You are on page 1of 7

LAPORAN PENDAHULUAN

RETARDASI MENTAL

Disusun Oleh :
Hadi Ari Yanto
101018

D III KEPERAWATAN
STIKES MUHAMMADIYAH KLATEN
2012 / 2013

a.pengaruh lingkungan dan kelainan mental lain Dalam buku Ilmu kesehatan Anak FKUI Retardasi mental juga disebabkan oleh Gangguan psikiatris berat dengan deviasi psikososial atau lingkungan. Penyebab Organik 1). Maturasi b. PENGERTIAN Retardasi mental adalah kemampuan mental yang tidak mencukupi(WHO) Retardasi Mental adalah Kelainan fungsi intelektual yang subnormal terjadi pada masa perkembangan dan berhubungan dengan satu atau lebih gangguan dari . Proses belajar c. 3. Faktor prenatal : o Penyakit kromosom ( Trisomi 21 ( Sindrom Down) o Sindrom Fragile X o Gangguan Sindrom ( distrofi otot Duchene. Penyebab non organik  Kemiskinan dan keluarga tidak harmonis  Sosial cultural  Interaksi anak kurang  Penelantaran anak c. MANIFESTASI KLINIS  Gangguan kognitif  Lambatnya ketrampilan ekspresi dan resepsi bahasa  Gagal melewati tahap perkembangan yang utama  Lingkar kepala diatas atau dibawah normal  Kemungkinan lambatnya pertumbuhan  Kemungkinan tonus otot abnormal  Kemungkinan ciri-ciri dismorfik  Terlambatnya perkembangan motoris halus dan kasar . ETIOLOGI Kelainan ini dapat digolongkan menjadi : a. Faktor Perinatal :  Abrupsio plasenta  Diabetes maternal  Kelahiran premature  Kondisi neonatal termasuk meningitis dan perdarahan intracranial 3). Penyesuaian diri secara social 2. RETARDASI MENTAL 1. Penyebab lain : Keturunan. neurofibromatosis( tipe 1) o Gangguan metabolisme sejak lahir ( Fenilketonuria ) 2). Faktor Pasca natal :  Cedera kepala  Infeksi  Gangguan degeneratif b.

5. Efektifitas seseorang dalam memenuhi harapan kelompok budayanya terhadap orang seusianya) dalam sedikitnya dua area berikut : komunikasi.penggunaan sarana- sarana komunitas. Retardasi mental berat ( Tingkat IQ 20-35 sampai 35-45 ) 318. KRITERIA DIAGNOSTIK . CLINICAL PATHWAY Prenatal Retardasi Mental Perinatal Pasca natal Ketidakmampuan kognitif (IQ <70-75) Berbicara berbahasa ketrampilan merawat Gangguan pertumbuhan dan perkembangan Gangguan komunikasi Kurang perawatan diri 6.4. pengarahan diri . bersantai .1. ketrampilan sosial dan interpersonal .Fungsi intelektual yang secara signifikan berada dibawah rata-rata . kesehatan dan keamanan. Kode dibuat berdasarkan tingkat keparahan yang tercermin dari kerusakan inteletual : 317 Retardasi mental ringan ( Tingkat IQ 50-55 sampai kira-kira 70 ) 318. perawatan diri .Awitan terjadi sebelum usia 18 tahun. Retardasi mental ini termasuk kelemahan atau ketidakmampuanh kognitif yang muncul pada masa kanak-kanak ( Sebelum usia 18 tahun ) yang ditandai dengan fungsi kecerdasan di bawah normal ( IQ 70 sampai 75 atau kurang ) dan disertai keterbatasan- keterbatasan lain pada sedikitnya dua area fungsi adaftif : Berbicara dan berbahasa . bekerja. ketrampilan akademik fungsional . perinatal dan pasca natal. Retardasi mental Sedang ( Tingkat IQ 35-40 sampai 50-55 ) 318 .2. ketrampilan merawat diri. . kerumahtanggaan. Retardasi mental yang amat sangat berat (Tingkat IQ dibawah 20-25 ) 319 Retardasi mental dengan keperahan yang tidak disebutkan: jika terdapat dugaan kuat adanya retardasi mental tetapi emintelligence orang tsb tidak dapat diuji dengan test Standar. akademik fungsional. bersantai dan bekerja.Kekurangan atau kerusakan fungsi adaptif yang terjadi bersamaan ( mis. kesehatan dan keamanan . IQ kira-kira 70 atau kurang( untuk bayi penilaian klinis dari fungsi fungsi intelektual dibawah rata2 ). PATOFISIOLOGI Retardasi mental merujuk pada keterbatasan nyata fungsi hidup sehari-hari.kerumahtanggaan. . ketrampilan social. penggunaan sarana- sarana masyarakat pengarahan diri. Diagnosis retardasi mental ditetapkan secara dini pada masa kanak-kanak. Penyebab retardasi mental bisa digolongkan kedalam prenatal.0. .

