You are on page 1of 2

Perang Dingin Tahun 1970-an

oleh Rani Wahyuningtyas, 1306394285 Prodi Jepang

Ditengah-tengah terjadinya perang dingin, muncul berbagai macam perjanjian.
Salah satu diantaranya adalah perjanjian SALT atau Strategic Arms Limitation Talks
yang berisi tentang pengurangan penggunaan nuklir saat perang. Perjanjian tersebut
adalah perjanjian antara USSR dengan sekertaris jendral partai komunis Uni Soviet
yaitu Leonid Brezhnev yang juga melibatkan Presiden Amerika Serikat pada masa itu
yaitu Richard Nixon. SALT pertama terjadi pada 26 Mei1972, ketika Presiden Nixon
dan sekertaris jendral Brezhnev menandatangani perjanjian ABM dan persetujuan
sementara pada strategi penyerangan. Lalu, peristiwa tersebut dilanjut pada perjanjian
SALT yang kedua. Pada akhir tahun 1972, negosiasi untuk SALT II dilanjutkan
selama tujuh tahun. Pada tanggal 18 Juni 1979, di Wina, Brezhnev dan Presiden
Jimmy Carter menandatangani perjanjian SALT yang kedua. SALT II menetapkan
peraturan yang lebih spesifik. Perjanjian ini terus menerus di ratifikasi yang sampai
akhirnya menumbuhkan perjanjian baru, yaitu START.

Peristiwa selanjutnya yang muncul pada perang dingin di tahun 70-an adalah
Presiden Richard Nixon yang kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat
pada 1968 – 1974. Selain itu juga, terjadinya kudeta di Chile yang penyebab awalnya
terjadi karena serikat buruh tidak puas dengan upah yang mereka terima, yang
membuat harga menjadi lebih tinggi dan menyebabkan inflasi. Lalu, pemuda Chile
mulai memprotes pemerintah bersama dengan serikat buruh, yang cenderung
mengarah ke arah Partai Komunis di Chile. Selain itu juga, peristiwa yang muncul
adalah Gerald Ford yang kembali menjabat sebagai presiden Amerika Serikat pada
1974-1976.

Peristiwa yang terjadi pula pada tahun tersebut adalah operasi Babylift dimana
pada tanggal 30 Maret 1975 sampai pertengahan April kota Saigon di Vietnam
diserang dari segala sisi yang menyebabkan banyak korban meninggal yang juga
menyebabkan banyak anak-anak menjadi yatim piatu. Oleh karena itu, Vietnam
meminta bantuan kepada Amerika dan akhirnya anak-anak yatim piatu tersebut
diterbangkan ke Amerika untuk diadopsi. Sempat terjadi kecelakaan ketika operasi ini
dilaksananakan. Akan tetapi, hal tersebut dapat diatasi. Lalu, peristiwa yang
bersambungan dari peristiwa ini adalah jatuhnya kota Saigon, Vietnam pada 30 April

Pada tahun 1975 bersamaan dengan adanya perang Vietnam. Kamboja dan Khmer sedang berada dalam perang saudara sejak tahun 1960. Presiden Amerika Carter juga tidak tinggal diam. Mereka memojokkan presiden Vietnam selatan pada saat itu yaitu Duong Van Minh dan dia bilang kepada pasukan yang menyerangnya bahwa ia menyerah. Dia menahan segala aset Iran kepada Amerika Serikat. Lalu. Selanjutna. Bom neutron dikenal sebagai bom yang memiliki radiasi yang tinggi karena tidak mengandung uranium yang merupakan bahan percobaan. 60 tahahn diambil dan 14 dibebaskan cepat lalu sisanya masih ditahan. Pada saat itu pula. Kamboja juga sedang diserang oleh pasukan Khmer. Lalu. .1975. kota Saigon lumpuh total. Lalu. Lalu. Mereka membawa para korban dan pengungsi ke Amerika. Perang dimenangkan oleh pasukan Khmer yang akhirnya mereka bisa mengontrol dan menguasai Kamboja dari segala sisi. dukungan tersebut menimbulkan kecaman bagi warga Iran yang akhirnya pada 4 November 1979 5000 pelajar muslim memenuhi kedutaan besar Amerika Serikat untuk Iran. Lalu. Presiden Iran pada saat itu adalah Shah Muhammad Reza Pahlavi yang pada saaat beliau memerintah didukung oleh Amerika. Iran mengalami krisis dari tahanan mereka. Walaupun mereka sudah dibantu oleh Amerika. Setelah mengalami berbagai penyerangan selama satu bulan. peristiwayang terjadi adalah terjadinya perang Ogaden antara Somalia dan Ethiopia pada tahun 1977. pada tahun 1979 terdapat peristiwa jatuhnya bom neutron. Akan tetapi. Perang tersebut terjadi karena adanya konflik internal antara muslim anti komunis dengan pemerintah Afganistan yang komunis yang dilundungi oleh pasukan Uni Soviet sejak tahun 1979 sampai 1989. peristiwa selanjutnya adalah diangkatnya Jimmy Carter menjadi presiden Amerika Serikat pada tahun 1976-1980. mereka masih belum bisa menang. Pada akhir tahun 70-an. Maxamed Siyaad Barre presiden Somalia sadar bahwa Ethiopia tidak suka pada militernya dan hal tersebut adalah penyebab terjadinya konflik. Hal tersebut disebabkan karena Mengistsu Haile Mariam ditunjuk sebagai kepala militer Ethiopia dan pada saat itu pula Ethiopia mencoba untuk melawan musuh-musuhnya. Vietnam utara menerobos dinding istana kepresidenan Vietnam selatan. peristiwa selanjutnya adalah perang Afganistan yang terjadi pada 1978-1992.