You are on page 1of 26

BAB 2

LANDASAN TEORI

Pada bab ini akan dibahas beberapa konsep teori permainan pada permainan
berstrategi murni dan campuran dari dua pemain dengan yang akan
digunakan sebagai landasan berfikir dalam melakukan penelitian ini. Juga
akan dibahas Keseimbangan Nash (Nash Equilibrium) yang akan menjadi
pertimbangan dalam mengambil keputusan dari permainan dari dua pemain.
Beberapa konsep dan metode teori permainan dalam menentukan
keseimbangan atau titik optimal dari permainan berstrategi murni dan aturan
dominansi dengan Nash Equilibrium akan dipergunakan pada bab
pembahasan.

2.1 Riset Operasi

Permasalahan yang dihadapi pada dunia industri, perdagangan,
pemerintahan, dan sebagainya semakin hari semakin komplek dan rumit.
Dari permasalahan tersebut diperlukan pengembangan dalam metodologi
permecahan masalah tersebut. Cara yang baik dalam memecahkannya
menimbulkan kebutuhan akan teknik-teknik riset operasi (operation
research).

Riset operasi diartikan sebagai peralatan manajemen yang menyatukan ilmu
pengetahuan, matematika, dan logika dalam rangka memecahkan
masalahmasalah yang dihadapi sehari-hari, sehingga akirnya permasalahan
tersebut dapat dipecahkan secara optimal (Subagyo,1993:4).

Operation Research juga diartikan sebagai aplikasi metode ilmiah pada
permasalahan yang kompleks yang muncul dalam manajemen sistem yang
besar yang mungkin melibatkan manusia, mesin, material dan uang yang
ditemukan antara lain pada industri, bisnis, pemerintahan, dan pertahanan.
Penerapan riset operasi didasarkan pada kebutuhan untuk mengalokasikan

Universitas Sumatera Utara

sumber daya yang terbatas sehingga lebih efektif dan efisien. Tujuan utama
adalah membantu manajemen menentukan kebijakan dan tindakan ilmiah.

Riset operasi merupakan suatu metode untuk memecahkan masalah
optimasi. Dalam riset operasi yang dibahas meliputi dynamic programing,
network analis, markov chain, games theory, nonlinier programing, dan
interger linier programing.

Suatu model dikatakan baik jika model tersebut bermanfaat dalam menjawab
permasalahan yang menjadi perhatian. Hal ini perlu diperhatikan dalam
membangun model dalam Operasi Riset. Prinsip dasar itu sebagai berikut. :
1. Jangan membangun model yang rumit jika dapat dibuat model yang lebih
sederhana.
2. Jangan mengubah permasalahan agar cocok dengan teknik atau metoda yang
ingin digunakan.
3. Proses deduksi harus dilakukan secara baik.
4. Proses validasi terhadap model harus dilakukan sebelum model tersebut
diimplementasikan.
5. Jangan memaksakan untuk menjawab suatu pertanyaan (permasalahan)
tertentu dari suatu model yang akan dirancang untuk menjawab pertanyaan
itu.
6. Suatu model punya karakteristik tertentu, sehingga jangan terlalu menjual
model yang dikembangkan. Suatu model sering kali menghasilkan suatu
kesimpulan yang sederhana dan menarik.
7. Suatu model yang dikembangkan memerlukan input /entry (data) yang
cermat.

2.2 Program Linear
Program Linear adalah suatu alat yang digunakan untuk menyelesaikan
masalah optimasi suatu model linear dengan keterbatasan-keterbatasan
sumber daya yang tersedia. Masalah program linear berkembang pesat
setelah ditemukan suatu metode penyelesaian program linear dengan
metode simpleks yang dikemukakan oleh George Dantzig pada tahun

Universitas Sumatera Utara

fungsi pada model ini ada dua macam yaitu fungsi tujuan dan fungsi pembatas. dan teori persediaan. Bentuk linear di sini berarti bahwa seluruh fungsi dalam model ini merupakan fungsi linear. Fungsi pembatas diperlukan berkenaan dengan adanya keterbatasan sumber daya yang tersedia. Secara umum. maka kita dapat menyelesaikan masalah program linear dengan metode grafik. Apabila banyaknya variabel (peubah) hanya dua buah. Fungsi tujuan dimaksudkan untuk menentukan nilai optimum dari funsi tersebut yaitu nilai maksimal untuk masalah keuntungan dan nilai minimal untuk masalah biaya. Selanjutnya berbagai alat dan metode dikembangkan untuk menyelesaikan masalah program linear bahkan sampai pada masalah riset operasi hingga tahun 1950 an sepertipemrogramandinamik. Untuk langkah awal ini kita akan menyelesaikan masalah program linear dua peubah dengan menggunakan metode grafik. waktu kerja. pendidikan dan masalah-masalah lain yang dapat dinyatakan dalam bentuk linear.teori antrian. perbankkan. Program Linear banyak digunakan untuk menyelesaikan masalah optimasi didalam industri. jumlah tenaga kerja.1947. tetapi dengan keterbatasan metode ini. Universitas Sumatera Utara . Tujuan utama dari program linear ini adalah menentukan nilai optimum (maksimal/minimal) dari fungsi tujuan yang telah ditetapkan. misalnya jumlah bahan baku yang terbatas. metode ini kurang cocok. luas gudang persediaan. Banyak cara untuk menyelesaikan masalah dalam program linear yaitu dari cara manual yaitu menggunakan perhitungan biasa sampai menggunakan bantuan komputer untuk penyelesaian masalah yang cukup rumit. maka untuk masalah dengan banyaknya variabel yang lebih dari dua.