d. Woodcock- Johnson Scales of independent Behaviour. PENGKAJIAN Pengkajian terdiri atas evaluasi komprehensif mengenai kekurangan dan kekuatan yang berhubungan dengan ketrampilan adaptif . UJI LABORATORIUM DAN DIAGNOSTIK  Uji intelegensi standar ( stanford binet. kelainan fungsi kognitif  Risiko cedera b. 9. akademik fungsional. penggunaan sarana-sarana di masyarakat pengarahan diri.weschler. pemeliharaan kesehatan dan keamanan.  Antidepresan ( imipramin (Tofranil)  Karbamazepin ( tegrevetol) dan propanolol ( Inderal ) Pencegahan :  Meningkatkan perkembangan otak yang sehat dan penyediaan pengasuhan dan lingkungan yang merangsang pertumbuhan  Harus memfokuskan pada kesehatan biologis dan pengalaman kehidupan awal anak yang hidup dalam kemiskinan dalam hal ini .pelayanan dukungan keluarga ASUHAN KEPERAWATAN A.Mellaril untuk remaja dengan perilaku yang membahayakan diri sendiri  Psikostimulan untuk remaja yang menunjukkan tanda-tanda gangguan konsentrasi/gangguan hyperaktif.d. 7. DIAGNOSA KEPERAWATAN  Gangguan pertumbuhan dan perkembangan b. perawatan diri.d. pembentukan ketrampilan rekreasi dan ketenangan dan bekerja. B. KOMPLIKASI  Serebral palcy  Gangguan kejang  Gangguan kejiwaan  Gangguan konsentrasi /hiperaktif  Defisit komunikasi  Konstipasi 8. School edition of the adaptive behaviour scales ). PENATALAKSANAAN MEDIS Berikut ini adalah obat-obat yang dapat digunakan :  Obat-obat psikotropika ( tioridazin. perilaku agresif ketidakseimbangan mobilitas fisik . komunikasi. . kelainan fungsi kognitif  Gangguan komunikasi verbal b.perawatan prenatal .pengawasan kesehatan reguler . Bayley Scales of infant development )  Uji perkembangan seperti Denver II  Pengukuran fungsi adaftif ( Vineland adaftive behaviour scales. interaksi sosial.

d. perubahan mobilitas fisik /kurangnya kematangan perkembangan. memiliki anak retardasi mental  Deficit perawatan diri b. HASIL YANG DIHARAPKAN  Anak berfungsi optimal sesuai tingkatannya  Keluarga dan anak mampu menggunakan koping terhadap tantangan karena adanya ketidakmampuan  Keluarga mampu mendapatkan sumber-sumber sarana komunitas .  Gangguan interaksi social b.d. C. PENDIDIKAN PADA ORANG TUA  Perkembangan anak untuk tiap tahap usia  Dukung keterlibatan orang tua dalam perawatan anak  Bimbingan antisipasi dan manajemen menghadapi perilaku anak yang sulit  Informasikan sarana pendidikan yang ada dan kelompok E. INTERVENSI  Kaji factor penyebab gangguan perkembangan anak  Indentifikasi dan gunakan sumber pendidikan untuk memfasilitasi perkembangan anak yang optimal  Berikan perawatan yang konsisten  Tingkatkan komunikasi verbal dan stimualsi taktil  Berikan instruksi berulang dan sederhana  Berikan reinforcement positif atas hasil yang dicapai anak  Dorong anak melakukan perawatan sendiri  Manajemen perilaku anak yang sulit  Dorong anak melakukan sosialisasi dengan kelompok  Ciptakan lingkungan yang aman D.d. kesulitan bicara/ kesulitan adaptasi sosial  Gangguan proses keluarga b.

EGC Jakarta Lusmilasari L.Asuhan Keperawatan Klien dengan Retardasi Mental(materi kuliah tidak di publikasikan).Ilmu Kesehatan Anak Jilid I. DAFTAR PUSTAKA Betz and Sowde. Jakarta : EGC Gordon et.Philadelpia USA Nelson.al.2001.PSIK FK UGM Jogjakarta.1994. 2009. .2002. Buku Saku Keperawatan Pediatri Edisi 5.Nursing Diagnoses : Definition & Classification 2001-2002.