan. pizza.4 Hasil SMP Negeri 1 Manado. sehat.

3%. 1 presentase 14. Serta 2 terhadap 13 orang siswa yang telah siswa memiliki kadar Trigliserida diatas bersedia untuk dijadikan sampel. Menunjukan dari 371 normal dengan kategori Tinggi (≥ 240 remaja yang diukur lingkar pinggang mg/dL) dan 1 siswa termasuk Batas Tinggi berusia 11-14 tahun didapatkan 97 orang (200-239 mg/dL) dengan presentase 15.8 %) (14. Menunjukan dari 97 nilai normal dengan kategori Low (≤ 40 orang siswa dilakukan pengambilan darah mg/dL) dengan presentase 7. penelitian yang di tanda-tangani Kepala Kategorian obesitas berdasarkan nilai Bagian Kimia Fakultas Kedokteran lingkar pinggang.1%) (11. Prevalensi obesitas siswa SMP Negeri 1 Manado No Jenis N Lingkar Pinggang kelamin Normal Obesitas % (%) (%) 1 L 176 131 44 100 (35.1 % yang terdiri dari 44 normal kategori Batas Tinggi (130-159 remaja laki-laki dengan presentase 11. siswa yang mengalami obesitas dengan 1 siswa memiliki kadar LDL diatas nilai presentasi 26. memiliki kadar kolestrol total diatas nilai 74 .9 %) (26. 5. Volume 3. 2007). Tabel 1.1 %) Pada Tabel 1.4 %. siswa memiliki kadar HDL yang dibawah Tabel 2.2 %) Total 371 274 97 100 (73.1%.7%.9 % mg/dL) dan 2 siswa kategori Sangat Tinggi dan 53 remaja perempuan dengan (≥190 mg/dL) dengan presentase 23. Nomor 1. 4. Dari hasil nilai normal (≥150 mg/dL) dengan pengambilan tersebut diperoleh 1 siswa presentase 15.Jurnal e-Biomedik (eBm).2 %.9 %) 2 P 195 143 53 100 (38. Tempat di SMP Negeri 1 Manado. Universitas Sam Ratulangi dan diserahkan dan untuk wanita >80 cm (International kepada Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Diabetes Federation. Subjek dalam penelitian ini adalah HASIL PENELITIAN remaja yang berusia 11-14 tahun yang Penelitian ini dilakukan sejak bulan merupakan siswa SMP Negeri 1 Manado November 2014 sampai bulan Januari 2015 kelas 7 sampai 9. Januari-April 2015 dari pengukuran lingkar pinggang. Penelitian pengukuran diantara tulang panggul bagian diawali dengan membuat surat izin atas dan tulang rusuk bagian bawah. untuk laki-laki >90 cm. Manado.

(**) Kategori Batas Tinggi BAHASAN Penelitian ini dilakukan pada bulan diserahkan kepada Kepala Sekolah SMP november 2014 dengan menggunakan Negeri 1 Manado untuk mendapatkan izin sampel siswa SMP Negeri 1 Manado. Kadar Kolestrol Total untuk siswa obesitas (Kategori NCEP 2011) Nama JK Umur Lingkar Kolestrol Total Pinggang (mg/dL) (cm) DR P 13 90 256* CM P 12 83 170 TM P 14 87 162 RN L 13 103 163 RH L 12 99 196 DS L 13 93 147 MI L 13 92 143 SO P 13 87 164 AM L 13 97 217** AU L 14 91 115 NP P 14 82 141 YA L 13 92 171 CTR P 13 84 158 Ket : (*) Kategori Tinggi . Pada penelitian yang mengambil awal penelitian peneliti terlebih dahulu sampel 371 siswa SMP Negeri 1 Manado membuat surat pengantar penelitian yang yang berusia 11-14 tahun yang dipilih telah ditanda tangani oleh Kepala Bagian secara acak diperoleh 97 orang termasuk Kimia Fakultas Kedokteran Universitas dalam kategori obesitas (26. (**) Kategori Batas Tinggi Tabel 3. pada penelitian. Kadar LDL untuk siswa obesitas (Kategori NCEP 2011) Nama JK Umur Lingkar LDL Pinggang (cm) (mg/dL) DR P 13 90 201* CM P 12 83 118 TM P 14 87 121 RN L 13 103 116 RH L 12 99 136** DS L 13 93 99 MI L 13 92 77 SO P 13 87 110 AM L 13 97 153** AU L 14 91 106 NP P 14 82 85 YA L 13 92 108 CTR P 13 84 102 Ket : (*) Kategori Sangat Tinggi .. Fatimawali: Gambaran profil Lipid. Tabel 2. Manampiring. surat tersebut kemudian 75 . Sam Ratulangi. Iksan.1%)..