Tujuan teori ini adalah menganalisa proses pengambilan keputusan dari persaingan yang berbeda-beda dan melibatkan dua atau lebih pemain/kepentingan. setiap pemain mempunyai kemampuan untuk mengambil keputusan secara bebas dan rasional. antara lain : Universitas Sumatera Utara . social. meliputi kemiliteran. strategi ayng ada. kalau memiliki suatu himpunan strategi. Konsep teori permainan menyediakan sebuah bahasa untuk memformulasi.3 Teori Permainan Teori permainan (Game Theory) merupakan teori yang menggunakan pendekatan matematis dalam merumuskan situasi persaingan dan konflik antara berbagai kepentingan (Fien Zulkariyah: 2004). seorang direktur suatu perusahaan didalam memperkenalkan sebuah produk baru berusaha mengetahui kemungkinan strategi paling baik atau suatu kombinasi strategi untuk merebut market share yang lebih besar. Setiap pemain diasumsikan mempunyai suatu seri rencana atau model tingkah laku dari mana pemain bisa memilih.2. Sebagai contoh pada dunia bisnis. Pemain dimaksudkan sebagai gerakan khusus yang harus dipilih dari himpunan strategi yang ada. bisnis. Teori ini dikembangkan dengan menganalisa proses pengambilan keputusan dari situasi-situasi persaingan yang berbeda-beda dan melibatkan dua atau lebih kepentingan. Kegunaan dari teori permainan adalah metodologi yang disediakan untuk menstruktur dan menganalisa masalah pemilihan strategi. Untuk menggunakan teori permainan. Anggapannya bahwa. Ide dasar dari teori permainan adalah tingkah laku strategis dari pemain atau pengambil keputusan (player or decision maker). menganalisa dan mengerti scenario strategi. Teori permainan dapat diterapkan dalam berbagai bidang. maka langkah pertama adalah menentukan secara explicit pemain. sementara saingannya juga mencoba meperkenalkan produk sejenis dengan strategi yang berbeda dengan direktur pemasaran tersebut. dan juga menentukan preferensi serta reaksi dari stiap pemain. menstruktur. ekonomi dan ekologi.

strategi atau rencana tidak dapat dirusak oleh pesaing lainya. 4. 6. Tujuan dari model adalah mengidentifikasi strategi atau rencana optimal untuk setiap pemain Universitas Sumatera Utara . Dominan adalah kondisi dimana pemain dengan setiap pay-offnya dalam strategi superior terhadap setiap pay-off yang berhubungan dalam suatu strategi alternative. yaitu: 1. Maximizing player adalah pemain yang berada di baris dan yang memenangkan/memperoleh keuntungan permainan. Permainan dikatakan adil apabila nilai permainan sama dengan nol dan sebaliknya. Strategi permainan adalah rangkaian kegiatan atau rencana yang menyeluruh dari seorang pemain. peningkatan mutu produk. 7. memilih media advertasi yang efektif. Aturan-aturan permainan adalah pola dimana para pemain memilih strategi mereka 5. sebagai reaksi atas perilaku pesaingnya. Strategi optimal adalah kondisi dimana dalam rangkaian kegiatan permainan seorang pemain berada dalam posisi yang paling menguntungkan tanpa menghiraukan kondisi pesaingnya. persentase market share. atau utilitas. 8. 2. Dalam hal ini. Disinilah peranan teori permainan untuk menentukan strategi mana yang akan diputuskan oleh dirktur pemasaran tersebut untuk merebut pasar. sedangkan minimizing player adalah pemain yang berada di kolom dan yang menderita kekalahan/kerugian. menunjukkan hasil-hasil (pay-off) dari strategi–strategi permainan yang berbeda-beda. penurunan harga. pemberian hadiah. Nilai permainan adalah hasil pay-off yang diperkirakan oleh pemain sepanjang rangkaian permainan dimana masing-masing pemain menggunakan strategi terbaiknya. hasil-hasil ini dinyatakan dalam suatu bentuk ukuran efektifitas seperti uang. Angka-angka dalam matriks pay-off. Aturan dominan digunakan untuk mengurangi ukuran matriks pay-off dan upaya perhitungan. 3. atau biasa disebut matriks permainan. Persaingan yang dicontohkan diatas dapat diidentifikasi untuk menjelaskan konsep teori permainan yang terdiri dari beberapa unsur-unsur dasar.

Sebelum kasus game theory diselesaikan dengan mengunakan salah satu metode game theory. maka permainan disebut sebagai permainan dua-orang. yaitu zero sum games dan non zero sum games. maka disebut permainan N- orang. dan jumlah strategi yang diganankan dalam permainan. Tetapi ide dan konsep teori permainan ini untuk beberapa hal berikut : a. Pada game theory berdasarkan jumlah pemainnya terbagi menjadi dua jenis games yang terkenal. Two person games jumlah pemainnya sebanyak dua orang. Nilai permainan pada zero sum games adalah nol. diidentifikasi terlebih dahulu berdasarkan jumlah pemain. Dengan demikian. Memberikan gambaran dan penjelasan situasi-situasi persaingan atau konflik. Begitu juga. sedangkan N person games jumlah pemainnya lebih dari dua orang. yaitu pure strategy (setiap pemain mempergunakan strategi tunggal) dan mixed strategy (setiap pemain menggunakan campuran dari Universitas Sumatera Utara . terlihat bahwa unsur-unsur diatas menunjukkan nilai praktis teori keputusan agak terbatas. jumlah keuntungan dan kerugian. dan jenis strategi yan digunakan. seperti jumlah pemain. Pada game theory terdapat dua jenis strategi permainan yang dapat digunakan. yaitu two person games dan N person games. bila jumlah pemain adalah N (dengan N>2). Mengembangkan suatu kerangka untuk analisis pengambilan keputusan dalam situasi-situasi persaingan. bila jumlah pemain ada dua. Menguraikan suatu metoda kuantitatif yang sistematis yang memungkinkan para pemain yang terlibat persaingan untuk memilih strategi-strategi yang rasional dalam pencapaian tujuan mereka. b. c. Berdasarkan jumlah keuntungan dan kerugiaan dikenal dua jenis games. Sebagai contoh. Model-model teori permainan dapat diklasifikasikan dengan sejumlah cara. sedangka non zero sum games nilai permainannya tidak sama dengan nol. seperti tawar-menawar dan perumusan koalisi. jumlah keuntungan dan kerugiaan atau yang biasa disebut nilai permainan.

