You are on page 1of 15

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Di dunia ini, Allah swt. menciptakan berbagai macam jenis binatang. Ada

binatang yang besar dan ada yang kecil. Ada yang hidup di darat, di udara, dan

di air. Ini semua merupakan bukti keagungan dan kebesaran Allah swt. yang

menciptakan alam semesta ini beserta isinya. Hewan-hewan yang diciptakan

oleh Allah swt. dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk berbagai kepentingan,

salah satunya adalah untuk kurban.

Islam mengajarkan bagi orang yang telah mampu agar menyembelih

binatang kurban pada tiap tanggal 10 Zulhijah atau hari tasyrik. Di samping

itu, Islam juga menganjurkan agar menyembelih binatang pada waktu

kelahiran anaknya, yaitu sebagai tanda syukur kepada Allah swt.

Melihat fenomena tersebut, penulis merasa tertarik untuk mengkaji lebih

dalam tentang tata cara penyembelihan hewan yang kemudian penulis

tuangkan dalam bentuk makalah dengan mengambil judul “TATA CARA

PENYEMBELIHAN HEWAN”.

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka dapat diidentifikasikan

beberapa permasalahan sebagai berikut:

1. Masih ditemukannya praktek penyembelihan hewan yang belum sesuai

dengan yang disyariatkan dalam hukum Islam.

Tata Cara Penyembelihan Hewan | 1

3. 2. 1. Masih adanya orang yang belum paham tentang klasifikasi hewan kurban. maka permasalahan dalam penulisan makalah ini dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. 1. 3.5 Tujuan Penulisan Adapun yang menjadi tujuan dalam penulisan makalah ini adalah sebagai berikut: 1. Tata Cara Penyembelihan Hewan | 2 . Ingin mengetahui tata cara akikah yang benar menurut syariat Islam. Bagaimana cara penyembelihan hewan menurut syariat Islam? 2. Bagaimana dan kapan seharusnya akikah dilaksanakan? 3. maka penulis membatasi penulisan makalah ini hanya pada tentang tata cara penyembelihan hewan. 2. baik itu hewan untuk akikah maupun untuk kurban.3 Pembatasan Masalah Agar pembahasan lebih terfokus pada pokok permasalahan yang penulis teliti. Bagaimana klasifikasi hewan yang baik untuk dikurbankan? 1. Ingin mengetahui klasifikasi hewan yang baik untuk dikurbankan. Masih adanya orang yang belum paham tentang tata cara akikah. Ingin mengetahui cara penyembelihan hewan menurut syariat Islam.4 Perumusan Masalah Berdasarkan identifikasi dan pembatasan masalah di atas.

Pada bab terakhir ini ditutup dengan kesimpulan dan saran-saran. penulis berharap semoga makalah ini dapat dijadikan sebagai bahan referensi untuk menambah wawasan terutama tentang tata cara penyembelihan hewan. 2.7 Sistematika Penulisan Untuk lebih memudahkan dalam penyusunan makalah ini.1. dan kurban. identifikasi masalah. perumusan masalah. Pada bab pendahuluan ini diuraikan tentang latar belakang masalah. Pada bab pembahasan ini menguraikan tentang tata cara penyembelihan hewan. Tata Cara Penyembelihan Hewan | 3 . pembatasan masalah. dan sistematika penulisan. BAB II PEMBAHASAN. BAB III PRNUTUP. akikah. tujuan penulisan. maka penulis membaginya ke dalam 3 (tiga) bab dengan sistematika penulisan sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN. Bagi Penulis Dengan adanya penulisan makalah ini. semoga bisa menjadi tambahan informasi tentang tata cara penyembelihan hewan. manfaat penulisan. 1.6 Manfaat Penulisan 1. Bagi Pembaca Bagi pembaca.

jalan napas. dalam memeroleh daging yang halal. tentu harus menyembelihnya terlebih dahulu. binatang yang tidak ditegaskan tentang keharamannya. BAB II PEMBAHASAN 2. Syarat Penyembelih Orang yang menyembelih binatang harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: Tata Cara Penyembelihan Hewan | 4 . Binatang yang mati bukan karena disembelih termasuk bangkai dan hukumnya haram untuk dimakan. minum. Ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan dalam menyembelih hewan. kecuali belalang dan ikan. Cara menyembelih yang salah mengakibatkan binatang yang sebenarnya halal menjadi haram. tetapi harus sesuai dengan ketentuan syarak. berarti halal untuk dimakan. dan urat nadi pada leher binatang dengan alat tertentu sesuai dengan ketentuan syarak. Dalam menyembelih tidak asal mematikan binatang. Akan tetapi. Adapun yang dimaksud menyembelih adalah memutuskan jalan makan. Tujuan menyembelih hewan adalah agar hewan tersebut menjadi halal untuk dimakan. Dalam hukum Islam.1 Tata Cara Penyembelihan Hewan Menyembelih hewan berarti mematikan hewan dengan cara memotong saluran nafas dan saluran makanan serta urat nadi utama di leher hewan tersebut. yaitu sebagai berikut: 1.

