You are on page 1of 23

Pelaksanaan Prakostruksi

1. Perencanaan Konstruksi (SID)

a. Tahap Pra Kontrak

1) Persiapan Pengadaan

 Menyusun perencanaan pengadaan atau pemaketan
Terdiri dari :
- Konsultan perencana
- Pembangunan fisik
- Konsultan pengawas
- Pengelola
 Mengumumkan paket – paket pekerjaan
Pengumuman dilakukan pada tanggal 23 maret 2017
 Membuat jadwal pelaksanaan pekerjaan
Terdiri dari :
- Perencanaan 6 bulan (dari mei hingga November 2017)
- Kegiatan fisik dan pengawasan berlangsung selama 1
tahun 6 bulan ( November 2017 – maret 2019 )
 Mengangkat panitia pengadaan
- Ketua : dwi derri A
- Staf :
1. RM Arta septriawan
2. Rustian Arbi
3. Indah Purnama S
 Menetapkan sistem pengadaan
- Metoda pemilihan
Tender
- Metoda penyampaian data
Persentasi
- Metoda evaluasi
1. Pola – pola penilaian dari pemenang tender
2. Track record
3. Make sense
4. Harga

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Tahap Pasca Penandatanganan Kontrak 1) Persiapan Pelaksanaan Kontrak 2) Pelaksanaan Kontrak 3) Serah Terima Pekerjaan 4) Evaluasi Produk Konsultan / Desain 5) Pemanfaatan Produk 2. Permohonan Pengadaan Tanah c. Pelaksanaan Pengadaan Tanah . Tahap Penandatanganan Kontrak 1) Penyusunan Dokumen Kontrak 2) Penandatanganan Kontrak c. Pengadaan Lahan (Land Acquisition) a. 2) Pemilihan Penyedia Jasa b. Penetapan Lokasi Pembangunan b.

Tahap Pra Kontrak 1) Persiapan Pengadaan 2) Pemilihan Penyedia Jasa b. Penyerahan. dan Permohonan Hak atas Tanah g. d. Risalah Pengadaan Lahan h. Tahap Penandatanganan Kontrak 1) Penyusunan Dokumen Kontrak 2) Penandatanganan Kontrak c. Pengamanan Aset Pelaksanaan Konstruksi (Construction) a. Pelaksanaan Pemberian Ganti Rugi f. Keberatan atas Keputusan Panitia e. Pelepasan. Tahap Pasca Penandatanganan Kontrak 1) Persiapan Pelaksanaan Kontrak 2) Pelaksanaan Kontrak a) Mobilisasi b) Pemeriksaan bersama c) Tinjauan desain d) Pembayaran uang muka e) Buku harian dan laporan harian. dan bulanan f) Pengendalian pelaksanaan pekerjaan g) Pengukuran prestasi pekerjaan h) Pembayaran prestasi pekerjaan . mingguan.

i) Perubahan kegiatan pekerjaan j) Denda dan ganti rugi k) Penyesuaian/eskalasi harga l) Keadaan kahar/force majeure m) Penghentian dan pemutusan kontrak n) Perpanjangan waktu o) Kerja sama dengan sub kontraktor p) Kompensasi q) Perselisihan/dispute r) Serah terima pekerjaan s) Laporan hasil penilaian pelaksanaan program mutu 3. Perencanaan Perbaikan e. Program O & P c. Operasi dan Pemeliharaan / O & P (Operation & Maintenance / O & M) a. Penyiapan perangkat O & P b. Keluaran/output h. Penyerahan proyek selesai . Kegagalan Bangunan g. Manfaat/outcome i. Pelaksanaan Perbaikan f. Ketersediaan perangkat/sumber daya O & P d.

Jenis dan jumlah laporan yang disyaratkan 10. Jadwal setiap tahap pelaksanaan pekerjaan 9. Data penunjang yang berkaitan dengan pekerjaan 3. Uraian pendahuluan (latar belakang. persiapan pengedaan  Menyusun perencanaan pengadaan (pemeketan)  Mengumumkan paket-paket pekerjaan  Membuat jadwal pelaksanaan pekerjaan  Mengangkat panitia pengadaan  Menetapkan sistem pengadaan  Metode pemilihan  Metode penyampaian dokumen  Metode evaluasi  Menetapkan dan mengesahkan  Dokumen pengadaan  HPS/OE  KAK/TOR KAK/TOR sekurang-kurangnya memuat 1. Jumlah dan kualifikasi tenaga ahli 7. Waktu dan jadwal penugasan personil 5. Tujuan dan ruang lingkup pekerjaan 4. Ketentuan tentang lokasi kegiatan . Tahap Pra Kontrak 1. Perkiraan jangaka waktu pekerjaan 6.1. maksud dan tujuan) 2. Perkiraan keseluruhan kebutuhan tenaga ahli dan tenega pendukung 8. Perencanaan Konstruksi (SID) A.