permainan jumlah-nol terjadi jika jumlah ganjaran dari seluruh pemain adalah nol. 2. Sedangkan mixed strategy digunakan untuk mencari solusi optimal dari kasus game theory yang tidak mempunyai saddle point.3 Unsur-Unsur Dasar Teori Permainan Ada beberapa unsur atau konsep dasar yang sangat penting dalam penyelesaian setiap kasus dengan teori permainan yaitu: a) Jumlah Pemain Permainan diklasifikasikan menurut jumlah kepentingan atau tujuan yang ada dalam permainan tersebut. Dengan demikian dua orang atau lebih yang mempunyai kepentingan yang sama dapat diperhitungkan sebagai satu kelompok pemain. sedangkan permainan jumlah-bukan-nol tidak demikian halnya. selain dari itu adalah permainan jumlah – bukan-nol. permainan digolongkan menjadi 2 macam kategori. b) Ganjaran /Payoff Ganjaran/payoff adalah hasil akhir yang terjadi pada akhir permainan berkenaan dengan ganjaran ini. yaitu dengan memperhitungkan setiap keuntungan sebagai bilangan positif dan setiap kerugian sebagai bilangan negatif. Dalam hal ini perlu dipahami. Pure strategy digunakan untuk jenis permainan yang hasil optimalnya mempunyai saddle point (semacam titik keseimbangan antara nilai permainan kedua pemain). letak arti penting dari perbedaan kedua kategori permainan berdasarkan ganjaran ini adalah bahwa permainan jumlah-nol adalah suatu sistem yang tertutup. berbagai strategi yang berbeda-beda). bahwa pengertian “ jumlah pemain” tidak selalu sama artinya dengan “jumlah Orang” yang terlibat dalam permainan. Dalam permainan jumlah-nol setiap kemenangan bagi suatu pihak pemain merupakan kekalahan bagi pihak pemain lain. hampir semua Universitas Sumatera Utara . yaitu permainan jumlah-nol (zero-sum games) dan permainan jumlah-bukan-nol (non-zero-sum games). jumlah pemain disini berarti jumlah kelompok pemain berdasarkan masing-masing kepentingan atau tujuannya.

jika pemain pertama memiliki m kemungkinan strategi dan pemain kedua memiliki n kemungkinan strategi. permainan berstrategi mxn dilambangkan dengan matriks permainan m x n . meskipun tidak selalu harus dalam unit moneter . baris-barisnya melambangkan strategi –strategi yang dimiliki pemain pertama. Teori permainan berasumsi bahwa strategi yang tersedia bagi masing- masing pemain dapat dihitung dan ganjaran yang berkaitan dengannya dapat dinyatakan dalam unit. c) Strategi Permainan Strategi permainan dalam teori permainan adalah suatu siasat atau rencana tertentu dari seorang pemain. maka permainan tersebut dinamakan permainan m x n. permainan diklasifikasikan menurut jumlah strategi yang tersedia bagi masing-masing pemain. sebagai reaksi atas aksi yang mungkin dilakukan oleh pemain yang menjadi saingannya. yaitu untuk menentukan pilihan strategi yang akan dijalankan oleh masing-masing pemain. hal ini penting bagi penyelesaian permainan. matriks permainan disebut juga matriks ganjaran yaitu sebuah matriks yang semua unsur berupa ganjaran dari para pemain yang terlibat dalam permainan tersebut. letak arti penting dari perbedaan jenis permainan berdasarkan jumlah strategi ini adalah bahwa permainan dibedakan menjadi permainan berhingga dan permainan tak berhingga. sedangkan kolom-kolomnya melambangkan strategi-strategi yang dimiliki pemain lain. d) Matriks Permainan Setiap permainan yang dianalisis dengan teori permainan selalu dapat disajikan dalam bentuk sebuah matriks permainan. Permainan berhingga terjadi apabila jumlah terbesar dari strategi yang dimiliki oleh setiap pemain berhingga atau tertentu. sedangkan permainan tak berhingga terjadi jika setidak-tidaknya seorang pemain memiliki jumlah strategi yang tak berhingga atau tidak tertentu. dengan demikian. berbagai situasi dapat dianalisis sebagai permainan jumlah-nol. permainan pada dasarnya merupakan permainan jumlah-nol. dengan menganggap bahwa masing-masing pemain berusaha memaksimumkan Universitas Sumatera Utara .

dengan kata lain dilihat dari sudut pandang pemain tertentu. Untuk menentukan titik pelana biasanya dilakukan dengan menuliskan nilai-nilai minimum dan Maksimum masing- masing kolom. dimana takseorang pemain pun yang memperoleh keuntungan atau kemenangan dalam permainan yang tidak adil (unfair) seorang pemain akan memperoleh kemenangan atas pemain lain. berarti unsur tersebut merupakan titik pelana. atau jika maksimin =minimaks. kemudian menentukan maksimun diantara minimum baris dan minimum diantara maksimum kolom. sedangkan kolom yang mengandung titik pelana merupakan strategi optimum bagi pemain lain. dalam hal ini nilai pemain adalah positif jika pemain pertam (pemain Baris) memperoleh kemenangan. dalam hal ini baris yang mengandung titik pelana merupakan strategi optimum bagi pemain pertama. nilai permainan dilihat dari pihak pemain yang strategi- strateginya dilambangkan oleh baris-baris matriks ganjaran. Bila terdapat titik pelana permainan dapat segera dianalisis untuk diselesaikan. Langkah pertama penyelesaian sebuah matriks permainan adalah memeriksa ada atau tidaknya titik pelana . strategi yang optimum bagi masing-masing pemain adalah strategi pada baris dan kolom yang mengandung titik pelana tersebut. e) Titik Pelana (Saddle Poin ) Titik pelana adalah suatu unsur didalam matriks permainan yang sekaligus sebagai maksimin baris dan minimaks kolom. keuntungannya yang minimum (maksimin) atau meminimumkan kerugiannya yang maksimum (minimaks). pemain dikatakan adil (fair) apabila nilainya nol. permainan dikatakan bersaing ketat (Strictly determined) jika matriksnya memiliki titik pelana. secara konvensional . Universitas Sumatera Utara . dengan menganggap kedua pemain selalu berusaha memainkan strateginya yang optimum. jika unsur maksimum dari minimum baris sama dengan unsur minimum dari maksimum kolom. Nilai dari suatu permainan adalah ganjaran rata-rata/ganjaran yang diharapkan dari sepanjang rangkaian permainan. sebaliknya nilai permainan negatif jika pemain lain (pemain kolom ) memperoleh kemenangan. yaitu jika nilai permainan tersebut bukan nol.