Binatang yang akan disembelih adalah binatang yang halal hukumnya. Syarat Alat Penyembelihan Alat-alat untuk menyembelih disyaratkan sebagai berikut: a. Oleh karena itu. antara lain: Tata Cara Penyembelihan Hewan | 5 . baja. Berakal sehat. a. bukan kuku. Sunah dalam Penyembelihan Hal-hal yang disunahkan dalam menyembelih. atau tulang. Penyembelihan yang dilakukan oleh orang kafir atau orang musyrik. batu. hukumnya tidak sah. b. artinya sudah dapat membedakan antara yang benar dan salah. Oleh karena itu. hukumnya tidak sah. Syarat Binatang yang Disembelih Binatang yang hendak disembelih harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: a. c. daging binatang yang disembelih tersebut hukumnya haram. gigi. bambu. 4. c. 3. tajam. daging binatang yang disembelih tersebut hukumnya haram. b. 2. Beragama Islam. Binatang yang akan disembelih harus benar-benar dalam keadaan hidup. Penyembelihan yang dilakukan oleh orang yang gila atau mabuk. terbuat dari besi. tidak runcing dan tidak tumpul. atau kaca. d. b. Mumayyiz.

tidak kasar. yaitu: a. mempercepat dalam penyembelihan. Tata Cara Penyembelihan Hewan | 6 . b. menghadap kiblat. binatang yang liar dan sulit untuk disembelih pada bagian lehernya. Tempat Anggota Tubuh Binatang yang Disembelih Menyembelih binatang pada bagian leher. 5. serta urat nadi terletak pada leher. Meskipun demikian. Cara Menyembelih Binatang Ada dua cara dalam menyebelih binatang. menggunakan alat yang tajam. Secara tradisional Menyembelih binatang secara tradisional adalah sebagai berikut: 1) Menyiapkan peralatan untuk menyembelih dan binatang yang akan disembelih. a. 6. misalnya jatuh ke lubang atau ke sumur dalam posisi kepala di bawah atau sulit ditangkap. jalan makan dan minum. dan tidak lamban. e. 2) Hewan yang akan disembelih dibaringkan ke kiri sehingga menghadap kiblat. berlaku baik dalam menyembelih. 3) Lehernya diletakkan di atas lubang penampungan darah yang sudah disiapkan terlebih dahulu. dapat disembelih dengan cara melukai bagian tubuh yang dapat mematikannya. karena jalan napas. c. d. menyembelih pada pangkal leher.

binatang tersebut disembelih dengan alat penyembelihan yang sudah disiapkan terlebih dahulu dengan mengucapkan basmalah. akikah adalah menyembelih hewan ternak pada hari ketujuh dari hari kelahiran anak. 5) Mengucapkan basmalah. Secara mekanik Menyembelih binatang secara mekanik agak berbeda dengan menyembelih binatang secara tradisional. 4) Kaki-kaki binatang yang akan disembelih diikat atau dipegang kuat-kuat. kepalanya ditekan ke bawah agar tanduknya menancap ke tanah. minum. kemudian alat penyembelih yang sudah disiapkan langsung digoreskan pada leher binatang yang disembelih sehingga jalan makan. dan nafas. baik laki-laki maupun anak perempuan. 2) Setelah binatang yang akan disembelih pingsan. Menurut syariat Islam. binatang dibuat pingsan dengan cara ditotok pada urat saraf tertentu atau disetrum dengan aliran listrik. tali pengikat pada binatang tersebut dilepaskan agar memudahkan dan mempercepat kematiannya. Adapun cara menyembelih binatang secara mekanik adalah sebagai berikut: 1) Sebelum disembelih. Tata Cara Penyembelihan Hewan | 7 .2 Akikah Pengertian akikah menurut bahasa adalah rambut pada kepala bayi yang baru lahir. 6) Kemudian. serta kedua urat nadi kanan dan kiri leher putus. 2. b.