Persiapan Pelaksanaan Kontrak a. Penandatanganan Kontrak  Selambat – lambatnya 14 hari kerja sejak ditetapkan surat penunjukan penyediaan jasa (SPPJ)  Untuk pekerjaan jasa konsultasi tidak diperlukan jaminan pelaksanaan C. Hal-hal yang bersifat penyediaan fasilitas 2. PQ  Penetapan hasil PQ  Pengumuman hasil PQ  Sanggahan  Undangan kepada konsultan yang masuk daftar  Penjelasan  Pemasukan penawaran  Pembukaan penawaran administrasi dan teknis (sampul I )  Evaluasi Administrasi  Evaluasi teknis  Pengumuman peringkat  Sanggahan  Pembukaan penawaraan harga ( sampul II)  Klasifikasi dan negosiasi  Penetapan atau pertunjukan konsultan B. Tahapan penandatanganan kontrak 1. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) . Penyusunan dokumen kontrak  Isi dan kerangka surat perjanjian  Syarat umum kontrak  Syarat khusus kontrak  Dokumen lain yang merupakan bagian kontrak 2. 11. PQ  Evaluasi Dok. pemilihan penyedian jasa  Pengumuman PQ  Pengambilan Dok. Tahap pasca penandatanganan kontrak 1. PQ  Pemasukan Dok.

rencana pengadaan peralatan dan bahan. serta dibuat berita acara hasil inspeksi yang ditandatangani penyedia dan pengguna jasa  Bila hasil inspeksi ternyata belum memenuhi persyaratan namun tidak mengganggu pelaksanaan pekerjaan. serta pelaporan kemajuan pekerjaan dan program mut c. penyedia jasa harus mengajukan usulan persetujuan tenaga ahli untuk mendapatkan persetujuan pengguna jasa sesuai dengan kontrak b. Usulan & persetujuan mobilisasi personil/tenaga ahli dan peralatan  Sebelum mobilisasi. Pelaksana Kontrak a. mobilisasi. penyedia dan pengguna jasa 3) Jadwal pelaksaan 4) Prosedur pelaksanaan pekerjaan dan pengendalian proses pekerjaan 5) Prosedur intruksi kerja 6) Pelaksana kerja 2. Penyusunan program mutu  Penyedia jasa harus menyusun program mutu dan disetujui pengguna jasa dalam rapat perispan pelaksanaan  Program mutu paling tidak berisi 1) Informasi pengadaan 2) Organisasi proyek. Rapat Persiapan Pelaksanaan (pre-construction meeting/PMC)  Pengguna bersama penyedia jasa melakukan persiapan pelaksanaan kontrak mencakup penyusunan organisasi. waktu dan tata cara pelaksanaan.  Selambat – lambatnya 14 hari kerja sejak penandatanganan kontrak harus sudah menerbitkan SPMK  Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya kontrak  Untuk kontrak sederhana tanggal dimulai pekerjaan dapat disamakan dengan tanggal kontrak atau tanggal dikeluarkan SPMK b. Pemeriksaan personil/tenaga ahli dan peralatan sesuai dengan kontrak  Pemeriksaan tenaga ahli dan peralatan harus dilaksanakan setelah tiba di lokasi pekerjaan. maka penyedia jasa dapat melanjutkan .

Pembahasan hasil pelaksanaan pekerjaan. berupa laporan laporan  Pengguna jasa membentuk tim teknis untuk melakukan pembahasan hasil kegiatan konsultan secara priodik  Dalam kondisi tertentu. maka penyedia jasa harus mengganti personil dengan kehalian yang setara atau lebnih tinggi tanpa penambahan biaya d. serta pengeluaran pada bulan pertama  Besaran uang muka setinggi-tingginya 20% dari nilai kontrak dan diberikan setelah penyedia jasa menyerahkan jaminan uang muka. e. pekerjaan dengan syarat personil dan peralatan tersebut harus segera diganti sesuai dengan waktu yang disepakati bersama  Pada waktu penyedia jasa mulai melaksanakan tugas. apakah yang dimobilisasi sesuai dengan kontrak c. Pembayaran prestasi pekerjaan  Pembayaran dilakukan berdasarkan prestasi pekerjaan yang dicapai sesuai ketentuan dalam . Perubahan dan penggantian personil dan peralatan  Penyedia jasa tidak diperkenankan melakukan penggantian personil dan atau peralatan tanpa persetujuan pengguna jasa  Apabila pengguna jasa menilai bahwa personil dari penyedia jasa tersebut tidak mampu atau tidak melaksanakan pekerjaan dengan baik atau berkelakuan tidak baik. konsultan perlu segera membuat laporan khusus dan menyampaikan kepada penguna jasa  Hal ini berlaku bagi kondisi task concept maupun assistance concept f. Pembayaran uang muka  Uang muka diberikan untuk membiayai mobilisasi personil dan peralatan. pengguna jasa harus melakukan pengecekan. maka penyedia jasa harus mengganti dengan kualifikasi yang sama atau lebih tinggi  Dalam waktu tidak lebih dari dari 15 hari sejak diterimanya penggantian personil dari penyedia jasa.

kontrak dengan melampirkan tanda bukti pembayaran (at cost) g. Produk studi/perencanaan harus disahkan oleh pejabat yang berwenang(atlas) 4. Dokumentasi produk konsultan / BKMN c. serta diterima dan disetujui oleh penguna jasa b. Pemamfaatan produk a. Pengendalian pekerjaan  Pengendalian kegiatan  Pengendalian personil /tanaga ahli  Pengendaliam kualitas 3. serta EE harus dapat dipergunakan sebagai acuan pelaksanaan pekerjaan selanjutnya 5. Evaluasi pemamfaatan . harus berlandaskan KAK (TOR) dan perkembangan IPTEK b. gambar rencana. volume dan kuantitas. Serah terima pekerjaan a. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila penyediaan jasa telah menyerahkan laporan akhir dan produk studi/perencanaan yang dihasilkan sesuai kontrak. Spesifikasi teknis. Evaluasi produk konsultan a. Distribusi laporan b. Secara proses dan substansi.