Contoh: Terdapat sebuah titik pelana pada perpotongan baris kedua dengan kolom ketiga. karena maksimin ≠ minimaks. mengingat titik plananya 5. Tidak terdapat titik pelana. Terdapat sebuah titik pelana pada perpotongan baris ketiga (strategi optimum bagi pemain pertama) dengan kolom ketiga (strategi optimum bagi pemain lain). nilai permainan adalah -2. Universitas Sumatera Utara . Nilai permainan adalah 5. Baris kedua merupakan strategi optimum bagi pemain pertama atau pemain baris. sedangkan kolom ketiga merupakan stragi optimum bagi pemain lain atau pemain kolom.

sedangkan pemain yang meminimumkan akan mengidentifikasi starategi optimumnya dengan menggunakan criteria minimaks.5 Permainan Berjumlah Nol Dari Dua Orang Pemain Ada dua jenis persoalan Two-person. disebut saddle point. Solusi persoalan strategi campuran ini masih didasarkan pada kriteria maksimin dan minimaks.2. Nilai terkecil (nilai minimum) dari nilai-nilai maksimum ini adalah nilai minimaks. Disebut strategi permainan campuran (mixed-strategygame) pure-strategigame pemain yang akan memaksimumkan dan mengidentifikasi strategi optimumnya dengan menggunakan criteria maksimum.criteria minimaks (untuk permainan yang meminimumkan)dapatkan nilai maksimum pada masing-masing kolom. Kriteria maksimin (untuk pemain yang memaksimumkan) dapatkan nilai minimum dari masing- masing baris. Para pemain dapat memainkan seluruh strateginya sesuai dengan set probabilitas yang telah ditetapkan. penyelesainannya harus dilakukan dengan menggunakan strategi campuran. sedangkan baris meminimumkan ekspektasi payoff terbesar pada suatu baris. permainan yang kedua pemainnya melakukan pencampuran terhadap strategi-strategi yang berbeda dengan maksud untuk mencapai posisi pilihan terbaik. Seperti halnya strategi murni. maka titik keseimbangan tidak akan tercapai dan berarti tidak dapat diselesaikan dengan strategi murni sebaliknya dilakukan dengan strategi campuran. Dengan demikian. pemain yang posisi pilihan terbaiknya bagi bagi setiap pemain dicapai dengan memilih satu strategi tunggal sehingga permainannya disebut permainan strategi murni (pure-strategi game). pada strategi Universitas Sumatera Utara . Mixed-strategy game pada game yang tidak memiliki saddle point. strategi optimumnya adalah baris tempat nilai maksimin terletak. Dalam kasus seperti itu. strategi optimumnya adalah kolom tempat nilai minimaks terletak. zero-sum game. Pertama. Kedua. Dengan demikian. Jika nilai sama maka permainan telah terpecahkan. maka untuk permainan dengan strategi murni ini. Jika nilai maksimin tidak sama dengan minimaks. Perbedaanya adalah kolom memaksimumkan ekspektasi payoff terkecil. Nilai terbesar (nilai maksimum) dari nilai-nilai minimum ini adalah nilai maksimin. maka telah terjadi titik keseimbangan. maka untuk permainan dengan strategi murni ini.

Sebagai contoh adalah suatu permanan kartu dengan taruhan. Dengan memisalkan terdapat 2 orang pemain. Pada dasarnya jenis ini adalah game dengan interaksi antar pemain yang berkelanjutan. diantaranya adalah dengan cara grafis dengan menggunakan program linier. maka pada permainan tadi hanya akan menghasilkan nol pada akhirnya karena (5 – 5 = 0).campuran berlakunya hubungan. bila suatu pemain A memenangkan sebanyak 5 poin maka pemain B akan kehilangan sebanyak 5 poin juga. Konsep dari game ini dapat dilihat dari aturan yang berlaku dalam permainan ini . pertama jenis permainan startegi murni (pure strategy game) dimana setiap pemain hanya menjalankan strategi tunggal. Zero-Sum Game berakibat setiap aksi dari satu pemain selalu berdampak pada pemain lain. Dengan menganggap bahwa kekalahan adalah suatu minus dari menang. Berikut ini adalah gambarannya : Ada dua macam two person zero sum games. dan kedua permainan strategi campuran Universitas Sumatera Utara . Ada beberapa metode untuk menyelesaikan permainan jenis ini. Permainan dengan 2 pemain dengan perolehan (keuntungan)bagi salah satu pemain merupakan kehilangan (kerugian) bagi pemain lainnya.