Adapun syarat hewan akikah sama dengan hewan kurban. Waktu Pelaksanaan Akikah Pelaksanaan akikah sebaiknya pada hari ketujuh dari kelahiran anak. Akikah adalah menyembelih kambing sebagai tanda syukur kepada Allah atas lahirnya anak laki-laki atau perempuan. Pada hari itu disunahkan mencukur rambut dan memberi nama anak tersebut. Anak yang sudah diakikahi kemudian diberi nama yang baik dan rambutnya dicukur. Berikut: Artinya: Dari Samurah berkata: Rasulullah saw. Tirmizi:1442). yaitu sehat. gemuk.” (H. Untuk laki-laki menyembelih 2 ekor kambing dan untuk anak perempuan menyembelih 1 ekor kambing. yang disembelih pada hari ketujuh dari hari lahirnya. cukup umurnya. Sebagaimana sabda Rasulullah saw. Penyembelihan akikah dilakukan pada hari ke-7 atau kelipatannya.R. Adapun tata cara pelaksanaan akikah adalah sebagai berikut: a. Hewan akikah disembelih lalu dagingnya yang sudah dimasak dibagikan. Orang yang menerima daging akikah tidak hanya fakir miskin. bersabda: “Setiap anak itu tergadai dengan akikahnya sampai disembelih akikahnya. Rambut bayi dipotong dahulu Tata Cara Penyembelihan Hewan | 8 . 2. dan tidak cacat. diberi nama serta dicukur rambutnya. Tata Cara Akikah Akikah bertujuan untuk menyukuri nikmat dari Allah swt. 1. tetapi orang kaya juga boleh menikmatinya.

c. Hewan disembelih setelah matahari terbit. d. tetapi tidak melaksanakannya. dan kambing pada waktu yang telah ditentukan. misalnya unta. Dalam bahasa Arab. f. e. 2. Kurban hukumnya sunah muakadah. Bayi diberi nama yang baik. Hewan akikah harus memenuhi syarat.3 Kurban Kurban merupakan kata serapan dari bahasa Arab. Membaca doa ketika menyembelih Doa ketika menyembelih sebagai berikut: Artinya: “Dengan nama Allah. dan aku kembalikan kepada-Mu. Ya Allah ini akikah… (nama anak) maka terimalah”. kurban terbentuk dari kata qaruba-yaqrubu-kurbanan. kerbau. Allah Mahabesar. b. yang artinya dekat atau mendekat. ya Allah akikah ini adalah karunia-Mu. Apabila ada orang yang telah mampu berkurban. sapi. Daging akikah dibagikan setelah dimasak. Kurban menurut syariat Islam adalah usaha mendekatkan diri kepada Allah dengan jalan menyembelih binatang ternak yang halal. Perintah kurban didasarkan pada ayat dan hadis berikut: Tata Cara Penyembelihan Hewan | 9 . artinya orang yang mengerjakan mendapat pahala dan yang tidak mengerjakan tidak berdosa. ia tercela dalam pandangan agama Islam.

bersabda: Artinya: Dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah saw. siapa yang menyembelih setelah sembahyang maka pengurbanannya telah sempurna dan ia bertindak sesuai dengan sunah kaum muslimin. Tata Cara Penyembelihan Hewan | 10 . yaitu sejak tanggal 10 Zulhijah tepatnya setelah selesai salat Idul Adha. Jadi.S.Allah swt. bersabda: “Siapa yang menyembelih sebelum sembahyang ia hanya menyembelih untuk dirinya sendiri. sampai terbenamnya matahari pada tanggal 13 Zulhijah (hari terakhir pada hari Tasyrik). 12.” (H. dan 13 Zulhijah. 1. Al- Kausar/108: 1-2).R. Bukhari:5120). bersabda: “Barang siapa yang memunyai kemampuan tetapi ia tidak berkurban maka janganlah ia menghampiri tempat sembahyang kami. Rasulullah saw. berfirman: Artinya: “Sesungguhnya kami telah memberikan kamu nikmat yang banyak maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah. 11. Ahmad :7924).” (H. Waktu Pelaksanaan Kurban Pelaksanaan kurban telah ditentukan oleh syariat Islam. Sebagaimana sabda Rasulullah saw: Artinya: Dari Anas bin Malik berkata: Rasulullah saw. pelaksanaan kurban berlangsung selama empat hari. yaitu tanggal 10.” (Q.R.