Kadar HDL untuk siswa obesitas (Kategori IDF 2007) Nama JK Umur Lingkar HDL Pinggang (cm) (mg/dL) DR P 13 90 52 CM P 12 83 47 TM P 14 87 41 RN L 13 103 43 RH L 12 99 53 DS L 13 93 47 MI L 13 92 60 SO P 13 87 38* AM L 13 97 50 AU L 14 91 40 NP P 14 82 50 YA L 13 92 53 CTR P 13 84 53 Ket : (*) Kategori Dibawah Nilai Normal Tabel 5. Januari-April 2015 Tabel 4. Nomor 1.2 38 60 50 6.6 76 .2 LDL 48.8 77 201 110 31.4 115 256 163 36. Deviasi Lipid KT 169. Kadar Trigliserida untuk siswa obesitas (Kategori IDF 2007) Nama JK Umur Lingkar Trigliserida Pinggang (cm) (mg/dL) DR P 13 90 73 CM P 12 83 110 TM P 14 87 86 RN L 13 103 102 RH L 12 99 153* DS L 13 93 63 MI L 13 92 57 SO P 13 87 170* AM L 13 97 94 AU L 14 91 70 NP P 14 82 61 YA L 13 92 68 CTR P 13 84 54 Ket : (*) Kategori Diatas Nilai Normal Tabel 6.Jurnal e-Biomedik (eBm). Statistik hasil penelitian siswa obesitas Profil Rata-rata Min Max Median St.3 HDL 117.3 54 170 73 36. Volume 3.9 TG 89.

mg/dL) adalah 7. Sangat Tinggi (≥190 mg/dL).16 Dari peningkatan kadar LDL membuat siswa cenderung makan makanan umumnya bisa menyebabkan terjadi cepat saji seperti burger.3%.2 % pada perempuan dimana lemak bebas portal yang tinggi akan sesuai juga dengan penelitian Wulan menstimulasi sintesis triasilgliserol di hati.17 Plak-plak dikemudian hari.2%) yang termasuk dalam penyakit kardiovaskular dan anak yang kategori obesitas. Angka ini bisa siswa memiliki kadar LDL diatas nilai dibilang cukup tinggi. Tingginya pembentukan Sesuai letak SMP Negeri1 Manado di VLDL tersebut dapat meningkatkan kadar tengah kota dengan memiliki banyak kantin LDL yang merupakan penguraian dari di dalam sekolah maupun di luar sekolah VLDL.5 % pada perempuan dan 2.13 dikenal sebagai fatty streak.15 yang dikeluarkan kementrian kesehatan Bila dihubungkan dengan obesitas. Fatimawali: Gambaran profil Lipid. Prevalensi Hiperkolestrolemia LDL ini jika disertai siswa memiliki kadar HDL yang dibawah dengan hipertrigliserida dan hipo-HDL bisa nilai normal dengan kategori Low (≤ 40 menyebabkan terjadinya Dislipidemia. pizza.6 Hasil ini pun didukung dengan atau berlebihan dijaringan adiposa. kolestrol LDL.9 % pada laki.91 produksi apo-B yang merupakan protein % pada laki-laki. Iksan.. penelitian yang telah dilakukan di SMP Pembesaran adiposit ini menunjukkan Negeri 1 Manado.1 % siswa normal adalah 23. Kadar asam laki dan 14. trigliserida di atas Berdasarkan hasil riset yang diperoleh nilai normal serta penurunan kolestrol HDL Riset kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013 di dalam darah. Tinggi (≥ 240 mg/dL) dan Batas Tinggi terdapat 23. Prevalensi siswa Dislipidemia adalah kelainan metabolisme memiliki kadar Trigliserida diatas nilai lipid yang ditandai peningkatan kolestrol normal (≥150 mg/dL) adalah 15. berperan dalam diperoleh prevalensi obesitas sebesar 26. Terdapat 44 laki-laki (11.12 utama di hati.7%. hot dog penumpukan lemak pada ruang ataupun gorengan. Prevalensi LDL melebihi nilai normal. obesitas mempunyai risiko hipertensi lebih Dari 97 orang siswa dilakukan besar. Aterosklerosis Obesitas pada masa anak berisiko ini dapat mempersempit lumenpembuluh tinggi