Untuk pemain kolom >> if pay-off dari satu strategi < strategi lain Universitas Sumatera Utara . . Pay-off bernilai positif berarti keuntungan bagi pemain baris 3. Pay-off bernilai negative berarti keuntungan bagi pemain kolom 4. dan minimaks adalah nilai minimum dari nilai-nilai maksimum Langkah-langkah penyelesaian dengan pure strategy 1. Tentukan nilai minimum dari langkah ke-6 jika nilai maksimin = minimaks. (mixed strategy game) dimana kedua pemain menjalankan strategi yang berbeda-beda. baru kemudian dianalisa dengan menggunakan criteria minimaks dan maksimin. 1. Tentukan nilai maksimum setiap kolom minimaks 7. Superioritas adalah suatu criteria penghilangan suatu kolom atau baris dari suatu matriks pay-off sehingga menjadi lebih sederhana berdasarkan pada pendominasian suatu baris/kolom oleh baris/kolom lainnya. Tentukan nilai maksimum dari langkah ke-4 6. Bisa juga dilakukan penyederhanaan matriks pay-off terlebih dahulu dengan berdasarkan pada criteria superioritas. Untuk pemain baris >> if pay-off dari suatu strategi > strategi lain . yang dimaksud dengan saddle point adalah semacam titik keseimbangan antara nilai permainan kedua pemain Dalam pure strategy digunakan criteria maksimin dan minimaks. Tentukan nilai minimum setiap baris maksimin 5. Maksimin adalah nilai maksimum dari nilai-nilai minimum. maka ada saddle point. 2. yaitu nilai maksimin atau minimaks = a. dimana satu pemain berperan sebagai pemain baris dan yang lain berperan sebagai pemain kolom. Metode Pure Stategy (Strategi Murni) Hasil yang optimal dari suatu permainan yang mempunyai saddle point dapat diperoleh dengan menggunakan pure strategy. Terjemahkan setiap kasus ke dalam bentuk matriks segi.

Untuk keperluan tersbut. 1994) Tentukan strategi terbaik dari masing-masing pemain!! Contoh kasus 2 (Teguh Akbar.contoh kasus 1 (Kartono. 2006) Dua buah perusahan yang memiliki produk yang relatif sama. perusahaan A mengandalkan 2 strategi dan perusahaan B menggunakan 3 macam strategi. dan hasilnya terlihat pada tabel berikut ini : Universitas Sumatera Utara . selama ini saling bersaing dan berusaha untuk mendapatkan keuntungan dari pangsa pasar yang ada.

yakni nilai 4 (rugi yang paling kecil). agar masing-masing mendapatkan hasil yang optimal (kalau untung. pilih nilai yang paling besar untuk setiap kolom (kolom satu nilai terbesarnya 8. Selanjutnya dari dua nilai terkecil tersebut. dan kalau harus rugi maka kerugian tersebut adalah paling kecil). Seperti telah dijelaskan di atas. pilih nilai yang paling baik atau kecil bagi B. Langkah 1 Untuk pemain baris (perusahaan A). pilih nilai yang paling kecil untuk setiap baris (Baris satu nilai terkecilnya 1 dan baris dua nilai terkecilnya 4). bagaimana strategi yang harus digunakan oleh masing- masing pemain atau perusahaan. Langkah 2 Untuk pemain kolom. dan kolom tiga nilai terbesarnya 4).Dari kasus di atas. keuntungan tersebut besar. Selanjutnya dari tiga nilai terbesar tersebut. pilih nilai yang paling baik atau besar. kolom dua nilai terbesarnya 9. yakni nilai 4. bagi pemain baris akan menggunakan aturan maximin dan pemain kolom akan menggunakan aturan minimax. Universitas Sumatera Utara . (perusahaan B).

bila ia menggunakan strategi harga mahal (S2). dan itu bisa diperoleh dengan merespon strategi yang digunakan A dengan juga menerapkan strategi harga mahal (S3). Langkah 3 Karena pilihan pemain baris-A dan pemain kolom-B sudah sama. maka permainan ini sudah dapat dikatakan optimal à sudah ditemukan nilai permainan (sadle point) yang sama. 2. andaikan bahwa pilihan pemain baris A dan pemain kolom-B tidak sama. yakni masingmasing memilih nilai 4. dengan demikian maka permainan ini dapat dikatakan belum optimal atau stabil. dimana pemain atau perusahaan A memilih nilai dan perusahaan B memilih nilai . Sedangkan pemain B. Universitas Sumatera Utara . namun kerugian yang paling baik bagi B adalah sebesar 4. Metode strategi campuran (Mixed Strategy) Setelah pemain baris menggunakan aturan maximin dan pemain kolom menggunakan aturan minimax. Karena penggunaan strategi murni belum mampu menemukan nilai permainan yang sama. strategi campuran juga mampu memberikan hasil yang lebih baik bagi masing-masing perusahaan. karena belum ditemukan saddle point yang sama. Hasil optimal di atas. Penggunaan strategi campuran mampu menemukan nilai permainan yang sama. dimana masing-masing pemain memilih nilai 4 mengandung arti bahwa pemain A meskipun menginginkan keuntungan yang lebih besar. namun A hanya akan mendapat keuntungan maksimal sebesar 4. meskipun menginginkan kerugian yang dideritanya adalah sekecil mungkin. maka penyelesaian masalah permainan/persaingan di atas dilanjutkan dengan digunakannya strategi campuran.