Kambing berumur satu tahun masuk tahun kedua. antara lain sehat. sapi. dan unta. Adapun syarat-syarat binatang-binatang tersebut. Selain menurut hadis di atas.” (H. c. seperti pincang. yang sakit. 2. dan yang kurus tidak berlemak. tidak cacat. domba. Sapi/kerbau berumur dua tahun masuk tahun ketiga. Tata Cara Penyembelihan Hewan | 11 . sangat kurus. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw: Artinya: “Empat macam binatang yang tidak sah untuk dijadikan kurban. Menyembelih hewan kurban diutamakan pada siang hari.R. yaitu kambing. binatang yang akan dikurbankan hendaknya yang telah cukup umur atau telah berganti gigi. Menyembelih kurban pada malam hari hukumnya makruh karena dikhawatirkan penyembelihannya kurang sempurna dan kesulitan dalam membagikan daging hewan kurban. tidak berpenyakit. Ibnu Majah: 3135). dan terpotong ekornya. dengan ketentuan sebagai berikut: a. yang pincang. b. Unta berumur lima tahun masuk tahun keenam. Jenis Hewan Kurban Jenis binatang yang sah untuk kurban adalah jenis binatang ternak yang halal dimakan dagingnya dan dipelihara. yaitu yang rusak matanya. kerbau. terpotong telinganya. Binatang tersebut meliputi empat macam.

Seekor sapi dapat untuk kurban satu orang atau atas nama kelompok yaitu tujuh orang. b. Tata Cara Penyembelihan Hewan | 12 . Adapun ketentuan hewan yang dikurbankan dan orang yang berkurban adalah sebagai berikut: a. Membaca doa. b.3. Membaca takbir. c. Seekor kambing dapat untuk kurban satu orang. c. Binatang dihadapkan ke kiblat. Maka terimalah ya Allah ibadah kurban kami. d. Membaca basmalah. Dan kami berkurban karena mengikuti perintah-Mu. apa yang kami kurbankan ini adalah rezeki dari-Mu. Membaca salawat Nabi saw. e. d. yaitu mohon agar kurban yang dilakukan diterima oleh Allah swt. Cara Penyembelihan Hewan Kurban Adapun cara penyembelihan hewan kurban yang disunahkan adalah sebagai berikut: a. Ya Allah. seperti berikut ini: Artinya: “Dengan nama Allah dan Allah Mahabesar. Seekor kerbau dapat untuk kurban satu orang atau atas nama kelompok yaitu tujuh orang. Seekor unta dapat untuk kurban satu orang atau tujuh orang.” Pelaksanaan kurban boleh dilakukan secara perorangan atau kelompok.

yaitu kambing. Jenis binatang yang sah untuk kurban adalah jenis binatang ternak yang halal dimakan dagingnya dan dipelihara. tidak berpenyakit. Tempat anggota tubuh binatang yang disembelih 2. Anak yang sudah diakikahi kemudian diberi nama yang baik dan rambutnya dicukur. yaitu: a. kerbau. dan unta. Syarat alat penyembelihan d. antara lain sehat. 3. maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. Syarat penyembelih b.1 Kesimpulan Dari pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya. Syarat binatang yang disembelih c. Akikah adalah menyembelih kambing sebagai tanda syukur kepada Allah atas lahirnya anak laki-laki atau perempuan. Penyembelihan akikah dilakukan pada hari ke-7 atau kelipatannya. Binatang tersebut meliputi empat macam. sapi. domba. Terdapat beberapa ketentuan yang harus diperhatikan dalam menyembelih hewan. Untuk laki-laki menyembelih 2 ekor kambing dan untuk anak perempuan menyembelih 1 ekor kambing. Tata Cara Penyembelihan Hewan | 13 . Adapun syarat- syarat binatang-binatang tersebut. Sunah dalam penyembelihan e. BAB III PENUTUP 3.

sebab penyembelihan hewan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. tidak cacat. 3. sangat kurus.2 Saran Penulis menyarankan kepada para pembaca untuk belajar cara penyembelihan hewan. Tata Cara Penyembelihan Hewan | 14 . dan terpotong ekornya. seperti pincang. terpotong telinganya. penyembelihan hewan baik yang dilakukan dengan cara manual (tradisional) maupun cara modern hendaknya jangan sampai meninggalkan ketentuan hukum Islam. Oleh karena itu.

Prabandani. Khalil Munawar. Kementerian Pendidikan Nasional. Teladan Utama Pendidikan Agama Islam. Pendidikan Agama Islam 3. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. 2011. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Tata Cara Penyembelihan Hewan | 15 . 2010. 2010. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Pendidikan Agama Islam. Sri dan Siti Masruroh. Thoyar. Ngawi: PT. Kementerian Pendidikan Nasional. Husni. DAFTAR PUSTAKA Probingan.