menjadi obesitas dewasa dan darah koroner sehingga aliran darah berpotensi tinggi mengalami penyakit terganggu dan menurunkan elastisistas metabolik dan penyakit degeneratif pembuluh darah tersebut.1% dengan kategori obesitas ini bisa dissebut mengalami Batas Tinggi (130-159 mg/dL) dan kategori hiperkolestrolemia LDL. 23.14 prevalensi siswa memiliki kadar kolestrol Dari 13 siswa obesitas yang bersedia total diatas nilai normal dengan kategori menjadi sampel pengambilan darah. total.9%) dan 53 obesitas menyerupai profil lipid pada perempuan (14. Profil lipid pada anak dipembuluh darah koroner tersebut akan 77 .4 %.6 dengan akumulasi lemak yang tidak normal %.11 Terdapat hubungan erat anatara pengambilan darah terhadap 13 orang siswa kadar kolestrol total atau kolestrol LDL yang telah bersedia untuk dijadikan sampel. dalam plasama dan penyakit jantung Dari hasil pengambilan tersebut diperoleh koroner. Dari penelitian tersebut peningkatan lipolitik. Tuerah tahun 2012 didapat perbandingan yang akan diseksresikan dalam VLDL dan lebih besar 9. Pada umumnya..1 peningkatan asam lemak bebas melalui % dengan perbandingan 11. sirkulasi portal menuju hati. subendotel pembuluh darah yang makanan cepat saji ini mengandung lemak merupakan tanda awal adanya dan garam tinggi dengan kandungan serat pertumbuhan plak aterosklerotik yang yang rendah. ditemukan bahwa prevalensi obesitas secara fisiologis obesitas atau berat badan berdasarkan indikator lingkar perut pada lebih didefinisikan sebagai suatu keadaan remaja dengan usia ≥15 tahun sebesar 26.1 % siswa yang memiliki kadar (200-239 mg/dL) adalah 15. Manampiring.

tersebut didapatkan 2 (15. Faktor resiko obesitas 13 siswa yang bersedia untuk melakukan pada remaja sma negeri 2 dan sma pemeriksaan profil lipid. sehingga merubah kadar profil lipid dalam Prevalensi obesitas pada remaja di darah. Perbedaan profil lipid darah memiliki kecendrungan timbulnya berbagai asupan lemak normal dan lemak macam pernyakit. negeri 3 di kota pekalongan tahun Hasil pemeriksaan profil lipid 2010.1 %) siswa termasuk dalam kategori 5. 78 . Juni 2011. dengan ukuran berat badan yang lebih 9. smpn 8 manado. dan garam tinggi yang menyebabkan Maret 2007. Makara kesehatan. (26. Jurnal e-biomedik. Pada penelitian ini dapat disimpulkan Prevalensi obesitas pada remaja sma berdasarkan hasil pemeriksaan lingkar ypkm di kota manado. Aaltje EM. dan meningkatkan aktivitas fisik di rumah dan sekolah. Agustini U. Januari-April 2015 semakin menyumbat dan menimbulkan menghindari penyakit ataupun komplikasi penyakit jantung koroner. Juli 2014. Muktiharti S. karena 43. Sindroma Trigliserida diatas nilai normal metabolik pada remaja obesitas. sarapan teratur. Donald AC. HDL. M med indones. SIMPULAN 4.2. 2009. bahwa siswa SMP Negeri 1 Manado Sari pediatri. 