Nilai maximin tidak sama dengan nilai minimax 2. dan karena adanya perkembangan yang terjadi di pasar. maka perusahaan A. yang tadinya hanya memiliki produk dengan harga murah dan mahal. Ciri permaian dengan strategy campuran : 1. Pemilihan strategy dilakukan dengan mengevaluasi kombinasi strategy lawan menggunakan prinsip peluang.…. Tidak ada saddle point 3. ) dimana entri-entrinya adalah bilangan riil positif. (Suprapto. Mixed strategy digunakan untuk mencari solusi optimal dari kasus game theory yang tidak mempunyai saddle point (jika permainan tidak seimbang). Johannes. Sehingga + + ⋯ + = 1. Contoh kasus : Dari kasus di atas (contoh kasus 2 pada pure strategy). Permainan tekstabil (unstable game) Penyelesaian masalah dengan strategi campuran dilakukan apabila strategi murni yang digunakan belum mampu menyelesaikan masalah permainan atau belum mampu memberikan pilihan strategi yang optimal bagi masing- masing pemain/perusahaan. 1988). selalu ada beberapa strategi campuran untuk pemain pertama yang minimum pay off-nya akan > dari nilai maksimin dan selalu ada beberapa strategi campuran untuk pemain kedua yang maksimum pay off-nya < dari nilai minimaks dan dua nilai pay off itu sama. dengan pengertian bahwa P1 akan memainkan strategi S1 dengan peluang . 1 ≤ ≤ m.John von Neumann mengatakan bahwa kalau himpunan kemungkinan strategi dari para pemain diperluas sampai diluar strategi murni yang mencakup seluruh kemungkinan strategi campuran. Suatu srategi campuran untuk pemain pertama (P1) adalah sebuah vector A =( . sekarang menambah satu lagi strategi bersainganya dengan juga Universitas Sumatera Utara . Dalam strategi ini seorang pemain atau perusahaan akan menggunakan campuran/lebih dari satu strategi untuk mendapatkan hasil optimal. .

kolom dua nilai terbesarnya 5. pilih nilai yang paling kecil untuk setiap baris (Baris satu nilai terkecilnya 2 . Selanjutnya dari tiga nilai terbesar tersebut. dan hasil yang diperoleh tampak pada tabel berikut ini : Langkah 1 Mula-mula akan dicoba dulu dengan menggunakan strategi murni. dan kolom tiga nilai terbesarnya 9). pilih nilai yang paling baik atau kecil bagi B. Seperti telah dijelaskan di atas. yang langkahnya adalah sebegai berikut : Universitas Sumatera Utara . Untuk pemain baris. Langkah 2 Untuk pemain kolom. Oleh karena itu perlu dilanjutkan dengan menggunakan strategi campuran. pilih nilai yang paling besar untuk setiap kolom (kolom satu nilai terbesarnya 6. dimana pemain atau perusahaan A memilih nilai 2 dan perusahaan B memilih nilai 5. Langkah 3 Dari tabel di atas terlihat bahwa pilihan pemain baris-A dan pemain kolom- B tidak sama. untuk baris kedua nilai terkecilnya -1 dan baris tiga nilai terkecilnya 1). pilih nilai yang paling baik atau besar. dengan demikian maka permainan ini dapat dikatakan belum optimal à karena belum ditemukan nilai permainan (sadle point) yang sama. yakni nilai 2. Selanjutnya dari dua nilai terkecil tersebut.mengeluarkan produk berharga sedang. bagi pemain baris akan menggunakan aturan maximin dan pemain kolom akan menggunakan aturan minimax. yakni nilai 5 (rugi yang paling kecil).

perusahaan A menggunakan strategi S1 dan S3. bila kemungkinan keberhasilan penggunaan strategi S1 adalah sebesar q. strategi S3 adalah paling buruk karena kerugiannya yang bisa terjadi paling besar (perhatikan nilai-nilai kerugian di strategi S3 pemain/perusahaan B) Langkah 5 Setelah pemain A membuang strategi S2 dan pemain B membuang stretgi S3. bila kemungkinan keberhasilan penggunaan strategi S1 adalah sebesar p.Langkah 4 Masing-masing pemain akan menghilangkan strategi yang menghasilkan keuntungan atau kerugian paling buruk. Begitu pula dengan pemain B. untuk pemain A. Dan bagi pemain B. diperoleh tabel sebagiai berikut : Perhatikan bahwa setelah masing-masing membuang strategi yang paling buruk. Langkah 7 Selanjutnya mencari nilai besaran probabilitas setiap strategi yang akan digunakan dengan menggunakan nilai-nilai yang ada serta nilai probalitas Universitas Sumatera Utara . Untuk perusahaan A. karena bisa menimbulkan kemungkinan kerugian bagi A (ada nilai negatif / -1 nya). maka kemungkinan keberhasilan digunakannya strategi S3 adalah (1-p). maka sekarang persaingan atau permainan dilakukan dengan kondisi. Bila diperhatikan pada tabel sebelumnya. sementara perusahaan B menggunakan strategi S1 dan S2. strategi S2 adalah paling buruk. Langkah 6 Langkah selanjutnya adalah dengan memberikan nilai probabilitas terhadap kemugkinan digunakannya kedua strategi bagi masing-masing perusahaan. maka kemungkinan keberhasilan digunakannya strategi S2 adalah (1-q).

5 Perhatikan. bahwa sebelum menggunakan strategi campuran ini keuntungan perusahaan A hanya sebesar 2. apapun strategi yang digunakan A.(1) Bila.375. sehingga kedua nilai probabilitas untuk strategi S1 dan S3 milik perusahaan A sudah diketahui nilainya.625 Dan apabila nilai p = 0. bahwa keduanya menghasilkan keuntungan yang diharapkan adalah sama.375) = 5 (0.625.. perusahaan A meresponnya dengan strategi S1.5.5 = 3. berarti dengan digunakan strategi campuran ini.5.masing-masing strategi untuk menghitung sadle point yang optimal. perusahaan B meresponnya dengan strategi S1. dengan cara sebagai berikut : Untuk perusahaan A Bila. apapun strategi yang digunakan B.625) = 0. Coba diingat di atas.625) + 6 (0. keuntungan perusahaan A bisa meningkat 1. Apabila kedua nilai probabilitas tersebut dimasukkan dalam kedua persamaan di atas. perusahaan B meresponnya dengan strategi S2. Bagaimana dengan perusahaan B ? Untuk perusahaan B Bila. maka : 2p + 6(1-p) = 2p + 6 – 6p = 6 – 4p ………. yakni sebesar 3. maka : 5p + 1(1-p) = 5p + 1 – 1p = 1 + 4p…………(2) Bila kedua hasil persamaan tersebut digabung.625) + 1 (0. maka nilai (1-p) adalah (1 – 0. apapun strategi yang digunakan A. maka keuntungan yang diharapkan oleh perusahaan A adalah : Dengan persamaan ke-1 Dengan persamaan ke-2 = 2p + 6(1-p) = 5p + 1(1-p) = 2 (0. maka : 6 – 4p = 1 + 4p 5 = 8p P = 5/8 = 0..375) = 3.5 menjadi 3.maka : Universitas Sumatera Utara .

