You are on page 1of 4

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Rumah sakit merupakan salah satu sub sistem pelayanan
kesehatan yang menyelenggarakan dua jenis pelayanan untuk
masyarakat, yaitu pelayanan kesehatan dan pelayanan
administrasi. Pelayanan kesehatan mencakup pelayanan medik,
pelayanan penunjang medik, dan pelayanan keperawatan (Wandy,
2007). Tuntutan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan
pada era global akan terus berubah karena masalah kesehatan
yang dihadapi masyarakat juga terus mengalami perubahan.
Masalah keperawatan sebagai bagian masalah kesehatan yang
dihadapi masyarakat terus menerus karena berbagai faktor yang
mendasarinya juga terus mengalami perubahan. Dengan
berkembangnya masyarakat dan berbagai bentuk pelayanan
profesional serta kemungkinan adanya perubahan kebijakan dalam
bidang kesehatan, mungkin saja akan terjadi pergeseran peran
keperawatan dalam sistem pemberian pelayanan kesehatan
kepada masyarakat (Nursalam, 2014).
Kualitas pelayanan keperawatan saat ini melibatkan
pengetahuan, keterampilan dan perilaku dari para praktisi, klien,
keluarga dan masyarakat. Kualitas pelayanan diperlukan untuk
meningkatkan asuhan keperawatan kepada pasien, menghasilkan
keuntungan (pendapatan) institusi, mempertahankan eksistensi
institusi, meningkatkan kepuasan kerja, meningkatkan
kepercayaan klien, dan menjalankan kegiatan sesuai standar. Saat
mendefinisikan kualitas keperawatan, perlu diperhitungkan nilai-
nilai dasar keyakinan para perawat serta cara mengorganisasikan
asuhan keperawatan tersebut. sehingga diperlukan manajemen
keperawatan yang efektif dan efisien untuk dapat memberikan
pelayanan prima pada pasien dan keluarga.
Manajemen keperawatan merupakan suatu proses bekerja
dengan
melibatkan anggota keperawatan dalam memberikan asuhan
keperawatan
1

Respons yang ada harus bersifat kondusif dengan pengelolaan keperawatan dan langkah-langkah konkret dalam pelaksanaannya. Ruang Diponegoro merupakan salah satu Instalasi Rawat Inap (IRNA) di RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen dengan unggulan kasus bedah yang menyediakan ruang perawatan kelas II dan kelas III. Ruang Diponegoro terletak di area paling selatan dari RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen dan sebelah utara berbatasan dengan . Manajemen Keperawatan di Indonesia di masa depan perlu mendapatkan perhatian khusus dalam pengembangan. dengan memperhatikan setiap perubahan yang terjadi di Indonesia. Manajemen keperawatan di Indonesia perlu mendapatkan perhatian lebih dalam pengembangan keperawatan pada masa mendatang. sehingga diharapkan keduanya dapat saling menopang (Gillies 1986. Pemberian pelayanan keperawatan secara profesional diharapkan mampu menyelesaikan tugas perawat dalam memberikan asuhan keperawatan untuk meningkatkan derajat kesehatan pasien menuju ke arah kesehatan yang optimal (Nursalam 2014). Hal ini berkaitan dengan tuntutan profesi dan tuntutan global bahwa setiap perkembangan dan perubahan memerlukan pengelolaan secara profesional dengan memperhatikan setiap perubahan yang terjadi. Hal ini berkaitan dengan tuntutan profesi dan tuntutan global bahwa setiap perkembangan dan perubahan memerlukan pengelolaan secara professional. Tingginya tuntutan masyarakat dan keluarga pasien terhadap kualitas pelayanan keperawatan dirasakan sebagai fenomena yang harus direspon oleh perawat dan tenaga medis lainnya terutama perawat. dalam Nursalam 2014). Proses manajemen keperawatan sejalan dengan proses keperawatan sebagai satu metode perlakuan asuhan keperawatan secara profesional. 2 profesional.

sebelah barat berbatasan dengan Jalan Raya Panji. 1. 1. 3 Kantor Diklat dan Poli Klinik. dan sebelah timur berbatasan dengan Ruang Imam Bonjol. Kelebihan dari metode ini adalah memungkinkan pelayanan keperawatan menyeluruh. mendukung pelaksanaan proses keperawatan.2. untuk mengoptimalkan metode asuhan keperawatan professional model tim di Ruang Diponegoro perlu dilakukan evaluasi bagi ruangan untuk kesinambungan pelaksanaan Manajemen Asuhan Keperawatan Profesional secara keseluruhan serta kami juga mencoba menerapkan pemberian asuhan keperawatan profesional di Ruang Diponegoro RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Oleh karena itu. sehingga konflik mudah diatasi dan memberi kepuasan kepada anggota tim (Nursalam. Model asuhan keperawatan profesional yang saat ini sedang dilaksanakan Instalasi Rawat Inap Diponegoro Rumah Sakit “RSUD Kanjuruhan Kepanjen” adalah model asuhan keperawatan profesional dengan metode tim.2 Tujuan 1. kemudian sebelah selatan berbatasan dengan SDN Panggung Rejo 4. mahasiswa diharapkan dapat mengerti dan memahami prinsip manajemen keperawatan dan mampu mengelola pelayanan profesional tingkat dasar secara bertanggung jawab dan menunjukkan sikap kepemimpinan yang profesional dan melakukan model asuhan keperawatan profesional sesuai dengan prinsip MAKP yang dijalankan pada Ruang Diponegoro RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen.1 Tujuan Umum Setelah melaksanakan praktek profesi manajemen keperawatan. serta memungkinkan komunikasi antar tim. Namun dari metode ini belum optimal dilaksanakan diruang Diponegoro dikarenakan kurangnya tenaga perawat sehingga karu dan katim merangkap menjadi perawat pelaksana.2. 2015).2 Tujuan Khusus .

teori dan prinsip manajemen keperawatan dalam pengelolaan pelayanan keperawatan dan pengelolaan asuhan keperawatan pada klien ditingkat unit atau ruang disuatu tatanan pelayanan kesehatan. berperan sebagai agen pembaharu dan model peran dalam kepemimpinan dan pengelolaan pelayanan keperawatan profesional tingkat dasar. Mampu berpikir kritis dalam memecahkan masalah yang ditemukan secara manajerial 1.2 Bagi Ruangan Meningkatkan mutu pelayanan keperawatan yang profesional sekaligus mendapatkan solusi permasalahan manajerial di ruangan 1. 4. 2. Tingkat kepuasan pasien dan keluarga terhadap pelayanan tinggi.1 Bagi Mahasiswa 1.3. 2. 1.3.3 Bagi Klien 1. Meningkatkan kepercayaan klien pada perawat dalam pelaksanaan asuhan keperawatan. Mendapatkan pengalaman real dalam mengaplikasikan ilmu manajemen keperawatan di wahana praktik 3. Pasien dan keluarga mendapatkan pelayanan yang memuaskan. Klien mendapatkan asuhan keperawatan sesuai dengan teori manajemen keperawatan 3. 4 Setelah menyelesaikan kegiatan pembelajaran klinik manajemen dan kepemimpinan keperawatan.3. 2. . peserta didik mampu : 1. Menerapkan konsep. Mampu mengkaji fungsi-fungsi keperawatan manajemen dan mengaplikasikan ilmu manajemen di ruangan.3 Manfaat 1.