2006. Maj kedokt indon.15. Billy JK. Setelah 4 bulan pola kepada semua pihak yang turut serta hisup responden dirubah. Untuk orang tua dapat tinggi pada anak dengan obesitas membantu anak dalam mengatur pola hidup usia 6-7 tahun.Jurnal e-Biomedik (eBm). Sartika RAD. makan dan memperbanyak aktivitas fisik. Krisma JMT. seperti menyumbang pikiran dalam penulisan mengurangi makan makanan fast food. Faktor resiko obesitas Bagi remaja untuk dapat mengatur pola pada anak 5-15 tahun di indonesia.4%) siswa obesitas memiliki kadar Sakundarmo. M (15. Hamam H. artikel ini. Diunduh:22 September normal. Dibuktikan pada penelitian UCAPAN TERIMA KASIH Roya et al pada remaja dengan berat badan Penulis mengucapkan terima kasih lebih dan obesitas. 2011. et al. [disertasi]. Jurnal e- pinggang pada 371 populasi didapatkan 97 biomedik. 1 (7. Fatimawali. Purwanto.57:86-90 penumpukan lemak di jaringan adiposit 3. Purnomo I.8:25-31. Volume 3. serius.cipto cepat saji yanumumnya mengandung lemak mangkusumo. Chaula LS.3.1%) siswa Penelitian dan Pengembangan obesitas memiliki kadar LDL diatas nilai Kesehatan.37- amat terlebih bagi remaja obesitas. 2005. Ahlian A. Nomor 1. Hidayati SN. Badan diatas nilai normal.3%) siswa 6.7%) siswa obesitas memiliki 2014 kadar HDL dibawah nilai normal. 3 (23.2. DAFTAR PUSTAKA ternyata terjadi peningkatan kadar kolestrol 1. Tatalaksana obesitas di anak sekolah cenderung konsumsi makan subbagian bedah plastik rs dr. obesitas dan dari 97 siswa tersebut hanya Saleh R. juga membawa untuk mengontrol [Semarang]: Universitas kadar profil lipid secara berkala guna Diponegoro. sehat.43:300-5 SARAN 8.18 Hubungan asupan zat gizi & imt Melalui penelitian yang dilakukan di dengan hiperlipidemia pada murid SMP Negeri 1 Manado ini menunjukkan sltp yang obesitas di yogyakarta. M Mexitalia. Juli 2014. Laporan hasil Riset Kesehatan Dasar obesitas memiliki kadar kolestrol total (RISKESDAS) 2013. Pena medika. dan 2 7. termasuk prevalensi obesitas tinggi karena 2. Aaltje EM. Pola hidup juga dapat mempengaruhi kadar HDL. Lestari W.

Faisal A. 32 16. Jakarta: kadar ldl dan hdl pada mahasiswa Erlangga. 10. biomedik. Hubungan obesitas dengan Kedokteran klinis.kaiadi dan laboratorium klinik Tersedia dari: swasta di kota semarang. David R. John B. p. tubuh ≥23 kkg/mg2. Iksan.522-3 kota Bitung. Hubungan kadar 11. Biokimia Surabaya. Gambaran kadar kolestrol 2014. Juli 18. Jurnal e- 14. Siti Nurul. Ercho NC. Jakarta: Hikmah. Ardanan Y. ratulangi dengan indeks massa Juni 2008. David W. Juli 2013. Soetomo 17. p.. Media http://digilib. Boerhan H. 2005. Edisi 6. remaja di sma kristen tumou tou 2000. kedokteran dasar: Sebuah 12.ac.. Agustus 2012. Dislipidemia pada universitas lampung tahun 2013. dr. Allan M. Juli 2014. Jonathan HS. collen S. Rudi I.id/id/eprint/24 medika muda. Jurnal e-biomedik.957 79 . Wulan T. Laurenntia YS. kolestrol high density lipoprotein Obesitas pada anak. Jakarta: EGC. Fatimawali: Gambaran profil Lipid. Bagian/SMF Ilmu Kesehatan Anak Jurnal e-biomedik. P.unila.10. Prevalensi obesitas pada pendekatan klinis.192 preklinik fakultas kedokteran 15. Divisi Nutrisi darah dengan kadar high sensitivity Dan Penyakit Metabolic. obesitas dan tidak obesitas di rsup 2014 Jul 24 [akses 2014 Sep 22]. 2006. Dawn B. c-reactive protein pada remaja obes. Ali K. FK Unair/RS dr.2:514-7 low density lipoprotein darah pada 13. Manampiring. Sehat itu mudah mahasiswa angkatan 2011 fakltas wujudkan hidup sehat dengan kedokteran universitas sam makanan tepat.