dan masing-masing pihak hanya dapat memperoleh keuntungan dengan mengubah strateginya sendiri. 2q + 5(1-q) = 2q + 5 – 5q = 5 – 3p …………………. maka masing-masing pihak dapat mempertimbangkan alasan rasional dengan cara membentuk koalisi dengan pihak lain.5 Perhatikan. bahwa sebelum menggunakan strategi campuran ini kerugian minimal perusahaan B adalah sebesar 5. kerugian minimal perusahaan B bisa menurun sebesar 1. Coba diingat di atas.5. sehingga kedua nilai probabilitas untuk strategi S1 dan S2 milik perusahaan B sudah diketahui nilainya.5) = 3.5) = 6 (0. Universitas Sumatera Utara .5..5 = 3. yakni sebesar 3.5 menjadi 3. maka kerugian minimal yang diharapkan oleh perusahaan B adalah : Dengan persamaan ke-1 Dengan persamaan ke-2 = 2q + 5(1-q) = 6q + 1(1-q) = 2 (0.. maka : 5 – 3q = 1 + 5q 4 = 8q q = 4/8 = 0.(1) Bila. Bila pihak yang terlibat lebih dari 2. maka nilai (1-p) adalah (1 – 0. berarti dengan digunakan strategi campuran ini.5) = 0.5) + 1 (0.5 Dan apabila nilai p = 0. maka : 6q + 1(1-q) = 6q + 1 – 1q = 1 + 5p …………………. Apabila kedua nilai probabilitas tersebut dimasukkan dalam kedua persamaan di atas.6 Nash Equilibrium (Keseimbangan Nash) Titik ekuilibrium adalah keadaan dimana kedua pihak sudah mencapai kesepakatan. Dalam game theory.5.5) + 5 (0.5. Nash equilibrium adalah konsep solusi menggunakan serangkaian strategi dalam negosiasi yang melibatkan 2 pihak atau lebih dimana masing-masing pihak diasumsikan telah mengetahui strategi lawan. perusahaan A meresponnya dengan strategi S3.(2) Bila kedua hasil persamaan tersebut digabung. apapun strategi yang digunakan B. bahwa keduanya menghasilkan kerugian minimal yang diharapkan adalah sama. 2.

langsung pada sasaran dan telah ada pertukaran informasi dan strategi pada fase pre- negosiasi. Gagasan utamanya adalah negosiator dapat memperjuangkan kepentingan secara rasional. Dalam negosiasi non-cooperatif ada tiga karakteristik khusus yaitu adanya informasi secara terbuka dengan terbukanya kepentingan yang mengarah pada bentuk koalisi bila pihak yang terlibat lebih dari dua. pertanyaan utama yang harus dijawab kedua pihak adalah apakah dengan mengetahui strategi lawan. Tahapan pertama sekaligus tahapan yang paling menentukan adalah pre-negosiasi dimana kedua pihak saling menginformasikan semua alternatif. Nash Equilibrium mengakomodasi keadaan negosiasi yang non-cooperatif dan dilaksanakan secara terbuka. apakah negosiator itu dapat memperoleh keuntungan dengan cara mengubah strateginya? Negosiator berada dalam titik ekuilibrium jika perubahan strategi oleh salah satu pihak akan membawa dampak yang menguntungkan dengan biaya yang lebih rendah jika dibandingkan dengan jika negosiator itu tetap pada strategi semula. dengan asumsi bahwa strategi lawan adalah konstan. penawaran dan permintaan ke lawan sehingga masing-masing pihak dapat menganalisis posisi diri sendiri dan lawan. yang penting dalam pendekatan ini adalah ketika kedua pihak mendapat bagian dalam pencapaian kepentingannya. Di katakan non cooperatif karena dianggap tidak membentuk dan menjaga suatu urutan alur. Negosiasi yang ideal menurut Nash tidak harus menguntungkan kedua belah pihak. sifatnya tidak mengikat. dan adanya pemaksaan pada dirinya sendiri untuk melakukan suatu tindakan yang diinginkan (self enforcing). dimana hasil akhirnya adalah tercapainya sebuah kesepakatan. negosiasi dalam Nash Equilibrium berlangsung dalam dua tahap. Jadi dalam hal ini keadaan win-lose dapat diterima. tidak mempermasalahkan prosentase kepentingan yang terakomodasi. tidak memperhatikan variabel diluar fokus pada kepentingan masing-masing. Karena menitikberatkan pada pengambilan dan pengubahan strategi. Selanjutnya tahapan kedua adalah negosiasi itu Universitas Sumatera Utara .Jadi untuk menuju titik ekuilibrium dalam pendekatan Nash.

Pendekatan kedua adalah A Coalition-Proof Nash Equilibrium (CPNE). tetapi tahu bahwa mereka melakukan kejahatan. profil strategi yang hasilnya adalah suatu keseimbangan Nash. dan tanggapan- tanggapan permainan terbaik untuk peramalan-peramalan ini. 1992) Contoh Dasar: Dilema Narapidana Dilema narapidana adalah yang sangat popular sebagai dasar atau ilustrasi contoh dari teori permainan Nash. Jim. orang yang mengaku akan bebas dan yang lain akan menghabiskan 20 tahun di penjara. Jack dan Tom. Ketika semua pemain secara benar meramalkan strategi lawan mereka. Ada dua tahanan. (Ratliff.  Jika kedua Jack dan Tom mengaku mereka masing-masing akan mendapatkan 10 tahun penjara.  Jika seseorang mengaku dan yang lainnya tidak. Nilai lebih dari teori ini adalah untuk merevisi asumsi dan pandangan dangkal dari gagasan mengenai bukti keseimbangan Nash dalam koalisi serta proses negosiasi yang disusun dengan grafik untuk membantu perluasan sifat dasar pendekatan dari model persiapan komunikasi dengan permainan yang lebih variatif. mereka sedang memainkan tanggapan-tanggapan terbaik kepada permainan yang nyata dari lawan-lawan mereka. sendiri dimana negosiator menganalisis strategi lawan dan menentukan perubahan strategi yang dianggap lebih baik. yang baru saja ditangkap untuk merampok bank. mereka tidak hanyalah memainkan tanggapan- tanggapan terbaik kepada kepercayaan-kepercayaan mereka tentang permainan lawan mereka. Ketika pemain-pemain meramalkan secara benar dan masuk akal akan strategi dari lawan-lawan mereka. Polisi tidak memiliki cukup bukti untuk menghukum mereka. Universitas Sumatera Utara . Mereka menempatkan Jack dan Tom di kamar interogasi secara terpisah dan berbeda konsekuensi. CPNE ini muncul ketika negosiator tidak dapat melakukan hal yang lebih baik lagi walaupun mereka dapat saling bertukar informasi pada tahap pre- negosiasi.

Pada pandangan pertama. yang berarti bahwa baik pemain tahu keputusan yang lain dan keputusan yang dibuat pada waktu yang sama (dalam contoh ini. Dalam kasus ini. Matriks ini disebut "Normal Form" dalam teori permainan. mereka akan sama-sama mendapatkan hukuman 5 tahun untuk kejahatan yang berbeda yang mereka inginkan. tetapi jika ia tidak mengaku dia akan hanya pergi selama 10. tetapi yang lebih mendalam akan tampak menunjukkan bahwa hal ini tidak terjadi. Jika tidak ada yang mengaku.-5 Karena strategi Tom terdaftar dalam baris. sebaiknya bagi Universitas Sumatera Utara . 0 -5.-10 0. "C" berarti "mengaku" dan "NC" berarti "tidak mengaku. Mari kita asumsikan bahwa Jack akan mengakui.". Jack terdaftar hadiah kedua karena strategi-nya di kolom. kita dapat menemukan strategi murni yang dominan. apa strategi terbaik untuk Tom?. Tom akan masuk penjara selama 20 tahun. Dominan Strategi Dengan melihat setiap tahanan secara individual. atau sumbu x. Lebih mudah untuk melihat dan membandingkan hasil ini jika kita masukkan ke dalam matriks: Jack C NC C -10.-20 TOM NC -20. dengan hadiah pertama terdaftar. Bergerak yang simultan. kedua tahanan tersebut di kamar terpisah dan tidak akan dibiarkan keluar sampai mereka memiliki membuat keputusan mereka). Pertama lihat Tom. tampaknya bahwa kedua pemain tidak mengaku adalah pilihan terbaik karena setiap tahanan hanya akan mendapatkan 5 tahun. atau pada sumbu-y. Jika Jack mengaku dan Tom tidak.

JACK C NC C -10 . dia akan mendapatkan 10 tahun. jika ia tidak mengaku.-20 TOM NC -20. Setelah melalui langkah-langkah yang sama. dominan strategi murni bagi jack juga adalah mengaku.Tom untuk mengaku. mengakui adalah murni dominan strategi (itu juga benar untuk mengatakan tidak mengakui didominasi oleh mengaku). Sekali lagi.-10 0. 0 -5. ia akan bebas. JACK CC NC C -10 .-5 Sejak Tom dan Jack keduanya memiliki pilihan yang sama dan hukuman yang sama.-10 0 . Sebuah strategi dominan adalah strategi yang memiliki hasil terbaik tidak peduli apa pilihan pemain lain. Mari kita menyoroti hasil ini dalam matriks untuk melacak. tidak peduli apa yang Jack pilih. Karena dalam kedua kasus nya adalah pilihan terbaik untuk mengaku. Kalau Tom mengaku. Anda dapat menyorot matrix anda sebagai berikut: Universitas Sumatera Utara .-5 Sekarang mari kita asumsikan bahwa Jack tidak akan mengaku.-20 TOM NC -20.0 -5. pilihan terbaiknya adalah dengan mengakui.

Ini adalah Nash Equilibrium. jika salah satu pemain tidak mengaku. mereka akan sama-sama mengaku dan masing-masing akan mendapatkan 10 tahun penjara. dia akan mendapatkan 20 tahun bukan 10. satu pemain tidak dapat memilih strategi yang akan membuatnya lebih baik. Dalam kasus ini. karena ada pemain yang mempunyai pilihan yang lebih baik karena bisa mengakui (mendominasi) dan pergi bebas daripada menghabiskan 5 tahun di penjara. mengaku) keduanya disorot.yaitu.-5 Nash Equilibrium Anda akan melihat bahwa hukuman untuk (mengaku. JACK C NC TOM C -10 . (John F. memegang semua pemain lain secara konstan. Karena kedua tahanan yang sama dominan memiliki strategi murni. Nash) Sebuah Nash Equilibrium adalah setiap hasil di mana tidak ada penyimpangan menguntungkan sepihak . 0 -5. Universitas Sumatera Utara . Kotak hasilnya (5. mengaku. Dalam beberapa permainan ada beberapa kesetimbangan Nash. -10 0 .5) yang dihasilkan dari (NC.-20 NC -20. NC) adalah bukan Nash Equilibrium. tapi yang akan dibahas kemudian.